Media Dinamika Global

Jumat, 16 Januari 2026

Terungkap Gaji PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Dompu Hanya Rp139 Ribu Perbulan


Dompu NTB, Media Dinamika Global.id.// Beredar foto perjanjian kerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu untuk tenaga guru di Kabupaten Dompu digaji Rp139 ribu perbulan. Foto inipun ramai diperbincangkan publik. Gaji yang diperoleh guru dinilai lebih besar dari upah seorang buruh bangunan.

Perjanjian kerja dengan nomor 816/3711/PW/BKD&PSDM/2025 itu ditandatangani pada Rabu, 31 Desember 2025 antara kepala BKD dan PSDM Kabupaten Dompu dengan guru asal Kecamatan Woja Kabupaten Dompu. Dalam kontrak itu tercantum masa kerja terhitung mulai 1 Desember 2025 sampai dengan 30 November 2026 untuk jabatan guru ahli pertama.

Pelaksana tugas (Plt)Kepala BKD dan PSDM Kabupaten Dompu, Asraruddin, SH., yang dikonfirmasi membenarkan jika surat perjanjian kerja tersebut benar adanya. Tapi seharusnya belum beredar, karena hingga saat ini, proses pelantikan terhadap PPPK Paruh Waktu belum dilakukan. “Itu murni kelalaian anak buah kami, dan kami sudah menindaknya,” ungkapnya.

Soal besaran gaji PPPK Paruh Waktu untuk guru seperti yang tercantum dalam perjanjian kerja itu, Asraruddin tidak membantahnya. Karena gaji PPPK Paruh Waktu paling sedikit sesuai dengan besaran yang diterima saat menjadi pegawai non-ASN atau sesuai dengan upah minimum yang berlaku di suatu wilayah.

Upah ini bukan dari belanja pegawai seperti gaji ASN untuk PNS dan PPPK Penuh Waktu. Saat menjadi honorer, guru ini digaji melalui dana BOS (Biaya Operasional Sekolah). Besaran gajinya bervariasi, sesuai jumlah dana BOS yang diterima berdasarkan jumlah siswa dan jumlah guru serta pegawai setempat.

PPPK Paruh Waktu di Dompu sendiri, lanjut Asraruddin, hingga saat ini masih berproses untuk pencetakan SK pengangkatannya. BKD dan PSDM menargetkan pelantikan dan pembagian SK-nya pada Januari 2026 ini. Namun TMT menjadi PPPK PW tetap dihitung mulai Desember 2025. Yang pasti, kami sedang mengupayakan untuk pelantikannya pada Januari ini. (Sekjend MDG)


Dosen STIT Sunan Giri Bima : JEJAK PERJALANAN DAN PELAJAR HIDUP di Tambora


Tambora, Media Dinamika Global.id.// Pagi ini aku ingin memulai dengan sebuah cerita baru. Di tengah perjalanan hidup, aku banyak menyaksikan keanehan-keanehan yang justru menyimpan keajaiban. Salah satunya saat perjalanan menuju Tambora. Banyak hal yang kuhadapi, mulai dari badai besar yang menghantam kiri dan kanan ketika aku mengendarai roda dua. Di saat-saat tertentu, aku terpaksa mengurangi kecepatan. Dari situ, aku belajar satu pelajaran moral yang penting, tidak semua perjalanan harus ditempuh dengan tergesa-gesa. Ada kalanya melambat justru menyelamatkan kita, Sabtu, 17/01/2026

Sering kali manusia lupa bahwa ketika seseorang telah bersungguh-sungguh dan memiliki tekad kuat untuk sampai pada tujuan, maka ia harus siap dengan segala tantangan yang menghadang di tengah perjalanan. Tantangan itu bisa berupa badai alam, bisa juga datang dari manusia, yang tidak suka pada proses kita, bahkan meremehkan perjuangan kita. Namun sadarilah, ketika tekad sudah tertanam kuat, badai apa pun di hadapan kita bukan alasan untuk mundur. Kata orang, semakin kita menghindari masalah, semakin sering masalah itu datang. Sebaliknya, ketika kita berani mencari celah dan jalan keluar dari masalah, perlahan masalah itu akan mengecil.

