Media Dinamika Global

Selasa, 13 Januari 2026

Sampai Juni, 200 Ribu Ton Jagung Berhasil Dikirim Keluar Bima


KEPALA SYAHBANDAR DAN OTORITAS PELABUHAN BIMA, ILYAS M.NATSIR

Ada pengakuan yang mengejutkan dari Kepala Kesyahbandaran  dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Bima, Ilyas M.Natsir  ketika sejumlah Anggota DPR...

Ada pengakuan yang mengejutkan dari Kepala Kesyahbandaran  dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Bima, Ilyas M.Natsir  ketika sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Bima melakukan silaturahim Selasa (30/6) di ruang kerja orang nomor satu di Syahbandar Bima tersebut. Pengakuan yang mengagetkan itu adalah bahwa jagung hasil produksi warga Kabupaten Bima di Tahun 2020 sekarang sudah 200ribu ton telah dikirim keluarga daerah Bima

BIMA NTB, Media Dinamika Global.id.// Tingginya produksi jagung hasil kerja keras warga Bima dan Dompu tahun ini, tentu membawa dampak positif bagi petani dan Daerah tercintai ini. Sebab, angka 200 ton jagung yang berhasil dikirim tersebut merupakan jumlah yang sangat fantastis dan membuat petani di Bima dan Dompu hidup berkecukupan, meksi dihadapkan dengan adanya utang piutang bank antara petani dengan  pihak perbank kan.

“Sampai dengan Juni ini sudah 200 ton jagung berhasil dikirim keluar daerah bima dengan menggunakan berbagai armada pengiriman melalui pelabuhan Bima ini,” kata pejabat eselon IV a asal Desa Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima itu.

Diakuinya, bahwa sebelum dirinya menjadi Kepala Syahbandar Bima tahun 2017 lalu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang didapat di Syahbandar hanya sekitar Rp.400Juta lebih pertahun, sedangkan sekarang sudah mencapai angka Rp.3Milyar lebih pertahun yang bersumber dari  segala aktivitas usaha di pelabuhan Bima ini.

“Alhamdulillah, sudah tiga tahun lebih saya menjabat sebagai Kepala Syahbandar Bima, sudah Rp.3Milyar lebih pertahun PAD yang kami dapat,” akunya.

Pada kesempatan itu, ilyas juga mengaku bahwa pendapatan untuk para buruh juga sudah melebihi angka Upah Minimum Regional (UMR) yaitu senilai Rp.3Juta lebih perbulan.”Buruh kita sekarang sudah tinggi pendapatan perbulannya, bahkan lebih tinggi dari UMR,” cetusnya.

Disinggung soal keamanan pengangkutan barang masuk dan keluar di pelabuhan Bima, Ilyas mengaku tetap terjamin aman.”Kami di Syahbandar ini tetap memberikan jaminan keamanan bagi siapapun yang menggunakan sarana transporatasi di pelabuhan bima ini,” ujarnya.

Hal lain juga diakui Ilyas adalah adanya beberapa kapal tol laut jurusan Jakarta-Bima yang sudah lama beroperasi di pelabuhan Bima ini.”Saya hadirkan beberapa kapal tol laut untuk mengangkut ternak tiap bulan itu, dalam rangka meningkatkan PAD juga sebagai bentuk pelayanan maksimal bagi kami di Syahbandar ini kepada petani dan pedagang ternak,” tandasnya.(Sekjend MDG)

KSOP Bima Sambut Baik Rencana Kerja Sama Kemenhub-Pelindo III


Pelabuhan Bima, Nusa Tenggara Barat

Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Kepala Kantor Syahbandar dan Operasional Pelabuhan (KSOP) Bima, M. Junaidin menyambut baik rencana kerja sama operasional antara Kementerian Perhubungan dengan Pelindo III untuk alih operasional pelabuhan Bima. Junaidin menyebut dengan adanya kerja sama ini KSOP bisa lebih fokus dalam hal pelayanan.

