Media Dinamika Global

Rabu, 18 Maret 2026

Simak Isbat Idul Fitri 2026 Selengkapnya


Jakarta, Media Dinamika Global.id.— Menjelang penghujung Ramadan 1447 Hijriah, umat Islam di Indonesia semakin antusias menantikan kepastian tanggal Hari Raya Idul Fitri 2026. Sidang isbat menjadi momen krusial yang dinanti masyarakat untuk menentukan kapan 1 Syawal 1447 H resmi ditetapkan oleh pemerintah. 

Lantas, kapan sidang isbat digelar? Dan bagaimana perbedaan penetapan Lebaran versi NU dan Muhammadiyah tahun ini? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Jadwal Sidang Isbat Idul Fitri 2026 Kementerian Agama (Kemenag) secara resmi menjadwalkan sidang isbat penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Maret 2026, yang bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H. Sidang ini direncanakan berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB. Proses sidang isbat akan terbagi dalam beberapa tahapan penting:​Pemaparan posisi hilal oleh Tim Unifikasi Kalender Hijriah Verifikasi laporan rukyatul hilal dari berbagai wilayah Indonesia Sidang tertutup yang dihadiri perwakilan ormas Islam dan pakar astronomi Konferensi pers pengumuman hasil keputusan oleh Menteri Agama Sidang isbat sendiri menggunakan basis integrasi data hisab dan hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia sebagai wujud peran pemerintah menjembatani perbedaan dinamika keilmuan di tanah air.​

Hari Raya Idul Fitri 2026 Muhammadiyah Jatuh pada Tanggal 20 Maret Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Keputusan ini tercantum dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah.​Berdasarkan hasil hisab, setelah ijtimak pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 01:23:28 UTC, terdapat wilayah di bumi yang telah memenuhi Parameter Kalender Global, yakni tinggi bulan lebih dari 5° dan elongasi minimal 8°. Dengan demikian, 1 Syawal 1447 H menurut Muhammadiyah ditetapkan pada Jumat, 20 Maret 2026.​Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal dengan prinsip Kalender Hijriah Global Tunggal. Melalui metode ini, penentuan awal bulan Hijriah dapat dilakukan sejak jauh hari tanpa perlu menunggu pengamatan hilal secara langsung.

Hari Raya Idul Fitri 2026 NU Diprediksi Jatuh pada Tanggal 21 Maret Berbeda dengan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) belum menentukan jadwal resmi 1 Syawal 1447 H. NU menggunakan metode rukyat hilal (pengamatan bulan sabit secara langsung) dengan perhitungan hisab sebagai alat bantu.Namun, berdasarkan Kalender Almanak NU, Lebaran Idul Fitri 2026 diprediksi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Prediksi ini juga selaras dengan Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kemenag yang memperkirakan tanggal yang sama. 

Jadwal resmi versi NU baru akan diumumkan setelah adanya hasil rukyah oleh Lembaga Falakiyah PBNU dan hasil sidang isbat oleh pemerintah pada 19 Maret 2026. Jika prediksi ini akurat, maka Malam Takbiran secara nasional akan dilaksanakan pada Jumat malam, 20 Maret 2026.Mengapa Ada Perbedaan Tanggal Lebaran NU dan Muhammadiyah? Perbedaan tanggal Lebaran antara NU dan Muhammadiyah berakar pada perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah. 

Muhammadiyah NU / Pemerintah Metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal  Rukyat Hilal + Hisab Prediksi 1 Syawal Jumat, 20 Maret 2026  Sabtu, 21 Maret 2026 Penetapan Sudah ditetapkan via Maklumat PP  Menunggu sidang isbat 19 Maret Dasar Keputusan Parameter Kalender Global  Kriteria Imkanur Rukyah MABIMS Data Hilal 19 Maret 2026: Belum Memenuhi Kriteria MABIMS Berdasarkan data pemerintah dan BMKG, tinggi hilal pada 19 Maret 2026 saat Maghrib berada di kisaran 0° 54' 27" hingga 3° 7' 52" dengan elongasi sekitar 4° 32' 40" hingga 6° 6' 11". Sementara itu, data falak NU menunjukkan angka yang hampir sama.Kondisi ini belum memenuhi kriteria imkanur rukyah yang mensyaratkan minimal tinggi 3° di ufuk barat dan elongasi 6,4° saat matahari terbenam. 

