KSOP Bima Sambut Baik Rencana Kerja Sama Kemenhub-Pelindo III - Media Dinamika Global

Selasa, 13 Januari 2026

KSOP Bima Sambut Baik Rencana Kerja Sama Kemenhub-Pelindo III


Pelabuhan Bima, Nusa Tenggara Barat

Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Kepala Kantor Syahbandar dan Operasional Pelabuhan (KSOP) Bima, M. Junaidin menyambut baik rencana kerja sama operasional antara Kementerian Perhubungan dengan Pelindo III untuk alih operasional pelabuhan Bima. Junaidin menyebut dengan adanya kerja sama ini KSOP bisa lebih fokus dalam hal pelayanan.

"Dulu (sebelum ada kerja sama) ada dua pekerjaan, regulasi dan operasional. Nanti (setelah ada kerja sama) bisa fokus ke pelayanan dan Pelindo bisa fokus ke bisnis dan operasional," ujar Junaidin (10/9).

Pelabuhan Bima memiliki dua dermaga yakni dermaga pelabuhan rakyat (pelra) yang dikelola oleh Kemenhub dan dermaga nusantara yang dikelola oleh Pelindo. Kerja sama ini nantinya membuat Pelindo mengelola keseluruhan dermaga. 

"Akan ada penghematan dari sisi anggaran juga, karena ada rencana pengembangan fasilitas sebesar Rp 100 miliar yang akan dilakukan oleh Pelindo," ujar Junaidin. 

Dalam rencana induk pengembangan, dermaga nusantara yang semula memiliki panjang 50 meter akan ditambah menjadi 150 meter sementara dermaga pelra menjadi 200 meter dari sebelumnya 50 meter. 

Junaidin juga berharap kerja sama ini bisa ikut mendorong perekonomian Bima. Junaidi menambahkan bahwa fungsi pelabuhan transit akan memungkinkan lebih banyak kapal yang bersandar di Pelabuhan Bima. 

"Jadi jadwal angkut komoditasnya lebih pasti yang otomatis akan membantu perekonomian masyarakat," tutur Junaidin

Junaidin menyebut komoditas utama dari Bima adalah hewan ternak sapi dan pertanian. Meski begitu, untuk pertanian masih tergantung musim. 

"Saat ini yang utama adalah bawang merah ada juga jagung. Bawang merah itu diangkut setiap Selasa dan Kamis, bisa sampai 800 ton," jelasnya.

Sementara untuk sapi, jumlahnya bisa mencapai 1500 ekor selama sebulan. Junaidin berujar bahwa saat ini sapi masih diangkut menggunakan kapal kayu sehingga berdampak signifikan terhadap kondisi sapi. Dia berharap KSOP Bima bisa mendapat tambahan kapal ternak. 



"Ada satu kapal ternak yang mengangkut (sapi), hanya saja kalau dari Kupang sudah penuh maka yang dari Bima sudah tidak kebagian tempat lagi. Harapannya dengan ada kapal ternak lagi 70 persen (sapi) bisa terangkut karena masih ada kapal tradisional," ungkap Junaidin. 

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi direncanakan akan melakukan kunjungan ke Pelabuhan Bima pada Minggu (10/9/2017) untuk meneken kesepakatan kerja sama operasional antara Kemenhub dan Pelindo III.(Sekjend MDG)


Comments


EmoticonEmoticon