Media Dinamika Global

Jumat, 05 Desember 2025

Pemkot Bima Resmikan Launching Beras Bantuan Pangan 2025 di Kelurahan Manggemaci


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Pemerintah Kota Bima meresmikan peluncuran Beras Bantuan Pangan Tahun 2025 yang berlangsung di Kelurahan Manggemaci, Kamis, 4 Desember 2025.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, bersama Pj. Sekretaris Daerah Kota Bima, Kepala Bappeda, Staf Ahli, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Bulog Bima, Camat Mpunda, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa penyaluran beras bantuan pangan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, mengurangi beban pengeluaran masyarakat, dan melindungi kelompok rentan dari ancaman kerawanan pangan.

“Program ini bukan sekadar penyerahan bantuan, tetapi ikhtiar bersama agar masyarakat Kota Bima tetap kuat, tangguh, dan berdaya,” ujarnya.

Ia juga berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para penerima manfaat, sehingga mampu meringankan kebutuhan harian dan membantu keluarga menghadapi tantangan ekonomi.

Selain meresmikan penyaluran bantuan pangan, Feri Sofiyan turut menyampaikan Program BISA kepada masyarakat. Ia mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta memperkuat budaya gotong royong dalam membersihkan lorong, pekarangan, dan saluran air.

“Saya berpesan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko banjir, mengingat Kelurahan Manggemaci merupakan salah satu wilayah rawan genangan saat musim hujan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Gufran, S.Pd., M.Si., melaporkan bahwa tahun ini Kota Bima menerima alokasi bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk 11.422 Penerima Bantuan Pangan (PBP), meningkat 173 orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Jumlah bantuan yang disalurkan berupa 228.440 ton beras untuk bulan Oktober dan November, dengan setiap Kepala Keluarga menerima 20 kg, serta 45.688 liter minyak goreng, dengan masing-masing keluarga memperoleh 4 liter.

"Berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sebanyak 41 kelurahan di Kota Bima menerima alokasi bantuan," jelasnya.

Adapun penerima CPP mencakup masyarakat yang mengalami kerawanan pangan akibat bencana atau keadaan darurat, rumah tangga miskin, masyarakat dengan keterbatasan pangan, lansia, penyandang disabilitas, dan janda.(Sekjend MDG)

Kematian Saudara Ilham Viloid yang di Duga Kecelakaan Menyimpan Banyak Kejanggalan


Mataram, Media Dinamika Global.id.// Dari beberapa potret lokasi kejadian yang beredar di berbagai media sosial memicu perhatian publik, banyak hal yang tidak dapat diterima secara rasional untuk menyatakan ini murni kecelakaan (pure accident).

Saya menduga bahwa ini merupakan pembunuhan yang direkayasa. 

Pertama, kalau benar batang pohon ini ditabrak maka kulit pohonnya pasti rusak berantakan, namun pada gambar dibawah menunjukkan kulit pohonnya diiris dan terlihat rapi seperti dikupas menggunakan senjata (pisau, parang, dan atau kapak)

Kedua, jika benar pohon tersebut ditabrak maka tumbuhan di samping pohon pasti rusak dan patah karena diinjak motor atau rusak disebabkan oleh tubuh almarhum yang tergeletak di area sekitar. Ditambah lagi di tubuh korban mengalami luka-luka yang memperkuat adanya dugaan penganiayaan terhadap korban. 

Korban adalah aktivis mahasiswa yang tengah memperjuangkan keadilan untuk rakyat NTB. Beliau gemar menyuarakan kasus penyalahgunaan dana pokir DPRD NTB yang mecuat di publik akhir-akhir ini.

Polda NTB perlu bertindak cepat dan melakukan investigasi serius terhadap kasus kematian saudara @Ilham, sebelum hal-hal lain terjadi, Ledakkan perlawanan sampai pusat ketua Ardin Anarkisme.APAKAH KEMATIAN BUNG ILHAM VILOID INI KARENA KECELAKAAN ATAUKAH IA SENGAJA DI CELAKAI?

Ayo gunakan pikiran jernih kita dulu sedikit terhadap keanehan posisi Kematian kawan seperjuangan kita Bung Ilham Viloid dari lembaga "Bintang Kuning". Bung Ilham Viloid Ini adalah aktivis dari Bima, kuliah di Mataram. 

