Media Dinamika Global

Sabtu, 23 Mei 2026

Anggota DPRD NTB, H. Muhamad Aminurlah Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M


Mataram, Media Dinamika Global – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, H. Muhamad Aminurlah, S.E., Dapil VI, Fraksi Partai PAN menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi kepada seluruh masyarakat NTB.

Dalam momentum penuh makna ini, H. Muhamad Aminurlah mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai sarana memperkuat keikhlasan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M. Semoga semangat berkurban membawa keberkahan, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ucapnya.

Ia juga berharap nilai-nilai pengorbanan dan kebersamaan yang terkandung dalam Idul Adha dapat menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, dan sejahtera di Nusa Tenggara Barat.

Redaksi I

Kepala Dinas ESDM NTB Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H


Mataram, Media Dinamika Global – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Samsudin, S.Hut., M.Si., menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi kepada seluruh masyarakat NTB.

Dalam momentum penuh makna ini, Samsudin mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai sarana memperkuat keikhlasan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M. Semoga semangat berkurban membawa keberkahan, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Samsudin.

Ia juga berharap Hari Raya Idul Adha menjadi momentum memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan persatuan dalam membangun NTB Makmur dan Mendunia.

Redaksi |

SPPG Uma Lengge Wawo dan Mitra Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Korban Kebakaran Desa Lido


BIMA,Mediadinamikaglobal.id - Menunjukkan kepedulian tinggi terhadap sesama dan semangat kemanusiaan, SPPG Maria 3 atau SPPG Uma Lengge yang berada di bawah naungan Koperasi Syariah Uma Lengge Kecamatan Wawo, menyalurkan bantuan sosial kepada warga Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang baru saja mengalami musibah kebakaran pada tanggal 16 Mei 2026. 

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung di posko penerimaan dan penyaluran di kantor Desa Lido sebagai wujud nyata kehadiran lembaga dalam meringankan beban masyarakat.

Kebakaran yang melanda Desa Lido telah memakan sebanyak 17 Unit rumah dan membuat puluhan warga kehilangan tempat tinggal serta harta benda. Melihat kondisi tersebut, staf SPPG Uma Lengge bersama Mitra Koperasi Syariah Uma Lengge bergerak cepat mengumpulkan bantuan yang dibutuhkan, dengan harapan dapat sedikit meringankan kesulitan yang sedang dialami oleh keluarga korban.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok sehari-hari, antara lain beras dan gula. 

Penyerahan dilakukan oleh Anton,S.Kep, St. Jaenab, S. Kep, bersama staf SPPG Uma Lengge, yang diterima langsung oleh Kepala Desa Lido yang didampingi langsung oleh Bhabinkamtibmas dan babinsa setempat. 

Pemilik dapur SPPG Uma Lengge H. Kasnun yang diwakili oleh Anton,S.Kep dalam keterangannya menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial lembaga serta pengamalan nilai-nilai syariah yang dipegang teguh oleh koperasi dan SPPG yaitu saling bantu, peduli, dan berbagi di saat sesama sedang tertimpa musibah.

“Kehadiran kami di sini adalah wujud keprihatinan dan kepedulian kami sebagai bagian dari masyarakat luas. Melihat saudara-saudara kita di Desa Lido tertimpa musibah kebakaran, hati kami tergerak untuk berbagi apa yang bisa kami bantu. Meskipun mungkin jumlahnya tidak seberapa dibandingkan kerugian yang mereka alami, namun kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat, sedikit meringankan beban, dan menjadi semangat agar warga tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan ini,” ungkapnya saat menyerahkan bantuan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa akan selalu berkomitmen terus menjalin silaturahmi lebih dekat dengan masyarakat, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan di tengah masyarakat.

Sementara, Kepala SPPG Uma Lengge, Arya Anang Putra Manggali, ST menambahian bahwa penyaluran bantuan bagi korban kebakaran di Desa Lido telah dilaksanakan oleh staf SPPG Uma Lengge bersama mitra SPPG Uma Lengge. Kegiatan ini melibatkan Mitra bersama Kepala SPPG, akuntan, serta ahli gizi sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat terdampak. 

"Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok yang terdiri dari beras dan gula, dengan harapan dapat meringankan beban para korban serta membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka pasca kebakaran," ungkapnya saat diwawancarai oleh awak media via whatsapp. Sabtu (23/5/2026). 

