Media Dinamika Global

Senin, 11 Mei 2026

Dapur Al Habir SPPG Bima Sape Bugis 2 Sajikan Menu Bergizi bagi Penerima Layanan


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dapur Al Habir SPPG Bima Sape Bugis 2 kembali menyiapkan menu makanan bergizi bagi para penerima layanan pada Selasa (12/5/2026). Menu yang disajikan kali ini terdiri dari nasi putih, ayam goreng serundeng, tahu goreng marinasi, timun kemangi, sambal, dan buah pisang.

Penyediaan menu tersebut merupakan bagian dari komitmen SPPG Bima Sape Bugis 2 dalam menghadirkan makanan sehat, lezat, dan bergizi seimbang untuk mendukung kebutuhan nutrisi para penerima manfaat.

Kombinasi lauk berprotein, sayuran segar, serta buah-buahan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi harian sekaligus meningkatkan semangat dan produktivitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pihak penyelenggara berharap pelayanan penyediaan makanan bergizi ini dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat penerima layanan.(Team.MDG.03)

Polda Lampung Bersama Kemenimipas Ungkap Kasus Love Scamming Jaringan Rutan Kelas IIB Kotabumi.


Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Polda Lampung Bersama Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan ungkap kasus love scamming atau Penipuan asmara yang dilakukan oleh narapidana dari dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kotabumi Lampung Utara, Senin 11 Mei 2026.

Kasus love scamming ini diungkap melalui Press Conference yang digelar Mapolda Lampung yang dihadiri oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Krisnajaya. serta Dirreskrimsus Kombes Pol Heri, Kabag Wasidik AKBP Sastra Budi, Kabid Humas Kombes Yuni. 

Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, mengatakan, pengungkapan sindikat penipuan berbasis cinta (love scamming) berskala besar ini merupakan hasil Join Investigasi dengan Kementerian Imigrasi.

“Pengungkapan kasus ini hasil dari kerjasama atau join investigasi dengan pihak Kementerian Imigrasi, sehingga dapat mengungkap kasus love scamming yang dikendalikan dari dalam Rutan Kotabumi,” ujar Kapolda,

Lebih lanjut dikatakan oleh Kapolda Lampung, bahwa dalam kasus ini setidaknya 137 tahanan di rutan Kotabumi diduga terlibat dalam aksi tindak kejahatan love scamming yang dilakukan secara berkelompok.

“Kami melakukan pemeriksaan terhadap 145 warga binaan (WB) dan 137 orang terindikasi ikut terlibat dalam kasus ini,” jelasnya.

Kapolda menyebutkan berdasarkan hasil penyelidikan, jumlah korban yang berhasil diidentifikasi mencapai 1.200 orang lebih, dengan 671 korban di antaranya terkait eksploitasi seksual berbasis daring. "Dari jumlah tersebut, sebanyak 249 korban diketahui telah melakukan transfer uang kepada pelaku.

Korban berasal dari sejumlah daerah, termasuk Jawa Timur dan Lampung, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rpl,4 miliar." Kapolda menambahkan. 

Dia menjelaskan bahwa modus yang dilakukan oleh para pelaku yakni mereka membuat akun media sosial dengan profil palsu yang menyerupai seorang anggota baik TNI maupun Polri guna menipu korbannya.

“Kegiatan tersebut telah dilakukan oleh para pelaku seja hingga April. Disalin Barang bukti yag betha il kami amankan yaitu 156 unit telepon seluler berbagai merek, satu buku tabungan bank, seragam dinas harian Polri, atribut kepolisian, pin reserse, hingga pakaian yang digunakan untuk mendukung aksi penyamaran," kata dia.

la pun menegaskan Polda Lampung akan terus mendalami kasus ini dan siapa saja yang terlibat lebih jauh. Guna penyelidikan lebih lanjut dan memutus rantai sindikat, sebanyak 137 orang tersebut telah dipindahkan dari Lapas Kotabumi ke Rutan Bandar Lampung.

“Saat irni para narapidana yang terlibat sudah dipindahkan dari Rutan Kotabumi ke Rutan Bandarlampung guna mempermudah proses penyidikan lebih lanjut," kata Kapolda. Menteri Imigrasi dan Penmasyarakatan menegaskan akan melakukan evaluasi total terhadap internal Lapas Kotabumi dan menindak tegas oknum petugas yang terbukti membiarkan atau membantu dalam Kasus ini. (Fs/Red) 

Dapur Istiqomah SPPG Bima Sape Parangina 2 Sajikan Paket Makanan Bergizi, 12 Mei 2026


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dapur Istiqomah SPPG Bima Sape Parangina 2 pada hari ini kembali menyalurkan paket makanan basah kepada masyarakat dengan menu yang bervariasi dan bergizi.

