Media Dinamika Global

Sabtu, 04 April 2026

Pengayaan Ujian Sekolah Kelas 3 SMKPPN Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pengayaan ujian sekolah kelas 3 SMKPPN Bima bertujuan memperdalam pemahaman konsep dasar (Matematika, Bahasa Indonesia, IPA/EVS) melalui soal cerita kompleks, latihan rutin, dan studi kasus nyata. Fokus utama adalah perkalian/pembagian, pengukuran waktu/berat, serta pemahaman bacaan untuk meningkatkan kemampuan analisis dan berpikir kritis siswa SMKPPN bima. 

Berikut adalah materi dan strategi pengayaan ujian sekolah kelas 3 SMKPPN:

1. Matematika (Fokus: Operasi Hitung & Pengukuran)

Perkalian & Pembagian: Latihan soal cerita yang melibatkan perkalian dan pembagian dasar

Pecahan: Pengenalan dan operasi sederhana pecahan 

menggunakan alat peraga.

Pengukuran: Latihan soal menghitung lamanya waktu (jam/menit) dan konversi satuan panjang (m/cm) atau berat (kg/gr).

Uang: Soal cerita mengenai hitungan jual-beli, jumlah uang, dan kembalian. 

2. Bahasa Indonesia (Fokus: Pemahaman & Menulis)

Membaca Pemahaman: Membaca teks cerita pendek/deskriptif dan menjawab pertanyaan terkait isi, tokoh, dan amanat.

Menulis: Latihan menulis tegak bersambung, menyusun kalimat acak, dan membuat karangan sederhana.

Kosa Kata: Melengkapi kalimat dengan kata depan atau konjungsi yang tepat. 

3. IPA/EVS (Ilmu Pengetahuan Alam & Sosial)

Makhluk Hidup: Siklus hidup hewan, bagian tubuh tumbuhan, dan kebutuhan makanan.

Lingkungan: Menanam tanaman, menjaga kebersihan, dan keselamatan diri (kotak P3K). 

4. Strategi Pengayaan

Soal Cerita Kompleks: Gunakan soal yang menuntut dua langkah penyelesaian (misal: perkalian lalu pengurangan).

Permainan & Kreativitas: Menggunakan tabel perkalian dalam bentuk kartu, membuat "toko" di kelas (matematika uang), dan menggambar pola.

Latihan Rutin: Memberikan soal harian kecil (5-10 soal) daripada satu ujian besar.

Contoh Soal Pengayaan:

Matematika: "Ani membeli 3 kotak pensil, setiap kotak berisi 12 pensil. Jika pensil tersebut dibagikan kepada 4 temannya, berapa pensil yang diterima masing-masing teman?"

Bahasa Indonesia: "Bacalah teks berikut, lalu tulislah ide pokok dari paragraf tersebut."

Bahan pengayaan ini bertujuan untuk memperkaya wawasan (enrichment) bagi siswa yang lebih cepat memahami materi. Pengayaan Kelas 3 Keswan untuk Ujian Sekolah

Smkpp Negeri Bima, 02 April 2026 "Teknologi adalah alat, bukan tujuan. Gunakanlah untuk memperkaya pembelajaran, bukan menggantikan interaksi manusia." (Sekjend MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gencar Laksanakan Komsos, pada Desa Binaan Masing-masing


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id,Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) di desa binaan masing-masing pada Minggu (5/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai imbauan penting terkait keamanan dan ketertiban lingkungan.

Pada pukul 08.15 WITA, Sertu Syaifullah selaku Babinsa Desa Sangia melaksanakan komsos bersama warga. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran seiring mulai masuknya musim panas. Ia berharap masyarakat dapat lebih siap menghadapi kemungkinan bencana demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.

Selanjutnya, pada pukul 09.00 WITA, Serka Ridwan, Babinsa Desa Sumi yang merupakan anggota Posramil Lambu, turut melaksanakan komsos dengan warga binaannya. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya. Selain itu, warga juga diajak untuk menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga serta terus menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.



