Rabu, 15 April 2026
Selasa, 14 April 2026
Wali Kota Serahkan Bantuan CPP di Kelurahan Jatibaru
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Pemerintah Kota Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat melalui penyaluran Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) alokasi Februari–Maret 2026 yang berlangsung di Kantor Kelurahan Jatibaru, Kecamatan Asakota.
Program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus sebagai langkah konkret dalam mengantisipasi potensi kerawanan pangan di tengah dinamika ekonomi yang terjadi.
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima ini turut didampingi oleh Asisten II selaku Plh. Sekda Kota Bima, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Asakota, Lurah Jatibaru, Lurah Jatiwangi, Kepala Bulog beserta jajaran, Babinsa dan Babinkamtibmas.
Suasana penuh kekhidmatan mengawali kegiatan dengan doa bersama, sebagai harapan agar seluruh rangkaian penyaluran bantuan berjalan lancar serta membawa keberkahan bagi masyarakat penerima manfaat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Gufran, S.Pd, M. Si menyampaikan bahwa untuk wilayah Kecamatan Asakota terdapat 4.181 jiwa penerima bantuan, dengan total bantuan berupa 83.620 kilogram beras dan 16.724 liter minyak goreng. penerima bantuan yang paling banyak.
Secara khusus untuk Kelurahan Jatibaru, jumlah penerima bantuan tercatat sebanyak 932 orang, dengan total bantuan 18.640 kilogram beras dan 3.728 liter minyak goreng. Setiap warga penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada 10 orang perwakilan penerima, yang diakhiri dengan foto bersama sebagai bentuk kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE menegaskan bahwa program bantuan ini bukan sekadar penyaluran logistik, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus bentuk nyata perhatian pemerintah di tengah kondisi fiskal yang masih mengalami efisiensi.
“Kebutuhan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat akan tetap menjadi prioritas utama pemerintah,” tegas Wali Kota.
Walikota juga menyampaikan bahwa meskipun anggaran daerah saat ini lebih terbatas dibanding tahun sebelumnya, pemerintah tetap berupaya agar setiap program yang dijalankan dapat memberi manfaat besar bagi masyarakat.
“Saya meminta kebersamaan dan doa, semoga anggaran yang kita kelola ini, meskipun lebih kecil dari tahun sebelumnya, tetap menjadi berkah dan manfaat besar bagi masyarakat serta daerah kita tercinta,” ujar Wali Kota.
Selain itu, Wali Kota turut menjelaskan berbagai program bantuan dan pembangunan yang tengah dan akan terus dijalankan di Kota Bima, termasuk percepatan operasional RSUD Kota Bima guna memudahkan akses layanan kesehatan masyarakat tanpa harus keluar daerah.
Menutup sambutannya, Wali Kota menekankan agar proses penyaluran bantuan dikawal dengan baik oleh RT, RW, dan lurah, sehingga bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima.
“Bantuan ini tidak boleh berkurang dan tidak boleh menzalimi hak masyarakat. Pastikan sampai kepada yang benar-benar berhak,” tegasnya.
Pemerintah Kota Bima berharap program bantuan pangan ini dapat terus berjalan hingga akhir tahun dan menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.(Redaksi Sekjend MDG)
Kasiati Anak Petani Asal Bima NTB, Usia 15 Tahun di Terima Kuliah di UNESA Surabaya Tanpa Ekselerasi
Bima NTB, Media Dinamika Global.id.– Pelajar asal Bima, NTB bernama Kasiati mencuri perhatian publik setelah berhasil menembus bangku kuliah pada usia 15 tahun.
Perjalanan hidupnya menghadirkan kisah mengharukan sekaligus inspiratif, karena berawal dari aktivitas sederhana saat menemani orang tua bekerja di sawah. Siapa sangka, rutinitas tersebut justru menjadi titik awal kemampuan akademiknya berkembang.
Kasiati resmi lolos pada Program Studi S-1 Pendidikan Luar Biasa (PLB) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Pencapaian ini menjadikannya sebagai salah satu mahasiswa termuda, meski tanpa jalur percepatan.
Umumnya, mahasiswa usia sangat muda lahir dari program akselerasi. Namun, Kasiati menempuh jalur berbeda. Ia menjalani pendidikan secara reguler sejak awal tanpa lompatan kelas.
