Media Dinamika Global

Selasa, 04 November 2025

Pemkot Bima Ikuti Vicon Rakor Pengendalian Inflasi dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Pemerintah Kota Bima diwakili oleh Asisten II Kota Bima, Drs. H. Supratman, M.Ap, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah, Aula Parenta Kota Bima, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual conference (vicon) dan diikuti oleh seluruh pemerintah daerah di Indonesia.

Dalam rapat tersebut, pemerintah pusat menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta mempercepat realisasi program pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Asisten II, Drs. H. Supratman, M.Ap bersama dengan Pemerintah Daerah lainya berkomitmen untuk terus memperkuat langkah-langkah pengendalian inflasi di daerah, melalui kolaborasi lintas OPD serta dukungan terhadap program nasional perumahan rakyat.

Pemkot Bima akan terus berupaya menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di pasar, sekaligus mendukung program pemerintah dalam penyediaan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Rakor ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan efektivitas kebijakan daerah, serta memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi nasional.(Sekjend MDG)


Wali Kota Bima Buka Sosialisasi Perwali Nomor 9 Tahun 2025


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwali) Bima Nomor 9 Tahun 2025 tentang Pedoman Tata Naskah Dinas di Lingkup Pemerintah Daerah, yang digelar secara virtual melalui zoom meeting dan terpusat di Aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota Bima, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh Asisten III Setda Kota Bima, Drs. M. Saleh, Kepala Bagian Organisasi Pemerintahanan (OPA) Setda Kota Bima, Seluruh Kepala OPD, Kasubag Umum dan Kepegawaian, serta para camat se-Kota Bima.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan pentingnya penerapan tertib administrasi dan keseragaman tata naskah dinas di seluruh perangkat daerah sebagai langkah menuju pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

“Setiap dokumen resmi harus dikelola secara tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Standarisasi tata naskah dinas menjadi hal penting dalam mewujudkan administrasi pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel,” ujar Aji Man, sapaan akrabnya. 

Aji Man juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk selalu menjunjung tinggi disiplin, loyalitas, dan ketepatan waktu dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Saya berharap seluruh peserta sosialisasi dapat memahami dan menerapkan aturan ini dengan sungguh-sungguh. Mari kita perkuat koordinasi, tingkatkan profesionalisme, serta jaga komitmen terhadap etika birokrasi demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten III Setda Kota Bima, Drs. M. Saleh, dalam arahannya menyampaikan bahwa tata naskah dinas merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan dan harus disesuaikan dengan perkembangan zaman.

“Tata naskah dinas adalah hal yang fundamental dalam setiap organisasi pemerintah. Seluruh perangkat daerah diharapkan tidak lagi menggunakan pola tata naskah lama, karena aturan ini terus berkembang seiring kemajuan teknologi agar proses administrasi menjadi lebih cepat dan transparan,” jelasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kota Bima menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh perangkat daerah memahami dan menerapkan ketentuan Perwali Nomor 9 Tahun 2025, guna mendukung terciptanya pemerintahan yang tertib administrasi, efisien, dan profesional.(Sekjend MDG)

Elpiji 3 Kg Meledak di Pekalongan, Tiga Orang Meninggal Dunia


Kota Pekalongan, Media Dinamika Global.id.---TABUNG gas elpiji tiga kilogram meledak di sebuah rumah kos yang berlokasi di Kelurahan Buaran Kradenan, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), Senin (3/11) petang. Akibat ledakan tersebut, 3 orang yang masih satu keluarga meninggal dunia.

Ketiga korban yang meninggal adalah ayah dan dua anak balitanya, sedangkan sang ibu masih dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan itensif di Intensif Care Unit (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah Bendan, Kota Pekalongan.

Ketiga korban yang meninggal yakni Faridhotul Ilmi, 38 (ayah), dan kedua anaknya yakni Harisan Arka, 3 dan Raisya Adiyah (bayi 4 bulan). Sedangkan sang ibu, Halimus Sa'diyah, 31, masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Bendan, Kota Pekalongan.

Dokter jaga ICU RSUD Bendan, Briyan Abednego, menuturkan penyebab meninggalnya ketiga korban ledakan gas elpiji adalah karena luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh korban mulai dari 40% hingga 80%.

