Media Dinamika Global

Selasa, 06 Januari 2026

Aturan Penerima PIP Sekolah Diperbarui, Penyaluran Bantuan Diharap Lebih Tepat Sasaran


Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang sekolah kembali mengalami penyesuaian aturan

Jakarta, Media Dinamika Global.id.// Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan pembaruan kebijakan guna memastikan bantuan pendidikan tersebut semakin tepat sasaran dan benar-benar menjangkau peserta didik yang membutuhkan.

Ketentuan terbaru penerima PIP Sekolah kini menitikberatkan pada pemanfaatan sistem data tunggal yang lebih akurat agar potensi kesalahan penyaluran dapat ditekan.

Penyesuaian ini bertujuan memastikan bantuan dana pendidikan hanya diterima oleh siswa dari keluarga kurang mampu atau yang berada dalam kondisi ekonomi rentan.

Selain itu, mekanisme penyaluran, sistem pendataan, serta penggunaan dana PIP turut disesuaikan agar selaras dengan dinamika sosial ekonomi masyarakat. Langkah ini memperkuat komitmen pemerintah dalam memperluas pemerataan akses pendidikan.

Dengan aturan yang diperbarui, PIP diharapkan mampu menekan angka putus sekolah, meningkatkan partisipasi pendidikan, serta mendukung kelanjutan pendidikan hingga jenjang menengah.

Gambaran Umum Program Indonesia Pintar (PIP) Sekolah

Program Indonesia Pintar merupakan bentuk bantuan pendidikan berupa dana tunai yang diberikan pemerintah kepada peserta didik dari keluarga kurang mampu. Program ini dirancang untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga menengah.

PIP Sekolah menjadi bagian dari strategi nasional dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan menekankan prinsip pendidikan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.

Kemendikdasmen mengelola program ini secara terintegrasi dengan sistem data pendidikan nasional guna memastikan akurasi dan transparansi penyaluran bantuan. Dalam kebijakan terbaru, pemerintah menetapkan kriteria penerima PIP Sekolah yang lebih terarah dan berbasis data terpadu. Ketentuan tersebut meliputi:

1. Siswa dari keluarga kurang mampu yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi prioritas utama penerima bantuan.

2. Peserta didik pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) tetap menjadi sasaran utama karena kondisi ekonominya telah melalui proses verifikasi pemerintah.

3. Siswa dengan kondisi khusus, seperti yatim, piatu, yatim piatu, penyandang disabilitas, serta mereka yang terdampak bencana atau keadaan darurat lainnya.

4. Peserta didik harus tercatat aktif pada satuan pendidikan formal maupun nonformal yang terdaftar dalam sistem pendidikan nasional.

Melalui kriteria tersebut, penyaluran dana PIP diharapkan berlangsung lebih adil, transparan, dan akurat.

Besaran Dana PIP Berdasarkan Jenjang Pendidikan

Dalam ketentuan teranyar, besaran bantuan Program Indonesia Pintar tetap disesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta didik. Nominal bantuan dirancang untuk mendukung kebutuhan pendidikan di masing-masing tingkat, dengan rincian sebagai berikut:

· SD/MI/Paket A sebesar Rp450.000 per tahun

· SMP/MTs/Paket B sebesar Rp750.000 per tahun

· SMA/SMK/MA/Paket C sebesar Rp1.000.000 per tahun. 

Dana PIP dapat dimanfaatkan untuk pembelian buku pelajaran, seragam, alat tulis, perlengkapan sekolah, hingga kebutuhan transportasi pendidikan.

Skema Penyaluran Dana PIP Sekolah

Berdasarkan aturan terbaru, dana PIP disalurkan melalui rekening bank atas nama siswa atau orang tua maupun wali.

Pemerintah bekerja sama dengan bank penyalur resmi guna memastikan proses pencairan berjalan aman dan transparan.