Pada pukul 09.30 WITA, Serka Abdul Hafit, Babinsa Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, memberikan perhatian khusus kepada para orang tua yang memiliki anak remaja. Ia mengimbau agar pengawasan terhadap anak-anak ditingkatkan guna mencegah pengaruh pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba yang saat ini marak terjadi. Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada RT/RW atau Babinsa apabila menemukan potensi permasalahan di lingkungan.

Sementara itu, pada pukul 10.00 WITA, Koptu Mahru, Babinsa Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, juga melaksanakan komsos dengan warga. Dalam kegiatan tersebut, ia kembali menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran di musim panas. Selain itu, ia mengingatkan warga untuk tidak main hakim sendiri apabila terjadi permasalahan, melainkan segera melaporkannya kepada pihak berwenang.

Kegiatan komsos ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan lingkungan di wilayah binaan Koramil 1608-03/Sape.(Team.MDG.03)

PDIP Usulkan Megawati Soekarnoputri Untuk Maju Pilpres 2029


Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Isu pencalonan Megawati Soekarnoputri di Pilpres 2029 kembali jadi perbincangan panas. Namun hingga saat ini, belum ada satu pun pernyataan resmi dari PDI-P yang benar-benar mengarah pada keputusan tersebut. Wacana ini lebih banyak muncul dari analisis para pengamat politik, bukan dari internal partai.

Sejumlah analis melihat nama Megawati masih punya daya tarik kuat. Hendri Satrio dari KedaiKOPI menilai, sosok Megawati bisa menjadi “kartu strategis” untuk menjaga kekuatan PDI-P, terutama menghadapi potensi persaingan ketat dengan Partai Gerindra di parlemen. Efek “coattail” atau ekor jas juga dinilai masih relevan—di mana figur Megawati mampu menarik suara loyalis dan mendongkrak perolehan suara partai di Pileg 2029.

Tak hanya itu, spekulasi politik pun mulai berkembang. Salah satu skenario yang ramai dibahas adalah duet Megawati dengan Pramono Anung sebagai poros baru untuk menghadapi kemungkinan Prabowo Subianto maju kembali di periode kedua.

Namun di sisi lain, sikap resmi PDI-P justru jauh lebih tenang. Sekjen Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa pembahasan Pilpres 2029 masih terlalu dini, dan saat ini partai memilih fokus bekerja untuk rakyat. Bahkan, Megawati sendiri menginstruksikan kadernya untuk mendukung pemerintahan Prabowo selama kebijakan yang diambil berpihak pada masyarakat.

Menariknya, Megawati juga pernah secara terbuka menyatakan keengganannya untuk kembali maju, dengan alasan usia dan pengalaman politik di masa lalu.

Sementara itu, peta politik mulai terbentuk. Beberapa partai seperti PKB dan PAN уже lebih dulu memberi sinyal dukungan kepada Prabowo untuk kembali maju di 2029. Di tengah dinamika ini, PDI-P memilih langkah hati-hati—memperkuat konsolidasi internal sebelum menentukan arah besar mereka.

Apakah Megawati akan kembali jadi kunci di 2029? Atau justru muncul wajah baru? Waktu yang akan menjawab.

Turun ke Lokasi, Dansat Brimob Polda Riau Pastikan Karhutla Terkendali



Pekanbaru - Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan di wilayah Provinsi Riau. Dansat Brimob Polda Riau bersama jajaran melaksanakan kegiatan peninjauan sekaligus pemadaman karhutla di Desa Gambut Mutiara (dari SMP Mutiara Gambut) dan Desa Segamai Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.
Sabtu (4/04/2026)

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Riau, Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., yang turun ke lokasi untuk memastikan proses penanganan berjalan optimal. Turut mendampingi dalam kegiatan ini Bupati Pelalawan, H. Zukri, S.M., M.M., sebagai bentuk sinergitas antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam menghadapi bencana karhutla.

