Media Dinamika Global

Selasa, 13 Januari 2026

Camat Sape Imbau Warga Hentikan Konten Tidak Pantas di Media Sosial

Camat Sape (Muhamad Akbar,SP.M.Si)

Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Camat Sape, Muhammad Akbar, SP., M.Si., menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya penggunaan kata-kata tidak pantas di media sosial yang belakangan ini beredar di tengah masyarakat Kecamatan Sape. Ia menilai fenomena tersebut berpotensi merusak nilai etika dan kesopanan yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat.

Dalam pernyataannya, Camat Sape mengungkapkan bahwa dalam satu hingga dua hari terakhir, sejumlah kata yang sebelumnya dianggap tabu, termasuk penyebutan alat kelamin secara vulgar, kerap muncul di media sosial tanpa sensor, baik dalam bentuk tulisan maupun lisan.

“Kami menyadari bahwa kebebasan menyampaikan pendapat dilindungi oleh undang-undang. Namun sebagai masyarakat yang hidup dalam tatanan budaya ketimuran, kita juga memiliki kewajiban untuk menjaga etika dan kesopanan,” ujarnya.

Sebagai tokoh masyarakat dan pimpinan wilayah, Muhammad Akbar mengimbau seluruh warga Sape, khususnya para pengguna media sosial, untuk menghentikan unggahan maupun komentar yang mengandung unsur ketidakpatutan. Ia menegaskan bahwa kebiasaan buruk yang dibiarkan berulang dapat menjadi warisan yang tidak baik bagi generasi mendatang.

“Hal yang terus diulang akan menjadi kebiasaan. Kita tentu tidak ingin dikenang dalam sejarah sebagai generasi yang mewariskan kebiasaan tidak pantas kepada anak cucu kita,” tegasnya.

Ia berharap imbauan tersebut dapat menjadi perhatian bersama demi menjaga marwah, nilai budaya, dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat Sape.

Menutup pernyataannya, Camat Sape mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mengingatkan dan menjaga ruang publik digital agar tetap sehat dan bermartabat.

(Team.MDG.03)

Selamat atas terpilih nya bapak H.Aksa muhammad.S.Ag. sebagai kepala kantor kementrian Agama kabupaten halmahera barat

 


BEM STIKES Yahya Bima Adakan Turnamen Futsal Membangun Silaturahmi Melalui Sepak Bola "Satukan Sinergi Raih Prestasi" tahun 2025-2026


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Badan eksekutif mahasiswa BEM STIKES Yahya Bima, Syarifudin membuka turnamen futsal yang digagas oleh para pemuda yang menamakan kelompoknya di Kampus STIKES Yahya Bima, "Membangun Silaturahmi Melalui Sepak Bola Satukan Sinergi Raih Prestasi".

Dalam kesempatan tersebut, Syarifudin Ketua BEM STIKES Yahya Bima memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang berinisiatif menghadirkan kegiatan olahraga untuk generasi muda. Menurutnya, olahraga tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter yang memiliki nilai jangka panjang.

“Turnamen ini adalah contoh nyata bahwa pemuda BEM kampus STIKES Yahya Bima mampu menghadirkan gagasan yang bermanfaat, bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai wadah menumbuhkan semangat sportivitas, dan kebersamaan. Dari sinilah kita bisa melihat energi anak-anak muda tersalurkan ke arah yang lebih positif dan membangun,” ungkap Syarifudin.

Lebih jauh, ia menilai bahwa keberadaan turnamen futsal ini akan membawa banyak manfaat. Selain mencegah generasi muda terjerumus dalam pergaulan negatif, kegiatan ini juga dapat menjadi sarana pencarian bakat untuk melahirkan atlet berprestasi di bidang olahraga, khususnya futsal.

“Bakat anak muda harus terus diberi ruang untuk berkembang. Kita tidak boleh membiarkan potensi yang ada hanya berhenti di tingkat hobi. Dengan pembinaan yang konsisten, saya yakin Murung Raya mampu melahirkan pemain-pemain yang bisa bersaing hingga level provinsi bahkan nasional,” tambahnya.

