Media Dinamika Global

Kamis, 26 Februari 2026

Disiplin Meningkat, Atmosfer Kerja Makin Solid: Dinas PUPR Dompu Tunjukkan Geliat Reformasi Birokrasi


Dompu, NTB — Media Dinamika Global.Id.– Di tengah dinamika birokrasi pemerintahan daerah, kualitas komunikasi antara pimpinan dan staf menjadi elemen krusial dalam menciptakan kinerja yang solid dan terukur. Tren positif itu kini mulai terlihat di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Dompu.

Peningkatan disiplin, etos kerja, serta kepatuhan terhadap tugas pokok dan fungsi pegawai menjadi indikator nyata perubahan tersebut. Sejumlah aparatur menyebut bahwa atmosfer kerja kini lebih terarah, komunikatif, dan produktif dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Salah satu figur yang dinilai berperan penting dalam perubahan ini adalah Kasubag Kepegawaian, Eka Hikmah. Dalam rapat koordinasi beberapa hari lalu, ia menegaskan bahwa menjadi aparatur negara bukan sekadar hadir dan melakukan presensi melalui Sistem Informasi Presensi (SIP), melainkan mengemban amanat pengabdian kepada negara dan masyarakat.

“Kita digaji oleh negara untuk mengabdi. Bukan hanya soal hadir pagi dan sore, tetapi bagaimana kita bekerja sesuai tanggung jawab jabatan dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” tegasnya.

Eka juga mengingatkan bahwa setiap pegawai memiliki hak sekaligus kewajiban yang harus dijalankan secara profesional. Ia meminta seluruh jajaran mengikuti SOP, menjaga integritas, serta menjadi teladan dalam kedisiplinan dan etika kerja.

Dalam penutup arahannya, ia mengajak seluruh pegawai bekerja dengan keikhlasan serta menjaga keharmonisan lingkungan kerja.

“Saya berharap kita semua tetap bersemangat dan sabar dalam menjalankan tugas, tanpa melihat besar kecilnya upah. Ini pilihan kita. Tetap saling menghargai dan menjaga etika, karena hubungan emosional antarpegawai sangat memengaruhi harmonisasi kerja,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari internal ASN, baik PNS, PPPK, maupun tenaga paruh waktu. Salah satunya disampaikan oleh Imam Syafi’i, staf Bagian Umum dan Kepegawaian, yang ditemui pada 26 Februari 2026.

Menurutnya, perubahan kedisiplinan kini terasa nyata.

“Selama saya mengabdi, baru tahun-tahun terakhir ini peningkatan kedisiplinan terlihat sangat jelas. Baik dari ASN, PNS, PPPK, hingga tenaga paruh waktu,” katanya.

Ia menilai gaya kepemimpinan yang tegas namun komunikatif menjadi faktor penting dalam mendorong perubahan tersebut.

“Beliau bukan hanya menyuruh, tetapi memberi contoh. Kami didorong untuk bekerja sesuai aturan, tidak menunda tugas, menjaga tanggung jawab, dan menghargai waktu. Atmosfer kerja sekarang jauh lebih positif.”

Imam juga menegaskan bahwa perubahan ini tidak sebatas formalitas administratif. Budaya kerja mulai menyentuh aspek mendasar seperti kedisiplinan waktu, akurasi pelaporan, serta kepatuhan terhadap tugas harian.

“Sekarang setiap pegawai lebih terarah. Kami tidak lagi menunggu diperintah. Semua bergerak sesuai peran masing-masing. Itu yang membuat pekerjaan lebih cepat, tepat, dan minim kesalahan,” jelasnya.

Koordinasi antarbidang yang sebelumnya kerap tersendat kini dinilai lebih lancar berkat komunikasi terbuka antara pimpinan dan staf.

“Jika ada kendala, langsung disampaikan dan ditindaklanjuti. Tidak ada lagi saling lempar tanggung jawab,” tambahnya.

