Media Dinamika Global

Jumat, 24 Oktober 2025

SMAN 1 Tarian Memukau di Pembukan MTQ KE XVIII Tingkat Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. — Suasana pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XVIII Tingkat Kota Bima di Lapangan PU Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Jumat 24 Oktober 2025, berlangsung meriah dan penuh khidmat. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian para tamu undangan dan masyarakat adalah tarian pembuka dari para penari binaan Ibu Rahmah Fitria, S.Sn, guru seni di SMAN 1 Kota Bima yang dikenal dengan dedikasinya dalam mengembangkan bakat seni di kalangan pelajar.

Tarian tersebut memadukan unsur tradisi dan nilai-nilai religius, menggambarkan semangat masyarakat Kota Bima dalam menjunjung tinggi syiar Islam sekaligus melestarikan budaya lokal. , para penari berhasil menciptakan suasana yang sakral namun tetap semarak, yang menekankan harmoni antara iman, budaya, dan persatuan umat.

Penampilan para penari binaan Ibu Rahmah Fitria ini mendapat apresiasi luas dari hadirin. Tidak sedikit yang menyebut bahwa kolaborasi seni dan religiusitas seperti ini menjadi contoh indah bagaimana kebudayaan dapat menjadi jembatan spiritual yang memperkaya makna kegiatan.


Penampilan para penari binaan Ibu Rahmah Fitria menjadi bukti bahwa seni dan religiusitas dapat berjalan beriringan  memperkaya ekspresi budaya sekaligus memperkuat nilai spiritual masyarakat Kota Bima.(Sekjend MDG)

Selasa Menyapa di Madapangga, Wujudkan Stabilisasi Harga Melalui GPM


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Gerakan Pangan Murah (GPM) yang ditujukan untuk menjaga stabilitas harga pangan, meningkatkan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, dan menekan potensi inflasi khususnya pada komoditas strategis digelar oleh Jajaran Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bima bekerja sama dengan Bulog dan sejumlah pelaku usaha pangan. Gerakan Pangan Murah sendiri digelar pada setiap kegiatan Selasa menyapa pada setiap kecamatan. Kamis (23/10) 

Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaedy beserta para pejabat teras lingkup Pemerintah Kabupaten Bima melihat dari dekat stand GPM tersebut setelah sebelumnya melakukan penanaman pohon di lapangan Desa Woro.

‎Bupati Bima dalam sambutannya mengatakan, "Gerakan Pangan Murah sangat bermanfaat dan membantu masyarakat desa yang membutuhkan sembako dengan harga terjangkau", ungkapnya saat mengunjungi stand pasar murah 

Senada dengan Bupati, Wabup dr.H. Irfan menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan mudah dijangkau". Ujar Wabup.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima Ir.H.M Natsir, menyampaikan bahwa GPM ini sudah terlaksana pada lebih dari 400 titik lokasi di seluruh Indonesia, bekerja sama dengan Bulog, BUMN Pangan, serta pelaku usaha lokal.

‎“Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, terutama di tengah fluktuasi harga sejumlah komoditas, dan hari ini bertepatan dengan hari GPM Serentak dalam menyambut Hari Pangan Sedunia Ke-45". ujar Natsir.

‎Kepala Bidang distribusi dan cadangan pangan Helmiyati, SP.M.Si dalam laporannya menyampaikan, Beberapa komoditas yang dijual dalam GPM di Selasa menyapa madapangga antara lain beras SPHP, minyak goreng, gula pasir dan telur ayam, dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar.

‎"Gerakan Pangan Murah di desa Mpuri dan Desa Woro terdiri dari beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) sejumlah 2 ton yang harganya 11.200 per kg, beras premium sekitar 300 kg harganya Rp. 14.900 per kg. Pangan lainnya telur sekitar 1 ton yaitu harganya Rp. 52.000 per trei minyak kita harganya Rp 15.700 per liter, gula pasir Rp. 17.500 per kg, minyak goreng sekitar 300 kg dan gula juga sekitar 500 kg." ujar Kabid. (Rif/Red)

Tiga Inovasi SMPN 2 Kota Bima Lolos ke Tahap Penjurian Lomba Inovasi Daerah 2025


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – SMP Negeri 2 Kota Bima kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Lomba Inovasi Daerah (LIDA) 23 Oktober Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima. Berdasarkan berita acara resmi bernomor 070/760/BA/Invda/Brida/X/2025, sebanyak empat inovasi dari SMPN 2 Kota Bima berhasil lolos ke tahap penjurian setelah melalui proses verifikasi dan seleksi yang ketat.

Ketiga inovasi tersebut masuk dalam kategori pendidikan 2, yaitu:

Alat Pencacah Sampah Organik dari Barang Bekas (La Cah) – Inovator: Jumadil Akbar, S.Pd., Widya Astuti, S.Pd., Zulhendra, S.Pd.

