Media Dinamika Global

Kamis, 22 Januari 2026

Hadiah Umrah Untuk Mereka yang Setia Melayani: Sebuah Doa Untuk NTB


Mataram, Media Dinamika Global.id. — Di tengah kesibukan dan berbagai ujian yang dihadapi daerah, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, memilih merayakan Hari Ulang Tahun NTB ke-67 dengan cara yang sangat sederhana, namun sarat makna: memberangkatkan 33 warga untuk menunaikan ibadah umrah.

Mereka bukan tokoh yang sering berdiri di mimbar kehormatan. Mereka adalah orang-orang yang bekerja dalam diam: sopir, petugas kebersihan, pembuat kopi di kantor, kader posyandu, polisi hutan, jurnalis, dan para pekerja lapangan lainnya. Tangan-tangan yang jarang disorot kamera, tetapi tanpanya roda pelayanan dan kemanusiaan tidak pernah benar-benar berjalan.

Di Ruang Tengah Pendopo Gubernur NTB, suasana haru mengiringi pelepasan para jamaah. Bagi sebagian dari mereka, umrah ini bukan sekadar perjalanan, melainkan kejutan cinta dari Allah SWT, yang datang melalui jalan yang tak pernah mereka bayangkan. Sebuah penghargaan sunyi atas pengabdian yang juga dilakukan dalam sunyi.

Dalam sambutannya, Gubernur Miq Iqbal menegaskan bahwa dirinya bukan pemberi, melainkan perantara. “Yang memanggil ke Baitullah itu Allah. Saya hanya wasilah. Bapak dan Ibu semua sudah dipilih, saya hanya mengantarkan,” ucapnya dengan nada penuh ketundukan.

Ia mengaku, kebahagiaan terbesar baginya bukanlah berdiri di panggung, melainkan melihat wajah-wajah yang akan memenuhi panggilan suci. Niatnya untuk ikut berangkat bersama keluarga pun ia urungkan, karena memilih tetap berada di daerah di tengah berbagai musibah yang sedang dihadapi masyarakat.

Dengan suara yang sarat harap, ia menitipkan satu permohonan: agar di hadapan Ka’bah, para jamaah terlebih dahulu mendoakan NTB. Mendoakan agar rakyat keluar dari kemiskinan, agar para pemimpin diberi kekuatan dan kejujuran untuk menunaikan amanah, serta agar semua ikhtiar yang sedang ditempuh mendapat pertolongan Allah.

Ia juga berpesan agar seluruh pekerja yang mengabdi bagi daerah turut didoakan—para petugas lapangan, relawan, kader kesehatan, hingga mereka yang setiap hari bekerja tanpa banyak dikenal. Di akhir, ia menitipkan salam rindu kepada Rasulullah SAW, sebagai lambang bahwa perjalanan ini bukan hanya fisik, tetapi juga perjalanan hati.

Keberangkatan 33 jamaah umrah ini bukan sekadar peristiwa seremonial. Ia adalah pelajaran tentang makna kepemimpinan yang memuliakan pengabdian, menguatkan harapan, dan menyatukan doa. Sebuah ikhtiar kecil yang meninggalkan jejak besar: bahwa kerja dalam sunyi pun layak dihargai, dan bahwa keberkahan sebuah daerah bertumbuh dari hati-hati yang tulus.(Sekjend MDG)

Pemdes Sarae Ruma Bersama BPD Lakukan Penataan Bangunan Gerai Kopdes

Pj Kades Sarae Ruma, Radiman, S.Sos, (Ist/Surya)

Bima, Media Dinamika Global.Id — Pemerintah Desa (Pemdes) Sarae Ruma  kecamatan Langgudu kabupaten Bima bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melaksanakan penataan lokasi pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) Sarae Ruma, Kamis (22/01/2026). Kegiatan ini berlangsung tertib dan kondusif dengan melibatkan perangkat desa, BPD, pengurus koperasi, masyarakat, serta unsur pemuda desa.