"Dulu (sebelum ada kerja sama) ada dua pekerjaan, regulasi dan operasional. Nanti (setelah ada kerja sama) bisa fokus ke pelayanan dan Pelindo bisa fokus ke bisnis dan operasional," ujar Junaidin (10/9).

Pelabuhan Bima memiliki dua dermaga yakni dermaga pelabuhan rakyat (pelra) yang dikelola oleh Kemenhub dan dermaga nusantara yang dikelola oleh Pelindo. Kerja sama ini nantinya membuat Pelindo mengelola keseluruhan dermaga. 

"Akan ada penghematan dari sisi anggaran juga, karena ada rencana pengembangan fasilitas sebesar Rp 100 miliar yang akan dilakukan oleh Pelindo," ujar Junaidin. 

Dalam rencana induk pengembangan, dermaga nusantara yang semula memiliki panjang 50 meter akan ditambah menjadi 150 meter sementara dermaga pelra menjadi 200 meter dari sebelumnya 50 meter. 

Junaidin juga berharap kerja sama ini bisa ikut mendorong perekonomian Bima. Junaidi menambahkan bahwa fungsi pelabuhan transit akan memungkinkan lebih banyak kapal yang bersandar di Pelabuhan Bima. 

"Jadi jadwal angkut komoditasnya lebih pasti yang otomatis akan membantu perekonomian masyarakat," tutur Junaidin

Junaidin menyebut komoditas utama dari Bima adalah hewan ternak sapi dan pertanian. Meski begitu, untuk pertanian masih tergantung musim. 

"Saat ini yang utama adalah bawang merah ada juga jagung. Bawang merah itu diangkut setiap Selasa dan Kamis, bisa sampai 800 ton," jelasnya.

Sementara untuk sapi, jumlahnya bisa mencapai 1500 ekor selama sebulan. Junaidin berujar bahwa saat ini sapi masih diangkut menggunakan kapal kayu sehingga berdampak signifikan terhadap kondisi sapi. Dia berharap KSOP Bima bisa mendapat tambahan kapal ternak. 



"Ada satu kapal ternak yang mengangkut (sapi), hanya saja kalau dari Kupang sudah penuh maka yang dari Bima sudah tidak kebagian tempat lagi. Harapannya dengan ada kapal ternak lagi 70 persen (sapi) bisa terangkut karena masih ada kapal tradisional," ungkap Junaidin. 

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi direncanakan akan melakukan kunjungan ke Pelabuhan Bima pada Minggu (10/9/2017) untuk meneken kesepakatan kerja sama operasional antara Kemenhub dan Pelindo III.(Sekjend MDG)


Harga Tiket Kapal Waikelo-Bima Cuma Rp 36.500, Tapi Dijual Hingga Rp200 Ribu


PR NTT, Media Dinamika Global.id. – Fenomena aneh tapi nyata terjadi di Pelabuhan Waikelo, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Harga tiket resmi kapal Sabuk Nusantara 79 dan Sabuk Nusantara 49 untuk rute Waikelo-Bima seharusnya hanya Rp36.500, namun ulah calo membuat harga melonjak drastis.

Para calo menuliskan harga Rp72.000 di kwitansi sebelum menjualnya ke calon penumpang dengan harga fantastis, berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per tiket. Kondisi ini membuat banyak penumpang merasa dirugikan.

Kepala Syahbandar Waikelo, Tonny E. Bokty, membenarkan bahwa tarif resmi tiket kapal rute Waikelo-Bima telah ditetapkan sebesar Rp36.500.

"Harga tiket resmi Waikelo-Bima Rp 36.500, baik itu untuk kapal Sabuk Nusantara 79 maupun Sabuk Nusantara 49," kata Tonny kepada Pikiran Rakyat NTT, Minggu, 23 Maret 2025.

Namun, yang menjadi pertanyaan publik adalah mengapa harga yang tertera di tiket kapal KM Sabuk Nusantara 79 pada Sabtu, 22 Maret 2025 justru mencapai Rp72.000. Perbedaan ini memicu dugaan adanya permainan harga di tingkat penjualan tiket.

