Media Dinamika Global

Kamis, 30 Oktober 2025

Moratorium BPP, SMKN 2 Kota Bima Lakukan Perampingan


Media Dinamika Global.id.-- BPP, SMKN 2 Kota Bima Lakukan Perampingan

Kepala SMKN 2 Kota Bima, Fathurrahman.

KBRN, Kota Bima: Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Bima, akan mengikuti moratorium tentang Pungutan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP). Hal itu sesuai Surat Edaran (SE) Gubernur bernomor: 100.3.4/7795/Dikbud/2025 tentang Moratorium Pemungutan BPP.

Kepala SMKN 2 Kota Bima, Fathurrahman menyampaikan, moratorium itu diakui berdampak pada kegiatan di sekolah kejuruan. Mengingat, banyak biaya yang dibutuhkan, namun tidak ada dalam Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Untuk menyiasati kebutuhan yang ada dan moratorium BPP yang sudah diterbitkan, maka SMKN 2 Kota Bima berkoordinasi dengan Komite Sekolah untuk menggalang sumbangan pendidikan.

Disamping itu, kata Fathurrahman, pihaknya akan melakukan perampingan di sekolah. Agar komponen-komponen yang dianggap tidak terlalu penting ditiadakan.

“Kami lakukan perampingan atau penggabungan, pembiayaan yang dianggap tidak terlalu penting ditiadakan,” ujarnya pada RRI, Jumat (17/10/2025).

Fathurrahman berharap kondisi ini dapat dipahami, sehingga orang tua melalui komite sekolah dapat membantu melalui sumbangan. Banyak item pembiayaan yang tidak bisa didanai oleh Dana BOS.(Sekjend MDG)

Penyaluran Sembako Lumbung Sosial Kemensos Jadi Solusi Atasi Kemiskinan Ekstrem di Wawo

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Ketua Lumbung Sosial (Lumsos) Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nurpatriatis, S. Sos, menegaskan bahwa penyaluran bantuan sembako oleh Lumbung Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) di Kecamatan Wawo menjadi solusi penting dalam mengatasi kemiskinan ekstrem. 

Pernyataan ini disampaikan Ketua Lumsos Kecamatan Wawo saat memimpin langsung kegiatan penyaluran sembako yang menyasar beberapa desa di Kecamatan Wawo secara bertahap. Bantuan ini merupakan respons cepat dari Kemensos terhadap kondisi memprihatinkan yang dialami warga. 

"Kami sangat berterima kasih kepada Kemensos atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Penyaluran sembako ini sangat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan dan kelaparan," ujar Ketua Lumsos Kecamatan Wawo di sela-sela kegiatan penyaluran.

Ketua Lumsos juga menjelaskan bahwa penyaluran sembako ini dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan relawan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.

"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Wawo,"tambahnya.

Lanjutnya ia menyampaikan bahwa bantuan sembako ini merupakan bagian dari program nasional untuk mengatasi kemiskinan ekstrem dan kerawanan pangan. Pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait untuk memastikan program ini berjalan efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat," kata Triat. 

Kegiatan penyaluran sembako ini disambut antusias oleh warga Kecamatan Wawo. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. 

"Bantuan ini saya bermanfaat bagi kami, dan saya mengucapkan terimakasih kepada Kemensos atas perhatian dan sikap kepeduliannya kepada kami dikalangan bawah," ucap salah seorang penerima bantuan.

Sementara Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S. Sos, mengungkapkan sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kementerian Sosial atas respons cepat dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Wawo. Penyaluran sembako ini sangat penting dan menjadi solusi sementara untuk mengatasi dampak kemiskinan ekstrem. 

Kami berperan aktif dalam berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Lumbung Sosial Kemensos, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan relawan. Kami memastikan data penerima bantuan valid dan bantuan disalurkan tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Kami juga memantau dan mengevaluasi pelaksanaan penyaluran untuk memastikan efektivitasnya,"ungkapnya 

program ini dapat terus berlanjut dan diperluas, tidak hanya dalam bentuk penyaluran sembako, tetapi juga program-program lain yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan adanya sinergi antara Ketua Lumsos Kecamatan Wawo , Kemensos, dan berbagai pihak terkait, diharapkan masalah kemiskinan ekstrem di Kecamatan Wawo dapat segera teratasi. (Mdg05) 

Pemdes Naru Barat Sape Bentuk Tim Seleksi Penjaringan Perangkat Desa Formasi Kadus Kalo