Penataan lokasi dilakukan sebagai langkah awal pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih yang direncanakan berdiri di kebun Desa Sarae Ruma, tepatnya di atas tanah milik desa yang telah dihibahkan secara resmi untuk kepentingan koperasi. Lokasi tersebut dinilai strategis dan representatif untuk mendukung aktivitas pelayanan koperasi kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Pemdes bersama pengurus koperasi sepakat menata dan mengatur lokasi pembangunan secara matang agar ke depan gerai koperasi dapat berfungsi optimal sebagai pusat layanan ekonomi desa. Kesepakatan ini mencerminkan sinergitas antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat dalam mendukung penguatan kelembagaan ekonomi lokal.

Diketahui, Koperasi Desa Merah Putih telah resmi terbentuk di Desa Sarae Ruma pada Rabu, 28 Mei 2025. Koperasi ini hadir sebagai lembaga ekonomi masyarakat yang bertujuan memperkuat kegiatan usaha warga, meningkatkan kesejahteraan, serta mendorong kemandirian dan ketahanan ekonomi desa.

Pendirian dan pembangunan koperasi tersebut memiliki dasar hukum yang jelas, di antaranya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang kemudahan dan tata cara pendirian koperasi, serta Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang memberikan kewenangan kepada desa dalam mengembangkan lembaga ekonomi demi kesejahteraan masyarakat.

Penjabat Kepala Desa Sarae Ruma, Radiman, S.Sos, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih harus segera direalisasikan. Menurutnya, koperasi merupakan salah satu pilar penting yang menentukan perkembangan dan kemajuan ekonomi desa.

“Koperasi Merah Putih ini menjadi instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Karena itu, pembangunan gerai harus dipercepat agar segera dapat beroperasi,” ujarnya.

Radiman juga berharap adanya dukungan penuh dari Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mempercepat proses pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih. Ia menilai keberadaan gerai koperasi yang layak dan strategis sangat penting guna meningkatkan kualitas pelayanan ekonomi kepada masyarakat.

“Gerai ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi akan menjadi pusat kegiatan ekonomi desa,” tegasnya.

Dengan selesainya penataan lokasi pembangunan, Pemerintah Desa Sarae Ruma berharap proses pembangunan gerai koperasi dapat segera dimulai. Masyarakat pun menyambut positif kehadiran Koperasi Desa Merah Putih karena diyakini mampu mendorong kemajuan dan kemandirian ekonomi desa secara signifikan.

Pemdes Sarae Ruma berkomitmen untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan secara transparan, partisipatif, dan tepat sasaran demi kepentingan bersama masyarakat desa.

Redaksi ||

Hadiri Upacara HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa, Bupati Bima Sampaikan Ucapan Selamat


Sumbawa, Media Dinamika Global.id.// Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Sumbawa yang mengusung tema "Gerak Bersama, Sumbawa Unggul Kamis (22/1) di Halaman Kantor Bupati Sumbawa Jalan Garuda Nomor 1 Sumbawa Besar berlangsung hikmad dan meriah.

Sesaat sebelum prosesi upacara dimulai, Bupati Sumbawa Ir.H. Syarafuddin Jarot, MP dan Wakil Bupati Mohamad Ansori menyambut kehadiran Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal yang hadir bersama Ketua TP PKK Provinsi NTB Ibu Shinta Agatia Moh. Iqbal, Bupati Bima Ady Mahyudi, Bupati Dompu Bambang Firdaus yang menjadi tamu kehormatan pada prosesi tahunan tersebut

Bupati Sumbawa yang bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam sambutannya mengatakan, "67 tahun bukan usia muda. Ini adalah usia yang menyimpan jejak perjuangan, kerja keras bahkan kegagalan yang mengajarkan kebijaksanaan. Dari masa ke masa, kabupaten Sumbawa tumbuh bukan hanya oleh kebijakan, tapi oleh daya tahan masyarakatnya". Ungkap Bupati.

Pada upacara tersebut Bupati Syarafuddin Djarot memaparkan 15 program strategis dan unggulan, baik lingkungan, perbaikan infrastruktur jalan, sekolah, pembangunan RSUD Sumbawa, pembangunan batalyon Angkatan Darat dan Angkatan Laut, penataan kota dan kebersihan.

