Media Dinamika Global

Senin, 16 Februari 2026

Sekda Gandeng Kadis koperindag Kota Bima Sidak Pasar Amahami Jelang Ramdhan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Sekda kota bima memimpin inspeksi mendadak kepasar raya Amahami untuk memantau harga bahan pokok jelang ramadhan, sidak ini dilakukan bersama sejumlah pejabat lingkup Pemkot bima termasuk asisten II,kadis pertanian, kadis koperindag, sekretaris DKP, Kabag ekonomi, camat rasa nae barat, dan kepala UPT pasar Amahami.

Fakhruraji mengatakan bahwa sidak ini bertujuan memastikan dua hal Stok pangan tercukupi dan kestabilan harga bahan pokok menjelang Ramadhan berdasarkan pantauan berlangsung. Kondisi harga dipasar relatif stabil meskipun ada beberapa bahan pangan yang naik harga beras masih sesuai HET daging aman di posisi 120 ribu per kg dan semua jenis cabe masih aman. Bawang merah mengalami sedikit kenaikan harga di angka 40-50 per kg sementara telur ayam naik dua ribuan dari 60 ribu perkrat menjadi 62 ribu perkrat, ujarnya fakhruraji.

Ketersediaan bahan pangan juga masih aman, dengan Stok beras hingga enam bulan kedelapan dan minyak goreng aman sampai dua bulan kedepan, mengingat di gudangnya Bulog tersedia 37 ribu kg, fakhruraji meminta dinas koperindag untuk mempermudah syarat bagi pedagang yang ingin menjadi mitra Bulog untuk penjualan minyak saya ingin lebih banyak lagi mitra Bulog agar bisa kita kembangkan di pasar pasar lain. Harapnya di hadapan kadis koperindag Ruslan SE,..M.M.

Jika terjadi gejolak harga, pemerintah kota bima akan melakukan intervensi dengan melaksanakan gerakan pasar murah, tutupnya.(Sekjend MDG)

Brimob Lampung Terjunkan Unit Gegana Jamin Keamanan Imlek 2026 Di Kota Bandar Lampung.


Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Satuan Brimob Polda Lampung menerjunkan Unit Komposit Gegana untuk memastikan keamanan perayaan Malam Tahun Baru Imlek 2577 Tahun 2026. Kegiatan pengamanan ini melibatkan personel terbaik dari Unit Sterilisasi Penjinak Bom (Jibom), Kimia, Biologi, dan Radioaktif (KBR), serta Unit Penindak Teror (Wanteror) yang fokus pada sterilisasi dan perimeter pengamanan di rumah ibadah Tionghoa di Kota Bandar Lampung, Senin 16 Februari 2026.

Pengerahan unit khusus ini merupakan tindak lanjut langsung dari perintah pimpinan, melalui Komandan Satuan Brimob Polda Lampung, Kombes Pol Yustanto Mujiharso. Perintah tersebut bertujuan untuk mengerahkan personel dengan kapabilitas khusus guna mengantisipasi potensi aksi teror dan gangguan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang mungkin mengganggu jalannya peribadatan Imlek.

Unit Gegana memulai aksinya dengan melakukan sterilisasi menyeluruh di beberapa vihara yang menjadi pusat peribadatan terpenting bagi warga Tionghoa di Bandar Lampung. Lokasi yang menjadi sasaran utama sterilisasi dan pengamanan ketat adalah Vihara Thay Hin Bio dan Vihara Banten (Bodhisattva).

Selain melakukan pengamanan fisik, anggota Brimob di lapangan juga menyempatkan diri untuk berdialog secara humanis dengan para jemaat, menyampaikan pesan agar masyarakat tidak takut dan cemas dengan situasi keamanan yang ada.

Dansat Brimob Polda Lampung KBP Yustanto Mujiharso menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki fokus utama untuk menciptakan ketenangan bagi jemaah. 

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para jemaah khususnya warga tionghoa yang melaksanakan peribadatan di Vihara pada saat sebelum, saat berlangsungnya acara peribadatan hingga selesainya acara peribadatan dari hal-hal yang tidak diinginkan sehingga mengganggu jalannya peribadatan," tegasnya.

Dengan kehadiran Unit Komposit Gegana yang siaga, Satuan Brimob Polda Lampung menunjukkan komitmennya dalam menjamin kebebasan beribadah dan memastikan bahwa perayaan Tahun Baru Imlek 2577 dapat berlangsung secara damai, khidmat, dan terhindar dari segala bentuk ancaman keamanan. (Fs/Red) 

Satuan SPPG Yayasan Islam As Salam Lewi Dewa, Gelar Gotong Royong Pembersihan Sepanjang Jalan Lintas Soromandi


Soromandi, Media Dinamika Global.id.-- Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG/ Yayasan Islam As Salam Lewi Dewa Desa Lewintana Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima. menggelar kegiatan gotong royong pembersihan di sepanjang Jalan Lintas Soromandi pada ,hari Selasa,17/2/2026.