Setibanya di lokasi, rombongan langsung melakukan peninjauan terhadap titik api yang berada di lahan gambut. Karakteristik lahan gambut yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan. Meski demikian, personel gabungan tetap berupaya maksimal melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia guna mencegah meluasnya kebakaran.

Brimob Polda Riau melalui jajaran personel Batalyon B Pelopor turut diterjunkan dalam kegiatan ini sebagai garda terdepan dalam penanganan karhutla. Dengan penuh dedikasi, para personel berjibaku di tengah kondisi medan yang cukup sulit serta cuaca panas, demi memastikan api dapat segera dikendalikan.

Dalam penyampaiannya, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen mendukung penuh upaya penanggulangan karhutla di wilayah Riau. Ia menyampaikan bahwa kesiapsiagaan personel Brimob menjadi kunci utama dalam merespons cepat setiap kejadian kebakaran.

“Personel kami selalu siap siaga dan akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait untuk melakukan pemadaman secara maksimal. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dampaknya sangat merugikan semua pihak,” tegasnya.

Selain itu, Dansat Brimob juga menekankan pentingnya langkah pencegahan sebagai prioritas utama, melalui patroli rutin serta edukasi kepada masyarakat di wilayah rawan karhutla.

Diharapkan, dengan langkah cepat dan sinergi yang solid, potensi kebakaran dapat diminimalisir serta tidak meluas ke wilayah lain.

Upaya berkelanjutan akan terus dilakukan oleh Polda Riau bersama instansi terkait guna menjaga kelestarian lingkungan serta melindungi masyarakat dari dampak karhutla.

Bupati Bima: Musorkab KONI, Momentum Strategis Pembinaan Olahraga



Bima NTB, Media Dinamika Global.id.--Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Bima Tahun 2026 resmi yang digelar di Aula Kantor Bupati Bima, Sabtu (04/04/2026), merupakan momentum strategis dalam memperkuat arah pembinaan olahraga daerah.


Demikian ungkap Bupati Bima Ady Mahyudi dalam sambutannya dihadapan 28 pengurus Cabang Olahraga (Cabor) peserta dan 9 Cabor Peninjau Musorkab KONI 2026 tersebut.


Pada Musyawarah olahraga yang turut dihadiri Wakil Bupati dr.H Irfan Zubaidy, Turut hadir jajaran KONI Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dipimpin Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Ir. Hj Husnanidiati Murdin, M.M, unsur Forkopimda, Pengurus KONI Kabupaten Bima ini Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk mendorong peningkatan prestasi olahraga. 

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan melahirkan program yang berdampak nyata. 


Kita ingin prestasi olahraga Kabupaten Bima ke depan lebih kompetitif dan tidak lagi berada di posisi bawah. Karena itu, Bupati Ady Mahyudi mengajak seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk menjadikan Musorkab sebagai titik balik kemajuan KONI Kabupaten Bima.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Ir. Hj Husnanidiati Murdin, M.M, menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang baik serta pemilihan kepemimpinan yang tepat dalam Musorkab.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan olahraga harus berjalan seimbang melalui tiga pilar utama, yakni olahraga pendidikan, olahraga prestasi, dan olahraga masyarakat. Selain itu, diperlukan fokus pada cabang olahraga unggulan sebagai basis pembinaan atlet berprestasi.


Sekretaris KONI Kabupaten Bima, Ahmad SP, menjelaskan bahwa Musorkab ini tidak hanya membahas program kerja, tetapi juga menjadi forum pemilihan Ketua Umum KONI Kabupaten Bima periode 2026–2030.

“Melalui Musorkab ini diharapkan lahir kepengurusan baru yang solid, profesional, dan mampu membawa perubahan signifikan bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Bima,” ujarnya.