"Untuk ayah, luka bakar yang dialami mencapai 51%, lalu anak bungsunya mengalami luka bakar hingga 40% dan anak pertama yang meninggal lebih dulu mengalami luka bakar mencapai 80%. Sedangkan sang ibu yang masih dalam kondisi kritis mengalami luka bakar mencapai 42%," ujar Briyan.

Sementara itu Ketua RT 01 RW 04 Kelurahan Jenggot, Kota Pekalongan, mengaku mengenal Almarhum Faraidhotul Ilmi sebagai orang baik dan pekerja keras.

Meski sudah tidak lagi tinggal bersama orangtuanya, yang bersangkutan masih kerap menengok ibunya. Terutama tiap libur kerja.

Kedua jenazah yakni Faridhotul Ilmi dan anak bungsunya sesuai kesepakatan keluarga dimakamkan di tanah kelahirannya yakni Kelurahan Jemggot, sedangkan anak pertamanya yang meninggal lebih dulu dimakamkan di tempat kakek-neneknya di Kelurahan Simvang Wetan.

Hingga kini, polisi masih terus mendalami peristiwa tragis tersebut guna mengungkap pemyebab sebenarnya. Pihak kepolisian sudah memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP/Tim MDG)

Wali Kota Bima Hibahkan Tanah Untuk Kampus UM Bima Seluas 50 Are


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima, H. A Rahman secara simbolis menyerahkan tanah seluas 50 Are untuk Kampus UM bima. Penyerahan tanah ini merupakan bentuk sinergitas antara Pemerintah Kota Bima dan Kampus UM bima sebagai upaya untuk memperbaiki kondisi kampus UM bima yang sering mengalami pengembangan kampus.(1/11/2025)

Dalam wawancara, Wali Kota mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan sinergitas yang telah terjalin antara pihaknya dan kampus UM bima. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya, Pemerintah Kota Pekalongan juga telah melakukan pembangunan dan renovasi di beberapa kampus seperti Kampus UM bima Namun, kondisi tanah UM bima yang saat ini dimiliki oleh PJKA rentan pengembangan kampus UM bima.

"Kita memiliki tanah dan kebetulan sebelahnya juga dibangun UM bima. Lokasinya lebih strategis dan sekarang sudah tidak banjir lagi. Mudah-mudahan sinergitas ini semakin kuat dan membawa dampak positif bagi pembangunan di kampus UM bima," ujar Wali Kota.

Dalam tanggapannya, DR. Ridwan Rektor UM bima, mengucapkan terima kasih atas hibah tanah dari Wali Kota Bima. Ia menyampaikan bahwa UM bima untuk pengembangan kampus dan penyerahan tanah ini menjadi langkah awal untuk mengatasi masalah tersebut.

"Terima kasih pak walikota Bima telah menyerahkan tanah untuk UM bima jadi ini langkah kita untuk siap menghadapi kondisi tersebut sebelum membantu UM bima di sana. Alhamdulillah, setelah proses penyerahan tanah secara resmi di tahun 2025 ini, harapannya pembangunan UM bima dapat dimulai pada tahun 2025," kata DR.ridwan.

Diharapkan, penyerahan tanah hibah ini akan membuka lembaran baru bagi UM bima, dan sinergitas antara Pemerintah kota Bima dan UM bima dapat terus ditingkatkan untuk kemajuan bersama di masa depan.(Sekjend MDG)

Senin, 03 November 2025

Wahyu Harahap Resmi Jabat Dansatgas DPD GRIB Jaya Provinsi Riau


Pekanbaru - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GRIB Jaya Provinsi Riau kembali memperkuat struktur organisasinya. Kali ini, Wahyu Harahap resmi bergabung dan dipercaya sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) DPD GRIB Jaya Provinsi Riau.


Kehadiran Wahyu Harahap disambut hangat oleh jajaran pengurus DPD GRIB Jaya Riau. Penunjukan ini diharapkan semakin memperkuat barisan dan meningkatkan soliditas organisasi di tingkat provinsi, terutama dalam bidang pengamanan kegiatan serta konsolidasi antar DPC dan Satgas di seluruh Riau.


“Selamat bergabung bang Wahyu Harahap sebagai Dansatgas DPD GRIB Jaya Riau. Semoga membawa semangat baru dalam menjaga marwah organisasi dan memperkokoh solidaritas di tubuh GRIB Jaya,” ujar salah satu pengurus DPD Riau.


Dalam keterangannya, Wahyu Harahap menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk mengemban amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.