Kegiatan ini melibatkan anggota MBG Lewi Dewa bersama masyarakat sekitar yang bahu-membahu membersihkan sampah di pinggir jalan, memangkas rumput liar, serta merapikan saluran air. 

Aksi sosial ini mendapat sambutan positif dari warga Desa Lewintana karena dinilai memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan dan keindahan lingkungan.

Koordinator kegiatan, Arifin.S.Sos selaku Humas MBG Lewi Dewa menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kebersihan fasilitas umum.

“Melalui kegiatan ini juga, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan dan kenyamanan bersama,” ujarnya.Arifin.

Selain membersihkan area jalan, para peserta juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan dan warga sekitar untuk tidak membuang sampah sembarangan.


Kegiatan Gotong Royong ini berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan, aksi gotong royong ini dapat menjadi contoh positif dan memotivasi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan..(Reporter MDG).

Praktek Kerja Lapangan Akbid Surya Mandiri Bima di MIS Roi Kabupaten Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.--Kebersihan diri (personal hygiene) merupakan perawatan diri sendiri yang dilakukan untuk mempertahankan kesehatan, baik secara fisik maupun psikologis. Personal hygiene merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus senantiasa terpenuhi. Personal hygiene termasuk kedalam tindakan pencegahan primer yang spesifik. Personal hygiene menjadi sangat penting karena personal hygiene yang baik akan meminimalkan pintu masuk (port de entry) mikroorganisme yang ada dimana-mana dan pada akhirnya mencegah seseorang terkena penyakit.

Tujuan praktek kerja lapangan Akbid Surya Mandiri Bima Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap personal hygiene pada anak anak siswa SD di MIS ROI kabupaten bima.

 Penelitian Akbid Surya Mandiri Bima ini adalah penelitian pra experiment dan menggunakan rancangan one group pre-test post-test waktu pada tahun 2026 dan tempat penelitian di MIS roi kabupaten bima Teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi berjumlah 16 Uji statistik yang digunakan adalah uji statistik “ uji t-test ” dengan derajat kepercayaan 95%.

Hasil: Hasil penelitian diperoleh penelitian Personal Hygiene Pada anak anak Siswa SD di MIS roi kabupaten bima sebelum Pemberian Penyuluhan Kesehatan. Lebih banyak yang kurang dibandingkan yang baik. Hasil penelitian Personal Hygiene Pada Siswa SD desa roi sesudah Pemberian Penyuluhan Kesehatan lebih banyak yang baik dibandingkan yang kurang. terdapat pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap personal hygiene pada siswa SD di MIS roi.

 Terdapat pengaruh penyuluhan kesehatan Akbid Surya Mandiri Bima terhadap personal hygiene pada Anak Anak siswa SD di MIS roi Saran dalam Penelitian ini yaitu Penelitian ini diharapkan dapat membantu siswa memahami pentingnya personl hygiene dalam mencegah penyakit.

Kata kunci: penyuluhan kesehatan oleh mahasiswa KKN Akbid Surya Mandiri Bima, personal hygiene pada siswa.(Sekjend MDG)

Mahasiswa KKN Akbid Surya Mandiri Bima Gelar Penyuluhan di Desa Roi Kab, Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Mahasiswa Akbid Surya Mandiri Bima aktif menggelar penyuluhan sebagai bentuk pengabdian masyarakat di Desa Roi fokus pada isu strategis seperti kesehatan (stunting, narkoba), hukum, dan administrasi kependudukan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, literasi, serta mengubah perilaku masyarakat menuju arah yang lebih positif. 

Berikut adalah poin-poin penting mengenai kegiatan penyuluhan oleh mahasiswa:

Fokus Materi: Penyuluhan mencakup tema seperti pencegahan stunting dan penyalahgunaan narkoba di pesantren, edukasi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), hukum dan HAM, serta kewirausahaan.

Metode: Penyuluhan sering menggunakan metode interaktif, termasuk sosialisasi, diskusi, dan demonstrasi.

Target Sasaran: Sasaran penyuluhan meliputi ibu hamil, remaja di sekolah, dan masyarakat umum.

Kemitraan: Mahasiswa Akbid Surya Mandiri Bima sering menggandeng pihak terkait seperti Bidan Desa, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta lembaga pemerintah.