Sekolah bersama dinas pendidikan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pencairan serta mendampingi siswa dan orang tua selama proses administrasi. Sekolah memegang peran strategis dalam pelaksanaan Program Indonesia Pintar, mulai dari pendataan peserta didik, verifikasi kelayakan penerima, hingga pengusulan data ke dalam sistem Kemendikdasmen.

Selain itu, pihak sekolah juga bertanggung jawab memberikan pemahaman kepada siswa dan orang tua terkait penggunaan dana PIP agar benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan.

Dampak Positif Pembaruan PIP bagi Peserta Didik

Pembaruan kebijakan PIP memberikan sejumlah manfaat nyata, antara lain:

· Penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran

· Meringankan beban biaya pendidikan keluarga

· Menurunkan risiko putus sekolah

· Meningkatkan angka partisipasi pendidikan

Program ini menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pemerataan akses pendidikan di berbagai wilayah.

Tantangan Pelaksanaan dan Langkah Penyempurnaan

Meski terus disempurnakan, implementasi PIP Sekolah masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti validasi data penerima dan keterlambatan pencairan di beberapa daerah.

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus melakukan evaluasi serta pemutakhiran data secara berkala.

Sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci agar Program Indonesia Pintar dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Pembaruan kebijakan Program Indonesia Pintar Sekolah menegaskan keseriusan pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang merata dan berkeadilan.

Dengan aturan yang lebih jelas dan terarah, PIP diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi siswa dari keluarga kurang mampu sekaligus memperkuat kualitas pendidikan nasional.(Sekjend MDG)

Siswa SMP Negeri 8 Kota Bima Gelar kegiatan Aksi Bergizi


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// SMP Negeri 8 kota bima melaksanakan kegiatan "Aksi Bergizi" untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pencegahan stunting.

Kegiatan itu merupakan inisiatif rutin sekolah yang mencakup empat intervensi utama, yakni senam pagi, sarapan bersama dengan menu gizi seimbang, konsumsi tablet tambah darah (TDD) khusus untuk siswa perempuan, dan edukasi kesehatan serta gizi.

Kepala SMP Negeri 8 Kota bima, Ridwan S,Ag, mengatakan, kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan preventif terhadap stunting di kalangan siswa. Tujuannya adalah untuk membiasakan siswa agar menerapkan pola hidup sehat.

"Melalui kegiatan rutin ini, kami berharap siswa dapat lebih memahami pentingnya pola makan seimbang dan aktivitas fisik," ucapnya,  Rabu, 7/1/2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan, yaitu pada Rabu 7 Januari 2026. siswa SMPN 8 Kota Bima, kelas 7, 8, dan 9 yang berjumlah 178 orang mengikuti sarapan bersama dengan menu gizi seimbang, diikuti dengan konsumsi tablet tambah darah khusus untuk perempuan yang telah disediakan oleh puskesmas.

"Kegiatan konsumsi tablet tambah darah (TTD) dilakukan seminggu sekali, mulai minggu ini dan seterusnya," jelasnya.

Pada Rabu 7 Januari 2026, kegiatan Aksi Bergizi dilanjutkan dengan senam pagi yang diikuti oleh siswa, guru, dan tenaga kependidikan SMPN 8 Kota bima.

"Kami juga memberikan edukasi kesehatan dan gizi kepada siswa-siswi untuk menambah pengetahuan mereka mengenai kesehatan," terangnya.

Menurutnya, hal tersebut sangat penting untuk membiasakan anak-anak dengan pola hidup sehat. Terlebih era saat ini marak makanan cepat saji yang kurang bergizi.

"Program ini juga mendorong Para siswa SMP Negeri 8 saat kegiatan Aksi Bergizi. untuk aktif bergerak, seperti melalui senam, atau jalan kaki, baik di sekolah maupun di rumah," katanya.(Sekjend MDG)

Pemprov Lampung Bersama Pemprov Jawa Tengah Jalin Komitmen Antarwilayah Guna Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional.