“Saya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ini bukan sekadar jabatan, tapi tanggung jawab untuk menjaga kehormatan organisasi dan memastikan seluruh jajaran Satgas tetap solid, disiplin, serta hadir di tengah masyarakat,” ungkap Wahyu Harahap.


Sementara itu, Di tempat Terpisah Saat Di Hubungi Melalui WA Pribadi, Ketua DPD GRIB Jaya Provinsi Riau Irfan Raja Kumala menyampaikan apresiasinya atas bergabungnya Wahyu Harahap dalam struktur kepengurusan. Menurutnya, penunjukan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran Satgas di tingkat provinsi.


“Kita butuh figur yang tegas, berintegritas, dan mampu memimpin dengan hati. Saya yakin Bang Wahyu Harahap bisa membawa semangat baru bagi Satgas dan menjadi ujung tombak dalam setiap kegiatan organisasi di Riau,” kata Irfan Raja Kumala.


Dengan bergabungnya Wahyu Harahap sebagai Dansatgas, DPD GRIB Jaya Riau semakin optimistis mampu memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan kiprah nyata di masyarakat, sejalan dengan arahan Ketua Umum GRIB Jaya, H. Hercules Rosario Marshal. 


(Sumber: Irul/Infokom)

SMA Negeri 1 Woha Gelar Uji TKA Bagi Siswa Kelas XII.


Suasana Siswa kelas XII SMA Negeri 1 Woha  saat mengikuti Ujian TKA. Pada hari selasa tanggal (04/11).


Bima. Media Dinamika Global.Id_ SMA Negeri 1 Woha melaksanakan Uji TKA (Tes Kemampuan Akademik) bagi seluruh siswa kelas XII sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu akademik dan persiapan menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi nasional. Uji TKA berjalan mulai hari senin tanggal (03/10) sampai dengan hari kamis tanggal (06/10).


Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari sejak hari senin tanggal 03 November sampai dengan hari kamis tanggal 10 November dan setiap harinya dibagi ke dalam tiga sesi ujian untuk memastikan proses berjalan tertib dan efisien. Pelaksanaan Uji TKA ini juga menjadi dasar dalam penjaringan 10 besar siswa dengan nilai tertinggi, yang nantinya akan mendapatkan pembinaan khusus sebagai calon peserta seleksi perguruan tinggi negeri.


Menariknya, dalam kegiatan ini, pengawas ujian didatangkan secara silang sesuai penetapan dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat, guna menjamin objektivitas dan integritas pelaksanaan ujian.


Kepala SMA Negeri 1 Woha, Ikhsan, Spd, Menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan akademik di jenjang yang lebih tinggi.


“Melalui TKA ini, kami berharap siswa mampu mengukur kemampuan diri sekaligus termotivasi untuk terus meningkatkan prestasi menjelang seleksi nasional masuk perguruan tinggi,” ujarnya.


Uji TKA ini mencakup berbagai bidang akademik utama, seperti Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan pengetahuan umum lintas disiplin. Hasil ujian diharapkan menjadi tolok ukur kemampuan siswa serta bahan evaluasi bagi sekolah dalam menyusun strategi pembelajaran yang lebih efektif ke depannya.(Mdg/04)

Kuliah Umum UM Bima "Peran Mahasiswa Dalam Mewujudkan Pembangunan Berkeadilan dan Berkelanjutan"


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--- Universitas Muhammadiyah Bima menyelenggarakan Workshop Penulisan Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Kuliah Umum peran mahasiswa dalam mewujudkan pembangunan berkeadilan dan berkelanjutan 2025 dengan menghadirkan DR. Salahudin.S.IP. MSI,,,. M.P.A. sebagai narasumber utama. Acara ini bertujuan meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian dosen.

Dalam upaya meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Muhammadiyah Bima melalui LPPM Universitas Muhammadiyah Bima mengadakan Workshop Penulisan Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian kuliah umum peran mahasiswa dalam mewujudkan pembangunan berkeadilan dan berkelanjutan 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 04 November 2025 di Kisaran dan menghadirkan narasumber ahli, DR. Salahudin dari Universitas Muhammadiyah Malang, seorang Reviewer Nasional sekaligus Dosen Doktoral Manajemen di Universitas Malang.

