Media Dinamika Global

Rabu, 29 Oktober 2025

“Suara dari Bima”: Inspirasi Perempuan dan Orang Muda Untuk Lingkungan, Keadilan dan Harapan Perdamaian


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima memberikan apresiasi atas peluncuran buku berjudul “Suara dari Bima” yang digelar di halaman Museum Asi Mbojo, Selasa (28/10). Buku ini merupakan hasil kolaborasi Wahid Foundation bersama mitra UN Women, La Rimpu, LP2DER, serta komunitas dari 3 kelurahan dan 4 desa binaan di Kota dan Kabupaten Bima. 28 Oktober 2025

Buku “Suara dari Bima” menyoroti catatan reflektif perempuan dan orang muda dari akar rumput mengenai isu lingkungan, keadilan gender, dan perdamaian. Dengan mengusung filosofi lokal “Mato’i Ma Tampu’u, Matua Materi Ruu Kampo Ma Hawo” yang bermakna “Yang muda memulai, yang tua mengajari untuk membangun kampung yang damai,” karya ini menjadi wadah inspirasi dan pembelajaran dari masyarakat Bima untuk masyarakat Indonesia.

Hadir mewakili Pemerintah Kota Bima, Asisten I Setda Kota Bima Drs. Alwi Yasin, M.AP membuka secara resmi kegiatan sekaligus menandatangani dokumen Launching Buku “Suara dari Bima”.

Dalam sambutannya, Alwi Yasin menyampaikan apresiasi dan dukungan Pemerintah Kota Bima terhadap kiprah Wahid Foundation dan seluruh mitra yang turut berperan dalam pemberdayaan masyarakat akar rumput.

"Pemerintah Kota Bima saat ini berfokus pada implementasi visi misi ‘Kota Bima Bisa’, di mana isu kebersihan lingkungan dan penanganan kebencanaan menjadi agenda strategis. Kehadiran Wahid Foundation dengan berbagai inisiatifnya sangat mendukung upaya kami, terutama dalam inovasi pengelolaan sampah, penguatan ketahanan sosial, serta meminimalisir potensi ekstremisme di masyarakat,” ujar Alwi.

Sementara itu, M. Zainal Fanani, Community Development Officer Wahid Foundation menyampaikan bahwa buku “Suara dari Bima” merupakan hasil perjalanan panjang program pemberdayaan masyarakat yang menggali kisah nyata, solusi cerdas, dan praktik baik dari lapangan.

“Buku ini adalah ruang berbagi inspirasi dari komunitas binaan Wahid Foundation. Mereka bercerita tentang perjuangan, kreativitas, dan solusi yang muncul dari tantangan yang mereka hadapi. Ini bukan sekadar catatan, tetapi napas kehidupan masyarakat Bima,” jelasnya.

Perwakilan komunitas perempuan dari Kelurahan Dara Kota Bima, Lisnawati, juga turut memberikan kesan dalam kegiatan tersebut.

“Kami menulis bukan hanya untuk bercerita, tapi untuk mengingatkan bahwa perempuan dan anak muda juga bisa menjadi bagian dari solusi. Kami ingin kampung kami bersih, aman, dan damai. Hal ini selaras dengan agenda besar Pemerintah Kota Bima yang bertajuk Kota Bima BISA, Bersih, Indah, Sehat dan Asri. Dan dapat dimulai dari langkah kecil kami sendiri,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Bima berharap peluncuran buku ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi, kepedulian sosial, dan semangat membangun lingkungan yang damai dan berkelanjutan di Bima.(Sekjend MDG)

Malam Puncak Penutupan MTQ ke-XVIII Tingkat Kota Bima Tahun 2025, Kecamatan Mpunda Meraih Juara Umum


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE, bersama Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH, menghadiri kegiatan Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XVIII Tingkat Kota Bima Tahun 2025 yang digelar di Lapangan PU Raba.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bima ; organisasi keagamaan, Ketua MUI Kota Bima, rganisasi wanita, Ketua TP PKK Kota Bima, tokoh agama, tokoh masyarakat, para dewan hakim, serta kafilah dari lima kecamatan yang ada di Kota Bima. Selasa, (28/10/2025).