Peneliti BRIN Thomas Djamaluddin juga memperkirakan Idul Fitri 2026 jatuh pada 21 Maret karena hilal belum memenuhi kriteria MABIMS.Dengan demikian, Ramadan 2026 berpotensi digenapkan menjadi 30 hari, dan Idul Fitri versi pemerintah serta NU kemungkinan besar jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.Apakah Lebaran 2026 Bisa Serentak? Berdasarkan data astronomi yang ada, Idul Fitri 2026 diperkirakan tidak dirayakan secara bersamaan di Indonesia. Muhammadiyah telah menetapkan Lebaran pada Jumat, 20 Maret, sementara NU dan pemerintah diprediksi menetapkan Sabtu, 21 Maret 2026.Meski begitu, masyarakat tetap diimbau untuk menunggu hasil sidang isbat sebagai penetapan resmi dari pemerintah pada Kamis, 19 Maret 2026. Kepastian final baru akan diketahui setelah Menteri Agama mengumumkan keputusan sidang isbat tersebut.Demikian informasi lengkap mengenai jadwal sidang isbat 2026 serta tanggal Hari Raya Idul Fitri versi NU dan Muhammadiyah.(Team)

Menggemparkan! Mantan Bendahara SDN 1 Tolowata Selama 20 Tahun: Sekolah Hanya Miliki 1 Laptop dan 1 WC, Dana BOS 2026 Diduga Dibagi-bagikan



Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.-Menggemparkan! Mantan Bendahara SDN 1 Tolowata Selama 20 Tahun: Sekolah Hanya Miliki 1 Laptop dan 1 WC, Dana BOS 2026 Diduga Dibagi-bagikan. Pengakuan mengejutkan datang dari mantan bendahara Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Tolowata, yang juga menjabat sebagai guru di sekolah tersebut. Rabu, 18 Maret 2026

Beliau yang mengaku sebagai Nasarudin telah menjabat selama 4 periode atau sekitar 20 tahun lamanya, mengakui hal ini saat ditemui anggota Lembaga Komunitas pengawas Korupsi (L-KPK) yang melakukan kunjungan ke sekolah yang juga dikenal sebagai Sekolah Aikon Ambalawi.

Selama masa jabatannya yang panjang, tidak tercatat adanya perkembangan atau pembangunan signifikan di sekolah. Kondisi yang memprihatinkan terlihat dari aset sekolah yang hanya berupa satu buah laptop dan satu unit WC yang digunakan bersama seluruh warga sekolah. Kebutuhan mendasar lainnya seperti perlengkapan Alat Tulis Kantor (ATK) dan buku pelajaran juga tidak terpenuhi dengan baik.

Yang lebih mencengangkan, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pertama yang baru dikeluarkan pada tahun 2026 diduga telah dibagikan kepada para guru. Padahal secara ketentuan, dana BOS bukan diperuntukkan bagi pembagian kepada guru—terutama bagi guru PNS, guru P3K, maupun guru yang menerima SK daerah—melainkan untuk keperluan operasional siswa dan kegiatan sekolah itu sendiri.

Masyarakat dan pihak sekolah mengajukan harapan kepada Inspektorat serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar segera melakukan pemeriksaan mendalam terhadap mantan bendahara Nasarudin terkait pengelolaan keuangan dan aset sekolah selama 20 tahun menjabat, yang tidak memberikan perubahan apapun bagi kemajuan SDN 1 Tolowata. By. E H.

Guru SDN 1 Tolowata Keluhkan Potongan dan Keterlambatan THR, Minta BPK & Inspektorat Panggil Bendahara


Bima NTB, Media Dinamika Global.Id.- Rabu, 18 Maret 2026 – Masalah pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kembali menjadi sorotan di kalangan pendidik di Kabupaten Bima. Banyak guru mengeluhkan jumlah THR yang diterima kurang dari seharusnya, bahkan sejumlah pendidik mengaku belum menerima hak tersebut sama sekali hingga saat ini.