Workshop ini bertujuan untuk membekali dosen Universitas UM bima dalam menyusun proposal hibah penelitian yang kompetitif dan sesuai dengan standar 2025. Dalam pemaparannya, DR. Salahudin, S.IP. M.S.I. M.P.A. menekankan pentingnya memahami kebijakan terbaru dalam sistem pendanaan hibah penelitian serta strategi dalam menyusun proposal yang memiliki daya saing tinggi.

“Proposal penelitian yang baik tidak hanya memiliki kebaruan dan kontribusi ilmiah yang jelas, tetapi juga harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan visi institusi,” ujar beliau.

Peserta workshop mendapatkan wawasan mendalam mengenai tahapan penyusunan proposal, teknik menulis yang efektif, serta kiat-kiat agar proposal dapat lolos seleksi hibah penelitian nasional. Selain itu, narasumber juga memberikan review terhadap contoh proposal dosen Universitas UM bima agar berhasil mendapatkan pendanaan hibah sebagai referensi bagi peserta.

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Universitas UM bima, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme para peserta dalam mengikuti workshop ini. “Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, semakin banyak dosen Universitas UM bima yang berhasil memperoleh hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta kemajuan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan terselenggaranya workshop ini, Universitas UM bima semakin memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan guna mendorong produktivitas akademik dosen dalam menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa.(Sekjend MDG)

Oknum Diduga Anggota Kopassus Aniaya Satpam di Tapung Hulu, Lima Korban Luka-Luka – Kuasa Hukum PT NKS Desak Polisi Bertindak Tegas



Kampar, Riau – Aksi kekerasan dan penganiayaan kembali mewarnai konflik lahan di Desa Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. Kali ini, korbannya adalah petugas satuan pengamanan (Satpam) dari PT NKS, yang menjadi pihak outsourcing dari Koperasi Eno Nenek Senama (KNES).


Peristiwa yang terjadi baru-baru ini itu diduga melibatkan sekelompok orang yang mengaku sebagai anggota satuan elit TNI, Kopassus, yang melakukan intimidasi, penodongan senjata api, hingga pemukulan terhadap para Satpam di lokasi kejadian.


Aksi brutal tersebut mengakibatkan lima anggota Satpam PT NKS mengalami luka serius dan harus mendapat perawatan medis di rumah sakit terdekat.


Kuasa hukum PT NKS, Mohammad Syerland Orza, mengecam keras tindakan tersebut. Ia menyebut aksi main hakim sendiri ini sangat melanggar hukum dan mencoreng nama baik institusi TNI.


“Negara kita adalah negara hukum, sebagaimana tertuang dalam Pasal 1 Ayat 3 UUD 1945. Jika ada pihak yang merasa dirugikan, seharusnya menempuh jalur hukum, bukan dengan cara-cara intimidatif dan kekerasan seperti ini,” tegas Syerland kepada wartawan, Selasa 4 November 2025.



Menurutnya, konflik antara Koperasi KNES dan Koperasi Koposan bukanlah hal baru. Ketegangan antara kedua pihak sudah berulang kali terjadi dan belum menemukan titik damai.


Dijelaskan Syerland, pemicu terbaru berasal dari Koperasi Koposan, yang baru terbentuk, dan diduga menghasut warga untuk mengambil alih lahan sawit yang selama ini dikelola oleh KNES. Bahkan, kelompok ini disebut melibatkan oknum yang mengaku sebagai anggota TNI Kopassus untuk melakukan tindakan anarkis di lapangan.


 “Pihak Satpam PT NKS hanya menjalankan tugas sesuai prosedur dan berkomunikasi dengan baik. Namun justru mendapat perlakuan kekerasan, bahkan ditodong senjata api,” tambahnya.



Atas kejadian ini, pihak PT NKS telah melaporkan peristiwa penganiayaan dan penodongan senjata api tersebut ke Polres Kampar di Bangkinang.


Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada tindakan tegas dari pihak kepolisian terhadap para pelaku maupun pihak-pihak yang mengaku sebagai oknum TNI Kopassus dalam peristiwa itu.


Kuasa hukum PT NKS berharap aparat penegak hukum segera bertindak agar insiden serupa tidak kembali terjadi, serta untuk menjaga marwah hukum dan keamanan masyarakat di wilayah Tapung Hulu.