Tujuan: Meningkatkan literasi, karakter, kesadaran hukum, dan kesejahteraan masyarakat. 

Kegiatan ini merupakan bagian integral dari tugas kuliah atau KKN "Kuliah Kerja Nyata".(Sekjend MDG)

Koperindag, Bulog Sidak di Pasar Raya Amahami, Satgas Saber Pangan Pantau Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima bersama Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pangan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) bahan pokok di Pasar Raya Amahami, Kota Bima, Jumat (6/2). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus merespons kebijakan pemerintah pusat yang telah mengerahkan Satgas Saber Pangan secara nasional untuk memantau harga, ketersediaan dan mutu pangan menjelang rangkaian Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Imlek, Ramadan dan Idul Fitri 2026.

Pembentukan dan penugasan Satgas ini dimaksudkan untuk memastikan ketersediaan pangan aman dan cukup, mengendalikan harga di tingkat produsen sampai konsumen, serta mencegah praktik penimbunan dan permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Sidak bahan pokok di Pasar Raya Amahami melibatkan Tim Satgas Pangan yang terdiri dari Badan Pangan Nasional (BAPANAS) atau Badan Ketahanan Pangan Nasional, Reskrim Polres Bima Kota, Perum BULOG, Diskoperindag, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bima. Aktivitas tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Perindustrian dan Perdagangan (Kabid Indag) bersama jajaran teknis Diskoperindag yang kesehariannya melakukan pemantauan harga, ketersediaan stok, serta distribusi bahan pokok di lapak pasar.

Sidak pada hari ini dirancang untuk mencapai beberapa tujuan penting, antara lain: memantau perkembangan harga bahan pokok secara aktual di pasar; menelusuri alur pendistribusian barang serta menggali informasi harga di tingkat peternak dan petani yang merupakan hulu rantai pasok; menyamakan persepsi responden yang disurvei harian sehingga data pengawasan lebih akurat dan konsisten; serta menggali informasi terkait kelancaran distribusi serta stok kebutuhan bahan pokok untuk kesiapan memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode permintaan tinggi menjelang Ramadan.

Tim Satgas melakukan pengecekan terhadap harga komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, dan daging. Selain pemantauan harga dan stok, Satgas juga berdialog dengan pedagang untuk memastikan bahwa harga jual masih dalam batas kewajaran serta sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan kebijakan terkait lainnya. Keterlibatan Perum BULOG dan BAPANAS memperkuat pengawasan terhadap cadangan dan distribusi pangan, khususnya komoditas pokok seperti beras, sehingga stok aman dan stabil menjelang Ramadan.

Melalui sinergi lintas instansi dalam Satgas Saber Pangan, Pemerintah Kota Bima menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan pasar secara berkala demi melindungi daya beli masyarakat, menjaga stabilitas harga, serta memastikan kebutuhan bahan pokok tersedia secara aman, cukup, dan terjangkau. Langkah ini juga sejalan dengan arahan nasional agar semua pemangku kepentingan mengawal pelaksanaan kebijakan harga dan distribusi pangan sampai ke tingkat daerah, sehingga masyarakat dapat menyambut Ramadan dengan tenang dan tanpa tekanan harga yang tidak wajar.(Sekjend MDG)

Pemilik SPBU Wawo Bantah Masalah Gaji Tidak Sesuai UMR, Bukan Milik Korporasi Tapi Milik Pribadi


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Pemilik SPBU Wawo Bantah Masalah Gaji  yang Tidak Sesuai UMR, Bukan Milik Korporasi Tapi Milik Pribadi. Hal ini disampaikan secara langsung saat Disorot oleh Media Online beberapa hari yang lalu terkait dengan Gaji Karyawan tidak sesuai dengan Gaji UMR, untuk diketahui bahwa pada Dasarnya SPBU ini dibangun hanya untuk Masyarakat sekitarnya saja dan tidak ada kaitannya dengan Pemerintah, ini murni milik Pribadi. Selasa, 17-02-2026

Pemilik SPBU  Dodo Kec. Wawo menegaskan bahwa SPBU yang dibangun itu  bukan milik Korporasi tapi milik pribadi. Mulai dari Tanah hingga Pembangunan SPBU Dodo ini dengan tujuan agar Masyarakat sekitar tidak lagi Jauh-jauh mengisi Bensin untuk kebutuhan sehari-hari apalagi Masyarakat yang menjadi Petani.