Seorang ulama pernah memberi nasihat yang sangat sederhana namun dalam maknanya. Ia berkata, “Ketika seseorang mendaki gunung, ia memulai dari kaki gunung. Untuk sampai ke puncak, dibutuhkan perjalanan panjang, berjam-jam, bahkan berhari-hari. Ia akan merasakan lelah, sakit, dan hampir putus asa. Namun ketika ia sampai di puncak, gunung yang tadinya terlihat tinggi kini berada di bawah kakinya.” Begitulah masalah hidup. Semakin kita hadapi dan selesaikan satu demi satu, ia akan mengecil, lalu menghilang.

Memang, ada orang yang berkata, “Saya sudah menemukan solusi, tapi masalah lain datang lagi.” Itu menandakan satu hal, masalah tidak datang tanpa alasan. Ia hadir untuk menguji kemampuan kita dalam menghadapinya, sekaligus membentuk kedewasaan kita sebagai manusia.

Cerita berlanjut. Aku tiba di tempat tujuan, tepatnya di Desa Labuan Kenanga. Dua hari aku menginap di sana. Menjelang malam Isra Mi’raj, aku mendapat kabar yang cukup mengejutkan, aku diminta untuk menyampaikan tausiyah di Masjid At-Taqwa. Jujur saja, aku kaget. Aku bukan ustaz, bahkan bisa dibilang “ustaz dadakan.” Namun setelah kupikirkan, ada satu prinsip yang kupegang, tugas manusia bukan untuk saling menggurui, tetapi saling mengingatkan.

Sehari sebelum malam tausiyah, aku membaca dan belajar kembali. Aku mempersiapkan diri sebaik mungkin. Sebab hidup ini bukan semata tentang apa yang kita inginkan, tetapi tentang seberapa banyak kita mempersiapkan diri untuk meraih apa yang kita inginkan. Dalam filosofi militer ada ungkapan, pantang pulang sebelum menang. Itu bukan sekadar slogan, melainkan hasil dari persiapan matang, strategi, logistik, dan kesiapan mental. Begitulah kehidupan.

Orang yang menginginkan sesuatu tanpa persiapan ibarat menanam pohon tanpa merawatnya. Bukan berarti usahanya sia-sia, tetapi usahanya belum maksimal. Untuk mencapai hajat hidup, kita dituntut untuk terus berusaha, konsisten, dan mempersiapkan diri, baik secara intelektual, emosional, maupun spiritual. Ketika tiga bekal ini dipersiapkan dengan sungguh-sungguh, kita akan lebih siap menghadapi apa pun.

Saat tausiyah dimulai, rasa grogi tak bisa dihindari. Bahkan saat mukadimah, aku sempat lupa dan tubuh terasa gemetar, seperti motor kecil yang dipaksa bekerja keras. Namun aku berusaha mengelola suasana, agar jamaah tidak fokus pada kekuranganku. Aku menyampaikan tausiyah dengan bahasa sederhana, menggunakan bahasa daerah Bima, agar lebih mudah dipahami, terutama oleh jamaah yang sudah lanjut usia.

Dari situ aku kembali belajar satu hal penting, yang mudah jangan dipersulit, yang sulit berupayalah untuk dimudahkan. Orang yang selalu mempersulit hidupnya sendiri, sejatinya sedang bermasalah dengan cara ia memaknai kehidupan.

Itulah sepenggal kisah perjalanan, tentang badai, tekad, persiapan, dan keberanian untuk saling mengingatkan. Semoga ada pelajaran yang bisa dipetik, dan semoga kita semua terus dikuatkan dalam menjalani perjalanan hidup masing-masing, Terima kasih.tutup Adi(Sekjend MDG)

Gubernur NTB Tinjau Perigi dan Jurit, Pastikan Akses Warga Lotim Kembali Normal


Lombok Timur, Media Dinamika Global.id. — Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Lalu Muhamad Iqbal, turun langsung meninjau pembangunan jembatan di Dusun Beta, Desa Perigi, Kecamatan Suela, Lombok Timur, yang sebelumnya rusak akibat banjir. Kunjungan tersebut, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya pada infrastruktur yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat. 16 Januari 2026.