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XVIII Tingkat Kota Bima Tahun 2025 telah berakhir. Malam ini merupakan malam puncak penganugerahaan penghargaan, dan pembacaan nama-nama peserta qori, qoriah, hafidz, hafidzah, terbaik satu, dua dan tiga pada berbagai jenis mata lomba.

Kegiatan ini berjalan lancar dan sukses, dengan waktu pelaksanaan selama 4 hari, dari tanggal 24 hingga 28 Oktober 2025, dan digelar di tiga tempat yang berbeda, yakni di TK Pembina Kota Bima, di SMPN 4 Kota Bima, dan di Lapangan PU Raba, yang merupakan panggung utama pelaksanaan MTQ Ke-XVIII Tingkat Kota Bima.

Aji Man sapaan akrabnya juga hadir bersama istri, Hj. Badrah Ekawati, S.E., S.Tr.Keb. yang juga sebagai Ketua TP PKK Kota Bima, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-XVIII Tingkat Kota Bima Tahun 2025.

"Saya atas nama Pemerintah Kota Bima, mengapresiasi, dan menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga, kepada seluruh panitia, Ketua, dan jajarannya, dewan hakam, serta seluruh peserta lomba, qori, qoriah, dan hafidz, hafidzah, atas kerja kerasnya, dan partisipasinya, hingga acara ini, berjalan lancar, dan sukses," ujar H. Rahman.

Dengan melihat banyaknya fenomena yang berkembang akhir-akhir ini, baik itu di media sosial, maupun di dunia nyata, yang banyak mencerminkan hal-hal negatif, dalam hal ini, Wali Kota Bima merasa khawatir, akan berdampak pada generasi-generasi yang ada di Kota Bima. Untuk itu ia berharap, melalui MTQ ini, masyarakat Kota Bima, lebih khusus generasi-generasi muda, agar bisa mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Al-Qur'an, karena menurutnya Al-Qur'an merupakan cahaya, dan penuntun manusia untuk kembali di jalan yang benar.

"Saya mengajak kita semua, melalui MTQ ini, mari kita tanamkan, dan kita amalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam diri kita, dan keluarga kita, setelah MTQ malam ini selesai, saya berharap Al-Qur'an tetap terdengar di rumah-rumah kita, di sekolah, dan di tempat-tempat kerja kita," ungkap Wali Kota Bima.

Pada malam puncak Penutupan MTQ Ke- XVIII Tingkat Kota Bima, berdasarkan hasil penilaian dewan hakim, memutuskan, Kecamatan Mpunda ditetapkan sebagai Juara Umum MTQ Ke-XVIII Tingkat Kota Bima, di susul oleh Kecamatan Rasanae Timur, sebagai juara kedua, dan Kecamatan Asa Kota, sebagai juara ketiga, dan diurutan keempat, dan kelima, adalah Kecamatan Rasanae Barat, dan Kecamatan Raba.

Dipenghujung sambutannya Wali Kota Bima, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta MTQ, yang telah berhasil meraih juara, dan bagi yang belum, Wali Kota berikan motivasi, agar tetap semangat, dan terus belajar. Ucapan selamat juga beliau sampaikan pada kafilah Kecamatan Mpunda yang berhasil meraih juara satu umum, dan berhak membawa pulang piala bergilir MTQ tingkat Kota Bima.

"Selamat, saya ucapakan pada peserta yang berhasil meraih juara, dan yang belum, jangan berkecil hati, belajar lagi, dan tetap semangat," pinta Wali Kota.

Dengan telah terlaksananya MTQ ini, kita berharap, dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh masyarakat Kota Bima, untuk senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman, dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Bima menyerahkan piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan kepada para pemenang yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai cabang lomba.

Dengan terselenggaranya MTQ ke-XVIII Tingkat Kota Bima Tahun 2025, Pemerintah Kota Bima berharap nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi dalam kehidupan masyarakat, serta menjadi landasan moral dalam mewujudkan Kota Bima yang Maju, Mandiri, dan Religius.(Sekjend MDG)

Pemkot Bima Gelar FGD Bahas Penyempurnaan Tata Kelola Keuangan BLUD Tahun 2025


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Pemerintah Kota Bima melalui Asisten III Setda Kota Bima, M. Saleh Yasin, secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Puskesmas se-Kota Bima yang berlangsung di Aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota Bima, Rabu 29 Oktober 2025.

