Media Dinamika Global

Selasa, 11 Agustus 2026

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gencarkan Kongkow Bersama Warga, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Jajaran Babinsa Koramil 1608-03/Sape terus meningkatkan komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan kongkow-kongkow di sejumlah desa binaan, Selasa (11/8/2026) malam. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungan warga.

Kegiatan dilaksanakan oleh sejumlah Babinsa di wilayah Kecamatan Sape dan Lambu dengan menyambangi serta berdialog langsung bersama masyarakat, khususnya kalangan remaja dan pemuda.

Babinsa Desa Rato, Sertu Wahyudin, memulai kegiatan sekitar pukul 19.45 WITA. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak warga binaan, terutama anak muda, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal.

Warga juga diimbau menghindari perselisihan yang dapat memicu permusuhan serta menjauhi penggunaan barang-barang terlarang yang dapat merusak diri sendiri, lingkungan maupun keluarga.

Sementara itu, Babinsa Desa Lambu, Serka Bambang, yang merupakan anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, melaksanakan kegiatan serupa sekitar pukul 20.10 WITA. Ia mengingatkan para orang tua agar meluangkan waktu untuk mengawasi dan memberikan nasihat kepada putra-putrinya.

Menurutnya, pengawasan terhadap anak perlu ditingkatkan, terutama pada malam hari, dengan mengingatkan mereka agar tidak keluar rumah hingga larut malam guna menghindari pergaulan yang dapat membawa pengaruh negatif.

Di Desa Bajo Pulau, Kecamatan Sape, Serda Ikhsan juga melaksanakan patroli kongkow-kongkow sekitar pukul 20.30 WITA. Ia mengajak masyarakat, khususnya para remaja, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Para remaja diingatkan untuk tidak melakukan kegiatan yang melanggar hukum serta menjauhi minuman keras dan obat-obatan terlarang. Serda Ikhsan juga menekankan agar setiap persoalan diselesaikan melalui jalur yang tepat dan tidak dengan tindakan main hakim sendiri.

“Jika terjadi suatu permasalahan, segera laporkan kepada pihak berwajib maupun pemerintah setempat,” demikian imbauan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.



Kegiatan serupa dilaksanakan Babinsa Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, Serka Sahrul, sekitar pukul 20.50 WITA. Bersama warga desa binaan, ia mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga kamtibmas dan mengantisipasi berbagai hal yang dapat mengganggu keamanan lingkungan.

Masyarakat juga kembali diingatkan agar tidak mengambil tindakan sendiri apabila terjadi persoalan. Setiap permasalahan diharapkan segera dilaporkan kepada aparat berwenang untuk mendapatkan penanganan sesuai ketentuan.

Melalui kegiatan kongkow-kongkow tersebut, jajaran Babinsa Koramil 1608-03/Sape berupaya membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat. Selain sebagai sarana menyerap informasi dari warga, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan kondusif.(Team.MDG.03)

Babinsa Kale’o Koramil 1608-03/Sape Bersama Warga Gelar Patroli Siskamling, Jaga Keamanan Wilayah Lambu

BIMA — Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Kale’o, Serda Sanusi bersama satu anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Selasa (11/8/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.10 WITA tersebut menyasar sejumlah titik di wilayah Desa Kale’o, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, khususnya kawasan permukiman warga dan tempat-tempat yang menjadi lokasi tongkrongan anak muda.

Dalam patroli tersebut, dua anggota Koramil turut bersama tiga aparat desa dan enam warga masyarakat. Kegiatan dilakukan sebagai bagian dari pemantauan situasi wilayah sekaligus langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.



Setibanya di Desa Kale’o sekitar pukul 20.20 WITA, anggota Koramil langsung melakukan pemantauan situasi di sejumlah lokasi. Selanjutnya, sekitar pukul 20.25 WITA, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Warga juga diingatkan untuk menghindari perselisihan yang dapat memicu pertengkaran maupun perkelahian. Petugas secara khusus mengingatkan kalangan anak muda agar mampu mengendalikan emosi dan menjauhi konsumsi minuman keras yang dapat memicu terjadinya keributan.

Selain itu, masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor diimbau tidak berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun mengganggu keselamatan pengguna jalan lainnya.