Jembatan tersebut, menghubungkan Kecamatan Suela dan Kecamatan Pringgabaya serta menjadi jalur utama bagi anak sekolah, guru, dan akses menuju layanan kesehatan seperti Puskesmas. Selain itu, Jembatan Perigi juga berperan penting dalam pengangkutan hasil pertanian warga, mulai dari Jagung, Srikaya, hingga komoditas lainnya. Jalur ini menopang aktivitas ekonomi masyarakat dengan perputaran yang disebut mencapai miliaran rupiah setiap tahun.

Setibanya di lokasi, Gubernur Iqbal disambut masyarakat bersama Kepala BPBD Lombok Timur dan Kepala Dinas Sosial Lombok Timur. Saat ini, jembatan tersebut dilaporkan telah rampung dan siap digunakan (16/1/2026).

Ditegaskannya penanganan pascabanjir harus berorientasi pada pemulihan kehidupan masyarakat, secepat mungkin. Jembatan darurat di Perigi dibangun menggunakan Jembatan Bailey dengan bentang 18 meter dan lebar 4 meter, yang dipinjam dari Pangdam IX/Udayana dengan pembiayaan mobilisasi dan pemasangan.

“Fokus kita sekarang adalah bagaimana menormalisasi kehidupan masyarakat. Jembatan Bailey ini bisa selesai cepat berkat dukungan TNI. Saya menghubungi langsung Pangdam dan Danrem 162/WB, agar pengerjaannya dipercepat,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan material jembatan sempat berada di Jawa sehingga membutuhkan waktu mobilisasi. Pada masa darurat, warga sempat membuat akses sementara menggunakan Bambu. Namun, berkat kerja cepat lintas pihak, pembangunan jembatan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 10 hari. Gubernur NTB meminta agar segera dilakukan penyempurnaan, termasuk pemasangan pembatas pengaman dan pembangunan tangga oleh BPBD Lombok Timur, demi keamanan masyarakat.

Respons cepat pemerintah tersebut disambut rasa syukur warga. Sidik, salah seorang warga Desa Perigi, menyampaikan apresiasinya.

“Kami tidak menyangka bisa secepat ini ditangani. Biasanya pemerintah janji, lama baru ditepati. Sekarang seperti mimpi, alhamdulillah jembatan sudah jadi. Kami sangat bersyukur,” ujarnya.

Usai meninjau Perigi, Gubernur Iqbal melanjutkan kunjungan ke Desa Jurit untuk melihat kondisi jembatan yang juga putus akibat banjir. Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Jurit, Kecamatan Pringgasela, dengan Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik. Dikatakannya, akses tersebut harus segera dipulihkan karena berkaitan langsung dengan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Terlebih Lendang Nangka Utara termasuk wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem yang masih tinggi.

“Hal ini segera kita bahas dengan Pak Bupati Lombok Timur agar segera dibangun. Harus ada solusi sementara dan permanen,” tegasnya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Gubernur NTB Sholat Jum'at sekaligus bersilaturahmi dengan jamaah Masjid Nurul Hidayah, Dusun Benteng Selatan, Lendang Nangka Utara. Dirinya mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong, khususnya dalam membersihkan saluran dan sungai dari sampah serta sedimentasi sebagai langkah pencegahan bencana. Pada dua lokasi kunjungan, Gubernur NTB menyerahkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak dari Dinas Sosial P3A Provinsi NTB dan Baznas Provinsi NTB.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik NTB sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB Dr. H. Ahsanul Khalik, memastikan penanganan kerusakan akibat banjir di wilayah lain, termasuk di Pulau Sumbawa, akan didukung melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD 2026, sesuai tingkat kerusakan, dampak langsung bagi masyarakat, serta ketersediaan anggaran.

