Media Dinamika Global

Kamis, 05 Maret 2026

Gubernur NTB Ajak Polhut dan Masyarakat Jaga Hutan Demi Cegah Bencana Alam


Lombok Tengah, Media Dinamika Global.Id.- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, memberikan instruksi tegas kepada jajaran Polisi Kehutanan (Polhut) dan masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam menjaga kelestarian hutan. 

Hal ini disampaikan Gubernur saat melakukan penanaman pohon di kawasan area Benang Kelambu dan silaturrahmi dengan personil Balai KPH Wilayah I Dinas LHK Prov. NTB, berlangsung di Benang Kelambu, Desa Aik Berik, Lombok Tengah, Rabu (4/3/2026).

Gubernur mengungkapkan keprihatinannya setelah berkeliling wilayah NTB, khususnya Pulau Sumbawa dan Lombok bagian selatan. 

Menurutnya, kerusakan hutan telah menjadi pemicu utama berbagai bencana alam yang merugikan masyarakat belakangan ini.

"Seminggu lalu kita mengalami hujan tiga hari berturut-turut, terjadi banjir di 14 titik. Semuanya itu disebabkan oleh kerusakan hutan," tegasnya di hadapan personel Polhut," ujarnya. 

Ia juga menambahkan, bahwa kerusakan jalan provinsi di area Sekotong hingga Mawun merupakan dampak nyata dari gundulnya hutan di perbukitan.

Dalam momen yang bertepatan dengan bulan Ramadan tersebut, Gubernur memaknai ibadah puasa sebagai momentum untuk menahan diri dari perilaku merusak alam. Ia pun meminta para Polhut untuk menganggap hutan sebagai bagian dari diri dan keluarga mereka sendiri.

"Jaga hutan seperti kamu menjaga keluargamu sendiri. Nasib orang-orang di bawah sana sangat tergantung pada apa yang dilakukan oleh rekan-rekan Polhut di sini," ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Lalu Iqbal berjanji akan memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan dan fasilitas kerja para petugas kehutanan di masa mendatang. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan humanis (persuasif) kepada masyarakat sekitar hutan.

"Jadilah sahabat bagi mereka yang ada di sekitar hutan. Ajak mereka bersama-sama menjaga, agar kita bisa mewariskan sesuatu yang baik bagi anak cucu kita, bukan mewariskan kerusakan," pungkasnya.

Redaksi ||

Kapolda NTB Pimpin Upacara Penghargaan dan PTDH, Tegaskan Komitmen Integritas di Tubuh Polri


Mataram, Media Dinamika Global.Id.– Kapolda NTB Edy Murbowo memimpin upacara penyerahan penghargaan kepada personel berprestasi sekaligus pelaksanaan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap anggota Polri yang melanggar kode etik. Upacara tersebut berlangsung di Lapangan Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Kamis (05/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Irwasda Polda NTB, para Pejabat Utama, perwira, bintara, hingga tamtama di lingkungan Polda NTB.

Dalam amanatnya, Kapolda NTB menegaskan bahwa pemberian penghargaan kepada personel berprestasi merupakan bagian dari implementasi program prioritas Kapolri dalam mewujudkan sumber daya manusia Polri yang unggul dan profesional. 

Penghargaan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi anggota lainnya untuk terus meningkatkan kinerja serta menjadi teladan dalam pelaksanaan tugas.

“Selaku Kapolda NTB, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas kinerja, integritas, dedikasi, dan loyalitas yang telah diberikan demi menjaga nama baik institusi Polri, khususnya Polda NTB,” ungkapnya.

Adapun enam personel yang menerima penghargaan dari pimpinan yakni Briptu Praju Alit Nugroho (Sat Brimob Polda NTB), Bripda Dattu Andifaka, Bripda I Made Aditya Putra W, dan Bripda Ramadhan Hadi Dirgantara dari Ditsamapta Polda NTB, serta Braka Suryadi Saputra dan Bharatu I Wayan Sri Juniarti dari Sat Brimob Polda NTB.

“Selamat kepada personel yang menerima penghargaan. Semoga ini menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kinerja sebagai anggota Polri,” ujarnya.

Selain memberikan penghargaan, Kapolda NTB juga memimpin pelaksanaan PTDH terhadap Kompol I Made Yogi Porusa Utama, perwira menengah Polda NTB yang dinilai melakukan pelanggaran kode etik profesi Polri.

Menurut Kapolda, tindakan tegas tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menegakkan disiplin serta menjaga integritas organisasi.