Baterai Terpadu (Belajar Komputer Teori Nanti Praktek Dulu) – Inovator: Jumadil Akbar, S.Pd., Puspita Hardining, S.Pd., dan Dodi Mulyadin, S.Pd.

Pahala Ntasa (Pemanfaatan Lahan Kosong Sekolah untuk Menanam Sayur dan Buah) – Inovator: Nurafini, S.Pd

Kepala SMPN 2 Kota Bima, Jumadil Akbar, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. “Prestasi ini merupakan hasil kerja keras guru-guru inovatif yang selalu berupaya menciptakan pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan bermanfaat bagi peserta didik. Kami akan terus mendorong budaya riset dan inovasi di lingkungan sekolah,” ungkapnya.

Tahapan penjurian Lomba Inovasi Daerah ini akan berlangsung pada 3–6 November 2025 di kantor BRIDA Kota Bima. Para peserta akan mempresentasikan ide dan produk inovatif mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari para pakar dan praktisi di bidang riset dan teknologi.

Dengan lolosnya empat inovasi tersebut, SMPN 2 Kota Bima menegaskan posisinya sebagai sekolah yang aktif berkontribusi dalam pengembangan inovasi pendidikan di Kota Bima.(Sekjend MDG)

Operasi Pasar Murah Kembali Digelar di Kelurahan Sadia


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Setelah minggu sebelumnya dilaksanakan di Kelurahan Manggemaci, Pemerintah Kota Bima kembali menggelar Operasi Pasar Murah di Kelurahan Sadia pada Kamis, 23 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pangan dan menekan laju inflasi di daerah.

Operasi Pasar Murah merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Bima, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima, dan Perum Bulog Cabang Bima. Melalui kegiatan ini, pemerintah menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat, di antaranya:

1. Beras SPHP sebanyak 2 ton dengan harga Rp57.000/5kg.

2. Beras Puno Kawan Premium sebanyak 150 kg dengan harga Rp75.000/5kg.

3. Gula pasir sebanyak 300 kg dengan harga Rp17.500/kg.

4. Minyak goreng Kita sebanyak 150 liter dengan harga Rp15.700/liter.

Plt. Kepala Dinas Koperindag Kota Bima, Anik Kartika, SE, yang turut mengawal langsung kegiatan tersebut, menyampaikan harapannya agar masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya serta terus mendukung berbagai program pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan mandiri secara ekonomi.

Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen TPID Kota Bima dan Bulog Cabang Bima dalam menjalankan program pengendalian inflasi daerah, sekaligus menjaga ketersediaan pasokan serta keterjangkauan harga bahan pangan menjelang akhir tahun 2025.(Sekjend MDG)

Tutup Turnament Volly Ball, Wali Kota Bima Apresiasi FPKT Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE menutup secara resmi Open Turnament Volly Ball Piala Bergilir Wali Kota Bima Cup Tahun 2025 antar Desa dan Kelurahan se Pulau Sumbawa, di Lapangan Tatag Trawang Tungga Polres Bima Kota, pada Rabu malam (22/10).

Turut hadir Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH, Wakapolres Bima Kota, Kompol Herman, SH, Ketua PBVSI Kabupaten Dompu, Ketua STIE Bima, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat, Lurah, serta masyarakat suporter pendukung tim.

Turnament Volly Ball Piala Bergilir Wali Kota Bima Cup Tahun 2025 yang diprakarsai oleh Forum Pengurus Karang Taruna Kota Bima tersebut dilaksanakan selama 58 kali pertandingan setelah dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH pada 25 September 2025, dan diikuti sebanyak 36 tim, 24 tim putra dan 12 tim putri.

Wali Kota Bima, H. A. Rahman menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Bima mengapresiasi kepada beberapa pihak, pertama pengurus FPKT Kota Bima selaku panitia pelaksana yang sudah menginisiasi turnament yang begitu luar biasa ini, sehingga dapat terlaksana dengan baik, tertib dan aman.

Selain itu juga, sambung Aji Man sapaannya mengapresiasi kapolres Bima Kota dan jajaran yang sudah turut mendukung pelaksanaan turnamen ini dengan memberikan fasilitas lapangan Tatag Trawang Tungga.

"Dengan hadirnya pemain pro liga yang dihadirkan oleh kedua manajer tim menjadi semangat baru bagi atlet volly ball di Pulau Sumbawa, semoga atlet volly ball dari Kota Bima dapat termotivasi untuk mengikuti jejak para pamain nasional yang hadir ditengah kita," ungkap Wali Kota Bima.

Wali Kota Bima menyebut dengan melihat begitu tingginya antusias masyarakat terhadap olahraga Volly Ball ini, rasanya tidak berat untuk tahun depan kita laksanakan turnamen yang sama.

