Media Dinamika Global

Senin, 16 Maret 2026

Rapim Forkopimda - FKUB NTB, Gubernur Miq Iqbal Minta Agar Perkuat Toleransi pada Perayaan Idul Fitri - Nyepi 2026


Mataram, Media Dinamika Global — Menghadapi perayaan Hari Raya Nyepi umat Hindu yang waktunya berdekatan dengan malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri umat Islam, Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal memimpin langsung rapat koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) NTB di Ruang Rapat Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Senin (16/3/2026).

Rapat tersebut digelar untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan aman, tertib, dan tetap mencerminkan kuatnya tradisi toleransi masyarakat NTB.

Hadir dalam rapat tersebut antara lain Wakapolda NTB, Kabinda NTB, perwakilan Korem 162/WB, Lanal Mataram, Lanud ZAM, Ketua FKUB NTB, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia NTB, Kapolresta Mataram, Asisten I Setda Kota Mataram, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Dalam arahannya, Gubernur Miq Iqbal menegaskan, bahwa secara umum situasi keamanan dan kerukunan masyarakat di NTB dalam kondisi kondusif, namun tetap perlu dilakukan langkah antisipatif karena dinamika yang terjadi di daerah lain dapat mempengaruhi psikologi masyarakat.

“NTB sejak lama dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi. Kita ingin memastikan bahwa perayaan dua hari besar keagamaan ini justru menjadi momentum untuk menunjukkan wajah kerukunan dan kebersamaan masyarakat NTB,” ujar Gubernur.

Menurutnya, pengamanan dan pengelolaan kegiatan keagamaan tersebut merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak, baik pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, maupun masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Gubernur Miq Iqbal juga menekankan pentingnya menghadirkan contoh nyata toleransi dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan.

Salah satu contoh yang disepakati adalah penghentian sementara musik atau sound system pawai ogoh-ogoh ketika waktu azan tiba, sebagai bentuk penghormatan kepada umat Islam yang sedang menunaikan ibadah.

Sebaliknya, ketika kegiatan pawai takbiran melintasi kawasan permukiman umat Hindu yang sedang menjalankan Catur Brata Penyepian, peserta takbiran juga diimbau tidak menggunakan pengeras suara secara berlebihan.

“Kita ingin toleransi itu tidak hanya menjadi slogan, tetapi terlihat nyata dalam kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Timeline Perayaan Keagamaan dalam rapat tersebut juga dipaparkan timeline pelaksanaan kegiatan keagamaan, yaitu:

- 18 Maret: Pawai ogoh-ogoh menjelang Hari Raya Nyepi

- 19 Maret: Hari Raya Nyepi (Catur Brata Penyepian)

- 19 atau 20 Maret malam: Pawai takbiran menjelang Idulfitri

- 20 Maret: Idulfitri bagi warga Muhammadiyah, dan 

- 21 Maret: Kemungkinan  Idulfitri Fitri sesuai hasil sidang istbat Kementerian Agama RI.

Karena sebagian wilayah di NTB belum terbiasa dengan tradisi ogoh-ogoh, terutama di beberapa kawasan di Pulau Sumbawa, Gubernur meminta agar dilakukan sosialisasi dan pengamanan yang lebih intensif.

Dalam rapat tersebut, unsur Forkopimda juga menyoroti munculnya sejumlah narasi di media sosial yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Kabinda NTB mengingatkan bahwa sejumlah narasi yang berkembang di media sosial terkait dinamika perayaan keagamaan di daerah lain berpotensi memicu sentimen negatif jika tidak disikapi secara bijak.

Karena itu, Gubernur Miq Iqbal menekankan pentingnya mengimbangi narasi negatif dengan pesan-pesan toleransi dan kebersamaan.

“Saya minta kita semua aktif membangun narasi positif bahwa NTB adalah daerah yang menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama,” ujar Gubernur.

Disiplin pelaksanaan dan pengawasan beberapa kesepakatan penting yang dihasilkan dalam rapat tersebut antara lain, pelaksanaan kegiatan harus disiplin terhadap waktu sesuai kesepakatan bersama.

Perlu dilakukan sosialisasi luas kepada masyarakat Hindu dan Muslim di seluruh wilayah NTB mengenai kesepahaman bersama dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan.

Aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban, seperti konsumsi minuman keras di ruang publik saat kegiatan ogoh-ogoh, tidak diperkenankan.

Penguatan pengawasan dan koordinasi di wilayah yang belum terbiasa dengan kegiatan ogoh-ogoh.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta memastikan ketersediaan dan distribusi BBM serta dukungan pasokan listrik selama berlangsungnya rangkaian perayaan keagamaan.

*Indeks Kerukunan NTB Tergolong Tnggi*

Dalam rapat tersebut, FKUB NTB juga memaparkan data Indeks Kerukunan Umat Beragama di Provinsi NTB yang menunjukkan angka 73,84, masuk kategori tinggi dan menuju sangat tinggi.

Rinciannya meliputi: Indeks toleransi: 87,44 (sangat tinggi)

Indeks kesetaraan: 81,19 (tinggi), Indeks kebersamaan: 52,88 (masih perlu diperkuat). Data tersebut menunjukkan bahwa secara umum masyarakat NTB memiliki tingkat toleransi yang sangat baik, meskipun masih perlu terus diperkuat dalam aspek kebersamaan sosial.

Gubernur Miq Iqbal juga  meminta agar sejumlah kesepakatan yang telah dibahas segera ditindaklanjuti dalam bentuk surat edaran dan langkah-langkah koordinatif di tingkat daerah.

Ia juga meminta agar pemerintah daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika memperkuat penyebaran pesan-pesan toleransi kepada masyarakat.

“NTB harus menjadi contoh bagaimana masyarakat yang berbeda agama dapat hidup rukun dan saling menghormati. Ini adalah warisan sosial yang harus terus kita jaga,” pungkasnya.

Redaksi |

Polda Lampung Bagikan 209 Paket Bingkisan Kepada Jurnalis Jelang Idul Fitri 2026.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Dalam rangka menyambut Idul Fitri 2026, jajaran Kepolisian Daerah Lampung membagikan sebanyak 209 paket bingkisan kepada para jurnalis yang bertugas meliput di lingkungan Polda Lampung. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, di ruang Jurnalis Polda Lampung, Senin 16 Maret 2026.

Perhatian ini sebagai bentuk apresiasi serta mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan insan pers.

Penyerahan bingkisan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan jurnalis yang sehari-hari melakukan peliputan di Mapolda Lampung. 

Ketua Jurnalis Polda Lampung, Koesmawati, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polda Lampung kepada para jurnalis. Ia menilai pemberian bingkisan tersebut tidak hanya sebagai bentuk kepedulian menjelang Idul Fitri, tetapi juga menjadi simbol eratnya hubungan antara kepolisian dan insan pers di Lampung.

Menurut Koesmawati, selama ini sinergi antara jurnalis dan Polda Lampung telah berjalan dengan baik dalam menyampaikan berbagai informasi kepada publik. Ia berharap kebersamaan dan komunikasi yang sudah terjalin dapat terus dipertahankan dan semakin diperkuat ke depannya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dari Polda Lampung kepada para jurnalis. Semoga momentum menjelang Idul Fitri ini semakin mempererat hubungan silaturahmi dan kerja sama yang baik antara insan pers dengan jajaran kepolisian,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polda Lampung berharap hubungan kemitraan dengan para jurnalis dapat terus terjalin secara harmonis dan profesional, sehingga penyampaian informasi kepada masyarakat dapat berlangsung secara cepat, akurat, dan terpercaya. (Fs/Red) 

PPAD NTB Gelar Buka Puasa Bersama dan Bakti Sosial di Ponpes Nurul Jannah Ampenan


Mataram, Media Dinamika Global – Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama dan Bakti Sosial bersama para santri dan masyarakat di Pondok Pesantren Nurul Jannah Nahdlatul Wathan, Ampenan, Kota Mataram, Minggu (16/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PPAD NTB Letkol (Purn) Partidjo dan dihadiri unsur TNI, Polri, Kepala Lingkungan Banjar, pengurus PPAD NTB, serta pimpinan dan keluarga besar Ponpes Nurul Jannah Nahdlatul Wathan.

Dalam sambutannya, Ketua PPAD NTB menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Kerja PPAD Tahun 2026 sekaligus tindak lanjut arahan Kepala Staf Angkatan Darat selaku Pembina PPAD agar seluruh jajaran PPAD di daerah melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan pada bulan suci Ramadhan.