Syarifudin Ketua BEM STIKES Yahya Bima juga menekankan bahwa turnamen olahraga seperti ini selain memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat juga mampu menyatukan berbagai kalangan karena didalamnya terdapat nilai persaudaraan, kerjasama tim, dan penghormatan terhadap lawan.

Ia pun berpesan kepada seluruh peserta turnamen agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Kemenangan, kata Syarifudin, memang menjadi tujuan, tetapi lebih penting dari itu adalah menjaga sikap sportif, menghargai aturan, dan menjadikan kompetisi sebagai pengalaman berharga.

“Jangan hanya mengejar gelar juara, tetapi jadikan turnamen ini sebagai tempat belajar menghormati sesama, melatih mental, dan menguji diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” tegasnya.

Tak lupa, Syarifudin Ketua BEM Stikyabi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bima yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemuda disebutnya menjadi kunci agar lebih banyak kegiatan positif lahir dan berkembang di daerah.

Dengan dukungan semua pihak, Syarifudin Ketua BEM Stikyabi berharap turnamen ini dapat berlangsung sukses hingga akhir dan menjadi momentum bagi pemuda Murung Raya untuk semakin giat berkontribusi dalam membangun daerah melalui kegiatan yang bermanfaat. (Sekjend MDG)

Kasus Dugaan Gelapkan Uang Miliaran, UPK Kempo Dilaporkan ke Kejari Dompu, Pelapor Sebut Kajari Takut

DPP Lapinda Bidos Ihwan Asri saat laporkan di Kejari Dompu, (Ist/Surya)

Dompu, Media Dinamika Global.Id – Kasus dugaan penggelapan dana/anggaran miliaran rupiah yang diduga melibatkan Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kempo kecamatan Kempo, kabupaten Dompu terus bergulir hingga menjadi perbincangan hangat publik. Lembaga Anti Korupsi Pro Otonomi Daerah Bima, Dompu, dan Sumbawa (Lapinda Bidos) sudah secara resmi melaporkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu pada hari Jum'at, 26 Desember 2025 lalu.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan dana/anggaran, salah satunya program simpan pinjam yang dikelola oleh UPK Kempo, dengan nilai kerugian negara yang ditaksir mencapai miliaran rupiah. Dana tersebut seharusnya diperuntukkan bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Namun anggaran tersebut diduga dibagi-bagi ke sejumlah oknum pengurus dan oknum pejabat Desa maupun kecamatan dan tidak dikelola secara transparan dan akuntabel.

Dewan Pimpinan Pusat Lapinda Bidos Ihwan Asri sebegai Pelapor menyampaikan kekecewaannya terhadap lambannya penanganan laporan tersebut. Ia bahkan secara terbuka menyebut Kejari Dompu terkesan ragu dan takut dalam menangani perkara yang menyeret pengelola UPK Kempo.

“Laporan sudah kami masukkan lengkap dengan data dan dokumen pendukung. Tapi sampai hari ini belum ada kejelasan. Kami menduga Kejari Dompu takut mengusut tuntas kasus ini,” ujar pelapor kepada media ini, Selasa, (13/01/26).

Menurut Ihwan, dugaan penggelapan dana/anggaran ini bukan isu baru dan sudah lama menjadi sorotan masyarakat Kecamatan Kempo. Namun, hingga kini belum ada satu pun pihak yang dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

Ihwan menegaskan, jika Kejari Dompu tidak segera mengambil langkah tegas, pihaknya akan melaporkan persoalan ini ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB hingga Kejaksaan Agung RI. Langkah tersebut ditempuh demi memastikan penegakan hukum berjalan adil dan transparan.

“Ini uang negara, uang masyarakat. Tidak boleh dibiarkan menguap tanpa kejelasan. Jika daerah tidak mampu, kami akan naikkan laporan ke tingkat yang lebih tinggi,” tegasnya.

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri Dompu melalui Kepala Seksi Intelijen Joni Eko Waluyo mengatakan, saya lagi zoom, nanti saya kabarin, ungkapan singkatnya, saat dikonfirmasi awak media ini melalui Via WhatsAppnya. Selasa, (13/01/26).

Hingga sampai saat ini, belum memberikan tanggapan resmi terkait perkembangan penyelidikan kasus dugaan penggelapan dana korupsi UPK Kempo kabupaten Dompu, yang dilaporkan Lapinda Bidos, hingga berita diterbitkan.

