Sat Lantas Polres Bima Kota Melayani Penerbitan dan Penandaan SIM
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// SATPAS SIM 1631 SAT LANTAS POLRES BIMA KOTA MELAYANI PENERBITAN DAN PENANDAAN SIM.
Sebagai bentuk perlawanan, FKM-SH memastikan akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran dengan mengepung Kantor DPD RI Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Aksi tersebut merupakan tekanan terbuka terhadap dugaan kejahatan demokrasi yang dinilai dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan hukum.
Ketua FKM-SH, Sahrul Ramdan, menegaskan bahwa dugaan suap ini bukan isu liar, melainkan persoalan serius yang telah mencoreng marwah demokrasi dan merusak kredibilitas lembaga perwakilan daerah.
“Kami melihat adanya pembiaran yang terkesan sistematis. Dugaan suap ini sudah lama mencuat ke publik, namun KPK justru terkesan diam dan tanpa langkah konkret. Ini patut dicurigai dan dipertanyakan,” tegas Sahrul.
Berdasarkan informasi yang berkembang luas di tengah masyarakat NTB, sebanyak 95 anggota DPD RI diduga menerima aliran dana sebesar USD 13.000 per orang. Dana tersebut diduga dibagi dengan rincian USD 5.000 untuk pemilihan Ketua DPD RI dan USD 8.000 untuk pemilihan Wakil Ketua MPR RI dari unsur DPD.
Lebih mengkhawatirkan, distribusi dana tersebut disebut-sebut dilakukan secara door to door langsung ke ruang kerja para senator, menguatkan dugaan adanya praktik suap yang terstruktur, sistematis, dan masif.
FKM-SH secara tegas mengarahkan sorotan kepada dua pihak utama. Pertama, oknum anggota DPD RI, khususnya perwakilan dari NTB, yang diduga terlibat dan telah mengkhianati amanah rakyat. Kedua, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, yang dinilai lamban, pasif, dan belum menunjukkan keseriusan dalam menindaklanjuti dugaan kasus tersebut.
“Kami mendesak KPK RI segera melakukan penyelidikan, memanggil pihak-pihak terkait, dan membuka perkara ini secara terang kepada publik. Jangan biarkan hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” lanjutnya.
FKM-SH menegaskan, di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, seharusnya tidak ada toleransi terhadap praktik suap, jual beli jabatan, dan penyalahgunaan kekuasaan di tubuh lembaga negara.
“DPD RI, khususnya dari NTB, tidak boleh diisi oleh oknum yang tidak berintegritas, tidak bermoral, dan tidak beretika. Jika KPK terus bungkam, maka mahasiswa dan rakyat yang akan bergerak,” tegas Sahrul.
Sebagai bentuk keseriusan, FKM-SH telah melayangkan surat pemberitahuan aksi untuk pelaksanaan demonstrasi pada Kamis, 29 Januari 2026, di Kantor DPD RI Wilayah NTB. Aksi kepung tersebut akan terus dilakukan hingga ada kepastian hukum dan langkah nyata dari KPK RI dalam membongkar dugaan skandal suap pemilihan pimpinan DPD RI.(Sekjend MDG)
Pelaksanaan kegiatan Operasi Pasar Gerakan Pangan Murah tersebut dilaksanakan di dua lokasi. Lokasi pertama bertempat di Kantor Kelurahan Tanjung yang dihadiri oleh Asisten II Drs. Supratman, M.AP, didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Bima, Camat Rasanae Barat, serta Lurah Tanjung.
Sementara itu, lokasi kedua bertempat di Kelurahan Dara yang dihadiri oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan Pembangunan, A. Haris, SE, didampingi Camat Rasanae Barat dan Lurah Dara.
Operasi Pasar Gerakan Pangan Murah Tahun 2026 ini merupakan perpanjangan waktu yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional, terkait realisasi pasokan dan harga beras di tingkat konsumen pada awal tahun 2026, dalam rangka menjaga stabilisasi pangan.