“PTDH ini diharapkan menjadi pelajaran bagi seluruh personel agar tidak melakukan pelanggaran yang dapat merusak nama baik institusi,” tegasnya.

Kapolda menutup amanatnya dengan mengingatkan seluruh anggota Polri di wilayah NTB untuk senantiasa menjaga profesionalitas, disiplin, serta integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Redaksi ||

Dansat Brimob Polda Riau Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi

Pekanbaru — Satuan Brimob Polda Riau menggelar apel pemberian penghargaan kepada personel yang menorehkan prestasi di berbagai ajang olahraga tingkat daerah maupun nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Hijau Mako Satuan Brimob Polda Riau. Kamis (05/03/2026)

Apel penghargaan dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K. serta diikuti oleh jajaran personel Satbrimob Polda Riau. 

Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan kepada anggota yang telah mengharumkan nama satuan melalui prestasi yang diraih.

Adapun personel yang menerima penghargaan atas prestasi yang membanggakan tersebut antara lain:

1. Briptu Aqil Jamik H – Anggota Batalyon C Pelopor, meraih Juara 1 Dumai Muaythai Open se-Provinsi Riau Tahun 2026.

2. Bripda Alamin Septu Kelana – Anggota Batalyon C Pelopor, meraih Juara 1 Riau National Taekwondo Championship Tahun 2026.

3. Bripda Binsar Martogi Samosir – Anggota Batalyon C Pelopor, meraih Juara 1 Dumai Muaythai Open se-Provinsi Riau Tahun 2026.

4. Bripda Fadlur Rahman Asnawi – Anggota Detasemen Gegana, meraih Juara 2 Kejurnas Karate Piala Menpora RI Rakashima Tahun 2026.

5. Bripda Dimas Aryo Giofanny – Anggota Detasemen Gegana, meraih Juara 3 Kejuaraan Renang Alfa Akuatik Open Swimming Championship 2026 se-Indonesia.

Dalam amanatnya, Dansat Brimob Polda Riau menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para personel yang telah menunjukkan dedikasi, disiplin, serta semangat juang yang tinggi sehingga mampu meraih prestasi dan membawa nama baik Satuan Brimob Polda Riau.

“Prestasi yang diraih oleh para personel ini merupakan bukti bahwa anggota Brimob tidak hanya profesional dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga dan kegiatan lainnya. Saya berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mengembangkan kemampuan dan memberikan yang terbaik bagi satuan,” ujar Dansat Brimob Polda Riau.

Kegiatan apel pemberian penghargaan berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau aman dan kondusif.

Melalui pemberian penghargaan ini, diharapkan dapat meningkatkan semangat dan motivasi seluruh personel Satuan Brimob Polda Riau untuk terus berprestasi serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Semarak Syiar Islam di SDN 32 Panggi Kota Bima: Lomba Adzan Siswa Kelas 1–6 Digelar Penuh Antusias


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Menumbuhkan Generasi Islami, SDN 32 Panggi Kota Bima Gelar Lomba Adzan untuk Siswa Kelas 1 sampai kelas 6

1. Menumbuhkan Generasi Islami, SDN 32 Panggi Kota Bima Gelar Lomba Adzan untuk Siswa Kelas 1–6” ????

2. “Suara Merdu Panggilan Sholat Menggema di SDN 32 Panggi dalam Lomba Adzan Siswa” ????

3. “Meriahkan Kegiatan Keagamaan, SDN 32 Panggi Kota Bima Adakan Lomba Adzan Antar Siswa” ?

4. “Membina Karakter Religius, Siswa SDN 32 Panggi Ikuti Lomba Adzan dengan Penuh Semangat” 

2. “Suara Merdu Panggilan Sholat Menggema di SDN 32 Panggi dalam Lomba Adzan Siswa” ????

3. “Meriahkan Kegiatan Keagamaan, SDN 32 Panggi Kota Bima Adakan Lomba Adzan Antar Siswa” 

4. “Membina Karakter Religius, Siswa SDN 32 Panggi Ikuti Lomba Adzan dengan Penuh Semangat”

(Rajuli MDG)

Kepala Sekolah SDN 32 Panggi Berikan Pembinaan dan Nasihat kepada Siswa yang Bertengkar Saat Jam Pelajaran


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Pada hari Kamis, Kepala Sekolah SDN 32 Panggi Kota Bima, Bapak Zulkarnain, S.Pd.SD, memberikan pembinaan dan nasihat kepada beberapa siswa yang melakukan kesalahan di lingkungan sekolah, yaitu terlibat pertengkaran saat jam pelajaran berlangsung.