Redaksi || 

Tugas Kepala Dapur SPPG Lewintana Kecamatan Soromandi Kab, Bima, dan Peran Sentralnya Mewujudkan Indonesia Emas 2045


Soromandi NTB, Media Dinamika Global.id.// Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan inisiatif strategis yang bertujuan fundamental dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Visi besar Indonesia Emas 2045 tidak dapat terwujud tanpa fondasi kesehatan dan gizi yang kuat, terutama pada anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program ini hadir sebagai jawaban atas tantangan serius masalah gizi nasional, termasuk “triple burden of malnutrition” (gizi kurang, gizi lebih, dan defisiensi gizi mikro) yang masih dialami jutaan anak Indonesia.

Di balik keberhasilan program monumental ini, terdapat sosok kunci yang menjadi garda terdepan operasional: Kepala Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), lewintana kecamatan Soromandi kabupaten Bima yang sering disebut juga Kepala Dapur MBG. Dapur SPPG Lewintana sendiri adalah pusat layanan yang bertugas dan bertanggung jawab mengelola seluruh kegiatan harian MBG. Tanpa kepemimpinan dan manajemen yang mumpuni dari seorang kepala dapur, rantai panjang persiapan, pengolahan, dan distribusi makanan bergizi kepada ribuan penerima manfaat tidak akan berjalan efektif dan efisien. Peran Kepala Dapur SPPG Lewintana bukan sekadar mengawasi proses memasak, melainkan juga bertindak sebagai manajer, koordinator, dan pemimpin yang memastikan setiap porsi makanan memenuhi standar gizi nasional, terjamin keamanannya, serta dikirimkan tepat waktu kepada mereka yang membutuhkan.

Tugas dan Tanggung Jawab Kepala Dapur MBG

Tanggung jawab seorang Kepala Dapur SPPG Lewintana Kecamatan Soromandi sangatlah kompleks dan mencakup seluruh aspek operasional, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Berdasarkan petunjuk teknis yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional, Kepala Dapur SPPG Lewintana adalah seorang profesional terlatih (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia/SPPI) yang dibekali dengan kemampuan manajerial, kepemimpinan, dan pengetahuan gizi. Berikut adalah rincian tugas dan tanggung jawab utamanya.

1. Manajemen dan Pengawasan Tim

Sebagai pemimpin di unitnya, Kepala Dapur SPPG bertanggung jawab penuh atas kinerja dan pengembangan seluruh tim relawan yang berjumlah hingga 50 orang. Ini termasuk menyusun jadwal kerja, mengelola konflik, dan memastikan setiap anggota tim bekerja sesuai dengan etika dan prosedur yang berlaku. Kepala dapur juga harus melakukan monitoring dan evaluasi mingguan untuk memastikan operasional berjalan optimal. Tim yang solid dan terkoordinasi adalah kunci untuk mencapai target harian yang masif, yaitu melayani 3.000-4.000 penerima manfaat per dapur.

2. Pengadaan Bahan Baku dan Kemitraan Strategis

Salah satu tugas krusial Kepala Dapur SPPG Lewintana Kecamatan Soromandi adalah memastikan ketersediaan bahan baku yang berkualitas dan bernutrisi secara konsisten. Bersama dengan pengurus yayasan, mereka bertanggung jawab untuk membeli bahan makanan sesuai daftar menu yang telah disusun. Proses pengadaan ini tidak hanya fokus pada harga termurah, tetapi juga pada kualitas terbaik, yang mencakup pemeriksaan fisik seperti warna, aroma, dan kesegaran bahan.

Dalam konteks pengadaan ini, inovasi digital memainkan peran penting. Salah satu contohnya adalah keberadaan Paviliun MBG di Ralali, sebuah platform yang dirancang untuk menjadi solusi pengadaan bahan baku yang terintegrasi dan transparan. Platform ini memfasilitasi dapur MBG untuk mendapatkan bahan pangan yang sudah dikurasi, mulai dari beras, sayuran, protein, hingga bumbu-bumbu. Ralali Paviliun juga membuka peluang bagi supplier, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal dan nasional, untuk terhubung langsung dengan dapur-dapur MBG di seluruh Indonesia, yang didukung oleh sistem kurasi dan logistik terintegrasi. Dengan demikian, Kepala Dapur MBG dapat memanfaatkan platform ini untuk memastikan pasokan yang stabil, memberdayakan ekonomi lokal, dan menjaga keberlanjutan program.