FGD ini membahas tentang penyempurnaan penerapan tata kelola keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas di Kota Bima tahun 2025. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan keuangan di seluruh fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Inspektur Kota Bima, Kepala Dinas Kesehatan, Kabag Ekonomi Setda Kota Bima, serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kota Bima.

Dalam sambutannya, Asisten III M. Saleh Yasin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam upaya peningkatan tata kelola keuangan BLUD.

“Penerapan BLUD yang baik akan mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas. Kami berharap melalui FGD ini, seluruh pengelola Puskesmas dapat memahami secara mendalam mekanisme keuangan dan tata kelola yang sesuai aturan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama antara Dinas Kesehatan, Inspektorat, dan bagian ekonomi, untuk memastikan sistem BLUD di Kota Bima berjalan optimal dan berkelanjutan.

Kegiatan FGD ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam penyempurnaan tata kelola keuangan Puskesmas, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat dan sesuai dengan prinsip efisiensi serta transparansi.(Sekjend MDG)

Manajemen SPBU Bukit Timah Didampingi Kuasa Hukum Akan Tempuh Jalur Hukum, Oknum Wartawan Terancam Pasal 310 & 311 KUHP serta UU Pers No. 40/1999!*

ROKAN HILIR — Transparansi & Investigasi Khusus Tim Media Nasional. Gelombang kegeraman publik kembali menyeruak dari Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Sebuah pemberitaan yang diterbitkan di salah satu media online berjudul “SPBU Tanah Putih Rokan Hilir, Riau, Kuota Subsidi Dijadikan Kebutuhan Industri” kini berbalik arah — bukan membuka fakta, tapi justru menelanjangi bobroknya etika profesi seorang oknum wartawan.

Bukan tanpa sebab. Berita yang disiarkan pada 28 Oktober 2025 itu dinilai sepihak, tidak berimbang, tanpa konfirmasi, dan sarat opini tendensius. Lebih parah lagi, foto yang ditampilkan dalam pemberitaan tersebut tidak memiliki titik koordinat, waktu, maupun lokasi otentik yang dapat dipertanggungjawabkan secara jurnalistik.

Pihak yang dirugikan, yakni manajemen SPBU Bukit Timah Tanah Putih, melalui pendamping hukumnya, Ahmadi, S.H., menyampaikan sikap tegas dalam konferensi pers di Pekanbaru, Rabu (29/10/2025).

“Kami menilai pemberitaan tersebut tidak sesuai dengan fakta dan tanpa ada upaya konfirmasi resmi kepada klien kami. Foto yang digunakan pun tidak menunjukkan bukti otentik lapangan. Ini bentuk pelanggaran kode etik jurnalistik yang nyata,” tegas Ahmadi, S.H., di hadapan sejumlah wartawan.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kliennya akan menempuh jalur hukum, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan tegas keras tajam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pencemaran nama baik dan pemberitaan bohong.

Ahmadi menambahkan, setiap karya jurnalistik wajib melalui tahapan verifikasi, konfirmasi, dan klarifikasi dua arah. Namun, dalam kasus ini, sang oknum wartawan diduga tidak pernah melakukan konfirmasi langsung ke lokasi maupun kepada pihak SPBU terkait.

“Kami akan melaporkan tindakan ini ke Dewan Pers dan mempertimbangkan langkah hukum pidana apabila tidak ada itikad baik dari pihak media tersebut,” ujar Ahmadi.

Ia juga menyayangkan cara pemberitaan yang terkesan menggiring opini publik tanpa dasar kuat.

“Jika wartawan bisa seenaknya menulis tanpa data dan konfirmasi, maka profesi mulia ini akan kehilangan marwah dan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Faktanya, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara dan Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas) terus melakukan pengawasan langsung terhadap seluruh SPBU ritel, termasuk di Rokan Hilir.

Setiap transaksi kini terpantau melalui sistem digitalisasi QR Code, CCTV, dan pelaporan harian, sehingga sangat kecil kemungkinan adanya “kegiatan industri” ilegal seperti yang dituduhkan media tersebut.