Paket makanan yang dibagikan pada tanggal 12-05-2026 tersebut terdiri dari nasi, ayam kemangi, tempe goreng tepung, sayur sop, serta buah jeruk sebagai pelengkap.


Menu yang disajikan dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang, dengan kombinasi sumber karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayuran, serta buah-buahan.

Penyediaan makanan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi harian dengan hidangan yang dinilai enak, sehat, dan bergizi bagi penerima manfaat.(Team.MDG.03)

GAPURA NTB Kepung Kantor PLN, Bongkar Dugaan Minim Transparansi CSR dan K3

GAPURA NTB Kepung Kantor PLN, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global – Gelombang kritik keras terhadap dugaan lemahnya pengawasan keselamatan kerja dan minimnya keterbukaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) mengguncang Kantor PT PLN (Persero) wilayah NTB. Gerakan Pemuda Peduli Rakyat NTB (GAPURA NTB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PT PLN Nusa Daya Regional NTB, Selasa (12/5/2026), menuntut evaluasi total terhadap penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta transparansi penggunaan anggaran CSR perusahaan.

Dalam aksi tersebut, massa menilai perusahaan selama ini terlalu tertutup dalam mengelola program tanggung jawab sosial dan belum menunjukkan implementasi K3 yang benar-benar berpihak pada keselamatan pekerja maupun masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Apa gunanya slogan keselamatan kerja jika di lapangan masih menyisakan tanda tanya besar? Jangan sampai K3 hanya menjadi pajangan administrasi tanpa pengawasan nyata,” teriak Fikrilah  Koordinator Lapangan (Korlap).

GAPURA NTB menyoroti pentingnya penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), hingga Contractor Safety Management System (CSMS) yang dinilai harus diterapkan secara serius, bukan sekadar formalitas dokumen perusahaan.

Massa aksi juga mengingatkan bahwa kewajiban penerapan K3 telah diatur tegas dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja serta Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3. Dalam regulasi tersebut, perusahaan diwajibkan menjamin keselamatan pekerja dan menciptakan lingkungan kerja yang aman serta sehat.

“Kalau perusahaan lalai, ada konsekuensi hukum. Mulai dari sanksi administratif, pidana, hingga gugatan perdata. Jangan sampai nyawa pekerja dipertaruhkan demi efisiensi,” tegas massa aksi.

Tak hanya soal keselamatan kerja, GAPURA NTB juga “menyeruduk” isu transparansi dana CSR yang dinilai masih gelap dan sulit diakses publik. Massa menuntut perusahaan membuka secara terbuka arah penggunaan anggaran, mekanisme distribusi program, hingga siapa saja penerima manfaat CSR di NTB.

Sementara Koordinator Aksi, Putra Fajar, program CSR yang selama ini diklaim bergerak di bidang lingkungan, pendidikan, kesehatan, pengembangan masyarakat, hingga tanggap bencana, belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh masyarakat.

“CSR jangan dijadikan alat pencitraan semata. Dana sosial perusahaan itu harus jelas manfaatnya dan masyarakat berhak mengawasi,” ujar Putra Fajar.

GAPURA menilai bahwa keterbukaan anggaran CSR merupakan bagian penting dari prinsip akuntabilitas publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas.

Dalam pernyataan sikapnya, GAPURA NTB menyampaikan lima tuntutan utama kepada PT PLN Nusa Daya Regional NTB, yakni:

1. Mendesak evaluasi menyeluruh terhadap implementasi K3 dan sistem pengawasan lapangan.

2. Mendesak perusahaan membuka secara transparan penggunaan dan distribusi anggaran CSR kepada publik.

3. Meminta pelibatan masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan program CSR.

4. Mendesak audit independen terhadap pengelolaan CSR.

5. Meminta perusahaan mengedepankan prinsip keterbukaan, keadilan sosial, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Meski berlangsung dengan tensi tinggi dan kritik tajam, aksi demonstrasi tetap berjalan tertib di bawah pengawalan aparat keamanan. Massa kemudian menutup aksi dengan penyampaian pernyataan sikap di depan kantor perusahaan.