3. Pelaksanaan Operasional Harian

Proses pengolahan makanan menjadi jantung operasional dapur. Kepala Dapur SPPG Lewintana Kecamatan Soromandi bertanggung jawab mengawasi setiap tahapan, mulai dari persiapan bahan, pengolahan, pemorsian, hingga pengemasan. Mereka harus memastikan setiap makanan diolah maksimal 4-6 jam sebelum dikonsumsi untuk menjaga kesegaran dan keamanannya. Pengawasan ketat juga dilakukan untuk memastikan sanitasi lingkungan dan peralatan, serta memastikan makanan disajikan sesuai standar gizi harian yang ditetapkan oleh BGN, yaitu 30-35% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk makan siang.

4. Distribusi dan Jaminan Kualitas

Setelah makanan siap, tantangan selanjutnya adalah distribusi yang efisien. Kepala Dapur MBG harus memastikan makanan dikemas dalam wadah (foodtray) tertutup yang aman dan higienis. Distribusi dilakukan menggunakan kendaraan khusus yang dilengkapi boks tertutup. Petugas pengantar makanan membuat rute yang terencana agar makanan sampai di tangan penerima manfaat (siswa, ibu hamil, atau balita) dengan tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat jenis. Kepala dapur juga berperan penting dalam menginventarisasi tanda terima dari setiap penerima manfaat sebagai bukti pendistribusian.

5. Administrasi dan Pelaporan Keuangan

Dari sisi administratif, Kepala Dapur SPPG Lewintana memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola anggaran dan membuat laporan. Bersama dengan yayasan, mereka mencairkan dana bantuan untuk belanja bahan, operasional, dan sewa. Laporan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan dan keuangan harus disusun secara berkala, yaitu setiap dua minggu, dan dilengkapi dengan bukti-bukti pengeluaran yang sah serta dokumentasi kegiatan. Laporan ini menjadi dasar bagi BGN untuk melakukan monitoring dan evaluasi.

Peran Kepala Dapur SPPG Lewintana Kecamatan Soromandi dalam Program Makan Bergizi Gratis adalah sebuah manifestasi nyata dari kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat dan pembangunan nasional. Mereka tidak hanya bertugas mengelola operasional dapur, tetapi juga menjadi simpul penting yang menghubungkan berbagai elemen: pemerintah, yayasan, UMKM lokal, dan masyarakat sebagai penerima manfaat. Keahlian mereka dalam manajemen, pengawasan kualitas, dan logistik memastikan bahwa tujuan mulia program ini dapat tercapai secara efektif di lapangan.

Melalui kolaborasi strategis dengan platform digital seperti Paviliun MBG Ralali, program ini menunjukkan adaptasi yang cerdas terhadap era modern. Keterlibatan UMKM lokal sebagai pemasok, yang difasilitasi oleh platform ini, tidak hanya menjamin pasokan bahan baku yang segar dan berkualitas tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan roda ekonomi desa.

Dengan demikian, Kepala Dapur MBG adalah pilar utama yang menyangga keberlanjutan dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis. Dedikasi dan kerja keras mereka memastikan bahwa setiap porsi makanan tidak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga membangun fondasi yang kokoh untuk terciptanya generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat, dan produktif, sesuai dengan cita-cita luhur menuju Indonesia Emas 2045.(Sekjend MDG)

SMAN 1 Kota Bima Mendapatkan Kunjungan Spesial dari Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) Sosialisasi"Aku Masuk ITB"2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – SMAN 1 Kota Bima mendapatkan kunjungan spesial dari mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam rangka kegiatan Sosialisasi “Aku Masuk ITB 2026”, sebuah program yang bertujuan memperkenalkan ITB sekaligus memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bergengsi.