Kejadian tersebut segera mendapat perhatian dari pihak sekolah. Dengan penuh kesabaran dan sikap bijaksana, Bapak Zulkarnain memanggil siswa-siswa yang terlibat untuk diberikan arahan serta bimbingan agar mereka menyadari kesalahan yang telah dilakukan. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya menjaga sikap saling menghormati, menghargai teman, serta menjaga ketertiban selama proses belajar mengajar berlangsung.

Menurut Bapak Zulkarnain, sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat untuk membentuk karakter dan sikap yang baik bagi para siswa. Oleh karena itu, setiap permasalahan yang terjadi di lingkungan sekolah harus diselesaikan dengan cara yang baik dan penuh pembinaan.

Para siswa yang terlibat pun diberikan kesempatan untuk saling meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut. Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan seluruh siswa SDN 32 Panggi dapat lebih disiplin, menjaga sikap, serta menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan di lingkungan sekolah.(Rajuli MDG)

Wakapolres Bima Memberikan Zakat Melalui BAZNAS Kabupaten Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Wakapolres Bima Kabupaten Polda NTB Kompol Saogi Sujana Angsar menyerahkan Zakat Ke Badan Amil Zakat Nasional Cabang Kabupaten Bima itu di Aula Tambora Mapolres Bima.Kamis (5/3/26) Sekira Pukul 09.30.Wita pagi tadi.

“Zakat fitrah adalah salah satu kewajiban umat muslim yang secara finansial mampu dan penyalurannya langsung kepada Baznas Kabupaten Bima untuk selanjutnya diteruskan ke saudara-saudara kita yang memenuhi kriteria menerima zakat fitrahnya,” ujarnya

Kapolres Bima Kabupaten AKBP M.Anton Bhayangkara Gaisar SIK.,MH , melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan zakat fitrah dari sebanyak 1.649 Orang/Jiwa, dengan Jumlah Uang Rp 61.013.000 (enam pukuh satu juta tiga belas ribu rupiah).yang selanjutnya diserahkan kepada lembaga amil zakat terpercaya bentukan pemerintah.

Diharapkan Baznas Kabupaten Bima terus membuat program yang betul-betul bisa mengangkat ekonomi umat dan keumatan.

Hadir dalam penyerahan Zakat fitrah Personil Polres Bima tersebut, Wakapolres Kompol Saogi Sujana Angsar,Kabag SDM Polres Bima AKP Rusdin,Kabag Log Polres Bima AKP I Wayan Sada Suitra, S.H.,Ketua Baznas Kab. Bima Drs. H. Zainuddin, M.M, Wakil Ketua I Baznas Kab. Bima Drs. H. Hanafi H. M. Saleh, Ps. Paur Subbagwatpers Bag SDM Polres Bima AIPTU Syahbudin,Bamin Sikeu Polres Bima Abdul Mufarik dan

Anggota Baznas Kabupaten Bima.

“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman” Pungkas Adib

Pemprov NTB Gelar GPM di Lombok Tengah, Warga Antusias Serbu Pangan Murah


Lombok Tengah, Media Dinamika Global.Id- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangkaian kegiatan Safari Gubernur yang kali ini dipusatkan di lapangan Jelojok Kopang Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, serta sejumlah bahan pokok lainnya dengan harga di bawah harga pasar.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak kegiatan dimulai. Ratusan warga memadati lokasi untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih murah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Hj. Eva Dewiyani, S.P., menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu instrumen penting pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah.

Menurutnya, melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Perum Bulog, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, pelaku usaha pangan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, diharapkan pasokan pangan tetap terjaga dan harga dapat dikendalikan, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Selain menyediakan pangan murah, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat dalam rangkaian Safari Gubernur. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah dapat menyerap aspirasi warga sekaligus memastikan berbagai program pembangunan daerah dapat dirasakan hingga tingkat desa.

Pada kesempatan yang sama, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB juga menggelar kampanye “Stop Boros Pangan” sebagai upaya edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola dan mengonsumsi pangan secara bijak.

Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk terus memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di berbagai wilayah sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Redaksi ||

Rabu, 04 Maret 2026

Polsek Wonosobo Ringkus Pelaku Penggelapan Motor Vario 160, Penadah Masuk DPO


Tanggamus - MediaDinamikaGlobal.id Unit Reskrim Polsek Wonosobo Polres Tanggamus menangkap seorang pemuda berinisial AP (18) atas dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan satu unit sepeda motor Honda Vario 160 milik warga Pekon Soponyono, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus. Tersangka diketahui bernama inisial (18), warga Pekon Padang Ratu Wonosobo.

