Media Dinamika Global

Selasa, 12 Mei 2026

Sekda NTB Lantik 35 Pejabat Fungsional, Dorong Birokrasi Fleksibel dan Berbasis Hasil

Sekda NTB Abul Chair saat Lantik pejabat fungsional
di Kantor Gubernur, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat reformasi birokrasi berbasis kinerja melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji 35 pejabat fungsional di lingkungan Pemprov NTB. Pelantikan yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Abul Chair, itu menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi yang lebih fleksibel, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil pelayanan publik.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Tambora Kantor Gubernur NTB, Selasa (12/5/26), dan diikuti pejabat fungsional dari berbagai perangkat daerah, biro, serta rumah sakit milik Pemerintah Provinsi NTB.

Sebanyak 35 pejabat fungsional yang dilantik ditempatkan pada sejumlah instansi strategis, di antaranya Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Dinas Kesehatan, Inspektorat, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Bappeda, BPBD, Satpol PP, Biro Organisasi, Biro Hukum dan HAM, RSUD Provinsi NTB, RS Mandalika, RS Mata NTB, hingga RSJ Mutiara Sukma.

Dalam sambutannya, Sekda NTB Abul Chair menegaskan bahwa pejabat fungsional memiliki posisi penting dalam mempercepat transformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas layanan pemerintah kepada masyarakat.

Menurutnya, birokrasi saat ini tidak lagi dapat bekerja dengan pola lama yang kaku dan bertumpu pada sekat-sekat struktural. ASN dituntut mampu bekerja lebih cepat, lincah, dan kolaboratif dalam menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin dinamis.

“Sekarang sistem kerja birokrasi tidak lagi hanya berjenjang dan administratif. Kita bergerak menuju sistem kerja yang lebih sederhana, berbasis tim, fleksibel, dan fokus pada hasil kerja organisasi,” tegas Abul Chair.

Ia menekankan bahwa reformasi birokrasi tidak cukup hanya melalui penyederhanaan struktur organisasi, tetapi harus diikuti perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur.

Karena itu, pejabat fungsional diharapkan tidak sekedar menjalankan rutinitas administratif, melainkan mampu menghadirkan inovasi, solusi, dan percepatan pelayanan publik di bidang tugas masing-masing.

“ASN harus siap bekerja secara flexible, changeable, dan moveable. Pengelolaan kinerja juga harus semakin akuntabel dan terukur,” ujarnya.

Abul Chair juga mengingatkan bahwa masyarakat kini menuntut pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan responsif. Dalam konteks tersebut, pejabat fungsional menjadi ujung tombak dalam memastikan pelayanan pemerintah berjalan efektif sekaligus mampu menjawab kebutuhan publik secara nyata.

Selain penguatan kapasitas teknis, Sekda NTB meminta seluruh pejabat yang dilantik terus menjaga nilai-nilai ASN BerAKHLAK, memperkuat integritas, meningkatkan kompetensi, dan membangun budaya kerja kolaboratif lintas sektor demi mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat fungsional yang dilantik hari ini. Amanah ini harus dijaga dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Pelantikan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam membangun birokrasi modern yang profesional, responsif, dan mampu beradaptasi dengan tuntutan tata kelola pemerintahan di era transformasi digital dan reformasi pelayanan publik.

Redaksi |

Dari Hal Kecil Hingga Kebutuhan Besar, Ady-Irfan Pastikan Rakyat Parado Terlayani Lewat "Selasa Menyapa"

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Ady-Irfan kembali membuktikan komitmennya untuk hadir dekat dengan masyarakat. Melalui program unggulan "Selasa Menyapa", rombongan pimpinan daerah turun langsung ke Kecamatan Parado, mendatangi warga dari desa ke desa, untuk memastikan seluruh aspirasi, keluhan, maupun kebutuhan masyarakat didengar, ditampung, dan dipenuhi mulai dari hal-hal kecil hingga kebutuhan pokok yang bersifat strategis. Agenda program selasa menyapa ini menyambangi warga di Desa Wane dan Desa Kanca, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Selasa (12/5/2026). 

Kegiatan rutin yang digelar setiap hari Selasa ini menjadi wadah utama komunikasi dua arah antara pemimpin dan rakyat. Di lokasi kegiatan, ratusan warga tampak antusias mendatangi pos pelayanan yang disiapkan, membawa berbagai persoalan dan harapan yang selama ini menjadi kebutuhan mereka. Mulai dari masalah administrasi kependudukan, bantuan sosial, perbaikan jalan desa, irigasi pertanian, hingga kebutuhan dasar seperti air bersih dan fasilitas sekolah, semuanya ditampung satu per satu.

