Media Dinamika Global

Selasa, 24 Maret 2026

Aksi Pemblokiran Jalan Lintas Bima-Tente, Akibat Jalan Rusak Depan SDN Rabakodo


Woha Bima. Media Dinamika Global.Id.- Aksi pemblokiran jalan di jalan lintas Bima-tente tepatnya di jalan rusak depan SDN Inpres Rabakodo Desa Rabakodo Kec. Woha Kab. Bima. Pada hari Rabu tanggal 25 Maret 2026 Pukul 10.40 Wita Bertempat di jalan Lintas Tente-Bima depan SDN Inpres Rabakodo kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Pantauan langsung Media ini bahwa Telah di lakukan pemblokiran jalan dengan menggunakan Batu dan kayu serta penanaman Pohon Pisang yang di lakukan oleh Pemuda Rabakodo dan Talabiu yanh dipimpin oleh Sdr. Syamsudin alias Sambo Dengan jumlah massa sekitar 25 orang, aksi pemblokiran jalan tersebut terkait dengan perbaikan infrastruktur jalan di depan Inpres Desa rabakodo Kec. Woha.

Dalam Kegiatan tersebut mereka terus menyuarakan Aspirasinya dalam bentuk Tuntutan sebagai berikut:

a. Meminta kepada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB untuk memperbaiki jalan yang telah lama rusak dan di biarkan begitu saja .

b. Meminta kepada kepala daerah Kab Bima agar melakukan koordinasi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur agar jalan yang rusak cepat di perbaiki karena sering terjadinya kecelakaan R2 .

Dapat kami Sampaikan pula bahwa Para pemuda Deaa Rabakodo dan Desa Talabiu tiba di area jalan yang rusak tersebut langsung melakukan blokir jalan dan menanam beberapa pohon pisang sebagai bentuk protes terhadap pemerintah daerah dan Propinsi karna belum di perbaiki jalan yang rusak.

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh anggota Polsek Woha bersama Babinsa serta Babin Trantibum (Ahmadin ab) desa Rabakodo tiba di tempat pemblokiran jalan langsung melakukan komunikasi dengan massa aksi yang intinya:

a. Kami harap kepada warga agar jalan ini di buka, karna akan mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

b. Tetap menjaga Kamtibmas, dan hal ini mari kita Carikan solusi terhadap pemerintah daerah agar melakukan Komunikasi dengan pemerintah Provinsi.

Namun, Pukul 11.00 Wita setelah mendengarkan penyampaian dari pihak keamanan menerima dengan baik dan jalan kembali di buka oleh aparat gabungan. Seluruh rangkaian aksi selesai dalam keadaan lancar dan aman .

Adapun yang menjadi kesan/pesan antara Pendemo dengan Pemerintah tersebut yakni:

A. Adanya blokir jalan dan penanaman pohon terkait jalan rusak yang sering terjadi kecelakaan dan menimbulkan konflik antar pengendara.

B. Perlunya pihak pemerintah Daerah agar melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi agar jalan tersebut bisa di kerjakan untuk menghindari kecelakaan para pengguna jalan. 

C. Jika tuntutan tersebut tidak di respon baik oleh pemerintah daerah kabupaten Bima maupun pemerintah Provinsi di khawatirkan akan terjadi lagi aksi pemblokiran jalan dengan massa yang lebih besar.(Team).

Penutupan dan Penyerahan Hadiah Juara 1,2,3 & Harapan Lomba Takbir Keliling Kecamatan Sape 1447 H Berlangsung Khidmat


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Sape melalui Panitia yang terbentuk menggelar acara penutupan sekaligus penyerahan hadiah Lomba Takbir Keliling tingkat kecamatan Sape tahun 1447 Hijriah bagi juara 1,2,3, dan Juara Harapan 1,2,3 Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 09.30 Wita. 