Salah satu guru di SDN 1 Tolo Wata, Kecamatan Ambalawi, menjadi salah satu yang merasakan dampak dari masalah ini. Ia mengaku keberatan dengan adanya potongan besar pada uang THR miliknya. "Sesuai peraturan yang berlaku, uang THR adalah hak kami yang tidak boleh dipotong dengan alasan apa pun. Namun, kenyataannya yang saya terima jauh dari jumlah yang seharusnya. Selain itu, masih banyak rekan guru di sini yang sampai hari ini belum menerima THR sama sekali," ungkap guru tersebut dengan nada kecewa saat diwawancarai, Selasa (18/3).

Kebingungan semakin dirasakan oleh guru tersebut dan rekan-rekannya karena tidak tahu harus mengajukan klaim atau mencari keadilan ke mana. Hal ini diperparah dengan kurangnya transparansi dari bendahara gaji sekolah terkait data distribusi dan pencairan THR kepada para guru. "Kami sudah mencoba bertanya kepada bendahara, tapi tidak ada penjelasan yang jelas dan rincian yang ditunjukkan. Bendahara hanya diam dan tidak mau memberikan informasi yang transparan terkait siapa saja yang sudah menerima dan berapa jumlahnya. Kami benar-benar bingung harus mencari solusi di mana," tambahnya.

Kekhawatiran pun muncul di kalangan guru terkait dugaan adanya praktik yang tidak benar di balik masalah ini. Ada dugaan kuat bahwa para bendahara telah melakukan kerja sama dengan pihak lain, termasuk perbankan dan Kabid TPK Kabupaten Bima. Dugaan ini semakin menguat mengingat Kabid TPK Kabupaten Bima saat ini sedang ditahan oleh pihak berwenang terkait kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Mataram.

Merespons hal ini, para guru memiliki harapan besar agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat segera turun tangan menindaklanjuti keluhan ini. Secara khusus, mereka meminta kedua lembaga tersebut untuk segera memanggil bendahara sekolah atas nama P Sukardin guna mempertanggungjawabkan kejadian ini.

"Kami berharap BPK dan Inspektorat segera merespons keluhan kami. Kami meminta kedua lembaga tersebut untuk segera memanggil P Sukardin selaku bendahara sekolah agar bisa dimintai keterangan dan mempertanggungjawabkan apa yang terjadi terkait potongan dan keterlambatan THR ini. Kami ingin kejelasan dan keadilan terkait hak kami yang seharusnya diterima penuh dan tepat waktu," pungkas guru tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait, termasuk P Sukardin selaku bendahara, Dinas Pendidikan Kabupaten Bima, BPK, maupun Inspektorat terkait keluhan dan permintaan pertanggungjawaban yang disampaikan oleh para guru.

 Selanjutnya Untuk kebenaran dan detail, kami dari Media ini akan melakukan verifikasi dan wawancara langsung ke pihak yang berwenang tutup. By. E H.

Ketua PDM Kota Bima Ichwan Syamsuddin Mengatakan Gelar Solat Idul Fitri di Kampus Dua UM Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Kampus II Universitas Muhammadiyah Bima (UMB) yang akan digunakan salat Id, Jumat (20/3/2026).

 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyiapkan dua lokasi untuk pelaksanaan salat Idul Fitri 1447 H/2026 M. Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menyiapkan sembilan titik utama.

Ketua PDM Kota Bima, Ichwan Syamsuddin, mengatakan warga Muhammadiyah Kota Bima akan melaksanakan salat Idul Fitri 2026 pada Jumat. Hal itu sesuai maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal 1447 H atau Lebaran 2026 jatuh pada 20 Maret 2026.

"Insyaallah seluruh warga Muhammadiyah termasuk di Kota Bima akan melaksanakan salat Idul Fitri pada Jumat 20 Maret," Dua hari menjelang pelaksanaan salat Id, Ichwan mengaku pihaknya tengah melakukan sejumlah persiapan, termasuk menyiapkan lokasi utama salat Idul Fitri 1447 H serta imam dan khatib.

Rencananya ada dua lokasi di Kota Bima yang disiapkan untuk salat Idul Fitri," aku dia.

Ia menambahkan, lokasi salat Idul Fitri yang disiapkan tidak hanya dikhususkan bagi warga Muhammadiyah, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum yang melaksanakan puasa Ramadan sejak 18 Februari 2026.

"Terbuka untuk umum," tandasnya.

Pemkot Bima Siapkan 9 Titik

Sementara itu, Pemkot Bima juga menyiapkan lokasi salat Idul Fitri 2026, meski hingga kini belum ada penetapan resmi 1 Syawal 1447 H dari Kementerian Agama (Kemenag).

