Media Dinamika Global

Jumat, 27 Februari 2026

Kodim 1608/Bima Optimistis Program TMMD 2026 Selesai Sesuai Target


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Kodim 1608/Bima, optimistis Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2026 selesai sesuai target yang telah ditetapkan. Keyakinan tersebut muncul karena progres pekerjaan fisik pada lima desa di Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, terus menunjukkan peningkatan yang terukur dan terarah.

Komandan Kodim 1608/Bima, Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., menegaskan, sasaran TMMD tidak hanya terfokus pada satu wilayah. “Sasaran TMMD bukan hanya di Desa Sondo saja, tetapi lima desa di Kecamatan Monta,” ungkapnya pada Jumat, 27 Februari 2026.

Pada Desa Sondo, tim TMMD mengerjakan jalan tani sepanjang 700 meter dengan progres mencapai 50 persen. Pembangunan talud sepanjang 111 meter juga berjalan, dengan capaian 37 meter pada sisi kiri dan kanan jalan.

Sementara itu, pengerasan jalan menuju SMK di desa tolouwi sepanjang 111 meter telah rampung dan sudah dapat dimanfaatkan, program lain juga menunjukkan perkembangan positif. Pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di desa waro telah selesai pada pekan ini , pengerjaan MCK dan bak air musholla di desa yang sama mencapai 52 persen, 

Selain itu tim TMMD melaksanakan pengeboran air untuk tiga mesjid dengan 2 titik saat ini masuk dalam tahap pengerjaan aktif. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut berjalan sesuai rencana dan mengarah pada penyelesaian sebelum masa penutupan.

Kendala cuaca hambat jalan tani Desa Sondo 

Walau sebagian besar sasaran fisik berjalan lancar, pembangunan jalan tani di desa sondo menghadapi tantangan cuaca kendala cuaca hujan Karena kanan kiri jalan tani adalah sawah jadi aksesnya berlumpur dan licin, katanya.

Curah hujan tinggi membuat jalur distribusi material menjadi berat, kendaraan pengangkut tanah sering terjebak akibat kondisi Tanah yang lembek, selain itu alat berat juga beberapa kali mengalami gangguan teknis yang memperlambat ritme kerja dilapangan, meski mengahadapi hambatan tersebut, kodim 1608/Bima tetap menjaga target penyelesaian.

Untuk target tetap di usahakan sebelum penutupan TMMD pada Selasa 11 Maret 2026 selesai semua, tutupnya. 

Ia juga memastikan, personel yang sebelumnya menyelesaikan RTLH kini beralih membantu pengerjaan talut dan jalan tani agar percepatan progres dapat tercapai.

Secara keseluruhan seluruh sasaran fisik berjalan sesuai rencana, dengan perhatian khusus pada jalan tani desa sondo yang terdampak faktor cuaca , optimisme tetap terjaga hingga seluruh program TMMD 2026 mencapai tahap akhir sesuai jadwal. (Sekjend MDG)

Babinsa Rasabou Koramil 1608-03/Sape Dampingi Penyemprotan Ulat Padi, Dukung Ketahanan Pangan Nasional


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Dalam upaya mendukung program Ketahanan Pangan Nasional, Babinsa Desa Rasabou, Abdul Hafid yang merupakan anggota Koramil 1608-03/Sape, melaksanakan pendampingan penyemprotan hama ulat padi pada Sabtu (28/2/2026) pukul 08.30 Wita.

Kegiatan tersebut berlangsung di lahan persawahan milik Kelompok Tani (Poktan) Kaletepeka, Desa Rasabou, Kecamatan Sape. Pendampingan dilakukan sebagai bentuk dukungan TNI AD terhadap para petani dalam menjaga hasil panen dari serangan hama yang berpotensi menurunkan produktivitas pertanian.



Serda Abdul Hafid menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah binaan.

Para anggota Poktan Kaletepeka menyambut baik pendampingan tersebut dan berharap dukungan yang diberikan dapat membantu meningkatkan hasil panen serta kesejahteraan petani.