Dirinya juga memaparkan proyek garam nasional, proyek unggas nasional, pengembangan kawasan pariwisata Samota, kampung nelayan dan pembentukan Satgas pengamanan hutan dan Satgas elpiji.

Bupati Ady Mahyudi di sela prosesi upacara mengungkapkan dirinya menyampaikan selamat dan apresiasi atas hasil positif yang dicapai oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Sumbawa dan berharap kemajuan tersebut dapat dicapa secara berkelanjutan.

Dikatakan Bupati Bima, ada hal positif yang bisa kita pelajari dari kabupaten Sumbawa, misalnya pembentukan Satgas Pengamanan kerusakan hutan dan Satgas Elpiji". Terang Bupati yang hadir bersama Plt. Sekretaris DPRD kabupaten Bima Nurdin, S.Sos. (Sekjend MDG)



Uji Publik Calon Anggota KI NTB 2025-2029: Sampaikan Masukanmu



Sobat NTB, Media Dinamika Global.id.// transparansi dan kualitas Komisi Informasi (KI) NTB ada di tangan kita bersama.

DPRD Provinsi NTB melalui Komisi I telah menetapkan 15 nama Calon Anggota KI Provinsi NTB Periode 2025-2029 yang akan mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Proper Test).

 KAMI BUTUH SUARA ANDA! Masyarakat dimohon untuk memberikan tanggapan dan masukan (Pendapat Publik) terhadap rekam jejak para calon tersebut. (Daftar nama calon dapat dilihat pada slide 3.



Masukan dapat disampaikan secara tertulis ke: Komisi I DPRD Provinsi NTB Jl. Udayana No. 11 Mataram

Paling lambat: 24 Januari 2026

Jangan khawatir, identitas pengirim masukan akan DIJAMIN KERAHASIAANNYA. Mari wujudkan KI NTB yang berintegritas dan profesional.



Rabu, 21 Januari 2026

Lima Puluh Tujuh Personel Polresta Bandar Lampung Terima Tanda Kehormatan Satya Lencana.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Polresta Bandar Lampung menganugerahkan Tanda Kehormatan Satya Lencana kepada 57 personel, Kamis 22 Januari 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay dan diikuti oleh pejabat utama serta seluruh personel di lingkungan Polresta Bandar Lampung.

Sebanyak 57 personel menerima penghargaan berdasarkan masa pengabdian, terdiri dari 8 personel Satya Lencana Pengabdian 32 tahun, 25 personel pengabdian 25 tahun, 3 personel pengabdian 16 tahun, serta 11 personel pengabdian 8 tahun. Penganugerahan ini diberikan kepada anggota yang dinilai setia, jujur, disiplin, serta tidak pernah melakukan pelanggaran selama masa dinasnya.

Dalam amanatnya, Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menyampaikan bahwa upacara penganugerahan Satya Lencana merupakan bentuk penghargaan negara kepada anggota Polri yang telah menunjukkan loyalitas dan integritas dalam menjalankan tugas. Menurutnya, penghargaan tersebut bukanlah hak, melainkan kehormatan dan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

“Saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang hari ini menerima tanda kehormatan Satya Lencana. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan integritas dalam pelaksanaan tugas,” tegas Kapolresta dalam amanatnya.

Kapolresta juga menekankan bahwa penghargaan ini tidak boleh membuat personel berpuas diri. Sebaliknya, harus menjadi pemacu semangat untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada institusi Polri, bangsa, dan negara, khususnya dalam memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan berkeadilan kepada masyarakat Kota Bandar Lampung.

Lebih lanjut, Kapolresta berharap kepada personel yang belum menerima tanda kehormatan agar terus bekerja dengan sungguh-sungguh, menjaga sikap dan perilaku, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, sehingga ke depan dapat meraih penghargaan yang sama.