Belajar di Sawah dan Tak Akselerasi
Kasiati mulai mengenal huruf dan angka saat membantu orang tuanya di sawah. Bimbingan sederhana dari orang tua membentuk kebiasaan belajar mandiri.
Kemampuan membaca muncul sejak usia 4,5 tahun hingga akhirnya ia langsung melanjutkan pendidikan ke sekolah dasar, tanpa melalui PAUD maupun taman kanak-kanak.
Ketekunan menjadi kunci utama dalam perjalanan akademiknya. Ia konsisten merangkum materi serta rutin mengerjakan latihan soal untuk memperkuat pemahaman.
“Bagi saya, yang terpenting adalah konsistensi belajar. Saya terbiasa merangkum materi dan banyak mengerjakan latihan soal untuk menjaga pemahaman,” ujar Kasiati, melansir laman resmi Unesa pada Senin, 13 April 2026.
Prestasi juga turut mengiringi langkahnya. Pada 2025, ia meraih juara pertama Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Provinsi NTB. Capaian tersebut memperkuat posisinya saat mengikuti seleksi SNBP.
Kasiati memilih Program Studi Pendidikan Luar Biasa sebagai bentuk panggilan hati. Ia ingin fokus membantu serta mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus melalui jalur pendidikan.
“Saya ingin belajar di bidang yang saya yakini bisa memberikan manfaat nyata. Keputusan memilih PLB ini murni keinginan saya sendiri sejak awal,” ungkapnya.
Perjalanan menuju perguruan tinggi tidak selalu berjalan mulus. Kasiati sempat merasakan minder serta kegelisahan, terutama saat menunggu hasil seleksi. Kondisi semakin berat setelah kepergian sang ibu. Sosok ayah kemudian menjadi sumber kekuatan yang terus mendorongnya agar tetap tegar menghadapi berbagai tantangan.
Kasiati memandang kelulusan ini sebagai hasil proses panjang, bukan faktor usia semata. Ia menekankan pentingnya strategi sejak awal, terutama melalui optimalisasi nilai rapor serta penguatan sertifikat pendukung secara realistis. Prinsip tersebut membawanya melangkah pasti hingga akhirnya berhasil meraih kursi kuliah pada usia muda.(Redaksi Sekjend MDG)
Terima Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun 2026, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Perkuat Sinergi Dalam Mendukung Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi Inklusif.
Danramil 1608- 01/Rasana'e Pimpin Kegiatan Safari Mobil Maung, Ini Harapnya
Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Danramil 1608- 01/Rasana'e Kapten Inf. Bambang Irawan dan Anggota Koramil 1608-01/Rasanae pimpin kegiatan Safari mobil Maung, yang bertempat di SDN 8 Kota Bima Jln. Pembangunan Kel.Penanae Kec. Raba Kota Bima. Rabu, (15/04/26)
Kegiatan ini di selenggarakan oleh Kodim 1608/Bima yang di ikuti seluruh Guru dan siswa SDN 8 Kota Bima.
Hadir dalam kegiatan tersebut Danpos Raba Peltu Safruddin, Kepala Sekolah SDN 8 Kota Bima Suleha S.pd, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae, Seluluruh Guru dan Siswa/Siswi SDN 8 Kota Bima, serta Babinsa Kelurahan Penanae
Kegiatan dimulai pada Pukul 07.00 Wita, dengan ditandai dengan kedatangan Mobil Maung di halaman SDN 8 Kota Bima
Dalam kegiatan tersebut Danramil 1608-01/Rasana'e memberikan sambutan
Mengawali sambutannya beliau menyampaikan rasa syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat-Nya kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi kebersihan yang dipadukan dengan program Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri), ujarnya.
Lanjutnya disampaikannya, Anak-anakku sekalian, kebersihan adalah bagian dari iman. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana belajar yang nyaman, sehat, dan menyenangkan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh siswa untuk membiasakan hidup bersih, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan kelas, serta merawat lingkungan sekolah.
Program Kota Bima BISA merupakan upaya bersama untuk menjadikan Kota Bima sebagai kota yang bersih, indah, sehat, dan asri. Kalian sebagai generasi muda memiliki peran penting dalam mewujudkan hal tersebut. Mulailah dari hal kecil, dari diri sendiri, dan dari lingkungan sekolah.