Beliau sangat vokal dalam soal mengkritiki dan mengusut secara intensif masalah penyalahgunaan anggaran Pokir oleh DPRD Provinsi NTB dan sejumlah problem lain yang berkaitan dengan masalah Gubernur NTB saat ini. 

Pertanyaannya sederhana saja. 

Benarkah kematian Bung Ilham Viloid ini karena kecelakaan ataukah ia sengaja dicelakai?

Jika diperiksa secara lebih teliti lagi alur kronologi peristiwanya berdasarkan informasi yang beredar di alam virtual dan model kerusakan baik tubuh Almarhum maupun kerusakan motor serta kerusakan pohon yang ditabraknya telah memperlihatkan ada sesuatu yang tidak beres dan menunjukkan ada ketidakonsistenan atas kematian dengan kecelakaan yang dialaminya.

Sederhananya ada mata rantai yang hilang atas sejumlah sebab yang menimbulkan akibat kematiannya.

Bagian pertama: Bung Ilham dihubungi oleh seseorang (perwakilan kelompok) pada tengah malam via telepon. Mereka bersepakat untuk pergi ke suatu tempat dengan kelompok tersebut. Lalu entah perjalanan menuju ketempat yang dituju itu dia mati ataukah dia pulang dari tempat itu baru dia mati.

Pertanyaannya sederhana kelompok mana yang berkomunikasi dan pergi sama almarhum tersebut?

Jawabannya ada dalam handphone milik almarhum.

Bagian Kedua: Katanya,, Almarhum Bung Viloid ini meninggal karena kecelakaan, dibuktikan dengan adanya luka pada bagian perut. 

Ayolah mari kita waras sedikit, hampir semua kecelakaan kalau dia menggunakan motor maka bagian kerusakan tubuh yang akan kena duluan adalah bagian tangan/lengan, kaki, atau kepala kalau dia beneran tabrak pohon.

Tapi satu-satunya bagian kerusakan fisik yang dialami oleh korban tidak ada luka bagian tangan/lengan, kaki, kepala tapi langsung perut.

Artinya kalau yang lainnya baik-baik saja sementara hanya perutnya saja yang kena maka ini terasa sangat aneh. 

Selanjutnya bagi yang waras coba gunakan sedikit pikiran nya untuk memecahkan kode itu.

Bagian ketiga: Motor yang digunakan oleh Almarhum tidak mengalami dampak kerusakan yang parah hanya lecet-lecet saja, ini menunjukkan bahwa korban mengendarai motor tidak seperti orang balapan tapi dari sisi ini kemungkinan kecepatan lari motornya seperti kecepatan lari manusia pada umumnya.

Bagian yang lebih aneh lagi: Katanya motor tersebut menabrak pohon, tapi bekas pohon yang ditabrak itu tidak menunjukkan adanya tindakan spontanitas. Pohon itu terkelupasnya kulit kayu, dilihat dari pola terkelupasnya itu menggunakan senjata tajam seperti pisau atau parang atau senjata tajam yang lain, karena terlalu sempurna cara terkelupas nya kulit pohon tersebut.

Dengan kata lain motor tersebut jika menabrak pohon maka model terkelupasnya kulit kayu pohon tersebut tidak sesempurna itu tetapi cara terkelupas kulitnya pasti berantakan karena tindakan spontanitas. 

Ayolah mari kita gunakan lagi pikiran waras kita sedikit.

Ada dugaan bahwa Bung Ilham Viloid ini telah ditargetkan dari awal untuk dihabisi dengan pola settingan bahwa seolah-olah ia akan mati kecelakaan tapi sejatinya ia dihabisi dengan pembunuhan berencana.

Dilihat dari pola rentetan keanehan peristiwa tersebut pelakunya lebih dari satu orang, jadi pelaku ini mungkin lebih dari dua orang, ada yang bagian komunikasi, ada yang bagian eksekusi, ada juga yang bagian mengelupas kulit kayunya dan ada yang bagian memainkan isu seolah-olah korban mati karena kecelakaan.

