Media Dinamika Global

Selasa, 04 November 2025

SMPN 04 Pekanbaru Lepas Siswi Berprestasi Naura Adhisya Ilham Menuju Pelatnas di Bogor


Pekanbaru, 4 November 2025 — Kepala Sekolah, Kepala Tata Usaha, para guru, serta seluruh siswa-siswi SMP Negeri 04 Pekanbaru dengan penuh kebanggaan memberikan ucapan selamat dan doa terbaik kepada Naura Adhisya Ilham, siswi berprestasi yang akan mengikuti Pelatnas (Pemusatan Latihan Nasional) di Bogor.

Persiapan demi persiapan telah dilakukan oleh Naura, baik secara fisik maupun mental. Momen perpisahan dengan keluarga dan sekolah menjadi penuh haru, namun semangat serta doa terus mengalir dari seluruh warga SMPN 04.

Tim dari Provinsi Riau sendiri terdiri dari tiga atlet, yaitu Naura, Momoi, dan Naila. Menariknya, Momoi merupakan adik kandung Naura yang saat ini bersekolah di SDN 083 Pekanbaru.

Kepala Sekolah SMPN 04, Dr. Rukiah, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan harapan besar kepada Naura.

“Semoga apa yang telah dicapai Naura menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya. Kami semua mendoakan agar Naura dapat mengharumkan nama Indonesia pada umumnya, dan tentu saja nama Provinsi Riau serta SMPN 04 pada khususnya,” ujar Dr. Rukiah dengan penuh haru.

Wali kelas Naura, Bu Fitri, juga turut menyampaikan dukungannya.

“Kami semua guru selalu mendoakan yang terbaik bagi Naura. Semoga tetap semangat dan menjaga kesehatannya selama menjalani Pelatnas,” ucapnya.

Sementara itu, Bagian Kurikulum SMPN 04, Ibu Mem Dona, berpesan agar Naura tidak melupakan kewajiban belajarnya di tengah padatnya latihan.

“Naura kini sudah di kelas 9, jadi kami akan terus mendukung dan memantau proses belajarnya. Tugas-tugas sekolah tetap akan diberikan agar Naura bisa membagi waktu antara latihan dan belajar,” tuturnya.

SMPN 04 Pekanbaru selama ini dikenal tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga menjadi sekolah yang aktif mendukung potensi siswa di bidang olahraga. Salah satu bukti nyata adalah prestasi yang diraih oleh Naura, yang juga merupakan putri dari mantan atlet Riau senior, Bapak Andy Ilham.

Acara pelepasan resmi digelar di halaman sekolah pada Selasa, 4 November 2025, sementara keberangkatan Naura dijadwalkan pada 7 November 2025 menuju Pelatnas Bogor.

Dengan semangat dan doa bersama, seluruh keluarga besar SMPN 04 Pekanbaru berharap Naura dapat berprestasi gemilang dan membawa nama harum sekolah, daerah, serta bangsa di kancah nasional maupun internasional.

Patroli Siskamling, Babinsa Kelurahan Sarae, Ajak Warga Jaga Kamtibmas.


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Dalam rangka memberikan rasa aman di wilayah teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, Babinsa Kelurahan Sarae Sertu Muh. Sholihin pimpin kegiatan Siskamling yang bertempat di Kelurahan Sarae Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima. Selasa, (04/11/25)

Adapun personil yang terlibat siskamling sebagai berikut, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae 4 orang, Ketua LPM Kel Sarae, Ketua RT. 11 Kel. Sarae 

Sasaran siskamling di wilayah RT. 11 RW. 04 dan RT. 10 RW. 04 Kelurahan Sarae

Rangkaian kegiatan :

Pada Pukul 20.15 Wita, personil siskamling tiba di Pos Jaga RT 10 Rw 04 Kel. Sarae mengecek anggota siskamling.

Pukul 20.30 Wita personil Siskamling tiba di RT. 11 RW. 04 Kel. Sarae Melaksanakan patroli keliling, pada kegiatan tersebut Babinsa Sarae memberikan himbauan kepada Warga.

Babinsa Kelurahan Sarae menjelaskan, Patroli siskamling malam ini dalam rangka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama - sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban Umum nya di Kelurahan Sarae, ujarnya.

Lanjutnya, dengan di laksanakan kegiatan patroli keamanan dan ketertiban pada malam ini dengan bertujuan untuk terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif yg ada di wilayah Kel Sarae. 