Sejumlah warga menyesalkan praktik percaloan ini, terutama mengingat kondisi ekonomi masyarakat setempat yang tidak semuanya mampu membeli tiket dengan harga tinggi.(Sekjend MDG)

Pemkab Bima Dukung Penuh Keikutsertaan Persebi di Liga IV


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Wakil Bupati Bima dr.H. Irfan Zubaidy didampingi Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE, Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Afifudin, SE.,MM Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fatahullah, S.Pd, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Agus Salim M.Si dan Asisten Administrasi Umum mum Drs. Aris Gunawan, M.Si secara resmi melepas Tim Persatuan Sepak Bola Bima (Persebi).

Tim tersebut dilepas secara resmi Selasa (13/01/2026) untuk mengikuti kompetisi Liga IV Zona Pulau Sumbawa yang akan digelar di GOR Lalu Magaparang  Kabupaten Sumbawa Barat.

Pelepasan berlangsung di Lobi Utama Kantor Bupati Bima dan dihadiri para pengurus Askab PSSI Kabupaten Bima, pelatih, ofisial, dan seluruh pemain Persebi Bima yang akan berlangsung pada event tersebut.

Wakil Bupati dalam arahannya dihadapan 27 anggota Tim menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada skuad Persebi Bima yang akan membawa nama daerah di ajang sepak bola tingkat provinsi Zona pulau Sumbawa tersebut. 

Dirinya berharap para pemain dapat bertanding dengan semangat sportivitas dan menjunjung tinggi nama baik Kabupaten Bima.

‎“Persebi bukan hanya membawa nama klub, tetapi juga membawa harga diri dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bima. Bertandinglah dengan semangat juang tinggi, disiplin, dan tetap menjaga kekompakan tim". Ujar Wakil Bupati Bima.

‎Sementara itu, Sekjen Askab PSSI Kabupaten Bima Mustakim, SH,  menyampaikan, dalam menghadapi laga tersebut tim Persebi    telah melakukan persiapan secara maksimal, baik dari segi fisik, teknik, maupun mental pemain. Tim‎

‎"Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Bima dan seluruh masyarakat dan para pemain siap memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama daerah." Ungkap Sekjen Askab.

‎Kompetisi Liga IV di Kabupaten Sumbawa Barat dijadwalkan akan diikuti oleh sejumlah tim dari berbagai kabupaten/kota di Pulau Sumbawa. Liga IV Zona Pulau Sumbawa direncanakan berlangsung mulai tanggal 14 sampai dengan 30 Januari 2026. dan menjadi ajang penting dalam pembinaan sepak bola daerah. Kabag prokompi setda kabupaten bima Suryadin S.S.MSi(Sekjend MDG)

Camat Sape Imbau Warga Hentikan Konten Tidak Pantas di Media Sosial

Camat Sape (Muhamad Akbar,SP.M.Si)

Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Camat Sape, Muhammad Akbar, SP., M.Si., menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya penggunaan kata-kata tidak pantas di media sosial yang belakangan ini beredar di tengah masyarakat Kecamatan Sape. Ia menilai fenomena tersebut berpotensi merusak nilai etika dan kesopanan yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat.

Dalam pernyataannya, Camat Sape mengungkapkan bahwa dalam satu hingga dua hari terakhir, sejumlah kata yang sebelumnya dianggap tabu, termasuk penyebutan alat kelamin secara vulgar, kerap muncul di media sosial tanpa sensor, baik dalam bentuk tulisan maupun lisan.

“Kami menyadari bahwa kebebasan menyampaikan pendapat dilindungi oleh undang-undang. Namun sebagai masyarakat yang hidup dalam tatanan budaya ketimuran, kita juga memiliki kewajiban untuk menjaga etika dan kesopanan,” ujarnya.

Sebagai tokoh masyarakat dan pimpinan wilayah, Muhammad Akbar mengimbau seluruh warga Sape, khususnya para pengguna media sosial, untuk menghentikan unggahan maupun komentar yang mengandung unsur ketidakpatutan. Ia menegaskan bahwa kebiasaan buruk yang dibiarkan berulang dapat menjadi warisan yang tidak baik bagi generasi mendatang.