"Di Kota Bima ada sembilan lokasi utama salat Idul Fitri tahun ini," kata Juru Bicara Pemkot Bima, Muhammad Hasyim.

Hasyim menjelaskan lokasi salat Idul Fitri 2026 tersebar di halaman Kantor Wali Kota, masjid-masjid besar, hingga lapangan di beberapa kecamatan. Sejumlah lokasi tersebut akan dihadiri Wali Kota, Wakil Wali Kota, hingga Sekda Kota Bima.

"Selain itu Pemkot Bima juga menunjuk para imam dan khatib yang akan memimpin pelaksanaan Salat Idul fitri di 9 lokasi ini," tandas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Bima tersebut.

Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah

Kampus I Universitas Muhammadiyah Bima (UMB) di Lingkungan Ranggo, Kelurahan Nae, Kecamatan Rasanae Barat.

Kampus II Universitas Muhammadiyah Bima (UMB) di Lingkungan Tolotongga, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota.

Lokasi Salat Idul Fitri Pemkot Bima

Halaman Kantor Wali Kota Bima.

Masjid Agung Al-Muwahhidin.

Lapangan Pahlawan Raba.

Lapangan Manggemaci.

Halaman SMKN 2 Kota Bima.

Halaman SMKPPN Jatiwangi.

Lapangan KSOP/Pelabuhan Bima.

Halaman Terminal Kumbe.

KLK Jatiwangi.


Patroli Koramil 1608-05/Donggo, Wujud Nyata Kepedulian TNI di Tengah Masyarakat


Bima, Media Dinamika Global.id.– Kegiatan Teritorial Patroli dan Ronda Malam yang dilaksanakan Babinsa Koramil 1608-05/Donggo pada Senin, 2 Maret 2026, berlangsung di sejumlah desa wilayah binaan. Serka Hidayat selaku Babinsa Desa Kore, Kecamatan Sanggar, melaksanakan patroli Siskamling bersama warga pada pukul 19.30 WITA. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa menghimbau masyarakat agar senantiasa menjaga silaturahmi serta menyelesaikan setiap perbedaan secara kekeluargaan. Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap perkembangan dan pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif.

Pada malam yang sama, Sertu Abdul Faid Babinsa Desa Oi Panihi, Kecamatan Tambora, melaksanakan ronda malam bersama warga binaan dengan menekankan pentingnya hidup harmonis, baik dalam rumah tangga maupun antar tetangga. Sementara itu, Sertu Usman Babinsa Desa Kananta, Kecamatan Soromandi, mengajak masyarakat untuk aktif menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan. Menurutnya, lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana nyaman sekaligus mencegah timbulnya berbagai penyakit.

Selain itu, Sertu Amirudin Babinsa Desa Wadukopa, Kecamatan Soromandi, juga melaksanakan patroli malam dan memberikan himbauan khusus kepada para remaja agar tidak melakukan perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun keluarga, seperti minuman keras, judi online, dan penyalahgunaan narkoba. Seluruh rangkaian kegiatan patroli malam tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat respon positif dari masyarakat sebagai bentuk sinergi antara TNI dan warga dalam menjaga kondusifitas wilayah.(Sekjend MDG)

2 Kelompok Warga Tente Bima Bentrok Jelang Lebaran, Sejumlah Orang Terluka


Woha Bima. Media Dinamika Global.Id.- Bentrok antar dua kelompok warga Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, (NTB) pecah pada Rabu (18/3/2026). Bentrok antarwarga itu terjadi menjelang perayaan Lebaran 2026.

Dalam insiden itu, dua kelompok warga dilaporkan saling serang di Cabang Tente sejak Rabu pagi. Mereka saling lempar menggunakan batu di jalan raya serta melengkapi dengan senjata tajam (sajam) dan busur panah.

“Ketegangan dari kemarin lusa. Cuma hari ini baru mulai saling serang di Cabang Tente,” ucap Junaidin (35), warga di sekitar lokasi bentrokan kepada media.

Ia menyarankan kepada pengendara agar tak melintas di jalan Tente untuk sementara waktu. Pasalnya selain masih dikerumuni massa yang bentrok, akses jalan juga sudah diblokade dengan membakar ban bekas di tengah jalan.