Kegiatan berlangsung aman dan lancar.

(Team.MDG.03)

Korupsi Rp 348 Miliar Eks Dirut Pertamina Hanya di Vonis 1,5 Tahun Penjara


Jakarta, Media Dinamika Global.id.--Mantan Direktur Umum PT Pertamina (Persero), Luhur Budi Djatmiko, divonis 1 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp500 juta subsider 5 bulan kurungan dalam kasus korupsi pembelian lahan di Rasuna Epicentrum, Jakarta Selatan, dengan kerugian negara mencapai Rp348,69 miliar. Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan Luhur terbukti melanggar UU Tindak Pidana Korupsi karena menyetujui proses pengadaan lahan tanpa kajian investasi memadai, termasuk dugaan rekayasa laporan penilaian dan persetujuan harga tanah yang dinilai tidak wajar. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yang meminta hukuman 5 tahun penjara serta uang pengganti ratusan miliar rupiah.

Putusan ini kembali dibandingkan publik dengan kasus Nenek Asyani pada 2015. Warga Situbondo berusia 63 tahun itu divonis 1 tahun penjara dengan masa percobaan 1 tahun 3 bulan dan denda Rp500 juta subsider hari kurungan setelah dinyatakan bersalah melanggar UU Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan terkait tuduhan pencurian tujuh batang kayu jati. Meski tidak harus menjalani hukuman badan karena masa percobaan, vonis bersalah tersebut memicu reaksi emosional di ruang sidang dan menjadi sorotan luas soal rasa keadilan dalam penegakan hukum.

Safari Ramadhan di Monta Bupati -Wakil Bupati Bima Tekankan Pentingnya sinergi Antara Pemerintah dengan Masyarakat Monta


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kabupaten Bima kembali melaksanakan agenda tahunan Safari Ramadhan sebagai sarana mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Pada Jumat (27/2), kegiatan dipusatkan di Masjid Jami At-Taqwa, Desa Simpasai, Kecamatan Monta.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy. Kehadiran pimpinan daerah ini turut didampingi oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Bima, Murni Suciyanti, dan Ketua GOW Kabupaten Bima, Hj. Anita H. Irfan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan buka puasa bersama seluruh lapisan masyarakat di halaman Masjid Jami At-Taqwa. 

Dalam sambutan yang diawali penyeraha secara simbolis bantuan Mushaf Al-Qur’an kepada Camat Monta, Bupati Ady Mahyudi menekankan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan jembatan komunikasi antara pemerintah dan rakyat.

"Bulan suci ini adalah momentum terbaik untuk memperbaiki diri. Saya berharap seluruh masyarakat dapat meningkatkan intensitas ibadahnya, memakmurkan masjid, dan menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing," ujar Bupati Ady.

Memasuki satu tahun masa kepemimpinan pasangan Ady-Irfan, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat selama ini. Ia menyadari bahwa tantangan membangun Dana Mbojo ke depan membutuhkan kekompakan semua pihak.

"Dalam satu tahun perjalanan pengabdian kami, doa dan dukungan masyarakat adalah kekuatan utama. Kami berharap dukungan ini terus mengalir agar kedepannya kami dapat memimpin dan membawa Kabupaten Bima yang kita cintai ini menjadi lebih baik, sejahtera, dan bermartabat," tambahnya.

Turut hadiri dalam Safari Ramadhan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Bima, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima, Para Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Bima, Para Kabag Lingkup Setda Bima, Camat Monta beserta unsur Muspika Kecamatan Monta.(Sekjend MDG)

Sinergi Pengawas dan Guru SMAN 1 Donggo dalam Penguatan Administrasi Pembelajaran


Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.-- Selepas acara pembukaan pendampingan administrasi oleh 13 pengawas mata pelajaran dari Kabupaten Bima Provinsi NTB, kegiatan berlanjut dengan suasana yang jauh lebih cair. Para pengawas tidak hanya memberi arahan, tetapi turut mendampingi guru-guru hebat Smansado dalam memeriksa dan melengkapi administrasi pembelajaran.