Patroli kemudian dilanjutkan dengan pemantauan di wilayah desa binaan hingga sekitar pukul 21.25 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan patroli Siskamling tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta mencegah potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada malam hari.(Team.MDG.03)

Resmikan Pencanangan Gerakan Sumur Kompos Di Bank Sampah, Bupati Qudrotul Peran Serta Masyarakat Tanggulangi Persoalan Sampah.


Tulang Bawang, Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Bupati Tulang Bawang Drs. Qudrotul Ikhwan.,MM didampingi Ketua TP PKK Tulang Bawang Ibu Herlinawati Qudrotul.,SH menghadiri kegiatan Penimbangan Sampah Anorganik dan Pencanangan Gerakan Sumur Kompos berlokasi di Pasar Tugu lkan Jelabat, Kelurahan Menggala Kota,Kecamatan Menggala, Selasa 11 Agustus 2026.

Gerakan Sumur Kompos diawali di dua titik, yakni Kecamatan Menggala dan Kecamatan Banjar Agung, sebagai langkah nyata mendorong pengelolaan sampah dari sumbernya.

Dalam Sambutannya Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan, berharap gerakan ini dapat terus berkembang dan menjadi gerakan bersama dalam mewujudkan lingkungan Tulang Bawang yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Saat ini dengan jumlah 1000 anggota bank sampah diharapkan terus bertambah dan berkembang anggota agar lebih banyak warga masyarakat yang ikut bergabung sebagai anggota bank sampah yang memiliki nilai ekonomis bagi anggota bank sampah yang menyetorkan sampah rumah tangga baik itu organik maupun non organik baik itu dikecamatan menggala maupun kecamatan banjar agung, ujarnya. 

Selain itu, Dalam kesempatan ini, pemerintah tulang bawang juga mengajak segenap masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan sampah sekaligus lebih bijak dalam memandang sampah. Di tangan yang tepat, sampah memiliki nilai tambah yang cukup baik.

Saya yakin apabila segenap elemen masyarakat mampu memanfaatkan dan mengelola sampah secara bijak, lingkungan yang asri dan sehat pasti akan segera tercipta sehingga akan berdampak langsung terhadap meningkatnya taraf kesehatan masyarakat.

Masyarakat yang sehat merupakan salah satu fondasi utama terwujudnya Tulang Bawang sebagai Kabupaten UDANG MANIS (Unggul, Damai, Aman, Nyaman, Guyub, Mandiri, Agamis, Natural, Inovatif, dan Sejahtera).Tutup Qudrotul Ikhwan Bupati Tulang Bawang.

SDN Inpres Sangari Desa Mbawa Kecamatan Donggo: Tolak Kasek Kiriman "Angin Hantu" Warga Tutup Sekolah, Minta Perioritas Tuan Rumah


Donggo, Media Dinamika Global.id.-- Sumarjan, S.Pd, Kepala Sekolah (Kasek) SDN Inpres Sangari, Desa Mbawa Kecamatan Donggo, sosok yang baru dua hari memimpin mengantikan Nasaruddin, S.Pd.,SD itu, konon kabarnya ditolak oleh warga setempat pada, Senin (10/8/2026).

Penolakan terhadap Sumarjan, S.Pd tersebut dilakukan oleh masyarakat dengan menyegel sekolah, menuntut Pemerintah Daerah Kabupaten Bima untuk meninjau kembali keputusannya dengan nomor 821.2/440/07.2/Tahun 2026.

Warga menilai figur tersebut adalah figur siluman, tidak ikut terdaftar namanya dalam deretan pelantikan jabatan fungsional pekan lalu, tidak lolos dalam seleksi Calon Kepala Sekolah (Cakep) namun secara tiba-tiba dikeluarkan SK jadi Kasek di SDN Inpres Sangari.

Tidak tinggal diam, warga Desa Mbawa berbondong-bondong melakukan kegiatan penyegelan terhadap sekolah tersebut. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Bima yang tidak menjunjung tinggi nilai serta konsep meritokrasi.

Ketua Pemuda Desa Mbawa, Irmansyah dalam keterangannya menjelaskan bahwa dirinya bersama masyarakat Desa Mbawa menolak Sumarjan, S.pd, karena tidak berdasar skep rotasi-mutasi.

"Kepala sekolah yang baru mengantikan Nasaruddin ini orang mana dulu, tidak lolos Cakep, tidak disebut namanya dalam pelantikan, siapa yang kirim orang ini, mengapa tiba- tiba memimpin sekolah kami, Ini murni siluman pasti kiriman "setan"," tutur dia penuh emosi.

