Media Dinamika Global

Sabtu, 03 Januari 2026

Mantan Bendahara SMA Negeri 1 Woha Bantah Isu Penyegelan Mobil, Soroti Pernyataan PLT Kepsek.

Mantan Bendahara SMA Negeri Woha, Makhrus, M.pdi.


Bima. Media Dinamika Global.Id_Mantan Bendahara SMA Negeri 1 Woha, Mahkrus, M.Pd.I, secara tegas membantah pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan bahwa mobil miliknya disegel oleh guru dan tenaga honorer akibat tunggakan honor yang belum dibayarkan.

Mahkrus menegaskan bahwa tidak pernah terjadi penyegelan mobil, sebagaimana yang beredar di pemberitaan sebelumnya. Ia menyebut informasi tersebut keliru dan menyesatkan.

“Tidak ada penyegelan mobil. Itu tidak benar,” tegas Mahkrus pada media ini melalui Whats Appnya Minggu (04/01/26).

Makhrus, Menjelaskan bahwa pihak guru dan tenaga honorer pada peristiwa yang terjadi sebenarnya adalah upaya mempertanyakan kepastian waktu pembayaran honor kepada dirinya selaku mantan bendahara. Mereka hanya menahan sesaat di depan pintu gerbang ketika yang bersangkutan hendak pulang, semata-mata untuk meminta kejelasan terkait hak mereka.

“Tidak ada satu pun pegawai TU yang menyegel mobil. Mereka hanya menunggu dan mempertanyakan kapan tunggakan honor dibayarkan,” jelasnya.

Bahkan, Mahkrus telah memberikan penjelasan kepada para pegawai, dan pihak tenaga kependidikan pun menyatakan siap menunggu penyelesaian sesuai penjelasan tersebut.

Ironisnya, polemik justru melebar setelah PLT Kepala SMA Negeri 1 Woha, Fahrir, SE, mengeluarkan pernyataan yang dinilai berlebihan, tidak berdasar, dan cenderung provokatif dengan membenarkan adanya penyegelan mobil.

Pernyataan PLT Kepsek tersebut menuai kritik karena tidak didahului pengecekan langsung ke lokasi kejadian, khususnya di depan pintu gerbang tempat peristiwa berlangsung.

“PLT Kepsek tidak turun langsung memastikan kejadian, tetapi langsung memberikan pernyataan yang konyol dan membenarkan isu penyegelan,” ujarnya.

Lebih jauh, pernyataan PLT Kepsek dinilai berpotensi memprovokasi pegawai tata usaha dan memperkeruh situasi yang sejatinya masih dalam lingkup penyelesaian internal lembaga.

Pihaknya menegaskan bahwa persoalan ini merupakan urusan lembaga, bukan ranah pribadi. Apalagi, mobil yang dipermasalahkan merupakan kendaraan pribadi mantan bendahara, bukan mobil dinas sekolah.

“Jangan mencampuradukkan urusan lembaga dengan urusan pribadi. Mobil itu mobil pribadi, bukan aset negara,” tegasnya.

Dengan klarifikasi ini, Makhrus berharap agar pemberitaan ke depan lebih berimbang, berbasis fakta lapangan, serta tidak menggiring opini publik yang dapat merugikan individu maupun lembaga pendidikan. Harapnya.(Mdg/04)

Bupati Dompu Bambang Firdaus Membantah Pernah Mengeluarkan Surat Pemberhentian 2.920 Honorer Non-Data Base


Dompu NTB. Media Dinamika Global.Id.-Bupati Dompu Bambang Firdaus membantah pernah mengeluarkan surat pemberhentian terhadap 2.920 honorer non-data base Badan Kepegawaian Negara (BKN).  Seperti dikutip dari Laman Facebook Alfin Sosialis beberapa menit yang lalu.

Menurutnya, surat yang beredar luas di media sosial (medsos) maupun di pesan WhatsApp adalah palsu.

Pernyataan itu disampaikan Bambang saat menerima massa honorer yang melakukan aksi demonstrasi menolak pemberhentian massal di kantor Bupati Dompu Selasa (30/12/2025) siang.

Dalam pernyataannya, Bupati tidak pernah menandatangani surat apapun yang berkaitan dengan nasib honorer non-ASN di Dompu. Surat yang beredar itu bukan merupakan surat yang dikeluarkan secara resmi oleh Pemkab Dompu. Pasalnya dalam surat itu tidak tertera bukti tanda tangan dan stempel basah.