Lampung - Mediadinamikaglobal.id ||  Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempertegas komitmen sinergi antarwilayah guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 

Hal ini mengemuka dalam acara Malam Ramah Tamah antara Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Kerjasama antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, di Mahan Agung, Selasa 06 Januari 2026.

​Dalam pertemuan strategis yang juga dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, BUMD, dan asosiasi pengusaha dari kedua provinsi tersebut, tercatat capaian nilai transaksi kerja sama yang menembus angka Rp 833 Miliar. 

​Gubernur Lampung dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Ahmad Luthfi. Ia menekankan bahwa hubungan Lampung dan Jawa Tengah bukan sekadar mitra pemerintahan, melainkan memiliki ikatan emosional dan historis yang kuat melalui sejarah transmigrasi. Akulturasi budaya juga berjalan harmonis dan menjadi modal sosial yang luar biasa bagi pembangunan di Provinsi Lampung. 

​Gubernur Mirza menyoroti posisi strategis kedua daerah. Lampung sebagai gerbang Pulau Sumatera memiliki keunggulan di sektor pertanian, perkebunan, dan penyedia bahan baku. Sementara itu, Jawa Tengah dinilai telah menjadi role model nasional dalam pengembangan kawasan industri dan manufaktur. 

​Berikut 11 butir kesepakatan kerjasama antara Provinsi Lampung dan Provinsi Jawa Tengah : 

1. ​Penguatan Pendidikan Vokasi Jenjang SMK.
2. ​Fasilitasi Pengembangan Sektor Industri dan Perdagangan.
3. ​Kerjasama Pemanfaatan Gas Bumi dan Pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).
4. ​Peningkatan Kapasitas Institusi Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Maritim, dan Perikanan.
5. ​Pengembangan Wisata Religi dan Wisata Bahari (Pahawang & Karimunjawa).
6. ​Kerjasama Perdagangan Penyediaan Komoditas.
7. ​Penyediaan Bahan Pangan Komoditas Hasil Pertanian dan Perkebunan.
8. ​Kerjasama Suplai Bahan Baku Tepung Tapioka.
9. ​Kemitraan Rantai Pasok Industri dan Perdagangan (Gula Kristal, Ubi, Kopi, Bawang).
10. ​Kerjasama Perdagangan Multi Komoditas.
11. ​Penyediaan Bahan Pangan Komoditas Hasil Pertanian dan Perkebunan.(Fs/Red)

Beri Rasa Aman Bagi Warga,Sertu Syarif Hidayat Babinsa Naru Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman Anggota Koramil 1608-03/Sape Sertu Syarif Hidayat Babinsa Desa Naru Kecamatan Sape beserta 1 orang anggota melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling dalam rangka memantau situasi wilayah dan mengantisipasi perkembangan situasi diwilayah kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu.(06/01/2026)

Pada Pukul 20.00 wita anggota Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Naru Kec.Sape di lanjutkan dengan Pemantauan Situasi Wilayah Sambil memberikan Himbauan kepada warga Desa agar tidak melakukan Hal-hal yang Negatif seperti Penjualan Miras, transaksi Narkoba, dan tidak boleh membawa Senjata Tajam maupun barang-barang yang di larang.

Patroli Siskamling yang dilakukan oleh Anggota Koramil 1608-03/Sape juga melibatkan Aparat pemerintah Desa Naru Kecamatan Sape Tokoh agama,Toda dan masyarakat dalam  menjaga ketertiban yang ada khusus nya di waktu malam hari.

Anggota Koramil 1608-03/Sape juga memberikan Himbauan kepada warga Desa Naru Kecamatan Sape seperti halnya Banyak sekali kejadian rata-rata akibat anak muda yang tidak bisa mengontrol emosi,akibat minuman keras,hindari kegiatan yang negatif yang merugikan diri sendiri.saat hujan di malam hari,selalu waspada terhadap banjir tanah longsor dan  gangguan listrik mengakibatkan terjadinya kebakaran.