Tak hanya dari internal, masyarakat juga mulai merasakan dampak perubahan tersebut. Sejumlah warga Dompu mengaku pelayanan administrasi kini lebih cepat dan pegawai lebih disiplin hadir sebelum jam pelayanan dimulai.

“Dulu kadang pegawainya belum lengkap. Sekarang sudah jauh lebih siap dan responsif,” ungkap salah seorang warga.

Meski demikian, masyarakat juga memberikan catatan kritis. Mereka berharap peningkatan kedisiplinan diimbangi dengan pelayanan yang lebih humanis, transparan, serta bebas dari praktik yang merugikan publik.

“Perubahan memang ada, tapi kami ingin pelayanan yang jelas dan tidak bertele-tele. Kalau ini konsisten, Dompu bisa jauh lebih maju,” ujar seorang tokoh masyarakat.

Momentum positif ini dinilai sebagai langkah strategis bagi Dinas PUPR Kabupaten Dompu dalam membangun tata kelola yang lebih profesional, efektif, dan akuntabel.

Dengan komitmen pimpinan dan semangat kolektif pegawai, harapan akan terwujudnya birokrasi yang bersih, responsif, dan benar-benar melayani masyarakat kini semakin terbuka lebar.

Redaksi ||

Satlantas Polres Bima Kota Berikan Klarifikasi Terkait Praktik Pengawalan Kendaraan dan Alat Berat


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Polres Bima Kota memberikan klarifikasi terkait praktik pengawalan kendaraan khusus dan alat berat di wilayah hukumnya, menyusul beredarnya informasi yang menyebut adanya aliran dana pribadi yang dikaitkan dengan Kasat Lantas.

Menurut penjelasan Kasat Lantas Polres Bima Kota, pengawalan kendaraan khusus dan/atau angkutan dengan dimensi dan muatan tertentu dilakukan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 162 ayat (2).

Ketentuan ini mengatur bahwa kendaraan khusus wajib mendapatkan pengawalan serta pengaturan lalu lintas demi keselamatan pengguna jalan lainnya. Pelaksanaan pengawalan pada malam hari dipilih berdasarkan pertimbangan teknis keselamatan, kelancaran arus lalu lintas, dan untuk meminimalisir potensi gangguan serta risiko kecelakaan di jalan umum. Praktik ini umum dilakukan pada mobilisasi kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) guna menghindari kepadatan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Bima Kota, Iptu Bambang Tedy S., S.H., M.I.Kom, menegaskan bahwa tuduhan mengenai aliran dana besar yang dikontrol olehnya tidak benar dan tidak berdasar. Setiap kegiatan pengawalan dilaksanakan berdasarkan permohonan resmi dari perusahaan ekspedisi dan diterbitkan Surat Perintah Pengawalan (SPP) sesuai prosedur. Tidak ada penerimaan dana pribadi atau penyalahgunaan kewenangan.

“Kami menghormati hak setiap pihak untuk menyampaikan laporan atau aspirasi. Namun, informasi yang disampaikan ke publik sebaiknya tetap mengedepankan klarifikasi dan verifikasi agar tidak menimbulkan opini keliru dan merugikan institusi maupun pribadi anggota Polri,” jelas Iptu Bambang Tedy S.

Selain itu, Kasat Lantas menjelaskan bahwa pengawalan alat berat dilakukan secara estafet lintas wilayah hukum, sebagai bagian dari koordinasi antar Polres. Rute pengawalan dimulai dari pelabuhan di wilayah Polres Bima Kota dan dilanjutkan sebagai berikut: Polres Bima Kota: Dari pelabuhan hingga batas wilayah, Polres Bima Kabupaten: Sampai batas wilayah, Polres Dompu: Hingga lokasi tujuan

Pola ini merupakan prosedur yang lazim dalam mobilisasi kendaraan khusus lintas kabupaten. Polres Bima Kota menegaskan komitmennya untuk melaksanakan tugas secara profesional, transparan, dan mengutamakan keselamatan masyarakat, ujar Kasat Lantas. (Sekjend MDG)

Dukung Layanan Jamaah, Pemkab Bima Resmi Hibahkan Lahan untuk Kantor Kementerian Haji dan Umrah ‎


Bima, Media Dinamika Global.id.-- ‎Pemerintah Kabupaten Bima resmi menandatangani perjanjian hibah dengan Kantor Urusan Haji dan Umroh Kabupaten Bima untuk pembangunan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima. Penandatanganan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Bupati Bima pada Kamis (26/02/2026).