"Ada tidak surat yang saya keluarkan? Surat yang sah yang saya stempel yang saya tandangi? Jangan giring opini, jangan percaya yang ada di media sosial itu," ungkap Bambang kepada massa di pendopo Bupati Dompu.

Dia menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu saat ini tengah membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait nasib honorer non-ASN yang tidak masuk dalam pangkalan data base BKN.

Bahkan Bambang mengajak perwakilan dari massa honorer untuk berangkat bersama dengan Pemkab menuju ke BKN di Jakarta. Ajakan itu disampaikan agar mereka mendengar langsung penjelasan BKN terkait honorer non-ASN.

Bambang mengaku dirinya tidak bisa mengeluarkan kebijakan atau keputusan yang bertentangan dengan aturan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. "Saya harus berdiri diatas peraturan dan ketentuan," tegas Bambang.

Sebelumnya, Pemkab Dompu resmi merumahkan 2.920 honorer mulai 31 Desember 2025. Keputusan itu tertuang dalam surat Bupati Dompu Nomor 800.1.8.1/1038/BKDPSDM/2025 tentang Pemberitahuan masa kerja tenaga kontrak daerah/honorer yang diedarkan pada 29 Desember 2025.

Surat tersebut berisi empat poin, point satu, berisi tentang Pemkab Dompu tengah mengupayakan penyelesaian penataan pegawai non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN) atau tenaga kontrak daerah/honorer melalui Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK Paruh Waktu) sampai saat ini masih dalam proses.(Team)

Mantan Bendahara SMA Negeri 1 Woha Diduga Tilep Honor Guru dan TU Honorer hingga Berbulan-bulan.

Mantan Bendahara SMA Negeri 1 Woha, Makhrus, Mpdi.

Bima. Media Dinamika Global.Id_ Dugaan penyimpangan serius dalam pengelolaan keuangan kembali mencoreng dunia pendidikan. Mantan bendahara SMA Negeri 1 Woha, Makhrus, M.Pd.I, diduga menilep dana honor guru honorer dan tenaga tata usaha (TU) honorer yang hingga kini tak kunjung dibayarkan.

Berdasarkan pengakuan sejumlah guru honorer dan tenaga TU, honor mereka menunggak selama tiga hingga lima bulan. Padahal, dana honor tersebut merupakan sumber penghidupan utama bagi para tenaga pendidik non-PNS.

Ironisnya, meski hak mereka diabaikan, proses belajar mengajar tetap berjalan normal. Para guru honorer tetap mengajar penuh tanggung jawab, meski tanpa kepastian kapan keringat mereka dibayar.

“Kami tetap masuk mengajar seperti biasa. Tapi honor tidak jelas. Alasannya selalu ‘masih menunggu’,” ujar salah satu tenaga honorer dengan nada kecewa, meminta identitasnya dirahasiakan.

Plt Kepala SMA Negeri 1 Woha, Fahri, SE, membenarkan adanya tunggakan honor tersebut. Ia mengakui persoalan itu bersumber dari pengelolaan dana pada masa bendahara sebelumnya, yang kini tengah ditelusuri secara internal oleh pihak sekolah.

Kasus ini menimbulkan tanda tanya besar soal transparansi dan akuntabilitas keuangan sekolah, khususnya dana yang secara khusus dialokasikan untuk kesejahteraan tenaga honorer. Dugaan penyelewengan ini dinilai tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga melukai rasa keadilan para pendidik.

Para guru dan tenaga TU mendesak dilakukan audit terbuka dan menyeluruh, serta meminta aparat dan instansi berwenang turun tangan agar persoalan ini tidak dikubur dan berlarut-larut tanpa kejelasan.

Fahri secara terbuka juga meminta Dinas Pendidikan Provinsi agar tidak tutup mata dan segera mengambil langkah tegas terhadap dugaan penyimpangan yang berpotensi mencoreng integritas pengelolaan pendidikan.(Mdg/04)

H. Rusdin H Ismail Kandidat Calon Ketua DPD LPM Kota Bima, Ini Misinya !!


Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.- Salah seorang Aktivis yang melanglang Buana di Dunia Politik, Akademik dan LSM serta Pers ini Bernama H. Rusdin H Ismail Kandidat Calon Ketua DPD LPM Kota Bima, Ini Misinya !!. Calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah(DPD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM)Kota Bima memiliki alasan yang mendasar sekali, terutama Track record, rekam jejak dan lain sebagainya sehingga Beliau dianggap layak untuk Memimpin Ketua DPD LPM Kota Bima Periode yang akan datang. Ahad, 04 Januari 2026