By design semacam ini tentu bukan dilakukan oleh orang bodoh tapi ada dugaan kuat keterlibatan orang-orang besar di dalamnya, Usut tuntas kasus Kematian saudara seperjuangan kami Bung Ilham Viloid.(Sekjend MDG)



Wabup Tulang Bawang Hankam Hasan Sidak Dinas Kesehatan, Obat obatan Menumpuk, Fakta Anggaran 900 Dipertanyakan.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.id || Wakil Bupati Tulang Bawang Hankam Hasan didampingi Irban V Inspektorat, lakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala. Sidak tersebut sebagai upaya Pemkab Tulang Bawang menjawab keluhan atau laporan masyarakat dan pihak puskesmas, atas pelayanan dan kekurangan obat - obatan diwilayah kabupaten tulang bawang, . Jum'at 05 Desember 2025.

"Alhamdulillah hari ini Sidak di Dinas Kesehatan, terutama mengechek ketersediaan obat. Karena, beberapa bulan terakhir banyak komplain dari masyarakat dan puskesmas, bahwa ketersediaan obat di puskesmas - puskesmas Tulang Bawang sangat kurang kebutuhannya, terutama obat-obatan Spesialis, TBC, vaksin Rabies, ODGJ, vaksin Tetanus dan Anti Bisa Ular itu sangat langka, sementara di masyarakat kita sangat membutuhkan. Makanya setelah mendapat laporan ini, saya sengaja mendatangi Dinas Kesehatan untuk mengechek mengapa ada kekurangan obat - obatan itu". Ungkapnya

Selanjutnya berdasarkan hasil Sidak yang dilakukan, Wakil Bupati Hankam Hasan menemukan banyaknya obat - obatan tertumpuk di gudang Dinas Kesehatan Tulang Bawang. Anehnya obat - obatan tersebut berbeda akan kebutuhan di masyarakat.

"Dan ternyata, di gudang kita lihat ada banyak obat - obatan. Tetapi yang sangat miris stock banyak di gudang sementara di puskesmas kekurangan, ternyata yang mereka stock ini berbeda dengan kebutuhan di masyarakat, ada yang over, ada yang kelebihan dan ada yang kekurangan. Makanya, ini ada Irbansus atau Irban V, supaya benar - benar memonitor agar kebutuhan obat sesuai dengan harapan masyarakat. Jangan sampai terjadi lagi bahwa dinas kesehatan memesan obat, tetapi obatnya banyak menumpuk di gudang, sementara masyarakat dibawah membutuhkan obat yang tidak sesuai dengan yang ada di gudang". Tegasnya

Lebih jauh, Hankam Hasan pun terlihat sesalkan langkah Dinkes Tulang Bawang yang melakukan penumpukan obat di gudang. Menurut Ia, Dinas Kesehatan semestinya membeli atau mengadakan obat - obatan, sesuai akan kebutuhan dan harapan masyarakat

"Jadi khan ini sangat miris, seharusnya mereka (Dinkes - Red) mengadakan obat sesuai kebutuhan. Makanya saya berharap jangan sampai kejadian lagi di tahun yang akan datang, bahwa beli obat itu harus sesuai aspirasi atau kebutuhan masyarakat. Karena kebutuhan masyarakat bisa tercermin dari tahun sebelumnya, dan jangan sembarang - sembarang membeli obat tidak sesuai kebutuhan. Contohnya ada obat dengan anggaran kurang lebih 900 juta rupiah untuk kebutuhan Kanker, pengadaannya dari bulan Juni, sampai sekarang (Desember) tidak terpakai. Dan mirisnya lagi obat itu tidak ada di Tulang Bawang, dititip di provinsi, sementara ini sudah akhir tahun, tidak terpakai sama sekali". Jelasnya Hankam Hasan pada media ini saat melakukan Sidak