Kami dari Koramil 01 Rasanae Kodim 1608/Bima siap mendukung kegiatan positif seperti ini, karena kebersihan lingkungan juga merupakan bagian dari pembinaan karakter dan kedisiplinan sejak dini.
Saya berharap, setelah kegiatan ini, anak-anakku sekalian dapat menjadi pelopor kebersihan, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat, harapnya.
Pada Pukul 08.10 Wita, Kegiatan Safari Mobil maung di mulai, dan dilanjutkan dengan kegiatan pembersihan sekitar halaman SDN 8 juga diisi dengan seksi Foto-foto dengan Guru dan Siswa SDN 8 Kota Bima di halaman Sekolah.
Tak hanya itu saja, juga di berikan kesempatan untuk mencoba menaiki dan mengelilingi kelurahan Penanae bersama guru dan siswa siswi secara bergantian.
Dalam perjalanan nampak terlihat antusias sambutan masyarakat yang menyaksikan para guru dan siswa siswi menaiki Mobil Maung Karya anak Bangsa dan ini menjadi mobil taktis kebanggaan TNI.
Pukul 09.00 Wita, Kegiatan Safari Mobil maung selesai dalam keadaan aman.
Catatan :
Kegiatan Safari Mobil maung ini diselenggarakan oleh Kodim 1608/Bima. dalam rangka memperkenalkan kepada Kepala Sekolah,Guru-guru dan Seluruh Anak sekolah SDN 8 Kota Bima bahwa mobil maung tersebut adalah hasil karya/Buatan Anak bangsa Indonesia yang diberikan oleh TNI-AD kepada Kodim 1608/Bima. Koramil-01/Tim MDG
Audiensi dan Silaturahmi Bersama Pengurus Cabang PMII Bima
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E menerima audiensi dan silaturahmi bersama pengurus cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bima di ruang kerja Wali Kota. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Selasa 14 April 2026.
Dalam audiensi tersebut, Ketua PMII Cabang Bima Wira Alsanggar, secara khusus menyampaikan permohonan kesediaan waktu kepada Wali Kota Bima untuk menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) PMII ke-66 yang direncanakan akan digelar pada tanggal 23 April mendatang di Paruga Nae Convention Hall.
Tak hanya itu, pengurus PMII turut mengharapkan dukungan dan kerja sama dari Pemerintah Kota Bima demi menyukseskan rangkaian kegiatan Harlah ke-66, serta agenda pendukung lainnya di wilayah Bima.
Wali Kota Bima menyambut baik undangan tersebut dan mengapresiasi kiprah PMII dalam mendukung pembangunan daerah. Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dalam mewujudkan Kota Bima yang maju dan berdaya saing.
Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan PMII dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Bima.(Redaksi Sekjend MDG)
Tahap Wawancara Seleksi Calon Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB Provinsi NTB Dilaksanakan Secara Daring dimulai dari Kota Bima dan Kabupaten Bima
NTB, Media Dinamika Global.id.-- Banyak yang bertanya tentang kisi-kisi wawancara. Tentu saya tidak bisa menjawab itu, karena saya bukan bagian dari tim pewawancara. Tim pewawancara sendiri terdiri dari unsur tokoh pendidikan, praktisi, dan birokrat. Maka wajar jika pertanyaan yang muncul bersifat beragam, bahkan cenderung subjektif, sesuai latar belakang masing-masing penanya.
Namun, jika saya boleh memberi saran kepada para calon kepala sekolah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Hindari jawaban yang normatif. Pewawancara tidak hanya ingin mendengar pengetahuan atau teori (sekadar “omon-omon”), tetapi ingin melihat kemampuan Anda dalam menerjemahkan data, mengimplementasikan kebijakan pemerintah menjadi program di tingkat satuan pendidikan, serta menghadirkan solusi yang terukur atas berbagai persoalan di sekolah.
Satuan pendidikan yang dimaksud tentu adalah sekolah tempat Anda bertugas. Maka, mulailah dari pengenalan medan. Kuasai data sekolah, lalu sampaikan profil sekolah secara singkat namun “berbicara”. Berikan gambaran analisis SWOT terhadap kondisi sekolah, dan jadikan itu sebagai pijakan awal.