Sejumlah tahapan penjaringan calon dilakukan dan terjaring 2 calon yaitu dr. H. Irfan Zubaidy dan Sudirman, SH. Kabag Prokopim Setda ‎Suryadin, S.S., M.Si.(Sekjend MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli dan Kamtibmas Melalui “Kongkow-Kongkow” Bersama Warga


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli malam sekaligus komunikasi sosial (komsos) melalui metode “kongkow-kongkow” bersama warga di desa binaan masing-masing, Sabtu (4/4/2026) malam.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan masyarakat serta meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sekitar pukul 20.00 WITA, Sertu Buyung selaku Babinsa Desa Buncu, Kecamatan Sape, melaksanakan patroli dan berdialog langsung dengan warga. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga hubungan komunikasi yang baik antarwarga serta menghindari segala bentuk pelanggaran hukum. Ia juga mengimbau agar setiap permasalahan yang muncul tidak diselesaikan secara pribadi, melainkan segera dilaporkan kepada Babinsa agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

Selanjutnya, pada pukul 20.35 WITA, Serda Junaidin selaku Babinsa Desa Sari turut melaksanakan kegiatan serupa. Ia mengajak warga untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas serta menghindari tindakan main hakim sendiri yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.




Pada pukul 20.55 WITA, Serka Jamaluddin, Babinsa Desa Sangga yang bertugas di Posramil Lambu, juga melaksanakan patroli dan komunikasi sosial dengan warga. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan lingkungan agar tetap aman dan kondusif serta mengingatkan warga untuk tidak melakukan tindakan melanggar hukum.

Sementara itu, pada pukul 21.15 WITA, Serka Sahlan, Babinsa Desa Lanta Barat dari Posramil Lambu, melaksanakan patroli serupa dengan memberikan pemahaman terkait kamtibmas. Ia juga mengimbau warga untuk rutin melaksanakan patroli keliling kampung pada malam hari guna mencegah potensi gangguan keamanan, termasuk peredaran narkoba.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan patroli dan “kongkow-kongkow” ini berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TNI AD melalui Babinsa dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memperkuat sinergi dengan masyarakat di tingkat desa.(Team.MDG.03)

Babinsa Sangia Koramil 1608-03/Sape Kawal Pembelian Gabah di Kelompok Tani So Wuwu


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Babinsa Desa Sangia, Sertu Syaifullah, melaksanakan kegiatan pengawalan dan pendampingan pembelian gabah di Kelompok Tani (Poktan) So Wuwu, Desa Sangia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, pada Sabtu (4/4/2026) pukul 14.45 WITA.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan proses pembelian gabah berjalan dengan tertib, aman, serta sesuai dengan harga yang telah ditetapkan, yakni Rp6.500 per kilogram. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sejumlah pihak terkait, antara lain staf gudang Bulog, Babinsa Desa Sangia, penyuluh pertanian lapangan (PPL) Desa Sangia, serta anggota Kelompok Tani So Wuwu.



Adapun total gabah yang berhasil dibeli dalam kegiatan tersebut mencapai 10.992,26 kilogram. Proses pembelian berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Pendampingan oleh Babinsa ini merupakan bagian dari upaya mendukung stabilitas harga gabah serta memberikan rasa aman kepada petani dalam menjual hasil panennya.

Kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan tertib.(Team.MDG.03)

Babinsa Sangia Kawal Pembelian Gabah di Kelompok Tani, Semoga Tetap Lancar


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Babinsa Desa Sangia, Sertu Syaifullah, melaksanakan kegiatan pengawalan dan pendampingan pembelian gabah di Kelompok Tani (Poktan) So Wowu, Desa Sangia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, pada Sabtu (4/4/2026) pukul 14.45 WITA.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan proses pembelian gabah berjalan dengan tertib, aman, serta sesuai dengan harga yang telah ditetapkan, yakni Rp6.500 per kilogram. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sejumlah pihak terkait, antara lain staf gudang Bulog, Babinsa Desa Sangia, penyuluh pertanian lapangan (PPL) Desa Sangia, serta anggota Kelompok Tani So Wowu.