Dalam waktu dekat, Gubernur NTB rencananya dijadwalkan mengunjungi sejumlah wilayah di Pulau Sumbawa yang terdampak banjir, pungkasnya. (Sekjend MDG)

Kapolres Bima Kota Pimpin Upacara Pemakaman Almarhum AKP Rus’an Secara Kedinasan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Kepolisian Resor Bima Kota menggelar Upacara Kedinasan Pemakaman Jenazah anggota Polri sebagai wujud penghormatan terakhir untuk anggota Polri Almarhum AKP Rus’an (Ps. Kabag Log Polres Bima Kota Polda NTB) bertempat di TPU Lingkungan Kodo I, Kelurahan Kodo, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, Jum’at (16/1/2026)

Prosesi upacara pemakaman di Pimpin Langsung Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si., yang di ikuti Seluruh Pejabat Utama Polres Bima Kota, Kapolsek Jajaran, Personel Polres Bima Kota, ASN Polres Bima Kota dan Ketua Bhayangkari Cabang Bima Kota Beserta Pengurus.

Upacara pemakaman dilaksanakan sebagai penghormatan atas jasa, pengabdian dan pengorbanan almarhum kepada Bangsa dan Negara selama menjadi anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia,

Kapolres Bima Kota menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga besar almarhum atas kepergian Almarhum AKP Rus’an, seraya mendoakan agar Almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan, seluruh rangkaian kegiatan penyerahan jenazah dan pemakaman dapat menjadi bentuk penghormatan terakhir yang bermakna.(Sekjend MDG)


SMKN 3 Kota Bima Sukses Gelar Praktisi Kegiatan Guru Selama Tiga Hari


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – Dalam rangka memperkuat korelasi antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri, SMKN 3 Kota Bima sukses menggelar kegiatan Guru Tamu atau Praktisi Mengajar selama tiga hari penuh, mulai dari Kamis hingga Sabtu, 20-22 November 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian integral dari Program Bantuan Pemerintah Teaching Factory (Tefa) Reguler tahun 2025 yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa agar siap bersaing di dunia kerja.

Kolaborasi dengan Praktisi Unggulan :

SMKN 3 Kota Bima dengan bangga menghadirkan sosok inspiratif di industri kuliner, yaitu Bapak Sang Fajar, yang dikenal sebagai Owner AW Bakery sekaligus menjabat sebagai Ketua Asosiasi UMKM Kota Bima. Kehadiran beliau sebagai Praktisi Mengajar memberikan nilai tambah yang signifikan bagi siswa, terutama pada Kompetensi Keahlian Kuliner.

Materi dan Praktik Langsung

Selama tiga hari kegiatan, Sang Fajar tidak hanya memberikan pemahaman mendalam mengenai profil industri, standar kualitas, dan peluang usaha di sektor kuliner, tetapi juga secara langsung memberikan transfer kompetensi melalui praktik langsung (hands-on practice).

“Para siswa mendapatkan kesempatan emas untuk mengaplikasikan ilmu dari praktik terbaik industri, langsung di bawah bimbingan Owner AW Bakery. Ini adalah cara kami menjembatani teori di kelas dengan realita di lapangan,” ujar Bapak Saiful Akbar selaku salah satu perwakilan manajemen SMKN 3 Kota Bima.

Pelaksanaan praktik terpusat di dua lokasi utama SMKN 3 Kota Bima, yakni Ruang Kelas Kuliner untuk sesi teori dan demonstrasi, serta Bengkel Kuliner (Ruang Praktek Kuliner) yang difasilitasi sebagai dapur standar untuk praktik intensif oleh para siswa.

Diharapkan, melalui kegiatan Guru Tamu ini, lulusan SMKN 3 Kota Bima dapat memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan industri saat ini, sekaligus menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan siswa.(Sekjend MDG)

Peringati Hari Oeang Kemenkeu Satu Bima Gelar Kemenkeu Goes to Campus KGTC Auditorium STIE Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Dalam rangka memperingati Hari Oeang Republik Indonesia yang jatuh setiap tanggal 30 Oktober, Instansi vertikal Kementerian Keuangan di Bima, Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan kegiatan Kemenkeu Goes to Campus (KGTC). Acara ini diselenggarakan oleh 3 unit vertikal Kementerian Keuangan yakni Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Raba Bima, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bima, dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bima. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima menjadi rekan kerja sekaligus kampus tempat diadakannya acara ini.

KGTC diadakan pada hari Rabu, 3 November 2022 bertepat di auditorium STIE Bima. Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Kepala KPP Pratama Raba Bima, Bapak I Wayan Nuryana yang menekankan pentingnya pertemuan antara praktek dan teori khususnya terkait ilmu keuangan. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antar ketiga unit vertikal dengan pihak STIE Bima dan pembuatan flash mob jingle anti korupsi.