Kado di awal Tahun baru ini, salah seorang Aktivis, Politisi dan Pemerhati kebijakan serta Mengawal Kebijakan Pemerintah Melalui Penyaluran Aspirasinya. H. Rusdin H. Ismail yang saat ini mengenyam Dunia Pendidikan pada Kampus UM Bima. Mahasiswa yang kerap kali menjadi kontroversial sekali karena Beliau Kuliah di saat Usia Tua dan hasilnya sekarang Beliau sedang Menyusun Proposal Skripsinya dan tak lama lagi akan mengeyam Pendidikan Strata Satu sertai meraih Gelar Akademik Sarjana Hukum.

Kemudian terkait dengan Tujuan dari Beliau mengikuti Ketua DPD LPM Kota Bima saat diwawancarai oleh Awak Media di Kediamannya mengatakan bahwa Beliau terpanggil karena DPD LPM ini adalah Suatu Lembaga Pemberdayaan Masyarakat yang Orientasinya adalah bekerja dengan Pemerintah Kota Bima dalam segala Hal sehingga besar kemungkinan semua Aspirasi Masyarakat yang paling bawah dapat di salurkan dalam aspirasinya nanti.

Beliau juga telah didukung oleh Istri, anak, Keluarga dan handai taulan untuk mengikuti Kontestan dalam Pemilihan Ketua DPD LPM Kota Bima, Dukungan ini sangat penting sekali, apalagi erat kaitannya dengan Pemberdayaan Masyarakat yang ada di 21 Kelurahan dan 6 Kecamatan. Selain itu, dibutuhkan Kerja keras, kerja Team untuk melakukan Konsolidasi sejak dini dan membangun Komunikasi dengan siapa pun juga.

Maka, H. Ongki sapaan akrabnya menuturkan bahwa Visi dan Misi adalah

- Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Program Pembangunan Daerah

- Mengembangkan Potensi Sumber Daya Manusia dan Ekonomi Lokal

- Menjadi Mitra Strategis Pemerintah Kota Bima dalam menyalurkan Aspirasi dan mengawal Kebijakan Publik.

Biar Singkat, tepat, dan jelas agar kemudian dapat dipahami secara seksama pada setiap Program kerja apalagi Beliau terpilih menjadi Ketua DPD LPM Kota Bima yang tak lama lagi akan di helat.

Terkait dengan Kapan akan melakukan Pendaftaran ? Beliau mengatakan secepatnya akan mendaftar bahkan ada yang mendaftarkannya karena beliau sangat banyak sekali teman atau sahabat yang mendorong untuk Maju. Ujarnya.(Team).

Diduga Serobot Lahan Sekolah, Dewan Guru dan Komite SMPN 2 Monta Tolak Pembangunan Koperasi Merah Putih


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Rencana penggunaan sebagian lahan milik SMP Negeri 2 Monta untuk pembangunan Koperasi Merah Putih menuai keberatan serius dari pihak sekolah, dewan guru, komite sekolah, serta masyarakat sekitar. 

Hingga saat ini, pihak sekolah menyatakan belum pernah menerima pemberitahuan resmi maupun sosialisasi terkait rencana pengalihan fungsi lahan tersebut.

Seperti Dilansir Actual News, Pihak sekolah menegaskan bahwa lahan yang dimaksud merupakan aset pendidikan aktif yang sejak awal telah direncanakan sebagai lokasi pembangunan sarana lapangan dan fasilitas penunjang kegiatan peserta didik. Sabtu, (03/10/26)

Fasilitas tersebut dinilai strategis dalam mendukung proses pembelajaran, pembinaan karakter, serta aktivitas fisik siswa.

Sejumlah guru menyampaikan bahwa keberadaan sarana olahraga dan ruang aktivitas siswa merupakan bagian penting dalam mendukung visi pembangunan sumber daya manusia unggul, sejalan dengan program Generasi Emas Indonesia yang dicanangkan Presiden terpilih Prabowo Subianto, yang menekankan penguatan pendidikan, karakter, dan kesehatan generasi muda.

