Mahasiswa KKN Kampus Stipar di Tambora 1 Pelajar SMA Tewas , 8 Orang Terduga Pelaku Serahkan Diri, Panitia KKN Diduga Ikut terseret - Media Dinamika Global

Jumat, 27 Februari 2026

Mahasiswa KKN Kampus Stipar di Tambora 1 Pelajar SMA Tewas , 8 Orang Terduga Pelaku Serahkan Diri, Panitia KKN Diduga Ikut terseret


Tambora NTB, Media Dinamika Global.id.-- Jelang Tragedi diduga jatuh di jurang yang sangat tragis kematian remaja kelas 3 SMAN 3 pekat Kabupaten Dompu sudah memasuki hampir setengah bulan, belum ada titik terang dan mengisahkan pilu di balik berdukacita menunggu perkembangan laporan polisi. Sedangkan delapan orang terduga pelaku yang diamankan masih berkeliaran diluar sel layaknya tidak ada bertentangan dengan proses hukum. 

Keluarga korban, saudara Aryadin menyampaikan. Jika memang bagian dari pada rangkaian pristiwa sejumlah (8) delapan orang di amankan tersebut, sekiranya dapat dilakukan penahanan secara ketat layaknya para tahanan lain oleh pihak Polres Bima meminta Polda NTB untuk Ambil alih Kasus kematian almarhum Dafa Prabowo tempat kejadian perkara TKP Savana Dorombolo Desa Oi Panihi Kecamatan Tambora Kabupaten Bima-NTB.

Ariyadin menegaskan kepada Kasatreskrim Polres Bima AKP Adbul Malik SH, jika para peserta undangan teman dari Almarhum Dafa Prabowo sudah dimintai keterangan. Maka hal ini, segera memanggil dan memproses dan mengamankan Panitia penyelanggara Pelaksana Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan Ke V Kampus STIPAR Soromandi Bima. Sekretariat jln: Desa Oi Panihi, kecamatan tambora, kabupaten, Bima, NTB. Nomor 03/PAN-PEL KKN/STPS/II/2026

Beredar Perihal : Undangan Kepada Yth, Dengan dilaksanakannya kegiatan camping edukasi yang diadakan oleh kami Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan Ke V Kampus Stipar Soromandi Bima di Desa Oi Panihi Kecamatan Tambora Kabupaten Bima. dengan tema "Membangun Generasi Cinta Alam Dan Sadar Wisata" Maka, kami mengundang bapak/Ibul saudara saudaril untuk menghadiri Kegiatan yang kami dimaksud. Akan dilaksanakan pada sabtu/minggu, Hari/tanggal 14-15, februari 2026. Waktu 08:00 wita-selesai. Tempat savana dorombolo, desa oi panihi". 

Atas kejadian menimpah anaknya, Ayah korban almarhum Dafa Prabowo asal Desa Labuan Kananga Kecamatan Tambora Kabupaten Bima. Meminta kepolisian Penyidik dan Kasat Reskrim Polres Bima pemproses pihak kampus STIPAR Soromandi Bima serta memanggil pihak pelaksana kegiatan, pemateri. Tentu adanya akibat pasti ada sebab, apalagi keributan dilokasi acara sampai tiga kali hingga korban menghembuskan nafasnya di jurang dan di evakuasi oleh seorang konten Kreator "Ompu Jalo" merupakan pemateri dalam seminar tersebut. Ungkap Ayah korban saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp pribadinya bertepatan do'a hari ke 7 almarhum 

Saya tidak berkata-kata lagi adanya kejadian dengan sangat tragis, melihat seluruh kujur tubuhnya. hal ini juga Panitia Pelaksana Mahasiswa KKN Tematik Angkatan Ke V Kampus STIPAR Soromandi Bima secara resmi dilaporkan.

Harapan saya kepada pihak kepolisian Polres Bima agar menegakkan hukum tidak pandang bulu, mana orang yang mampu dan tidak mampu. Kasus ini jangan di anggap sebagai lelucon dan menjadikan hanya pada delapan orang sebagai terduga pelaku yang telah menyerahkan diri ke Polsek Sanggar yang dijerat, Tegakkan hukum seadil-adilnya apa motif sebenarnya dibalik lokasi kegiatan. Tegasnya Ayah Dafa Prabowo sambil menangis 

tragedi pelajar SMA 3 Pekat jatuh dijurang meninggal dunia, dalam pernyataan Kasat Reskrim Polres Bima AKP Adbul Malik SH saat diwawancarai wartawan pada hari Sabtu tanggal 21/02/2026, melakukan klarifikasi mendatangi ruangan kerja Kasat Reskrim Polres Bima terkait motif dan kronologi kejadian kematian tragis Jatuh di jurang menimpah almarhum Dafa Prabowo Pelajar SMAN 3 Pekat Kabupaten Dompu. 

Menanggapi pertanyaan Kasatreskrim Polres Bima AKP Adbul Malik SH mengatakan bahwa atas kematian almarhum Dafa Prabowo, karena panik ketakutan karena ada keributan di lokasi acara sehingga melarikan diri akhirnya jatuh kejurang tidak ada yang mengejar dia, "ini bukan kata saya tapi kata teman-teman yang jadi saksi". Ungkap Kasat Reskrim 

Camping Edukasi Mahasiswa KKN Kampus STIPAR di Tambora 1 Pelajar SMA Merenggut Nyawa, 8 Orang Terduga Pelaku ( Red)

Comments


EmoticonEmoticon