Kegiatan ini berlangsung di aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sape.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Ketua PHBI Kecamatan Sape, Ustadz Muslim, M.Ag, Kepala KUA Kecamatan Sape,panitia lomba, Kepala Desa Na’e, Kepala SDN 1 Sape, serta para peserta lomba yang berhasil meraih juara.




Dalam laporan panitia, disampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan lomba telah dipersiapkan secara maksimal, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Panitia juga menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, baik secara moral maupun material, termasuk para dermawan dan tokoh masyarakat setempat.

Selain itu, panitia menekankan bahwa lomba takbir keliling ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan syiar Islam di tengah masyarakat. Panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pelaksanaan terdapat kekurangan.

Ketua PHBI Kecamatan Sape dalam sambutannya turut mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan serta mendukung kegiatan keagamaan yang positif.

Pada kesempatan tersebut, panitia menyerahkan hadiah kepada para pemenang, meliputi juara 1, 2, 3, serta juara harapan untuk kategori Suara Takbir dan kategori Kreativitas. Para pemenang menerima piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan.

Acara ini menjadi penutup rangkaian lomba takbir keliling yang sebelumnya berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Kecamatan Sape.

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar tertib dan sukses.(Team.MDG.03)

Keluarga Korban Desak Polsek Belo Tahan Pelaku Oknum ASN PKM Langgudu, Melakukan Penganiayaan Di Bawah Pengaruh Narkoba


Langgudu. Media Dinamika Global.Id.- Keluarga Korban Desak Polsek Belo Tahan Pelaku Oknum ASN PKM Langgudu, Melakukan Penganiayaan Di Bawah Pengaruh Narkoba. Pasalnya Berdasarkan informasi dari pihak keluarga yang melakukan wawancara langsung terhadap pihak korban berinisial (A) sekitar pukul 9:22 Wita tepat di rumah korban Desa Rupe Dusun Kurujanga. 

Hasil wawancara tersebut Korban mengaku telah di tampung oleh pelaku bersama temannya selama 11 hari di kamar rumah temannya di Cenggu. Dan korban berinisial (A) mengalami 4 bekas luka jahit dibagian kepalanya dan seluruh bagian tumbuhnya memar dan bengkak.

Keluarga Korban Ihsan, S. Ak Usai Mendampingi Korban pada Media ini menceritakan bahwa Dugaan sementara bahwa korban disiksa dan/atau di Aniaya selama dua hari oleh 2 oknum terduga bandar sabu-sabu asal Desa rupe Dusun Kurujanga berinisial H alias (B) Bersama Temannya Asal Desa Cenggu kecamatan Belo.

Dalam kesempatan ini, saya berharap kepada pihak APH setempat segera melakukan atensi khusus terhadap kasus penyiksaan dan/atau penganiayaan ini. Yang melibatkan terduga bandar sabu-sabu asal Desa Rupe dusun kurujanga. 

Sekian dan terimakasih ini hanya informasi awal, saya akan beri waktu 2x24 jam dihitung mulai dari status ini di buat. Terduga pelaku harus segera ditangkap dan/atau diamankan guna dimintai keterangan atas tindakan terhadap korban.

Saya bertindak untuk dan atas nama kemanusiaan yang adil dan beradab. Tuturnya.

Sementara itu, Pihak Kepolisian Sektor Belo belum dapat dihubungi oleh Awak Media ini untuk mengetahui sejauh mana Permasalahan ini telah diatasi dengan cepat dan tepat hingga Berita ini di Turunkan.(Yhd MDG).

Serka Muslim Pimpin Patroli Cipkon, Himbau Warga Jaga Keamanan Lingkungan


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Babinsa Kelurahan Kodo Serka Muslim melaksanakan Patroli Rutin Cipta Kondisi bersama dengan beberapa 6 orang Anggota di wilayah teritorial Koramil 1608-01/Rasanae. Selasa, (24/03/26).