Lebih lanjut, ia berharap Bupati Bima, BKD dan Diklat serta Dikpora Kabupaten Bima untuk mempertimbangkan kembali keputusannya bila benar SK itu sumbernya dari Daerah, serta mengkonfirmasi setiap keputusan itu bersama masyarakat demi stabilitas pendidikan di SDN Inpres Sangari.

"Orang Mbawa SDMnya bagus-bagus, yang sesuai kriteria juga masih banyak. Saya heran kenapa tidak dipake," tanyanya.

Sementara itu, eks Kepala Sekolah Nasaruddin, S.Pd.,SD dalam keterangannya menjelaskan bahwa peristiwa itu murni "perampokan jabatan" jauh dari konsep Bima Bermartabat.


"Sebagai pejabat lama harusnya ada surat pemberitahuan atau surat pemberhentian. Rotasi-mutasi jabatan RT saja ada kordinasi lebih awal dari kepala desanya" imbuh dia.

Bila benar, sambung dia, Sumarjan adalah kiriman dari Pemerintah Daerah artinya Daerah telah mengeluarkan SK ganda untuk Kepala Sekolah SDN Inpres Sangari.

"Jabatan saya belum dicabut, terus diterbitkan SK baru. SK dia bawa kemarin, saat pelantikan tidak ada nama dia, ada vidionya tidak disebutkan namanya," tegasnya.

Eks Kasek SDN Inpres Sangari 9 tahun lolos Cakep 2017 itu, berharap adanya peninjauan kembali SK tersebut bila benar-benar dari daerah atau dari oknum yang mengatasnamakan Pemerintah Daerah Kabupaten Bima.


Sementara itu, Kepala UPT Dikpora Kecamatan Donggo, Rostina, S.Pd.,M.Pd belum berhasil dikonfirmasi.(Sekjend MDG)

Babinsa Rato Koramil 1608-03/Sape Monitoring Gerak Jalan Indah SD/MI Se-Kecamatan Lambu Sambut HUT RI ke-81


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id— Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, Babinsa Desa Rato, Koramil 1608-03/Sape, Sertu Wahyudin, melaksanakan monitoring kegiatan Gerak Jalan Indah tingkat SD/MI se-Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kecamatan Lambu tersebut merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat kecamatan. Gerak Jalan Indah diikuti oleh para siswa SD/MI dari berbagai sekolah se-Kecamatan Lambu.




Kegiatan dimulai sekitar pukul 13.00 WITA. Seluruh peserta berkumpul di titik start yang berada di Lapangan Bola Desa Lanta Barat, Kecamatan Lambu. Selanjutnya, pada pukul 13.10 WITA, para peserta dilepas oleh unsur Muspika Kecamatan Lambu bersama panitia HUT ke-81 RI tingkat Kecamatan Lambu.

Para peserta menempuh rute melalui Desa Lanta Timur dan berakhir di Lapangan Temba Romba, Desa Rato. Peserta pertama mulai memasuki garis finis sekitar pukul 14.20 WITA dan disambut oleh unsur Muspika Kecamatan Lambu bersama panitia penyelenggara.

Hingga pukul 17.50 WITA, seluruh peserta Gerak Jalan Indah tingkat SD/MI se-Kecamatan Lambu telah memasuki garis finis. Kegiatan kemudian berakhir pada pukul 18.00 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Wahyudin selaku Babinsa Desa Rato turut melakukan monitoring guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan tertib. Kehadiran Babinsa juga menjadi bagian dari upaya menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Lambu, Danpos Ramil Lambu, Kapolsek Lambu, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Lambu, Korwil Kecamatan Lambu, ketua panitia penyelenggara, para kepala UPT se-Kecamatan Lambu, kepala desa se-Kecamatan Lambu, serta kepala sekolah se-Kecamatan Lambu.

Gerak Jalan Indah tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi sarana menanamkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, sportivitas, dan kebersamaan kepada generasi muda, khususnya para pelajar di Kecamatan Lambu.(Team.MDG.03)

KB Aqila Pre School Siap Meriahkan Lomba Karnaval Kemerdekaan HUT RI ke-81


SAPE.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 11 Agustus 2026 — KB Aqila Pre School siap berpartisipasi dalam Lomba Karnaval Kemerdekaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun 2026.