“Walaupun kami para purnawirawan telah selesai melaksanakan pengabdian kedinasan aktif di TNI Angkatan Darat, namun semangat pengabdian kepada bangsa dan negara serta kepedulian kepada masyarakat tidak pernah berhenti,” ujar Letkol (Purn) Partidjo.

Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan buka puasa bersama dan bakti sosial tersebut, PPAD ingin terus hadir di tengah masyarakat dengan mempererat silaturahmi, menumbuhkan kebersamaan, serta memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

Ketua PPAD NTB juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Pondok Pesantren Nurul Jannah Nahdlatul Wathan yang telah menerima dan memfasilitasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan antara keluarga besar TNI, ulama, santri, dan masyarakat merupakan bagian penting dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjaga persatuan bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Letkol (Purn) Partidjo juga memberikan pesan kepada para santri agar terus bersemangat dalam menuntut ilmu dan menjaga akhlak.

“Kami berharap para santri dapat mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang beriman, berilmu, serta memiliki akhlak yang mulia,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan, diawali dengan silaturahmi dan penyerahan bantuan sosial, dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan serta buka puasa bersama antara pengurus PPAD, unsur TNI–Polri, pemerintah setempat, pimpinan pesantren, para santri, dan masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara para purnawirawan TNI AD dengan masyarakat serta meningkatkan semangat kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.

Redaksi |

Pengurus ORADO Bandar Lampung Melaksanakan Kejuaraan Cabang Selama Dua Hari.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Kejuaraan Cabang Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) yang dilaksanakan saptu,14 sampai minggu 15 Maret 2025 yang dilaksanakan di Gedung Graha Karya Provinsi Lampung dihadiri dan dibuka langsung oleh Jhon LBF selaku ketua Humas PB.ORADO.

Dalam sambutannya Jhon LBF mengaprisiasi pelaksaan JejurCap yang dilaksanakan pengurus ORADO Kota Bandar Lampung yang dinakhodai AKBP Viky Dzulkarnaen M.M.
Dijelaskanya, dengan KejurCap ini diharapkan akan lahir atlit-atlit Domino yang berasal dari Lampung.

Momen ini menurut Jhon LBF juga merupakan ajang silaturahmi bagi seluruh peserta, "mari kita bumikan ORADO, ORADO memintarkan indonesia". Tutup Jhon LBF.

Kehadiran Jhon LBF dalam KejurCap ORADO kota Bandar Lampung didampingi oleh Ketua ORADO Provinsi Lampung Ir. Budi Dharmawan ST.MT, beserta jajarannya, Bung Desca, Dr Rizki,Iqbal Ardiansyah,David M Serta Bung Imam.

Sementara Ketua ORADO kota Bandar Lampung AKBP Viky Dzulkarnain MM dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada PB ORADO, Jajaran Pengurus Provinsi Lampung, kepada seluruh pihak yang telah membantu pelaksanaan KejurCap, termasuk panitia pelaksana atas suport dan dukungan nya sehingga kejurCap dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar.

Sementara keluar sebagai juara dalam kegiatan KejurCap ORADO kota Bandar Lampung, juara 1 Haris Battani,Rohanto dari dari Club Way Mesuji, juara 2, H. Syaiful Antoni SH,ME, Andrianto dari Club Giber serta Juara 3, diduduki Evi Candra, Landa dari Club Uni Denai. Masing-masing pemenang mendapatkan medali,Sertifikat dan piagam serta uang pembinaan. ( Fs/Red) 

Andi Surya Dan Keluarga Tunaikan Zakat Mal Kepada Ribuan Mustahik Di UMITRA


Bandar Lampung  MMediadinamikaglobal.Id || etua Yayasan Universitas Mitra Indonesia (UMITRA) dan Global Surya Islamic School (GSIS), Dr. Andi Surya dan keluarga rutin setiap tahunnya menyalurkan ribuan amplop zakat maal di seluruh wilayah se-provinsi Lampung. 

Untuk wilayah kota Bandarlampung, amplop berisi uang tunai zakat maal disertai bekal takjil, penyerahannya di pusatkan di kampus UMITRA, Jl. Z.A. Pagar Alam No. 7, Gd. Meneng, Rajabasa, Kota Bandarlampung, Senin (16/3).

Dalam sambutannya, Andi Surya berharap agar zakat yang disalurkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di provinsi Lampung.