GAPURA NTB menegaskan bahwa demonstrasi tersebut bukan bentuk penolakan terhadap investasi atau pembangunan daerah, melainkan bentuk kontrol sosial agar perusahaan tetap berjalan sesuai prinsip hukum, transparansi, keselamatan kerja, dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

Redaksi |

Dapur Aji Irwan SPPG Bima Sape Sangia 03 Sajikan Menu Bergizi dan Sehat bagi Penerima Manfaat


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id SPPG Bima Sape Sangia 03 Dapur Aji Irwan kembali menghadirkan menu makanan bergizi dan sehat bagi para penerima manfaat pada Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan melalui Dapur Aji Irwan tersebut mendapat perhatian positif karena terus konsisten menyediakan asupan makanan bernutrisi.

Menu yang disajikan pada hari ini terdiri dari nasi putih, rolade telur, oseng tempe, sayur sop, serta buah apel Fuji. Kombinasi menu tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan gizi seimbang dengan kandungan karbohidrat, protein, vitamin, dan serat yang cukup bagi para penerima manfaat.

Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa rolade telur dan oseng tempe menjadi sumber protein yang dipadukan dengan sayur sop segar dan buah apel Fuji untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian. Selain memiliki cita rasa yang lezat, menu tersebut juga dirancang agar tetap sehat dan disukai peserta didik.

Program penyediaan makanan bergizi yang rutin dilaksanakan ini diharapkan dapat mendukung kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menambah semangat belajar para peserta didik. Tidak hanya itu, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat dan bergizi seimbang.

Konsistensi pelayanan yang diberikan Dapur Aji Irwan bersama SPPG Bima Sape Sangia 03 diharapkan terus memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan mendukung peningkatan kualitas kesehatan generasi muda.(Team.MDG.03)

Semakin Mantap, SPPG Bima Sape Parangina I Adiba Sajikan Menu Bergizi untuk Penerima Manfaat


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id SPPG Bima Sape Parangina I Adiba kembali menunjukkan komitmennya dalam menyediakan makanan bergizi bagi para penerima manfaat. Pada Selasa, 12 Mei 2026, lembaga tersebut menghadirkan menu sehat dan seimbang yang terdiri dari nasi putih, ayam bumbu rendang, tumis wortel dan labu siam, tahu goreng, serta buah jeruk.

Menu yang disajikan dipilih secara khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi harian dengan perpaduan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Pihak penyelenggara menyebutkan bahwa selain memiliki kandungan nutrisi yang baik, ayam bumbu rendang menjadi salah satu sajian favorit yang disambut antusias oleh para penerima manfaat.

Program penyediaan makanan bergizi ini terus dilaksanakan secara rutin sebagai upaya mendukung kesehatan dan meningkatkan semangat belajar peserta didik. Kehadiran menu sehat setiap harinya juga diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola makan bergizi dan seimbang.

Dengan pelayanan yang semakin baik dan menu yang semakin bervariasi, SPPG Bima Sape Parangina I Adiba diharapkan terus menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.(Team.MDG.03)

SPPG Bima Sape Naru.UD Lilis Sajikan Menu Bergizi pada Selasa, 12 Mei 2026


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– SPPG Bima Sape Naru UD.Lilis kembali menghadirkan menu makanan Sehat dan bergizi untuk para penerima layanan pada Selasa, 12 Mei 2026. Menu yang disiapkan terdiri dari berbagai hidangan dengan kandungan gizi seimbang guna mendukung kebutuhan energi dan kesehatan.

Adapun menu yang disajikan meliputi nasi putih sebagai makanan pokok, telur saus teriyaki wijen sebagai lauk utama, serta sayur bening udang yang kaya nutrisi. Selain itu, tersedia tahu kecap daun bawang sebagai pelengkap, dan susu untuk menambah asupan gizi.



Pihak SPPG Bima Sape Naru terus berupaya menyediakan menu yang bervariasi dan berkualitas agar para penerima manfaat dapat menikmati makanan sehat setiap harinya. Program penyediaan makanan bergizi ini diharapkan mampu mendukung kesehatan dan aktivitas masyarakat.(Team.MDG.03)

Jhondra Volta Tegaskan Pinjaman Rp6 Miliar Bukan dari SPRH dan Tak Ada Kaitannya dengan Jhony Charles


PEKANBARU – Saksi dalam sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi BUMD PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPRH), Jhondra Volta memberikan klarifikasi terkait keterangannya di persidangan Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (11/5/2026).