“Hal yang terus diulang akan menjadi kebiasaan. Kita tentu tidak ingin dikenang dalam sejarah sebagai generasi yang mewariskan kebiasaan tidak pantas kepada anak cucu kita,” tegasnya.

Ia berharap imbauan tersebut dapat menjadi perhatian bersama demi menjaga marwah, nilai budaya, dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat Sape.

Menutup pernyataannya, Camat Sape mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mengingatkan dan menjaga ruang publik digital agar tetap sehat dan bermartabat.

(Team.MDG.03)

Selamat atas terpilih nya bapak H.Aksa muhammad.S.Ag. sebagai kepala kantor kementrian Agama kabupaten halmahera barat

 


BEM STIKES Yahya Bima Adakan Turnamen Futsal Membangun Silaturahmi Melalui Sepak Bola "Satukan Sinergi Raih Prestasi" tahun 2025-2026


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Badan eksekutif mahasiswa BEM STIKES Yahya Bima, Syarifudin membuka turnamen futsal yang digagas oleh para pemuda yang menamakan kelompoknya di Kampus STIKES Yahya Bima, "Membangun Silaturahmi Melalui Sepak Bola Satukan Sinergi Raih Prestasi".

Dalam kesempatan tersebut, Syarifudin Ketua BEM STIKES Yahya Bima memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang berinisiatif menghadirkan kegiatan olahraga untuk generasi muda. Menurutnya, olahraga tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter yang memiliki nilai jangka panjang.

“Turnamen ini adalah contoh nyata bahwa pemuda BEM kampus STIKES Yahya Bima mampu menghadirkan gagasan yang bermanfaat, bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai wadah menumbuhkan semangat sportivitas, dan kebersamaan. Dari sinilah kita bisa melihat energi anak-anak muda tersalurkan ke arah yang lebih positif dan membangun,” ungkap Syarifudin.

Lebih jauh, ia menilai bahwa keberadaan turnamen futsal ini akan membawa banyak manfaat. Selain mencegah generasi muda terjerumus dalam pergaulan negatif, kegiatan ini juga dapat menjadi sarana pencarian bakat untuk melahirkan atlet berprestasi di bidang olahraga, khususnya futsal.

“Bakat anak muda harus terus diberi ruang untuk berkembang. Kita tidak boleh membiarkan potensi yang ada hanya berhenti di tingkat hobi. Dengan pembinaan yang konsisten, saya yakin Murung Raya mampu melahirkan pemain-pemain yang bisa bersaing hingga level provinsi bahkan nasional,” tambahnya.

Syarifudin Ketua BEM STIKES Yahya Bima juga menekankan bahwa turnamen olahraga seperti ini selain memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat juga mampu menyatukan berbagai kalangan karena didalamnya terdapat nilai persaudaraan, kerjasama tim, dan penghormatan terhadap lawan.

Ia pun berpesan kepada seluruh peserta turnamen agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Kemenangan, kata Syarifudin, memang menjadi tujuan, tetapi lebih penting dari itu adalah menjaga sikap sportif, menghargai aturan, dan menjadikan kompetisi sebagai pengalaman berharga.

“Jangan hanya mengejar gelar juara, tetapi jadikan turnamen ini sebagai tempat belajar menghormati sesama, melatih mental, dan menguji diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” tegasnya.

Tak lupa, Syarifudin Ketua BEM Stikyabi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bima yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemuda disebutnya menjadi kunci agar lebih banyak kegiatan positif lahir dan berkembang di daerah.