Artinya, pemberitaan yang dimuat di salah satu media online tidak hanya mencoreng nama baik SPBU Bukit Timah, tetapi juga menyesatkan publik dan mencederai kerja keras aparat pengawas energi negara.

Kuasa hukum memastikan, laporan resmi ke aparat penegak hukum akan segera dilayangkan dalam waktu dekat.

Langkah ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi media atau individu yang bersembunyi di balik kartu pers untuk menyerang pihak lain dengan berita pesanan, fitnah, dan hoaks.

“Kami tidak anti kritik, tapi kami menolak fitnah. Kami siap buka semua data resmi dan bukti digital yang membuktikan SPBU kami beroperasi sesuai aturan Pertamina dan BPH Migas,” tegas perwakilan manajemen SPBU Bukit Timah.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi dunia pers lokal dan nasional. Ketika masih ada oknum wartawan yang menulis berdasarkan asumsi dan gosip, tanpa verifikasi, maka kepercayaan publik terhadap media bisa runtuh.

Dunia jurnalistik membutuhkan ketajaman, keberanian, dan tanggung jawab moral — bukan kepalsuan dan kepentingan gelap.

Dan sebagaimana ditegaskan dalam Kode Etik Jurnalistik Pasal 3:

“Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampuradukkan fakta dan opini yang menghakimi.”

Sayangnya, oknum yang satu ini tampaknya telah melupakan sumpah profesinya sendiri.

Pihak yang dirugikan kini bersiap mengambil langkah hukum nyata — bukan sekadar klarifikasi.

Publik menunggu apakah Oknum wartawan tersebut berani mempertanggungjawabkan isi beritanya di depan hukum, atau justru bersembunyi di balik alasan klasik: “hak jawab”.

Satu hal pasti — kebebasan pers tidak berarti bebas memfitnah.

Dan keberanian media sejati bukan diukur dari sensasi, tapi dari integritas.


(RED)****

Selasa, 28 Oktober 2025

Gubernur NTB Pastikan RS Manambai Abdulkadir ke Tipe B Rampung Akhir 2025


Sumbawa Besar, Media Dinamika Global.id.--Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal, meninjau langsung progres pembangunan tambahan ruangan dan fasilitas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manambai Abdulkadir, Sumbawa Besar (29/10/2025). Dalam kunjungan tersebut, memastikan proses pembangunan untuk peningkatan status rumah sakit dari tipe C menjadi tipe B, berjalan sesuai target dan rampung pada akhir tahun 2025.

“Kunjungan ini untuk memastikan bahwa pembangunan tambahan ruangan dan fasilitas guna peningkatan menjadi tipe B berjalan dengan baik. Kita harapkan akhir tahun ini semuanya sudah selesai, sehingga di awal tahun depan rumah sakit ini sudah resmi berstatus tipe B dan bisa langsung dimanfaatkan masyarakat”, ujarnya.

Disampaikannya masih terdapat beberapa proyek yang belum sepenuhnya rampung. Untuk itu, ia mengajak Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) serta Direktur Rumah Sakit untuk memastikan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.

“Tadi saya bawa Kepala Biro PBJ langsung ke sini, juga Pak Direktur Rumah Sakit. Saya minta kalau memang perlu penambahan tenaga kerja, segera tambah tenaga kerja. Terpenting, akhir tahun ini harus selesai secepatnya”, tegas gubernur mantan dubes itu.

Dengan peningkatan status menjadi RS tipe B, Rumah Sakit Provinsi Manambai Abdulkadir nantinya dapat memberikan berbagai layanan kesehatan lanjutan yang selama ini hanya tersedia di Mataram.

“Beberapa jenis perawatan seperti jantung termasuk pemasangan ring serta layanan ginjal seperti cuci darah, nanti sudah bisa dilakukan di sini. Jadi warga Sumbawa dan Bima tidak perlu lagi ke Mataram untuk berobat”, jelasnya.

Gubernur Iqbal menegaskan langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk pemerataan layanan kesehatan antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Menurutnya, masyarakat harus mendapatkan akses layanan kesehatan yang setara tanpa harus menempuh perjalanan jauh atau mengeluarkan biaya tinggi.