Sementara itu, perwakilan warga Desa Lido dan perangkat desa setempat menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh SPPG Maria 3 atau SPPG Uma Lengge Wawo. Bantuan tersebut dinilai sangat berarti dan sangat dibutuhkan warga yang saat ini kehilangan segalanya akibat amukan api.

“Terima kasih banyak kepada SPPG Uma Lengge dan Koperasi Syariah Uma Lengge dan seluruh Mitra, manajemen, pengurus serta anggotanya. Bantuan ini sangat berharga bagi kami yang saat ini sedang kesulitan. Semoga kebaikan dan kepedulian ini dibalas oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dengan rezeki yang melimpah dan keberkahan yang berlipat ganda untuk kemajuan koperasi ini,” ucap perwakilan warga. 

Kegiatan ini turut hadir Anton,S.Kep, St. Jaenab,S.Kep, Ka SPPG Arya Anang Putra Manggali, S.T., Akuntan Muhammad Giazqa Reyvaldi, S.Ak dan Ahli gizi Mutmainah, S.Tr.Gz.

Kegiatan penyaluran bantuan ini menutup rangkaian aksi sosial yang menunjukkan bahwa rasa persaudaraan dan kepedulian antarwarga, antarlembaga, dan antarwilayah tetap terjalin erat, terlebih saat bencana dan musibah datang menghampiri. (MDG05)  

Wakapolda NTB Kunjungi Polsek Ampenan dan Selaparang, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima


Mataram, Media Dinamika Global – Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, SIK., melakukan kunjungan kerja ke Mapolsek Ampenan dan Polsek Selaparang, Sabtu (23/05/2026). 

Kedatangan Wakapolda disambut langsung Kapolsek Ampenan Muhammad Ryanto bersama jajaran personel dan Kapolsek Selaparang Iptu Zulharman Lutfi SH., beserta seluruh personelnya. 

Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda NTB turut didampingi Karo SDM Polda NTB serta Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK. 

Kegiatan itu dilakukan sebagai bagian dari pengecekan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas personel di tingkat Polsek, sekaligus memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat berjalan optimal.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., menjelaskan bahwa kunjungan pimpinan tersebut merupakan bentuk pembinaan dan pengawasan langsung kepada personel jajaran.

“Kunjungan Wakapolda NTB dan Karo SDM ke Mapolsek Ampenan dan Selaparang ini sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan pimpinan terhadap personel jajaran,” ujarnya kepada media.

Dalam arahannya, Wakapolda NTB menekankan pentingnya kedisiplinan anggota dalam menjalankan tugas serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, personel juga diminta untuk terus meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan melalui patroli rutin maupun Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Tak hanya soal tugas kepolisian, Wakapolda juga memberikan perhatian terhadap kesehatan personel. 

Menurutnya, kondisi fisik yang prima sangat penting guna mendukung kesiapan anggota saat bertugas di lapangan.

Arahan tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh personel dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita berharap kunjungan Wakapolda NTB ini dapat meningkatkan semangat dan motivasi seluruh personel Polsek Ampenan dan Selaparang dalam melayani masyarakat serta menciptakan harkamtibmas yang kondusif di wilayah hukumnya,” tutup Kabid Humas.

Redaksi |

Mengukir Prestasi di Kancah Nasional, LAYLI ISTIQOH Putri Asal Bima Raih Juara III Lomba Debat Hukum Antar Kampus



Media Dinamika Global. Manado, 20 Mei 2026 – Kebanggaan besar kembali diukir putri daerah Nusa Tenggara Barat. Laili Istiqomah, mahasiswi Universitas Trisakti yang merupakan putri asli Desa Tolowata, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, berhasil membawa nama daerah harum di ajang bergengsi Lomba Debat Hukum Antar Kampus Se-Indonesia Tingkat Nasional. Ajang ini diselenggarakan oleh Universitas Sam Ratulangi, Manado, dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi ternama di seluruh Indonesia.

 Dalam kompetisi yang ketat dan penuh persaingan akademik ini, Laili Istiqomah tampil sebagai ujung tombak dan juru bicara utama dari tim delegasi Universitas Trisakti. Dengan ketajaman analisis, penguasaan materi hukum yang mendalam, serta kemampuan berargumen yang memukau, ia berhasil membuktikan kualitas dirinya hingga akhirnya menyabet gelar Juara III Tingkat Nasional. Prestasi ini semakin istimewa mengingat persaingan yang sangat ketat antar kampus besar di tanah air.