Ia juga menegaskan, Irban V Inspektorat Tulang Bawang dimintanya untuk lakukan pembenahan pada Dinas Kesehatan. Sebagai wakil bupati Tulang Bawang, dirinya berharap kedepan tidak terjadi lagi kesalahan pembelian kebutuhan, yang mana kebutuhan pembelian dimaksud tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Perintah kepada Inspektorat, supaya ini dibenahi. Kedepan jangan terjadi lagi miss antara kebutuhan yang mereka beli, harus sesuai kebutuhan masyarakat. Jangan hanya pengadaan - pengadaan saja, ternyata banyak tidak terdistribusi, seperti yang kita lihat sekarang di gudang. Dan saya juga dapat informasi, ada lagi Permenkes bahwa masa kadaluwarsa obat - obatan itu 2 tahun, ternyata banyak ditemukan atau ada kita temukan seumpama belum masanya sudah banyak juga yang kadaluwarsa, karenanya itulah yang perlu kita benahi. Mudah - mudahan kedepan tidak terjadi lagi, artinya pembenahan agar supaya masyarakat dibawah tidak menjerit, karena ini amanah undang - undang untuk kesehatan masyarakat kita". Pintanya

Usai lakukan Sidak di gudang obat, Wakil Bupati Hankam Hasan juga memeriksa sejumlah ruangan di Dinkes Tulang Bawang, termasuk ruang kerja Kepala Dinas Kesehatan Tulang Bawang ( Fatoni - Red) tak luput dalam pemeriksaannya. Namun anehnya ruang kerja Kadinkes tersebut terlihat elegan penuh interior dan sangat mewah, berbeda dari ruangan Kepala Dinas lainnya. Sementara ruangan gudang obat (Penyimpanan Obat), keempat Air Conditioner (AC) dalam keadaan mati atau tidak terawat. Ironisnya lagi, Kepala dan Sekretaris Dinkes Tulang Bawang (Solihin) sedang tidak ada ditempat ketika sidak berlangsung, alasan para staf keduanya sedang berada diluar daerah.

Kemudian selain melakukan Sidak di Dinas Kesehatan Tulang Bawang, Wakil Bupati Hankam Hasan juga meneruskan Inspeksi Mendadak ke RSUD Menggala. Dimana Sidak RSUD Menggala ini lantaran adanya laporan atau keluhan masyarakat terkait pelayanan dan obat.

"Hari ini kita Sidak dalam rangka memenuhi kebutuhan layanan standart Rumah Sakit. Ada beberapa hal kita kunjungi atas laporan dari masyarakat, bahwa Rumah Sakit kesannya kumuh dan bau. Ternyata setelah kita check pada hari ini, hanya hari itu saja. Karena pada waktu itu kebetulan ada pasien yang sakit perut dan Pup disitu, sehingga menimbulkan bau. Selanjutnya ada kritikan masyarakat tentang layanan obat, ternyata kita check hari ini layanan obatnya tidak ada komplain, Insyaa Allah bisa ditangani dengan baik. Terus itu banyaknya kritikan masalah perawat yang tidur diwaktu jam kerja, dan ini akan ditindaklanjuti.

Sekalian juga kita ke bangunan baru, Insyaa Allah kita Push supaya bisa selesai tepat waktu, mudah - mudahan RSUD Menggala kedepannya dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta menjadi tempat berobat yang aman dan nyaman bagi masyarakat Tulang Bawang". Harapnya

Ditempat yang sama Direktur RSUD Menggala Dr. Ellys Meritusi. SP. PA sikapi kunjungan Sidak Wakil Bupati Tulang Bawang Hankam Hasan, dengan tegas menyatakan siap lakukan pembenahan lebih baik terhadap RSUD Menggala. Utamanya kata Dia pembenahan mengenai pelayanan dan kebersihan.

"Untuk peningkatan pelayanan, nanti akan kami koordinasikan. Dan kami juga sudah membuat rencana - rencana untuk tahun 2026 terutama peningkatan SDM, kualitas SDM, Sarana dan Prasarana, termasuk Kebersihan. Mengenai PR kebersihan, Insya Allah tahun 2026 kita akan Meng Hire pihak ketiga, yang profesional dalam mengurus masalah kebersihan", Tutup Dr. Ellys Meritusi. SP. PA. (Fs/Red)

Bagi-bagi Dana Pokir, Rafidin Laporkan Ketua DRPD Bima Ke Kejati NTB

Rafidin anggota DPRD Bima, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global.Id — Rafidin anggota DPRD Kabupaten Bima dari Fraksi PAN resmi melaporkan Ketua DPRD kabupaten Bima ke Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB) terkait kasus dugaan korupsi dana Pokok Pikiran (Pokir) sebesar Rp.31 miliar.