Setelah beberapa rangkaian kegiatan Siskamling dilaksanakan, Pukul 21.00 Wita, kegiatan patroli siskamling selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

SDN 10 Penatoi Kota Bima, Lakukan Gelar Upacara Bendera Awal November di Halaman Sekolahnya


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Pada hari Senin SDN 10 Penatoi melaksanakan kegiatan rutin upacara bendera di halaman sekolah nya, kegiatan upacara bendera ini dilaksanakan bertujuan antara lain:

1. Menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air

2. Mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan.

3. Menanamkan nilai-nilai Pancasila

4. Membentuk karakter siswa, seperti disiplin, kerjasama tanggung jawab dan rasa percaya diri

5. Menumbuhkan Budi pekerti dan karakter bangsa terutama nilai nilai kebangsaan dan kebhinekaan

6. Menumbuhkan patriotisme

7. Menanamkan nilai-nilai religius

8. Mendidik dan menumbuhkan kedisplinan pada siswa

9. Mensyukuri terbentuk nya negara kesatuan republik Indonesia (NKRI)

Ibu Ardianti S.pd selaku kepala sekolah sebagai pembina upacara dalam amanatnya menyampaikan kepada seluruh siswa siswi SDN 10 Penatoi kota Bima, ucapan selamat kepada petugas upacara bendera kelas III A pada hari ini atas pelaksanaan kegiatan upacara bendera yang sudah baik dan bagus.(3/11)

Ibu Ardianti S.pd memberikan Secara simbolis kepada siswa siswi yang sudah berani tampil dalam kegiatan upacara bendera.

Ditingkatkan hadir tepat waktu jam 07.00 sudah ada di lingkungan sekolah,karena jam 07.15 sudah harus melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM).

Kebersihan dan Sekolah tetap harus dijaga dengan membuang sampah yang sudah di sediakan, di sekolah.

Kesadaran memungut dan membuangnya di tempat sampah.

Di lanjutkan dengan kegiatan Pembiasaan setelah selesai upacara bendera, harus bersalaman antara guru, Kepala Sekolah dengan seluruh siswa siswi SDN 10 Penatoi kota Bima.(Sekjend MDG)


Theta Putra: Jika Dipaksakan, Pembangunan Jembatan Lewa Mori Mengancam Lumpuhnya Perputaran Ekonomi Woha.

Tokoh Woha, Fahri Rahman, S.Sos, Biasa di sapa Theta Putra.


Bima, Media Dunamika Global.Id_Tokoh masyarakat sekaligus pemerhati pembangunan daerah, Fahri Rahman, S.Sos, Menegaskan bahwa rencana pembangunan Jembatan Lewa Mori perlu dikaji ulang secara mendalam. Menurutnya, jika proyek tersebut tetap dipaksakan tanpa perencanaan matang, hal itu justru dapat mengancam perputaran ekonomi masyarakat di Kecamatan Woha.


“Pembangunan infrastruktur memang penting, tetapi harus mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. Jika arus transportasi dan perdagangan dialihkan secara tiba-tiba, maka pusat ekonomi Woha bisa kehilangan aktivitasnya,” ujar Teta Putra biasa disapa dalam keterangan persnya, Selasa (4/11).


Ia menjelaskan, selama ini Woha menjadi simpul utama pergerakan barang dan jasa antara wilayah timur dan barat Kabupaten Bima. Dengan adanya rencana jembatan baru yang mengubah jalur utama transportasi, para pelaku usaha lokal dikhawatirkan akan mengalami penurunan pendapatan signifikan.


Teta Putra meminta pemerintah daerah dan pihak terkait agar melakukan studi kelayakan komprehensif, melibatkan masyarakat terdampak, serta meninjau potensi relokasi atau revitalisasi pusat ekonomi agar tidak terjadi ketimpangan pembangunan antarwilayah.


“Pembangunan harus menghadirkan kesejahteraan, bukan mematikan aktivitas ekonomi yang sudah tumbuh. Jangan sampai niat baik menjadi bumerang bagi masyarakat sendiri,” tegasnya.