Bupati Bima, Ady Mahyudi, dalam keterangannya menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah menghapus jarak antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, pelayanan publik tidak boleh menunggu warga datang ke kantor pemerintahan, melainkan pemerintahlah yang harus bergerak mendatangi warga, terutama di daerah-daerah yang aksesnya masih cukup jauh dari pusat kota.

“Prinsip kepemimpinan kami sederhana: rakyat adalah tuan, kami pelayanannya. Melalui Selasa Menyapa, kami ingin memastikan tidak ada satu pun warga yang terabaikan, tidak ada kebutuhan yang terlewatkan. Mulai dari urusan yang dianggap kecil seperti perizinan, surat-menyurat, hingga kebutuhan besar seperti pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi, semuanya harus kami layani dan kami penuhi sebaik mungkin,” tegas Bupati Bima. 

Ia menambahkan, kehadiran langsung di tengah masyarakat membuat pemerintah lebih peka terhadap kondisi nyata di lapangan. Banyak persoalan yang ternyata luput dari catatan administrasi, namun terungkap dan bisa segera diselesaikan saat turun langsung berdialog. Bagi Ady-Irfan, hal-hal yang dianggap sepele oleh sebagian pihak, justru menjadi hal yang sangat besar arti dan manfaatnya bagi warga yang membutuhkan.

“Bagi kami tidak ada urusan kecil. Kalau itu penting bagi rakyat, maka itu menjadi prioritas besar bagi kami. Kami tidak ingin ada keluhan yang hanya sekadar dicatat, tapi tidak ditindaklanjuti. Setiap aspirasi yang masuk hari ini, sudah kami catat, kami jadwalkan penyelesaiannya, dan akan kami pantau sampai tuntas,” tambahnya.

Warga Kecamatan Parado pun menyambut sangat gembira kehadiran rombongan Ady-Irfan. Banyak dari mereka mengaku sangat terbantu karena urusan yang biasanya memakan waktu dan tenaga harus ke kota, kini bisa diselesaikan langsung di desa masing-masing. Mereka juga merasa didengar dan diperhatikan, yang membuat harapan mereka terhadap kemajuan daerah semakin meningkat.

“Sangat senang dan berterima kasih. Baru kali ini ada pemimpin yang benar-benar turun sampai ke sini, bertanya apa yang kami butuhkan, dan langsung berjanji menyelesaikannya. Kami rasa diperhatikan, kami rasa ada yang menjaga kebutuhan kami,” ujar salah satu warga setempat. 

Selain mendengarkan keluhan, tim Ady-Irfan juga memberikan penyuluhan,penyaluran bantuan, serta mengecek kualitas pembangunan yang sudah terlaksana di wilayah Parado. Sementara dr. H. Irfan Zubaidy mengungkapkan program Selasa Menyapa ini akan terus digalakkan dan dibawa ke setiap kecamatan dan desa secara bergilir, hingga seluruh pelosok wilayah terjangkau dan seluruh kebutuhan rakyat terlayani dengan sempurna.

“Kepemimpinan Ady-Irfan adalah kepemimpinan untuk semua, tanpa membedakan wilayah, tanpa membedakan status. Kami bekerja siang malam agar masyarakat Parado dan seluruh warga daerah ini hidup lebih sejahtera, lebih nyaman, dan segala keperluannya terpenuhi dengan baik,” pungkasnya.

Kegiatan di Kecamatan Parado hari ini ditutup dengan komitmen bersama dan jadwal tindak lanjut yang sudah disusun, guna memastikan setiap poin aspirasi warga segera terwujud menjadi solusi nyata.(MDG05)  

Senin, 11 Mei 2026

Dapur Al Habir SPPG Bima Sape Bugis 2 Sajikan Menu Bergizi bagi Penerima Layanan


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dapur Al Habir SPPG Bima Sape Bugis 2 kembali menyiapkan menu makanan bergizi bagi para penerima layanan pada Selasa (12/5/2026). Menu yang disajikan kali ini terdiri dari nasi putih, ayam goreng serundeng, tahu goreng marinasi, timun kemangi, sambal, dan buah pisang.

Penyediaan menu tersebut merupakan bagian dari komitmen SPPG Bima Sape Bugis 2 dalam menghadirkan makanan sehat, lezat, dan bergizi seimbang untuk mendukung kebutuhan nutrisi para penerima manfaat.

