Media Dinamika Global

Kamis, 30 Oktober 2025

Festival Literasi Perpustakaan Daerah Kota Bima 2025 Gaungkan Semangat Membaca dan Berkarya Untuk Generasi Muda Yang Berpengetahuan dan Berkarakter


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Perpustakaan daerah kota Bima (PDKB ) kembali menghadirkan Festival Literasi Perpusnas 2025 dengan tema “Literasi kuat kota bima BiSa.” Ajang tahunan ini menjadi wadah pertemuan para pegiat literasi dari seluruh daerah kota Bima, menghadirkan semangat baru dalam menguatkan budaya baca, menulis, dan berpikir kritis di tengah era digital.

Festival ini juga menjadi bentuk nyata dukungan Perpusnas terhadap agenda Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran, yang menekankan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama. Melalui kegiatan ini, literasi kembali ditegaskan sebagai kunci dalam membangun masyarakat berpengetahuan dan berkarakter. 30 Sampai 01 November 2025

Kepala Perpustakaan daerah kota Bima menyampaikan bahwa peran media sangat penting dalam memperluas gerakan literasi nasional.

Kegiatan ini di sponsori oleh bank BNI, BRI, Bank mandiri.

“Publikasi media sangat membantu gema literasi menyebar ke seluruh penjuru negeri. Tanpa pemberitaan, persoalan literasi yang masih menjadi tantangan tidak akan menjadi perhatian,” ujar kepala perpustakaan kota Bima.

Ia menjelaskan, Perpustakaan kota Bima terus menyalurkan bahan bacaan bermutu ke berbagai daerah melalui taman baca masyarakat, rumah ibadah, hingga lembaga pemasyarakatan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat minat baca dan membangun kebiasaan literasi di akar rumput.

Beragam kegiatan edukatif, inspiratif, dan menghibur turut mewarnai festival tahun ini, mulai dari drama musikal, pertunjukan teater, monolog literasi, musikalisasi puisi, hingga dialog interaktif. Seluruh pertunjukan menampilkan peserta yang mewakili daerah masing-masing, menampilkan kekayaan budaya dan kreativitas lokal.

Sebagai puncak acara, Perpustakaan kota Bima memberikan penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka (NJDP) 2025 kepada individu dan komunitas yang dinilai berkontribusi besar dalam pengembangan literasi. Penerima penghargaan antara lain sebagai Komunitas Literasi, serta Museum Samparaja Bima untuk kategori Pelestari Naskah Kuno.


Melalui Festival Literasi Perpustakaan kota Bima 2025, masyarakat diingatkan bahwa literasi tidak berhenti pada kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga mencakup kemampuan memahami, menafsirkan, serta menggunakan informasi secara bijak untuk meningkatkan kualitas hidup.

Perpusnas berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk terus membaca, menulis, dan berkarya, demi membangun Indonesia yang cerdas, kritis, dan berkarakter kuat. (Sekjend MDG)

Harwoto Sorot Pembangunan Jembatan Lewa Mori: Dinilai Kurang Mendesak untuk Kebutuhan Masyarakat Bima.

Anggota DPRD Provinsi Fraksi Golkar Harwoto, SH.


Bima, Media Dibamika Global.Id_ Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Fraksi Partai Golkar, Harwoto, S.H., yang mewakili daerah pemilihan (Dapil) VI meliputi Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Dompu, menilai rencana pembangunan Jembatan Lewa Mori tidak terlalu mendesak untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Bima.


Menurut Harwoto, proyek yang dikabarkan menelan anggaran hingga triliunan rupiah itu sebaiknya dialihkan untuk pembangunan dua jalur jalan dari Bandara Sultan Muhammad Salahuddin hingga wilayah Kabupaten dompu. Ia juga menilai, memperlebar jalan lama jauh lebih efisien dan berdampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Kalau pembangunan Jembatan Lewa Mori diteruskan, justru bisa berdampak pada usaha-usaha kecil di sepanjang jalan lama seperti penjual bandeng dan pedagang kaki lima yang berpotensi kehilangan pelanggan, ujar Harwota  pada ssjumlah  media kamis (30/10).