Adapun total gabah yang berhasil dibeli dalam kegiatan tersebut mencapai 10.992,26 kilogram. Proses pembelian berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Pendampingan oleh Babinsa ini merupakan bagian dari upaya mendukung stabilitas harga gabah serta memberikan rasa aman kepada petani dalam menjual hasil panennya.

Kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan tertib.(Team.MDG.03)

Waspada..‼️ Kesalahan Kecil Berakibat Fatal, Rumah Hangus Terbakar Akibat Konsleting Listrik.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Api berkobar dahsyat melahap habis bangunan rumah papan milik warga di Kampung Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, Sabtu (04/04/2026) siang. Peristiwa mengerikan itu menyebabkan kerugian materiil yang sangat besar, namun beruntung tidak memakan korban jiwa.
 
Kejadian bermula sekitar pukul 11.40 WIB, saat keluarga meninggalkan rumah dalam kondisi terkunci. Tak berselang lama, tepatnya pukul 12.15 WIB, warga sekitar dikejutkan oleh suara ledakan keras sebanyak dua kali yang berasal dari dalam rumah. Dalam sekejap mata, api merah menjilat seluruh bagian bangunan yang terbuat dari material papan tersebut.
 
Ditiup angin kencang, kobaran api semakin ganas dan sulit diredam. Meskipun warga dan petugas Pemadam Kebakaran telah berjuang maksimal, namun kekuatan api terlalu besar hingga seluruh isi rumah hangus tak bersisa. Bangunan pun ambruk terkena semburan air bertekanan tinggi saat proses pemadaman yang selesai sekitar pukul 13.00 WIB.
 
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan jajaran Unit Reskrim Polsek Banjar Agung di bawah komando Kapolsek AKP Irwansyah, S.H., M.H., dugaan sementara penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik atau konsleting yang berasal dari peralatan elektronik (Kulkas) yang dibiarkan menyala saat rumah ditinggal penghuni.
 
"Ledakan yang terdengar diduga berasal dari kulkas dan sepeda motor yang terbakar. Akibat kejadian ini, seluruh harta benda milik korban Bapak Darwis (65) tidak ada yang selamat, dengan estimasi kerugian mencapai angka fantastis sekitar Rp 100.000.000,-," ungkap salah satu personel di lokasi.
 
KAPOLSEK BANJAR AGUNG, AKP IRWANSYAH, S.H., M.H. Menyatakan ;
 
"Alhamdulillah dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil sangat besar mencapai ratusan juta rupiah. Kami menduga kuat penyebabnya adalah konsleting arus listrik dari kulkas yang dibiarkan menyala. Kami himbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan memastikan keamanan instalasi listrik serta peralatan elektronik sebelum meninggalkan rumah, terlebih dalam cuaca dan angin yang tidak menentu seperti saat ini. Jangan sampai kesalahan kecil memicu bencana besar."

Personel Polsek Banjar Agung yang dipimpin langsung oleh Aiptu Siswoyo bersama Aipda Jenny Arbiyanto, Aipda Sandi Prayuda, dan Bripka Lukman Hakim telah melakukan pemeriksaan TKP, pencatatan identitas saksi serta korban untuk kelengkapan data laporan.
 
Hingga berita ini diturunkan, situasi telah terkendali dan proses penanganan serta pendataan terus dilakukan oleh pihak kepolisian. (Fs/Red) 

Ahmad Luthfi Jadi Bulan-Bulanan Warganet Soal Jalan Rusak, Kadis PUPR: Itu Jalan Kabupaten dan Desa


Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sudah kerap menjadi sasaran dan bulan-bulanan warganet.

Jawa Tengah, Media Dinamika Global.id.-- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Henggar Budi Anggoro, mengakui masih banyak warga Jateng yang mengeluhkan kondisi jalan di provinsi tersebut. Hal itu terpantau lewat unggahan di berbagai platform media sosial.