Pihaknya juga membuka ruang dialog dengan pemerintah daerah, DPRD, Dinas Perhubungan, Otoritas Bandara dan tokoh masyarakat agar solusi terbaik dapat ditemukan bersama demi pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.(Mdg/04)

Heboh Kini Muncul Lagi Eni Anggriani, Istri Yang di Ceraikan Suaminya Inisial SF, Setelah Jadi ASN PPPK Pegawai Tata Usaha MAN 2 Kota Bima Masih proses di Pengadilan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.---Setelah heboh Nurhidayah, istri yang ingin diceraikan HR, pegawai MTsN Padolo, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), seusai menerima surat keputusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (SK PPPK). Kini muncul lagi, Eni Anggriani, istri yang justru ditinggalkan dan diceraikan oleh suaminya inisial SF, setelah menjadi ASN PPPK sebagai pegawai Tata Usaha MAN 2 Kota Bima.

“Perceraian (SF dan Eni) masih berproses di Pengadilan Agama (PA) Bima,” ucap Sanuriah, ibu kandung Eni sekaligus Ibu Mertua SF.

Sanuriah mengungkapkan, SF mengajukan cerai istrinya Eni, di PA Bima setelah dinyatakan lolos PPPK pada 2024. Namun saat itu, masih berstatus pegawai honorer di MAN 2 Kota Bima, karena SF belum menerima SK secara resmi.

“Setelah lolos PPPK, SF mengajukan cerai istrinya. SF lolos PPPK pun juga tak memberi tahu Istrinya. Istrinya tahu SF lolos PPPK dari media sosial dan teman-teman SF,” ungkapnya.

Sanuriah mengaku alasan SF mengajukan cerai karena Eni dianggap sering berhutang dan membuat malu SF. Padahal Eni hutang selama ini, untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan tetap atas persetujuan SF sebagai suaminya.

“Istrinya berhutang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, itupun persetujuan suami. Karena memang gaji SF sebagai honorer tak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga” ujarnya.

Karena alasan hutang, pada saat sidang cerai, Eni meminta hak nafkahnya sebagai istri kepada SF. Hanya saja permintaan itu tidak bisa disanggupi oleh SF. Hal itu, juga yang membuat Majelis Hakim PA Bima enggan menyetujui SF yang ingin dan menuntut cerai dari Eni.

“Karena tuntutan SF alasannya masalah hutang, Hakim tak mau mengabulkan permohonan cerai. Masalahnya juga bukan KDRT atau perselingkuhan. Lagipula Eni memang tak mau bercerai dengan SF,” ujarnya.

Mencegah Eni dan SD bercerai, Sanuriah menambahkan pihak keluarganya pernah dan sempat melakukan mediasi dengan melibatkan RT dan RW, namun mediasi gagal. SF hingga saat ini, lebih memilih bercerai dan tinggal di Mes MAN 2 Kota Bima.

“Saya juga pernah melaporkan persoalan ini ke Kemenag Kota Bima, tapi tak disikapi. Malahan dijanjikan akan segera memanggil SF dan Eni, namun sampai sekarang belum ada realisasi,” ujarnya.

Sebelum mengajukan cerai istrinya, SF pergi dari rumah di Lingkungan Gili Panda, Kelurahan Sarae, Kota Bima, meninggalkan istri dan dua anak perempuannya. Yang menyakitkan lagi, SF keluar dari rumah pada saat Erni menyusui anak kedua mereka.

“Sampai sekarang belum kembali ke rumah. Saya tahu persis kondisinya karena memang tinggal satu rumah dengan mereka,” ujarnya.

Sanuriah sangat menyayangkan sikap dan cara SF yang tega menceraikan istrinya. Padahal selama ini, Eni tetap membantu meringankan kebutuhan keluarga dengan berjualan keliling. Bahkan pernah menjadi kurir paket shopee untuk menafkahi dua anak mereka.

“Istrinya sudah setia menemani SF sejak masih honorer dengan gaji Rp 1 juta perbulan. Karena dirasa gaji SF tak cukup, Eni berjualan dan menjadi kurir paket selama 7 bulan. Namun pengorbanan Eni dibalas dengan perceraian,” imbuh Sanuriah.(Sekjend MDG)

PIP November 2025 Sudah Cair, Cek Nama Penerima Bantuan Pendidikan Langsung dari HP Tanpa Aplikasi


Jakarta, Media Dinamika Global.id.---Kabar gembira datang bagi para siswa dan orang tua di seluruh Indonesia. Program Indonesia Pintar (PIP) untuk periode November 2025 resmi dicairkan oleh pemerintah. Bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian negara dalam mendukung akses pendidikan yang merata bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Melalui pencairan ini, jutaan siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK akan kembali menerima bantuan tunai pendidikan yang disalurkan langsung ke rekening masing-masing penerima.