Selanjutnya, sampaikan upaya konkret yang pernah Anda lakukan sesuai kewenangan dan tupoksi. Atau apa yang akan dilakukan jika nanti dipercaya. Bisa berupa penyelesaian masalah, inovasi, ide kreatif yang solutif, atau keterlibatan aktif dalam manajemen sekolah.
Satu hal lagi, terimalah masukan dan kritik dari pewawancara sebagai bahan refleksi dan perbaikan diri. Ingat, ini bukan ajang debat.
Terakhir, jangan lupa berdoa dan tetap tenang, agar apa yang diutarakan tersampaikan dengan jelas dan sesuai keinginan. Kadang menyampaikan ide melalui zoom tak semudah berbicara langsung di forum/di depan audiens
- saat memantau ruang zoom wawancara.(Redaksi Sekjend MDG)
Wali Kota Bima, di Dampingi Sekda Pimpin Rapat Trantibum, Tegaskan Penertiban Ternak Liar dan Parkir Ilegal
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE, memimpin rapat ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) dengan agenda pengendalian ternak liar dan penertiban parkir ilegal, yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Bima, Selasa (14/4).
Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Bima, seluruh Staf Ahli Wali Kota, Asisten II Setda Kota Bima, Plt. Inspektur, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pertanian, Kasat Pol PP, Kabag Hukum, Kabag Pemerintahan, serta seluruh Camat dan Lurah se-Kota Bima.
Dalam pembukaannya, Wali Kota Bima menyampaikan pernyataan tegas terkait meningkatnya permasalahan ternak liar yang berkeliaran di jalanan serta maraknya praktik pungutan liar parkir di sejumlah titik keramaian. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan serta merusak fasilitas publik, termasuk taman-taman kota.
“Ternak yang dibiarkan berkeliaran di jalan merupakan potensi kecelakaan dan mencerminkan lemahnya pengawasan. Demikian pula praktik parkir liar yang disertai pungutan tidak resmi, khususnya di kawasan Paruga Nae Convention Hall, tidak boleh dibiarkan terus berlangsung,” tegasnya.
Wali Kota juga menekankan pentingnya langkah terpadu dan konsisten dari seluruh perangkat daerah hingga ke tingkat kelurahan dalam menindaklanjuti persoalan tersebut secara sistematis dan berkelanjutan guna meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat secara maksimal.
Selanjutnya, Sekretaris Daerah Kota Bima memberikan arahan teknis kepada seluruh perangkat daerah terkait, camat, dan lurah untuk segera mengambil langkah konkret di lapangan. Penanganan ternak liar diarahkan melalui pendataan pemilik, penertiban bertahap, serta penguatan sosialisasi dan penindakan kepada para peternak dan ternak yang terjaring. Sementara itu, untuk penertiban parkir liar, ditekankan peningkatan pengawasan, penataan titik parkir resmi, serta penindakan terhadap praktik pungutan liar.
Pemerintah Kota Bima memastikan bahwa upaya penertiban ini akan dilaksanakan secara terukur, humanis, dan berlandaskan aturan yang berlaku, dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Melalui rapat ini, diharapkan tercipta kesamaan langkah dan komitmen bersama dalam menjaga ketertiban, kenyamanan, serta keselamatan lingkungan kota. Pemerintah Kota Bima juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung upaya penataan ini demi terwujudnya Kota Bima yang tertib, aman, dan nyaman bagi semua.(Redaksi Sekjend MDG)
Aula SMKN 3 Kota Bima : Asisten III Buka Secara Resmi Bimtek DBH CHT, Perkuat Peran Satpol PP Berantas Rokok Ilegal
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Pemerintah Kota Bima melalui Satuan Polisi Pamong Praja menggelar Bimbingan Teknis Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula SMKN 3 Kota Bima, Rabu 15 April 2026.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten III Setda Kota Bima, Drs. Muhammad Saleh, yang hadir didampingi Kasat Pol PP beserta jajaran dan diikuti oleh para peserta bimtek dari unsur Satpol PP Kota Bima.
Dalam sambutannya, Asisten III menyampaikan apresiasi kepada Satpol PP Kota Bima atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas pelayanan dan penegakan peraturan di daerah.