‎Dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Bima tersebut diperuntukkan bagi pembangunan kantor yang berlokasi di Desa Panda, Kecamatan Palibelo, dengan luas tanah kurang lebih 21 are.

‎Bupati Bima, Ady Mahyudi, mengungkapkan apresiasi dan dukungan penuh atas terealisasinya kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan kantor ini sangat dinantikan oleh umat Muslim di Kabupaten Bima.

‎“Kami Pemerintah Kabupaten Bima sangat berterima kasih atas kerja sama ini dan mendukung penuh pembangunan kantor tersebut. Kantor ini sangat dinantikan oleh umat Muslim di Kabupaten Bima agar segala urusan haji dan umrah bisa lebih efisien dan efektif, termasuk dalam pembinaan jemaah haji dan umrah serta pelaksanaan bimbingan manasik haji,” ujar Bupati.

‎Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima, Ikhwan Zulkifli, SE, menjelaskan bahwa seluruh tahapan administrasi hibah telah dilalui. Pihaknya juga telah melaksanakan zoom meeting bersama Biro Perencanaan Kementerian Agama sebagai bagian dari proses perencanaan.

‎“Kami sudah melakukan zoom meeting bersama Biro Perencanaan Kemenag dan semua tahapan sudah kami lalui. Proses hibah sudah sampai pada tahap penyelesaian dan tinggal menunggu penerbitan sertifikat tanah yang insyaallah akan terbit pada bulan Mei. Jika seluruh persyaratan telah dilengkapi, insyaallah pembangunan kantor akan dimulai pada tahun 2027,” jelasnya.

‎Penandatanganan perjanjian hibah tersebut turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bima, Adel Linggi Ardi, serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bima.

‎Dengan adanya kantor ini diharapkan pelayanan haji dan umrah di Kabupaten Bima dapat semakin optimal, profesional, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan ibadah ke Tanah Suci dan Sejalan dengan visi Kabupaten Bima yang bermartabat, yang berkemajuan, makmur, tangguh dan berkelanjutan, kabag Setda kabupaten bima Jafung komunikasi pimpinan Ari Fahriansyah S.pt.(Sekjend MDG)

Ungkap 157 Kasus, Kapolda NTB Ajak Semua Pihak Bersinergi Lawan Narkoba


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Polda NTB menggelar konferensi pers sekaligus pemusnahan barang bukti narkotika, hasil pengungkapan Ditresnarkoba dan Satresnarkoba jajaran. Kegiatan berlangsung di Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Kamis (26/2/2026), dipimpin langsung Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si..

Pengungkapan kasus tercatat sepanjang Januari hingga minggu ketiga Februari 2026. Total 157 kasus berhasil dibongkar dengan 240 tersangka diamankan.

Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si. menegaskan, langkah tersebut bukan kegiatan simbolik semata.

“Ini bukan sekedar seremonial, melainkan bentuk komitmen nyata, hadirnya negara dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa penyalahgunaan dan peredaran narkoba merupakan kejahatan luar biasa, yang merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat, menghancurkan masa depan generasi muda, serta mengancam ketahanan nasional,” tegasnya.

Ia mendorong sinergi aparat penegak hukum, pemda, stakeholder, serta seluruh elemen masyarakat agar pencegahan dan pemberantasan berjalan maksimal.

Dari 157 kasus itu, polisi menyita narkotika jenis sabu 2.540,632 gram atau sekitar 2,5 kilogram, ganja 53,79 gram, ekstasi 85,5 butir, tramadol 3.562 butir, magic mushroom, serta uang tunai Rp3.068.854.000.