Sementara Wilayah yang menjadi Pusat kegiatan patroli terdapat di enam Kelurahan.

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabangodu utara

3. Kelurahan Penaraga

4. Kelurahan Pena toi

5. Kelurahan Manggemaci 

6. Kelurahan Dara

Usai Apel pengecekan, pada Pukul 21.20 Wita, anggota personil melaksanakan patroli keliling Star dari Posramil Rasanae Timur Kel. Kumbe menuju sepanjang Jln. Sukarno Hatta Kota Bima dan finis akhir di Kantor Koramil 1608-01/Rasanae dengan menggunakan kendaraan Roda dua.

Dalam rangka menciptakan Kamtibmas yang kondusif, Anggota patroli menghimbau kepada masyarakat terutama anak-anak muda dan remaja untuk bersama-sama menjaga keamanan di bulan puasa, dengan tidak mengunakan Motor berkenalpot brong sehingg bisa menganggu warga masyarakat yang sedang istirahat tidur di malam hari serta bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

Selang beberapa waktu, Anggota patroli melaksanakan pemeriksaan salah satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot brong resing sekaligus memberikan himbauan agar knalpot resing di copot dan di harapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi wilayah yang aman tertib dan kondusif di wilayah Kota Bima

Dengan adanya kegiatan Patroli yang dilakukan oleh Jajaran Koramil-01 Rasanae, diharapkan masyarakat lebih khusus anak-anak muda memiliki kesadaran dan pemahaman baik demi terciptanya situasi Kamtibmas yang Kondusif.

Pukul 21.48 Wita, Anggota patroli tiba di Kantor Koramil 1608- 01/Rasanae dan melaksanakan Apel pengecekan akhir di depan Kantor Koramil 1608- 01/Rasanae 

Kegiatan patroli rutin Cipta Kondisi, selesai dalam keadaan aman tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Modus Minta Bantuan Step Motor, Dua Pemuda Dibegal Di Kebun Tebu, Satu Pelaku Residivis Berhasil Ditangkap, Satu Lagi Buronan.


 Tulang Bawang – Mediadinamikaglobal.Id || Kecepatan dan ketangkasan anggota Unit Reskrim Polsek Menggala bersama Tim Tekab 308 Polres Tulang Bawang kembali teruji. Berkat kerja keras dan penyelidikan yang mendalam, kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terjadi di areal perkebunan tebu PT. Sweet Indo Lampung KM.06, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, berhasil diungkap dalam waktu singkat. Peristiwa yang menimpa dua pelajar ini terjadi pada Sabtu, 21 Maret 2026, sekitar pukul 19.00 WIB.Selasa 24 Maret 2026.
 
Kasus ini bermula ketika korban Angga Ruparulian Hutagalung (18) dan Dika Ariansyah (17), keduanya pelajar, berboncengan menggunakan sepeda motor milik Dika berencana menjemput kerabat. Di tengah perjalanan, mereka berpapasan dengan dua orang laki-laki yang berpura-pura meminta bantuan untuk menyalakan motor yang mogok. Dengan niat baik, korban bersedia membantu. Namun, niat suci itu justru menjadi pintu masuk bagi kejahatan.
 
Setelah korban terjebak dalam perjalanan jauh hingga ke area perkebunan, kedok kedua pelaku terbuka. Terjadi pemaksaan dan ancaman kekerasan, bahkan korban diancam akan dibunuh jika tidak menyerahkan barang berharga. Akibat peristiwa ini, korban kehilangan satu unit HP Infinix Smart 9 dan satu unit sepeda motor Honda Beat hitam yang baru dibeli dua minggu sebelumnya. Total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp3.000.000.
 
"Kami menerima laporan dengan cepat dan langsung memerintahkan jajaran untuk turun tangan. Ini adalah kejahatan yang memanfaatkan kebaikan hati, tentu tidak bisa kami biarkan dan harus ditindak tegas," tegas Kapolsek Menggala, IPTU Yusrizal, S.H., saat dikonfirmasi.
 