 Keberhasilan Laili Istiqomah ini tentu menjadi kebahagiaan yang luar biasa bagi kedua orang tuanya, Bapak Ilham Akbar, SKM dan Ibu Nurmuliani, S.Pd. Pasangan suami istri yang berdomisili di Desa Tolowata ini mengaku bangga sekaligus terharu mendengarkan langsung penampilan dan mendapati kabar keberhasilan anak gadisnya. Bagi mereka, pencapaian ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan bukti bahwa anak-anak dari daerah, khususnya dari Kabupaten Bima, mampu bersaing dan berprestasi setinggi langit di kancah nasional, di tengah persaingan mahasiswa dari kota-kota besar.

 "Kami sangat terharu dan bangga. Apalagi kami bisa mendengarkan langsung bagaimana Laili berbicara dan mempertahankan argumennya di sana. Perjuangan dan doa kami terbayar sudah," ujar perwakilan keluarga yang hadir, dengan mata berkaca-kaca. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata didikan dan dukungan penuh yang selalu diberikan Bapak Ilham Akbar dan Ibu Nurmuliani kepada putrinya demi meraih cita-cita setinggi-tingginya.

 Pihak Media Dinamika Global (MDG) turut menyampaikan rasa bangga dan haru yang mendalam atas capaian gemilang ini. Prestasi Laili Istiqomah diharapkan dapat menjadi obor semangat dan motivasi bagi seluruh pemuda dan pelajar di Kabupaten Bima, NTB. Semoga kisah sukses ini melahirkan lebih banyak lagi sosok-sosok hebat seperti Laili Istiqomah di masa depan, yang siap membawa nama daerah dan orang tua menuju kejayaan yang lebih tinggi di kancah nasional maupun internasional. Red.

 Penanggung Jawab MDG (E H)

SD IT Az-Zauti di Sape Bima Gelar Uji Publik Tahfiz Al-Qur’an untuk Cetak Generasi Rabbani


Sape, Bima.NTB.Media Dinamika Global .id— SD IT Az-Zauti di Sape, Kabupaten Bima, akan menggelar kegiatan Uji Publik Tahfiz Al-Qur’an bagi para siswa dan siswinya pada Ahad, 24 Mei 2026. Kegiatan ini akan dilaksanakan di lingkungan sekolah mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.

Uji publik tahfiz tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen SD IT Az-Zauti dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini, sekaligus upaya mencetak generasi rabbani yang berakhlak mulia, cerdas, dan dekat dengan nilai-nilai Islam.

Pihak sekolah menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang evaluasi hafalan Al-Qur’an para siswa, tetapi juga sebagai bentuk pertanggungjawaban pendidikan kepada orang tua serta bagian dari syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi anak-anak untuk terus menjaga dan mengamalkan hafalan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar panitia pelaksana kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, para siswa akan menampilkan kemampuan hafalan Al-Qur’an mereka di hadapan para guru, orang tua, serta tamu undangan yang hadir. Pihak sekolah juga mengajak masyarakat, khususnya orang tua dan seluruh sahabat SD IT Az-Zauti, untuk memberikan doa serta dukungan agar kegiatan berjalan lancar.

Melalui kegiatan ini, SD IT Az-Zauti berharap dapat terus melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat dan berakhlak mulia.(Team.MDG.03)

Jumat, 22 Mei 2026

Golkar NTB Gagap Kritik? Banjir Pemberitaan Sari Yuliati Dinilai Cermin Kepanikan Politik


Lombok, Media Dinamika Global – Ruang digital Nusa Tenggara Barat mendadak dipenuhi gelombang pemberitaan seragam yang mengangkat klaim capaian Anggota DPR RI Dapil NTB II Pulau Lombok, Sari Yuliati. Alih-alih menuai simpati publik, banjir publikasi yang terkesan terkoordinasi itu justru memantik cibiran dan kritik tajam dari aktivis hingga pengamat politik lokal.

Fenomena tersebut dinilai bukan sekadar upaya pencitraan biasa, melainkan indikasi kuat adanya kepanikan politik di lingkaran pendukung politisi Partai Golkar tersebut. Kritik kecil yang sebelumnya muncul di ruang publik disebut langsung dibalas dengan “serangan” puluhan berita tandingan, seolah ada kegelisahan besar yang sedang disembunyikan.