Di halaman sekolah, beberapa guru dan pengawas terlihat duduk di bawah pohon yang rindang sambil menikmati udara khas pegunungan Donggo, sementara yang lain memilih berdiskusi di dalam ruangan. Pendampingan berjalan hangat dan kekeluargaan—tidak ada kesan menggurui, hanya semangat saling belajar dan saling menguatkan untuk menyukseskan implementasi Kurikulum Merdeka, mulai dari prinsip pembelajaran mendalam hingga penguatan kecakapan abad 21.

Suasana Smansado hari ini benar-benar menunjukkan bahwa kemajuan pendidikan sering lahir dari ruang-ruang sederhana, diskusi ringan, dan kebersamaan yang tulus antara pengawas dan guru.

Kepsek Sri Suryani 

Guru : Mujakir Jacky Muslim Donggo Nursih Makarau Abdul Gafur Fahmansyah Vera Wati Sulash Sumiati Nurul Kusumawardana Djhoin's Mala Nur Ulfa Fitriana Zaidon Sejarah Donggo Assalamualaikum Rindu Ust Rafik Tamrin Yusuf Efendi Ghazali Wahyudi Mahanta dll

Pengawas : Irwan Nirwan dll

Mahasiswa KKN Kampus Stipar di Tambora 1 Pelajar SMA Tewas , 8 Orang Terduga Pelaku Serahkan Diri, Panitia KKN Diduga Ikut terseret


Tambora NTB, Media Dinamika Global.id.-- Jelang Tragedi diduga jatuh di jurang yang sangat tragis kematian remaja kelas 3 SMAN 3 pekat Kabupaten Dompu sudah memasuki hampir setengah bulan, belum ada titik terang dan mengisahkan pilu di balik berdukacita menunggu perkembangan laporan polisi. Sedangkan delapan orang terduga pelaku yang diamankan masih berkeliaran diluar sel layaknya tidak ada bertentangan dengan proses hukum. 

Keluarga korban, saudara Aryadin menyampaikan. Jika memang bagian dari pada rangkaian pristiwa sejumlah (8) delapan orang di amankan tersebut, sekiranya dapat dilakukan penahanan secara ketat layaknya para tahanan lain oleh pihak Polres Bima meminta Polda NTB untuk Ambil alih Kasus kematian almarhum Dafa Prabowo tempat kejadian perkara TKP Savana Dorombolo Desa Oi Panihi Kecamatan Tambora Kabupaten Bima-NTB.

Ariyadin menegaskan kepada Kasatreskrim Polres Bima AKP Adbul Malik SH, jika para peserta undangan teman dari Almarhum Dafa Prabowo sudah dimintai keterangan. Maka hal ini, segera memanggil dan memproses dan mengamankan Panitia penyelanggara Pelaksana Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan Ke V Kampus STIPAR Soromandi Bima. Sekretariat jln: Desa Oi Panihi, kecamatan tambora, kabupaten, Bima, NTB. Nomor 03/PAN-PEL KKN/STPS/II/2026

Beredar Perihal : Undangan Kepada Yth, Dengan dilaksanakannya kegiatan camping edukasi yang diadakan oleh kami Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan Ke V Kampus Stipar Soromandi Bima di Desa Oi Panihi Kecamatan Tambora Kabupaten Bima. dengan tema "Membangun Generasi Cinta Alam Dan Sadar Wisata" Maka, kami mengundang bapak/Ibul saudara saudaril untuk menghadiri Kegiatan yang kami dimaksud. Akan dilaksanakan pada sabtu/minggu, Hari/tanggal 14-15, februari 2026. Waktu 08:00 wita-selesai. Tempat savana dorombolo, desa oi panihi". 