Kata Rafidin, hari ini datang untuk melapor dugaan korupsi terkait Pokir Rp.31 miliar. Fraksi PAN menolak pembagian itu sejak awal, karena kami khawatir pola seperti ini justru menyeret DPRD ke persoalan hukum.

"Sekarang viral soal penahanan tiga anggota DPRD provinsi masalah pokir,” tegas Rafidin saat diwawancara sejumlah media Kamis (4/12/2025).

Lanjut Rafidin, pokir Rp.31 miliar yang akan terealisasi pada tahun 2026 mendatang itu awalnya dibagikan kepada seluruh anggota DPRD, termasuk dirinya. Namun Fraksi PAN, PKS, dan PDIP, menyatakan menolak dan mengembalikan seluruh alokasi pokir ke eksekutif.

"Kami hanya ingin mengusulkan program sesuai kebutuhan masyarakat dan janji politik kami. Eksekusi program biar dilakukan sepenuhnya oleh eksekutif. Tetapi Ketua DPRD malah membagi-bagikan anggaran pemerintah daerah itu seperti miliknya sendiri,” ungkapnya.

Rafidin mejelaskan, pembagian pokir tersebut tidak pernah dibahas dalam rapat resmi, baik di Badan Anggaran (Banggar) maupun rapat gabungan pimpinan.

“Tidak ada kesepakatan lembaga. Ini keputusan sepihak. Ketua DPRD membagikan tanpa rapat, tanpa persetujuan anggota lain. Ini bukan lembaga pribadi yang boleh seenaknya membagikan anggaran daerah,” tegasnya.

Ia bahkan menduga tindakan itu telah membenturkan legislatif dan eksekutif, karena pembagian tersebut terkesan memaksa OPD untuk mengeksekusi program yang bukan berasal dari mekanisme resmi.

Rafidin membeberkan bahwa jumlah pembagian pokir sangat janggal. Setiap anggota DPRD menerima nilai berbeda-beda.

“Ada yang dikasih Rp.2 miliar, ada Rp.1,2 miliar, Rp2,3 miliar, Rp400 juta, Rp.300 juta. Saya sendiri dikasih Rp.600 juta tapi saya tolak,” katanya.

Dia juga mengungkapkan, ada 27 anggota DPRD yang ikut menolak pembagian pokir tersebut dan menandatangani penolakan resmi.

Yang lebih mengejutkan, Rafidin menyebut Ketua DPRD awalnya mengaku tidak mendapat bagian pokir, namun kemudian terungkap bahwa ia diduga menitipkan pokir melalui anggota-anggota lain.

“Misalnya dia titip Rp.300 juta ke saya, titip ke anggota lain juga. Jadi dia dapat berapa totalnya? Saya tidak tahu. Tapi dia bilang nol. Ini jelas-jelas kejahatan yang sistematis,” pungkas Rafidin.

Redaksi ||


Pemkot Bima Gelar RDP Bersama Honorer Non Database


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Pemerintah Kota Bima menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama aliansi Honorer Non Database Kota Bima sebagai bentuk perhatian dan komitmen pemerintah dalam mendengarkan langsung aspirasi tenaga honorer yang belum terakomodasi dalam skema PPPK Paruh Waktu. Kegiatan berlangsung di Aula BKPSDM Kota Bima, Kamis (4/12).

RDP yang dipimpin oleh Kepala BKPSDM Kota Bima, Drs. H. Alwi Yasin, MAP, mewakili Pemerintah Kota Bima. Dalam penyampaiannya, H. Alwi menjelaskan bahwa kewenangan penuh terkait regulasi pendataan tenaga honorer berada pada pemerintah pusat, sehingga pemerintah daerah tidak memiliki ruang untuk menambah atau menetapkan nama baru ke dalam database honorer di luar mekanisme usulan resmi yang telah ditetapkan.

“Regulasi mengenai tenaga honorer sepenuhnya merupakan kewenangan pusat. Pemerintah daerah tidak bisa menambah data baru, kecuali melalui proses usulan yang telah diatur, ” jelasnya.

Meski keterbatasan kewenangan itu ada, H. Alwi memastikan bahwa Pemkot Bima tidak tinggal diam. Pemerintah daerah terus mengikuti dinamika kebijakan nasional dan siap mengambil langkah-langkah yang memungkinkan apabila terjadi perubahan regulasi di tingkat pusat.