Pada kesempatan sama, dilakukan pemusnahan barang bukti periode Januari hingga Februari 2026, setelah mengantongi penetapan pengadilan negeri setempat. Barang bukti dimusnahkan meliputi sabu 1.584,866 gram atau sekitar 1,5 kilogram, ganja 82,5 kilogram, serta ekstasi 62 butir.

Kapolda NTB menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Ditresnarkoba dan Satresnarkoba Polres serta dukungan masyarakat.

“Hasil ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi Direktorat dan Polres jajaran, serta dukungan stakeholder dan masyarakat, sehingga penegakan hukum terhadap kasus-kasus penyalahgunaan narkoba dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia juga memastikan pengelolaan barang bukti dilakukan profesional dan transparan, agar tidak ada celah penyimpangan.

“Saya mengajak kepada kita semua dan seluruh elemen masyarakat, untuk mari bersama-sama bersinergi dan berkolaborasi, dalam rangka memberantas segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Karena pada dasarnya tugas pencegahan dan penegakan hukum tidak dapat terlaksana optimal, tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari semua pihak,” katanya.

Sementara itu, Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol. Roman Smaradahana Elhaj, S.IK., M.H., membeberkan nilai ekonomis barang bukti yang disita mencapai Rp3.864.198.000. Dari jumlah tersebut, sekitar 12 ribu jiwa diperkirakan terselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta ketentuan KUHP terbaru. Ancaman hukuman maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara, disertai denda hingga Rp10 miliar.

Sejumlah kasus menonjol ikut dipaparkan, mulai dari pengungkapan 818,691 gram sabu di Lombok Timur dengan tersangka masih buron, kasus 30,415 gram sabu di Kota Bima yang menyeret oknum personel Polri, hingga temuan 488,496 gram sabu dari pengembangan perkara di Kota Bima.

Selain itu, jajaran Polres Lombok Barat mengungkap 102,055 gram sabu di Batu Layar. Polres Sumbawa menyita 107,03 gram di Kecamatan Buer. Polres Bima mengamankan 266,25 gram sabu di Kecamatan Woha.

Langkah tegas tersebut mendapat apresiasi dari unsur Forkopimda NTB yang hadir, di antaranya perwakilan Bakesbangpoldagri NTB, Kasrem 162/Wira Bhakti, BNNP NTB, BBPOM Mataram, Kejati NTB, Bea Cukai, MUI NTB, serta para Kasat Narkoba Polres jajaran.

Polda NTB menegaskan perang melawan narkoba terus digencarkan, demi menjaga generasi muda tetap bersih dari ancaman barang haram tersebut.

Redaksi ||

Semarak Ramadan, Batalyon infanteri 9 Marinir Gelar Lomba Adzan, Kultum, dan MTQ

 



MediaDinamikaGlobal.id TNI AL.Korps Marinir.Brigif 4 Marinir.Yonif 9 Marinir. Batalyon Infanteri 9 Marinir menggelar lomba adzan, kultum, dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) sebagai bagian dari pembinaan mental dan rohani prajurit di bulan Suci Ramadhan 1447 H 2026 M. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan satuan dengan diikuti oleh perwakilan prajurit dari berbagai kompi, dan berlangsung khidmat serta penuh semangat kebersamaan di Masjid Baitul Muttaqin, Batumenyan, Teluk Pandan, Pesawaran Lampung. Kamis (26/02/2026).

Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus mempererat silaturahmi antar prajurit terutama yang beragama muslim sebagai individu masing-masing di lingkungan satuan. Serta diharapkan para peserta menampilkan kemampuan terbaiknya, mulai dari lantunan adzan yang merdu, penyampaian kultum yang inspiratif, hingga bacaan Al-Qur’an yang tartil dan penuh penghayatan. Dewan juri yang terdiri dari perwira dan bintara pembina rohani memberikan penilaian secara objektif dan profesional, dengan harapan kegiatan ini memiliki nilai-nilai religius yang semakin tertanam kuat dalam diri setiap insan prajurit Yonif 9 Marinir, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan dengan landasan moral dan spiritual yang kokoh. Lomba berlangsung lancar dan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang, disertai harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin guna membina mental spiritual prajurit khususnya Batalyon Infanteri 9 Marinir.