Dengan dukungan semua pihak, Syarifudin Ketua BEM Stikyabi berharap turnamen ini dapat berlangsung sukses hingga akhir dan menjadi momentum bagi pemuda Murung Raya untuk semakin giat berkontribusi dalam membangun daerah melalui kegiatan yang bermanfaat. (Sekjend MDG)

Kasus Dugaan Gelapkan Uang Miliaran, UPK Kempo Dilaporkan ke Kejari Dompu, Pelapor Sebut Kajari Takut

DPP Lapinda Bidos Ihwan Asri saat laporkan di Kejari Dompu, (Ist/Surya)

Dompu, Media Dinamika Global.Id – Kasus dugaan penggelapan dana/anggaran miliaran rupiah yang diduga melibatkan Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kempo kecamatan Kempo, kabupaten Dompu terus bergulir hingga menjadi perbincangan hangat publik. Lembaga Anti Korupsi Pro Otonomi Daerah Bima, Dompu, dan Sumbawa (Lapinda Bidos) sudah secara resmi melaporkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu pada hari Jum'at, 26 Desember 2025 lalu.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan dana/anggaran, salah satunya program simpan pinjam yang dikelola oleh UPK Kempo, dengan nilai kerugian negara yang ditaksir mencapai miliaran rupiah. Dana tersebut seharusnya diperuntukkan bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Namun anggaran tersebut diduga dibagi-bagi ke sejumlah oknum pengurus dan oknum pejabat Desa maupun kecamatan dan tidak dikelola secara transparan dan akuntabel.

Dewan Pimpinan Pusat Lapinda Bidos Ihwan Asri sebegai Pelapor menyampaikan kekecewaannya terhadap lambannya penanganan laporan tersebut. Ia bahkan secara terbuka menyebut Kejari Dompu terkesan ragu dan takut dalam menangani perkara yang menyeret pengelola UPK Kempo.

“Laporan sudah kami masukkan lengkap dengan data dan dokumen pendukung. Tapi sampai hari ini belum ada kejelasan. Kami menduga Kejari Dompu takut mengusut tuntas kasus ini,” ujar pelapor kepada media ini, Selasa, (13/01/26).

Menurut Ihwan, dugaan penggelapan dana/anggaran ini bukan isu baru dan sudah lama menjadi sorotan masyarakat Kecamatan Kempo. Namun, hingga kini belum ada satu pun pihak yang dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

Ihwan menegaskan, jika Kejari Dompu tidak segera mengambil langkah tegas, pihaknya akan melaporkan persoalan ini ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB hingga Kejaksaan Agung RI. Langkah tersebut ditempuh demi memastikan penegakan hukum berjalan adil dan transparan.

“Ini uang negara, uang masyarakat. Tidak boleh dibiarkan menguap tanpa kejelasan. Jika daerah tidak mampu, kami akan naikkan laporan ke tingkat yang lebih tinggi,” tegasnya.

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri Dompu melalui Kepala Seksi Intelijen Joni Eko Waluyo mengatakan, saya lagi zoom, nanti saya kabarin, ungkapan singkatnya, saat dikonfirmasi awak media ini melalui Via WhatsAppnya. Selasa, (13/01/26).

Hingga sampai saat ini, belum memberikan tanggapan resmi terkait perkembangan penyelidikan kasus dugaan penggelapan dana korupsi UPK Kempo kabupaten Dompu, yang dilaporkan Lapinda Bidos, hingga berita diterbitkan.

Redaksi || 

Tugas Kepala Dapur SPPG Lewintana Kecamatan Soromandi Kab, Bima, dan Peran Sentralnya Mewujudkan Indonesia Emas 2045


Soromandi NTB, Media Dinamika Global.id.// Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan inisiatif strategis yang bertujuan fundamental dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Visi besar Indonesia Emas 2045 tidak dapat terwujud tanpa fondasi kesehatan dan gizi yang kuat, terutama pada anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program ini hadir sebagai jawaban atas tantangan serius masalah gizi nasional, termasuk “triple burden of malnutrition” (gizi kurang, gizi lebih, dan defisiensi gizi mikro) yang masih dialami jutaan anak Indonesia.