'Kami pada prinsipnya mendukung setiap upaya pembangunan dan penguatan ekonomi masyarakat, termasuk melalui koperasi. Namun, kami berharap kebijakan tersebut tidak mengorbankan kepentingan pendidikan dan masa depan peserta didik,'ujar salah satu perwakilan guru SMPN 2 Monta.

Menindaklanjuti perkembangan tersebut, Dewan Guru SMPN 2 Monta telah menggelar rapat internal dan secara kolektif menghasilkan kesepakatan untuk menolak penggunaan lahan sekolah bagi pembangunan Koperasi Merah Putih. 

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang pendidikan serta kebutuhan sarana belajar siswa.

Sikap dewan guru tersebut diperkuat oleh Komite Sekolah SMPN 2 Monta, yang secara tegas menyatakan penolakan dan menyampaikan komitmen untuk melindungi aset sekolah agar tetap digunakan sesuai peruntukannya demi kepentingan peserta didik.

Pihak sekolah, dewan guru, dan komite menilai bahwa apabila penggunaan lahan dilakukan tanpa prosedur dan persetujuan resmi, maka tindakan tersebut berpotensi mengarah pada dugaan penyerobotan lahan sekolah, yang dapat merugikan dunia pendidikan dan mencederai prinsip tata kelola aset publik.

Masyarakat sekitar sekolah juga menyuarakan harapan agar setiap rencana pembangunan yang menggunakan aset pendidikan dilakukan secara transparan, partisipatif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Koordinasi lintas pihak dinilai penting guna menghindari potensi konflik kepentingan serta menjaga kepercayaan publik.

Sebagai penguat sikap tersebut, pihak sekolah turut merujuk pada Surat Edaran Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bima Nomor 800/2145.01.1/A/2025 tertanggal 22 Desember 2025, terkait penertiban penggunaan aset negara/daerah berupa aset sekolah.

Dalam surat edaran tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bima menegaskan agar seluruh kepala SD dan SMP se-Kabupaten Bima tidak melakukan pelepasan maupun pemberian izin penggunaan aset daerah (aset sekolah) tanpa melalui prosedur yang benar dan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.

'Kami menghimbau kepada seluruh kepala SD dan SMP agar tidak melakukan pelepasan atau pemberian izin penggunaan aset daerah, termasuk aset sekolah, tanpa melalui prosedur yang benar sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku,' demikian ditegaskan Kepala Dinas dalam surat edaran tersebut.

Berdasarkan hal tersebut, pihak sekolah, dewan guru, dan komite meminta pemerintah desa, pemerintah daerah, serta instansi terkait untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas di atas lahan sekolah, melakukan klarifikasi status dan legalitas lahan, serta membuka dialog terbuka dan transparan dengan seluruh pemangku kepentingan.

Informasi ini disampaikan sebagai bentuk aspirasi dan kepedulian terhadap perlindungan aset pendidikan, sekaligus dukungan terhadap pembangunan yang berkeadilan dan berorientasi pada masa depan generasi muda, tanpa mengesampingkan kepentingan dunia pendidikan. 

Sejauh berita ini di naikan, pihak terkait belum dilakukan konfirmasi lebih lanjut (Tim)

Polres Bima Kota Masih Bekerja Keras Membuka Tabir Misteri Hilangnya Kifen di Gunung Sangiang


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Upaya pencarian terhadap seorang warga Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), bernama Kifen Jamrud (18) yang dilaporkan hilang saat berburu rusa di kawasan Gunung Sangiang Api, hingga kini belum membuahkan hasil.

Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si., dalam konferensi pers yang digelar Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 17.00 WITA, menjelaskan kronologi lengkap hilangnya korban serta langkah-langkah pencarian yang telah dilakukan oleh aparat gabungan.

Peristiwa bermula pada Sabtu, 13 Desember 2025 sekitar pukul 13.00 WITA, saat korban bersama tiga rekannya, yakni MR, AD dan KF, berangkat dari Desa Sangiang menuju Pulau Sangiang menggunakan perahu milik Jamrud, Rombongan tersebut bertujuan menuju sekitar puncak Gunung Sangiang Api untuk berburu rusa.

Korban diketahui bernama Kifen Jamrud, berusia 18 tahun, berprofesi sebagai petani dan berdomisili di Dusun Doroma, Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima.

Laporan orang hilang pertama kali diketahui melalui patroli siber Polres Bima Kota pada Senin, 15 Desember 2025. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolres Bima Kota segera memerintahkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pencarian Orang Hilang.

