Media Dinamika Global

Selasa, 17 Februari 2026

Kegiatan Sabtu Pagi SMPN 2 Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Suasana pagi yang cerah menyambut seluruh siswa dan guru di SMPN 2 Kota Bima pada Sabtu pagi ini. Sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai, seluruh warga sekolah melaksanakan kegiatan senam bersama di halaman sekolah.

Kegiatan senam pagi ini dipandu oleh guru PJOK dan bapak ibu guru hebat dan diikuti dengan penuh semangat oleh para siswa-siswi. Gerakan senam yang energik membuat suasana semakin hidup dan penuh keceriaan. Tawa dan semangat para siswa terlihat jelas saat mengikuti setiap instruksi gerakan.

Kepala sekolah menyampaikan bahwa kegiatan senam pagi rutin dilaksanakan setiap hari Sabtu sebagai upaya menjaga kebugaran jasmani serta meningkatkan semangat belajar siswa. Dengan tubuh yang sehat, diharapkan para siswa dapat lebih fokus dan siap menerima pelajaran di kelas.

Setelah senam selesai, siswa diarahkan kembali ke kelas masing-masing untuk melanjutkan KBM seperti biasa. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen sekolah dalam membentuk generasi yang sehat, disiplin, dan berprestasi.(Sekjend MDG)

Dari Halaman Sekolah untuk Kota Bima, Aksi Bersih-Bersih Siswa Jadi Teladan Peduli Lingkungan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Semangat peduli lingkungan ditunjukkan keluarga besar SMP Negeri 2 Kota Bima melalui kegiatan aksi bersih-bersih yang melibatkan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 13 Februari 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap kebersihan dapat dimulai dari lingkungan sekolah untuk memberikan dampak positif bagi Kota Bima.

Sejak pagi hari, para siswa bergotong royong membersihkan halaman, ruang kelas, taman, hingga selokan di sekitar sekolah. Dengan penuh semangat, mereka memungut sampah, menyapu, merapikan tanaman, serta menata lingkungan agar tampak lebih rapi, bersih, dan nyaman.

Plt. Kepala sekolah, Dra. Fauzah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter untuk menanamkan rasa tanggung jawab dan kepedulian sosial pada peserta didik. Kegiatan tersebut sejalan dengan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) serta mendukung penguatan Gerakan Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri).

“Kami ingin siswa terbiasa menjaga kebersihan di mana pun berada. Jika sekolah bersih, maka lingkungan sekitar juga akan ikut terjaga,” ujarnya.

Melalui aksi ini, SMP Negeri 2 Kota Bima berharap dapat menumbuhkan budaya hidup bersih dan gotong royong serta menjadi contoh bagi masyarakat bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil, dari halaman sekolah untuk Kota Bima yang lebih sehat, indah, dan asri.(Sekjend MDG)

RAT KPRI Adil Digelar, Plt. Kepala Sekolah Tekankan Transparansi dan Kesejahteraan Anggota di SMP Negeri 2 Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– KPRI Adil menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 pada Jumat, 13 Februari 2026, pukul 14.00 WITA, bertempat di Ruang Guru SMP Negeri 2 Kota Bima. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota koperasi sebagai forum tertinggi untuk mengevaluasi kinerja pengurus dan merumuskan program kerja ke depan.

Rapat diawali dengan pembukaan dan pengesahan tata tertib, dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban pengurus serta laporan pengawas tahun buku 2025. Selanjutnya, anggota membahas dan mengesahkan neraca keuangan, penetapan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU), serta rencana kerja dan RAPB koperasi tahun buku 2026.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala SMP Negeri 2 Kota Bima, Dra. Fauzah, selaku pembina koperasi, menyampaikan pentingnya pengelolaan koperasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota.

“Melalui RAT ini, kita berharap koperasi semakin maju, dikelola secara profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota serta mendukung kemajuan sekolah,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras pengurus dan partisipasi aktif seluruh anggota yang selama ini menjaga eksistensi KPRI Adil sebagai wadah kebersamaan dan peningkatan ekonomi keluarga besar sekolah.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, menandai komitmen bersama untuk menjalankan program koperasi secara optimal di tahun mendatang.