“Marilah kita jadikan momentum penganugerahan Satya Lencana ini sebagai sarana introspeksi dan evaluasi diri guna mewujudkan Polri yang Presisi, semakin dipercaya dan dicintai masyarakat. Kita juga harus terus bergotong royong, bekerja sama, dan berkolaborasi menjaga kerukunan sebagai satu keluarga besar Polresta Bandar Lampung,” pungkasnya. (Fs/Red) 

Tata Kelola Kampus : Aliansi Dosen UNSWA Bima Lakukan Gelar Demonstrasi


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// kami yang tergabung dalam aliansi dosen Nggusuwaru bima menyampaikan pernyataan sikap dan aksi dosen sebagai bentuk protes terhadap kondisi tata kelola universitas Nggusuwaru yang tidak Berkeadilan, tidak transparan, dan tidak berorientasi pada peningkatan mutu tridharma perguruan tinggi, Rabu 21 Januari 2026.

Sebagai bagian dari civitas akademika, dosen memiliki peran strategis dalam pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu kami memandang perlu menyampaikan aspirasi secara terbuka konstruktif, dan bertanggungjawab terkait hal hal sebagai berikut:

1. Penguatan tata kelola universitas Nggusuwaru bima, yang menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan akademik sebagai mana di atur dalam pasal 30 ayat 1 status Universitas Nggusuwaru.

2. Penguatan tata kelola keuangan Universitas yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sebagaimana disebutkan dalam status Universitas Nggusuwaru pasal 32 ayat 1

3. Menghilangkan intervensi sepihak yayasan dalam penggunaan anggaran tanpa mekanisme Universitas Nggusuwaru bima melanggar prinsip Good University Governance sebagaimana disebutkan dalam status Universitas Nggusuwaru pasal 32 ayat 3.

4. Keberadaan Sekretariat badan penyelenggara yayasan di lingkungan kampus Unswa tidak boleh berfungsi sebagai pusat kendali operasional Universitas Nggusuwaru, karena pelaksanaan operasional Menjadi kewenangan rektor sebagaimana diatur dalam pasal 38 ayat 3 status Universitas Nggusuwaru bima.

5. Mendesak Rektor untuk segera membayarkan gaji, honorarium dosen dan tendik selama berdasarkan laporan Prodi masing-masing.

6. Mendesak Rektor untuk segera menindaklanjuti petisi dosen dan tendik UNSWA perihal tuntutan pembayaran gaji, honorarium, Transparansi keuangan dan audit menyeluruh atas LPJ Rektor periode 2020-2025.

7. Terhitung hari ini Senin, 19 Januari 2026 kami aliansi dosen universitas Nggusuwaru bima, melakukan aksi mogok kerja sampai semua tuntutan poin 1 dan poin 6 dipenuhi.

8. Apabila poin 1 dan 7 tidak terpenuhi maka kami meminta Rektor Universitas Nggusuwaru periode 2025-2029, segera mengundurkan diri.

Surat pernyataan sikap ini, kami sampaikan sebagai bentuk komitmen dosen dalam menjaga marwah Universitas Nggusuwaru bima, dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Besar harapan kami agar aspirasi ini dapat di tindaklanjuti secara bijaksana dan bertanggungjawab.

   Tembusan:

- yayasan YPIP Bima

- Ketua Senat Universitas Nggusuwaru

- Arsip

Ketika transparansi diabaikan, keadilan akademik dikesampingkan, dan kesejahteraan dosen tak lagi menjadi prioritas, maka yang terancam bukan hanya individu melainkan masa depan pendidikan.

Kita memandang tuntutan dosen Universitas Nggusuwaru sebagai bentuk perlawanan moral terhadap tata kelola kampus yang menyimpang dari prinsip Good University Governance. Kampus tidak boleh dikelola dengan logika kekuasaan, melainkan dengan akal sehat akademik.


Mahasiswa tidak boleh diam ketika ruang akademik dirusak. Diam adalah keberpihakan, Kita berpihak pada keadilan akademik, Hormat kami Aliansi dosen universitas Nggusuwaru bima, Rektor Universitas Nggusuwaru (UNSWA) Bima menyatakan siap mundur dari jabatannya jika persoalan hak dosen tidak segera diselesaikan. Pernyataan ini disampaikan di tengah aksi mogok mengajar dan penyegelan kampus oleh puluhan dosen. Rektor memberi ultimatum dua hari kepada pihak yayasan untuk memberikan kejelasan dan penyelesaian tuntutan. Jika tidak, seluruh jajaran pimpinan rektorat siap meletakkan jabatan, Koordinator Aliansi Israfil M.S.i.(Sekjend MDG)