Atas kejadian menimpah anaknya, Ayah korban almarhum Dafa Prabowo asal Desa Labuan Kananga Kecamatan Tambora Kabupaten Bima. Meminta kepolisian Penyidik dan Kasat Reskrim Polres Bima pemproses pihak kampus STIPAR Soromandi Bima serta memanggil pihak pelaksana kegiatan, pemateri. Tentu adanya akibat pasti ada sebab, apalagi keributan dilokasi acara sampai tiga kali hingga korban menghembuskan nafasnya di jurang dan di evakuasi oleh seorang konten Kreator "Ompu Jalo" merupakan pemateri dalam seminar tersebut. Ungkap Ayah korban saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp pribadinya bertepatan do'a hari ke 7 almarhum 

Saya tidak berkata-kata lagi adanya kejadian dengan sangat tragis, melihat seluruh kujur tubuhnya. hal ini juga Panitia Pelaksana Mahasiswa KKN Tematik Angkatan Ke V Kampus STIPAR Soromandi Bima secara resmi dilaporkan.

Harapan saya kepada pihak kepolisian Polres Bima agar menegakkan hukum tidak pandang bulu, mana orang yang mampu dan tidak mampu. Kasus ini jangan di anggap sebagai lelucon dan menjadikan hanya pada delapan orang sebagai terduga pelaku yang telah menyerahkan diri ke Polsek Sanggar yang dijerat, Tegakkan hukum seadil-adilnya apa motif sebenarnya dibalik lokasi kegiatan. Tegasnya Ayah Dafa Prabowo sambil menangis 

tragedi pelajar SMA 3 Pekat jatuh dijurang meninggal dunia, dalam pernyataan Kasat Reskrim Polres Bima AKP Adbul Malik SH saat diwawancarai wartawan pada hari Sabtu tanggal 21/02/2026, melakukan klarifikasi mendatangi ruangan kerja Kasat Reskrim Polres Bima terkait motif dan kronologi kejadian kematian tragis Jatuh di jurang menimpah almarhum Dafa Prabowo Pelajar SMAN 3 Pekat Kabupaten Dompu. 

Menanggapi pertanyaan Kasatreskrim Polres Bima AKP Adbul Malik SH mengatakan bahwa atas kematian almarhum Dafa Prabowo, karena panik ketakutan karena ada keributan di lokasi acara sehingga melarikan diri akhirnya jatuh kejurang tidak ada yang mengejar dia, "ini bukan kata saya tapi kata teman-teman yang jadi saksi". Ungkap Kasat Reskrim 

Camping Edukasi Mahasiswa KKN Kampus STIPAR di Tambora 1 Pelajar SMA Merenggut Nyawa, 8 Orang Terduga Pelaku ( Red)

Polwan Polres Tulang Bawang Tebar Kebaikan Di Bulan Suci Ramadhan.



Tulang Bawang – Mediadinamikaglobal.Id || Wujud nyata kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat kembali terpancar melalui aksi humanis para Polisi Wanita (Polwan) Polres Tulang Bawang.

Pada Jum’at, 27 Februari 2026, pukul 17.00 WIB s/d selesai, Polwan Polres Tulang Bawang melaksanakan kegiatan Pembagian Takjil Gratis kepada masyarakat dan para pengguna jalan di depan Mako Polres Tulang Bawang.

Kegiatan penuh makna ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Tulang Bawang, AKP AYU TIARA KANCHIKA, S.TrK., S.I.K, yang juga merupakan Senior Polwan Polres Tulang Bawang.

Dalam suasana sore yang penuh berkah, para Polwan dengan senyum ramah menyapa para pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas. Takjil dibagikan sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur di bulan suci.

AKP Ayu Tiara Kanchika menyampaikan: “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polwan Polres Tulang Bawang kepada masyarakat, khususnya para pengendara yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba. Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan pelayan masyarakat.”

Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan implementasi semangat Polri Presisi yang senantiasa mengedepankan pendekatan humanis.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Para pengendara yang menerima takjil tampak antusias dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian serta kepedulian Polwan Polres Tulang Bawang.

“Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat. Polwan akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat dengan kegiatan-kegiatan positif dan inspiratif,” tambah AKP Ayu.

Aksi berbagi ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri bukan hanya dalam tugas pengamanan dan penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang penuh empati dan kepedulian sosial.

Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (Fs/Red) 

Satu Nyawa Melayang Saat Camping KKN STIPAR di Wilayah Tambora


Tambora NTB, Media Dinamika Global.id.-- Kematian tragis Dafa Prabowo, pelajar kelas III SMA, dalam kegiatan camping edukasi yang digelar mahasiswa KKN Kampus STIPAR Soromandi Bima di Savana Dorombolo, Desa Oi Panihi, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, masih menyisakan tanda tanya. Hampir setengah bulan berlalu sejak peristiwa nahas itu terjadi, namun keluarga korban menilai proses hukum belum menunjukkan titik terang.

Delapan orang warga Desa Kawinda Na’e diketahui telah menyerahkan diri ke Polsek Sanggar dan kini diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun, keluarga korban mempertanyakan mengapa para terduga belum ditahan sebagaimana mestinya, sementara proses penyelidikan terus berjalan di Polres Bima. Keluarga bahkan meminta agar mengambil alih penanganan kasus tersebut demi menjamin objektivitas dan transparansi.

Peristiwa tragis itu terjadi saat kegiatan “Camping Edukasi” Mahasiswa KKN Tematik Angkatan V STIPAR Soromandi Bima dengan tema “Membangun Generasi Cinta Alam dan Sadar Wisata” pada 14–15 Februari 2026. Berdasarkan undangan resmi bernomor 03/PAN-PEL KKN/STPS/II/2026, kegiatan tersebut mengundang masyarakat untuk hadir di Savana Dorombolo. Namun di lokasi acara dilaporkan terjadi keributan hingga tiga kali, sebelum korban akhirnya ditemukan jatuh ke jurang.

Ayah korban, Aryadin, warga Desa Labuan Kananga, Kecamatan Tambora, meminta penyidik dan Kasat Reskrim Polres Bima memproses seluruh pihak yang diduga terkait, termasuk panitia pelaksana, pihak kampus, serta pemateri kegiatan. Ia menilai, setiap akibat pasti ada sebab, terlebih insiden keributan terjadi berulang kali sebelum anaknya terjatuh ke jurang. Korban dievakuasi oleh seorang konten kreator yang juga disebut sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut.

Kasatreskrim Polres Bima, AKP Abdul Malik SH, saat dikonfirmasi pada Sabtu (21/2/2026), menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi, korban diduga panik dan ketakutan akibat keributan sehingga melarikan diri dan terjatuh ke jurang. “Ini bukan kata saya, tapi keterangan teman-teman yang menjadi saksi. Tidak ada yang mengejar korban,” ujarnya. Penyidik, kata dia, masih mendalami kemungkinan unsur pidana. Dari delapan orang yang menyerahkan diri, satu di antaranya diduga membawa senjata tajam dan terancam dijerat Undang-Undang Darurat.

Terkait legalitas dan perizinan kegiatan, Kapolsek Tambora, Suhandak, menyebut panitia hanya menyampaikan surat pemberitahuan undangan, bukan permohonan izin resmi. Pihak kepolisian sempat melakukan monitoring melalui Bhabinkamtibmas, namun setelah pukul 11.30 WITA anggota kembali ke Polsek. Tak lama kemudian, aparat menerima laporan adanya perkelahian dan langsung kembali ke lokasi. “Hanya pemberitahuan undangan saja,” ujar Kapolsek singkat.

Keluarga korban berharap Polres Bima mengusut tuntas motif dan kronologi kejadian tanpa pandang bulu. Mereka menegaskan agar kasus ini tidak berhenti pada delapan orang yang telah menyerahkan diri, melainkan juga menelusuri tanggung jawab penyelenggara kegiatan. “Tegakkan hukum seadil-adilnya. Ungkap apa yang sebenarnya terjadi,” tegas ayah korban dengan suara bergetar.