Dengan terselenggaranya RAT ini, KPRI Adil diharapkan terus tumbuh sebagai koperasi yang sehat, solid, dan mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya.(Sekjend MDG)

Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan Laksanakan Pengangkatan Dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Tulang Bawang.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Dalam rangka optimalisasi kinerja dan peningkatan Kualitas Sumber Daya Aparatur di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, Bupati Tulang Bawang Drs Qudrotul Ikhwan MM Melaksanakan Pengangkatan, pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang yang berlangsung di ruangan rapat utama Lantai II kantor Dinas Bupati Tulang Bawang, Rabu 18 Februari 2026.

Bupati Tulang Bawang yang didampingi oleh Wakil Bupati Tulang Bawang Bapak Hankam Hasan, seluruh Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang serta seluruh Pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang. 

Dalam arahannya Bupati Qudrotul Ikhwan menyampaikan, 
Untuk yang seluruh dilantik ingat tanggung jawab dan tanggung gugat, Harus mengangkat visi presiden Republik Indonesia dan gubernur Lampung, ujarnya. 

Selain itu Program prioritas bupati dan wakil Bupati, terkait Zona Ekonomi Biru, Menyiapkan ketahanan pangan, mengingat Tulang adalah sebagai penyangga ketahanan pangan, tegasnya bupati. 

Kemudian, Bupati sedang berupaya komunikasi dengan pusat untuk 
mengupayakan terkait jalan poros Indo lampung jadi jalan nasional. 

Pejabat yg dilantik akan di evaluasi selama 6 bulan untuk bekerja optimal menunjukkan kualitas, Tidak ada lagi perbedaan pandangan politik saat kontestasi yg lalu, sekarang fokus bekerja ,melangkah bersama untuk Tulang Bawang. 

Jangan kontraproduktif, semua harus serius untuk memajukan Tulang Bawang.apa lagi ditambah Perubahan iklim dan cuaca ekstrim harus menjadi perhatian kita semua, bukan hanya tugas BPBD Damkar, namun menjadi tugas bersama, jadi kita harus bertanggung jawab pada lingkungan sekitar. 

Tingkatkan syukur kepada Allah SWT dan bekerja secara profesional dengan menunjukkan kondite yg baik serta integritas tinggi, tutup Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan. (Fs/Red) 

Hangatnya Silaturahmi, Keluarga Besar SMPN 2 Kota Bima Gelar Halal Bihalal Sambut Ramadan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, keluarga besar SMP Negeri 2 Kota Bima menggelar kegiatan halal bihalal sebagai momentum mempererat silaturahmi menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Kegiatan ini diikuti oleh Plt. Kepala Sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta staf, yang berlangsung di ruang pertemuan sekolah.

Sejak awal kegiatan, suasana hangat begitu terasa. Para peserta duduk bersama, berbincang santai, dan menikmati hidangan sederhana yang disiapkan secara gotong royong. Momen ini menjadi ajang saling menyapa, berbagi cerita, serta memperkuat rasa persaudaraan antarwarga sekolah.

Plt. Kepala SMP Negeri 2 Kota Bima, Dra. Fauzah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa halal bihalal bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga sarana untuk membersihkan hati dan memperkuat kebersamaan.

“Menjelang Ramadan, mari kita saling memaafkan dan mempererat silaturahmi agar kita dapat menjalankan ibadah dengan hati yang bersih serta bekerja dengan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Ia juga berharap kekompakan dan keharmonisan yang terjalin melalui kegiatan ini dapat terus terjaga dalam mendukung kemajuan sekolah dan pelayanan pendidikan kepada peserta didik.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, kesehatan, serta kelancaran dalam menyambut dan menjalankan ibadah Ramadan.

Melalui halal bihalal ini, keluarga besar SMP Negeri 2 Kota Bima menunjukkan komitmen untuk terus membangun lingkungan kerja yang harmonis, religius, dan penuh rasa kekeluargaan.(Sekjend MDG)

Satlantas Polres Bima Kota : Sebanyak 222 Pelanggaran dengan Pendekatan Humanis dan Edukatif


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pelaksanaan Operasi Keselamatan Rinjani yang digelar pada 2 hingga 15 Februari membuahkan hasil signifikan. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bima Kota mencatat sebanyak 222 pelanggaran lalu lintas yang diberikan sanksi berupa teguran dengan pendekatan humanis dan edukatif.

Dari total pelanggaran tersebut, mayoritas didominasi oleh pengendara sepeda motor, tercatat sebanyak 76 unit. Bentuk pelanggaran yang paling banyak ditemukan antara lain tidak menggunakan helm, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, melawan arus, serta tidak melengkapi surat-surat kendaraan. Sementara itu, kendaraan roda empat tidak ditemukan pelanggaran berat dan masih dalam kategori teguran biasa.