Tak hanya itu, pemerintah juga berencana memperluas program PIP mulai tahun 2026 untuk PAUD dan TK, agar dukungan pendidikan dapat diberikan sejak usia dini.

Apa Itu Program Indonesia Pintar (PIP)

Program Indonesia Pintar (PIP) adalah program bantuan tunai pendidikan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Tujuan utama program ini adalah membantu siswa dari keluarga miskin, rentan miskin, atau terdampak kondisi sosial tertentu agar tetap bisa bersekolah tanpa terkendala biaya.

Dana bantuan PIP disalurkan langsung ke rekening siswa melalui bank-bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri), sehingga penyalurannya lebih aman dan transparan.

Besaran Bantuan PIP Tahun 2025

Pemerintah telah menetapkan besaran bantuan PIP 2025 sesuai jenjang pendidikan siswa, yaitu:

SD/MI: Rp450.000 per tahun

SMP/MTs: Rp750.000 per tahun

SMA/SMK: Rp1.000.000 per tahun

Pencairan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal resmi dari Kemendikdasmen dan Kemendikbudristek. Dana dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pendidikan seperti seragam, alat tulis, buku, dan biaya penunjang lainnya.

Tidak semua siswa otomatis menjadi penerima PIP. Pemerintah menetapkan beberapa kriteria khusus agar bantuan tepat sasaran.

Berikut kelompok siswa yang berhak mendapatkan bantuan PIP:

Memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP)

Berasal dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH)

Memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)

Siswa yatim, piatu, atau yatim piatu

Siswa terdampak bencana alam atau konflik sosial

Siswa putus sekolah yang didorong untuk melanjutkan pendidikan

Siswa penyandang disabilitas atau dengan orang tua yang terkena PHK

Siswa dari keluarga terpidana atau tinggal di lembaga pemasyarakatan

Penting diingat, orang tua tidak bisa mendaftar PIP secara mandiri. Pengusulan dilakukan oleh sekolah melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Kini, orang tua dan siswa bisa mengecek status penerimaan PIP langsung dari HP, tanpa harus login atau mengunduh aplikasi.

Berikut langkah-langkahnya:

Buka situs resmi pip.kemendikdasmen.go.id di browser HP (Chrome, Safari, Opera Mini, dll).

Pilih menu “Cek Penerima PIP” di halaman utama.

Masukkan NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), tanggal lahir, dan nama ibu kandung sesuai data di sekolah.

Klik tombol “Cari Data”.

Hasil pencarian akan menampilkan:

Nama lengkap siswa

Asal sekolah

Status penerimaan PIP (aktif/tidak aktif)

Tahun penyaluran

Status pencairan (sudah cair atau masih proses verifikasi)

Metode ini memudahkan siapa pun untuk memantau pencairan bantuan tanpa perlu datang ke sekolah atau kantor dinas pendidikan.

Agar pencairan bantuan berjalan lancar, pastikan Anda memperhatikan hal-hal berikut:

Pemerintah berkomitmen memperkuat akses pendidikan sejak usia dini. Mulai tahun 2026, Program Indonesia Pintar (PIP) akan diperluas ke jenjang PAUD dan TK.

Siswa TK dari keluarga kurang mampu yang memenuhi syarat akan menerima bantuan sebesar Rp450.000 per tahun.

Langkah ini merupakan bagian dari program Wajib Belajar 13 Tahun, yang mencakup satu tahun prasekolah, sembilan tahun pendidikan dasar, dan tiga tahun pendidikan menengah.

Pencairan PIP November 2025 menjadi bukti nyata bahwa pemerintah terus berupaya menjaga akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia.

Kini, pengecekan penerima bisa dilakukan mudah, cepat, dan gratis hanya lewat HP. Pastikan data anak Anda di Dapodik valid agar dana bantuan bisa segera cair.