“Tak bisa melintas sekarang. Semua akses jalan ditutup,” katanya.

Untuk diketahui lokasi konsetrasi massa yang saling serang adalah akses jalan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Belo, Langgudu, Monta, hingga Parado. Di sekitarnya terdapat obyek vital seperti pasar, terminal dan pusat pertokoan.

“Karena bentrok ini, aktivitas di pasar dan terminal Tente lumpuh. Toko-toko semuanya tutup,” kata Sahbudin, warga lain.

Ia menanmbahkan saat ini aparat gabungan dari TNI, Polri dan Brimob juga sudah turun ke lokasi untuk meredam bentrokan antarwarga. Hanya saja, ketegangan masih berlangsung, apalagi ada sejumlah orang terkena lemparan batu dan busur panah.

“Ada yang luka-luka dan terkena panah,” ungkap dia.

Menanggapi insiden itu, pihak Kepolisian dari Polsek Woha dan Polres Bima belum memberikan keterangan. Termasuk juga Camat Woha, Irfan saat dikonfirmasi detikbali.

Sumber: detikcom

Servis Motor Gratis untuk Ojol, Polda Riau Pastikan Kendaraan Prima Jelang Mudik Lebaran 2026

 


PEKANBARU - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Satbrimob Polda Riau menghadirkan inovasi pelayanan publik dengan menggelar program servis sepeda motor gratis bagi para pengemudi ojek online (ojol). 

Kegiatan yang dipusatkan di Markas Brimob Polda Riau, Pekanbaru, ini disambut antusias oleh ratusan mitra ojol yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memastikan kendaraan mereka tetap dalam kondisi prima.

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan bersama Dansat, Kombes Pol, I Ketut Gede Adi Wibawa menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap para pengemudi ojol yang memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas dan perekonomian masyarakat.

Menurutnya, kendaraan bagi pengemudi ojol bukan sekadar alat transportasi, melainkan aset utama yang menunjang keberlangsungan pekerjaan sehari-hari. 

Oleh sebab itu, kondisi kendaraan yang layak dan aman menjadi hal mutlak, terutama menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat saat musim mudik.

"Ojek online memiliki peran penting, baik dalam mengantar penumpang maupun distribusi makanan dan barang. Karena itu, kendaraan mereka harus selalu dalam kondisi terbaik," ujar Irjen Herry, Rabu, 18 Maret 2026.

Dalam program ini, layanan yang diberikan meliputi servis ringan hingga penggantian oli secara gratis. Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, sebanyak 10 mekanik profesional dari bengkel lokal di Pekanbaru turut dilibatkan, sehingga proses servis dapat berjalan cepat dan efisien.

Meski saat ini program masih dilaksanakan dalam skala terbatas selama satu hari, Kapolda memastikan ke depan kegiatan serupa akan dikembangkan menjadi program berkelanjutan. 

Hal ini sejalan dengan komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Untuk sementara kita laksanakan satu hari karena keterbatasan tenaga menjelang libur Lebaran. Namun, Insyaallah setelah Ramadan, layanan ini akan kita buka secara rutin setiap hari," jelasnya.

Tak hanya berfokus pada aspek teknis kendaraan, Polda Riau juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat sinergi dengan komunitas ojol melalui program Ojol Kamtibmas Presisi. 

Dalam program tersebut, para pengemudi diharapkan dapat menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolda menekankan bahwa keberadaan ojol yang tersebar di berbagai wilayah menjadikan mereka sebagai elemen penting dalam deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Sementara itu, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Erwin, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas langkah Polda Riau. 

Ia menilai keterlibatan Polri dalam memberikan layanan langsung kepada masyarakat merupakan bagian penting dari pembangunan nasional, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Di sisi lain, para pengemudi ojol mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ketua Ojol Kamtibmas Presisi Polda Riau, Ardianto Aritonang, menyebutkan bahwa biaya servis kendaraan yang biasanya berkisar antara Rp120 ribu hingga Rp130 ribu kerap menjadi beban tersendiri bagi para pengemudi.

"Program ini sangat membantu kami, apalagi menjelang Lebaran kebutuhan meningkat. Dengan servis dan oli gratis, beban kami jadi berkurang,"  ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa hubungan antara komunitas ojol dengan Kapolda Riau terjalin cukup dekat. Bahkan, sosok Kapolda dianggap sebagai “orang tua angkat” oleh para pengemudi karena kepeduliannya terhadap kondisi mereka.