Selama operasi berlangsung, tercatat dua kejadian kecelakaan lalu lintas dengan korban mengalami luka ringan. Tidak terdapat korban luka berat maupun meninggal dunia, yang menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas selama masa operasi.

Kasat Lantas Polres Bima Kota, Iptu Bambang Tedy S., S.H., M.I.Kom, menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Rinjani tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah preventif dan edukatif sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Ia menegaskan bahwa pengendara kendaraan bermotor wajib berusia minimal 17 tahun dan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Anak di bawah umur belum diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor dan disarankan menggunakan jasa antar jemput atau diantar orang tua demi keselamatan bersama.

Selain penindakan, Satlantas Polres Bima Kota juga aktif melaksanakan sosialisasi keselamatan melalui pembinaan upacara di sekolah-sekolah, termasuk di SMA Negeri 4 Kota Bima bagi siswa kelas III. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembagian helm sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pelajar, serta pembagian tumbler sebagai bagian dari kampanye tertib berlalu lintas dan kepedulian lingkungan.

Melalui capaian ini, Satlantas Polres Bima Kota berharap kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas terus meningkat, sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan dapat ditekan secara berkelanjutan. (Sekjend MDG)

Guna Kenyamanan Lingkungan, Jajaran Koramil 1608-01/Rasanae, Himbau Warga Jaga Keamanan


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Jajaran Koramil 1608-01/Rasanae terus meningkatkan Patroli Cipta Kondisi di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, guna memberikan Keamanan dan Kenyamanan Warga Masyarakat.

Kegiatan ini dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Ntobo Serka Abdul Manan bersama dengan 4 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae. Selasa, (17/02/26).

Rutinitas ini merupakan upaya dalam mencegah dan menekan terjadinya gangguan keamanan masyarakat juga terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman terhadap Warga yang ada di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae.

Seperti biasa sebelum kegiatan Patroli, Personil melaksanakan apel pengecekan yang di pimpin oleh Babinsa Kelurahan Ntobo Serka Abdul Manan bertempat di Posramil Rasanae. Selain itu juga dijelaskan titik-titik yang menjadi sasaran kegiatan seperti.

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabangodu utara

3. Kelurahan Penaraga

4. Kelurahan Pena toi

5. Kelurahan Manggemaci 

6. Kelurahan Daral 

Sekitar Pukul 21.20 Wita personil patroli melaksanakan patroli keliling Star dari Kelurahan Kumbe menuju sepanjang jalan Sukarno Hatta dengan menggunakan kendaraan Roda dua

Dalam kegiatan tersebut, Anggota patroli menghimbau kepada masyarakat terutama anak anak remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Salah satu bentuknya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing/Brong pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan ketidak nyamanan Warga lain, bahkan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Anggota Patroli memeriksa warga menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus, sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi lingkungan.

Dan diharapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku, dengan mengenakan helm saat berkendara, juga tidak berkendara dengan ugal-ugalan, karena itu sangat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Usai melaksanakan Patroli dan memberikan himbauan kepada Warga masyarakat, seluruh 

Anggota patroli tiba di kantor Koramil 01 Rasanae, dan kegiatan Patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Gerakan Bersih Sekolah, Siswa Sambut Ramadan dengan Lingkungan Sehat di SMP Negeri 2 Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, siswa-siswi SMP Negeri 2 Kota Bima melaksanakan gerakan bersih sekolah sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan kondusif. Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan seluruh siswa di masing-masing kelas.

Sejak pagi, para siswa tampak antusias membawa sapu, pel, dan alat kebersihan lainnya. Mereka membersihkan ruang kelas, menyapu halaman, mengepel lantai, serta merapikan meja dan kursi. Suasana kebersamaan terlihat jelas saat para siswa saling membantu menyelesaikan tugas kebersihan.

Gerakan ini tidak hanya bertujuan menjaga kerapian sekolah, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan. Melalui pembiasaan sederhana ini, siswa belajar bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.

Plt. Kepala SMP Negeri 2 Kota Bima, Dra. Fauzah, menyampaikan apresiasi atas semangat siswa dalam menjaga kebersihan sekolah.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari pendidikan karakter. Menjelang Ramadan, kita ingin seluruh warga sekolah memulai dengan lingkungan yang bersih dan hati yang bersih, sehingga proses belajar mengajar semakin nyaman dan penuh semangat,” tuturnya.