Kegiatan Patroli dilaksanakan  di tempat-tempat yang di anggap rawan terjadinya tindak kejahatan, seperti Fasilitas umum dan tempat-tempat yang biasa dijadikan tongkrongan anak-anak muda serta pemukiman warga yang padat penduduk dan patroli tersebut di laksanakan secara bergantian ataur bergiliran dimana warga juga turut hadir.

Danramil 1608-03/Sape Lettu Inf Ruslin saat dikonfirmasi Patroli Siskamling ini akan terus dilakukan guna untuk memastikan situasi di wilayah tetap aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat beristirahat dengan tenang, Ucapnya.

Keterlibatan Unsur terkait sangat diharapkan dalam kegiatan Patroli Siskamling ini disamping menjaga Kamtibmas di wilayah agar tercipta akan menciptakan hubungan Emosinal yang sangat erat antara TNI dengan masyarakat dan antara masyarakat dengan masyarakat itu sendiri.

Salah Satu warga yang mengikuti Patroli Siskamling menyatakan Kami sangat senang dengan ada nya kegiatan Patroli Siskamling yang di laksanakan oleh Kodim 1608/Bima melalui Koramil 1608-03/Sape khusus nya malam hari Kami merasa aman dan harapan Kami sebagai masyarakat dengan kegiatan ini tindak kejahatan seperti, pencurian, perkelahian dll dapat kita cegah sedini mungkin.

Kegiatan Berlangsung dengan Lancar tertib dan sukses.

(Team.MDG.03)

Delapan Medali Emas Sementara, Kota Bima Dipastikan Juara Umum Panjat Tebing di Ajang KejurdaKU


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Kejuaraan Daerah Nusa Tenggara Barat (Kejurda) Kelompok Umur (KU) yang diikuti oleh sepuluh Kabupaten dan Kota Se NTB mulai tanggal 10 – 14 September 2025. Diikuti tidak kurang dari 165 peserta.

Dimana memperebutkan 22 medali emas yang terbagi dalam 6 kelompok umur.

Tim panjat tebing Kota Bima dipastikan menjadi juara umum.

Dengan perolehan medali emas sementara 8 emas, diikuti kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Kabupaten Lombok Timur masing-masing 3 medali emas.

Hari ini Minggu 14 September 2025 adalah hari terakhir perlombaan yang mempertandingkan nomor Speed Clasik dari berbagai kelompok umur.

8 keping emas yang diperebutkan dari nomor ini ucap Febryan Ramadani selaku manager Tim Kejurda ku Kota Bima.

Delapan emas diperoleh dari berbagai nomor yaitu lead youth A putra oleh Adam Safii siswa SMKN 1 Kota Bima, medali emas. Kedua diraih oleh Mustafa pada nomor youth B putra yg juga merupakan siswa SMKN 1 Kota Bima. Emas ketiga datang dari Trias Juliani putri siswa SMAN 2 Kota Bima. Medali emas ke empat diraih oleh Sahira Balqis siswa SMPN 1 Kota Bima pada nomor lead youth C putri, emas kelima datang dari M. Mirza Harith siswa MTSN 2 Kota Bima pada youth C putra. emas keenam oleh youth D putri oleh Khayla Zalfa Syakira siswa SDN 14 Kota Bima, emas ketujuh oleh M. Rizky Al Fatih siswa SDN 21 Kota Bima.

Dan medali kedelapan dari nomor Junior putra (18 tahun) mahasiswa unram. Atas nama MF. Fadillah Rosyd.

Ketua Umum panjat tebing Kota Bima M. Fauzi, S.Pt yang sejak babak kualifikasi membersamai Tim Kota Bima merasa bangga dan terharu atas capaian para jawara muda kota bima.