“Peningkatan kapasitas SDM merupakan hal yang sangat penting dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, aparatur Satpol PP diharapkan semakin profesional, memiliki pemahaman yang sama, dan mampu menjalankan tugas secara optimal,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa peredaran barang kena cukai (BKC) ilegal, khususnya rokok ilegal dan produk tembakau tanpa pita cukai, bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan persoalan yang berdampak luas bagi daerah dan masyarakat.
Menurutnya, peredaran barang ilegal tersebut dapat merugikan penerimaan negara dan daerah, menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat, melemahkan pelaku usaha yang taat aturan, hingga berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat karena produk tidak melalui pengawasan resmi.
Ia juga menjelaskan bahwa Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima daerah pada hakikatnya kembali kepada masyarakat dalam bentuk peningkatan layanan kesehatan, dukungan kesejahteraan masyarakat, penegakan hukum, serta pemberdayaan ekonomi.
“Oleh karena itu, pemberantasan barang kena cukai ilegal bukan hanya menjadi tugas pemerintah pusat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama pemerintah daerah, termasuk peran strategis Satpol PP sebagai garda terdepan penegakan peraturan daerah dan ketertiban umum,” tegasnya.
Asisten III berharap, melalui bimtek ini para peserta dapat semakin memahami langkah-langkah teknis dalam pelaksanaan tugas, sehingga upaya pemberantasan barang kena cukai ilegal di Kota Bima dapat berjalan lebih efektif.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga ketertiban ekonomi daerah dan melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal,” pesannya.
Mengakhiri sambutannya, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Asisten III secara resmi membuka Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Pelaksana Kegiatan Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal pada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bima Tahun 2026.(Redaksi Sekjend MDG)
Wali Kota Bima Canangkan Kelurahan Cantik di Tiga Kelurahan
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Pemerintah Kota Bima bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bima melaksanakan kegiatan Pencanangan Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik) yang berlangsung di Aula Pemerintah Kota Bima, Rabu (15/4).
Kegiatan ini secara resmi dipimpin oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE, dan dihadiri oleh Asisten II Setda Kota Bima, Kepala BPS Kota Bima, Sekretaris Bappeda Kota Bima, Camat Raba, serta para lurah dari Kelurahan Ntobo, Rabadompu Timur, dan Rabangodu Utara.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa program Kelurahan Cantik merupakan inisiatif strategis dari BPS untuk mendorong peningkatan kapasitas kelurahan dalam mengelola dan memanfaatkan data sebagai dasar perencanaan pembangunan. Ia menegaskan bahwa pembangunan modern tidak dapat lagi berjalan tanpa dukungan data yang akurat dan terintegrasi.
“Kelurahan tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus menjadi produsen data yang mampu menghadirkan informasi yang valid untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ungkap Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota Bima menekankan bahwa di tengah tantangan efisiensi fiskal, penggunaan data yang tepat menjadi kunci dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat meminimalisir kesalahan sasaran, menghindari tumpang tindih program, serta meningkatkan kualitas kebijakan publik.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bima secara langsung menyerahkan piagam pencanangan kepada Lurah Ntobo, Lurah Rabadompu Timur, dan Lurah Rabangodu Utara sebagai kelurahan percontohan program Kelurahan Cantik. Selain itu, Wali Kota Bima yang diwakili oleh Asisten II Setda Kota Bima juga mengukuhkan agen statistik di masing-masing kelurahan sebagai motor penggerak pengelolaan data di tingkat lokal.
Melalui pencanangan ini, diharapkan ketiga kelurahan tersebut dapat menjadi pelopor dalam penguatan sistem data kelurahan, sekaligus mendorong terwujudnya “rumah data” sebagai basis perencanaan pembangunan yang akurat dan berkelanjutan.
Menutup sambutannya, Wali Kota Bima mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Kota Bima sebagai kota yang maju karena data, kuat karena kolaborasi, dan sejahtera melalui kebijakan yang tepat sasaran. Program Kelurahan Cantik diharapkan menjadi langkah awal menuju pembangunan yang lebih terarah dan berkualitas di Kota Bima.(Redaksi Sekjend MDG)