Adapun inti acara dari Kemenkeu Goes to Campus adalah pembawaan materi mengenai tupoksi masing-masing kantor. Sesi pertama dimulai dengan materi perpajakan yang dibawa oleh 2 orang fungsional penyuluh dari KPP Pratama Raba Bima yang menekankan peran pajak dalam APBN. Kemudian dilanjutkan dengan materi mengenai pengelolaan APBN yang dibawakan oleh Kepala KPPN Bima. Sesi terakhir diisi oleh materi pengelolaan kekayaan negara dari KPKNL Bima.

Di  masing-masing sesi materi diselingi sesi tanya jawab dengan peserta KGTC. Diharapkan dengan diselenggarakannya kegiatan ini pemahaman mahasiswa terkait pengelolaan keuangan negara semakin meningkat. Acara ditutup dengan sesi kuis beserta pembagian hadiah untuk menguji pemahaman peserta kegiatan terkait keuangan negara. Rencananya kegiatan KGTC akan diselenggarakan secara rutin setiap tahun.(Sekjend MDG)


Rapat Senat Terbuka Wisudah STIE Bima Angkatan XXII tahun 2025


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Selain prosesi wisuda angkatan XXII tahun 2025, STIE Bima di auditorium kampus setempat, Sabtu 13 September 2025, yang penuh khidmat salah satu momen yang paling ditunggu adalah pengumuman 10 wisuda dan wisudawati terbaik yang berhasil menorehkan prestasi akademik. Nama pertama yang di umumkan sebagai wisudawan terbaik dengan IPK tertinggi adalah Fanisyah Aulia Putri, dari konsentrasi keuangan dengan capaian IPK 3,88.

Disusul kemudian syrilus Alexander alvaro roja dari konsentrasi SDM dengan IPK 3,80 lalu M rian albar konsentrasi keuangan dengan IPK 3,79 dan Muhamad Nur haryadin konsentrasi keuangan dengan IPK 3,77. Berikutnya prestasi juga diraih oleh sulistrianingsih dan Arif Rahman konsentrasi keuangan sama sama mencetak IPK 3,76 kemudian rosa Dwiyanti konsentrasi keuangan dan wulan arlin dengan IPK 3,75. Tak kalah membanggakan, dua nama terakhir yang masuk jajaran 10 terbaik yakni Nurbaiti raodatun Nadita dari konsentrasi pemasaran dengan IPK 3,74 Serta naiurah Islami pasha dari konsentrasi keuangan dengan IPK 3,74.

Prestasi para wisudawan terbaik ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, doa orang tua, serta dedikasi dalam belajar mampu menghantarkan mahasiswa pada pencapaian akademik tertinggi. Ketua STIE Bima firdaus saat Sambutan menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati jadilah pribadi Unggul, inovatif, adaptif, berintegritas, dan global. Namun tetap berakar pada nilai nilai budaya lokal. Semoga keberhasilan ini menjadi awal dari perjalanan hidup yang gemilang. Ujarnya.

Ditempat yang sama, perwakilan LLDIKTI wilayah VIII bali Nusra, I Gusti Bagus Lanang Eratodi Menegaskan perguruan tinggi harus memastikan mahasiswa Mendapatkan wawasan seluas luasnya untuk menghadapi tantangan jaman yang semakin kompleks, pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang mampu menjawab kebutuhan bangsa di Era Sains, Teknologi, dan globalisasi, tutupnya.(Sekjend MDG)

Beri Rasa Aman Bagi Warga, Babinsa Naru Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Babinsa Desa Naru Koramil 1608-03/Sape, Sertu Syarif Hidayat, bersama satu orang anggota melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Jumat malam, 16 Januari 2026.

Kegiatan patroli yang dimulai pukul 19.30 WITA tersebut bertujuan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Patroli ini melibatkan berbagai unsur masyarakat guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.

Adapun peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri dari dua orang anggota Koramil, tiga orang aparat desa, delapan orang masyarakat, serta melibatkan tokoh pemuda dan tokoh agama setempat.