“Kami sekeluarga berharap zakat yang diserahkan hari ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di provinsi Lampung. Zakat Mal merupakan keharusan, setiap tahun, saya beserta keluarga menyerahkan zakat mal.mohon tidak dilihat nilainya tetapi dilihat dari rasa kekeluargaan sisi asih dan asuhnya,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Andi Surya juga menekankan bahwa menunaikan zakat merupakan salah satu wujud kepatuhan umat Muslim terhadap perintah Allah SWT. Selain itu, zakat juga berfungsi untuk membersihkan harta yang dimiliki, sehingga menjadi berkah bagi pemberi dan penerimanya.

Menghadapi tantangan sosial dan ekonomi di tengah masyarakat, Andi Surya berharap agar program zakat ini terus dilaksanakan dan dapat mengerahkan potensi zakat lebih luas lagi. Dengan demikian, berbagai program kesejahteraan masyarakat di provinsi Lampung dapat terus berkembang dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak yang dapat merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Dengan adanya penyaluran zakat ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan hidup, terutama bagi mereka yang berada di garis kemiskinan. Dr. H. Andi Surya beserta keluarga terus berupaya untuk menjalankan amanah zakat secara maksimal demi kesejahteraan bersama.

Pada kesempatan lain, salah satu penerima Zakat Maal, Narsini sangat bahagia atas berkah yang diterimanya melalui Zakat Mal Dr. H. Andi Surya beserta keluarga.

"Alhamdulillah saya menerima zakat mal dari keluarga Bapak Dr. H. Andi Surya. Semoga beliau selalu di limpahkan rejeki dan nikmat sehat agar terus selalu berbagi kepada masyarakat Lampung yang saat ini masih membutuhkan uluran tangan dari para dermawan seperti Bapak Andi Surya ini,"pungkasnya.
(Fs/Red) 

Dari Usia Dini, Kita Bentuk Generasi yang Tertib dan Sadar Lalu Lintas.


 Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Unit Keselamatan Lalu Lintas (Kamsel) Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tulang Bawang menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (POLSANA) yang penuh semangat pada Senin (16/03/2026) pukul 08.30 WIB bertempat di Pos Pengamanan Menggala. Kegiatan ini diikuti oleh 10 siswa TK ARROYAN Menggala sebagai "Reporter Cilik" serta didampingi oleh 5 guru.
 
Petugas pelaksana Aiptu Deny Ertanto, S.Pd., menyampaikan materi yang sangat bermanfaat bagi para siswa usia dini. Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi rambu-rambu lalu lintas, himbauan untuk selalu tertib berlalu lintas, serta pengenalan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Tak hanya itu, para siswa juga diajak belajar tentang liputan arus mudik Idul Fitri 1447 H agar sejak dini memahami dinamika lalu lintas pada masa-masa puncak.
 
Dalam keterangan resmi yang diterima Humas Polri, Kasat Lantas Polres Tulang Bawang AKP Ayu Tiara Kanchika, S.Tr.K., S.I.K., menyatakan tujuan utama kegiatan ini. "Kami ingin mengajak anak-anak untuk tertib lalu lintas sejak usia dini, agar mereka dapat memahami aturan dan rambu-rambu lalu lintas dengan baik. 

Sehingga terwujudkan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Tulang Bawang," ucapnya dengan penuh semangat.
 
Humas Polri menegaskan bahwa kegiatan POLSANA merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun hubungan baik antara polisi dengan masyarakat, terutama generasi muda, serta menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan lalu lintas sejak dini. (Fs/Red) 

Polisi Kawal Peresmian SPKLU di Pantai Cermin, Dukung Wisata Ramah Kendaraan Listrik


Serda Bedagai, Media Dinamika Global.id.-- Personel kepolisian yang bertugas dalam Operasi Ketupat Toba 2026 Ipda Brimen Sihotang SH MH turut mengawal peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan wisata Themepark Pantai Cermin,

Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (16/3/2026).

Pengamanan dilakukan oleh personel yang bertugas di Pos Pantau objek wisata Pantai Cermin. Kegiatan tersebut dipimpin IPDA Brimen bersama sejumlah anggota untuk memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan tertib.

Kehadiran polisi di lokasi tidak hanya untuk menjaga situasi keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari pengawasan aktivitas masyarakat di kawasan wisata yang diperkirakan meningkat menjelang masa libur dan arus mudik Idul Fitri.