Kegiatan karnaval tersebut akan dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, dan diikuti oleh berbagai peserta sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

KB Aqila Pre School turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk semangat untuk memeriahkan momentum kemerdekaan sekaligus menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada anak-anak sejak usia dini.

Lomba Karnaval Kemerdekaan tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema tersebut menjadi semangat bersama dalam menyambut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dengan penuh antusiasme, para peserta didik dan pendidik KB Aqila Pre School siap tampil dalam kegiatan karnaval dengan membawa semangat kebersamaan, kreativitas, dan cinta tanah air.(Team.MDG.03)

TK Kembang Seroja Na’e Sape Siap Meriahkan Lomba Karnaval Kemerdekaan HUT RI ke-81 pada Rabu Besok


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 11 Agustus 2026 — TK Kembang Seroja Na’e, Kecamatan Sape, siap turut memeriahkan Lomba Karnaval Kemerdekaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Kegiatan karnaval tersebut akan dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Keikutsertaan TK Kembang Seroja Na’e Sape menjadi salah satu bentuk semangat dalam menyambut peringatan kemerdekaan sekaligus menanamkan nilai-nilai cinta tanah air kepada anak-anak sejak usia dini.

Melalui kegiatan karnaval, para peserta diharapkan dapat menampilkan kreativitas, semangat kebangsaan, serta kekompakan dalam memeriahkan momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Dengan persiapan yang telah dilakukan, TK Kembang Seroja Na’e siap tampil dan memberikan warna tersendiri dalam kemeriahan Lomba Karnaval Kemerdekaan yang digelar di wilayah Sape.(Team.MDG.03)

Dari Hilirisasi hingga Gili Tramena, Gubernur NTB dan Komisi VII Perkuat Transformasi Ekonomi NTB

Pemprov NTB saat menerima Komisi VII DPR RI, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Komisi VII DPR RI memperkuat sinergi mendorong transformasi ekonomi daerah melalui hilirisasi, penguatan sektor pangan, dan pengembangan pariwisata berkualitas. Komitmen tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI yang dipimpin Ketua Komisi VII Saleh Partaonan Daulay saat bertemu Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Ruang Rapat Tambora, Kantor Gubernur NTB, Selasa (11/8).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Miq Iqbak memaparkan perkembangan ekonomi NTB yang semakin positif. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah tidak lagi semata bertumpu pada pertambangan, tetapi semakin diperkuat sektor pertanian dan pariwisata.

Salah satu indikatornya terlihat dari Nilai Tukar Petani (NTP) NTB yang mencapai 132, meningkat dari sebelumnya 123 dan berada di atas rata-rata nasional sebesar 127. Menurut Miq Iqbal, kondisi tersebut menunjukkan sektor pertanian semakin memberikan prospek ekonomi yang baik bagi petani, terutama pada subsektor hortikultura dan perkebunan.

“Ini menunjukkan bahwa sektor pertanian kita memberikan return yang cukup baik bagi petani. Hortikultura dan perkebunan juga tumbuh cukup baik,” ujar Miq Iqbal.

Untuk memperbesar manfaat ekonomi tersebut, Pemprov NTB mendorong hilirisasi agar komoditas daerah tidak hanya diproduksi, tetapi juga diolah dan menghasilkan nilai tambah di dalam daerah. Salah satunya pada sektor perikanan, khususnya udang vaname, yang sebagian produksinya masih dikirim ke luar NTB untuk diproses dan diekspor.

“Prioritas kami adalah mendorong investasi hilirisasi di NTB. Minimal sampai proses packing, sehingga dokumen dan status ekspornya dapat tercatat atas nama NTB,” jelasnya.

Di sektor peternakan, pemerintah juga mendorong pengembangan pakan mandiri berbasis potensi lokal untuk menekan biaya produksi. Jagung menjadi salah satu bahan utama, sementara kelor dikaji sebagai bahan alternatif karena ketersediaannya melimpah dan memiliki kandungan nutrisi.

“Kita ingin melihat bagaimana kelor dapat menjadi bagian dari solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan pakan dari luar,” katanya.

Selain pengembangan industri pakan skala lokal, Pemprov NTB mendorong kawasan percontohan sapi perah terintegrasi di Sembalun, mulai dari pakan dan pembibitan hingga pengolahan susu dan produk turunannya.