Sasaran patroli meliputi pemukiman warga dan sejumlah tempat tongkrongan anak muda yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 20.00 WITA dengan keberangkatan anggota Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Naru, Kecamatan Sape. Setibanya di lokasi pada pukul 20.15 WITA, petugas langsung melakukan pemantauan situasi wilayah. Selanjutnya, pada pukul 20.30 WITA, Babinsa memberikan himbauan kepada warga, khususnya para pemuda, agar menghindari minuman keras, narkoba, serta berbagai aktivitas negatif lainnya yang dapat memicu tindakan kriminal dan merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Patroli kemudian dilanjutkan dengan pemantauan di desa binaan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 21.20 WITA. Selama pelaksanaan patroli, situasi wilayah terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan Patroli Siskamling ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta memperkuat kerja sama antara aparat keamanan dan warga dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman.

(Team.MDG.03)

Kapolda Lampung Turun Langsung Hadir Redam Konflik Lahan Isenpatow Bonow, Polri Tegaskan Solusi Damai dan Berkeadilan.


Tulang Bawang, Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Negara kembali menunjukkan kehadirannya di tengah masyarakat. Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, SIK, MH turun langsung memimpin rangkaian rapat koordinasi, audiensi, hingga dialog lapangan terkait konflik pendudukan lahan Rawa Isenpatow Bonow yang berada di areal HGU PT. Indo Lampung Perkasa (ILP), Kamis 15 Januari 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Presisi Lounge Polres Tulang Bawang ini menjadi langkah strategis Polri bersama Forkopimda dalam meredam konflik agraria yang melibatkan warga tiga Kampung Bakung (Bakung Udik, Bakung Ilir, dan Bakung Rahayu), Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang.

Rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar pukul 10.45 WIB dihadiri lengkap unsur pimpinan Polda Lampung, Wakil Bupati Tulang Bawang Hankam Hasan, Sekdakab Tulang Bawang Asisten 1, TNI, ATR/BPN, Pengadilan Negeri, Camat gedung meneng hingga para kepala OPD terkait.

Dalam paparannya, Kasat Intelkam menjelaskan secara rinci kronologis dan dinamika pendudukan lahan oleh warga. Sementara itu, ATR/BPN Tulang Bawang menegaskan bahwa titik koordinat lahan yang diduduki masuk dalam areal HGU PT. ILP.

Kapolda Lampung menegaskan bahwa Polri tidak berpihak, namun berpihak pada keadilan dan ketertiban hukum.

“Polri hadir untuk menjadi penengah. Penyelesaian konflik agraria harus dilakukan secara bermartabat, terukur, dan mengedepankan dialog. Tidak boleh ada gesekan, apalagi kekerasan,” tegas Irjen Pol Helfi Assegaf.

Usai rakor, Kapolda Lampung melaksanakan audiensi langsung dengan tiga kepala kampung dan perwakilan masyarakat.

Kapolda memberikan ruang penuh bagi masyarakat untuk menyampaikan sejarah dan tuntutan mereka atas lahan Isenpatow Bonow.

“Kami akan memediasi, memverifikasi, dan menelusuri seluruh dokumen yang ada. Bila perlu, kami koordinasikan langsung dengan Kementerian ATR/BPN. Namun selama proses berjalan, kami minta masyarakat menahan diri dan menjaga kamtibmas,” ujar Kapolda.

Komitmen Polri tidak berhenti di ruang rapat. Pukul 14.20 WIB, Kapolda Lampung bersama Forkopimda turun langsung ke lahan Isenpatow Bonow, berdialog dengan sekitar 40 warga yang menduduki lokasi.

“Aspirasi masyarakat kami catat dan tindak lanjuti. Solusi terbaik pasti dicari, namun harus melalui proses hukum yang benar. Kami minta semua pihak menjaga kondusivitas dan tidak terpancing provokasi,” kata Kapolda di hadapan warga.

Kapolda memastikan bahwa: Pengukuran ulang HGU akan dilakukan pada hari Senin, Berkas perpanjangan HGU dari ATR/BPN sedang diverifikasi, Masyarakat dapat ikut memantau proses penyelesaian.