"Insya Allah dengan dukungan DPRD Kota Bima, turnamen Volly Ball tahun berikutnya kita akan laksanalan 2 kali setahun," imbuhnya.(Sekjend MDG)

Kerusakan Hutan Kawasan Hulu Kian Parah, Pemkot Bima Terima Audiensi Team SINDIKAT


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Kondisi hutan kawasan semakin mengkhawatirkan, Pemerintah Kota Bima melalui Asisten I Setda Kota Bima, Drs. H. Alwi Yasin, M.AP menerima audiensi Team PARA SINDIKAT dan Aliansi Masyarakat Sipil untuk Lingkungan Hidup, bertempat di Aula Parenta Kantor Wali Kota, pada Kamis siang (23/10).

Turut hadir pada audiensi tersebut Asisten I Setda Kota Bima, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima, Kepala Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Maria Donggomasa, jajaran Team PARA SINDIKAT, serta Aliansi Masyarakat Sipil untuk Lingkungan Hidup.

Koordinator SINDIKAT, M. Olan Wardiansyah mengungkapkan bahwa dari luas lahan hutan dibawah pengawasan BKPH Maria Donggomasa 60 persen berada dalam kondisi kritis. Kondisi ini diperparah dengan adanya pembukaan lahan baru oleh masyarakat.

”Sebagian besar kawasan hutan sudah beralih fungsi menjadi lahan jagung, sehingga tidak lagi dapat menyerap air," ungkap M Olan.

Pihaknya juga mengapresiasi program pengendalian banjir perkotaan yang tengah berjalan saat ini di Kota Bima melalui bantuan JICA dan NUFReP. Namun ia menilai, jika pada wilayah hilir sedang ditata, sementara kondisi hutan di sisi hulu sebagian besarnya dalam kondisi memprihatinkan.

"Bukan tidak akan mungkin banjir bandang 2016 silam kembali terulang jika melihat fakta saat ini. Ini perlu sikap dan tindakan tegas dari pemerintah dan aparat penegak hukum," ucapnya.

"Pembangunan yang ada tidak akan berarti apa-apa disebabkan oleh banjir," tambahnya.

Menanggapi hal itu, Asisten I Setda Kota Bima, H Alwi menyampaikan apresiasi kepada komunitas peduli lingkungan hidup serta PARA SINDIKAT yang mengutarakan kondisi hutan kita saat ini, serta menyampaikan rekomendasi tentang penanganan hutan.

Alwi menegaskan harus ada pemikiran bersama untuk merubah pola pikir masyarakat untuk merubah tanaman jagung ke tanaman yang mampu menyerap mata air.

"Edukasi kepada masyarakat, berikan pemahaman. Karena masyarakat kita ini apa yang dikerjakan hari ini langsung ingin dapatkan hasilnya hari ini juga. Padahal, dampak dari itu semua begitu besar," beber Alwi.

Alwi menambahkan pihaknya mewakili Pemerintah Kota Bima memiliki visi yang sama yakni mengembalikan hutan secara bertahap.

"Akan kami diskusikan lebih lanjut dengan forkopimda mengenai hal ini, rekomendasi ini kami atensi khusus," pungkas Alwi.(Sekjend MDG)

Wujudkan Kota Bima BISA, Wali Kota Bima ; Mari memulai gerakan BISA dari hal yang kecil


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Dalam upaya mewujudkan Kota Bima yang Bersih, Indah, Sehat, dan Asri (BISA), Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan Lurah untuk bersama-sama melakukan gerakan gotong royong massal di berbagai titik wilayah Kota Bima. Jum'at, 24 Oktober 2025.

Program Gerakan Kota Bima BISA merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Bima di bawah kepemimpinan Wali Kota H. A. Rahman H. Abidin, SE dan Wakil Wali Kota Feri Sofiyan, SH. Melalui program ini, pemerintah berkomitmen membangun kesadaran kolektif masyarakat agar peduli terhadap kebersihan lingkungan, menjaga keindahan kota, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan asri.

Dalam setiap kesempatan, Wali Kota Bima selalu menekankan pentingnya memulai perubahan dari hal-hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

“Gerakan BISA bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat Kota Bima. Mari kita mulai dari lingkungan terdekat kita,” ajak Wali Kota.

Pada kegiatan gotong royong Jumat, 24 Oktober 2025, Wali Kota Bima membagi lokasi kegiatan bagi masing-masing OPD, Camat, dan Lurah di titik-titik yang telah ditentukan. Sementara itu, Wali Kota bersama sejumlah OPD lainnya turut turun langsung melakukan gotong royong di area Taman Ria, salah satu ruang publik kebanggaan warga Kota Bima.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Kota Bima berharap semangat kebersamaan dan gotong royong dapat terus tumbuh, sehingga visi menjadikan Kota Bima yang Bersih, Indah, Sehat, dan Asri benar-benar terwujud.(Sekjend MDG)

Baznas Kota Bima, Membantu Masyarakat Melalui Kerja Nyata dan Gotong Royong


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bima menggelar kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Layak Huni (Mahyani) bagi masyarakat kurang mampu di Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Jumat (24/10). Program ini merupakan bantuan dari Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan nilai bantuan Rp25 juta per unit.