Peresmian fasilitas SPKLU yang dihadirkan oleh PLN Unit Layanan Perbaungan ini menjadi salah satu upaya mendukung perkembangan penggunaan kendaraan listrik, sekaligus mempermudah pengunjung yang datang ke kawasan wisata Pantai Cermin.

Manajer PLN Perbaungan Taufik Harijanto mengatakan, pembangunan SPKLU tersebut merupakan langkah memperluas infrastruktur kendaraan listrik di wilayah Sumatera Utara melalui kerja sama dengan pengelola Themepark Pantai Cermin.

Menurut dia, fasilitas ini juga menjadi SPKLU pertama yang hadir di kawasan objek wisata di wilayah kerja PLN Perbaungan.

Pengelola Themepark Pantai Cermin, Meryanto Asom, menyambut baik kehadiran fasilitas tersebut. Ia menilai SPKLU dapat menambah kenyamanan pengunjung, khususnya bagi wisatawan yang menggunakan kendaraan listrik.

Sementara itu, keberadaan Pos Pantau Operasi Ketupat Toba di kawasan wisata Pantai Cermin menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan selama meningkatnya aktivitas masyarakat pada masa libur Lebaran.(Team)

THR Maksimal Dibayarkan Kapan? Ini Batas Waktu Resmi dan Aturan Lengkapnya


Media Dinamika Global.id.-- Menjelang Hari Raya Idul Fitri, salah satu hal yang paling dinantikan oleh para pekerja di Indonesia adalah pencairan Tunjangan Hari Raya (THR). Bagi banyak orang, dana ini menjadi penopang penting untuk memenuhi berbagai kebutuhan Lebaran, mulai dari belanja kebutuhan rumah tangga, mudik, hingga berbagi dengan keluarga.

Oleh karena itulah, pertanyaan mengenai kapan THR maksimal dibayarkan sering muncul setiap tahun. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan telah menetapkan aturan yang jelas terkait waktu pembayaran, besaran, hingga sanksi bagi perusahaan yang tidak mematuhi ketentuan tersebut. Simak penjelasan berikut ini.

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/3/HK.04.00/III/2026 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2026 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan, yang diterbitkan pada 2 Maret 2026, perusahaan wajib memberikan THR kepada pekerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam surat edaran itu dijelaskan bahwa pemberian THR merupakan kewajiban pengusaha sebagai bentuk dukungan terhadap pekerja dan keluarganya dalam menyambut hari raya keagamaan.

Aturan ini juga merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan serta Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Salah satu poin paling penting dalam aturan tersebut adalah mengenai batas waktu pembayaran THR. Pemerintah menegaskan bahwa THR harus diberikan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan (H-7).

Meski demikian, perusahaan dianjurkan untuk membayarkannya lebih awal agar pekerja dapat mempersiapkan kebutuhan Lebaran dengan lebih baik.

Siapa Saja yang Berhak Menerima THR?

Tidak semua pekerja otomatis mendapatkan THR, namun ada kriteria yang telah ditetapkan pemerintah. THR wajib diberikan kepada pekerja atau buruh yang telah memiliki masa kerja minimal satu bulan secara terus-menerus di perusahaan. Ketentuan ini berlaku baik bagi pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) atau karyawan tetap, maupun Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau karyawan kontrak. Artinya, selama memenuhi masa kerja minimal tersebut, pekerja tetap berhak menerima THR sesuai ketentuan.

Besaran THR Berdasarkan Masa Kerja

Selain waktu pembayaran, pemerintah juga mengatur mengenai besaran THR yang harus diberikan kepada pekerja. Bagi karyawan yang telah bekerja 12 bulan atau lebih secara terus-menerus, THR yang diberikan sebesar satu bulan upah penuh.

Ketentuan tersebut merupakan standar minimal yang wajib dipenuhi perusahaan. Sementara itu, bagi pekerja yang masa kerjanya lebih dari satu bulan tetapi belum mencapai satu tahun, besaran THR dihitung secara proporsional dengan rumus: (Masa kerja ÷ 12) × 1 bulan upah.

Dengan sistem perhitungan tersebut, pekerja tetap memperoleh THR secara adil sesuai dengan lamanya masa kerja di perusahaan.

