![]() |
| Foto : Camat Wawo didampingi Kapolsek Wawo dan Danramil 1608-06/Wawo Melepas Peserta GJI Tingkat SD/MI |
BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Langkah kaki para pelajar menghidupkan suasana jalanan di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam Lomba Gerak Jalan indah Tingkat Sekolah Dasar (SD)/MI se-Kecamatan Wawo. Pada Selasa (11/8/2026).
Sebanyak 44 regu dari berbagai sekolah dasar ambil bagian menampakkan kekompakan, kedisiplinan, dan semangat tinggi demi menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Perlombaan mengambil titik mula (start) dari Lapangan Desa Kambilo. Dari sana, para peserta menempuh rute sepanjang kurang lebih 3,5 kilometer hingga menyentuh garis akhir (finis) di Lapangan Umum Kecamatan Wawo . Sepanjang perjalanan, para siswa konsisten menjaga kerapian barisan dan keseragaman langkah di tengah atmosfer perayaan kemerdekaan yang semarak.
Tak sekadar menjadi ajang perebutan gelar regu terbaik, lomba gerak jalan ini berfungsi sebagai wadah edukasi karakter. Setiap anggota regu dituntut menjaga ritme langkah, mematuhi aba-aba, dan saling menyelaraskan diri agar barisan tetap utuh hingga akhir rute.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Wawo Syarifudin Bahsyar,S Sos, Korwil Dikbudpora Kec. Wawo Ismail, S. Pd, Kapolsek Wawo Iptu Iksan, SH, Danramil 1608-06/Wawo Kapten Inf. Armansyah, Wakapolsek Wawo Ipda Abdul Haris, Ketua PKK Kec. Wawo Ny. Samsuryati, A. Me. Keb, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 7 Koramil 1608-06/Wawo Ny. Rinah Armansyah, para kepsek, guru, para kepala desa, dan para panitia. Kehadiran jajaran pemerintah,TNI,Polri, Satpol PP Kecamatan Wawo dan Dishub Kab.Bima tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan positif anak muda, sekaligus memastikan acara berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S.Sos, menyampaikan bahwa lomba gerak jalan tidak hanya menjadi bagian dari pesta rakyat memperingati HUT RI Ke-81 tetapi juga memuat nilai pendidikan mendalam bagi para siswa.
"Gerak jalan ini bukan hanya tentang siapa yang paling cepat sampai di garis finis. Ada nilai disiplin, kekompakan, kebersamaan, variasi dan sportivitas yang ingin kita tanamkan kepada anak-anak sejak dini. Kami berharap mereka bisa menikmati kegiatan ini sekaligus memetik nilai positif di dalamnya," ujar Syarifudin Bahsyar, S. Sos.
Ia menambahkan, kegiatan yang melibatkan pelajar seperti ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antarsekolah. Semangat kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremonial perayaan semata, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.
"Yang paling utama adalah bagaimana anak-anak belajar bekerja sama dan saling menghargai. Semangat seperti inilah yang perlu terus kita pupuk karena mereka adalah generasi penerus pembangunan bangsa," imbuhnya.
Setibanya di Lapangan Umum Kecamatan Wawo, para peserta menuntaskan seluruh rute dengan penuh antusiasme. Acara ini menjadi salah satu bentuk perayaan kemerdekaan yang inklusif dan merakyat, khususnya bagi generasi muda.
Melalui agenda ini, Kecamatan Wawo tidak hanya menyuguhkan hiburan yang meriah, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai perjuangan secara sederhana dan menyenangkan. Langkah footstep para pelajar sejauh 3,5 kilometer tersebut menjadi simbol bahwa estafet semangat kemerdekaan akan terus mengalir dari generasi ke generasi. (MDG05)