Kombinasi lauk berprotein, sayuran segar, serta buah-buahan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi harian sekaligus meningkatkan semangat dan produktivitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pihak penyelenggara berharap pelayanan penyediaan makanan bergizi ini dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat penerima layanan.(Team.MDG.03)

Polda Lampung Bersama Kemenimipas Ungkap Kasus Love Scamming Jaringan Rutan Kelas IIB Kotabumi.


Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Polda Lampung Bersama Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan ungkap kasus love scamming atau Penipuan asmara yang dilakukan oleh narapidana dari dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kotabumi Lampung Utara, Senin 11 Mei 2026.

Kasus love scamming ini diungkap melalui Press Conference yang digelar Mapolda Lampung yang dihadiri oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Krisnajaya. serta Dirreskrimsus Kombes Pol Heri, Kabag Wasidik AKBP Sastra Budi, Kabid Humas Kombes Yuni. 

Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, mengatakan, pengungkapan sindikat penipuan berbasis cinta (love scamming) berskala besar ini merupakan hasil Join Investigasi dengan Kementerian Imigrasi.

“Pengungkapan kasus ini hasil dari kerjasama atau join investigasi dengan pihak Kementerian Imigrasi, sehingga dapat mengungkap kasus love scamming yang dikendalikan dari dalam Rutan Kotabumi,” ujar Kapolda,

Lebih lanjut dikatakan oleh Kapolda Lampung, bahwa dalam kasus ini setidaknya 137 tahanan di rutan Kotabumi diduga terlibat dalam aksi tindak kejahatan love scamming yang dilakukan secara berkelompok.

“Kami melakukan pemeriksaan terhadap 145 warga binaan (WB) dan 137 orang terindikasi ikut terlibat dalam kasus ini,” jelasnya.

Kapolda menyebutkan berdasarkan hasil penyelidikan, jumlah korban yang berhasil diidentifikasi mencapai 1.200 orang lebih, dengan 671 korban di antaranya terkait eksploitasi seksual berbasis daring. "Dari jumlah tersebut, sebanyak 249 korban diketahui telah melakukan transfer uang kepada pelaku.

Korban berasal dari sejumlah daerah, termasuk Jawa Timur dan Lampung, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rpl,4 miliar." Kapolda menambahkan. 

Dia menjelaskan bahwa modus yang dilakukan oleh para pelaku yakni mereka membuat akun media sosial dengan profil palsu yang menyerupai seorang anggota baik TNI maupun Polri guna menipu korbannya.

“Kegiatan tersebut telah dilakukan oleh para pelaku seja hingga April. Disalin Barang bukti yag betha il kami amankan yaitu 156 unit telepon seluler berbagai merek, satu buku tabungan bank, seragam dinas harian Polri, atribut kepolisian, pin reserse, hingga pakaian yang digunakan untuk mendukung aksi penyamaran," kata dia.

la pun menegaskan Polda Lampung akan terus mendalami kasus ini dan siapa saja yang terlibat lebih jauh. Guna penyelidikan lebih lanjut dan memutus rantai sindikat, sebanyak 137 orang tersebut telah dipindahkan dari Lapas Kotabumi ke Rutan Bandar Lampung.

“Saat irni para narapidana yang terlibat sudah dipindahkan dari Rutan Kotabumi ke Rutan Bandarlampung guna mempermudah proses penyidikan lebih lanjut," kata Kapolda. Menteri Imigrasi dan Penmasyarakatan menegaskan akan melakukan evaluasi total terhadap internal Lapas Kotabumi dan menindak tegas oknum petugas yang terbukti membiarkan atau membantu dalam Kasus ini. (Fs/Red) 

Dapur Istiqomah SPPG Bima Sape Parangina 2 Sajikan Paket Makanan Bergizi, 12 Mei 2026


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dapur Istiqomah SPPG Bima Sape Parangina 2 pada hari ini kembali menyalurkan paket makanan basah kepada masyarakat dengan menu yang bervariasi dan bergizi.

Paket makanan yang dibagikan pada tanggal 12-05-2026 tersebut terdiri dari nasi, ayam kemangi, tempe goreng tepung, sayur sop, serta buah jeruk sebagai pelengkap.


Menu yang disajikan dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang, dengan kombinasi sumber karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayuran, serta buah-buahan.

Penyediaan makanan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi harian dengan hidangan yang dinilai enak, sehat, dan bergizi bagi penerima manfaat.(Team.MDG.03)

GAPURA NTB Kepung Kantor PLN, Bongkar Dugaan Minim Transparansi CSR dan K3

GAPURA NTB Kepung Kantor PLN, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global – Gelombang kritik keras terhadap dugaan lemahnya pengawasan keselamatan kerja dan minimnya keterbukaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) mengguncang Kantor PT PLN (Persero) wilayah NTB. Gerakan Pemuda Peduli Rakyat NTB (GAPURA NTB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PT PLN Nusa Daya Regional NTB, Selasa (12/5/2026), menuntut evaluasi total terhadap penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta transparansi penggunaan anggaran CSR perusahaan.