Dengan lingkungan yang bersih dan sehat, diharapkan konsentrasi belajar siswa meningkat serta tercipta suasana sekolah yang lebih harmonis. Gerakan bersih sekolah ini juga menjadi wujud nyata komitmen SMP Negeri 2 Kota Bima dalam membangun budaya peduli lingkungan.

Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, siswa membuktikan bahwa kebersihan adalah langkah awal menuju semangat belajar yang lebih baik, khususnya dalam menyambut bulan penuh berkah, Ramadan.(Sekjend MDG)

Ketua DPD PAN Kabupaten Bima Menyerahkan 1 Paket Toa Untuk Mushollah di Wera


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.--Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Muhammad Aditya Ardin Putra Bupati bima, selaku DPD PAN Kabupaten Bima, melaksanakan kegiatan sosial berupa penyerahan satu set paket toa untuk musollah 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 17 Februari 2026, pukul 17.30 WIB, bertempat di Musollah Al-Isra' Dusun Lewi, Desa Bala.

Kehadiran Muhammad Aditya Ardin disambut dengan hangat oleh Pemerintah Desa Bala yang diwakili oleh Sekretaris Desa Bala, Imawansyah, S.Hut, bersama tokoh sesepuh desa, para ibu-ibu, serta beberapa elemen penting masyarakat Desa Bala.

Penyerahan paket toa dilakukan secara langsung di lokasi Musollah Al-Isra Dusun Lewi dan diterima oleh pengurus masjid setempat. Selain penyerahan bantuan, Muhammad Aditya Ardin Putra Bupati bima juga menyerap aspirasi masyarakat terkait kelanjutan pembangunan Musollah Al-Isra Desa Bala.

Aspirasi tersebut disampaikan oleh unsur BPD Desa Bala, Muhdar, S.Pd, selaku Ketua BPD sekaligus Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al-Isra. Dalam penyampaiannya, beliau mengharapkan adanya dukungan dan bantuan untuk melanjutkan pembangunan musollah yang masih membutuhkan perhatian.

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Aditya Ardin menyampaikan bahwa Insya Allah beliau akan memberikan bantuan secara pribadi dan meminta agar disampaikan nomor rekening Musollah sebagai tindak lanjut.

Setelah rangkaian kegiatan selesai, Muhammad Aditya Ardin berpamitan pulang dan berjabat salam dengan seluruh elemen masyarakat yang hadir di musollah tersebut sebagai bentuk silaturahmi dan kebersamaan dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan. (Sekjend MDG)

Banyak Pegawai PPPK Ngeluh Soal Gaji Tidak Sesuai UMR


Media Dinamika Global.id.--- Banyak pegawai PPPK ngeluh ke saya lewat DM. Keluhannya soal gaji yang menyusut. Aneh, udah ada NIP, kok gaji di bawah UMR, bahkan ada lebih sadis lagi. Mari kita lanjutkan menyuarakan kaum PPPK yang seperti dipinggirkan oleh pemerintah. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!

Sebuah negeri dengan bangga berteriak “pendidikan adalah masa depan bangsa”, tapi begitu sampai ke dapur guru, masa depannya disuruh rebus air doang. Inilah episode lanjutan reality show paling absurd sedunia birokrasi. ASN Paruh Waktu, Nama Mentereng, Gaji Menyusut, Hidup Makin Susah, Tapi Disuruh Bersyukur. Opening-nya megah. Pelantikan, NIP resmi, status ASN, wajah-wajah guru berdiri tegap seperti baru menang perang kemerdekaan. Tapi begitu kamera beralih ke rekening, yang muncul cuma angka segaris, tipis, mirip denyut nadi pasien ICU. Masih hidup, tapi nyaris.

Kita mulai dari data biar sakitnya ilmiah. Tahun 2026, di Aceh Utara, ada 8.094 PPPK Paruh Waktu. Dari jumlah itu, sekitar 5.000 orang “digaji” Rp 200 ribu per bulan. Kata digaji di sini mohon dimaklumi, karena sebelumnya mereka nol rupiah, wak. Nol. Angka sakral yang biasanya dipakai buat nilai ujian atau saldo ATM habis lebaran. Sisanya, sekitar 3.000 orang, sedikit lebih “beruntung”: Rp 350 ribu honor bakti ditambah Rp 750 ribu honor daerah, total Rp 1,1 juta. Alasannya? Fiskal terbatas. Lucu ya, untuk rapat, spanduk, dan seremoni bisa cair, tapi untuk guru, mendadak dompet daerah puasa sunnah.