Kapolsek Wonosobo Iptu Tjasudin, S.H., mengatakan, tersangka ditangkap atas laporan korban bernama Lutfi Nuryanto (45), warga Pekon Soponyono, Kecamatan Wonosobo. 

"Tersangka berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, pada Senin, 2 Maret 2026 malam," kata Iptu Tjasudin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Kamis 5 Maret 2026. 

Kapolsek mengungkapkan, dalam pemeriksaan, tersangka mengaku menjual sepeda motor tersebut seharga Rp7,5 juta kepada rekannya berinisial R di Pekon Padang Dalam, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat.

Petugas telah melakukan pengembangan ke kediaman R, namun yang bersangkutan tidak berada di tempat dan diduga melarikan diri. 

"Saat ini R telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Sepeda motor milik korban masih dalam proses pencarian," ungkapnya.

Dijelaska Kapolsek, peristiwa terjadi pada Senin, 7 Juni 2025 sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, tersangka meminjam sepeda motor Honda Vario 160 warna hitam nomor polisi BE 2565 ZX dengan alasan hendak pergi ke Indomaret kepada anak korban.

Namun setelah dibawa pergi, kendaraan tersebut tidak pernah dikembalikan dan kemudian diketahui telah dijual kepada orang lain. 

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp28 juta dan melapor ke Polsek Wonosobo," jelasnya.

Ditambahkan Iptu Tjasudin, barang bukti yang dari tersangka berupa dompet, dua mata kunci letter T, kaos lengan pendek warna putih, celana levis pendek warna hitam, ikat pinggang warna hitam.

Kini tersangka ditahan di Mapolsek Wonosobo, atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 486 dan/atau Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana. "Ancaman pidana penjara paling lama empat tahun," tegasnya. (Umar.MDG)

Danpos Asakota Pimpin Kegiatan Safari Mobil Maung, Ini Respon Guru-guru.


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Danpos Asakota Pelda Arif Risnandar dan Anggota Posramil Asakota Koramil 1608-01/Rasanae menggelar kegiatan Safari Mobil Maung di SDN 74 Kota Bima Jln. Lintas Ule - Kolo Kel. Ule Kec. Asakota Kota Bima. Kamis, (05/03/26)

Kegiatan ini di selenggarakan oleh Kodim 1608/Bima yang di hadiri oleh Danpos Asakota Pelda Arif Risnandar, Kepala Sekolah SDN 74 Kota Bima, Anggota Posramil Asakota Koramil 1608-01/Rasanae, Babinsa Kel. Ule, beserta seluruh Guru-guru dan Siswa /Siswi SDN 74 Kota Bima.

Sekitar Pukul 08.05 Wita, Mobil maung tiba di halaman SDN 74 Kota Bima dan disambut dengan penuh semangat oleh pihak SDN 74 Kota Bima. Karena kehadiran Mobil Maung tersebut merupakan momen langka di kalangan para siswa, apalagi Mobil Maung sendiri baru di rancang oleh para anak-anak bangsa yang memiliki ide dan kreatifitas yang luar biasa.

Maka tidak heran kehadiran Mobil Maung menjadi momen haru bagi para siswa SDN 74 Kota Bima

Usai kedatangan Mobil Maung, kegiatan Safari Mobil maung di mulai dan diawali dengan seksi Foto-foto dengan Guru dan Siswa SDN 74 Kota Bima di halaman Sekolah, kemudian dilanjutkan dengan diberikannya kesempatan untuk mencoba menaiki dan mengelilingi kelurahan Ule bersama guru beserta siswa-siswi secara bergantian.


Salah satu dewan guru, menyampaikan rasa haru dan bangga setelah diberikan kesempatan menaiki Mobil Maung bersama dengan para muridnya.

Lanjut disampaikannya, maka dengan kesempatan ini, saya menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang luar biasa atas kehadiran TNI di sekolah kami, karena selain memberikan hiburan ke anak-anak, juga mereka diperkenalkan sebuah Mobil Maung sebagai simbol kemajuan karya anak bangsa, yang tentunya dapat memotivasi para siswa untuk kedepannya berinovasi serta memiliki kreativitas, tandasnya.

Usai melaksanakan foto bersama dan berkeliling, kegiatan Safari Mobil maung selesai dalam keadaan aman.