Sape Bima NTB.Media Dinamika Global.id Sehubungan dengan telah terjadinya kekosongan Salah Satu perangkat Desa Naru Barat pada Formasi Kepala Kewilayahan atau Kepala Dusun yang pada beberapa bulan yang lalu telah purna Tugas atau usia Genap 60 tahun,maka pada hari ini  Pemerintah Desa Naru Barat berdasarkan aturan yang ada Melaksanakan Satu agenda Penting yaitu Rapat Pembentukan Tim Seleksi Penjaringan Perangkat Desa.(Kamis.30/10/2025)



Rapat dimulai pukul 09:10 Wita yang bertempat di Balai Desa Naru Barat yang dihadiri oleh Kades,Sekdes,Ketua BPD dan Anggota, Pendamping Desa Kecamatan Sape,PLD,Tokoh Agama, Tokoh Pendidikan, pemuda,Kadus,RT/RW.

Kades Naru Barat (Sri Mulyati.SE) Dalam sambutan nya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh undangan dan masyarakat yang sudah berkesempatan hadir memenuhi undangan pemerintah desa dalam rangka Rapat Pembentukan Tim Seleksi Penjaringan Perangkat Desa untuk Formasi Kepala Dusun Kalo dan Pengawas.

Kades juga menambahkan bahwa dasar hukum yang bisa kita pakai adalah Undang-undang Nomor 3 Tahun 2024 Tentang Perubahan kedua atas undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Juga Peraturan Bupati Bima Nomor 29 Tahun 2023 tentang Perubahan atas peraturan Bupati Bima Nomor 9 tahun 2015 tentang petunjuk pelaksanaan peraturan Daerah kabupaten Bima Nomo 1 Tahun 2015 tentang perangkat Desa dan Peraturan peraturan pemerintah lainnya.

Selain itu Kades juga berharap semoga Tim Seleksi yang terbentuk hari ini adalah orang-orang yang bisa bekerja dengan penuh tanggungjawab dan yang lebih penting lagi dapat mengedepankan Netralitasnya sebagai Panitia.Ucapnya

Pendamping Desa Kecamatan Sape (Arif Budiman.S.Pi) juga menjelaskan bahwa berdasarkan aturan yang ada bahwa Jumlah Kepanitiaan sebanyak 5 orang yang keanggotaannya terdiri dari:

a. Perangkat Desa

b. Tokoh Masyarakat

c. Tokoh Agama

d. Golongan Profesi 

Selain dari itu PD Kec.Sape juga menjelaskan Bahwa Tim Seleksi Penjaringan Perangkat Desa harus memenuhi persyaratan antara lain :

- Berpendidikan paling rendah SMU atau sederajat

- Berusia sekurang-kurangnya 25 tahun 

- Warga Desa Setempat

- tidak memiliki hubungan keluarga sedarah sampai derajat ketiga

- tidak memiliki hubungan keluarga semenda yang timbul karena pernikahan

Hal - hal lain akan dibahas lebih lanjut pada rapat kerja panitia selanjutnya.Tutur PD Sape 

Rapat berlangsung dengan lancar tertib dan sukses dan dilanjutkan dengan foto bersama.(Team.MDG.03)

Festival Literasi Perpustakaan Daerah Kota Bima 2025 Gaungkan Semangat Membaca dan Berkarya Untuk Generasi Muda Yang Berpengetahuan dan Berkarakter


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Perpustakaan daerah kota Bima (PDKB ) kembali menghadirkan Festival Literasi Perpusnas 2025 dengan tema “Literasi kuat kota bima BiSa.” Ajang tahunan ini menjadi wadah pertemuan para pegiat literasi dari seluruh daerah kota Bima, menghadirkan semangat baru dalam menguatkan budaya baca, menulis, dan berpikir kritis di tengah era digital.

Festival ini juga menjadi bentuk nyata dukungan Perpusnas terhadap agenda Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran, yang menekankan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama. Melalui kegiatan ini, literasi kembali ditegaskan sebagai kunci dalam membangun masyarakat berpengetahuan dan berkarakter. 30 Sampai 01 November 2025

Kepala Perpustakaan daerah kota Bima menyampaikan bahwa peran media sangat penting dalam memperluas gerakan literasi nasional.

Kegiatan ini di sponsori oleh bank BNI, BRI, Bank mandiri.