“Semoga hari ini Kota Bima masih bisa menambah pundi-pundi emas untuk Kota Bima” ujar Fauzi. (Sekjend MDG)

Popnas Nusa Tenggara Barat Akan Mengirimkan 102 Atlet Tingkat SD Hingga MA Ke- XVII tahun 2025


Kota Bima, Media Dinamika Global.id // Ajang bergengsi dan tertinggi bagi seluruh pelajar indonesia adalah Pekan Olahraga Pelajar Nasional yang disingkat POPNAS.

Perhelatan Popnas XVII tahun 2025 akan dilaksanakan di Ibukota Negara Jakarta pada tanggal 1 sampai dengan 10 November 2025.

Provinsi Nusa Tenggara Barat mengambil bagian pada 13 Cabang olahraga, sebut saja Atletik, Panahan, Menembak, Karate, Pencak Silat, Tenis Meja, Senam, Wushu, Taekwondo, Judo, Volly Pasir, Renang dan Panjat Tebing.

Pada Popnas kali ini Nusa Tenggara Barat akan mengirimkan 102 atlet/siswa dari berbagai kabupaten dan kota, dan dari berbagai tingkat Sekolah (SD, SMP/MTS, SMA/SMK/MA.

Selaku CDM/Penanggungjawab kontingen Provinsi Nusa Tenggara Barat, Agus Sukmawati menyampaikan bahwa siswa/siswi yang dikirim sudah melalui Pra Popnas pada level cabang olahraga dan atas surat keputusan masing-masing pengurus cabang Provinsi.

Agus sapaan akrab yang juga merupakan Kepala Bidang Olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kota Bima sendiri, khususnya cabang Olahraga Panjat Tebing berdasarkan hasil beberapa kompetisi diwakili oleh Empat siswa/i dari delapan quota Nusa Tenggara Barat.

Mereka adalah Ferdiansyah siswa SMAN 1 Kota Bima, Trias Juliani Putri siswi SMAN 2 Kota Bima, Mustafa dan Asam Safi’i siswa SMKN 1 Kota Bima. (Sekjend MDG)

Empat Puluh Lima Tahun Satpam Mengabdi untuk Negeri! Polres Tulang Bawang Gelar Syukuran Meriah, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas.


Tulang Bawang, Lampung – Mediadinamikaglobal.id || Semangat pengabdian dan loyalitas satuan pengamanan (Satpam) kembali bergema di Kabupaten Tulang Bawang. Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Satpam ke-45 Tahun 2025, Polres Tulang Bawang menggelar syukuran penuh makna dan kebersamaan yang berlangsung khidmat, aman, dan penuh semangat persatuan.

Kegiatan yang digelar pada Selasa, 6 Januari 2026, bertempat di Aula Wira Satya Polres Tulang Bawang, dihadiri langsung oleh Wakapolres Tulang Bawang Kompol David Jeckson Sianipar, S.I.K., para Pejabat Utama Polres, pimpinan perusahaan dan instansi, serta puluhan anggota Satpam dari berbagai wilayah hukum Polres Tulang Bawang.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, hingga prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas dedikasi Satpam selama 45 tahun menjadi garda terdepan pengamanan swakarsa di Indonesia.

Wakapolres Tulang Bawang, Kompol David Jeckson Sianipar, S.I.K., dalam sambutannya yang mewakili Kapolres menegaskan bahwa Satpam memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Satpam adalah perpanjangan tangan Polri di lingkungan kerja dan masyarakat. Di usia ke-45 ini, kami berharap Satpam semakin profesional, humanis, dan mampu menjadi contoh dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,”tegas Kompol David Jeckson Sianipar, S.I.K

Momen haru dan inspiratif terlihat saat tumpeng diserahkan kepada Satpam tertua dan Satpam termuda, sebagai simbol estafet pengabdian lintas generasi yang terus berlanjut demi keamanan bangsa.