Jhondra Volta menegaskan bahwa uang sebesar Rp6 miliar yang pernah diterimanya merupakan pinjaman pribadi dari Makhruflis dan bukan berasal dari PT SPRH sebagai perusahaan daerah.

“Saya perlu meluruskan bahwa pinjaman itu bukan dari SPRH, melainkan pinjaman pribadi antara saya dengan saudara Makhruflis,” ujar Volta.

Ia menjelaskan, dana tersebut rencananya digunakan untuk usaha agen sawit dengan sistem bagi hasil keuntungan.

Volta juga menegaskan persoalan tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles meskipun dirinya disebut memiliki hubungan keluarga.

“Jangan dikaitkan dengan Pak Jhony Charles, karena beliau tidak tahu-menahu soal urusan pinjam-meminjam ini. Ini murni urusan pribadi saya,” tegasnya.

Menurut Volta, pengembalian uang dilakukan setelah dirinya mengetahui persoalan tersebut telah masuk dalam proses hukum agar tidak menimbulkan persoalan berkepanjangan.

Ia juga menghormati jalannya proses persidangan dan berharap masyarakat tidak menggiring opini di luar fakta hukum yang sedang diuji di pengadilan.

“Saya menghormati proses hukum yang berjalan dan berharap semua pihak bisa melihat persoalan ini secara objektif,” tutupnya.

Gubernur Resmi Lantik Forum Ikan NTB, Perkuat Gerakan Konsumsi Ikan

Gubernur NTB Lantik Ketua dan Pengurus FORIKAN NTB, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global — Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, mendorong pengembangan budidaya perikanan di daerah sebagai langkah strategis meningkatkan konsumsi ikan dan memperkuat gizi masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat melantik Ketua dan Pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Provinsi NTB periode 2026–2031 di Mataram, (12/5/26).

Gubernur NTB menilai peluang pengembangan budidaya perikanan di NTB sangat besar dan perlu dikerjakan secara kolaboratif bersama FORIKAN, pemerintah daerah, serta masyarakat.

“Kesempatan kita memperluas budidaya perikanan sangat besar. Bersama FORIKAN kita bisa mendorong budidaya perikanan berkembang lebih luas,” ujarnya

Miq Iqbal, sapaan akrab Gubernur, mengungkapkan Pemerintah Provinsi NTB tengah menyiapkan Peraturan Gubernur terkait penguatan sektor pangan dan gizi masyarakat yang rencananya diterbitkan pada Juli mendatang. Dalam skema tersebut, kebutuhan bahan pangan diharapkan dapat dipasok oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang siap memenuhi standar kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, upaya peningkatan konsumsi ikan merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

“Dampaknya mungkin tidak langsung terlihat hari ini, tetapi 15 tahun mendatang akan sangat besar terhadap kualitas kesehatan masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Gubernur mencontohkan negara seperti Jepang yang sejak lama menaruh perhatian serius terhadap pemenuhan gizi masyarakat, termasuk konsumsi ikan yang kaya protein dan kalsium. Ia menilai langkah tersebut penting untuk mencegah berbagai persoalan kesehatan di masa depan.

Karena itu, ia mendorong FORIKAN NTB membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak guna memperkuat gerakan konsumsi ikan di daerah. Salah satu gagasan yang didorong adalah gerakan minimal satu kali dalam seminggu menu ikan di lingkungan masyarakat dan sekolah.

“Ini tentu membutuhkan kesiapan budidaya ikan di desa dan kecamatan. Ikan laut memang kaya omega tiga, tetapi ikan air tawar juga memiliki nilai gizi yang baik dan sangat dianjurkan sesuai kebutuhan daerah masing-masing,” katanya.

Selain produksi ikan, Gubernur menekankan pentingnya inovasi menu berbasis ikan agar masyarakat, khususnya anak-anak, semakin tertarik mengonsumsi ikan secara rutin.

“Yang dibutuhkan sekarang adalah riset dan pengembangan menu yang sehat, bergizi, terjangkau, tetapi tetap disukai anak-anak,” ujarnya.

Miq Iqbal juga mengajak seluruh pihak menjadikan sektor perikanan sebagai penggerak ekonomi masyarakat NTB. Menurutnya, berbagai konsep pengembangan budidaya ikan seperti nila, patin, dan lele telah tersedia dan tinggal diperkuat implementasinya.