Dalam aksi tersebut, massa menilai perusahaan selama ini terlalu tertutup dalam mengelola program tanggung jawab sosial dan belum menunjukkan implementasi K3 yang benar-benar berpihak pada keselamatan pekerja maupun masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Apa gunanya slogan keselamatan kerja jika di lapangan masih menyisakan tanda tanya besar? Jangan sampai K3 hanya menjadi pajangan administrasi tanpa pengawasan nyata,” teriak Fikrilah  Koordinator Lapangan (Korlap).

GAPURA NTB menyoroti pentingnya penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), hingga Contractor Safety Management System (CSMS) yang dinilai harus diterapkan secara serius, bukan sekadar formalitas dokumen perusahaan.

Massa aksi juga mengingatkan bahwa kewajiban penerapan K3 telah diatur tegas dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja serta Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3. Dalam regulasi tersebut, perusahaan diwajibkan menjamin keselamatan pekerja dan menciptakan lingkungan kerja yang aman serta sehat.

“Kalau perusahaan lalai, ada konsekuensi hukum. Mulai dari sanksi administratif, pidana, hingga gugatan perdata. Jangan sampai nyawa pekerja dipertaruhkan demi efisiensi,” tegas massa aksi.

Tak hanya soal keselamatan kerja, GAPURA NTB juga “menyeruduk” isu transparansi dana CSR yang dinilai masih gelap dan sulit diakses publik. Massa menuntut perusahaan membuka secara terbuka arah penggunaan anggaran, mekanisme distribusi program, hingga siapa saja penerima manfaat CSR di NTB.

Sementara Koordinator Aksi, Putra Fajar, program CSR yang selama ini diklaim bergerak di bidang lingkungan, pendidikan, kesehatan, pengembangan masyarakat, hingga tanggap bencana, belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh masyarakat.

“CSR jangan dijadikan alat pencitraan semata. Dana sosial perusahaan itu harus jelas manfaatnya dan masyarakat berhak mengawasi,” ujar Putra Fajar.

GAPURA menilai bahwa keterbukaan anggaran CSR merupakan bagian penting dari prinsip akuntabilitas publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas.

Dalam pernyataan sikapnya, GAPURA NTB menyampaikan lima tuntutan utama kepada PT PLN Nusa Daya Regional NTB, yakni:

1. Mendesak evaluasi menyeluruh terhadap implementasi K3 dan sistem pengawasan lapangan.

2. Mendesak perusahaan membuka secara transparan penggunaan dan distribusi anggaran CSR kepada publik.

3. Meminta pelibatan masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan program CSR.

4. Mendesak audit independen terhadap pengelolaan CSR.

5. Meminta perusahaan mengedepankan prinsip keterbukaan, keadilan sosial, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Meski berlangsung dengan tensi tinggi dan kritik tajam, aksi demonstrasi tetap berjalan tertib di bawah pengawalan aparat keamanan. Massa kemudian menutup aksi dengan penyampaian pernyataan sikap di depan kantor perusahaan.

GAPURA NTB menegaskan bahwa demonstrasi tersebut bukan bentuk penolakan terhadap investasi atau pembangunan daerah, melainkan bentuk kontrol sosial agar perusahaan tetap berjalan sesuai prinsip hukum, transparansi, keselamatan kerja, dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

Redaksi |

Dapur Aji Irwan SPPG Bima Sape Sangia 03 Sajikan Menu Bergizi dan Sehat bagi Penerima Manfaat


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id SPPG Bima Sape Sangia 03 Dapur Aji Irwan kembali menghadirkan menu makanan bergizi dan sehat bagi para penerima manfaat pada Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan melalui Dapur Aji Irwan tersebut mendapat perhatian positif karena terus konsisten menyediakan asupan makanan bernutrisi.

Menu yang disajikan pada hari ini terdiri dari nasi putih, rolade telur, oseng tempe, sayur sop, serta buah apel Fuji. Kombinasi menu tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan gizi seimbang dengan kandungan karbohidrat, protein, vitamin, dan serat yang cukup bagi para penerima manfaat.

Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa rolade telur dan oseng tempe menjadi sumber protein yang dipadukan dengan sayur sop segar dan buah apel Fuji untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian. Selain memiliki cita rasa yang lezat, menu tersebut juga dirancang agar tetap sehat dan disukai peserta didik.