Di balik keberhasilan program monumental ini, terdapat sosok kunci yang menjadi garda terdepan operasional: Kepala Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), lewintana kecamatan Soromandi kabupaten Bima yang sering disebut juga Kepala Dapur MBG. Dapur SPPG Lewintana sendiri adalah pusat layanan yang bertugas dan bertanggung jawab mengelola seluruh kegiatan harian MBG. Tanpa kepemimpinan dan manajemen yang mumpuni dari seorang kepala dapur, rantai panjang persiapan, pengolahan, dan distribusi makanan bergizi kepada ribuan penerima manfaat tidak akan berjalan efektif dan efisien. Peran Kepala Dapur SPPG Lewintana bukan sekadar mengawasi proses memasak, melainkan juga bertindak sebagai manajer, koordinator, dan pemimpin yang memastikan setiap porsi makanan memenuhi standar gizi nasional, terjamin keamanannya, serta dikirimkan tepat waktu kepada mereka yang membutuhkan.

Tugas dan Tanggung Jawab Kepala Dapur MBG

Tanggung jawab seorang Kepala Dapur SPPG Lewintana Kecamatan Soromandi sangatlah kompleks dan mencakup seluruh aspek operasional, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Berdasarkan petunjuk teknis yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional, Kepala Dapur SPPG Lewintana adalah seorang profesional terlatih (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia/SPPI) yang dibekali dengan kemampuan manajerial, kepemimpinan, dan pengetahuan gizi. Berikut adalah rincian tugas dan tanggung jawab utamanya.

1. Manajemen dan Pengawasan Tim

Sebagai pemimpin di unitnya, Kepala Dapur SPPG bertanggung jawab penuh atas kinerja dan pengembangan seluruh tim relawan yang berjumlah hingga 50 orang. Ini termasuk menyusun jadwal kerja, mengelola konflik, dan memastikan setiap anggota tim bekerja sesuai dengan etika dan prosedur yang berlaku. Kepala dapur juga harus melakukan monitoring dan evaluasi mingguan untuk memastikan operasional berjalan optimal. Tim yang solid dan terkoordinasi adalah kunci untuk mencapai target harian yang masif, yaitu melayani 3.000-4.000 penerima manfaat per dapur.

2. Pengadaan Bahan Baku dan Kemitraan Strategis

Salah satu tugas krusial Kepala Dapur SPPG Lewintana Kecamatan Soromandi adalah memastikan ketersediaan bahan baku yang berkualitas dan bernutrisi secara konsisten. Bersama dengan pengurus yayasan, mereka bertanggung jawab untuk membeli bahan makanan sesuai daftar menu yang telah disusun. Proses pengadaan ini tidak hanya fokus pada harga termurah, tetapi juga pada kualitas terbaik, yang mencakup pemeriksaan fisik seperti warna, aroma, dan kesegaran bahan.

Dalam konteks pengadaan ini, inovasi digital memainkan peran penting. Salah satu contohnya adalah keberadaan Paviliun MBG di Ralali, sebuah platform yang dirancang untuk menjadi solusi pengadaan bahan baku yang terintegrasi dan transparan. Platform ini memfasilitasi dapur MBG untuk mendapatkan bahan pangan yang sudah dikurasi, mulai dari beras, sayuran, protein, hingga bumbu-bumbu. Ralali Paviliun juga membuka peluang bagi supplier, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal dan nasional, untuk terhubung langsung dengan dapur-dapur MBG di seluruh Indonesia, yang didukung oleh sistem kurasi dan logistik terintegrasi. Dengan demikian, Kepala Dapur MBG dapat memanfaatkan platform ini untuk memastikan pasokan yang stabil, memberdayakan ekonomi lokal, dan menjaga keberlanjutan program.

3. Pelaksanaan Operasional Harian

Proses pengolahan makanan menjadi jantung operasional dapur. Kepala Dapur SPPG Lewintana Kecamatan Soromandi bertanggung jawab mengawasi setiap tahapan, mulai dari persiapan bahan, pengolahan, pemorsian, hingga pengemasan. Mereka harus memastikan setiap makanan diolah maksimal 4-6 jam sebelum dikonsumsi untuk menjaga kesegaran dan keamanannya. Pengawasan ketat juga dilakukan untuk memastikan sanitasi lingkungan dan peralatan, serta memastikan makanan disajikan sesuai standar gizi harian yang ditetapkan oleh BGN, yaitu 30-35% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk makan siang.