Penyaluran beras SPHP pada tingkat konsumen yang semula dilaksanakan pada periode Juli–Desember 2025, diperpanjang hingga 31 Januari 2026. Pada kegiatan ini, sejumlah bahan pangan pokok disalurkan kepada masyarakat dengan rincian beras SPHP sebanyak 1,5 ton, beras Punokawan sebanyak 300 kilogram, minyak goreng sebanyak 100 liter, serta gula pasir sebanyak 100 kilogram.
Kegiatan Operasi Pasar Gerakan Pangan Murah tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, serta mendapat antusiasme dari masyarakat setempat. Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk terus mendukung upaya stabilisasi pangan guna menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat.(Sekjend MDG)
Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Kantor Kelurahan Jatiwangi sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Pemerintah Kota Bima dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Kepala Bidang Koperasi dan Perdagangan (Kabid Koperindag), H. Sodik, S.Sos dan didampingi oleh seluruh tim TPID kota Bima, dan lurah Jati Wangi.
Operasi pasar ini disambut antusias oleh masyarakat setempat yang sejak pagi mulai mendatangi lokasi kegiatan.
Sejumlah komoditas pangan strategis disediakan dalam operasi pasar murah ini, antara lain gula sebanyak 100 kg, beras SPHP sebanyak 1,5 ton, beras premium 250 kg, serta minyak goreng sebanyak 96 liter.
Adapun rincian harga yang ditawarkan kepada masyarakat yakni beras SPHP seharga Rp57.000 per 5 kg, beras Setra Ramos Rp74.500 per 5 kg, beras Punokawan Rp74.500 per 5 kg, minyak goreng Rp19.500 per liter, serta gula Manis Kita seharga Rp17.500 per kg.
Melalui Gerakan Operasi Pasar Pangan Murah ini, Pemerintah Kota Bima berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga pangan dan meringankan beban ekonomi warga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menekan laju inflasi serta memastikan ketersediaan bahan pangan yang cukup dan terjangkau bagi masyarakat Kota Bima.(Sekjend MDG)
Kegiatan ini digelar di areal Terminal Jatibaru yang berseblahan dengan Kantor Kelurahan Jatibaru Timur, Kecamatan Asakota, Kamis (22/01).
Operasi pasar tersebut dihadiri dan diwakili oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, Sarif Hidayatullah, S.H., MM., dan didampingi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima serta Lurah Jatibaru Timur.
Meski berlangsung dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat, kegiatan ini tetap mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat.
Dalam Gerakan Pangan Murah ini, Pemkot Bima menyediakan sejumlah komoditas kebutuhan pokok dengan harga subsidi, meliputi beras SPHP 1 ton, gula pasir sebanyak 100 kilogram, beras Punokawan 250 kg, serta minyak goreng sebanyak 96 liter.
Adapun harga yang ditetapkan kepada masyarakat yakni beras SPHP Rp57.000 per 5 kilogram, beras Punokawan seharga Rp74.500 per 5 kilogram, minyak goreng Rp19.500 per liter, serta gula Manis Kita Rp17.500 per kilogram.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bima berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Pemerintah Kota Bima juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala demi memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.(Sekjend MDG)
Turut hadir pada kegiatan Imtaq tersebut diantaranya Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH didampingi Sekretaris Daerah Kota Bima, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat, Lurah, serta Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kota Bima dari berbagai satuan unit kerja.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Bima menekankan kepada seluruh aparatur untuk menjadikan momentum Imtaq yang dirangkaikan memperingati Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW ini sebagai wadah untuk muhasabah atau instrospeksi diri, baik untuk PNS, PPPK Penuh Waktu maupun PPPK Paruh Waktu.
"Tanggalkan dulu urusan yang bersifat duniawi, saya ajak semua pihak untuk menjadikan momentum ini sebagai majelis pembelajaran, muhasabah atau momentum instrospeksi diri bagi diri kita masing-masing untuk meningkatkan iman dan taqwa," kata Feri Sofiyan dihadapan ASN yang mengikuti Imtaq.