Hingga kini, misteri di balik jatuhnya Dafa Prabowo di jurang Savana Dorombolo masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Publik menanti langkah tegas aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus ini secara terang dan akuntabel. (Sekjend MDG)

Tiga Titik Belum Kantongi SLHS, Wakil Bupati Hankam Hasan Tegaskan Pembenahan Total SPPG,

Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Keselamatan masyarakat tidak boleh dikompromikan, Dalam monitoring Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Banjar Agung, Wakil Bupati Hankam Hasan menemukan masih adanya SPPG yang belum terdaftar dan belum memiliki Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS), Jumat 27 Februari 2026.

Peninjauan dilakukan di enam titik SPPG wilayah Banjar Agung Unit 2, yakni SPPG Banjar Agung 1, SPPG Banjar Agung 2, SPPG Tri Tunggal Jaya 1, SPPG Tri Tunggal Jaya 3, SPPG Tunggal Warga 1, SPPG Tunggal Warga 2. 

Dari hasil monitoring, hanya tiga SPPG yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan standar kelayakan hygiene sanitasi. Sementara tiga lainnya belum mengantongi SLHS, sehingga memerlukan pembenahan segera. Wakil Bupati menegaskan bahwa kelengkapan sertifikasi dan penerapan standar kebersihan bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban mutlak demi melindungi masyarakat.

"Tidak boleh ada toleransi terhadap standar kebersihan dan keamanan pangan. Semua SPPG wajib memiliki SLHS dan menjalankan SOP secara disiplin. Ini menyangkut kesehatan masyarakat," tegasnya.

la juga menambahkan bahwa temuan ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh, terutama setelah kejadian keracunan di wilayah Menggala beberapa waktu lalu.

"Kita sudah belajar dari kejadian sebelumnya. Jangan sampai terulang. Lebih baik kita tegas di awal daripada menyesal kemudian. Saya minta dinas terkait segera lakukan pendampingan dan percepatan pemenuhan syarat bagi yang belum lengkap," lanjutnya.

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang berkomitmen memperkuat pengawasan, memastikan seluruh fasilitas pelayanan pemenuhan gizi memenuhi standar kesehatan, serta menjaga kualitas layanan demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat.Tutup Wakil Bupati Hankam Hasan.
(Fs/Red) 

Rekap Kuliah Umum Program Studi Gizi Fakes UM Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Program Studi gizi Fakes UM Bima,  Universitas Muhammadiyah bima (UMB) kembali mengadakan kuliah umum sebagai agenda rutin tiap semester. Kuliah umum kali ini mengusung tema “Peluang dan Tantangan Profesi gizi Kesehatan Masyarakat dalam Mendukung Digitalisasi Kesehatan” dan diselenggarakan pada Jumat, 27 Februari 2026 di ruang kuliah (RK) 1, 2, dan 3.

Acara ini menghadirkan Dosen Fakes UM Bima sebagai narasumber utama. Selain itu, turut hadir para dosen, karyawan, dan mahasiswa semester 1 Fakes prodi gizi UM bima.

Dalam materinya, pak Warno menyampaikan kesehatan masyarakat memiliki peran penting dalam menjamin keberlangsungan hidup manusia, mulai dari memastikan kelahiran yang aman hingga usia lanjut yang berkualitas. Mahasiswa Kesmas pun harus berupaya bersama menciptakan prasyarat hidup sehat. 

“Ekosistem dan piramida prasyarat hidup sehat itu meliputi pelayanan, tempat tinggal, pakaian, makanan, air dan udara,” tambah warno.

Melalui kuliah umum ini, diharapkan mahasiswa program studi gizi Fakes UM Bima dapat memahami lebih dalam mengenai peluang dan tantangan di masa mendatang.(Sekjend MDG)