“Publikasi media sangat membantu gema literasi menyebar ke seluruh penjuru negeri. Tanpa pemberitaan, persoalan literasi yang masih menjadi tantangan tidak akan menjadi perhatian,” ujar kepala perpustakaan kota Bima.

Ia menjelaskan, Perpustakaan kota Bima terus menyalurkan bahan bacaan bermutu ke berbagai daerah melalui taman baca masyarakat, rumah ibadah, hingga lembaga pemasyarakatan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat minat baca dan membangun kebiasaan literasi di akar rumput.

Beragam kegiatan edukatif, inspiratif, dan menghibur turut mewarnai festival tahun ini, mulai dari drama musikal, pertunjukan teater, monolog literasi, musikalisasi puisi, hingga dialog interaktif. Seluruh pertunjukan menampilkan peserta yang mewakili daerah masing-masing, menampilkan kekayaan budaya dan kreativitas lokal.

Sebagai puncak acara, Perpustakaan kota Bima memberikan penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka (NJDP) 2025 kepada individu dan komunitas yang dinilai berkontribusi besar dalam pengembangan literasi. Penerima penghargaan antara lain sebagai Komunitas Literasi, serta Museum Samparaja Bima untuk kategori Pelestari Naskah Kuno.


Melalui Festival Literasi Perpustakaan kota Bima 2025, masyarakat diingatkan bahwa literasi tidak berhenti pada kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga mencakup kemampuan memahami, menafsirkan, serta menggunakan informasi secara bijak untuk meningkatkan kualitas hidup.

Perpusnas berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk terus membaca, menulis, dan berkarya, demi membangun Indonesia yang cerdas, kritis, dan berkarakter kuat. (Sekjend MDG)

Harwoto Sorot Pembangunan Jembatan Lewa Mori: Dinilai Kurang Mendesak untuk Kebutuhan Masyarakat Bima.

Anggota DPRD Provinsi Fraksi Golkar Harwoto, SH.


Bima, Media Dibamika Global.Id_ Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Fraksi Partai Golkar, Harwoto, S.H., yang mewakili daerah pemilihan (Dapil) VI meliputi Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Dompu, menilai rencana pembangunan Jembatan Lewa Mori tidak terlalu mendesak untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Bima.


Menurut Harwoto, proyek yang dikabarkan menelan anggaran hingga triliunan rupiah itu sebaiknya dialihkan untuk pembangunan dua jalur jalan dari Bandara Sultan Muhammad Salahuddin hingga wilayah Kabupaten dompu. Ia juga menilai, memperlebar jalan lama jauh lebih efisien dan berdampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Kalau pembangunan Jembatan Lewa Mori diteruskan, justru bisa berdampak pada usaha-usaha kecil di sepanjang jalan lama seperti penjual bandeng dan pedagang kaki lima yang berpotensi kehilangan pelanggan, ujar Harwota  pada ssjumlah  media kamis (30/10).


Lebih lanjut, Harwoto menegaskan bahwa kebijakan pembangunan seharusnya berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat, bukan hanya pada proyek berskala besar yang menguras anggaran.


Pemerintah perlu melihat prioritas. Jalan utama dari dari bandara ke kabupaten sudah padat, cukup dilebarkan dan diperbaiki. Itu jauh lebih bermanfaat dibanding membangun jembatan baru yang belum tentu menjadi kebutuhan mendesak, tambahnya.


Sebagai informasi, rencana pembangunan Jembatan Leo Mori disebut akan menghubungkan kawasan barat dan timur Kabupaten Bima dengan tujuan memperlancar arus transportasi dan distribusi barang. Namun, hingga kini proyek tersebut masih dalam tahap perencanaan dan belum mendapatkan persetujuan final terkait anggaran dari pemerintah pusat maupun provinsi.


Harwoto berharap, pemerintah daerah dan pihak terkait dapat melakukan kajian ulang secara komprehensif agar setiap proyek pembangunan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.


Kita mendukung pembangunan, tapi harus sesuai skala prioritas dan kebutuhan masyarakat bawah,” tutupnya(Mdg/04)

Rabu, 29 Oktober 2025

Kadinsos Lakukan Pengawasan Terhadap Proses Asesmen Calon Penerima Bantuan RST


KOTA BIMA --Dinsos, Media Dinamika Global.id.

Kepala Dinas Sosial Kota Bima, H. Lalu Sukarsana, S.I.P. bersama Kabid. Linjamsos, Pejabat Fungsional, dan Pendamping PKH lakukan asesmen/penilaian terhadap calon penerima manfaat Bantuan Rumah Sejahtera Terpadu (RST) di Kelurahan Dara, Lewirato, dan Panggi. Kamis 2323 Oktober 2025.