Perhitungan THR untuk Pekerja Harian Lepas

Aturan THR juga mencakup pekerja dengan sistem upah harian lepas. Untuk pekerja yang telah bekerja 12 bulan atau lebih, perhitungan satu bulan upah didasarkan pada rata-rata pendapatan selama 12 bulan terakhir sebelum hari raya.

Sedangkan bagi pekerja yang masa kerjanya kurang dari 12 bulan, besaran satu bulan upah dihitung dari rata-rata penghasilan bulanan selama masa kerja. 

Jika pekerja dibayar berdasarkan satuan hasil, maka nilai satu bulan upah dihitung dari rata-rata penghasilan selama 12 bulan terakhir sebelum hari raya.

Salah satu hal yang sering menjadi pertanyaan adalah apakah THR boleh dibayarkan secara bertahap. Berdasarkan aturan pemerintah, THR wajib dibayarkan secara penuh dan tidak boleh dicicil.

Selain itu, jika perusahaan memiliki kebijakan internal seperti Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan, atau Perjanjian Kerja Bersama yang menetapkan nominal THR lebih besar dari ketentuan pemerintah, maka perusahaan harus mengikuti aturan yang lebih menguntungkan pekerja tersebut.

Sanksi Jika Perusahaan Tidak Membayar THR

Pemerintah juga memberikan sanksi bagi perusahaan yang tidak memenuhi kewajiban pembayaran THR. Jika perusahaan terlambat membayar THR, maka dapat dikenakan denda sebesar 5 persen dari total THR yang harus dibayarkan.

Selain denda, perusahaan juga berpotensi mendapatkan sanksi administratif sesuai dengan ketentuan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.

Bagi pekerja yang mengalami masalah terkait pembayaran THR, pemerintah menyediakan Posko THR Kementerian Ketenagakerjaan sebagai tempat pengaduan.

Sebelum melapor, pekerja disarankan untuk terlebih dahulu berkomunikasi dengan pihak manajemen atau HR perusahaan. Jika tidak menemukan solusi, laporan dapat diajukan ke Dinas Tenaga Kerja "Disnaker" setempat.(Team MDG)

Hari Ini, Partai Gerakan Perubahan Didaftarkan Di Kesbangpol Kota Bima


Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.- Hari Ini, Partai Gerakan Perubahan Didaftarkan Di Kesbangpol Kota Bima. Penyampaian Surat Pendaftaran Partai Politik Partai Gerakan Perubahan Administratur Politik Daerah (APD/DPD) Kota Bima Partai Gerakan Perubahan kepada Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bima yang diterima Kepala Bidang Politik H. Khairil.

Penyampaian Surat oleh Ketua APD PGP Kota Bima didampingi Ketua-Ketua Administratur Politik Kecamatan Rasanae Barat, Rasanae Timur, dan APC Raba. Senin, 16 Maret 2026

Ketua Umum APD PGP Kota Bima pada Media ini mengatakan rasa terimakasih nya kepada semua Pengurus yang ada Kota Bima yang terdiri dari Enam Kecamatan yakni, Asakota, Rasanae Barat, Mpunda, Raba, Rasanae Timur yang telah membantu menyelesaikan tahapan dan proses yang amat panjang hingga mencapai titik yang pada hari ini kita saksikan bersama yaitu Pendaftaran Partai Politik baru ke Kesbangpol Kota Bima.

Ucapan terimakasih juga kami tak lupa kepada Kepala Kesbangpol Kota Bima yang telah menerima dan memverifikasi Dokumen-dokumen yang kami berikan, agar di telah mulai dari Struktur Kepengurusan hingga Kantor Domisili Tetap bahkan Dokumen lain yang diperlukan, tentunya.


Pada Media ini saya ingin menceritakan bagaimana awal mulanya Partai ini berdiri dan atau di dirikan bahwa Ketua Umumnya adalah yang dulu mendirikan PAN. Setelah PAN gabung dengan kekuasaan oligarki beliau mundur karena kalau sudah masuk lingkungan kekuasaan tidak mungkin bisa melakukan perubahan, makanya beliau keluar. 