Berdasarkan hasil penyidikan, pihak kepolisian berhasil mengamankan satu tersangka yang berinisial R (23), warga Kampung Bakung Ilir, Kecamatan Gedung Meneng. Yang mengejutkan, pelaku ini ternyata bukan orang baru dalam dunia kriminal. Ia tercatat sebagai residivis kasus pencurian pada tahun 2023. Sementara itu, satu rekannya yang dikenal dengan panggilan Bus masih dalam pengejaran dan ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).
 
Dalam operasi penangkapan, pelaku R sempat berusaha meloloskan diri saat akan dibawa ke kantor polisi, namun upaya itu gagal berkat kerjasama yang solid antara anggota kepolisian dan warga sekitar yang sigap. Pada Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 11.00 WIB, barang bukti berupa motor dan HP korban juga berhasil ditemukan dan diamankan di areal kebun tebu PT. SIL.
 
Tersangka kini telah diamankan di Polsek Menggala untuk menjalani proses hukum. Ia dijerat dengan Pasal 479 ayat (2) huruf d atau Pasal 479 ayat (1) Jo Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman penjara yang berat.
 
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tetap berhati-hati saat berinteraksi dengan orang asing di jalanan, meskipun permintaan mereka terlihat sepele. Kepolisian akan terus bekerja maksimal untuk menciptakan rasa aman dan menindak tegas setiap pelaku kejahatan," tegas IPTU Yusrizal.
 
Hingga saat ini, penyidikan masih berlangsung untuk melengkapi berkas perkara serta upaya penangkapan terhadap DPO yang masih buron. Masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan pelaku yang melarikan diri diharapkan dapat melaporkannya ke kantor polisi terdekat. (Fs/Red(

Bukti Nyata Sudah Jelas, Masyarakat Desak Polsek Obi Segera Tangkap Kasman dkk


Mediadinamigaglobal.id|HALMAHERA SELATAN– Gelombang desakan dari masyarakat dan keluarga korban pengeroyokan di Kecamatan Obi semakin menguat. Mereka meminta Kepolisian Sektor (Polsek) Obi tidak menunda lagi penangkapan terhadap terduga pelaku utama, Kasman, beserta rekan-rekannya (dkk), menyusul telah terpenuhinya bukti-bukti permulaan yang cukup.

Warga menilai bukti nyata terkait keterlibatan Kasman dkk dalam aksi kekerasan terhadap Wahyu Ahmad Baso (22) sudah sangat jelas, sehingga tidak ada alasan bagi pihak kepolisian untuk membiarkan para pelaku tetap menghirup udara bebas.

Desakan Penangkapan Segera Perwakilan masyarakat menyatakan bahwa keberadaan para pelaku yang masih berkeliaran pasca-insiden di Desa Sambiki pada Senin malam (23/03/2026) telah menimbulkan keresahan di tengah warga. Mereka khawatir jika penegakan hukum berjalan lambat, hal ini akan memicu tindakan main hakim sendiri.

"Bukti-bukti sudah diserahkan, saksi-saksi juga ada. Kami minta Polsek Obi segera menangkap Kasman dan kawan-kawan. Jangan tunggu sampai situasi memanas atau terjadi konflik yang lebih besar. Bukti nyata sudah jelas, tinggal kemauan dari aparat untuk bertindak cepat," tegas salah seorang tokoh pemuda setempat.

Proses Hukum di Polsek Obi Laporan resmi dengan nomor STPLP/44/III/2026/POLSEK OBI telah diterima oleh pihak kepolisian. Selain itu, Polsek Obi juga telah menerbitkan surat nomor B/56/III/2026/Sat Reskrim mengenai perkembangan penelitian laporan.