Soal Pemberitaan “PON 2028 di NTB Terancam Pindah?”, Pemprov: Itu Asumsi Liar


Mataram, Media Dinamika Global.Id,  — 22 Januari 2026, Menanggapi pemberitaan salah satu media LPKPK NTB tertanggal 21 Januari 2026 berjudul “PON 2028 di NTB Terancam Pindah? Sejumlah Cabor Dikabarkan di Jakarta”, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan bahwa narasi tersebut lebih merupakan asumsi media, atau tepatnya asumsi penulis berita, dan tidak berdasar pada keputusan resmi. Hingga saat ini, NTB dan NTT tetap ditetapkan sebagai tuan rumah PON XXII Tahun 2028, sebagaimana arahan dan persetujuan Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada Gubernur NTB dan Gubernur NTT dalam pertemuan pada momentum peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Kominfotik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, yang akrab disapa Aka, menyampaikan bahwa isu “pindah tuan rumah” adalah informasi yang tidak tepat. Yang terjadi sesungguhnya adalah penyesuaian skema dan format pelaksanaan PON 2028 berdasarkan kesepakatan Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama KONI, yakni PON 2028 akan lebih fokus mempertandingkan cabang olahraga (cabor) yang berada dalam rumpun Olimpiade. Penyesuaian ini dilakukan agar penyelenggaraan PON XXII lebih efisien, realistis secara pembiayaan, dan terukur dari sisi kesiapan pelaksanaan, tanpa mengubah status NTB dan NTT sebagai tuan rumah.

Aka menjelaskan, penyesuaian format ini juga berkaitan erat dengan arah kebijakan pembangunan infrastruktur olahraga. Pemerintah pusat menekankan bahwa penyelenggaraan PON 2028 harus berorientasi pada optimalisasi fasilitas yang sudah ada, bukan membangun venue baru yang berisiko membebani keuangan daerah dan berpotensi terbengkalai pasca-event. Pengalaman sejumlah PON sebelumnya menjadi pelajaran penting, bahwa banyak arena olahraga yang setelah pelaksanaan PON tidak termanfaatkan secara maksimal. Karena itu, fokus PON XXII 2028 adalah renovasi, peningkatan kualitas, dan pemanfaatan venue eksisting agar berkelanjutan bagi pembinaan olahraga daerah.

Terkait informasi beberapa cabor digelar di Jakarta atau daerah lain, Pemprov NTB menegaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari strategi efisiensi dan pemenuhan standar venue, terutama untuk cabor yang membutuhkan biaya besar dan fasilitas khusus, seperti arena akuatik dan cabang tertentu yang memerlukan sarana berstandar tinggi. Dalam kondisi seperti itu, pemanfaatan venue yang telah tersedia di daerah lain, baik Jakarta, Jawa Barat, maupun wilayah lain yang memenuhi syarat, dapat dilakukan tanpa mengurangi substansi bahwa NTB dan NTT tetap menjadi tuan rumah utama PON 2028. Prinsipnya jelas: penyelenggaraan harus berkualitas, tepat guna, dan tidak memaksakan pembangunan baru yang tidak sejalan dengan arahan Presiden.

Pemprov NTB mengajak seluruh masyarakat, media, dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif dan menyejukkan dalam menyambut PON XXII Tahun 2028.

“Mari kita bangun optimisme dan kebanggaan sebagai tuan rumah. Informasi resmi akan selalu kami sampaikan secara terbuka dan bertanggung jawab. Jika ada perkembangan kebijakan dari pemerintah pusat, Pemprov NTB bersama Pemprov NTT akan mengumumkannya secara resmi,” tegas Aka.

PON 2028 adalah momentum besar untuk menggerakkan ekonomi daerah, menguatkan sport tourism, dan melahirkan atlet-atlet berprestasi dan NTB siap menyambutnya dengan kerja nyata, kolaborasi, serta semangat kebersamaan.