Lebih lanjut, Harwoto menegaskan bahwa kebijakan pembangunan seharusnya berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat, bukan hanya pada proyek berskala besar yang menguras anggaran.


Pemerintah perlu melihat prioritas. Jalan utama dari dari bandara ke kabupaten sudah padat, cukup dilebarkan dan diperbaiki. Itu jauh lebih bermanfaat dibanding membangun jembatan baru yang belum tentu menjadi kebutuhan mendesak, tambahnya.


Sebagai informasi, rencana pembangunan Jembatan Leo Mori disebut akan menghubungkan kawasan barat dan timur Kabupaten Bima dengan tujuan memperlancar arus transportasi dan distribusi barang. Namun, hingga kini proyek tersebut masih dalam tahap perencanaan dan belum mendapatkan persetujuan final terkait anggaran dari pemerintah pusat maupun provinsi.


Harwoto berharap, pemerintah daerah dan pihak terkait dapat melakukan kajian ulang secara komprehensif agar setiap proyek pembangunan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.


Kita mendukung pembangunan, tapi harus sesuai skala prioritas dan kebutuhan masyarakat bawah,” tutupnya(Mdg/04)

Rabu, 29 Oktober 2025

Kadinsos Lakukan Pengawasan Terhadap Proses Asesmen Calon Penerima Bantuan RST


KOTA BIMA --Dinsos, Media Dinamika Global.id.

Kepala Dinas Sosial Kota Bima, H. Lalu Sukarsana, S.I.P. bersama Kabid. Linjamsos, Pejabat Fungsional, dan Pendamping PKH lakukan asesmen/penilaian terhadap calon penerima manfaat Bantuan Rumah Sejahtera Terpadu (RST) di Kelurahan Dara, Lewirato, dan Panggi. Kamis 2323 Oktober 2025.


Kadinsos turut ke lapangan kali ini untuk memastikan langsung penerima manfaat bantuan RST sudah tepat sasaran dan kondisi rumah yang akan dilakukan rehabilitasi memang tidak dalam kondisi baik.

Pemerintah Akan Salurkan BLTS Kesra kepada 15.458 Penerima Manfaat di Kota Bima


KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id.--Dinsos Program Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) akan disalurkan dalam waktu dekat. Total sebanyak 15.458 calon penerima bansos sudah terdata oleh Kemensos dan 6.102 di antaranya merupakan calon penerima baru yang akan dilakukan verifikasi oleh Pendamping Sosial sebelum bantuan tersebut disalurkan.

BLTS Kesra merupakan bantuan sosial yang diberikan secara tunai kepada individu, keluarga miskin dan/atau rentan yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan rentang kelompok desil 1 (satu) sampai dengan desil 4 (empat).

Dalam surat Keputusan Dirjen Pemberdayaan Sosial Nomor 160/5/SK/HK.01/10/2025 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran BLT Kesra, dinyatakan bahwa bantuan ini diberikan untuk periode bulan Oktober, November, dan Desember Tahun 2025 dengan waktu penyaluran dilaksanakan sekaligus pada triwulan IV tahun 2025 atau sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Nilai BLTS Kesra yang akan disalurkan sebesar Rp300.000 (tiga ratus ribu rupiah) per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) per bulan selama 3 (tiga) bulan atau sesuai dengan kemampuan keuangan negara. Adapun pelaksana BLTS Kesra adalah Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial melalui Direktorat Pemberdayaan Kelompok Rentan.

Dalam Juknis tersebut diuraikan beberapa hal yang menjadi tugas dan tanggung jawab Wali Kota, dalam hal ini Dinas Sosial, di antaranya; menyediakan informasi dan membantu sosialisasi penyaluran BLTS Kesra di Kota Bima; melakukan pendampingan, supervisi, dan pengawasan terhadap penyaluran BLTS Kesra; dan membantu menyelesaikan permasalahan dalam penyaluran BLTS Kesra.