Program Indonesia Pintar bukan sekadar bantuan tunai — tetapi investasi masa depan bangsa agar tidak ada lagi anak Indonesia yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.(Sekjend MDG)

Patroli Siskamling,Sertu Rusdin Babinsa Monta Baru Koramil 1608-03/Sape Himbau Masyarakat Jaga Kamtibmas


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman Anggota Koramil 1608-03/Sape Sertu Rusdin Babinsa Desa Monta Baru Kecamatan Lambu beserta 1 orang anggota melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling dalam rangka memantau situasi wilayah dan mengantisipasi perkembangan situasi diwilayah kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu.(04/11/2025)

Pada Pukul 20.00 wita anggota Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Monta Baru Kec.Lambu di lanjutkan dengan Pemantauan Situasi Wilayah Sambil memberikan Himbauan kepada warga Desa agar tidak melakukan Hal-hal yang Negatif seperti Penjualan Miras, transaksi Narkoba, dan tidak boleh membawa Senjata Tajam maupun barang-barang yang di larang.

Patroli Siskamling yang dilakukan oleh Anggota Koramil 1608-03/Sape juga melibatkan Aparat pemerintah Desa Monta Baru Kecamatan Lambu, Tokoh agama,Toda dan masyarakat dalam  menjaga ketertiban yang ada khusus nya di waktu malam hari.



Kegiatan Patroli dilaksanakan  di tempat-tempat yang di anggap rawan terjadinya tindak kejahatan, seperti Fasilitas umum dan tempat-tempat yang biasa dijadikan tongkrongan anak-anak muda serta pemukiman warga yang padat penduduk dan patroli tersebut di laksanakan secara bergantian ataur bergiliran dimana warga juga turut hadir.

Danramil 1608-03/Sape Lettu Inf Ruslin saat dikonfirmasi Patroli Siskamling ini akan terus dilakukan guna untuk memastikan situasi di wilayah tetap aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat beristirahat dengan tenang, Ucapnya.

Keterlibatan Unsur terkait sangat diharapkan dalam kegiatan Patroli Siskamling ini disamping menjaga Kamtibmas di wilayah agar tercipta akan menciptakan hubungan Emosinal yang sangat erat antara TNI dengan masyarakat dan antara masyarakat dengan masyarakat itu sendiri.

Salah Satu warga yang mengikuti Patroli Siskamling menyatakan Kami sangat senang dengan ada nya kegiatan Patroli Siskamling yang di laksanakan oleh Kodim 1608/Bima melalui Koramil 1608-03/Sape khusus nya malam hari Kami merasa aman dan harapan Kami sebagai masyarakat dengan kegiatan ini tindak kejahatan seperti, pencurian, perkelahian dll dapat kita cegah sedini mungkin.

(Team.MDG.03)

Provinsi Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan, Gubernur Mirza Tegaskan Komitmen Jadi Pusat Investasi Di Pulau Sumatra.


Jakarta - Mediadinamikaglobal.id || Pemerintah Provinsi Lampung bersama Forum Investasi Lampung (FOILA) menggelar Lampung Economic and Investment Forum (LEIF) 2025 di Ballroom Hotel Pullman, Jakarta, Selasa 04 November 2025.

Forum ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat promosi investasi daerah, mendorong hilirisasi komoditas unggulan, sekaligus memperkenalkan potensi Lampung sebagai magnet investasi nasional.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Jihan Nurlela, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto, perwakilan Kementerian Investasi/BKPM, Ketua DPRD Provinsi Lampung, para project owner proyek strategis, serta 58 calon investor dari berbagai negara sahabat.

Kehadiran puluhan investor asing itu dinilai sebagai bukti meningkatnya minat dan kepercayaan komunitas internasional terhadap potensi ekonomi dan investasi di Provinsi Lampung.

Dalam paparannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan, Lampung siap menjadi pusat hilirisasi lima komoditas strategis, yaitu kelapa, kopi, lada, ubi kayu, dan udang.

"Dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp483,8 triliun pada 2024, menempati peringkat keempat tertinggi di Sumatera, kami membuka peluang besar bagi investor untuk berpartisipasi dalam program hilirisasi di sektor pangan, energi baru terbarukan, dan pariwisata berkelanjutan," ujar Gubernur di hadapan para peserta forum.

Gubernur menambahkan, arah kebijakan pembangunan ekonomi Lampung kini fokus pada peningkatan nilai tambah komoditas lokal melalui penguatan industri pengolahan di daerah. Menurut Gubernur, strategi ini sejalan dengan visi pemerintah pusat untuk memperkuat hilirisasi dan kemandirian ekonomi daerah.