Komandan Batalyon Infanteri  9 Marinir Letkol Marinir Acmad Toripin M.Tr., Opsla., menyampaikan bahwa "kegiatan keagamaan seperti lomba adzan, kultum, dan MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana membentuk karakter individu prajurit yang berakhlak mulia, dan. disiplin.'ujarnya

(Umar.MDG)

Rabu, 25 Februari 2026

Komitmen Berantas Narkoba, Sat Resnarkoba Polres Bima Kota Ringkus Sepasang Pengedar Sabu


Kota Bima, Media Dinamika Global.Id.– Komitmen Polres Bima Kota dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba berhasil menggerebek dua terduga pengedar sabu di lokasi berbeda pada Selasa sore (24/2/2026). Dari tangan para pelaku, petugas menyita sejumlah paket sabu siap edar dan uang tunai jutaan rupiah.

Kapolres Bima Kota melalui Kasat Resnarkoba, AKP Jahyadi Sibawaih, S.H., mengonfirmasi bahwa penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah akan maraknya transaksi narkoba di wilayah Kelurahan Nae.

Berbekal informasi akurat (A1), tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba bergerak cepat menuju target operasi pertama di Lingkungan Nae.

TKP Pertama (Lingkungan Nae):

Petugas melakukan upaya paksa di kediaman pria berinisial MF (38). Dalam penggeledahan yang disaksikan warga setempat, polisi menemukan modus unik: pelaku menyembunyikan 3 paket sabu di dalam casing ponsel Samsung miliknya. Selain sabu, petugas menyita uang tunai Rp 600 ribu dan peralatan pendukung lainnya.

TKP Kedua (Hasil Pengembangan):

Tak butuh waktu lama bagi tim untuk melakukan pengembangan. Berdasarkan pengakuan MF, barang haram tersebut dipasok oleh seorang berinisial SM (51). Petugas langsung meluncur ke sebuah rumah di Kelurahan Tolomundu dan berhasil mengamankan SM beserta uang tunai yang diduga hasil penjualan sebesar Rp 7,9 juta.

Dari hasil operasi "Basmi Narkoba" ini, total barang bukti yang diamankan meliputi sabu dengan berat bruto 1,23 gram. 

Selain itu, alat hisap (bong), kaca, sendok pipet, korek api gas, handphone (Samsung & Realme) serta belasan plastik klip kosong  dan uang tunai senilai Rp 8,5 juta.

Saat ini, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polres Bima Kota untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.

"Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di wilayah hukum kami. Kami juga sangat mengapresiasi masyarakat yang berani melapor. Kerja sama ini penting demi menjaga generasi muda kita dari bahaya laten narkotika," tegas AKP Jahyadi Sibawaih. 

Redaksi ||

Polres Tanggamus Gelar Apel Siaga Kamtibmas, Demi Terciptanya Ramadhan 1447 H Yang Aman dan Kondusif



Tanggamus – MediadinamikaGlobal.id Polres Tanggamus menggelar Apel Siaga Kamtibmas dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang kondusif selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah, Kamis (26/2/2026) di Lapangan Apel Mapolres setempat dipimpin langsung Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.,.

Membacakan Amanat Kapolda Lampung, Irjen Pol  Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., Kapolres menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh personel dan masyarakat.

Mengawali amanat ini, saya selaku Kapolres Tanggamus mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H. Semoga bulan suci ini membawa keberkahan dan ketenangan bagi kita semua dalam menjalankan tugas pengabdian serta mari jadikan momentum Ramadhan untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan integritas dalam bekerja,” ujarnya.

Kapolres menegaskan bahwa apel siaga bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata kesiapsiagaan dan komitmen aparat dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Tanggamus.

“Apel siaga yang kita laksanakan hari ini bukan sekedar seremonial, melainkan wujud nyata kesiapsiagaan dan komitmen kita semua untuk menjamin rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat di Kab. Tanggamus,” tegasnya.