4. Distribusi dan Jaminan Kualitas

Setelah makanan siap, tantangan selanjutnya adalah distribusi yang efisien. Kepala Dapur MBG harus memastikan makanan dikemas dalam wadah (foodtray) tertutup yang aman dan higienis. Distribusi dilakukan menggunakan kendaraan khusus yang dilengkapi boks tertutup. Petugas pengantar makanan membuat rute yang terencana agar makanan sampai di tangan penerima manfaat (siswa, ibu hamil, atau balita) dengan tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat jenis. Kepala dapur juga berperan penting dalam menginventarisasi tanda terima dari setiap penerima manfaat sebagai bukti pendistribusian.

5. Administrasi dan Pelaporan Keuangan

Dari sisi administratif, Kepala Dapur SPPG Lewintana memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola anggaran dan membuat laporan. Bersama dengan yayasan, mereka mencairkan dana bantuan untuk belanja bahan, operasional, dan sewa. Laporan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan dan keuangan harus disusun secara berkala, yaitu setiap dua minggu, dan dilengkapi dengan bukti-bukti pengeluaran yang sah serta dokumentasi kegiatan. Laporan ini menjadi dasar bagi BGN untuk melakukan monitoring dan evaluasi.

Peran Kepala Dapur SPPG Lewintana Kecamatan Soromandi dalam Program Makan Bergizi Gratis adalah sebuah manifestasi nyata dari kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat dan pembangunan nasional. Mereka tidak hanya bertugas mengelola operasional dapur, tetapi juga menjadi simpul penting yang menghubungkan berbagai elemen: pemerintah, yayasan, UMKM lokal, dan masyarakat sebagai penerima manfaat. Keahlian mereka dalam manajemen, pengawasan kualitas, dan logistik memastikan bahwa tujuan mulia program ini dapat tercapai secara efektif di lapangan.

Melalui kolaborasi strategis dengan platform digital seperti Paviliun MBG Ralali, program ini menunjukkan adaptasi yang cerdas terhadap era modern. Keterlibatan UMKM lokal sebagai pemasok, yang difasilitasi oleh platform ini, tidak hanya menjamin pasokan bahan baku yang segar dan berkualitas tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan roda ekonomi desa.

Dengan demikian, Kepala Dapur MBG adalah pilar utama yang menyangga keberlanjutan dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis. Dedikasi dan kerja keras mereka memastikan bahwa setiap porsi makanan tidak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga membangun fondasi yang kokoh untuk terciptanya generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat, dan produktif, sesuai dengan cita-cita luhur menuju Indonesia Emas 2045.(Sekjend MDG)

SMAN 1 Kota Bima Mendapatkan Kunjungan Spesial dari Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) Sosialisasi"Aku Masuk ITB"2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – SMAN 1 Kota Bima mendapatkan kunjungan spesial dari mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam rangka kegiatan Sosialisasi “Aku Masuk ITB 2026”, sebuah program yang bertujuan memperkenalkan ITB sekaligus memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bergengsi.

‎Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas XII dan berlangsung dalam suasana yang penuh antusiasme serta semangat positif. Para mahasiswa ITB memberikan paparan mengenai jalur masuk ITB, kehidupan kampus, dunia perkuliahan, serta berbagai peluang beasiswa dan pengembangan diri yang tersedia di ITB. Sesi tanya jawab juga menjadi bagian yang menarik karena para siswa aktif menggali informasi langsung dari para narasumber.

‎Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Mujibburahman, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini mampu membuka wawasan dan menumbuhkan motivasi siswa untuk berani bermimpi besar.

‎“Semoga kegiatan ini dapat memberikan gambaran yang jelas tentang dunia perguruan tinggi, khususnya ITB, serta menjadi penyemangat bagi siswa SMAN 1 Kota Bima untuk terus berusaha meraih cita-cita dan bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

‎Melalui kegiatan Sosialisasi “Aku Masuk ITB 2026” ini, diharapkan semakin banyak siswa SMAN 1 Kota Bima yang terinspirasi untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi terbaik dan mempersiapkan diri sejak dini demi masa depan yang gemilang.(Sekjend MDG)