Tim penyidik yang ditunjuk, termasuk AIPDA Muhamad Asril Mubarun dan rekan-rekan, diharapkan segera melakukan upaya paksa atau penangkapan terhadap para pelaku sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Komitmen Transparansi Polri Masyarakat kini menagih janji kepolisian yang tertera dalam surat resmi mereka, yakni melayani masyarakat secara "Cepat, Tepat, Transparan, Akuntabel, dan Tanpa Imbalan". Penangkapan Kasman dkk dianggap sebagai ujian bagi kredibilitas Polsek Obi dalam menangani kasus kriminalitas yang meresahkan warga.

Hingga saat ini, pihak keluarga korban masih terus memantau perkembangan di Mapolsek Obi dan berharap dalam waktu ke depan sudah ada progres nyata berupa pengamanan para pelaku.


TIM/////

Polisi Hadir untuk Masyarakat, Situasi Kamtibmas Bima Tetap Kondusif


Bima, NTB – Media Dinamika Global -- Sebagai bentuk respon cepat terhadap kebutuhan keamanan masyarakat, Satgas Preventif Operasi Ketupat Rinjani 2026 Polres Bima Kabupaten, Polda NTB, terus meningkatkan patroli Kamtibmas di wilayah hukumnya.

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan pada Selasa (24/03/2026) sekitar pukul 10.00 WITA, dengan melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, serta Dinas Perhubungan.

Patroli ini bertujuan untuk mencegah berbagai potensi tindak kejahatan sekaligus memastikan situasi tetap aman dan kondusif, khususnya selama momentum arus mudik hingga arus balik Lebaran.

Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing.

Kapolres Bima Kabupaten AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan komitmen Polres Bima dalam menjamin keamanan masyarakat.

“Kami akan selalu hadir untuk masyarakat,” tegasnya.

Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat pun mendapat apresiasi positif dari berbagai kalangan, karena dinilai mampu memberikan rasa aman dan nyaman dalam beraktivitas.

Polres Bima memastikan bahwa kegiatan patroli akan terus ditingkatkan selama libur panjang dan berlangsungnya arus mudik Lebaran.

“Patroli akan terus kami intensifkan demi menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tutupnya.

Redaksi |

Polres Bima Pertebal Pengamanan, Arus Lalu Lintas Mudik Tetap Kondusif


Bima-NTB, Media Dinamika Global - Satgas Kamseltibcar lantas Polres Bima Kabupaten Polda NTB diterjunkan di beberapa titik kepadatan kendaraan untuk mencegah terjadinya kemacetan arus lalulintas sehingga pemudik lancar dan nyaman.

Terlihat sejumlah personel Satgas Kamseltibcar lantas melakukan pengaturan arus lalulintas seperti di depan pos Yan, pos PAM Tente dan Pos PAM Bolo pada Selasa (24/03/26) sekira pukul 10.00. Wita pagi tadi.

Selain itu petugas memberikan himbauan kepada para pengendara roda dua maupun roda empat agar berhati-hati dan istrahat apa bila lelah.

Kegiatan yang dilaksanakan secara mobile itu juga bertujuan untuk mencegah terjadinya berbagai Guankamtibmas di jalan raya.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH., melalui Kasat lantas Iptu Putu Agus Mas Purnomo SH.

"Ini merupakan rangkaian Operasi Ketupat Rinjani 2026 tingkat Polres Bima Kabupaten guna memastikan keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik," ujarnya.

Hasilnya arus lalulintas terpantau lancar dan tidak ditemukan adanya kejadian yang menonjol.

"Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman," tutupnya.