‎Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas XII dan berlangsung dalam suasana yang penuh antusiasme serta semangat positif. Para mahasiswa ITB memberikan paparan mengenai jalur masuk ITB, kehidupan kampus, dunia perkuliahan, serta berbagai peluang beasiswa dan pengembangan diri yang tersedia di ITB. Sesi tanya jawab juga menjadi bagian yang menarik karena para siswa aktif menggali informasi langsung dari para narasumber.

‎Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Mujibburahman, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini mampu membuka wawasan dan menumbuhkan motivasi siswa untuk berani bermimpi besar.

‎“Semoga kegiatan ini dapat memberikan gambaran yang jelas tentang dunia perguruan tinggi, khususnya ITB, serta menjadi penyemangat bagi siswa SMAN 1 Kota Bima untuk terus berusaha meraih cita-cita dan bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

‎Melalui kegiatan Sosialisasi “Aku Masuk ITB 2026” ini, diharapkan semakin banyak siswa SMAN 1 Kota Bima yang terinspirasi untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi terbaik dan mempersiapkan diri sejak dini demi masa depan yang gemilang.(Sekjend MDG)

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima Hadiri Temu Konsultasi dan Silaturahmi Pimpinan DPRD Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima menghadiri acara Temu Konsultasi dan Silaturahmi Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bima bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran perangkat daerah Kota Bima. Senin(12/01/26).

Kegiatan yang berlangsung di ruang sidang utama Dprd Kota Bima ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komunikasi, koordinasi, serta sinergi antara lembaga eksekutif dan legislatif di Kota Bima.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Bima, seluruh Asisten Sekda, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Kapolres Bima Kota, Dandim 1608/Bima, Kepala Kejaksaan Negeri Bima, Kepala Rutan Kelas IIB Bima, unsur Forkopimda Kota Bima, serta seluruh Camat se-Kota Bima.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, S.H., menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dan solid antara DPRD dan Pemerintah Daerah.

Melalui forum temu konsultasi dan silaturahmi ini, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin baik dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing lembaga.

Syamsurih juga menyampaikan rencana rehabilitasi ruangan komisi-komisi DPRD yang akan dilakukan bersama ruangan pimpinan DPRD. Menurutnya, perbaikan fasilitas tersebut penting guna menunjang kenyamanan dan efektivitas kerja anggota dewan. 

“Dengan adanya fasilitas yang lebih layak, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk bertemu, berdiskusi, dan mempererat silaturahmi antar unsur pemerintahan di Kota Bima. 

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah dan DPRD merupakan mitra strategis yang memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, namun memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Wali Kota Bima juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi yang berkelanjutan antara eksekutif, legislatif, dan Forkopimda demi memenuhi kebutuhan serta menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kota Bima.

“Dengan kebersamaan dan sinergi yang kuat, kita berharap ke depan Kota Bima akan semakin maju dan berkembang,” tuturnya.

Dalam agenda tersebut, Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima juga berkesempatan meninjau langsung ruangan komisi-komisi DPRD bersama pimpinan DPRD.

Peninjauan dilakukan terhadap sejumlah ruangan yang direncanakan akan segera diperbaiki, mengingat kondisi sebelumnya dinilai sudah tidak layak. Perbaikan ini diharapkan dapat menunjang kinerja DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan demi kepentingan masyarakat Kota Bima.(Sekjend MDG)

Lantik Pejabat Eselon 2 Hasil Seleksi JPT, Wali Kota : Jabatan Bukan Untuk Perkaya Diri


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE secara resmi melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Bima di Aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota, pada Senin siang (12/01).

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, Sekretaris Daerah Kota Bima, Dandim 1608/Bima, Kapolres Bima Kota yang diwakili oleh Kabag Ops, para Asisten, Staf Ahli Wali Kota, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah.

Pelantikan pejabat eselon II ini yang sebelumnya diisi oleh pelaksana tugas, kini dijabat oleh pejabat definitif, diantaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Syahrial Nuryadin, S.IP, M.M, Kepala Dinas Koperindag, Ruslan, SE, M.M, Kepala BKPSDM, Muhammad Mahdum, SH, Kepala Dinas Pertanian, Abdul Najir, S.PT, M.M, serta Sekretaris DPRD Kota Bima, Ihya Ghajali, S.Sos, M.M, serta 7 orang pejabat fungsional lainnya.

