SPPG Uma Lengge Wawo dan Mitra Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Korban Kebakaran Desa Lido - Media Dinamika Global

Sabtu, 23 Mei 2026

SPPG Uma Lengge Wawo dan Mitra Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Korban Kebakaran Desa Lido


BIMA,Mediadinamikaglobal.id - Menunjukkan kepedulian tinggi terhadap sesama dan semangat kemanusiaan, SPPG Maria 3 atau SPPG Uma Lengge yang berada di bawah naungan Koperasi Syariah Uma Lengge Kecamatan Wawo, menyalurkan bantuan sosial kepada warga Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang baru saja mengalami musibah kebakaran pada tanggal 16 Mei 2026. 

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung di posko penerimaan dan penyaluran di kantor Desa Lido sebagai wujud nyata kehadiran lembaga dalam meringankan beban masyarakat.

Kebakaran yang melanda Desa Lido telah memakan sebanyak 17 Unit rumah dan membuat puluhan warga kehilangan tempat tinggal serta harta benda. Melihat kondisi tersebut, staf SPPG Uma Lengge bersama Mitra Koperasi Syariah Uma Lengge bergerak cepat mengumpulkan bantuan yang dibutuhkan, dengan harapan dapat sedikit meringankan kesulitan yang sedang dialami oleh keluarga korban.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok sehari-hari, antara lain beras dan gula. 

Penyerahan dilakukan oleh Anton,S.Kep, St. Jaenab, S. Kep, bersama staf SPPG Uma Lengge, yang diterima langsung oleh Kepala Desa Lido yang didampingi langsung oleh Bhabinkamtibmas dan babinsa setempat. 

Pemilik dapur SPPG Uma Lengge H. Kasnun yang diwakili oleh Anton,S.Kep dalam keterangannya menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial lembaga serta pengamalan nilai-nilai syariah yang dipegang teguh oleh koperasi dan SPPG yaitu saling bantu, peduli, dan berbagi di saat sesama sedang tertimpa musibah.

“Kehadiran kami di sini adalah wujud keprihatinan dan kepedulian kami sebagai bagian dari masyarakat luas. Melihat saudara-saudara kita di Desa Lido tertimpa musibah kebakaran, hati kami tergerak untuk berbagi apa yang bisa kami bantu. Meskipun mungkin jumlahnya tidak seberapa dibandingkan kerugian yang mereka alami, namun kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat, sedikit meringankan beban, dan menjadi semangat agar warga tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan ini,” ungkapnya saat menyerahkan bantuan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa akan selalu berkomitmen terus menjalin silaturahmi lebih dekat dengan masyarakat, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan di tengah masyarakat.

Sementara, Kepala SPPG Uma Lengge, Arya Anang Putra Manggali, ST menambahian bahwa penyaluran bantuan bagi korban kebakaran di Desa Lido telah dilaksanakan oleh staf SPPG Uma Lengge bersama mitra SPPG Uma Lengge. Kegiatan ini melibatkan Mitra bersama Kepala SPPG, akuntan, serta ahli gizi sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat terdampak. 

"Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok yang terdiri dari beras dan gula, dengan harapan dapat meringankan beban para korban serta membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka pasca kebakaran," ungkapnya saat diwawancarai oleh awak media via whatsapp. Sabtu (23/5/2026). 

Sementara itu, perwakilan warga Desa Lido dan perangkat desa setempat menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh SPPG Maria 3 atau SPPG Uma Lengge Wawo. Bantuan tersebut dinilai sangat berarti dan sangat dibutuhkan warga yang saat ini kehilangan segalanya akibat amukan api.

“Terima kasih banyak kepada SPPG Uma Lengge dan Koperasi Syariah Uma Lengge dan seluruh Mitra, manajemen, pengurus serta anggotanya. Bantuan ini sangat berharga bagi kami yang saat ini sedang kesulitan. Semoga kebaikan dan kepedulian ini dibalas oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dengan rezeki yang melimpah dan keberkahan yang berlipat ganda untuk kemajuan koperasi ini,” ucap perwakilan warga. 

Kegiatan ini turut hadir Anton,S.Kep, St. Jaenab,S.Kep, Ka SPPG Arya Anang Putra Manggali, S.T., Akuntan Muhammad Giazqa Reyvaldi, S.Ak dan Ahli gizi Mutmainah, S.Tr.Gz.

Kegiatan penyaluran bantuan ini menutup rangkaian aksi sosial yang menunjukkan bahwa rasa persaudaraan dan kepedulian antarwarga, antarlembaga, dan antarwilayah tetap terjalin erat, terlebih saat bencana dan musibah datang menghampiri. (MDG05)  

Comments