Program penyediaan makanan bergizi yang rutin dilaksanakan ini diharapkan dapat mendukung kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menambah semangat belajar para peserta didik. Tidak hanya itu, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat dan bergizi seimbang.

Konsistensi pelayanan yang diberikan Dapur Aji Irwan bersama SPPG Bima Sape Sangia 03 diharapkan terus memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan mendukung peningkatan kualitas kesehatan generasi muda.(Team.MDG.03)

Semakin Mantap, SPPG Bima Sape Parangina I Adiba Sajikan Menu Bergizi untuk Penerima Manfaat


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id SPPG Bima Sape Parangina I Adiba kembali menunjukkan komitmennya dalam menyediakan makanan bergizi bagi para penerima manfaat. Pada Selasa, 12 Mei 2026, lembaga tersebut menghadirkan menu sehat dan seimbang yang terdiri dari nasi putih, ayam bumbu rendang, tumis wortel dan labu siam, tahu goreng, serta buah jeruk.

Menu yang disajikan dipilih secara khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi harian dengan perpaduan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Pihak penyelenggara menyebutkan bahwa selain memiliki kandungan nutrisi yang baik, ayam bumbu rendang menjadi salah satu sajian favorit yang disambut antusias oleh para penerima manfaat.

Program penyediaan makanan bergizi ini terus dilaksanakan secara rutin sebagai upaya mendukung kesehatan dan meningkatkan semangat belajar peserta didik. Kehadiran menu sehat setiap harinya juga diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola makan bergizi dan seimbang.

Dengan pelayanan yang semakin baik dan menu yang semakin bervariasi, SPPG Bima Sape Parangina I Adiba diharapkan terus menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.(Team.MDG.03)

SPPG Bima Sape Naru.UD Lilis Sajikan Menu Bergizi pada Selasa, 12 Mei 2026


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– SPPG Bima Sape Naru UD.Lilis kembali menghadirkan menu makanan Sehat dan bergizi untuk para penerima layanan pada Selasa, 12 Mei 2026. Menu yang disiapkan terdiri dari berbagai hidangan dengan kandungan gizi seimbang guna mendukung kebutuhan energi dan kesehatan.

Adapun menu yang disajikan meliputi nasi putih sebagai makanan pokok, telur saus teriyaki wijen sebagai lauk utama, serta sayur bening udang yang kaya nutrisi. Selain itu, tersedia tahu kecap daun bawang sebagai pelengkap, dan susu untuk menambah asupan gizi.



Pihak SPPG Bima Sape Naru terus berupaya menyediakan menu yang bervariasi dan berkualitas agar para penerima manfaat dapat menikmati makanan sehat setiap harinya. Program penyediaan makanan bergizi ini diharapkan mampu mendukung kesehatan dan aktivitas masyarakat.(Team.MDG.03)

Jhondra Volta Tegaskan Pinjaman Rp6 Miliar Bukan dari SPRH dan Tak Ada Kaitannya dengan Jhony Charles


PEKANBARU – Saksi dalam sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi BUMD PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPRH), Jhondra Volta memberikan klarifikasi terkait keterangannya di persidangan Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (11/5/2026).

Jhondra Volta menegaskan bahwa uang sebesar Rp6 miliar yang pernah diterimanya merupakan pinjaman pribadi dari Makhruflis dan bukan berasal dari PT SPRH sebagai perusahaan daerah.

“Saya perlu meluruskan bahwa pinjaman itu bukan dari SPRH, melainkan pinjaman pribadi antara saya dengan saudara Makhruflis,” ujar Volta.

Ia menjelaskan, dana tersebut rencananya digunakan untuk usaha agen sawit dengan sistem bagi hasil keuntungan.

Volta juga menegaskan persoalan tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles meskipun dirinya disebut memiliki hubungan keluarga.

“Jangan dikaitkan dengan Pak Jhony Charles, karena beliau tidak tahu-menahu soal urusan pinjam-meminjam ini. Ini murni urusan pribadi saya,” tegasnya.

Menurut Volta, pengembalian uang dilakukan setelah dirinya mengetahui persoalan tersebut telah masuk dalam proses hukum agar tidak menimbulkan persoalan berkepanjangan.

Ia juga menghormati jalannya proses persidangan dan berharap masyarakat tidak menggiring opini di luar fakta hukum yang sedang diuji di pengadilan.

“Saya menghormati proses hukum yang berjalan dan berharap semua pihak bisa melihat persoalan ini secara objektif,” tutupnya.