Sementara itu, Ketua FORIKAN NTB periode 2026–2031, Sinta Agathia mengatakan FORIKAN akan terus memperkuat inovasi dan kolaborasi untuk meningkatkan konsumsi ikan, khususnya bagi anak-anak.

Ia menyoroti masih tingginya angka gizi buruk di sejumlah wilayah pesisir yang sejatinya dekat dengan sumber protein ikan. Karena itu, FORIKAN akan terus mengedukasi masyarakat sekaligus mendorong pengembangan olahan ikan yang menarik dan bernilai gizi.

“Ada banyak inovasi menu berbasis ikan memiliki kandungan gizi baik. Inovasi seperti ini perlu kita dukung untuk membantu mengurangi masalah gizi sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, FORIKAN juga akan terus turun langsung ke masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif dan kampanye gemar makan ikan demi mewujudkan generasi NTB yang lebih sehat, cerdas, dan unggul.

Redaksi |

Di Forum MPU 2026, Wagub NTB Tegaskan Kekuatan Bali–Nusra

Wagub NTB saat menghadiri Rapat Kerja Gubernur FKD MPU
Tahun 2026 di Hotel Tentrem, (Ist/Surya)

Semarang, Media Dinamika Global — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Indah Dhamayanti Putri, menegaskan pentingnya penguatan kerja sama kawasan Bali–Nusa Tenggara sebagai kekuatan strategis nasional dalam mendukung ketahanan pangan, konektivitas wilayah, dan transisi energi berkelanjutan.

Penegasan tersebut disampaikan Wagub NTB saat menghadiri Rapat Kerja Gubernur Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD MPU) Tahun 2026 di Hotel Tentrem, Semarang, Selasa (12/5/26).

Rapat kerja tersebut menghasilkan kesepakatan bersama antarprovinsi anggota FKD MPU untuk memperkuat kolaborasi lintas daerah dalam menghadapi tantangan global, khususnya di sektor pangan, energi, dan konektivitas kawasan.

Kegiatan dibuka dengan arahan Wakil Presiden RI yang disampaikan secara virtual. Dalam arahannya, Wapres menekankan bahwa wilayah anggota FKD MPU memiliki posisi strategis karena dihuni sekitar 183 juta jiwa dan berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Presiden menginstruksikan percepatan swasembada pangan dan energi sebagai benteng pertahanan nasional. Saya berharap forum ini menghasilkan langkah konkret dan inovatif,” tegas Wapres.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Wagub NTB memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan Pemprov NTB dalam memperkuat kawasan Bali–Nusra yang meliputi Bali, NTB, dan NTT.

Menurut Wagub, NTB memiliki kapasitas besar sebagai daerah penyangga pangan nasional, termasuk dalam sektor peternakan dan perikanan.

“Beberapa komoditas kami seperti perikanan sekarang sudah bisa diekspor langsung dari NTB. Begitu juga sapi, karena sebagian kebutuhan Jabodetabek dipenuhi dari wilayah kami,” ujar Wagub.

Selain sektor pangan, NTB juga terus memperkuat investasi dan pengembangan energi terbarukan melalui potensi pertambangan dan keberadaan fasilitas smelter PT Amman Mineral.

Wagub menegaskan, kerja sama antardaerah tidak boleh berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman semata, tetapi harus memiliki arah, target, dan implementasi yang terukur.

Karena itu, Pemprov NTB bersama daerah kawasan Bali–Nusra mulai melibatkan perguruan tinggi dan akademisi untuk memetakan potensi energi terbarukan dan sumber daya strategis daerah.

“Kami ingin kerja sama ini menghasilkan tindak lanjut yang nyata, berbasis riset, dan memiliki dampak langsung bagi pembangunan kawasan,” jelasnya.

Langkah kolaboratif tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, yang menilai kerja sama Bali, NTB, dan NTT sebagai model kolaborasi regional yang progresif dan perlu diperkuat melalui target yang lebih konkret.

“Kerja sama Bali, NTB, dan NTT ini sangat baik. Yang dibutuhkan sekarang adalah ukuran keberhasilan yang jelas, mulai dari target energi terbarukan hingga output pembangunan yang terukur,” ujar Bima Arya.

Rapat kerja FKD MPU 2026 turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, serta perwakilan kepala daerah dari seluruh provinsi anggota FKD MPU.

Redaksi |