Penyampaian pengaduan terkait penyaluran BLTS Kesra dapat disampaikan melalui media sosial (facebook/Instagram: Dinas Sosial Kota Bima), email: dinsoskobi2022@gmail.com, atau datang langsung ke Kantor Dinas Sosial Kota Bima di Jl. Duku No. 1 Kelurahan Rabangodu Utara (Depan Gedung Seni Budaya/Sekjend MDG)

Pendamping Sosial PKH dan TKSK Mendengarkan Arahan tentang Penyaluran BLTS Kesra


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Dalam Petunjuk Teknis (Juknis) yang disebarkan oleh Kemensos, dinyatakan bahwa bantuan ini diberikan untuk periode bulan Oktober, November, dan Desember Tahun 2025. Waktu penyaluran BLTS Kesra dilaksanakan sekaligus pada triwulan IV tahun 2025 atau sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Nilai BLTS Kesra yang akan disalurkan sebesar Rp300.000 (tiga ratus ribu rupiah) per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) per bulan selama 3 (tiga) bulan atau sesuai dengan kemampuan keuangan negara. Adapun pelaksana BLTS Kesra adalah Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial melalui Direktorat Pemberdayaan Kelompok Rentan.

Dalam Juknis tersebut diuraikan beberapa hal yang menjadi tugas dan tanggung jawab Wali Kota, dalam hal ini Dinas Sosial, di antaranya; menyediakan informasi dan membantu sosialisasi penyaluran BLTS Kesra di Kota Bima; melakukan pendampingan, supervisi, dan pengawasan terhadap penyaluran BLTS Kesra; dan membantu menyelesaikan permasalahan dalam penyaluran BLTS Kesra.

Selanjutnya, beberapa hal mengenai tugas dan tanggung jawab Pendamping Sosial, meliputi;

melakukan edukasi dan sosialisasi kepada KPM BLTS Kesra mengenai:

masa penyaluran BLTS Kesra;

cara pengambilan BLTS Kesra;

nilai Bantuan Sosial BLTS Kesra yang akan diterima oleh KPM

pemanfaatan Bantuan Sosial BLTS Kesra; dan

cara menyampaikan pengaduan, keluhan, dan permasalahan dalam penyaluran BLTS Kesra.

membantu mengawasi penyaluran BLTS Kesra;

membantu menindaklanjuti pengaduan, keluhan, dan permasalahan dalam penyaluran BLTS Kesra di Kota Bima; dan

melaporkan kendala penyaluran BLTS Kesra di Kota Bima untuk disampaikan kepada Kementerian Sosial c.q. Direktorat Pemberdayaan Kelompok Rentan dengan tembusan Dinas Sosial Kota Bima dan Dinas Sosial Provinsi NTB.(Sekjend MDG)

Berita Kehilangan, Bagi Yang Menemukan BPKB Mobil Toyota Rush Nopel EA 1558 YC Hubungi Pemilik


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Telah terjadi kehilangan sebuah Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) yang diketahui kehilangannya pada hari Kamis tanggal 10 Juli 2025 di rumah tempat tinggalnya di RT 003/RW 003 Dusun Nangaraba Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima. Rabu, (22/10/25).

Adapun identitasnya sebagai berikut :

1. Kendaraan TOYOTA.

2. Nomor Register: EA 1558 YC.

3. Tipe, RUSH

4. Jenis, MB. PENUMPANG.

5. Model MINIBUS.

6. Tahun Pembuatan: 2011.

7. Isi silinder/Daya listrik: 1495.

8. Warna: Silver Metalik.

9. No rangka: MHFE2C. B EK038878.

10. No Mesin: DCG4197.

11. Bahan bakar: Bensin.

12. Jumlah Roda: 4 (Empat).

13. Nama pemilik; RUSLAN

BPKB sebagaimana diterangkan di atas merupakan milik Ruslan asal Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Dusun Nangaraba RT. 003/RW.003.

Sejak kehilangan pada Kamis 10 Juli 2025 hingga saat ini BPKB atas nama Ruslan tersebut belum ditemukan.

Bagi siapapun yang menemukan BUKU PEMILIKAN KENDARAAN BERMOTOR (BPKB) tersebut Mohon dikembalikan kepada kami atas nama RUSLAN sesuai alamat tersebut..