Menurut Henggar, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sudah kerap menjadi sasaran dan bulan-bulanan warganet yang mengeluhkan jalan rusak. Padahal, Henggar menyebut, jalan rusak yang dikeluhkan warga belum tentu jalan provinsi.

"Masyarakat itu kadang tidak tahu ini ruas jalan provinsi, ini ruas jalan kabupaten, ini jalan nasional, apakah ini jalan desa, masyarakat tidak tahu," kata Henggar ketika diwawancara di kantornya, Kota Semarang, Kamis (2/4/2026).

Henggar mengeklaim, dari 2.440 kilometer jalan provinsi di Jateng, 94 persen ruasnya dalam kondisi baik. "Kalau menurut kita, ruas jalan provinsi kondisinya sebagian besar ini sudah bagus," ucapnya.

Kendati demikian, dia menyoroti masih banyaknya warganet yang melayangkan kritik dan keluhan soal kondisi jalan rusak kepada Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. "Kadang-kadang kita susah juga untuk menjelaskan, seperti yang banyak statement-statement di media sosial, termasuk di TikTok, yang sampai Pak Gub dihajar terus, itu sebenarnya kan kalau saya cek, semuanya ruas jalan kabupaten, malah ada juga yang jalan desa," tutur Henggar.

Dia mengaku bingung bagaimana menjelaskan soal adanya klasifikasi dan pembagian tanggung jawab pemeliharaan jalan. "Masyarakat itu kan yang penting posting," ujarnya.

Kendati demikian, Henggar memahami bahwa keputusan warga mengkritik kondisi jalan lewat media sosial agar dapat segera ditangani atau diperbaiki. "Yang paling repot itu adalah manakala itu ternyata jalan kabupaten," ucapnya.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sempat meminta masyarakat yang mengeluhkan jalan rusak agar tak mengunggahnya ke media sosial, melainkan langsung melapor ke kanal resmi Pemprov Jateng. "Silakan yang komplain ke channel yang jelas. Dinas kita bisa, PUPR kita bisa, Lapor Gub bisa, online teleponnya ada. Komplainnya jangan ke media sosial, tapi langsung ke kita, pasti akan kita tangani," kata Luthfi ketika diwawancara seusai acara halal bihalal di kantornya pada 25 Maret 2026 lalu.

Saat itu, Luthfi mengeklaim bahwa tak ada komplain publik yang mengemuka soal kondisi jalan di Jateng selama masa arus mudik Lebaran. "Evaluasi kita positif. Artinya positif begini, dari segi infrastruktur kita semuanya terjamin, tidak ada public komplain terkait dengan jalan. Kemudian kedua, tidak ada kemacetan yang yang fluktuatif. Padahal di Jawa Tengah menjadi sentralnya mudik," ujarnya. 

Fraksi Gerindra DPRD Jawa Tengah (Jateng) mendorong percepatan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Standarisasi Jalan. Hal itu menyusul masih banyaknya aduan dan komplain warga soal kondisi jalan rusak di Jateng.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jateng, Sudarsono, mengatakan persoalan jalan rusak masih menjadi aspirasi dominan yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses anggota dewan di masing-masing daerah pemilihan (dapil), terutama di kawasan Pantura. "Aspirasi masyarakat menjadi perhatian serius yang harus segera ditangani. Fraksi Gerindra mendorong percepatan pengesahan Raperda Standarisasi Jalan yang mencakup kebutuhan pengukuran ulang jalan provinsi secara akurat," ucapnya dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).

Sudarsono menekankan, kualitas pembangunan jalan harus menjadi prioritas utama guna menghindari kerusakan berulang yang berpotensi merugikan keuangan daerah. Menurutnya, jika Raperda tentang Penyelenggaraan Standarisasi Jalan disahkan, aturan tersebut dapat memberikan jaminan bahwa pembangunan, pemanfaatan, dan pemeliharaan jalan provinsi dilakukan.(Team MDG)