Redaksi |

Korban Inisial AW di Keroyok di Salah Satu Rumah Oknum di Desa Cenggu Kab, Bima


Langgudu NTB, Media Dinamika Global.id.-- seorang korban Aris Heriawan telah membuat laporan pengaduan Dugaan tindak pidana pengeroyokan 

Kronologi kejadian:

Pada waktu kejadian diatas pada saat pelapor, di ajak oleh terlapor cenggu yang dimana kemudian terlapor bersama teman temannya mengsekap pelapor selama 10 hari yang dimana , pelapor selama berada di sana dipukul hingga di keroyok yang mengakibatkan luka robek dibagian belakang telinga kiri dan bekas robek dipaha kiri, dan kanan yang dimana pelapor berhasil keluar karena diselamatkan warga. Atas kejadian tersebut saya merasa keberatan dan melaporkan hal ini ke SPKT polres Bima guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga yang melakukan wawancara langsung terhadap pihak korban berinisial (A) sekitar pukul 9:22 Wita tepat di rumah korban Desa Rupe Dusun Kurujanga. 

Hasil wawancara tersebut Korban mengaku telah di tampung oleh pelaku bersama temannya selama 11 hari di kamar rumah temannya di cenggu. Dan korban berinisial (A) mengalami 4 bekas luka jahit dibagian kepalanya dan seluruh bagian tubuhnya memar dan bengkak.

dugaan sementara bahwa korban disiksa dan/atau di aniaya selama dua hari oleh 2 oknum terduga bandar sabu-sabu asal Desa rupe Dusun Kurujanga berinisial H alias (B) Bersama Temannya Asal Desa cenggu kecamatan Belo.

Dalam kesempatan ini, saya berharap kepada pihak APH setempat segera melakukan atensi khusus terhadap kasus penyiksaan dan/atau penganiayaan ini. Yang melibatkan terduga bandar sabu-sabu asal Desa Rupe dusun kurujanga. 


Sekian dan terimakasih ini hanya informasi awal, saya akan beri waktu 2x24 jam dihitung mulai dari status ini di buat. Terduga pelaku harus segera ditangkap dan/atau diamankan guna dimintai keterangan atas tindakan terhadap korban.

Saya bertindak atas nama kemanusiaan yang adil dan beradab. 

Polsek Belo 

Ditresnarkoba Polda Ntb

(Team MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komunikasi Sosial, Perkuat Keamanan Wilayah Binaan


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), para Babinsa dari Koramil 1608-03/Sape terus mengintensifkan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga melalui metode “kongkow-kongkow” di desa binaan masing-masing.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (24/3/2026) malam tersebut dilaksanakan secara serentak di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Selain sebagai sarana silaturahmi, kegiatan ini juga bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.



Serka Bambang, Babinsa Desa Lambu, memulai kegiatan pada pukul 20.00 WITA dengan berdialog santai bersama warga. Ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta berperan aktif dalam menjaga kamtibmas. Warga juga diimbau untuk segera melaporkan kepada aparat desa atau Babinsa apabila menemukan hal-hal mencurigakan.

Pada pukul 20.20 WITA, Koptu Makmun selaku Babinsa Desa Mangge turut melaksanakan kegiatan serupa. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya penyelesaian masalah melalui musyawarah mufakat serta menghindari tindakan main hakim sendiri demi menjaga keharmonisan antarwarga.

Selanjutnya, Sertu Syaifullah, Babinsa Desa Sangia, melaksanakan komsos pada pukul 20.50 WITA. Ia mengingatkan warga agar tetap waspada, terutama memasuki musim hujan, serta mengajak masyarakat menjaga ketertiban lingkungan. Para pemuda juga diberikan arahan untuk menjauhi aktivitas negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Sementara itu, pada pukul 21.20 WITA, Koptu Mahru, Babinsa Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, menggelar kegiatan kongkow bersama warga binaan. Ia mengajak masyarakat untuk memperkuat kebersamaan, menjaga keamanan lingkungan, serta meningkatkan koordinasi dengan aparat apabila terjadi permasalahan.

Kegiatan komunikasi sosial ini dinilai efektif dalam mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan wilayah. Pendekatan humanis yang dilakukan para Babinsa diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di tengah masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan mendapat sambutan positif dari warga setempat.