Kasat Binmas Polres Tulang Bawang, AKP Bowo Pujo Santoso, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk penghargaan atas loyalitas Satpam yang selama ini berkontribusi besar menjaga stabilitas keamanan di wilayah Tulang Bawang.

“Syukuran ini adalah wujud apresiasi Polri kepada seluruh anggota Satpam. Sinergi yang sudah terbangun dengan baik harus terus diperkuat demi keamanan lingkungan kerja, perusahaan, dan masyarakat secara luas,” ujar AKP Bowo Pujo Santoso.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, aman, tertib, dan kondusif, ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah, menandai kuatnya soliditas antara Polri dan Satpam sebagai mitra strategis menjaga keamanan daerah.

Polres Tulang Bawang berkomitmen terus mendukung peningkatan kapasitas dan profesionalisme Satpam demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan berkelanjutan. (Fs/Red) 

Barisan Muda BMWI Dukung Percepatan Pengesahan Perda Perizinan Usaha di NTB


Mataram, Media Dinamika Global.id.– Barisan Muda Wirausaha Indonesia (BMWI) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam mempercepat pembahasan dan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perizinan Usaha.

Wakil Ketua Umum DPP BMWI, Ners Ijhul, menyampaikan apresiasi kepada DPRD NTB atas komitmen dan keseriusan dalam mendorong regulasi yang memberikan kemudahan perizinan bagi masyarakat dan pelaku usaha daerah.

“Perda Perizinan Usaha sangat penting untuk memberikan kepastian hukum, menyederhanakan birokrasi, serta menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan bagi wirausaha muda dan UMKM di NTB,” ujar Ners Ijhul.

BMWI menilai masih banyak pelaku usaha di NTB, khususnya UMKM dan wirausaha pemula, yang menghadapi kendala dalam pengurusan izin usaha. Rendahnya literasi regulasi, kompleksitas prosedur, serta keterbatasan akses layanan perizinan di wilayah pedesaan dan kepulauan menjadi tantangan yang perlu segera diatasi melalui regulasi daerah yang adaptif dan pro-rakyat.

Berdasarkan data dan pemantauan BMWI, lebih dari 60 persen pelaku UMKM di NTB masih menjalankan usaha secara informal dan belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Kondisi ini berdampak pada terbatasnya akses terhadap pembiayaan, kemitraan usaha, dan program pemberdayaan pemerintah.

BMWI berharap Perda Perizinan Usaha yang tengah dibahas dapat benar-benar berpihak kepada pelaku usaha kecil dan wirausaha muda, dengan mengedepankan prinsip kemudahan, transparansi, serta pelayanan yang cepat dan terjangkau.

“Regulasi perizinan harus menjadi solusi, bukan beban. BMWI siap menjadi mitra strategis DPRD dan Pemerintah Daerah untuk mengawal implementasi Perda ini agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Ners Ijhul.

BMWI meyakini percepatan pengesahan Perda Perizinan Usaha akan memperkuat kemandirian ekonomi daerah, meningkatkan daya saing UMKM, serta mendorong tumbuhnya wirausaha baru di Provinsi NTB.(Sekjend MDG)

Kasus Kehilangan Kifen, Polda NTB dan Polres Bima Kota Lanjutkan Pencarian


Bima, Media Dinamika Global.Id – Tim gabungan dari Sat Brimobda Polda NTB dan Polres Bima Kota kembali melanjutkan upaya pencarian terhadap korban hilang atas nama Kifen Jamrud di kawasan Gunung Sangiang Api, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Selasa (06/01/25).

Pencarian tersebut merupakan kelanjutan dari operasi sebelumnya yang telah dilaksanakan sejak 15 Desember 2025 oleh Tim SAR, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Bima, serta relawan masyarakat. Selanjutnya, pencarian kembali dilakukan oleh Tim Gabungan Sat Brimobda Polda NTB dan Polres Bima Kota yang dimulai pada 30 Desember 2025 hingga 02 Januari 2026, namun hingga kini korban belum berhasil ditemukan.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Muhammad Kholid menjelaskan bahwa operasi pencarian dipimpin oleh Ipda S. David Misa bersama personel tim gabungan. Dalam pelaksanaan di lapangan, tim juga didampingi oleh Jamrud, ayah korban, serta Kafun, kakak kandung korban.