Di sektor pariwisata, Gubernur menyampaikan bahwa kunjungan wisatawan ke NTB terus menunjukkan tren positif. Namun, pemerintah tidak hanya mengejar jumlah kunjungan, melainkan mengarahkan pengembangan pariwisata pada konsep quality tourism, dengan memperhatikan lama tinggal, belanja wisatawan, keberlanjutan lingkungan, dan pelestarian budaya.

“Yang kita kejar bukan hanya jumlah wisatawan, tetapi kualitas wisatawan, lama tinggal, dan belanjanya. Pada saat yang sama kita harus memastikan budaya lokal dan daya dukung lingkungan tetap terjaga,” tegasnya.

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Gili Tramena (Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air). Miq Iqbal menegaskan bahwa pengembangan kawasan tersebut harus disertai penyelesaian persoalan mendasar, termasuk status kawasan, lahan, air bersih, dan sampah.

Pemprov NTB bersama pemerintah pusat dan sejumlah lembaga terkait tengah mengupayakan penyelesaian status kawasan secara menyeluruh.

“Kami ingin persoalan ini selesai pada akhir tahun. Penyelesaiannya harus one for all, semua kita selesaikan, baik dari sisi hukum maupun konservasi,” jelas Miq Iqbal.

Untuk mendukung pengembangan kawasan, Pemprov NTB juga menyiapkan solusi air bersih melalui sistem beach well, sementara pengelolaan sampah diarahkan melalui teknologi pengolahan yang sesuai dengan karakter kepulauan.

Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi paparan Gubernur dan menilai Gili Tramena memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan mancanegara. Menurutnya, kawasan tersebut dapat menjadi salah satu destinasi yang memperluas pemerataan kunjungan wisatawan di luar Bali.

“Wisatawan yang datang dari luar negeri jangan hanya mengenal Bali. Destinasi seperti Gili Meno, Gili Air, dan Gili Trawangan juga harus kita arahkan menjadi bagian dari perjalanan wisata mereka,” katanya.

Saleh memastikan berbagai aspirasi Pemprov NTB akan menjadi bahan pembahasan Komisi VII bersama kementerian dan lembaga mitra, termasuk terkait pengembangan pariwisata, infrastruktur, lingkungan, air bersih, pengelolaan sampah, serta penguatan industri pakan lokal dan UMKM.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk memastikan potensi NTB tidak berhenti sebagai sumber daya, tetapi diolah menjadi nilai tambah, investasi, lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat. Melalui hilirisasi, penguatan pangan, dan pariwisata berkualitas, NTB terus membangun fondasi ekonomi yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.

Redaksi |

Semangat Kemerdekaan, Regu Putri SDN Inpres Ntori Ikut Gerak Jalan Indah Tingkat SD/MI Se-Kecamatan Wawo

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, Regu Putri dari SDN Inpres Ntori turut ambil bagian dalam kegiatan Gerak Jalan Indah tingkat SD/MI se-Kecamatan Wawo, yang digelar pada Selasa (11/8/2026). 

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di wilayah Kecamatan Wawo, sebagai wujud kecintaan dan semangat kebangsaan generasi muda terhadap tanah air. SDN Inpres Ntori mengirimkan perwakilan regu putra dan regu putri yang tampil penuh semangat, disiplin, dan mengenakan penampilan yang rapi serta menarik.

Perlombaan mengambil titik mula (start) dari Lapangan Desa Kambilo. Dari sana, para peserta menempuh rute sepanjang kurang lebih 3,5 kilometer hingga menyentuh garis akhir (finis) di Lapangan Umum Kecamatan Wawo. 

Kepala Sekolah SDN Inpres Ntori, Nur Ahdiat, S.Pd., menyampaikan kebanggaannya atas partisipasi siswa-siswinya. “Kami sangat mendukung kegiatan positif ini. Selain untuk memeriahkan HUT RI, ini menjadi sarana melatih kepercayaan diri, kekompakan, dan menanamkan nilai-nilai patriotisme sejak dini kepada anak-anak,” ujarnya.

Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan, berbaris tertib dengan irama yang kompak sepanjang rute perjalanan. Kehadiran Regu Putra dan regu putri SDN Inpres Ntori turut menyemarakkan suasana dan mendapatkan apresiasi dari warga masyarakat yang menyaksikan di pinggir jalan.