Kemudian bersama H.Amin Rais membentuk Partai UMMAT. Karena Partai UMMAT ini adalah /dibawa menjadi Partai keluarga oleh H.Amin Rais, maka beliau pun mundur dari Partai Ummat dan oleh rekan perwakilan Relawan Anies dulu yang sdh gabung dengan Partai Perubahan dan Partai Perubahan pecah, maka teman ini menghubungi beliau dan minta bergabung membentuk Partai Gerakan Perubahan (PGP) dan beliau bersedia asalkan PGP Betul-betul melakukan perubahan di NKRI ini.

Setelah ada kesepakatan, beliau meminjamkan gedung Lantai 5 di Jakarta Barat untuk Kantor Sekretariat Pusat PGP. Di Kantor ini juga ada disediakan kamar tidur bagi rekan-rekan dari daerah yang kebetulan ke Jakarta bisa nginap disana. Nama Ketum PGP adalah AGUNG MOZIN. Beliau juga Pengurus ICMI Pusat.


Ya, bahwa Sesuai AD/ART PGP.. Untuk membedakan dengan Partai lain termasuk dlm pemahamannya, maka istilah-istilah tersebut adalah : DPP diganti dengan *ADMINISTRATUR POLITIK NASIONAL (APN)*.  DPW diganti dengan *ADMINISTRATUR POLITIK WILAYAH (APW)* DPD diganti dengan *ADMINISTRATUR POLITIK DAERAH (APD)* dan DPC diganti dengan *ADMINISTRATUR POLITIK CABANG (APC).* Penjelasan lengkap kenapa pergantian ini, ada dalam AD/ART PGP. Ceritanya.(Team).

Bentuk Tanggung Jawab dan Pastikan Berjalan Optimal, Dandim 1608/Bima Cek Progres Pembangunan KDKMP di Wilayah Koramil 1608-06/Wawo

BIMA,Mediadinamikaglobal.id - Dandim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom.,M.Sc meninjau langsung progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang berlokasi pada wilayah jajaran Koramil 1608-06/Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Senin (16/3/2026) pukul 07.10 Wita. 

Peninjauan ini dilakukan di Posramil Kecamatan Lambitu dan Kecamatan Langgudu pada wilayah jajaran Koramil 1608-06/Wawo, dengan tujuan Dandim 1608/Bima sebagai bentuk tanggung jawab dan langkah strategis untuk memastikan program percepatan ekonomi yang dicanangkan pemerintah pusat berjalan optimal dan tepat sasaran, khususnya di wilayah teritorial Kodim 1608/Bima.

Pada kesempatan itu, Dandim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom.,M.Sc didampingi oleh Danposramil Lambitu Peltu Abdurajak, Danposramil Langgudu Serma Abdollah dan para Babinsa posramil Lambitu juga posramil Langgudu. 

Rangkaian wilayah kunjungan percepatan pembangunan KDKMP tersebut, yakni di Posramil Lambitu yang terdiri dari Desa Ka'owa, lanjut kantor Camat Lambitu dan Desa Kaboro. Dan di Posramil Langgudu langsung ke Desa Rompo, Desa Waworada, Desa Doro O'o, Desa Laju selanjutnya pengecekan menuju Desa Waro Kecamatan Monta.

Peninjauan, difokuskan pada pengecekan kualitas konstruksi bangunan agar sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan, sehingga fasilitas koperasi dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat desa setempat.

Dandim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom.,M.Sc, menegaskan, bahwa pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) merupakan mandat langsung Presiden Republik Indonesia dalam rangka mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

“KDKMP diproyeksikan sebagai pusat pemberdayaan ekonomi desa yang memberi dampak langsung bagi masyarakat. Karena itu, aspek ketepatan jadwal dan kualitas konstruksi menjadi perhatian utama jajaran Kodim 1608/Bima,” kata Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom., M. Sc

Peninjauan tersebut, juga merupakan bagian dari mekanisme pengawasan Kodim 1608/Bima serta tidak terlepas oleh pengawasan wilayah jajaran Koramil 1608-06/Wawo terhadap program pembangunan strategis desa agar berjalan efektif, transparan, dan sesuai ketentuan.

Dengan progres yang semakin terukur, pembangunan KDKMP di Kabupaten dan Kota Bima dipandang sebagai penguatan ekonomi kerakyatan yang menjadi prioritas pengawasan Kodim 1608/Bima.

Kegiatan kunjungan di jajaran wilayah Koramil 1608-06/Wawo yakni di Posramil Lambitu dan Posramil Langgudu berjalan tertib dan aman. (MDG05)