Redaksi ||

Instruksi Gubernur Iqbal, Baznas NTB Bangun Dua RTL Warga di Desa Batu Bangka Sumbawa


Sumbawa, Media Dinamika Global.Id -- Rangkaian kunjungan Kerja (Kunker) Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Lalu Muhamad Iqbal dan Ketua Tim Penggerak PKK NTB Sinta Agathia Soedjoko beserta rombongan didampingi Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot dan jajaran, M.P., menginstruksikan perbaikan dua rumah tidak layak huni (RTL) milik dua warga masyarakat di Desa Batu Bangka Kecamatan Moyo Hilir, Sumbawa (21/01/2026). 

Melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) NTB, Gubernur Iqbal menyatakan dua rumah warga ini perlu dilengkapi fasilitas MCK (Mandi Cuci Kakus) yang bersih, dan dibangun kembali agar layak huni. 

Warga penerima manfaat Siti Fatimah, mengaku senang dan bahagia didatangi Gubernur NTB dan rombongan yang memberikan perhatian berupa bantuan logistik serta perbaikan rumah layak huni. 

"Saya senang sekali lihat beliau (Gubernur NTB) secara langsung. Terharu, tak bisa diungkap dengan kata-kata. Bahagia," ungkapnya ditemani suaminya Saharuddin Seth.

Seirama dengan yang disampaikan, Abdul Hasyim menyatakan rasa terima kasih atas kepedulian Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa yang sesuai permintaan dirinya untuk bisa memperbaiki rumah. 

"Berterima kasih kepada Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa, sudah sempat dan mau datang ke sini (rumah penduduk)," ungkapnya. 

Dalam pada itu, Wakil Ketua IV Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) NTB H. Ahmad Rusli, S.Ag mengatakan bantuan diberikan dalam rangka langkah kemanusiaan serta memperbaiki rumah penduduk yang layak menerimanya, lantaran rumah yang ditempatinya berkategori sudah tak layak huni. 

"Sesuai instruksi Gubernur NTB, kami (Baznas NTB) membangun dua unit rumah layak huni, sekaligus satu MCK bersih bersama," imbuhnya.  

Adapun bantuan lainnya dari Baznas NTB, berupa 50 Paket Sembako dan Paket Konsumtif untuk 100 orang, masing-masing 200 ribu rupiah. 

"Baznas NTB juga membawa 50 Paket Sembako dan Paket Konsumtif untuk 100 orang, masing-masing 200 ribu rupiah. Diberikan kepada warga yang membutuhkan," tuturnya. 

Dari jalan raya, tampak rumah sederhana 

beratap seng lawas dan berdinding kayu, tetapi dari tempat itu pula muncul senyuman tulus dari penduduk Dusun Sengkal A Desa Batu Bangka Moyo Hilir yang didatangi Gubernur NTB. Kebahagiaan tersebut, terpancar dari anak-anak yang menyambut, sajian kuliner yang dipersiapkan serta kekhasan masyarakat yang bangga sekaligus haru, ketika didatangi pemimpinnya. 

Dalam kunjungan itu, Gubernur Iqbal sempat berbincang-bincang ringan dengan beberapa warga lainnya serta mengimbau bagi anak-anak agar terus bersekolah.

Sebagai rangkaian Kunker, rencananya, Kamis (22/1/2026) Gubernur NTB dijadwalkan menghadiri Upacara HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa.

Redaksi ||

Belum Setahun di Lantik, Tujuh Kepala Daerah Sudah Jadi Tersangka KPK


Media Dinamika Global.id.// Belum genap setahun sejak dilantik serentak pada 20 Februari 2025 di Istana Negara dan mengucap sumpah jabatan di hadapan Presiden, harapan publik terhadap kepemimpinan baru hasil Pilkada 2024 kembali diuji. Hingga awal 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi mencatat tujuh kepala daerah harus berurusan dengan hukum akibat dugaan korupsi yang beragam.

Kasus-kasus itu muncul dalam rentang waktu yang relatif singkat. Pada Januari 2026, dua kepala daerah ditetapkan sebagai tersangka. Wali Kota Madiun Maidi diduga melakukan pemerasan fee proyek dan dana CSR, dengan nilai gratifikasi yang ditelusuri mencapai miliaran rupiah. Di hari yang sama, Bupati Pati Sudewo juga dijerat kasus pemerasan pengisian jabatan perangkat desa dengan tarif ratusan juta rupiah per formasi.