Rangkaian kegiatan LEIF 2025 yang didukung Bank Indonesia Provinsi Lampung juga menghadirkan pameran proyek-proyek investasi daerah dan dialog langsung antara calon investor dan project owner. Forum ini menjadi ruang interaktif untuk membahas peluang kerja sama, skema pembiayaan, dan model investasi di sektor prioritas Lampung.

"Dengan lokasi yang strategis dan kapasitas pelabuhan yang baik, Lampung kami yakini siap untuk pertumbuhan berkelanjutan," ucap Kepala Perwakilan BI Lampung, Bimo Epyanto.

Dukungan serupa juga disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro Kementerian Investasi/BKPM, Imam Soejoedi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, swasta, dan UMKM sebagai bagian dari rantai nilai investasi di daerah.

"Jika ingin berinvestasi pada komoditas pangan dan energi baru terbarukan, Lampung merupakan pilihan yang tepat," ujar Imam.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung memamerkan 11 proyek investasi unggulan, di antaranya Kemiling Agripark Development Plan, Bakauheni Harbour City, Floating Solar Power Plant, Starch Amilum Excipients in Medication Formula, Kota Baru Area, Sebalang Port, Betan Subing Terminal & Double Track Railway, Batu Tumpang Tourism, Rajabasa Dharmacity, Way Kanan Industrial Park, dan Gunung Tiga Geothermal Power Plant.

Selain itu, pemerintah juga membuka peluang investasi pada aset-aset potensial milik daerah yang memiliki prospek pengembangan jangka panjang di berbagai sektor, mulai dari pariwisata, energi, hingga industri pengolahan hasil pertanian.

Sebagai langkah konkret, forum ini menghasilkan penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Pemerintah Provinsi Lampung dan PT. Bakrie Power terkait rencana investasi energi baru terbarukan di wilayah Lampung.

Langkah tersebut menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat sektor energi hijau, sejalan dengan agenda transisi energi dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Dalam sesi tanya jawab, Gubernur Mirza juga menanggapi isu efisiensi anggaran daerah yang berkaitan dengan kebijakan transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) oleh pemerintah pusat.

"Pemotongan TKDD ini sebenarnya bukan pengurangan dana daerah, hanya perubahan mekanisme. Kalau dulu ditransfer ke provinsi atau kabupaten untuk dieksekusi, sekarang sebagian langsung dikelola kementerian, tapi tetap untuk program di daerah," jelas Gubernur.

Gubernur mengakui bahwa Lampung bukan provinsi dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) besar karena tidak memiliki sektor tambang dan dana bagi hasil (DBH). "Selama ini kami survive dari sektor pertanian, perkebunan, dan perdagangan," ujarnya.

Menurut Gubernur, dari total PDRB Lampung yang mencapai Rp483.8 triliun, hanya sekitar Rp32 triliun atau 6 persen yang bersumber dari anggaran pemerintah, termasuk APBN, APBD, hingga dana desa. "Setengah dari itu pun habis untuk belanja pegawai. Jadi kami memang harus mendorong pertumbuhan lewat sektor usaha," katanya.

Gubernur menekankan, Lampung kini tengah berfokus pada upaya "merajut dan mengkapitalisasi" keunggulan infrastruktur yang sudah ada, seperti jalan tol, pelabuhan, dan jaringan logistik. "Kami ingin menjadikan Lampung sebagai tempat yang ramah investasi dan memiliki arah pembangunan yang jelas," ujarnya.

Gubernur juga menyoroti pentingnya peningkatan produktivitas sektor pertanian dan perkebunan. "Pertanian Lampung tumbuh 5 persen, tapi produktivitasnya masih setengah dari Vietnam. Ini yang sedang kami genjot agar dalam tiga sampai lima tahun bisa dua kali lipat," tutur Gubernur.

Pemerintah pusat, lanjutnya, kini fokus mendorong leverage komoditas strategis di Indonesia. Lampung dinilai beruntung karena memiliki hampir semua potensi yang masuk dalam agenda nasional penguatan hilirisasi.

"Kami sadar pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. BUMD dan BUMN pun terbatas. Karena itu kami butuh mitra investasi yang bisa bersama-sama membangun hilirisasi di Lampung," ucap Gubernur.