Pencarian melibatkan Polsek Wera, Tim SAR Kabupaten Bima, SAR Provinsi NTB, Tagana, serta unsur masyarakat. Namun, proses pencarian sempat dihentikan sementara atas permintaan keluarga korban pada 17 Desember 2025, lantaran kondisi cuaca ekstrem dan kabut tebal di puncak Gunung Sangiang Api yang membahayakan keselamatan tim.

Upaya pencarian kembali dilanjutkan pada akhir Desember 2025 dengan mendirikan posko di So Mananga, Dalam rangkaian kegiatan tersebut, aparat kepolisian juga mengamankan salah satu rekan korban berinisial AD dari hasil pemeriksaan, polisi menyita dua pucuk senjata api rakitan laras panjang yang digunakan untuk berburu.

Terhadap saudara AD telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di Rutan Polres Bima Kota karena melanggar UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api tanpa izin.

Pencarian kembali dilakukan pada 30 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 dengan melibatkan tim gabungan dari SAR Brimob Batalyon C Pelopor Satbrimob NTB, Polres Bima Kota, Polsek Wera, serta keluarga korban. Meski menghadapi medan ekstrem, tim hanya menemukan kerangka kepala, tanduk menjangan, dan beberapa potongan tulang yang diduga tulang hewan, sementara keberadaan Kifen Jamrud belum diketahui.

Kapolres Bima Kota menyatakan pihaknya tetap berkomitmen melakukan pencarian lanjutan dengan mempertimbangkan faktor cuaca dan keselamatan personel.

Kapolres Bima Kota, menyampaikan bahwa tim pencarian akan terus melakukan pencarian hingga Kifen Jamrud ditemukan, Polres Bima Kota akan terus bekerja sama dengan warga setempat dan Tim SAR untuk menemukan Kifen Jamrud, Pencarian Kifen Jamrud masih berlanjut, dan tim pencarian berharap dapat menemukan Kifen Jamrud secepatnya.(Sekjend MDG)

Originalitas Karya di Era AI: Peluang dan Tantangan oleh Ilyas Yasin, M.Pd.


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Unit Kegiatan Mahasiswa Laskar Bima Craft (LBC) STIT Sunan Giri Bima kembali menghadirkan narasumber inspiratif dalam rangkaian kegiatan Mengasah Intelektual Bersama Alam (MIBA). Kali ini, kegiatan menghadirkan Ilyas Yasin, M.Pd., akademisi dari STKIP Yapis Dompu, pada Kamis (1/1/2026).

Ilyas Yasin dikenal sebagai akademisi dan penulis produktif yang kerap diundang sebagai pemateri di berbagai forum ilmiah dengan beragam tema dan disiplin keilmuan. Pengalamannya dalam dunia akademik dan kepenulisan menjadikannya sosok yang diperhitungkan di berbagai kalangan, khususnya dalam isu literasi dan pengembangan karya ilmiah.

Dalam pemaparannya, Ilyas Yasin mengangkat tema “Originalitas Karya di Era AI: Peluang dan Tantangan”. Ia menegaskan bahwa karya yang lahir dari proses intelektual yang jujur dan mandiri memiliki “nafas keilmuan” yang kuat dan tidak tergantikan, meskipun di tengah maraknya penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia tulis-menulis.


Ia juga membagikan pengalaman pribadinya sebagai penulis dengan menyampaikan bahwa hingga saat ini telah menerbitkan lebih dari delapan buku yang seluruhnya ditulis tanpa bantuan AI. Menurutnya, hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus bukti bahwa proses kreatif manusia tetap memiliki nilai yang tinggi di era digital.

Kegiatan MIBA ini diikuti oleh puluhan peserta lintas perguruan tinggi dan sekolah di Kota dan Kabupaten Bima. Keberagaman latar belakang peserta menjadikan suasana diskusi semakin hidup dan dinamis, terlebih dengan perspektif kritis yang disampaikan oleh para pemateri.


