Kepala Desa Pesa Taufik Beserta Ketua TP. PKK Desa Pesa Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026
![]() |
| Kepala Desa Pesa Taufik beserta Ketua TP. PKK Desa Pesa |
![]() |
| Kepala Desa Pesa Taufik beserta Ketua TP. PKK Desa Pesa |
![]() |
| Kepala Desa Ntori Algi Syarief, S. Sos & Ketua TP. PKK Desa Ntori Indayanti |
BIMA,Mediadinamikaglobal.id - Di hari yang suci, saat gema takbir berkumandang menyentuh relung hati, izinkan saya menyampaikan permohonan maaf yang tulus dan mendalam.
Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk kembali—kembali pada hati yang bersih, pada niat yang lurus, dan pada hubungan yang sempat ternoda oleh kata, sikap, maupun perbuatan.
Saya menyadari, dalam perjalanan hidup ini, tak sedikit kesalahan yang mungkin telah saya lakukan. Entah yang disengaja maupun yang luput dari kesadaran, yang melukai, mengecewakan, atau meninggalkan beban di hati orang lain. Untuk itu, dengan segala kerendahan hati,
"Saya Algi Syarief, S. Sos beserta istri Indayanti mewakili Pemerintah Desa Ntori, dan keluarga Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026 memohon maaf lahir dan batin," ucapnya
Semoga di hari kemenangan ini, kita semua diberi kekuatan untuk memperbaiki diri, memperbaiki hubungan dengan sesama, dan menata kembali langkah ke arah yang lebih baik.
Mari kita buka lembaran baru dengan hati yang ikhlas, penuh kejujuran, serta komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih bijak dan penuh kasih.
Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin. (MDG05)
Langkah hukum ini diambil untuk menguji kebasahan terkait penetapan dirinya sebagai tersangka oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bima.
"Ya tadi daftar praperadilan ke PN Raba Bima," kata Kuasa Hukum Badai NTB, Yan Mangandar saat dikonfirmasi, Senin malam. Yan Mangandar mengungkapkan, upaya hukum ini juga melibatkan Koalisi Anti Kriminalisasi Aktifis Nusa Tenggara Barat (Sekjend MDG).
Penulis: Oriza Sativa Nabatiyah Amiruddin wartawati MDG
Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat menjelang Hari Raya. meningkatkan kepedulian sosial terutama bagi kaum duafa, mempererat silaturrahim, dan menambah amal. Kegiatan ini disambut langsung oleh Kepala Desa Sondosia (Bpk. Syamsul) Bersama salah satu Kaur Desa Sondosia.
Dalam sambutannya Ketua STES PANMA menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi nilai nilai ekonomi syariah yang berlandaskan pada prinsip Tauhid, dimana aktivitas ekonomi mencari ridho Allah SWT melalui keadilan, kemaslahatan, dan keseimbangan.
Nilai utamanya meliputi kepemilikan amanah, kerjasama (Ta”awun) larangan riba, gharar maysir, serta kewajiban Zakat, Infak, sedekah dan Wakaf demi pemerataan kesejahteraan sosial.
Kaprodi menyampaikan bahwa kegiatan bhakti sosial ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam menanamkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial serta semangat berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan bhakti sosial Ramadhan STES Harapan Bima menjadi salah satu wujud nyata kontribusi Perguruan Tinggi dalam membangun masyarakat yang lebih peduli, berempati, dan saling menguatkan ditengah kehidupan sosial.(Team).
“Untuk Ramadan tetap dilaksanakan. Jadi kalau sekolah masuk maka program makan bergizi tetap dilaksanakan,” ujar Kepala Dirut (BGN), H. Kasnun di wawo kabupaten bima.
Selama Ramadan, kata H. Kasnun, makanan yang biasanya dikonsumsi langsung di sekolah kini bisa dibawa pulang agar dapat dinikmati saat berbuka puasa. “Jadi untuk yang puasa bisa dimakan saat buka. Untuk yang tidak puasa bisa dimakan sembunyi-sembunyi di sekolah atau di rumah,” ujar dia.
Menu MBG Selama Ramadan
Adapun menu makanan yang disediakan selama bulan puasa dirancang agar tahan lama dan tidak mudah basi. Beberapa contohnya antara lain susu, telur rebus, kurma, kue kering fortifikasi, buah, serta sesekali bubur kacang hijau atau kolak, dengan tetap memperhatikan komposisi gizi.
“Atau kolak yang jelas sumber komposisi gizinya tetap, di mana di situ ada protein karbohidrat dan ada serat,” ujar Kepala Dirut BGN uma lengge wawo tersebut.
Selain itu, BGN Uma Lengge Wawo juga melakukan inovasi dalam hal kemasan makanan. H. Kasnun mengatakan pihaknya akan menggunakan kantong sebagai kemasan baru dalam pendistribusian makanan di sekolah-sekolah. Penggunaan kantong ini telah dilakukan sebelumnya dalam uji coba MBG Uma Lengge Wawo di Wawo kabupaten bima.
Kantong tersebut, lanjutnya, harus dibawa kembali keesokan harinya untuk ditukar dengan kantong baru yang berisikan makanan. Mekanisme ini kata H. Kasnun, tidak hanya mengurangi sampah tetapi juga melatih kedisiplinan siswa.