Kapolres juga menyoroti perubahan dinamika sosial selama bulan Ramadhan yang berpotensi menimbulkan kerawanan kamtibmas.

“Ketika masyarakat beristirahat, kita bekerja. Ketika masyarakat beribadah, kita menjaga. Kita harus menguatkan tekad dalam satu misi mulia, yaitu menjadi benteng kedamaian bagi masyarakat yang merindukan kekhusyukan,” katanya.

Dalam arahannya, Kapolres menginstruksikan beberapa langkah strategis, di antaranya penguatan sistem peringatan dini guna mengantisipasi potensi intoleransi maupun konflik sosial sejak dini. Ia juga menekankan pentingnya pengamanan simpul ekonomi dan distribusi bahan pokok agar tidak terjadi gejolak harga di pasaran. 

“Jangan ada distributor maupun spekulan yang mencoba bermain dengan perut rakyat. Kamtibmas terjaga jika kebutuhan pokok rakyat terpenuhi dengan harga yang wajar,” ujarnya.

Selain itu, patroli pada jam-jam kritis menjadi perhatian khusus, terutama saat ngabuburit, waktu tarawih, dan sahur. Pengamanan difokuskan pada antisipasi kemacetan di pasar tumpah dan sentra takjil, pencegahan curanmor di area parkir masjid, serta patroli gabungan berskala besar untuk mencegah aksi balap liar maupun sahur on the road yang berpotensi anarkis.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar mengedepankan pendekatan humanis dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Rekan-rekan, ingatlah bahwa masyarakat sedang dalam kondisi menahan haus dan lapar, emosi mungkin lebih mudah tersulut. Karena itu, saya minta senyum, sapa, salam. Jadilah penyejuk di tengah terik matahari,” pesannya.

Apel siaga turut dihadiri Wakapolres, pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, serta unsur TNI dari Kodim 0424/Tanggamus, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD Kabupaten Tanggamus dan Ormas Pemuda Pancasila.(Umar.MDG)

Gubernur Iqbal Sisir Warga Miskin Ekstrem di KLU, Sinkronkan Desa Berdaya dengan Potensi Desa


Lombok Utara, Media Dinamika Global.Id.- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menyisir sejumlah warga miskin ekstrem di Desa Sigar Penjalin, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Rabu, 25 Februari 2026. 

Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai, sekaligus memastikan kesiapan pelaksanaan Program Desa Berdaya sebagai stimulus penanganan kemiskinan. Sebagaimana diketahui, Desa Sigar Pejalin merupakan salah satu desa yang menjadi lokasi sasaran program Desa Berdaya. 

Kunjungan dilakukan bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta Baznas NTB. Iqbal turun langsung melihat kondisi warga, termasuk anak-anak yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Ia menilai Desa Sigar Penjalin memiliki potensi besar karena berada di kawasan strategis pariwisata Lombok Utara. Di wilayah itu terdapat Pantai Sire, deretan vila dan hotel premium, lapangan golf, hingga kebun binatang mini. Namun di balik potensi tersebut, masih ditemukan warga yang hidup dalam kemiskinan ekstrem.

"Potensinya besar, tapi tadi saya melihat langsung masih ada masyarakat yang hidup dalam kemiskinan ekstrem. Kondisinya memang berat, sehingga perlu intervensi yang kolaboratif dan terorkestrasi," ujarnya disela-sela blusukan pada Rabu, (25/2/2026). 

Iqbal menjelaskan, melalui Program Desa Berdaya, pemerintah provinsi akan melakukan intervensi di tingkat desa maupun kepala keluarga (KK). Pendamping desa telah mengidentifikasi potensi dan persoalan utama, termasuk tingginya jumlah anak muda yang belum memiliki mata pencaharian tetap.

Menurutnya, tujuan utama program ini adalah memastikan setiap KK memiliki sumber pendapatan yang jelas dalam satu tahun ke depan. 

"Harapannya, dalam setahun setiap kepala keluarga sudah mandiri, sudah punya income tetap sebagai tempat bergantung hidupnya. Itu inti penyelesaian kemiskinan," kata Iqbal.