Perwakilan masyarakat Dari 3 kampung Bakung Memberikan Rasa Terimakasih dan menyatakan kepercayaan penuh kepada Kapolda Lampung agar peninjauan lahan dilakukan secara objektif.

“Kami Mengucapkan Rasa Syukur Dan Terimakasih Kepada Bapak Kapolda Yang Mau Terjun Langsung KeLapangan Untuk Mencari Jalan Yang Terbaik Serta Membantu Kami, Memperjuangkan Kami 3 Warga Bakung, Sekali Lagi Kami Ucapkan Terimakasih Kepada Bapak Kapolda” Ungkap Perwakilan Warga Dari 3 kampung Bakung

Akhirnya, masyarakat bersedia meninggalkan lokasi secara bertahap untuk kembali ke kampung masing-masing.

Pukul 15.10 WIB, Kapolda Lampung dan rombongan meninggalkan lokasi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

“Polri akan terus hadir menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus memastikan penyelesaian konflik agraria berjalan adil, transparan, dan berkeadaban,”pungkas Kapolda Lampung.

Polda Lampung menegaskan, sinergi antara Polri, TNI, Pemda, dan masyarakat menjadi kunci utama agar konflik lahan tidak berulang dan keadilan sosial benar-benar terwujud di Bumi Sai Bumi Nengah Nyappur. (Fs/Red) 

STIE Bima Gelar Expo 2025, Wadah Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat Kembangkan Ekonomi Kreatif


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Semangat kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat tergambar jelas dalam gelaran STIE Expo 2025 yang dibuka meriah di halaman Museum Istana Kesultanan Bima, Sabtu malam (28/06). Kegiatan ini menjadi ajang penting bagi mahasiswa dan pelaku usaha lokal untuk menampilkan karya, inovasi, dan potensi ekonomi kreatif yang ada di Bima.

Pembukaan STIE Expo tahun ini dihadiri oleh Plt. Asisten II Setda Kota Bima, H. Sukarno, SH, yang mewakili Pemerintah Kota Bima. Hadir pula sejumlah tokoh penting, seperti Ketua Dekranasda Kota Bima Hj. Badrah Ekawati A. Rahman, STR.Keb, Ketua STIE Bima Firdaus, SE, MM, Kepala Dinas Nakertrans Kota Bima, serta Ketua IWAPI Kota Bima Hj. Yani Marlina HM Qurais. Antusiasme tampak tinggi dari para mahasiswa dan warga yang memadati lokasi acara.

Mengusung konsep pameran ekonomi kreatif, STIE Expo tahun ini menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan rekreatif, mulai dari lomba fashion show, lomba mewarnai anak, wirausaha mahasiswa, festival kopi, senam sehat, seminar dan job fair, hingga bazar UMKM. Pameran ini juga menjadi etalase produk-produk lokal seperti tenun khas Bima, kuliner tradisional, dan olahan makanan berbasis potensi lokal.

Dalam sambutannya, H. Sukarno menyampaikan bahwa STIE Expo 2025 bukan sekadar agenda rutin kampus, namun telah berkembang menjadi ruang produktif yang menyatukan ide, kreativitas, dan semangat kewirausahaan dari berbagai elemen masyarakat.

“STIE Expo menjadi ruang aktualisasi diri, wadah inovasi, dan sarana membangun jejaring antara mahasiswa, pelaku UMKM, dan masyarakat umum. Pemerintah Kota Bima menyampaikan penghargaan atas kerja keras civitas akademika STIE Bima yang terus berkontribusi aktif bagi kemajuan pendidikan dan ekonomi daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong lahirnya pelaku-pelaku ekonomi baru yang kreatif dan adaptif. Kegiatan seperti STIE Expo dianggap sebagai media yang tepat dalam mendekatkan mahasiswa pada realitas dunia kerja, kewirausahaan, dan dinamika sosial di masyarakat.

 “Teruslah berkreasi, jadilah pelopor perubahan dan pemantik ide-ide segar bagi kemajuan Dana Mbojo tercinta,” pungkasnya.

STIE Expo 2025 diharapkan menjadi momentum lahirnya generasi muda yang tak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan global melalui pendekatan kreatif, kolaboratif, dan inovatif.(Sekjend MDG)