Saat ini, sekitar 4.200 pengemudi ojol di Pekanbaru tercatat tergabung dalam program Ojol Kamtibmas Presisi Polda Riau. Mereka berharap kegiatan servis gratis ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pengemudi di masa mendatang.

Program ini menjadi cerminan pendekatan humanis Polri dalam menjalankan tugasnya, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat. 

Melalui langkah konkret seperti ini, Polri diharapkan semakin dekat dengan masyarakat serta mampu memberikan manfaat langsung, khususnya bagi pekerja sektor informal yang menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari

Kegiatan Babinsa Koramil 1608-05 Donggo Berjalan Aman


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pada Senin malam, 16 Maret 2026, Babinsa Koramil 1608-05 Donggo melaksanakan patroli dan ronda malam Siskamling di beberapa desa wilayah Kecamatan Sanggar, Tambora, dan Soromandi. Babinsa Serka Juhari, Serma Burhanudin, Sertu Usman, dan Sertu Amirudin bersama warga binaan memberikan himbauan penting guna menjaga keharmonisan sosial dan keamanan di lingkungan masing-masing desa. Kegiatan berjalan tertib serta lancar.

Selama patroli, Babinsa mengingatkan warga agar tetap menjaga silaturahmi, menyelesaikan perbedaan secara kekeluargaan, serta memperhatikan pergaulan anak-anak dan remaja secara serius. Mereka juga mengimbau warga untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah penyakit dan mengingatkan remaja agar menjauhi kegiatan negatif seperti mabuk-mabukan, judi online, dan narkoba yang berisiko merusak masa depan.

Patroli malam yang melibatkan Babinsa dan warga binaan ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di desa binaan. Kegiatan ini menjadi upaya nyata sebagai bentuk pengabdian dan perhatian Babinsa terhadap keamanan serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Koramil Donggo. Demikian laporan ini disampaikan.(Sekjend MDG)

Melalui Patroli Cipkon, Anggota Koramil-01 Rasanae, Ajak Warga Jaga Keamanan


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Menekan angka Kriminalitas dan gangguan Kamtibmas, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae Babinsa Lewirato Serka Adhar melaksanakan Patroli Rutin Cipta Kondisi di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae. Selasa, (17/03/26).

Adapun yang terlibat dalam kegiatan Patroli Cipta Kondisi Aman kali ini Babinsa Lewirato Serka Adhar dan 6 orang anggota personil dari Koramil 1608-01/Rasanae.

Jajaran Koramil 1608-01/Rasanae, terus melakukan pengamanan wilayah Teritorial melalui Patroli Cipta Kondisi, guna menekan dan menjaga gangguan Kamtibmas, ini semata-mata demi menjaga keamanan dan kenyamanan Warga.

Pada situasi tersebut, para Personil Patroli melaksanakan Komunikasi Sosial dengan warga agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang melawan hukum, namun tetap mengedepankan cara-cara yang humanis.

Adapun Sasaran Patroli yang dilakukan oleh Personil adalah.

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabadompu timur 

3. Kelurahan Rabadompu Barat 

4. Kelurahan Rabangodu Utara 

5. Kelurahan Penaraga 

6. Kelurahan Pena to'i 

7. Kelurahan Lewirato 

8. Kelurahan Dara

Pada Pukul 21.00 Wita, anggota personil patroli melaksanakan Apel pengecekan di Posramil Rasanae Timur bertempat di Kel. Kumbe, kemudian dilanjutkan dengan Patroli keliling Star dari Posramil Rasanae Timur Kel. Kumbe menuju sepanjang Jln. Sukarno Hatta Kota Bima dan finis akhir di Kantor Koramil 1608-01/Rasanae dengan menggunakan kendaraan Roda dua.


Kemudian sekitar Pukul 21.30 Wita, Anggota Patroli mendatangi Warga dan menberikan himbauan.