Materi berlangsung mulai pukul 08.00 WITA dan ditutup dengan pemberian dua buku karya Ilyas Yasin kepada dua peserta yang dinilai paling aktif dalam sesi diskusi. Pemberian buku tersebut dimaksudkan sebagai stimulus agar peserta terus mengembangkan budaya literasi dan termotivasi untuk menghasilkan karya tulis orisinal di masa mendatang.(Sekjend MDG)

Hari Amal Bakti Kemenag, Bupati Bima Serahkan Penghargaan Satyalencana


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Atraksi Semaphore Nusantara oleh siswi Gugus Depan Pramuka MTS Negeri 1 Wawo sebelum upacara bendera dimulai mengawali rangkaian puncak peringatan Hari Amal Bakti Ke - 80 Kementerian Agama Kabupaten Bima tahun 2026. Sabtu, (03/01/26)

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera MTsN 1 Wawo dan penyampaian amanat tertulis Menteri Agama Agama Republik Indonesia yang dibacakan oleh Bupati Bima Ady Mahyudi.

Acara kemudian ditutup dengan penyematan Penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 26 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengabdi dilingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bima oleh Bupati Bima dan didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima H. Mujiburrahman, S.Ag .

Tanda kehormatan pengabdian X, XX dan XXX tahun diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada PNS yang telah mengabdikan dirinya dengan penuh kesetiaan dan dedikasi yang tinggi.

Bupati Ady Mahyudi dalam sambutannya juga mengapresiasi kinerja seluruh jajaran Kemenag Kabupaten Bima yang telah bekerja keras dalam memberikan pelayanan pendidikan agama, bimbingan masyarakat, serta pelayanan haji dan umrah yang semakin membaik dari tahun ke tahun.

Dihadapan para pejabat teras Kementerian Agama, para Kepala Sekolah dan masyarakat setempat, Bupati Bima mengungkapkan, Peringatan HAB ini merupakan momentum untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh jajaran Kemenag dalam melayani umat beragama di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan keberhasilan sejumlah ikhtiar Kementerian Agama "Semua ikhtiar ini menegaskan satu komitmen, setiap angkah dan kebijakan Kementerian Agama harus menghadirkan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat bukan sekadar urusan administratif dan birokrasi.' Imbuhnya. (Hy/Red/Tim).

Babinsa Kelurahan Monggonao Pimpin Apel Pengecekan Personil Siskamling di Mako Ramil 1608-01/Rasanae.


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Babinsa Kelurahan Monggonao Serka Iksan pimpin kegiatan apel pengecekan Patroli siskamling Skala Besar dalam rangka melaksanakan Patroli di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae wilayah Kota Bima, bertempat di Mako Ramil 1608-01/Rasanae.

Hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa, Kelurahan Monggonao Serka Iksan, dan Anggota Koramil 01/Rasane 6 orang.

Dalam kegiatan kali ini terdapat beberapa Sasaran Patroli Gabungan di Wilayah Kota Bima, mulai dari Kelurahan Sambi Na'e, Kelurahan Kumbe dan Batas Kota linkungan Ni'u Kelurahan Dara.

Sesuai jadwal kegiatan, Pukul 21.15 Wita dilaksanakan Apel pengecekan Personil di Makoramil 1608-01/Rasanae di pimpin oleh Serka Iksan menyampaikan hal-hal penting dalam melaksanakan Patroli Siskamling.

Dalam arahannya Serka Iksan menyampaikan, Kegiatan yang di laksanakan malam ini dalam rangka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengaktifkan kembali Siskamling dengan tujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing, ujarnya.

Lanjutnya, hal ini demi terciptanya situasi Kamtibmas yang Kondusif yang tentunya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada Masyarakat Kota Bima, namun kita harus mengedepankan komunikasi yang yang baik dan Humanis pastinya, tandasnya.

Sasaran Siskamling kita adalah di Kelurahan Sambi Na'e kalau ada anak-anak muda yang nongkrong kita memberikan himbauan bahaya tentang Narkoba dan Miras.


Sekali lagi, dalam setiap memberikan edukasi maupun himbauan terhadap masyarakat untuk selalu mengedepankan humanis, tutupnya.

Pukul 21.25 Wita, Patroli Siskamling langsung menuju sasaran yang sudah ditentukan. Pukul 21.35 Wita, Patroli Siskamling menuju Batas Kota Oi Ni'u Kelurahan Dara

Pukul 21.30 Wita.Patroli Siskamling berangkat dari Makoramil menuju Kelurahan Sambi Na'e dan memberikan himbauan kepada anak-anak muda agar mengaktifkan kembali Siskamling atau Ronda malam untuk menjaga kamtibmas dan menjauhi Narkoba dan Miras. 