Melalui ajang ini, diharapkan semangat persatuan dan kebersamaan antar pelajar di Kecamatan Wawo semakin terjalin erat. Partisipasi aktif ini juga menjadi bukti bahwa SDN Inpres Ntori terus berkomitmen membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Kegiatan Gerak Jalan Indah ini berakhir dengan lancar dan penuh kegembiraan, menjadi kenangan berharga dalam memeriahkan hari kemerdekaan bangsa di lingkungan Kecamatan Wawo. (MDG05)  

Semarak HUT Ke -81 RI, Ratusan Siswa SD/MI se- Kecamatan Wawo Unjuk Kekompakan Dalam Lomba Gerak Jalan Indah

Foto : Camat Wawo didampingi Kapolsek
Wawo dan Danramil 1608-06/Wawo
Melepas Peserta GJI Tingkat SD/MI

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Langkah kaki para pelajar menghidupkan suasana jalanan di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam Lomba Gerak Jalan indah Tingkat Sekolah Dasar (SD)/MI se-Kecamatan Wawo. Pada Selasa (11/8/2026).

Sebanyak 44 regu dari berbagai sekolah dasar ambil bagian menampakkan kekompakan, kedisiplinan, dan semangat tinggi demi menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Perlombaan mengambil titik mula (start) dari Lapangan Desa Kambilo. Dari sana, para peserta menempuh rute sepanjang kurang lebih 3,5 kilometer hingga menyentuh garis akhir (finis) di Lapangan Umum Kecamatan Wawo . Sepanjang perjalanan, para siswa konsisten menjaga kerapian barisan dan keseragaman langkah di tengah atmosfer perayaan kemerdekaan yang semarak.

Tak sekadar menjadi ajang perebutan gelar regu terbaik, lomba gerak jalan ini berfungsi sebagai wadah edukasi karakter. Setiap anggota regu dituntut menjaga ritme langkah, mematuhi aba-aba, dan saling menyelaraskan diri agar barisan tetap utuh hingga akhir rute.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Wawo Syarifudin Bahsyar,S Sos, Korwil Dikbudpora Kec. Wawo Ismail, S. Pd, Kapolsek Wawo Iptu Iksan, SH, Danramil 1608-06/Wawo Kapten Inf. Armansyah, Wakapolsek Wawo Ipda Abdul Haris, Ketua PKK Kec. Wawo Ny. Samsuryati, A. Me. Keb, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 7 Koramil 1608-06/Wawo Ny. Rinah Armansyah, para kepsek, guru, para kepala desa, dan para panitia. Kehadiran jajaran pemerintah,TNI,Polri, Satpol PP Kecamatan Wawo dan Dishub Kab.Bima tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan positif anak muda, sekaligus memastikan acara berlangsung aman, tertib, dan lancar. 

Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S.Sos, menyampaikan bahwa lomba gerak jalan tidak hanya menjadi bagian dari pesta rakyat memperingati HUT RI Ke-81 tetapi juga memuat nilai pendidikan mendalam bagi para siswa.

"Gerak jalan ini bukan hanya tentang siapa yang paling cepat sampai di garis finis. Ada nilai disiplin, kekompakan, kebersamaan, variasi dan sportivitas yang ingin kita tanamkan kepada anak-anak sejak dini. Kami berharap mereka bisa menikmati kegiatan ini sekaligus memetik nilai positif di dalamnya," ujar Syarifudin Bahsyar, S. Sos. 

Ia menambahkan, kegiatan yang melibatkan pelajar seperti ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antarsekolah. Semangat kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremonial perayaan semata, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.

"Yang paling utama adalah bagaimana anak-anak belajar bekerja sama dan saling menghargai. Semangat seperti inilah yang perlu terus kita pupuk karena mereka adalah generasi penerus pembangunan bangsa," imbuhnya.

Setibanya di Lapangan Umum Kecamatan Wawo, para peserta menuntaskan seluruh rute dengan penuh antusiasme. Acara ini menjadi salah satu bentuk perayaan kemerdekaan yang inklusif dan merakyat, khususnya bagi generasi muda.

Melalui agenda ini, Kecamatan Wawo tidak hanya menyuguhkan hiburan yang meriah, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai perjuangan secara sederhana dan menyenangkan. Langkah footstep para pelajar sejauh 3,5 kilometer tersebut menjadi simbol bahwa estafet semangat kemerdekaan akan terus mengalir dari generasi ke generasi. (MDG05)