“Besoknya kantongnya harus dibawa kembali, ditukar dengan kantong yang isi sehingga tidak menimbulkan sampah,” ujarnya.
Pelaksanaan MBG Uma Lengge Wawo Sampai Lebaran.
Lebih lanjut, kepala Dirut BGN Uma Lengge Wawo H. Kasnun itu menjelaskan bahwa program MBG akan terus berjalan hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri. Pelaksanaannya pun berlaku sama untuk seluruh siswa, tanpa memandang mereka, termasuk yang muslim.
H. Kasnun mengungkap meskipun ada usulan agar daerah mayoritas tetap menjalankan program MBG Uma Lengge Wawo seperti biasa, BGN Uma Lengge Wawo memutuskan untuk menyamakan mekanisme di semua wilayah. Evaluasi akan dilakukan setelah satu minggu pelaksanaan untuk menentukan apakah perlu ada penyesuaian khusus untuk daerah wawo.
“Nanti kita akan evaluasi setelah berjalan satu minggu begitu, apakah di daerah yang muslim sama seperti yang pada umumnya atau diberikan perlakuan khusus,” ujarnya.
Dadan berharap makanan yang disediakan dapat menjadi contoh bagi para orang tua dalam menyajikan makanan sehat di rumah, khususnya selama bulan Ramadhan. Hal ini penting untuk mengurangi kebiasaan menyajikan makanan manis dan berminyak yang kurang baik untuk kesehatan anak-anak.
Ia juga menekankan pentingnya memberikan makanan segar setiap hari dan mengurangi konsumsi gula berlebihan, sehingga makanan sehat yang diberikan oleh BGN Uma Lengge Wawo selama Ramadhan dapat menjadi inspirasi bagi keluarga di rumah.(Sekjend MDG)
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama masyarakat Desa Mbawa dengan menggunakan dana swadaya masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi infrastruktur jalan yang menjadi akses utama aktivitas warga sehari-hari.
Hadir dalam kegiatan gotong royong tersebut Sekretaris Desa Mbawa Bapak Abd Akhir, S.Pd, Ketua BPD Bapak Burhan, para guru SD, SMP, dan SMA yang ada di Desa Mbawa, Babinsa Desa Mbawa beserta anggota Koramil 1608-05/Donggo, Ketua Adat, serta sekitar 150 orang masyarakat Desa Mbawa.
Adapun sasaran fisik yang dikerjakan dalam kegiatan tersebut meliputi pengecoran jalan yang berlubang, pengecoran bahu jalan yang rusak, pembuatan talut, serta penggalian saluran air guna memperlancar drainase dan mencegah kerusakan jalan di kemudian hari.
Serka Misran menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membantu percepatan pembangunan desa, khususnya dalam memperbaiki sarana prasarana yang sangat dibutuhkan warga.
Ia juga mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat Desa Mbawa yang dengan sukarela ikut berpartisipasi, baik tenaga maupun dana swadaya, demi terciptanya jalan yang lebih layak dan aman digunakan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan akses transportasi warga menjadi lebih lancar, aktivitas ekonomi semakin meningkat, serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih maju dan sejahtera. Sekjend MDG Kodim 1608/Bima)
Adapun yang terlibat dalam kegiatan Patroli Cipta Kondisi Aman kali ini Dpp Serka Abdul manan Babinsa Kelurahan Ntobo
dan 6 orang anggota personil dari Koramil 1608-01/Rasanae.
Sementara Wilayah yang menjadi Pusat kegiatan patroli terdapat di enam Kelurahan.
1. Kelurahan Kumbe
2. Kelurahan Rabangodu Selatan
3. Kelurahan Rabangodu Utara
4. Kelurahan Penaraga
5. Kelurahan Penatoi
6. Kelurahan Dara
Usai Apel pengecekan, tepat pada Pukul 21.20 Wita, anggota personil melaksanakan patroli keliling Star dari Posramil Rasanae Timur Kel. Kumbe menuju sepanjang Jln. Sukarno Hatta Kota Bima dan finis akhir di Kantor Koramil 1608-01/Rasanae dengan menggunakan kendaraan Roda dua.
Dalam rangka menciptakan Kamtibmas yang kondusif, Anggota patroli menghimbau kepada masyarakat terutama anak-anak muda dan remaja untuk bersama-sama menjaga keamanan di bulan puasa, dengan tidak mengunakan Motor berkenalpot brong sehingg bisa menganggu warga masyarakat yang sedang istirahat tidur di malam hari serta bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.
Selang beberapa waktu, Anggota patroli melaksanakan pemeriksaan salah satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot brong resing sekaligus memberikan himbauan agar knalpot resing di copot dan di harapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi wilayah yang aman tertib dan kondusif di wilayah Kota Bima
Dengan adanya kegiatan Patroli yang dilakukan oleh Jajaran Koramil-01 Rasanae, diharapkan masyarakat lebih khusus anak-anak muda memiliki kesadaran dan pemahaman baik demi terciptanya situasi Kamtibmas yang Kondusif.
Pukul 21.48 Wita, Anggota patroli tiba di Kantor Koramil 1608- 01/Rasanae dan melaksanakan Apel pengecekan akhir di depan Kantor Koramil 1608- 01/Rasanae
Kegiatan patroli rutin Cipta Kondisi, selesai dalam keadaan aman tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)