Wakil Wali Kota juga mengingatkan kepada aparatur birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Bima agar memahami perjalanan Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW untuk dipraktekkan didalam kehidupan sehari-hari.
Isra' merupakan peristiwa luar biasa dalam sejarah peradaban Islam. Dimana perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, sementara itu Mi'raj perjalanan menuju langit ke tujuh hingga Sidratul Muntaha. Dari Disinilah Baginda Rasulullah SAW menerima perintah menegakkan shalat 5 waktu sehari semalam.
"Peristiwa spiritual baginda Rasulullah SAW mengajarkan kita hubungan dengan Sang Pencipta dan hubungan kita terhadap sesama manusia. Ini menggugah kesadaran moral kita begitu pentingnya menegakkan shalat lima waktu sebagai tiang agama kita (Islam)," ungkap Wakil Wali Kota.
Selaku pimpinan daerah, ia mengajak seluruh aparatur untuk meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme sebagai pelayan masyarakat. Ia menegaskan, manfaat Iman dan Taqwa (IMTAQ) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Islam sangat fundamental, karena tidak hanya berdimensi pada peningkatan kinerja keduniawian, tetapi juga bernilai ibadah untuk akhirat.
"Imtaq berfungsi sebagai benteng moral dan penggerak perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai syariat Islam dalam pelayanan publik. Sejatinya ASN memiliki 2 peran sekaligus, peran sebagai abdi negara dan sebagai seorang hamba yang bertanggungjawab penuh dihadapan Allah SWT," jelasnya.
"Kita adalah satu keluarga, satu tim. Ibarat sebuah mobil yang mesinnya bergerak secara sistematis. Semoga momentum ini menjadi ladang amal bagi kita semua", imbuhnya.
Uraian hikmah dalam rangka memperingati Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah disampaikan oleh Ustadz Dr. Muhammad Hisyam, M.Pdi selaku Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Alquran (STIQ) Bima, yakni sebuah perguruan tinggi islam yang berkonsentrasi pada kajian Islam dan ilmu Al-Qur'an.(Sekjend MDG)
Operasi Pasar Murah ini merupakan bentuk kolaborasi Pemerintah Kota Bima bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima dan Perum Bulog Cabang Bima. Melalui kegiatan ini, pemerintah menghadirkan berbagai komoditas pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau, antara lain:
Beras SPHP sebanyak 1 ton dengan harga Rp57.000/5 kg
Beras Puno Kawan Premium sebanyak 300 kg dengan harga Rp74.500/5 kg
Minyak Goreng sebanyak 100 L kg dengan harga Rp19.500/L
Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Abdul Haris, SE berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan program ini secara maksimal. Ia juga menegaskan bahwa Operasi Pasar Murah menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
“Pemerintah terus berkomitmen memastikan ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Ini merupakan salah satu langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga menjelang akhir tahun,” ujarnya.
Pelaksanaan Operasi Pasar Murah ini menjadi bukti nyata keseriusan TPID Kota Bima bersama Bulog Cabang Bima dalam mendukung pengendalian inflasi serta menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat. Pemerintah berharap kegiatan serupa terus memberikan dampak positif bagi stabilitas ekonomi daerah.(Sekjend MDG)
Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Polairud menyasar para sopir truk yang berada di sekitar Pelabuhan Bima, memberikan imbauan dan mengajak para sopir agar tidak memarkirkan kendaraan secara sembarangan, karena dapat mengganggu arus lalu lintas kendaraan yang keluar masuk pelabuhan serta berpotensi menimbulkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
Pada kesempatan yang sama, personel Sat Polairud Polres Bima Kota juga menunjukkan sikap humanis dengan turut membantu warga yang hendak menyeberang dari Pelabuhan Bima menuju Desa Bajo, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, dengan membantu menaikkan kendaraan warga ke perahu nelayan secara aman dan tertib.