Selain aspek ekonomi, intervensi juga akan menyasar persoalan pendidikan, pengelolaan sampah, hingga penataan ruang desa. Pada tahun ini Desa Berdaya menyasar 40 desa dengan kategori miskin ekstrem. 

Terkait alokasi stimulus Rp500 juta per desa dalam Program Desa Berdaya ini, Iqbal mengatakan penggunaannya harus berbasis kebutuhan riil masyarakat. Pemerintah desa bersama tim pendamping diminta mengidentifikasi program yang benar-benar bisa menjadi pengungkit ekonomi lokal.

"Semua harus bottom up, berbasis identifikasi masyarakat desa itu sendiri. Tugas kepala desa dan pendamping menentukan apa yang bisa jadi pengungkit," ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan tidak hanya berasal dari pemerintah provinsi, tetapi juga akan melibatkan pemerintah pusat, kabupaten, lembaga swadaya masyarakat, hingga perguruan tinggi.

Sebelumnya Miq Iqbal menyampaikan bahwa Desa berdaya hadir, sebagai sebuah program solutif  yang miliki dua karakter, yakni orkestratif dan kolaboratif." Jadi jangan pernah berpikir mau bekerja sendiri nyelesaikan masalah desa ini, nggak mungkin". Tegas Miq Iqbal saat memberikan arahan kepada para pendamping desa berdaya.

Selanjutnya Miq iqbal menekankan  bahwa kehadiran para pendamping desa harus dirasakan oleh masyarakat dan berupaya memberikan guidence hingga berkonsultasi ke pendamping desa yang sudah terlebih  dahulu ada. 

" Jadi kalian tidak didesain untuk nyelesaikan masalah desa sendiri Ada PKH, ada pendamping desa, ada macam-macam, posyandu, sudah masuk duluan.

Ajak ngomong, ajak berpikir buat diri kalian bisa diterima dan bisa bekerjasama dengan mereka, Inilah ciri dari Desa Berdaya" Pesan miq Iqbal.

Sementara itu, Kepala Desa Sigar Penjalin, Zawil Fadli, berharap intervensi dari Pemprov NTB dapat dilakukan secara intensif agar persoalan kemiskinan ekstrem di desanya dapat segera teratasi.

"Kami berharap warga kami yang miskin ekstrem bisa diintervensi melalui program-program berdaya, sehingga persoalan kemiskinan di desa kami bisa diselesaikan," tandas Zawil.

Redaksi ||

Resmikan RPS SMKN 1 Tanjung, Gubernur Iqbal Komitmen Tingkatan Kualitas Pelajar NTB


Lombok Utara. Media Dinamika Global.Id.- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, meresmikan Ruang Praktik Siswa (RPS) bidang kuliner di SMKN 1 Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Rabu, 25 Februari 2026. 

Dalam kesempatan tersebut, Iqbal menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di jenjang SMA, SMK, dan SLB yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Di hadapan para guru dan tenaga kependidikan, Iqbal menyampaikan apresiasi atas pengabdian para pendidik. Ia menekankan pentingnya peran guru sebagai figur teladan dan orang tua bagi siswa di lingkungan sekolah.

“Saya tidak minta banyak kepada para guru. Saya hanya minta satu, jadilah guru yang layak dihormati dan menjadi teladan bagi murid-muridnya,” ujarnya.

Iqbal mengungkapkan, hingga kini dirinya masih menaruh hormat besar kepada guru-gurunya semasa sekolah karena merasa mereka memberikan contoh tentang pengabdian dan integritas. Menurutnya, keberhasilan seorang anak tidak lepas dari keberkahan dan dedikasi orang tua maupun guru.

Ia juga menyoroti bahwa saat ini perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru semakin besar. Karena itu, ia berharap para pendidik dapat menjalankan tanggung jawab secara maksimal.

“Anak-anak harus punya orang tua di rumah dan juga orang tua di sekolah. Bapak ibu sekalian adalah orang tua mereka di sekolah, jadi rasa tanggung jawabnya harus sama besarnya,” katanya.