Direktur Nasional Politik (NasPol) NTB, Ardiansyah, menilai reaksi berlebihan itu memperlihatkan rapuhnya fondasi sosial dan politik yang menopang eksistensi Sari Yuliati di Pulau Lombok.

Menurutnya, secara sosiologis, kemunculan Sari Yuliati di panggung politik NTB sejak awal tidak dibangun dari kerja politik organik di akar rumput, melainkan lebih banyak bertumpu pada efek nama besar keluarga mantan mertuanya, almarhum Harun Al-Rasyid.

“Ketika figur politik tidak memiliki basis sosial yang benar-benar tumbuh dari bawah, maka kritik sekecil apa pun akan dianggap ancaman serius. Itu sebabnya muncul respons yang sangat reaktif dan terkesan panik,” ujar Ardiansyah.

Ia bahkan menyebut langkah “membanjiri” media dengan berita pembelaan sebagai bentuk nyata gagap politik.

“Kalau kerja politiknya kuat di lapangan, tidak perlu membredel ruang digital dengan propaganda berlebihan. Publik bisa menilai sendiri,” tegasnya.

Sorotan lebih keras datang dari kalangan pemuda. Mahmud, aktivis asal Parampuan, Lombok Barat, menyebut klaim keberhasilan melalui dana aspirasi atau pokok-pokok pikiran (Pokir) tidak layak dipuja berlebihan karena memang sudah menjadi hak normatif setiap anggota legislatif.

“Klaim pernah membawa program ke Lombok lewat dana aspirasi itu biasa saja. Itu melekat dengan jabatan. Yang dipertanyakan publik adalah keberanian memperjuangkan isu strategis masyarakat NTB secara nyata,” cetus Mahmud.

Ia mempertanyakan secara terbuka kontribusi konkret Sari Yuliati selama berada di Senayan, terutama saat duduk di Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.

Menurut Mahmud, Lombok sebagai salah satu kantong terbesar Pekerja Migran Indonesia (PMI) justru terus dihantui kasus kekerasan, kriminalisasi, hingga pemulangan jenazah pekerja migran tanpa ada langkah perjuangan yang terlihat signifikan.

“PMI NTB terus jadi korban. Banyak kasus hukum dan tragedi kemanusiaan terjadi. Pertanyaannya, apa yang benar-benar diperjuangkan untuk mereka selama di Komisi III?” sindirnya.

Tak berhenti di situ, Mahmud juga menyoroti minimnya keberpihakan terhadap petani dan buruh tembakau di Lombok. Padahal, menurutnya, sebagai kader partai besar dengan akses politik nasional, Sari Yuliati semestinya mampu mendorong kebijakan yang berpihak pada sektor riil masyarakat NTB.

“Lombok ini lumbung tembakau. Tapi mana perjuangan soal harga tembakau? Mana pembelaan terhadap nasib buruh pabrik tembakau? Jangan hanya sibuk membangun citra,” katanya tajam.

Di tengah derasnya kritik tersebut, muncul pula dorongan agar Partai Golkar NTB berhenti bergantung pada figur yang dianggap hanya “menumpang tenar” dari bayang-bayang masa lalu.

Sejumlah tokoh lokal disebut jauh lebih layak tampil sebagai representasi politik masyarakat Lombok, di antaranya Baiq Isvie Rupaeda, Mohan Roliskana, hingga Firadz Pariska.

Ardiansyah menilai Lombok sudah saatnya memiliki representasi politik yang benar-benar tumbuh dari denyut persoalan masyarakat lokal, bukan figur yang hanya mengandalkan nama besar keluarga dan pencitraan media.

“Kita butuh wakil rakyat yang urat nadinya menyatu dengan persoalan daerah. Bukan yang sibuk panik setiap kali dikritik,” tandasnya.

Fenomena ini pun mulai dibandingkan dengan ketegasan politik masyarakat Pulau Sumbawa yang selama ini dikenal keras menjaga marwah keterwakilan daerahnya di Senayan. Publik masih mengingat bagaimana resistensi besar muncul ketika partai mencoba mendorong figur non-organik untuk bertarung di Dapil NTB I.

Sementara, awak media ini terus berupaya mengkonfirmasi Sari Yuliati, hingga berita diterbitkan.