Meski demikian, Gubernur NTB mengakui tantangan terbesar dalam peningkatan status rumah sakit terletak pada ketersediaan sumber daya manusia tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis dan subspesialis.

“Menambah dokter spesialis itu tidak mudah, prosesnya panjang. Tapi pemerintah provinsi, rumah sakit dan pemerintah kabupaten sudah berupaya memberikan dorongan untuk menyiapkan tenaga-tenaga spesialis baru”, ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov NTB menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi tenaga kesehatan yang ingin melanjutkan pendidikan spesialisasi.

“Kalau ada permintaan rekomendasi untuk mengambil spesialis, saya tidak pernah menolak. Langsung saya tanda tangani, karena kita sangat membutuhkan tenaga-tenaga itu”, ungkapnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi NTB tengah menyiapkan program beasiswa kedokteran dan spesialisasi sebagai strategi jangka panjang, untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di seluruh wilayah NTB, termasuk di Pulau Sumbawa.

Dengan selesainya peningkatan RS Manambai Abdulkadir menjadi tipe B pada akhir tahun 2025, masyarakat Sumbawa diharapkan dapat memperoleh akses kesehatan yang lebih cepat, mudah dan berkualitas tanpa harus meninggalkan daerahnya sendiri. (Sekjend MDG)

Jajaran Pemkab Bima Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Bima,Mediadinamikaglobal.id - Pemerintah Kabupaten Bima menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 dengan tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, berlangsung Selasa, (28/10) di Halaman Kantor Bupati Bima.

Bupati Bima, Ady Mahyudi, bertindak sebagai pembina upacara pada prosesi yang dihadiri Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaedy, para pejabat struktural, pejabat fungsional, staf organisasi perangkat daerah (OPD) dan pimpinan organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan tersebut menyampaikan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Bupati Bima menekankan pentingnya generasi penerus untuk menerjemahkan semangat Sumpah Pemuda ke dalam kerja nyata. Hal ini meliputi membangun persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong dan kolaborasi, serta berinovasi untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat.

“Peringatan ini bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kita terhadap persatuan, tanggung jawab, dan pengabdian kepada bangsa dan daerah,” ujar Bupati.

Bupati menambahkan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus menjadi sumber energi bagi seluruh elemen masyarakat untuk bergerak serentak membangun daerah. Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus memberikan ruang bagi pemuda untuk berkreasi, memperkuat ekonomi lokal, mengembangkan inovasi, serta menumbuhkan karakter dan nasionalisme.

Pada Upacara pengibaran bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun ini, bertindak sebagai Perwira Upacara Kadis Dikbudpora Zunaidin, S.Sos.MM, Pemimpin Upacara Kabid Kebudayaan Dikbudpora Nurdin, S.Pd, M.Si dan Paduan Suara Guru-guru SMPN 1 Madapangga (Mdg05) 

Brimob Kompi Saru Batalyon B Pelopor Laksanakan Patroli Dialogis di Lampung Tengah.


Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Lampung melaksanakan patroli dialogis di wilayah hukum Kabupaten Lampung Tengah, Rabu 29 Oktober 2025.

Kegiatan patroli ini menyasar sejumlah titik rawan dan area pemukiman masyarakat, termasuk pemantauan arus lalu lintas di Jalan Raya Padang Ratu serta menyambangi warga di wilayah Kecamatan Anak Tuha. Dalam kesempatan tersebut, personel Brimob berdialog dengan masyarakat, menyampaikan imbauan kamtibmas, serta mengajak warga untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.

Komandan Satuan Brimob Polda Lampung, Kombes Pol. Yustanto Mujiharso, menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis ini merupakan bagian dari tugas rutin Satuan Brimob dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli dialogis ini bertujuan untuk mempererat komunikasi antara aparat kepolisian dengan masyarakat, sekaligus mendeteksi secara dini potensi gangguan kamtibmas di wilayah. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif,” ujar Yustanto

Dengan hadirnya personel Brimob di tengah masyarakat, diharapkan kehadiran aparat dapat memberikan rasa aman, memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri, serta menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. ( Fs/Red) 

Pemdes Bugis Sape Salurkan BLT Dana Desa Bulan Ke 10,11,12 Kepada 30 KPM Ta.2025


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Pemerintah Desa (Pemdes) Bugis Kecamatan Sape Kabupaten Bima NTB Melakukan Pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk Triwulan Terakhir yaitu Bulan Ke 10,11,12 Tahun Anggaran 2025 kepada 30 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang digelar di Aula Kantor Desa Bugis.(Rabu.29/10/2025).