Wali Kota Bima, H A Rahman, mengatakan bahwa pelantikan ini bukanlah sekadar pengisian jabatan. Ia menegaskan pelantikan hari ini adalah peneguhan amanah, penegasan tanggung jawab, dan penguatan komitmen kita semua untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Bima.

Wali Kota Bima mengingatkan kepada pejabat yang dilantik bahwa jabatan adalah amanah. Amanah dari negara, amanah dari pimpinan, dan yang paling utama, amanah dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa.

"Jabatan dapat menjadi berkah apabila dijalankan dengan kejujuran, integritas, dan niat tulus melayani. Namun sebaliknya, jabatan juga bisa menjadi mudharat, bahkan membawa penyesalan, apabila disalahgunakan, diingkari, atau dijalankan tanpa tanggung jawab moral dan etika," tegas Wali Kota mengingatkan para pejabat yang dilantik.

Oleh karena itu, sambungnya, ia meminta kepada seluruh pejabat yang dilantik hari ini untuk benar-benar menyadari bahwa setiap kewenangan yang saudara miliki akan dimintai pertanggungjawaban, bukan hanya di hadapan hukum dan masyarakat, tetapi juga di hadapan Allah SWT.

Wali Kota juga mengajak kepada seluruh ASN Kota Bima yang belum mendapatkan kesempatan untuk dipromosikan, untuk tetap menjaga semangat pengabdian.

"Perlu saya sampaikan secara jujur dan terbuka bahwa posisi jabatan struktural jumlahnya terbatas, sementara ASN yang memiliki kompetensi, dedikasi, dan keinginan untuk maju jumlahnya jauh lebih banyak," ungkapnya.

Ia menegaskan, belum terpilih atau belum dilantik hari ini bukan berarti tidak mampu, bukan berarti tidak dipercaya, melainkan semata karena keterbatasan ruang jabatan dan pertimbangan organisasi.

"Teruslah bekerja dengan sungguh-sungguh. Insyaallah, setiap pengabdian yang dilakukan dengan ikhlas tidak pernah sia-sia," tuturnya.

Wali Kota menambahkan, sebagai aparatur sipil negara, wajib mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku, menjunjung tinggi etika birokrasi, serta menjaga marwah institusi pemerintah Kota Bima.


"Saya tegaskan bahwa jabatan bukanlah alat untuk dilayani, melainkan sarana untuk melayani. Bukan untuk memperkaya diri, tetapi untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," ujarnya.

Menutup arahannya, Wali Kota menegaskan kembali bahwa ditengah tantangan pembangunan dan keterbatasan fiskal, ia mengajak seluruh pejabat struktural untuk menjaga kekompakan, memperkuat kolaborasi, dan membangun kerja tim yang solid.

"Tidak ada ruang untuk ego sektoral, tidak ada tempat bagi perpecahan. Kita hanya bisa maju jika bekerja bersama, seirama, dan saling menguatkan," pungkasnya.(Sekjend MDG)

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima Terima Gelar Warga Kehormatan Kodim 1608/Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Wali Kota Bima bersama Wakil Wali Kota Bima menghadiri kegiatan penganugerahan gelar Warga Kehormatan Kodim 1608/Bima yang berlangsung di Lapangan Makodim 1608/Bima, Selasa, (13/01/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Danramil, Satuan Brimob, pimpinan perguruan tinggi, Satpol PP, BPBD Kota Bima, organisasi Pramuka, serta jajaran TNI Kodim 1608/Bima. Hadir pula Sekretaris Daerah Kota Bima, anggota DPRD Kota Bima, dan para Kepala OPD lingkup Pemerintah Kota Bima.

Dandim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, S.I.Kom., M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemberian gelar warga kehormatan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghargaan atas dukungan nyata pemerintah daerah terhadap pembangunan wilayah.

“Penganugerahan ini diberikan sebagai apresiasi kepada pimpinan daerah yang telah menunjukkan komitmen dan dukungan terhadap pelaksanaan tugas Kodim, serta dalam menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat,” ungkap Dandim.

Ia menegaskan bahwa Kodim 1608/Bima senantiasa berkomitmen mendukung seluruh program strategis Pemerintah Kota Bima, termasuk menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas wilayah.