“Tim kembali menyisir titik-titik lokasi yang diduga menjadi tempat terakhir korban terlihat. Selama empat hari berada di kawasan Gunung Sangiang Api, korban belum berhasil ditemukan,” jelas Kombes Pol Muhammad Kholid.

Peristiwa hilangnya korban berawal dari laporan masyarakat yang diterima pada Senin, 15 Desember 2025, sekitar pukul 10.00 Wita, terkait seorang warga Desa Sangiang yang dilaporkan hilang saat berburu kambing liar di sekitar puncak Gunung Sangiang Api.

Korban diketahui bernama Kifen Jamrud, laki-laki, lahir 13 Maret 2007, berprofesi sebagai petani, dan beralamat di Dusun Doroma, Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima.

Dalam pelaksanaan pencarian, tim gabungan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya medan yang terjal dan ekstrem, serta kondisi cuaca yang tidak bersahabat, sehingga menyulitkan proses pencarian di lapangan.

“Saat ini pencarian dihentikan sementara sambil menunggu adanya petunjuk maupun alat bukti baru yang dapat membantu proses pencarian selanjutnya,” tutup Kabid Humas Polda NTB.

Redaksi ||

Pengembangan SDM STIT Sunan Giri Bima Teken MOU Dengan SDN 61 Karara Kota Bima Memperkuat Saling Menjalin Kerjasama


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Dalam upaya memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan sekolah dasar, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Bima menjalin kerja sama dengan SDN 61 Karara Kota Bima.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tersebut dilaksanakan di Aula SDN 61 Karara, pada Jumat (7/11/2025).

Kerjasama ini melibatkan dua program studi unggulan di STIT Bima, yakni Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI).

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaboratif, dihadiri oleh Kepala SDN 61 Karara Kota Bima, para guru, dan perwakilan dosen STIT Bima.

Dalam sambutannya, perwakilan dari STIT Bima menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan sekolah dasar dalam bidang praktik pengalaman lapangan (PPL), penelitian pendidikan, serta pengabdian masyarakat.

“Kami berharap kerja sama ini bukan hanya sebatas administrasi, tetapi benar-benar memberi manfaat langsung bagi pengembangan mutu pendidikan di sekolah dasar,” ungkap salah satu dosen STIT Bima yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kepala SDN 61 Karara Kota Bima menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai bahwa kemitraan dengan lembaga pendidikan tinggi akan membuka ruang pembelajaran baru bagi guru dan siswa di sekolahnya.

“Kami berterima kasih kepada STIT Bima atas kepercayaannya menjadikan SDN 61 Karara sebagai mitra. Kami siap berkolaborasi dalam kegiatan akademik, praktik mahasiswa, maupun pelatihan peningkatan kompetensi guru,” ujar Kepala Sekolah dalam sambutannya.

MoU ini menjadi awal yang baik dalam memperluas jejaring kerja sama antara STIT Bima dengan sekolah-sekolah di wilayah Kota Bima, khususnya dalam bidang pendidikan Islam dan pembelajaran dasar.

Diharapkan, kolaborasi ini mampu menghasilkan guru yang profesional, religius, dan berdaya saing tinggi sesuai kebutuhan dunia pendidikan saat ini.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan dokumen kerja sama antara pihak STIT Bima dan SDN 61 Karara Kota Bima, disaksikan oleh seluruh peserta yang hadir.

Acara berlangsung lancar dan penuh keakraban, menandai semangat baru dalam membangun kemitraan pendidikan yang produktif di Kota Bima.(Sekjend MDG)