Pembagian BLT ini sekaligus menjadi Penyaluran Terakhir pada tahun 2025 ini, Kegiatan ini turut di hadiri langsung oleh Kepala Desa Bugis,Sekdes,BPD, Pendamping Lokal Desa Serta KPM Penerima Manfaat BLT.




Kepala Desa Bugis (Muhammad Akbar.SE) menyampaikan apresiasi atas penyaluran bantuan ini, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh KPM, dan kami berharap bantuan yang diterima KPM dapat digunakan dengan sebaik-baiknya.

 “Gunakan dana tersebut dengan bijak seperti untuk memenuhi kebutuhan Sembako,dll”ucap Kades .

Kades Juga menambahkan bahwa penyaluran BLT DD tahap ke 4  ini yaitu 3 bulan sekaligus dengan nominal yang diterima setiap KPM Rp.900.000 (Sembilan Ratus Ribu Rupiah).

Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan beban bapak ibu sekalian, dan sekiranya bantuan ini dapat dibelanjakan didesa kita, agar manfaat BLT DD ini dapat juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang memiliki usaha dan tidak menerima bantuan dari pemerintah, karena sejatinya BLT DD ini adalah bentuk perhatian dari Pemerintah dalam rangka percepatan penurunan dan penghapusan kemiskinan ekstrim,” ucapnya.

Pantauan awak media seluruh KPM BLT sebelum menerima Bantuan tersebut terlebih dahulu menandatangani Tanda terima sebagai bentuk Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Desa Oleh Pemerintah Desa.

Dan sebagian Penerima Manfaat yang tidak bisa Hadir di balai desa karena kondisinya sudah lansia dan Sakit,pihak Pemerintah desa dan BPD akan mendanginya langsung di rumah masing-masing.

Kegiatan Berlangsung dengan lancar tertib dan sukses.

(Team.MDG.03)

KMPS ITB sebagai Platform Suara Mahasiswa Pascasarjana di Tingkat Institusi


Bandung  Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Institut Teknologi Bandung (KMPS ITB) secara resmi hadir sebagai organisasi yang menjadi ruang aspirasi, penguatan jejaring, dan wadah kolaborasi bagi mahasiswa pascasarjana di lingkungan ITB. Pembentukan KMPS ITB berdasarkan Surat Keputusan Dekan Sekolah Pascasarjana ITB Nomor 0343/IT1.B04.1/SK-DA/2024. 

KMPS ITB dibentuk dengan tujuan utama menampung dan memperjuangkan kepentingan akademik maupun non-akademik mahasiswa pascasarjana, mendorong pertukaran pengetahuan antarprogram studi, serta membangun jaringan profesional yang mendukung pengembangan karier dan riset. Dalam paparan resmi disebutkan organisasi ini juga berperan sebagai suara mahasiswa pascasarjana ITB baik di tingkat internal maupun eksternal. 

Program kerja awal KMPS ITB dirancang untuk menguatkan ikatan kekeluargaan sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pihak industri dan komunitas. Beberapa agenda yang tercantum dalam rencana program antara lain: Sarasehan Pascasarjana — agenda penerimaan dan pembinaan mahasiswa baru; Industrial Visit dan Company Visit untuk memperkenalkan praktik industri; serta Olimpiade Pascasarjana sebagai ajang silaturahmi dan kegiatan olahraga multi-cabang. 

Susunan pengurus KMPS ITB telah diumumkan dan memuat perwakilan dari berbagai departemen internal dan eksternal. Dalam struktur kepengurusan tercantum: Ketua Fry Voni Steky, Sekretaris Jenderal Targhib Ibrahim, dan Sekretaris Triana Manalu, serta Bendahara I Syarifah Nur Azura. Selain itu, organisasi ini membawahi sejumlah himpunan pascasarjana dan komunitas multidisiplin di ITB, sebagai upaya memperluas representasi lintas program studi. Pembina organisasi, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., yang berperan memberi arahan akademis dan strategis bagi kegiatan KMPS ITB. 