“Kami menunggu perkembangan regulasi dan akan terus mengupayakan. Yang penting, tetap bersabar,” imbuhnya.

Pemerintah juga menegaskan bahwa kehadiran para honorer dalam RDP tersebut adalah bukti bahwa aspirasi mereka diakomodasi, dipertimbangkan, dan menjadi perhatian. Pemkot Bima mengajak seluruh honorer Non Database yang belum masuk dalam PPPK Paruh Waktu untuk tetap optimis.

Usai penyampaian materi, agenda rapat dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana para peserta diberikan kesempatan menyampaikan pandangan, harapan, serta kendala yang mereka hadapi. Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh saling menghargai, mencerminkan komitmen pemerintah untuk mendengar setiap aspirasi secara langsung.(Sekjend MDG)

Pemerintah Kota Bima Gelar Kegiatan Imtaq Bersama Seluruh ASN


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Pemerintah Kota Bima kembali menggelar kegiatan Iman dan Taqwa (Imtaq) yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota, Bima Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al Istiqomah Kelurahan Jatiwangi, s dengan dihadiri oleh Pj. Sekda Kota Bima, Hj. Mariamah, SH., dan didampingi oleh beberapa pejabat Kota Bima, antara lain, seluruh Staf Ahli, seluruh Asisten, seluruh Kepala OPD, seluruh Kabag, Camat dan Lurah se-Kota Bima. Jum'at, (5/12/2025).

Kegiatan Imtaq rutin ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Bima untuk memperkuat karakter ASN agar tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat. Melalui kegiatan tersebut, ASN diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan Imtaq tersebut diawali dengan pembacaan yasinan bersama, yang dilanjutkan dengan ceramah keagamaan, oleh Al-Ustad Mustofa Umar, S. Ag.,M. PdI, dan di tutup dengan Do'a. 

Seluruh ASN yang hadir di majelis ilmu, dalam kegiatan Imtaq Jum'at pagi ini, terlihat muraqabah, husu mendengarkan ceramah agama yang disampaikan oleh penceramah. Momentum ini diharapakan dapat mendorong seluruh jama'ah yang hadir, untuk lebih muhasabah, meningkatkan keimanan, dan ketakwaan kepada Allah, SWT.

Melalui kegiatan Imtaq ini, Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan Imtaq secara rutin sebagai bagian dari pembinaan ASN, dengan harapan seluruh pegawai dapat semakin berintegritas dan berkontribusi positif dalam pembangunan daerah.(Sekjend MDG)

STAF AHLI WALI KOTA BIMA HADIRI LAUNCHING PENYALURAN BANTUAN PANGAN KOTA BIMA ALOKASI OKTOBER–NOVEMBER 2025


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menyalurkan Bantuan Pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk alokasi Oktober–November Tahun 2025. Kegiatan launching penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Kantor Kelurahan Rabadompu Barat Kota Bima, Jumat, 05 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Wali Kota Bima menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya menghadirkan program yang meringankan kebutuhan masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan program BISA serta menjaga keamanan dan kenyamanan selama proses penyaluran bantuan.

“Pemerintah akan terus mensupport masyarakat. Kita bersyukur karena ada perhatian besar dari pemerintah pusat. Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Rabadompu,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat penerima manfaat.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, Gufran, S.Pd., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa komoditas bantuan berupa beras dan minyak goreng, dengan operator distribusi yang ditangani oleh Perum Bulog Cabang Bima dan Dompu. Program penyaluran CPP ini merupakan bagian dari program nasional Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam memperkuat ketahanan pangan, mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, serta menjaga stabilitas harga dan inflasi daerah.

Bantuan pangan ini juga merupakan bagian dari Bantuan Sosial Ekonomi Nasional, di mana setiap penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Pada kesempatan ini, disampaikan pula bahwa sebanyak 354 penerima manfaat di Kota Bima menerima Cadangan Beras Pemerintah dari total 11.402 penerima manfaat yang dialokasikan oleh Badan Pangan Nasional. 