Wali Kota Bima H. A.Rahman SE dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas penghargaan yang diterima. “Atas nama pribadi, pemerintah, dan masyarakat Kota Bima, kami menyampaikan terima kasih atas penganugerahan ini. Penghargaan ini merupakan kehormatan dan motivasi bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi dengan TNI,” ujarnya.

H.Man juga menegaskan bahwa kehadiran TNI tidak hanya menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan dalam berbagai aspek pembangunan, antara lain ketahanan pangan, pengendalian inflasi daerah, dukungan program Mbojo Berdaya Guna (MBG), hingga pengamanan aset daerah.

Lebih jauh, Wali Kota menyampaikan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kota Bima dan Kabupaten Bima merupakan satu kesatuan sosial dan ekonomi yang saling terkait. Kolaborasi dengan Kodim sebagai penjaga stabilitas wilayah menjadi modal utama dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif dan pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Wali Kota berharap sinergi antara Pemerintah Kota Bima dan Kodim 1608/Bima terus diperkuat demi mewujudkan Kota Bima yang maju, aman, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.(Sekjend MDG)

Sekda Kota Bima Pimpin Rapat Pembahasan Pembangunan Kolam Retensi Amahami


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, memimpin rapat pembahasan status lahan pembangunan Kolam Retensi Amahami yang merupakan bagian dari Program National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) Tahun 2026, bertempat di Ruang Rapat Sekda Kota Bima, Selasa (13/01/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh Asisten II Setda Kota Bima, Inspektur Kota Bima, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Perkim, Kepala Bagian Hukum Setda Kota Bima serta Pihak Pelaksana Balai Wilayah Sungai (BWS).

Dalam arahannya, sekda menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bima sebelumnya telah menyampaikan surat resmi kepada Bank Dunia yang menyatakan bahwa lahan dimaksud tercatat dalam buku aset Pemerintah Kota Bima. Akan tetapi, dalam perkembangannya ditemukan adanya pemagaran di lokasi tersebut serta keberadaan sertifikat atas nama pihak lain.

"Pemerintah Kota Bima tidak dapat mengesampingkan fakta adanya sertifikat yang dimiliki pihak lain. Namun demikian, kepemilikan sertifikat tersebut tidak serta-merta menggugurkan klaim Pemerintah Kota Bima terhadap aset tersebut," tegas Sekda.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pemerintah Kota Bima telah melakukan berbagai langkah pengamanan aset, termasuk berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengamankan aset-aset pemerintah, khususnya aset yang sebelumnya merupakan milik pemerintah kabupaten dan telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Bima.

Pemerintah Kota Bima juga telah menyepakati tahapan penyelesaian melalui mediasi, baik secara informal maupun formal. Apabila kedua upaya mediasi tersebut tidak mencapai kesepakatan, maka langkah terakhir yang akan ditempuh adalah jalur hukum perdata terkait kepemilikan sertifikat atas lahan tersebut.

Sekda menambahkan bahwa beliau bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima, telah melakukan mediasi informal dengan pihak pemegang sertifikat pertama dan telah menghasilkan beberapa kesepakatan awal. Ia berharap proses mediasi yang sedang berjalan dapat berlangsung dengan baik.

"Kita doakan bersama semoga proses mediasi ini berjalan lancar. Jika berjalan lancar, tentu akan memberikan solusi terbaik bagi semua pihak," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga menyampaikan permohonan pengertian kepada pihak BWS bahwa Pemerintah Kota Bima belum dapat mengeluarkan surat pernyataan clean and clear dalam waktu dekat, mengingat kondisi lahan yang masih berstatus sengketa dan sedang dalam proses mediasi.

"Kami memohon maaf karena saat ini proses masih berjalan. Kami juga meminta dukungan dan bantuan dari teman-teman BWS agar proyek ini tetap dapat berjalan dan pada akhirnya memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Bima," pintanya.

Rapat dilanjutkan dengan pendalaman materi dan inventarisasi langkah-langkah administratif yang akan dilakukan oleh masing-masing perangkat daerah, guna mendukung proses penyelesaian status lahan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.(Sekjend MDG)