Kadinsos turut ke lapangan kali ini untuk memastikan langsung penerima manfaat bantuan RST sudah tepat sasaran dan kondisi rumah yang akan dilakukan rehabilitasi memang tidak dalam kondisi baik.

Pemerintah Akan Salurkan BLTS Kesra kepada 15.458 Penerima Manfaat di Kota Bima


KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id.--Dinsos Program Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) akan disalurkan dalam waktu dekat. Total sebanyak 15.458 calon penerima bansos sudah terdata oleh Kemensos dan 6.102 di antaranya merupakan calon penerima baru yang akan dilakukan verifikasi oleh Pendamping Sosial sebelum bantuan tersebut disalurkan.

BLTS Kesra merupakan bantuan sosial yang diberikan secara tunai kepada individu, keluarga miskin dan/atau rentan yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan rentang kelompok desil 1 (satu) sampai dengan desil 4 (empat).

Dalam surat Keputusan Dirjen Pemberdayaan Sosial Nomor 160/5/SK/HK.01/10/2025 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran BLT Kesra, dinyatakan bahwa bantuan ini diberikan untuk periode bulan Oktober, November, dan Desember Tahun 2025 dengan waktu penyaluran dilaksanakan sekaligus pada triwulan IV tahun 2025 atau sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Nilai BLTS Kesra yang akan disalurkan sebesar Rp300.000 (tiga ratus ribu rupiah) per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) per bulan selama 3 (tiga) bulan atau sesuai dengan kemampuan keuangan negara. Adapun pelaksana BLTS Kesra adalah Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial melalui Direktorat Pemberdayaan Kelompok Rentan.

Dalam Juknis tersebut diuraikan beberapa hal yang menjadi tugas dan tanggung jawab Wali Kota, dalam hal ini Dinas Sosial, di antaranya; menyediakan informasi dan membantu sosialisasi penyaluran BLTS Kesra di Kota Bima; melakukan pendampingan, supervisi, dan pengawasan terhadap penyaluran BLTS Kesra; dan membantu menyelesaikan permasalahan dalam penyaluran BLTS Kesra.

Penyampaian pengaduan terkait penyaluran BLTS Kesra dapat disampaikan melalui media sosial (facebook/Instagram: Dinas Sosial Kota Bima), email: dinsoskobi2022@gmail.com, atau datang langsung ke Kantor Dinas Sosial Kota Bima di Jl. Duku No. 1 Kelurahan Rabangodu Utara (Depan Gedung Seni Budaya/Sekjend MDG)

Pendamping Sosial PKH dan TKSK Mendengarkan Arahan tentang Penyaluran BLTS Kesra


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Dalam Petunjuk Teknis (Juknis) yang disebarkan oleh Kemensos, dinyatakan bahwa bantuan ini diberikan untuk periode bulan Oktober, November, dan Desember Tahun 2025. Waktu penyaluran BLTS Kesra dilaksanakan sekaligus pada triwulan IV tahun 2025 atau sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Nilai BLTS Kesra yang akan disalurkan sebesar Rp300.000 (tiga ratus ribu rupiah) per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) per bulan selama 3 (tiga) bulan atau sesuai dengan kemampuan keuangan negara. Adapun pelaksana BLTS Kesra adalah Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial melalui Direktorat Pemberdayaan Kelompok Rentan.

Dalam Juknis tersebut diuraikan beberapa hal yang menjadi tugas dan tanggung jawab Wali Kota, dalam hal ini Dinas Sosial, di antaranya; menyediakan informasi dan membantu sosialisasi penyaluran BLTS Kesra di Kota Bima; melakukan pendampingan, supervisi, dan pengawasan terhadap penyaluran BLTS Kesra; dan membantu menyelesaikan permasalahan dalam penyaluran BLTS Kesra.