Kegiatan tersebut di akhiri dengan Penyaluran perdana dilakukan secara simbolis kepada tiga orang penerima manfaat di Kantor Kelurahan Rabadompu Barat dengan harapan dapat meringankan beban hidup dan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.(Sekjend MDG)

Wakil Wali Kota Bima Hadiri Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan di Kejaksaan Negeri Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Wakil Wali Kota Bima menghadiri kegiatan Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri Bima.Ju'mat (05/12/25).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Bima dengan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah.

Dalam kesempatan ini, Wakil Wali Kota Bima turut didampingi oleh Pj Sekretaris Daerah Kota Bima, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Camat se-Kota Bima.

Kehadiran jajaran pemerintah kota menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat pemahaman terkait regulasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofian S.H., menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Kejaksaan Negeri Bima, Heri Kamarullah, S.H., M.H., beserta seluruh jajarannya yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi tersebut.

"Saya berharap, melalui kegiatan sosialisasi ini, seluruh aparatur pemerintah dapat lebih memahami dan menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan secara tepat, sehingga kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Bima semakin meningkat." Ujar Wakil Wali Kota Bima.

Wakil Wali Kota Bima menilai kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Beliau juga memberikan apresiasi khusus karena untuk pertama kalinya kegiatan sosialisasi seperti ini dilaksanakan secara langsung di Aula Kejaksaan Negeri Bima.

Menurutnya, langkah ini menjadi bukti sinergi yang baik antara Kejaksaan dan Pemerintah Kota Bima dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum.

Pemerintah Kota Bima berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna memperkuat kolaborasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Bima.(Sekjend MDG)

Fraksi Partai Gerindra Anggota Komisi V DPR RI Dr, Hj. Novita Wijayanti S.E.,M.M Mengapresiasi Bantuan Stimulan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman


Jakarta, Media Dinamika Global.id.// Anggota Komisi V DPR RI, Dr. Hj. Novita Wijayanti, S.E., M.M., mengapresiasi meningkatnya kuota program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. 

Menurutnya, lonjakan kuota ini mencerminkan keseriusan Kemen PKP dalam menjalankan visi Presiden untuk memenuhi target pembangunan tiga juta unit rumah serta menekan angka rumah tidak layak huni yang masih mencapai 26,9 juta unit.

Dalam rapat kerja bersama Menteri PKP Maruarar Sirait, Novita menegaskan bahwa peningkatan kuota tersebut menjadi sinyal positif bagi percepatan pemerataan pembangunan perumahan rakyat.

  “Artinya, Pak Menteri sebagai perpanjangan tangan Presiden memang menjalankan visi misi pemerintah dalam merealisasikan target program tiga juta rumah.”

Legislator dari Dapil Banyumas–Cilacap ini berharap tambahan kuota hingga 400 ribu unit dapat terdistribusi secara merata di seluruh Indonesia, termasuk daerah yang tidak memiliki perwakilan di Komisi V DPR RI.(Sekjend MDG)


Kamis, 04 Desember 2025

Serka Samsurizal Babinsa Kelurahan Tanjung Pimpin Kegiatan Siskamling


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Anggota Koramil 1608 - 01 / Rasanae Melaksanakan kegiatan patroli batas Kota dan Siskamling di wilayah teritorial yang di pimpin oleh Serka Samsurizal Babinsa Kelurahan Tanjung yg bertempat di batas Kota, kelurahan Tanjung Kecamatan Rasana'e barat Kota Bima. Kamis, (04/12/25)

Adapun personil yang terlibat siskamling sebagai berikut Anggota Koramil 1608-01/Rasanae,  4 orang, Ketua RT 10 RW 05 Kel. Tanjung

Sasaran siskamling adalah, Kelurahan Tanjung RT 10 RW 05 Kelurahan Tanjung

Rangkaian kegiatan :

Pukul 21.15 Wita, personil siskamling tiba di Kel. Tanjung memberikan himbauan pada intinya :

Patroli siskamling malam ini dalam rangka mengajak warga untuk mengaktifkan kembali Siskamling agar anak muda jangan terpengaruh dengan dan menjauhi narkoba dan miras yang bisa merusak diri sendiri nama baik keluarga 

Pukul 21.30 Wita, kegiatan patroli siskamling selesai dalam keadaan aman. (Koramil-01/Tim MDG)