Selain itu, Personel Sat Polairud Polres Bima Kota Unit Sape juga melaksanakan patroli sambang terhadap para nelayan bagang yang berada di dermaga Pelabuhan PPI Sape.
Dalam patroli tersebut, petugas memberikan imbauan kepada nelayan bagang agar sebelum berangkat melaut selalu memperhatikan kondisi cuaca dan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di tengah laut.
Melalui kegiatan patroli sambang Perairan ini, Sat Polairud Polres Bima Kota berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, baik sopir truk maupun nelayan, untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, keselamatan, serta kelestarian lingkungan perairan di wilayah hukum Polres Bima Kota.(Sekjend MDG)
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Volly Kelurahan Santi dan disambut antusias oleh masyarakat setempat yang memanfaatkan momentum ini untuk memperoleh bahan pangan pokok dengan harga di bawah pasaran.
Pemerintah Kota Bima dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Kepala Bidang Koperasi dan Perdagangan (Kabid Koperindag), H. Sodik, S.Sos, yang didampingi oleh seluruh Tim Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima serta Lurah Santi.
Dalam operasi pasar ini, sejumlah komoditas pangan disediakan dengan harga terjangkau, di antaranya beras SPHP seharga Rp57.000 per 5 kilogram, beras Setra Ramos Rp74.500 per 5 kilogram, beras Punokawan Rp74.500 per 5 kilogram, minyak goreng Rp19.500 per liter, serta gula Manis Kita seharga Rp17.500 per kilogram.
Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kota Bima berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat, menjaga stabilitas harga bahan pokok, serta menekan laju inflasi daerah, khususnya pada komoditas pangan strategis.
Pemerintah Kota Bima juga berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pro rakyat yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari.(Sekjend MDG)
Serda Syamsudin mendampingi Pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG), SPPG wilayah Kecamatan Raba Kota Bima dengan sasaran 3.500 Paket.
Untuk pengantaran (MBG) dilakukan dalam 3 tahap, tahap pertama dilakukan pada Pukul 08.00 - 09.00 Wita, dengan titik pembagian TK, PAUD, dan SDN pada Kls.1, 2, 3.
Tahap dua dimulai pada Pukul 09.00 - 10.00 Wita, dengan titik pembagian pada siswa SDN Kls 4, 5, 6, dan tahap ke tiga pada Pukul 09.15 -10. 30 Wita, dengan sasaran pembagian pada siswa SMP/SMA.
Adapun daftar sekolah yang mendapat Makan Bergizi Gratis di wilayah Kota Bima adalah sebagai berikut.
1. TKN 05 Kota Bima = 65
2. TKN 09 Kota Bima = 40
3. TKN 22 Rontu Kota Bima = 57
4. TK AINAR Kota Bima = 45
5. KB AINAR Kota Bima= 40
6. PAUD SIRA Kota Bima = 40
7. TK SIRA Kota Bima = 17
8. SDN 19 Rabangodu Utara Kota Bima = 651
9. SDN 26 Rabadompu Utara= 123
10. SDN 27 Rabadompu Timur= 170
11. SDN 39 Rabadompu Barat Kota Bima = 163
12. SDN 49 Rabadompu Selatan Kota Bima = 440
13. SDN 62 Rontu Kota Bima= 190
14. SMPN 4 Kota Bima = 466
15. SMPN 5 Kota Bima = 190
16. SMPN 14 Kota Bima = 87
17. SMAN 3 Kota Bima = 330
18. SLB KARTIKA SARI Kota Bima = 70
Berikut isi paket menu MBG yang dibagikan adalah, Nasi putih, Daging teryaki, Tempe goreng krispi, Oseng sayur, dan buah rambutan
Dengan target 3.500 orang penerima program MBG, ini diharapkan dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. (Koramil-01/Tim MDG)