Demikian berita kehilangan ini disampaikan sebagai keperluan kepengurusan surat-surat baru kendaraan.

Atas kebaikannya akan diberikan imbalan jasa...Terimakasih. (Tim MDG)

Satpol PP bersama Dinas Sosial Lakukan Penertiban terhadap Anak Punk yang Mengganggu Ketertiban Umum


KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id. --- Dinsos Sebagai tindak lanjut dari kegiatan penertiban yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bima terhadap sejumlah anak punk yang berkeliaran di beberapa titik persimpangan jalan dan lampu merah, Dinas Sosial Kota Bima menerima penyerahan empat orang anak punk untuk dilakukan pembinaan dan penanganan lebih lanjut, Rabu (29/10).

 Dinas Sosial Kota Bima melalui Bidang Rehabilitasi Sosial segera melakukan asesmen awal guna mengetahui data dan identitas masing-masing individu, termasuk kondisi sosial serta motivasi keberadaan mereka di Kota Bima.

Selanjutnya, Dinas Sosial melakukan pembinaan dan pendampingan sosial sebagai upaya memberikan arahan serta pemahaman pentingnya perubahan perilaku menuju kehidupan yang lebih positif dan mandiri.

Sebagai bagian dari mekanisme penanganan, Dinas Sosial juga membuat surat pernyataan untuk memfasilitasi keberangkatan anak Punk menuju Sulawesi sebanyak 4 (empat) orang, serta surat pernyataan pembinaan dan komitmen bagi yang memilih tetap menetap di Kota Bima agar tidak lagi melakukan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.

Selain itu, Dinas Sosial telah menyusun surat tembusan koordinasi kepada instansi terkait untuk mendukung proses pemulangan keempat (4) anak punk tersebut ke daerah tujuan yakni Makassar Sulawesi Selatan. Proses pemulangan dijadwalkan akan dilakukan pada tanggal 31 Oktober 2025. Semetara untuk ketiga (3) anak punk masih berada di Kota Bima diharapkan mendapat pekerjaan yang layak sesuai keahlian dan kemampuannya.

Kepala Dinas Sosial Kota Bima, H. Lalu Sukarsana, S.I.P, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk sinergi antar perangkat daerah dalam menjaga ketertiban sosial dan memberikan pembinaan yang bersifat rehabilitatif.(Sekjend MDG)

Penguatan Kapasitas Karang Taruna Jatibaru Timur Hadirkan Dinsos sebagai Narasumber


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--- Dinas Sosial Kota Bima melalui Bidang PFM-PKS Sub Bidang Pemberdayaan Kelembagaan Sosial memenuhi undangan Kelurahan Jatibaru Timur sebagai narasumber pada kegiatan Penguatan Kapasitas Karang Taruna "Ihyah Hikmah" Jatibaru Timur (29/10).

Dalam kesempatan tersebut hadir Ainun Jariah, S.Ag. Penyuluh Sosial Ahli Muda sebagai pembicara pertama dan Dr. Wahyu A. Bakar, S.Ag., M.Si., Analis Kebijakan pada Dinas Sosial Kota Bima sebagai pembicara kedua yang memberikan gambaran umum mengenai Karang Taruna berdasarkan Permensos Nomor 9 Tahun 2025. Keduanya juga memberikan motivasi dan pembinaan sebaiknya langkah apa yang harus dilakukan oleh Karang Taruna Kelurahan.

Pada sesi diskusi, salah satu peserta yang hadir menyampaikan keresahan bahwa Karang Taruna Kelurahan hari-hari ini tidak dapat berkembang karena Pemerintah hanya memperhatikan Karang Taruna Kota, dan akses bagi Karang Taruna Kelurahan selalu dihalangi dan ditutup oleh Karang Taruna Kota Bima.