Dalam himbauanya anggota Patroli mengajak Warga Masyarakat terutama anak-anak muda dan remaja untuk bersama-sama menjaga keamanan di bulan puasa ini dengan tidak mengunakan Motor berkenalpot brong sehingg bisa menganggu warga masyarakat yang sedang istirahat tidur di malam hari serta bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

Anggota Patroli juga melaksanakan pemeriksaan salah satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot brong resing sekaligus memberikan himbauan agar knalpot resing di copot dan di harapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi wilayah yang aman tertib dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Setelah semua rangkaian kegiatan dilaksanan, sekitar Pukul 22.03 Wita, Anggota Patroli tiba di Kantor Koramil 1608- 01/Rasanae, dan Kegiatan Patroli Rutin Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Selasa, 17 Maret 2026

Respon Cepat Dinkes Kota Bima Tangani Penyebaran Campak Rubella


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bima kini mulai gencar melakukan pencegahan penyebaran Campak Rubella melalui penguatan imunisasi MR (Measles Rubella) terutama bagi anak-anak. 

Dalam hal ini Kadis Kesehatan Kota Bima Ahmad. S. Sos..M.Kes menjelaskan bahwa terjadi peningkatan kasus tahun 2025 sekitar 361 orang terpapar Suspek Campak, yaitu Virus yang gejalanya menyerupai Campak, sampai pada akhir Januari dan Februari tahun 2026. 

Dan setelah dilakukan pemeriksaan pengambilan sampel di laboratorium yang kemudian kita kirim ke Surabaya, Alhamdulillah hasilnya masih Negatif, ujarnya. Senin, (16/03/26)

Lebih lanjut dijelaskannya, Pasca terjadi dugaan penyebaran virus tersebut, kami langsung menggelar pertemuan bersama tim Propinsi dan Kota Bima, juga dihadiri oleh tim WHO dari Indonesia, kemudian kami mengambil langkah-langkah tindakan.

Pertama, setelah dilakukan kajian Epidemiologi, bahwa dengan penyebar luasan Campak yang begitu banyak, itu akan dilakukan Outbreak Response Immunization (ORI), yaitu pemberian Vaksinasi anak yang berusia 9-59 bulan tanpa memperhatikan status Imunisasi sebelumnya.

ORI merupakan jenis Vaksin Campak yang diberi nama Measles Rubella (MR), pungkasnya 

Dikatakannya lagi, Pemberian Vaksinasi tersebut dengan sasaran di Kota Bima dengan usia 9-59 bulan sebanyak, 14.343 anak, maka pemberian ORI tersebut sudah berjalan sejak 5 Maret 2026.

Mudah-mudahan dengan upaya kita memutuskan rantai penyebaran Virus tersebut melalui pemberian Vaksin ORI, kami mampu memenuhi semua target 14.343 anak, dan Alhamdulillah capaian kita hari ini sudah mencapai 20 persen, dari jumlah tersebut.

Semoga tidak terjadi kematian akibat penyebaran Virus Campak yang terjadi di Wilayah Kota Bima, mari kita doakan bersama. 

Dan perlu kita ketahui bersama bahwa, sifat penyakit tersebut, dari satu anak yang terpapar, akan bisa menular hingga 10 atau lebih ke anak yang lain, yang memiliki kekebalan tubuh yang kurang.

Campak ini sendiri berasal dari Kabupaten Bima, kemudian tertular dan menyebar dengan cepat, hal ini terjadi akibat adanya akibat mobilisasi masyarakat yang begitu cepat dari Kabupaten ke Kota Bima, sehingga dari banyaknya masyarakat terdapat satu orang terkena Campak, maka yang lainnya juga yang berdekatan dengannya akan ikut terpapar oleh Virus tersebut., bahkan hingga belasan orang yang berdekatan dengannya akan ikut terpapar.

Cara penularan Virus campak dapat menyebar melalui udara, ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara, maka tetesan kecil yang mengandung virus dapat bertahan di udara selama beberapa waktu dan terhirup oleh orang lain di sekitarnya, sehingga tetesan itu akan menyebabkan orang lain tertular.

Terakhir disampaikannya, yang kedua, mudahnya penyebaran Virus Campak tersebut akibat proses Vaksinasi yang dilakukan tidak maksimal, ini sangat berpotensi meningkatnya penyebaran Campak pada anak-anak.

Dan jika para orang tua menemukan gejala berat, seperti, sesak napas, demam tinggi, kejang-kejang, atau anak terlihat sangat lemah, mengantuk terus, atau sulit dibangunkan, maka segera bawa ke Rumah Sakit, agar anak mendapatkan perawatan secara medis, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. tutupnya. (Tim)