Gubernur menargetkan, dalam lima tahun ke depan Lampung akan mencapai tahap hilirisasi penuh terhadap komoditas unggulannya, dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Melalui LEIF 2025, Pemerintah Provinsi Lampung berharap terbangunnya sinergi nyata antara pemerintah, pelaku usaha, dan investor global dalam mempercepat transformasi ekonomi hijau serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

"Forum ini bukan hanya tentang investasi, tetapi tentang bagaimana Lampung berkontribusi untuk masa depan ekonomi Indonesia," pungkas Gubernur. (Fs/Red)

Diskominfotik Kota Bima Beri Reward Pada Pegawai yang Rajin


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.---Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Kota Bima, memberi reward pada beberapa pegawai diskominfotik, hal ini dilakukan sebagai wujud apresiasi kepada pegawai yang dinilai bertanggungjawab dalam menjalankan tugas dengan baik. Selasa, (4/11/2025).

Sekretaris Diskominfotik Kota Bima, Rusnah, SE., selaku pembina apel pagi menjelaskan bahwa pemberian reward bertujuan sebagai motivasi bagi seluruh pegawai Diskominfotik untuk lebih bekerja dengan baik, meningkatkan kedisiplinan, kehadiran, dan meningkatkan rasa tanggungjawab.

"Reward ini saya berikan sebagai wujud perhatian kami kepada pegawai yang kami nilai memilki integritas, terutama dalam hal kehadiran, tetapi bukan berarti yang lainnya tidak rajin," ungkapnya, reward ini diberikan sebagai motivasi untuk semua, agar lebih semangat lagi dalam bekerja, terutama dalam hal kehadiran," lanjut Rusnah.

Beberapa nama pegawai yang memperoleh penghargaan antara lain, Bunharahap, Intan, Amrin, dan Mulyana, mereka ini merupakan staf di Bidang Tekhnologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK), Diskominfotik Kota Bima. Penghargaan yang diberikan adalah berupa uang tunai.

Salah satu pegawai yang mendapatkan reward mewakili teman-temannya mengatakan bahwa pemberian reward ini, adalah sesuatu yang luar biasa, dan tidak disangka-sangka, karena selama ini menurutnya, mereka bekerja biasa saja, hadir, dan pulang pada waktunya. 

"Saya mewakil teman lainnya, tentu merasa bersyukur, dan berterima kasih atas pemberian ini, semoga ini menjadi pemicu kami, untuk kami bekerja kebih baik lagi," ujarnya.

Dengan adanya pemberian reward ini, Sekretaris Diskominfotik Kota Bima berharap dapat menjadikan spirit, dan semoga menjadi contoh bagi pegawai-pegawai lainnya untuk lebih maksimal lagi dalam bekerja, memberi kontribusi nyata bagi Dinas Kominfotik Kota Bima, terutama dalam hal kehadiran.(Sekjend MDG)

Kondisi Hutan di Hulu Rusak, Wali Kota Bima Sampaikan Ini


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima menyoroti kondisi hutan dikawasan kelurahan Lampe, Dodu perbatasan antara Kabupaten Bima dengan Kota Bima dan diwilayah Asakota sudah sangat mengkhawatirkan. Kalau kita melihat dari siklus 10 tahunan, perlu kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Ungkapan tersebut disampaikan H. A. Rahman pada rapat koordinasi pembangunan Kota Bima di Aula Maja Labo Dahu kantor Wali Kota Bima, pada Senin (03/11) pagi.

"Saya sudah sampaikan dan koordinasi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB untuk segera mengambil sikap tegas tentang persoalan ini," tegas Wali Kota.

Aji Man sapaan akrabnya menyebut walaupun saat ini Pemerintah Kota Bima sedang menata infrastruktur pengendalian banjir perkotaan melalui program NUFReP dan JICA, sungai-sungai sebagian dalam tahap pekerjaan, begitu juga pembangunan drainase primer sedang berjalan, tetapi ini semua butuh peran semua pihak untuk mengedukasi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

"Siklus 10 tahunan di bulan Desember 2016 silam tentu kita semua tidak berharap itu terjadi lagi pada 2026 ini. Tapi kita butuh kesiapsiagaan dan kewaspadaan menghadapi musim penghujan tahun ini, apalagi kondisi di hulu sudah rusak," ungkapnya.

"Peran KPH Maria Donggomasa ini lemah, karena kita yang akan mendapatkan efek dari kerusakan hutan ini. Maka saya minta Camat, Lurah agar berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas pada musim hujan ini pantau aktivitas masyarakat yang membuka lahan baru," tambahnya.(Sekjend MDG)