Catatan :

Kegiatan Safari Mobil maung ini diselenggarakan oleh Kodim 1608/Bima. dalam rangka memperkenalkan kepada Kepala Sekolah, Guru-guru dan Seluruh Anak sekolah SDN 74 Kota Bima bahwa mobil maung tersebut adalah hasil karya/Buatan Anak bangsa Indonesia yang diberikan oleh TNI-AD kepada Kodim 1608/Bima. (Koramil-01/Tim MDG)

Dua Lembaga Desak Kejati Lampung Usut Proyek Tanggul Penahan Air Dinas PSDA Lampung di Tanggamus.

Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Forum Wartawan Independen Nusantara ( For-WIN) dan LSM Pembinaan Rakyat Lampung (PRL) mendesak Kejaksaan tinggi Lampung melakukan pemeriksan terkait banyak nya proyek di Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung tahun anggaran 2025.

For-WIN dan LSM PRL secara aktif dalam mengawal jalan nya pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah provinsi Lampung. Dalam rangka memastikan semua kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan harapan pemerintah pusat dan harapan gubernur Lampung.

Namun fakta dilapangan dua lembaga ini menemukan, banyak proyek dinas PDSA tidak selesai dengan baik, sehingga tidak menberikan manfaat yang semestinya, hanya menghabur-hamburkan anggaran. Terkasan bahwa "berfungsi atau tidak, yang penting anggaran nya keluar, dan oknum dinas tetap mendapatkan fie daru setiap proyek!!.".

Sebut saja dua contoh proyek yang diduga gagal dan tidak selesai sesuai yang diharapkan.: 

1. Proyek Beronjong Waypaku II Pekon Paku Kec. Kelumbayan Kabupaten Tanggamus. 

2. Proyek Tanggul Penahan Air di Dusun Suka Agung Pekok Napal Kec Kelumbayan

Dari dua titik proyek tersebut tim invistigasi For-WIN dan LSM PRL menemukan fakta-pakta dugaan proyek tidak sesuai dengan kontrak dan spesifikasi. Yang berpotensi menyebabkan kerugian keuangan negara dan menyebabkan proyek tersebut tidak memberikan manfaat sesuai yang di harapakan.

Fakta-fakta yang kami temukan adalah :

A. Proyek Beronjong Way Paku II :
1. Tidak ada papan nama proyek, ( diduga melanggar Prinsif Transparansi). 

2. Material yang digunakan sebagian besar menggunakan batu bulat dan sebagian lagi batu kecil. Selain itu batu diduga bukan berasal dari penyedia batu yang mempunyai izin resmi, serta susunan batunya kurang padat.

3. Kawat beronjong diduga kurang berkwalitas dan tidak memenuhi standar SNI, kondisi anyaman kawat dapat melebar, sehingga batu berpotensi keluar tergerus air, terutama karena sebagian besar batu bagian tengah kecil-kecil dan batu kurang padat.

B. Proyek : Pembangunan Tanggul Penahan Tebing Sungai.
Lokasi : Dusun Suka Agung
Pekok/Desa : Napal
Kec. : Kelumbayan 
Kab. : Tanggamus

Fakta yang ada dilapangan :

1. Batu/kontruksi batu.
Kontruksi batu beronjong yang mestinya memakai batu belah dan berasal dari perusahaan yang mempunyai legalitas (Izin resmi), diganti dengan batu kali bulat yang diduga diambil dari aliran sungai setempat. 

2. Batu bagian tengah beronjong diisi batu berukuran kecil (Kerokos/koral kecil), akibatnya bila dihantam air dengan debit air sungai yang deras, maka batu tersebut akan ikut hanyut.

3. Tidak ada papan Proyek, dari awal pekerjaan tidak terpasang papan proyek, hal tersebut tentunya melanggat prinsif transparansi sesuai yang diamanahkan oleh Perpres tentang pengadaan barang dan jasa serta UU KIP no 14 tahun 2008.

Meskipun temuan tersebut sudah disampaikan kepada Budi Dharmawan selaku kepala Dinas PDSA beberapa waktu yang lalu, tetapi sampai hari yang bersangkutan tidak memberikan tanggapan apaun. 
 
Terkait dua proyek tersebut, For-WIN dan LSM PRL meminta pihak penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan tinggi lampung dapat segera memeriksa pihak-pihak terkait, antarara lain, Kepala Dinas PSDA, PPTK serta rekanan kedua Proyek tersebut. (Fs/Red)