Pukul 21.55 Wita, Patroli Siskamling menuju Koramil 1608-01/Rasanae untuk melaksanakan apel pengecekan selesai melaksanakan Patroli Siskamling 

Pukul 22.10 Wita, Seluruh rangkaian kegiatan Siskamling selesai berjalan dengan tertib dan aman. (Koramil-01/Tim MDG)

63 Mahasiswi Akademi Kebidanan Surya Mandiri Bima di Wisuda : Para wIsudawati siap menjadi bidan yang profesional dan berdedikasi tinggi untuk masyarakat


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Akademi Kebidanan Surya Mandiri Bima Jurusan Diploma III Kebidanan menyelenggarakan acara Wisuda Angkatan ke XV di Paruga Nae Convetion Hall Kota Bima. Kegiatan ini diikuti oleh 63 orang mahasiswi . 

Dalam pelaksanaan Wisuda tersebut  di hadiri langsung oleh  Ketua Yayasan (M. Fakhrurrozi, SKM., M.K.M), Pembina Yayasan (Hj. Emiyati), Sekretaris (drKhairul Abrar), Kepala LLDIKTI Wilayah VIII yang dimana di wakili oleh bapak  I Wayan Suarjaya M. Ap, Walikota Bima di wakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bpk Supratman. M.Ap, Ketua Ikatan Bidan Indonesia Kota Bima Ibu BD. Fahroyani Str.seluruh instansi kesehatan dari Kota Bima dan kabupaten Bima serta Rektor STKIP Taman Siswa DR. Ibnu khaldun dan seluruh dosen, staf AKBID Surya Mandiri Bima. 

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, persembahan tari dari Mahasiswi yang dibawakan oleh mahasiswi Kebidanan AKBID Surya Mandiri Bima dilanjutkan pembacaan do’a yang dipimpin oleh Abdul Arsyad Spd.I Selanjutnya menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars AKBID Surya Mandiri Bima.

Selanjutnya prosesi Wisuda Akademi Kebidanan Surya Mandiri Bima dibuka oleh Direktur AKBID Surya Mandiri Bima Bdn. Nurul Qamarya, SST, M.Kes, Beliau memberikan kata sambutan  yang memotivasi para lulusan untuk menjalani karier mereka di dunia kesehatan yang sangat penting ini. “Semoga para lulusan dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang didapat selama belajar di program profesi untuk bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pada lingkup kesehatan ibu dan anak serta kesehatan reproduksi perempuan. Serta terus bersemangat untuk selalu belajar dan mengembangkan diri.” Selain itu, beliau juga memberikan apresiasi kepada semua mahasiswa dan dosen yang telah berkontribusi dalam mencapai prestasi ini.  Dan hal yang terpenting lanjut Direktur Bdn. Nurul Qamarya, SST, M.Kes ialah jangan melupakan almamater dan jaga nama baik almamater serta selalu membawa diri melalui kemampuan masing-masing yaitu: Sikap, Karakter dan Etika yang mencerminkan jati diri tenaga kesehatan yang siap melayani setelah berada di lingkungan masyarakat.

Selanjutnya Prosesi Wisuda diwarnai dengan pembacaan surat keputusan kelulusan, penyematan simbolis kepada  mahasiswa, serta  piagam bagi mahasiswa berprestasi .

Suasana penuh haru terasa ketika para mahasiswa menyampaikan kesan dan pesan, serta ucapan terima kasih kepada dosen dan tenaga pendidik yang telah mendampingi selama masa studi. Salah satu peserta wisuda, mewakili rekan-rekannya, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya. “Perjalanan ini penuh tantangan, mulai dari kuliah teori, praktik laboratorium, hingga pengalaman langsung di lahan praktik. Kami bersyukur dapat menyelesaikannya dengan baik dan siap mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

AKBID Surya Mandiri Bima berharap wisuda ini bukan hanya sekadar seremonial saja. Wisudawati harus berkontribusi nyata sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Melalui pemikiran inovatif, wisudawan tetap bersikap rendah hati dalam keberhasilan, kuat dalam prinsip, dan tinggi dalam cita-cita. Di mana pun kalian  berada, bawalah nama baik Almamater dengan penuh kebanggan dan tanggung jawab demi kemajuan bangsa. Acara ditutup dengan sesi foto, meninggalkan kenangan indah yang akan selalu melekat dalam perjalanan para lulusan menuju gerbang profesi yang penuh tantangan sekaligus kebanggaan.(Sekjend MDG)