Redaksi |

War on Drugs! Tim Gabungan TNI-Polri Ringkus Pengedar Sabu di Empang, 70 Gram Barang Bukti Diamankan


Empang, Media Dinamika Global - Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan hasil. Tim gabungan TNI-Polri berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu melalui operasi tangkap tangan (OTT) di Kecamatan Empang, Jumat, (22/5/26) malam.

Operasi gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Kapten Cba Ruslan bersama personel Koramil 1607-02/Empang dan jajaran Polsek Empang setelah menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika di sebuah kamar kos di Dusun Karang Ponong, Desa Empang Atas.

Dalam operasi itu, aparat mengamankan seorang pria berinisial H alias Eros alias Eng (34), warga Desa Baru, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Terduga pelaku diketahui tinggal di sebuah kamar kos di Dusun Karang Ponong RT 001 RW 001 Desa Empang Atas, Kecamatan Empang.

Dari hasil penggerebekan dan penggeledahan, petugas menemukan tiga bungkus klip besar narkotika jenis sabu dengan berat bersih sekitar 70 gram. Selain itu, aparat juga mengamankan uang tunai sebesar Rp2.090.000 yang diduga hasil transaksi narkotika.

Tak hanya itu, sejumlah barang lain turut diamankan sebagai barang bukti, di antaranya satu buah bong, pipa kaca, sumbu, tiga korek gas, dua gunting, dua unit telepon genggam android merek OPPO dan Realme, satu dompet, serta kunci sepeda motor.

Berawal dari Laporan Warga

Pengungkapan kasus ini bermula saat Danramil 1607-02/Empang menerima laporan masyarakat sekitar pukul 19.00 WITA terkait dugaan transaksi sabu di wilayah Dusun Karang Ponong.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan segera melakukan briefing dan menyusun strategi penindakan. Sekitar pukul 22.20 WITA, aparat bergerak menuju lokasi menggunakan kendaraan pribadi dan melakukan pemantauan di sekitar tempat tinggal terduga pelaku.

Sekitar pukul 22.30 WITA, tim langsung melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan terduga pelaku di dalam kamar kosnya.

Selanjutnya, Wakapolsek Empang, Ipda Yayan Chandra Utama bersama personel Polsek Empang tiba di lokasi dan melakukan penggeledahan bersama anggota Koramil.

Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan tiga paket sabu yang disembunyikan di dalam dasbor sepeda motor milik terduga pelaku yang berada di dalam kamar kos. Aparat juga menemukan uang tunai yang diduga berasal dari hasil penjualan narkotika.


Usai diamankan di Polsek Empang, terduga pelaku kemudian dibawa ke Polres Sumbawa guna menjalani proses hukum lebih lanjut serta pengembangan terkait kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika lainnya.

Sinergi TNI-Polri dan Dukungan Masyarakat

Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata sinergitas TNI-Polri bersama masyarakat dalam memerangi peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Aparat mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Perang melawan narkotika, menurut aparat, merupakan tanggung jawab bersama demi melindungi generasi muda dan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta bebas dari bahaya narkoba. (Tim MDG)

Hari Bakti Ke-69 Kodam IX/Udayana, Kodim 1607/Sumbawa Tanam 9.000 Mangrove di Teluk Santong


Sumbawa, NTB. Media Dinamika Global.ud. Dalam rangka memperingati Hari Bakti Ke-69 Kodam IX/Udayana dengan tema “Bersama Rakyat Menuju Indonesia Maju”, Kodim 1607/Sumbawa menggelar kegiatan Karya Bhakti penanaman mangrove di kawasan UPTD Pelabuhan Perikanan Desa Teluk Santong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Sabtu, (23/5/26).

Kegiatan penanaman mangrove tersebut berlangsung penuh semangat kebersamaan dengan melibatkan sekitar 300 peserta dari unsur TNI, pemerintah daerah, mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat setempat. Sebanyak 9.000 bibit mangrove ditanam sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir dan upaya menjaga ekosistem pantai.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., Kadis Pertanian Kabupaten Sumbawa Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si., Danramil 1607-02/Empang Kapten Cba Ruslan, para pejabat staf Kodim 1607/Sumbawa, Warek III UNSA Muhammad Wildan, M.Pd., Camat Plampang Sudarli, S.Pt., M.Si., Sekcam Plampang Abdul Tholip, SH, Kepala Desa Teluk Santong Masjude, serta berbagai elemen masyarakat.