Dalam upaya penyegaran dan peningkatan mutu pendidikan, Iqbal mengakui pihaknya melakukan rotasi kepala sekolah, terutama bagi yang telah menjabat lebih dari 15 tahun. Langkah tersebut, menurutnya, bukan bersifat personal, melainkan untuk menghadirkan suasana dan semangat baru di lingkungan sekolah.

“Saya tidak punya kepentingan pribadi. Saya tidak kenal satu pun kepala sekolah. Ini semata-mata untuk memperbaiki kualitas SMA, SMK, dan SLB,” tegasnya.

Selain peningkatan kualitas pembelajaran, Iqbal juga menyoroti persoalan sertifikasi lulusan SMK yang dinilai menjadi salah satu hambatan akses ke dunia kerja, baik nasional maupun internasional. Untuk itu, Pemprov NTB telah mengalokasikan anggaran melalui Dinas Ketenagakerjaan yang akan bekerja sama dengan SMK dalam proses sertifikasi.

“Dengan sertifikasi, begitu ada peluang kerja, mereka bisa langsung masuk, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ujarnya.

Melalui peningkatan fasilitas praktik, pembenahan manajemen sekolah, serta dukungan sertifikasi, Pemprov NTB berharap lulusan SMK semakin siap bersaing di dunia profesional dan mampu meningkatkan daya saing sumber daya manusia di daerah.

Redaksi ||

Gubernur NTB: Jaga Kelestarian Hutan Adalah Prioritas Utama untuk Keberlanjutan Hidup


Lombok Utara, Media Dinamika Global.Id.- Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan, bahwa pelestarian hutan merupakan fondasi utama bagi keberhasilan seluruh program pemerintah. Hal tersebut disampaikan saat melakukan aksi penanaman pohon di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Manggala, Kabupaten Lombok Utara, Rabu (25/2/2026).

Dalam kegiatan yang didampingi Wakil Bupati Lombok Utara Kusmala Hadi,

Plh Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Moh. Faozal, Forkopimda dan Kepala OPD lingkup Provinsi NTB, Gubernur menekankan bahwa tanpa hutan yang lestari, program-program pembangunan lainnya tidak akan berjalan maksimal.

"Menjaga kelestarian hutan adalah prioritas. Tanpa hutan yang lestari, tidak akan bisa jalan program yang lainnya. Ini adalah prioritas yang selama ini mungkin kurang terjaga, dan sekarang kita harus berikan perhatian lebih," ujarnya di hadapan para Polhut dan jajaran DLHK.

Secara khusus, Gubernur memberikan suntikan semangat kepada Polisi Hutan (Polhut) yang menjadi garda terdepan dalam pengamanan kawasan hijau. Ia meminta mereka untuk tetap teguh menjalankan tugas meski bekerja jauh di dalam hutan yang jarang terpantau langsung oleh publik.

"Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Tetap berjuang dan jangan merasa tidak diperhatikan hanya karena bekerja di tengah hutan. Kami di pemerintah akan berusaha memberikan perhatian lebih kepada teman-teman," tegasnya.

Gubernur mengingatkan, bahwa keberadaan hutan, seperti kawasan Gunung Rinjani, adalah tulang punggung kehidupan bagi seluruh masyarakat NTB, bukan hanya bagi warga yang tinggal di pinggiran hutan.

"Kita yang hidup di Mataram dan Lombok Barat, semuanya hidup dari air dan oksigen yang dihasilkan hutan. Hutan adalah sumber penghidupan kita semua," tambahnya.

Di akhir arahannya, Gubernur menitipkan pesan edukasi. Ia meminta seluruh jajaran kehutanan untuk merangkul masyarakat dan membangun rasa memiliki (sense of belonging) terhadap hutan.

"Jalin hubungan baik dengan masyarakat. Berikan edukasi agar mereka sadar dan merasa memiliki. Kita ingin membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga hutan bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua demi masa depan bersama," pungkasnya.

Redaksi ||