Ainun menjawab keresahan tersebut, bahwa Karang Taruna Kelurahan tidak perlu merasa terancam dengan keberadaan Karang Taruna Kota Bima. Bentuk perhatian pemerintah pada dasarnya setara terhadap Karang Taruna Kota, Karang Taruna Kecamatan, dan Karang Taruna Kelurahan, hanya saja Karang Taruna Kota Bima diberikan hibah rutin setiap tahun sebagaimana diatur dalam Perwali Nomor 43 Tahun 2022 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah di Kota Bima. Tidak jauh berbeda dengan KT Kelurahan yang juga mendapat Anggaran rutin dari pemerintah Kelurahan setiap tahunnya.

Dinas Sosial menyadari bahwa pengawasan terhadap Karang Taruna Kota Bima memang masih belum optimal. Dinas Sosial akan melakukan perbaikan proses pengawasan terhadap Karang Taruna Kota agar melakukan pembinaan, berkomunikasi, dan berkoordinasi dengan baik bersama Karang Taruna Kelurahan. Dinas Sosial juga akan memperbaiki komunikasi dan koordinasi dengan Karang Taruna Kelurahan karena Dinas Sosial juga menjadi Pembina dari Karang Taruna Kelurahan, Kecamatan, dan Kota.

Berdasarkan Permensos No. 9 Tahun 2025 Karang Taruna adalah wadah bagi sumber daya manusia dari kelompok generasi muda yang melaksanakan kegiatan penyelenggaraan di bidang sosial. Sempat disampaikan juga tugas karang taruna ada 2 (dua), yaitu; mengembangkan potensi generasi muda dan masyarakat; dan berperan aktif dalam pencegahan dan penanggulangan permasalahan sosial melalui rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial serta program prioritas nasional.(Sekjend MDG)

Dinsos Laksanakan Kegiatan Bimbingan Fisik, Mental, Spiritual, dan Sosial bagi Lanjut Usia Terlantar Kota Bima Tahun 2025


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--- Dinas Sosial Kota Bima melalui Bidang Rehabilitasi Sosial melaksanakan kegiatan Bimbingan Fisik, Mental, Spiritual, dan Sosial bagi Lanjut Usia Terlantar, Rabu (29/10). 

Kegiatan yang diikuti oleh 35 orang Lanjut Usia ini bertujuan untuk meningkatkan semangat hidup, memperkuat nilai spiritual, serta mendorong kemandirian dan kebahagiaan para lanjut usia di Kota Bima.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kota Bima, H. Lalu Sukarsana, S.I.P. yang juga bertindak sebagai narasumber, didampingi oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Muhammad Wildan, S.E., serta para Pejabat Fungsional lingkup Dinas Sosial Kota Bima.

Dalam arahannya, H. Lalu Sukarsana, S.I.P. menekankan pentingnya menjaga kesehatan, kemandirian, dan kebahagiaan bagi para lanjut usia. Beliau mengajak seluruh peserta untuk senantiasa mengisi hari-harinya dengan shalawat dan zikir agar hati tetap tenang dan pikiran damai.

 “Lansia harus hidup sehat, mandiri, dan bahagia. Mengisi waktu dengan hal-hal yang positif seperti bershalawat dan berzikir akan membawa ketenangan batin. Hiburan juga penting untuk menghilangkan ketegangan, karena lansia yang tangguh adalah lansia yang mampu menikmati hidup dengan ikhlas dan penuh semangat,” ujar Kepala Dinas Sosial.

Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Di akhir acara, seluruh peserta bersama Kepala Dinas dan jajaran melantunkan shalawat bersama, menciptakan suasana haru dan kebersamaan yang hangat.

Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial Kota Bima berharap para lanjut usia terlantar dapat terus memperoleh perhatian, motivasi, serta dukungan moral dan spiritual untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, mandiri, dan bermartabat.(Sekjend MDG)

Sinergi Pordam, TKSK, Tagana: Penyaluran Sembako Kemensos di Kec. Wawo untuk Korban Kekeringan

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Lumbung Sosial menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk mengatasi extream yang terdampak kekeringan dan kelaparan. Penyaluran ini merupakan sinergi antara Pordam (Forum Koordinasi Data dan Informasi Masyarakat), TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan), dan Tagana (Taruna Siaga Bencana) untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan cepat sampai kepada yang membutuhkan.