Fry Voni Steky selaku Ketua Umum KMPS ITB memberikan pendapat singkat mengenai langkah awal organisasi: “KMPS ITB hadir bukan sekadar sebagai forum administratif, melainkan sebagai ruang kolaborasi yang nyata — tempat mahasiswa pascasarjana saling berbagi pengalaman riset, membangun jejaring profesional, dan memperjuangkan kebutuhan akademik secara kolektif. Kami berkomitmen menjadikan KMPS sebagai jembatan antara dunia akademik dan industri, serta wadah yang inklusif bagi semua program studi.” Pernyataan tersebut disampaikan pada bahan pengenal resmi organisasi.

KMPS ITB menekankan keterbukaan partisipasi. Mahasiswa pascasarjana yang ingin terlibat dapat mengakses informasi dan kanal komunikasi resmi organisasi melalui website www.kmpascaitb.org akun Instagram @kmpasca.itb, kanal lain, atau alamat email resmi kmps@itb.ac.id. Informasi ringkas mengenai kegiatan, program, dan cara bergabung juga disediakan dalam bahan pengenal organisasi.

Dengan lahirnya KMPS ITB, diharapkan tercipta ruang yang lebih terkoordinasi untuk memperjuangkan kebutuhan akademik, memperkuat jejaring profesional, serta memfasilitasi kolaborasi riset dan kegiatan sosial antar mahasiswa pascasarjana ITB. Organisasi ini diposisikan tidak hanya sebagai penyampai aspirasi, tetapi juga sebagai penggerak program yang memberi nilai tambah bagi pengembangan kompetensi anggotanya.

ا MH ]

Pangkalan SMA Negeri 2 Monta, Ambil Bagian Dalam Kegiatan Kemah Persaudaraan


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Kwartir Cabang (Kwarcab) Bima menggelar kegiatan Kemah Persaudaraan dan diikuti oleh ratusan Siswa dari tingkat SMA dan SMP Se-Kabupaten Bima. Selasa, (28/10/25).

Kemah Persaudaraan ini digelar selama 6 hari mulai tanggal 24 hingga 29 Oktober 2025, dan dipusatkan di Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima ini menjadi wadah pembinaan karakter dan kreativitas bagi para pelajar.

Dari sekian banyak Siswa Penegak dan Penggalang yang hadir dari berbagai Sekolah Se-Kabupaten Bima, Siswa Penegak dari Pangkalan SMA Negeri 2 Monta dengan Gudep 081082 Ambalan Karyandali dan Kalepe juga ambil bagian dalam kegiatan Kemah Persaudaraan tersebut.

Jamaludin, S.Ag biasa disapa Kak Jamal, salah satu Kakak Pembina Pramuka (Kakak bagi Siswa Penegak Pangkalan SMA Negeri 2 Monta dilokasi Perkemahan menjelaskan, pertama saya ingin sampaikan ucapan terima kasih atas semangat Adik-adik Pramuka dalam mengikuti kegiatan Kemah Persaudaraan yang digelar oleh Kwarcab Bima.

Kegiatan seperti ini penting untuk diikuti oleh Adik-adik kita, karena mereka akan mendapatkan pengalaman berharga tentang saling ketergantungan dengan alam, belajar keterampilan bertahan hidup, dan menumbuhkan sikap bertanggung jawab terhadap lingkungan, dan banyak hal lain yang mereka dapatkan, ujarnya.

Lanjut disampaikannya, Kemah Persaudaraan ini sesungguhnya sebagai media efektif untuk pengembangan diri dan sosial, mempersiapkan kaum muda untuk menjadi pribadi yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan di masa depan. 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para Adik-adik menjadi generasi yang tangguh, memiliki semangat kebersamaan, dan siap menghadapi tantangan masa depan, juga diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara Akademik, tetapi juga tangguh, kreatif, dan berjiwa sosial tinggi sebagaimana yang tertuang dalam "Dasa Darma Pramuka". (Tim MDG).