Menjawab pertanyaan dari Media sebelumnya Bahwa kami memiliki Utang di Pertamina Bima, itu tidaklah benar yang benar adalah bukan utang di Pertamina tapi utang di BANK untuk Menutupi Infestasi Awal pada saat pembangunan 1,5 Miliar karena Infestasi Awal lebih kurang 6 M.

Pada saat karyawan melamar dari awal kami sudah menyampaikan kepada karyawan yang Melamar bahwa kami PT RKS tidak bisa  mengikuti gaji standar UMR karena SPBU ini hanya melayani kebanyakan Orang Wawo walaupun di Jln lintas sape Bima karena sekarang dengan adanya tol laut sudah jarang mobi foso maupun truk besar yang mengisi di SPBU kami.

Kemudian dari Hasil penjualan kami Perhari hanya di tiga produk yaitu ;

Pertalite 6 Ton

Biosolar 1,5 ton

Pertamax 150 Liter

Pertamidex 0 Produk. Dari hasil marjin penjualan kami setiap hari ditambah pengembalian utang Infestasi dari Bank BRI pembayaran perbulannya sekitar Rp 46 JT / BLN Ditambah pembayaran Karyawan, Listrik, mentenen dan lainnya sehingga kami belum mampu membayar sesuai Standar UMR.

Pada saat saya membangun SPBU itu memang dari awal sudah dilarang oleh keluarga dan beberapa teman terutama dari Maijen Kamil Rojak pada saat Dinas menyarankan utk buka BPR saja Cukup dengan modal 4 M tapi saya kekeh membangun SPBU.

Pada saat mengajukan ijin di Pemda Bima juga sudah di sarankan oleh Ibu Bupati Umi Dinda apakah OM aji sudah memikirkan matang-matang karena pengembalian Modalnya cukup lama, lalu menjawabnya saya nggak apa apa karena saya ingin membantu tanah kelahiran saya biarin Rejeki Nggak Dibawa mati.

Kami menghitung berapa premium itu terjual di kali 1000 Rupiah / liter kalau di Eceran berarti nilai itulah yang saya bantu untuk masyarakat Wawo dan sekitarnya. Bukan murni mencari keuntungan. Seandainya Depnaker Kab Bima memaksakan kehendak harus membayar sesuai UMR mendingan saya stop Operasional.

Biar Masyarakat Kec Wawo yang meminta ke Depnaker Atau Pemda Bima yang akan membangun SPBU seperti Kab Dompu di Manggelewa. Dan Perlu di ketahui oleh Pemda Kab Bima harga tanah di sekitar SPBU dulu sebelum ada SPBU hanya  RP 10 Juta / Are sekarang menjadi 60 sampai 80 JT/ Are. Jadi oknum Wartawan atau LSM nggak usah asal memberitakan kami juga tau aturan tentang Depnaker.

Kami juga tegaskan bahwa  membangun SPBU Dodo ini bukan semata mata mencari keuntungan tetapi murni membantu rakyat jelata.Saya tanya Apa yang LSM dan wartawan untuk membantu masyarakat Wawo ??? Jadi jangan asal mengeluarkan suara apakah karyawan SPBU kalau kami tutup apakah Wartawan atau LSM yang memberi makan anak Istrinya ???. Tanyanya

Masih menurutnya, Pemerintah sendiri saja sekarang membayar P3K paroh Waktu lebih kurang RP 350 tiga ratus lima puluh Ribu Rupiah itu juga baru di angkat semua 14077 orang pemerintah Adi Irfan silakan oknum Wartawan dan LSM suruh menuntut Depnaker ke Atasannya karena gaji jauh di bawa UMR.

Jadi menurut Kami oknum LSM dan Wartawan itu mempelajari dulu dampak sosial dari Pemberitaannya bukan asal ngomong pakai aturan tanyakan dulu ke Pemiliknya jangan asal memberikan. Kesalnya.(Team).

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Kawal Pawai Tarhib Ramadhan oleh Rumah Qur’an Al-Liwa Desa Kowo


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id. Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan pengawalan dan pendampingan kegiatan Pawai Tarhib Ramadhan yang diselenggarakan oleh Rumah Qur’an Al-Liwa (RQA) Desa Kowo, Kecamatan Sape, Selasa (17/2/2026).

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 Wita tersebut dipimpin oleh Babinsa Desa Buncu, Sertu Buyung, bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape. Pengamanan dilakukan guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.




Pawai mengambil titik start di depan SMP Negeri 3 Desa Buncu dan finish di Lapangan Sepak Bola Desa Kowo, Kecamatan Sape. Sepanjang rute, para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang menjadi bagian dari syiar Islam menjelang Ramadhan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Rumah Qur’an Al-Liwa, Babinsa Desa Buncu, Babinsa Desa Naru, seluruh guru pembimbing, para orang tua murid, serta seluruh siswa Rumah Qur’an Al-Liwa.