Selanjutnya, beberapa hal mengenai tugas dan tanggung jawab Pendamping Sosial, meliputi;

melakukan edukasi dan sosialisasi kepada KPM BLTS Kesra mengenai:

masa penyaluran BLTS Kesra;

cara pengambilan BLTS Kesra;

nilai Bantuan Sosial BLTS Kesra yang akan diterima oleh KPM

pemanfaatan Bantuan Sosial BLTS Kesra; dan

cara menyampaikan pengaduan, keluhan, dan permasalahan dalam penyaluran BLTS Kesra.

membantu mengawasi penyaluran BLTS Kesra;

membantu menindaklanjuti pengaduan, keluhan, dan permasalahan dalam penyaluran BLTS Kesra di Kota Bima; dan

melaporkan kendala penyaluran BLTS Kesra di Kota Bima untuk disampaikan kepada Kementerian Sosial c.q. Direktorat Pemberdayaan Kelompok Rentan dengan tembusan Dinas Sosial Kota Bima dan Dinas Sosial Provinsi NTB.(Sekjend MDG)

Berita Kehilangan, Bagi Yang Menemukan BPKB Mobil Toyota Rush Nopel EA 1558 YC Hubungi Pemilik


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Telah terjadi kehilangan sebuah Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) yang diketahui kehilangannya pada hari Kamis tanggal 10 Juli 2025 di rumah tempat tinggalnya di RT 003/RW 003 Dusun Nangaraba Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima. Rabu, (22/10/25).

Adapun identitasnya sebagai berikut :

1. Kendaraan TOYOTA.

2. Nomor Register: EA 1558 YC.

3. Tipe, RUSH

4. Jenis, MB. PENUMPANG.

5. Model MINIBUS.

6. Tahun Pembuatan: 2011.

7. Isi silinder/Daya listrik: 1495.

8. Warna: Silver Metalik.

9. No rangka: MHFE2C. B EK038878.

10. No Mesin: DCG4197.

11. Bahan bakar: Bensin.

12. Jumlah Roda: 4 (Empat).

13. Nama pemilik; RUSLAN

BPKB sebagaimana diterangkan di atas merupakan milik Ruslan asal Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Dusun Nangaraba RT. 003/RW.003.

Sejak kehilangan pada Kamis 10 Juli 2025 hingga saat ini BPKB atas nama Ruslan tersebut belum ditemukan.

Bagi siapapun yang menemukan BUKU PEMILIKAN KENDARAAN BERMOTOR (BPKB) tersebut Mohon dikembalikan kepada kami atas nama RUSLAN sesuai alamat tersebut..

Demikian berita kehilangan ini disampaikan sebagai keperluan kepengurusan surat-surat baru kendaraan.

Atas kebaikannya akan diberikan imbalan jasa...Terimakasih. (Tim MDG)

Satpol PP bersama Dinas Sosial Lakukan Penertiban terhadap Anak Punk yang Mengganggu Ketertiban Umum


KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id. --- Dinsos Sebagai tindak lanjut dari kegiatan penertiban yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bima terhadap sejumlah anak punk yang berkeliaran di beberapa titik persimpangan jalan dan lampu merah, Dinas Sosial Kota Bima menerima penyerahan empat orang anak punk untuk dilakukan pembinaan dan penanganan lebih lanjut, Rabu (29/10).

 Dinas Sosial Kota Bima melalui Bidang Rehabilitasi Sosial segera melakukan asesmen awal guna mengetahui data dan identitas masing-masing individu, termasuk kondisi sosial serta motivasi keberadaan mereka di Kota Bima.

Selanjutnya, Dinas Sosial melakukan pembinaan dan pendampingan sosial sebagai upaya memberikan arahan serta pemahaman pentingnya perubahan perilaku menuju kehidupan yang lebih positif dan mandiri.

Sebagai bagian dari mekanisme penanganan, Dinas Sosial juga membuat surat pernyataan untuk memfasilitasi keberangkatan anak Punk menuju Sulawesi sebanyak 4 (empat) orang, serta surat pernyataan pembinaan dan komitmen bagi yang memilih tetap menetap di Kota Bima agar tidak lagi melakukan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.

Selain itu, Dinas Sosial telah menyusun surat tembusan koordinasi kepada instansi terkait untuk mendukung proses pemulangan keempat (4) anak punk tersebut ke daerah tujuan yakni Makassar Sulawesi Selatan. Proses pemulangan dijadwalkan akan dilakukan pada tanggal 31 Oktober 2025. Semetara untuk ketiga (3) anak punk masih berada di Kota Bima diharapkan mendapat pekerjaan yang layak sesuai keahlian dan kemampuannya.

Kepala Dinas Sosial Kota Bima, H. Lalu Sukarsana, S.I.P, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk sinergi antar perangkat daerah dalam menjaga ketertiban sosial dan memberikan pembinaan yang bersifat rehabilitatif.(Sekjend MDG)