Geser kamera ke Cianjur. Di sini dramanya lebih sinematik. Ribuan guru PPPK Paruh Waktu menolak tanda tangan kontrak karena gaji cuma Rp 300 ribu. Bukan naik status, ini malah turun kasta. Dari honorer ke ASN, tapi pendapatan malah disunat. Mereka marah, dan wajar. Ini bukan soal angka, ini soal harga diri. Di Sukabumi, hampir 4.000 guru dan tenaga kependidikan turun aksi. Gaji terendah Rp 250 ribu, tertinggi Rp 650 ribu. Ada rencana “hitamkan pendopo”, tapi batal karena muncul spanduk misterius penolak demo. Entah siapa dalangnya, mungkin kelompok spiritual “yang penting ikhlas, wak”.

Sumedang? Ini sudah masuk genre horor komedi. Guru PPPK Paruh Waktu digaji Rp 55 ribu kotor. Setelah dipotong BPJS, bersih Rp 15 ribu. Lima belas ribu, akang. Itu bukan gaji, itu uang jajan bocah SD yang nggak jadi beli mainan. Cukup buat apa? Es teh satu gelas dan gorengan sebiji, itu pun kalau pedagangnya lagi murah hati. Di Kuningan, yang dulu THL Rp 1,5 juta kini turun jadi Rp 1 juta kotor, bersih Rp 950 ribu. Di daerah lain, variasinya makin bikin heran, nol rupiah sementara, Rp 160 ribu, Rp 250 ribu, Rp 350 ribu. Aliansi PPPK Paruh Waktu Indonesia sampai angkat suara. Di bawah Rp 500 ribu plus potongan BPJS, guru disuruh hidup pakai apa? Photosynthesis?

Lalu masuklah plot twist yang bikin urat leher tegang. Program MBG (Makan Bergizi Gratis) langsung mengangkat ribuan pegawai SPPG jadi PPPK penuh waktu per Februari 2026. Gajinya stabil. Koordinator Rp 5–8 juta, ahli gizi Rp 3,5–6 juta, tenaga lapangan Rp 2,5–4,5 juta. Semua full APBN, aman, nyaman, makmur. Sementara guru yang puluhan tahun mendidik anak bangsa? Tetap paruh waktu, jam mengajar 20–30 per minggu, gaji proporsional honor lama yang mini. Komisi X DPR sampai geleng-geleng. Gaji sopir bisa lebih besar dari guru. P2G menyebutnya menyakitkan. Ini bukan iri, ini logika yang terluka.

Padahal aturan sudah jelas, tertulis rapi, wangi tinta baru. KepmenPANRB Nomor 16 Tahun 2025, diktum 19–21, tegas menyatakan gaji PPPK Paruh Waktu tidak boleh lebih rendah dari honor sebelumnya. No reduction. Bahkan bisa mengacu UMP/UMK kalau daerah mampu. BKN bilang pemda bisa ambil dari belanja barang dan jasa, dan solusi akhirnya konversi ke PPPK penuh waktu sebelum kontrak habis September 2026. Tapi di lapangan? Banyak daerah tetap cuek. Pusat bilang lindungi, daerah bilang fiskal terbatas, publik bilang syukuri. Guru? Disuruh sabar sambil menahan lapar.

Di titik ini, heran saja tidak cukup. Ini saatnya berpihak. PPPK Paruh Waktu bukan beban, mereka tulang punggung kelas-kelas yang tiap hari menyalakan masa depan. Status mereka sudah ASN, NIP resmi, pengabdian puluhan tahun. Yang kurang cuma keberanian negara untuk adil. Bersatulah, suarakan, tekan DPRD dan DPR RI, desak konversi penuh waktu. Jangan biarkan PPPK cuma jadi singkatan indah tanpa isi.

Karena kalau hari ini kita diam, besok bukan cuma gaji yang dipangkas, harga diri guru ikut habis. Bangsa yang tega membiarkan gurunya hidup dengan Rp 15 ribu sebulan, itu bangsa yang sedang menertawakan masa depannya sendiri.(Sekjend MDG)