Peserta penanaman mangrove terdiri dari anggota Kodim 1607/Sumbawa, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Kodim 1607/Sumbawa, Ikatan Markas Anak Kolong (Imarakol), mahasiswa UNSA, Pramuka SMA Negeri 1 Plampang, hingga siswa SD Teluk Santong.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan penanaman mangrove secara bersama-sama di kawasan pesisir pelabuhan perikanan.

Di sela kegiatan, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., menyampaikan bahwa kegiatan karya bhakti tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Menurutnya, penanaman mangrove memiliki manfaat besar dalam menjaga ekosistem pesisir, mencegah abrasi pantai, serta mendukung keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial Hari Bakti Kodam IX/Udayana, tetapi juga bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga alam dan lingkungan. Dengan semangat kebersamaan, kita berharap mangrove yang ditanam hari ini dapat memberi manfaat besar bagi masyarakat dan masa depan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta yang bersama-sama berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan pesisir di wilayah Kabupaten Sumbawa. (Kodim 1607/Sumbawa/Tim MDG)

DUGAAN PENGHINAAN DIGITAL DILAPORKAN KE POLDA NTB, H. ABU BAKAR DIDAMPINGI KUASA HUKUM DAN DIVISI BIDANG HUKUM LPK-RI DPD NTB TEMPUH JALUR HUKUM SECARA RESMI


Mataram, Media Dinamika Global  — Dinamika penggunaan media sosial kembali menjadi perhatian publik setelah adanya laporan dugaan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik melalui media elektronik yang kini ditangani Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat.

H. Abu Bakar secara resmi mendatangi Polda NTB untuk menyampaikan laporan pengaduan terkait sejumlah postingan dan komentar pada media sosial Facebook yang dinilai telah menyerang kehormatan dan reputasinya di ruang publik digital.

Dalam proses pelaporan tersebut, H. Abu Bakar didampingi oleh tim kuasa hukum dari Kantor Hukum SAHRIL, S.H. & PARTNER, yakni, SAHRIL, S.H dan DIAN SISWADI HALISASWITA, S.H yang juga diketahui tergabung dalam Divisi Bidang Hukum LPK-RI DPD NTB.

Laporan tersebut telah diterima oleh Ditreskrimsus Polda NTB sebagaimana tertuang dalam surat Tanda Bukti Laporan Pengaduan Nomor: TBLP/217/V/2026/Ditreskrimsus tertanggal 22 Mei 2026.

Pihak kuasa hukum menjelaskan bahwa langkah hukum yang ditempuh bukan semata-mata untuk memperkeruh keadaan, melainkan sebagai upaya mencari kepastian hukum atas dugaan penyerangan nama baik melalui media sosial.

“Kami menghormati kebebasan berpendapat sebagai hak setiap warga negara. Namun kebebasan tersebut tetap memiliki batas hukum dan etika, terutama ketika telah menyentuh kehormatan, reputasi, dan hak pribadi seseorang,” ujar kuasa hukum H. Abu Bakar.

Menurut pihak pelapor, sejumlah bukti elektronik telah disampaikan kepada penyidik, meliputi seperti, screenshot postingan, komentar media sosial, dan dokumentasi akun, serta bukti elektronik lainnya yang dianggap relevan dengan perkara.

Kuasa hukum juga meminta agar seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional, objektif, dan mengedepankan asas praduga tak bersalah terhadap semua pihak yang terlibat.

“Biarlah proses hukum berjalan secara terbuka dan proporsional. Kami percaya penyidik akan bekerja berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku,” lanjutnya.

Perkara tersebut dilaporkan berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016, dan terakhir diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU ITE, khususnya terkait penghinaan dan/atau pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Selain itu, laporan juga berkaitan dengan ketentuan penghinaan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Disisi lain, pihak kuasa hukum turut mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpancing dalam menyebarkan narasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun fakta.

“Ruang digital harus menjadi ruang edukatif dan sehat, bukan ruang untuk saling menyerang. Karena setiap jejak digital pada akhirnya dapat dimintai pertanggungjawaban hukum,” tutupnya.

Saat ini perkara tersebut masih dalam tahap penanganan awal oleh penyidik Ditreskrimsus Polda NTB. Team LPK-RI / MDG ( E H ) La.