Berkat pengawalan dari aparat TNI, kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman. Acara berakhir pada pukul 10.00 Wita tanpa kendala berarti.

Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara aparat kewilayahan dan lembaga pendidikan keagamaan dalam mendukung kegiatan positif masyarakat, sekaligus mempererat kebersamaan dalam menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan.

(Team.MDG.03)

Apa Kabar Polwan yang Diduga Memegang Barang Haram yang Dititipkan Oleh Mantan Kapolres Bima Kota


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.--Dalam hukum Indonesia, yang utama dilihat adalah peran dan keterlibatan orang tersebut dalam tindak pidana narkotika.

Dasarnya ada di Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

1. Kalau hanya disuruh pegang (tanpa niat memiliki/mengedarkan)

Kalau seseorang hanya memegang karena diperintah atasan, dan:

Tidak tahu itu narkotika, atau

Tidak punya niat memiliki, menyimpan, atau mengedarkan,

maka unsur pidananya bisa diperdebatkan. Dalam hukum pidana ada unsur “kesengajaan” (mens rea).

Namun…

2. Kalau tahu itu narkoba dan tetap memegang

Kalau orang tersebut:

Tahu itu narkotika

Tetap menyimpan/memegang

Tidak dalam tugas resmi yang sah

Maka bisa kena pasal tentang:

Memiliki

Menyimpan

Menguasai

Ancaman hukumannya berat, bisa:

4–12 tahun penjara (bahkan lebih tergantung jenis & berat barang bukti)

Denda miliaran rupiah

3. Kalau dalam tugas resmi (misalnya polisi)

Kalau petugas (misalnya Polri/BNN) memegang barang bukti dalam rangka tugas resmi dan prosedur yang sah, itu tidak dipidana, karena:

Dilakukan berdasarkan perintah jabatan yang sah

Ada berita acara dan prosedur hukum

Tapi kalau menyalahgunakan barang bukti (misalnya mengambil sebagian), itu bisa:

Dipidana narkotika

Ditambah pelanggaran etik & pidana korupsi

4. Bagaimana dengan atasan yang menyuruh?

Dalam hukum pidana dikenal konsep:

“Turut serta”

“Menyuruh melakukan”

Kalau atasan menyuruh melakukan kejahatan, atasan juga

 bisa dipidana sebagai pelaku.(Team)

Guna Mencegah dan Menekan Gangguan Kamtibmas, Serka Toto Pimpin Patroli Cipkon


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Dalam rangka melaksanakan Patroli Cipta Kondisi di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, jajaran Koramil 1608-01/Rasanae, melaksanakan apel pengecekan Personil yang di pimpin oleh Babinsa Kelurahan Nitu Serka Toto Muhaimin bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima. Jum'at, (13/02/26).

Rutinitas ini merupakan upaya dalam mencegah dan menekan terjadinya gangguan keamanan masyarakat juga terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman terhadap Warga yang ada di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae.

Kegiatan patroli Cipta Kondisi di wilayah teritorial dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Nitu Serka Toto bersama dengan 6 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae.

melaksanakan apel pengecekan yang di pimpin oleh Babinsa Kelurahan Tanjung Serma Samsurijal bertempat di Posramil Rasanae. Sejumlah Personil melaksanakan Patroli beberapa Kelurahan di Kota Bima, di antaranya.

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabangodu utara

3. Kelurahan Penaraga

Sex4. Kelurahan Pena toi

5. Kelurahan Manggemaci 

6. Kelurahan Dara

Sebagaimana biasanya seluruh anggota melakukan apel pengecekan Personil yang dilaksanakan pada Pukul 21.35 Wita personil, 

setelah itu dilanjutkan dengan melaksanakan patroli keliling. Star dari Kel Kumbe menuju sepanjang jalan Sukarno Hatta dengan menggunakan kendaraan Roda dua

Dalam kegiatan tersebut, Anggota patroli menghingbau kepada masyarakat terutama anak anak muda untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Salah satu bentuknya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing/Brong pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan kebisingan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Selain memberikan himbauan, Anggota Patroli juga melaksanakan pemeriksaan salah satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copo

Selain tidak menggunakan knalpot resing, warga juga diharapkan agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Sekitar pukul 21.48 wita, seluruh Anggota Patroli tiba di Kantor Koramil 01 Rasanae dan kegiatan selesai dan berjalan dengan aman dan lancar. ( Koramil-01/Tim MDG)