Kekeringan panjang yang melanda beberapa desa di Kecamatan Wawo telah menyebabkan gagal panen dan kesulitan ekonomi yang signifikan bagi warga. Kondisi ini memicu kemiskinan ekstrem dan ancaman kelaparan, terutama bagi keluarga rentan.

Bantuan sembako yang disalurkan meliputi beras, minyak goreng, gula, mie instan, pakaian layak pakai, dan kebutuhan pokok lainnya. Proses penyaluran dilakukan secara Door to door oleh tim gabungan Pordam, TKSK, dan Tagana, dengan prioritas diberikan kepada keluarga miskin dan rentan yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Koordinator TKSK Kecamatan Wawo, Titi Nurwahidah,SA.k, menjelaskan bahwa sinergi antara berbagai elemen masyarakat sangat penting dalam penanganan bencana dan kemiskinan. 

"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan bantuan ini sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Koordinasi dengan Pordam dan Tagana sangat membantu kami dalam memetakan kebutuhan dan mendistribusikan bantuan secara efektif," ujarnya.

Perwakilan dari Tagana, Muntaha, S. Pd, menambahkan bahwa timnya siap siaga membantu proses penyaluran dan memberikan dukungan psikososial kepada masyarakat terdampak. 

"Kami tidak hanya menyalurkan bantuan fisik, tetapi juga memberikan pendampingan dan motivasi agar masyarakat tetap kuat menghadapi cobaan ini," katanya.

Perwakilan Forum Koordinasi Data dan Informasi Masyarakat (Pordam) Kecamatan Wawo, Nurpatriatis, S. Sos, dalam penyaluran bantuan sembako dari Kementerian Sosial (Kemensos). Pordam menekankan peran penting data dan informasi yang akurat dalam memastikan bantuan tepat sasaran.

"Kontribusi kami adalah menyediakan data yang akurat dan terpercaya. Kami membantu TKSK dan Tagana dalam memetakan wilayah yang paling terdampak kekeringan dan mengidentifikasi keluarga yang paling membutuhkan bantuan. Data ini menjadi dasar bagi penyaluran yang efektif dan efisien,"ungkapnya saat diwawancarai awak media ini, Kamis (30/10/2025) Pukul 12.00 Wita. 

Diharapkan, bantuan sembako ini dapat meringankan beban masyarakat Kecamatan Wawo yang terdampak kekeringan dan kelaparan. Kemensos dan pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah kekeringan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Camat Wawo Syarifudin Bahsyar,S.Sos menekankan pentingnya sinergi antara berbagai elemen masyarakat, termasuk Pordam, TKSK, dan Tagana, dalam memastikan bantuan sampai tepat sasaran kepada korban kekeringan.

"Saya sangat mengapresiasi bantuan dari Kemensos ini. Kekeringan yang melanda wilayah kami telah menyebabkan dampak yang signifikan bagi masyarakat, terutama dalam hal ketersediaan pangan. Bantuan sembako ini sangat membantu meringankan beban mereka," ucapnya. 

Peran Pemerintah Kecamatan bertugas mengkoordinasikan seluruh proses penyaluran. Kami memastikan data penerima bantuan valid dan sesuai dengan kondisi di lapangan. Selain itu, kami juga memfasilitasi koordinasi antara Pordam, TKSK, dan Tagana agar penyaluran berjalan lancar dan efisien

"Sinergi ini sangat krusial. Pordam membantu dalam mengumpulkan dan memvalidasi data penerima bantuan. TKSK memiliki jaringan yang luas di tingkat desa, sehingga mereka dapat memastikan bantuan sampai kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan. Sementara Tagana, dengan kemampuan logistik dan penanganan bencana, membantu dalam proses distribusi dan memberikan dukungan psikososial kepada masyarakat," imbuhnya. 

Beliau menambahkan, kami berharap bantuan ini dapat berkelanjutan, tidak hanya bersifat sementara. Selain itu, kami juga berharap ada solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah kekeringan, seperti pembangunan infrastruktur pengairan dan pelatihan pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang terdampak kekeringan. (Mdg05)