Sebelumnya, Bupati Kolaka Timur Abdul Azis menjadi kepala daerah pertama hasil Pilkada 2024 yang ditangkap KPK, terkait dugaan suap proyek peningkatan rumah sakit daerah. Pada November 2025, Gubernur Riau Abdul Wahid terjaring operasi tangkap tangan dalam perkara fee penambahan anggaran proyek infrastruktur. Kasus serupa juga menjerat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, yang diduga menerima suap pengurusan jabatan dan proyek pengadaan. Menutup akhir 2025, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang ditetapkan sebagai tersangka suap ijon proyek dengan nilai fantastis.

Rangkaian peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kekuasaan yang lahir dari mandat rakyat dapat runtuh ketika integritas diabaikan. Penegakan hukum pun kembali diuji untuk menjaga kepercayaan publik terhadap demokrasi di daerah.(Tim MDG)


Kunker ke Sumbawa, Gubernur NTB Susuri Jalan Penghubung Pakai Motor Trail


Sumbawa, Media Dinamika Global.Id - Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal didampingi Ketua Tim Penggerak PKK NTB Shinta Agathia Soedjoko dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke pulau Sumbawa menyusuri jalan yang menjadi rencana proyek renovasi jalan dan jembatan menggunakan motor trail. 

Gubernur NTB diterima Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., beserta pimpinan OPD terkait yang pada kunker kali ini terasa berbeda karena Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa, masing-masing bersama istri menggunakan motor trail menuju lokasi. 

Jalan yang ditelusuri rombongan, diantaranya Jalan Lintas Moyo, Jalan Moyo Luair Ruas KM. 20, KM 21,5 dan beberapa persimpangan jalan yang memerlukan jembatan penghubung dan melihat langsung akses jalan prioritas yang perlu diperbaiki. 

"Mana jalan provinsi yang perlu perbaikan, kita kerjakan (prioritas) dahulu," tuturnya. 

Ruas jalan ini diprioritaskan perbaikannya karena selain sebagai jalur transportasi masyarakat juga jalan penghubung angkutan hasil pertanian dan perkebunan masyarakat. 

Terkait langkah Bupati Sumbawa memperbaiki hutan yang terkadang berdampak ke jalan penghubung. Gubernur Iqbal lugas menjawab bahwa langkah Bupati Sumbawa sudah benar dan tegas. 

"Sudah benar apa yang dilakukan Bupati Sumbawa, menyelamatkan hutan. Ketika tak ada lagi penahan air, semua air deras mengalir membentuk sungai baru yang berdampak pada jalan. Pak Bupati betul-betul tegas, memperbaiki hutan dan menghentikan pembalakan," imbuhnya. 

Dalam pada itu, Bupati Jarot menekankan pentingnya jalan untuk dibuatkan saluran air untuk mengatasi ambruknya jalan. 

"Beberapa jalan memang perlu dibuatkan saluran, untuk mengatasi ambruknya jalan. Hutan perlu kita selamatkan dan jaga bersama," tandasnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Batu Bangka Kecamatan Moyo Hilir, Abdul Wahab mengatakan dengan kehadiran Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa langsung ke lapangan dirinya berharap perbaikan jalan segera terlaksana. 

"Dengan kedatangan Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa, saya merasa permasalahan jalan terjawab. Yakin, jalan ini segera ditangani. Terima kasih," ungkapnya optimis. 

Rombongan kunker yang menggunakan motor trail ini juga singgah pada beberapa spot jalan yang sekiranya memerlukan penanganan perbaikan serius sambil menikmati keindahan alam yang sepanjang jalan raya dan berdialog dengan petugas proyek jalan serta unsur masyarakat. 

Hadir pula dalam rombongan yang melihat langsung realita lapangan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB

H. Sadimin, ST., MT, Kepala Dinas Sosial PPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Provinsi NTB Ahmad Masyhuri, S.H. serta beberapa pimpinan OPD Kabupaten Sumbawa, unsur TNI-Polri serta unsur masyarakat.

Redaksi ||