UM Bima Dorong Mahasiswa Hadirkan Solusi Krisis Air dan Iklim


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.---Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) menegaskan komitmennya dalam isu lingkungan dan kemanusiaan dengan mengirimkan 13 mahasiswa terbaik untuk mengikuti program “Water and Climate Catalyst”. Program ini berfokus pada penanganan krisis air dan perubahan iklim di Desa Sambori, Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, wilayah pegunungan yang selama ini menghadapi keterbatasan air bersih. 16 Oktober 2025

Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara AikIte, Lazismu, Kitabisa, dan Universitas Muhammadiyah Bima, yang bersatu dalam upaya mencari solusi lokal untuk tantangan global: krisis air dan dampak perubahan iklim.

Rektor UM Bima, Ridwan, menyebut program ini sebagai wujud sinergi konkret antara dunia akademik dan masyarakat.

“Mahasiswa harus menjadi pelopor perubahan. Lewat kegiatan ini, mereka belajar langsung dari lapangan, berinovasi, dan mengabdikan ilmu untuk kemaslahatan masyarakat. Krisis air dan perubahan iklim bukan hanya isu global, tetapi juga tantangan nyata yang dihadapi daerah-daerah seperti Bima,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa akan melakukan observasi terhadap sumber mata air, pendataan kebutuhan air bersih masyarakat, serta penerapan teknologi sederhana untuk konservasi dan pengelolaan air. Tak hanya itu, mereka juga memberikan edukasi lingkungan kepada warga setempat tentang pentingnya menjaga ekosistem hulu agar ketersediaan air tetap berkelanjutan.

Founder program AikIte, Shofi Lathifah Nuha Anfaresi, menjelaskan bahwa “Water and Climate Catalyst” dirancang untuk menumbuhkan kesadaran kolektif sekaligus menghadirkan solusi berbasis masyarakat.

“Kita ingin menggerakkan generasi muda agar peduli dan terlibat langsung dalam mitigasi perubahan iklim. Kolaborasi dengan UM Bima menjadi langkah penting untuk memperkuat aksi nyata di tingkat lokal,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Lazismu dan Kitabisa, dua lembaga yang memiliki perhatian besar terhadap program kemanusiaan dan keberlanjutan. Keduanya melihat kegiatan ini sejalan dengan misi membangun kepedulian sosial yang berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan.

Salah satu peserta, Eka Juniar, mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) UM Bima, mengaku bangga bisa terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Kami belajar langsung bagaimana masyarakat berjuang menghadapi krisis air dan mencari solusi bersama. Ini pengalaman berharga yang membuka wawasan kami tentang pentingnya menjaga lingkungan,” ungkapnya.

Selain Eka, peserta lain berasal dari berbagai program studi: Teknik Sipil (Fitria Ramadhani, Dila Apriliani Putri, Muhammad Faizal, Salsabilah, Ananda Galang Wangsa), Ilmu Komputer (Ika Ismawati, Khoirunnas Sholihan, Pipit Apriani, Rifka Nabila, Nurseli, dan Eka Juniar), serta Ilmu Hukum (Dyaz).

Program ini bukan sekadar ajang pelatihan lapangan, melainkan juga laboratorium sosial bagi mahasiswa untuk mempraktikkan nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam konteks nyata: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.(Sekjend MDG)

Terus Berantas Halinar, Lapas Narkotika Rumbai Kembali Razia Blok Hunian Bersama APH.


Pekanbaru - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai terus tunjukkan komitmennya memberantas peredaran narkoba dan handphone sebagai wujud implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Hal ini dibuktikan melalui razia kamar hunian Warga Binaan bersama personel Polri -TNI dan, Senin (03/11/). 


"Kami kembali merazia kamar Warga Binaan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) setempat. Razia ini terus kami galakkan baiks ecara terjadwal maupun mendakdak, hingga Lapas benar-benar bersih dari peredaran narkoba, pungutan liar, dan handphone," tegas Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Edoward Nikelini Bangun.


Selanjutnya, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Reinhards Indra Pitoy menyampaikan apresiasi atas peran aktif APH dalam razia gabungan. "Ini adalah sinergi yang luar biasa di mana rekan-rekan APH selalu hadir di setiap razia. Terima kasih atas bantuannya mewujudkan komitmen Lapas Narkotika Rumbai bersih dari barang-barang terlarang," ujarnya.


Kegiatan diakhiri dengan pemusnahan hasil razia oleh Kepala Seksi Adm Kamtib, Edoward Nikelini Bangun, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Ridho Kurniawan, Kepala Subseksi Keamanan, Aidiel Candra, Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib, Wan Rezwanda serta APH dari TNI dan Polri