Ketua Baznas Kota Bima H Latif Saleh menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan Baznas Provinsi NTB. Tahun ini, total penerima bantuan Mahyani di Kota Bima berjumlah 20 rumah, terdiri dari 10 unit di Kelurahan Sadia dan 10 unit di Kelurahan Santi.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan Baznas Provinsi NTB. InsyaAllah, dalam waktu dekat kami juga akan menjemput program ke pusat, termasuk program rumah layak huni,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Bima, H A Rahman H Abidin atau Aji Man, yang dalam sambutannya mengapresiasi langkah Baznas dalam membantu masyarakat melalui kerja nyata dan gotong royong.

“Ini adalah kerja kolektif kita. Dengan gotong royong, banyak hal bisa kita lakukan untuk membantu masyarakat. Baznas membangun 20 rumah, dan pada 2026 pemerintah akan menambah 59 rumah lagi. Kita juga akan upayakan dukungan dari CSR BUMN dan BUMD,” jelasnya.

Aji Man juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kegiatan sosial agar kepercayaan masyarakat terhadap Baznas semakin meningkat.

“Setiap kegiatan harus didokumentasikan dengan baik sebagai bentuk pertanggungjawaban. Jika citra Baznas semakin baik, saya yakin banyak orang kaya di Kota Bima akan menyalurkan zakatnya melalui Baznas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Aji Man mendorong Baznas agar mulai tahun depan memberi porsi lebih besar pada bantuan produktif untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat.

“Semoga rumah-rumah yang akan dibangun ini membawa keberkahan dan kedamaian bagi keluarga penerima manfaat,” tutupnya.(Sekjend MDG)

Fiskal Daerah Terbatas, Wali Kota H. A Rahman Dorong Baznas Lebih Kreatif Jemput Anggaran


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE menghadiri acara peletakkan batu pertama pembangunan rumah layak huni, bertempat di RT 007/RW 002 Lingkungan Sadia II Kelurahan Sadia, pada Jum'at pagi (24/10).

Peletakkan pondasi batu pertama tanda dimulainya program kolaborasi Baznas Provinsi NTB dan Baznas Kota Bima yang dimulai di rumah Ibu Angrianingsih beralamat di Kelurahan Sadia tersebut dilakukan secara simbolis dan akan diikuti oleh penerima manfaat lainnya. Total jumlah penerima manfaat Rumah Layak Huni (MAHYANI) dari Baznas NTB sebanyak 20 unit, masing-masing 10 unit di Kelurahan Sadia dan 10 unit di Kelurahan Santi.

Wali Kota Bima, H. A. Rahman mengapresiasi peran dan kontribusi Baznas selama ini dalam mengelola dana zakat untuk disalurkan kembali kepada saudara kita yang berhak menerima manfaat.

Wali Kota Bima mengaku bahwa di Kota Bima masih terdapat masyarakat kurang mampu yang membutuhkan perhatian dari kita, termasuk rumah layak huni.

"Dengan keterbatasan fiskal daerah saat ini tidak memungkinkan untuk mengintervensi itu semua," ungkap Wali Kota.

Wali Kota Bima juga mendorong Baznas selain mengoptimalkan mengelola zakat profesi dari Aparatur Sipil Negara di Lingkup Pemerintah Kota Bima, pihaknya juga mendorong agar Baznas lebih kreatif mencari terobosan menjemput anggaran agar pengabdian kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

"Selamat kepada Ibu Angrianingsih, dan penerima manfaat lainnya di kelurahan Santi dan Sadia. semoga bantuan rumah layak huni ini bermanfaat," pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Wali Kota Bima diantaranya Kepala Dinas PUPR, Kabid Perkim, Ketua dan Komisioner Baznas Kota Bima, Sekcam Mpunda, Lurah Sadia, RT/RW setempat, serta penerima manfaat.(Sekjend MDG)

Kolaborasi Lintas Sektor, Wali Kota Bima Terima Audiensi Wahid Foundation, Perkuat Aksi Kolektif Untuk Kemanusiaan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE menerima audiensi dan silaturrahmi Program Officer Wahid Foundation, Dwinda Nur Oceani bersama UN Women La Rimpu dan LP2DER di ruang kerjanya, pada Jum'at pagi (24/10).

Wahid Foundation dengan menggandeng komunitas lokal di Bima fokus menangani isu-isu sosial, pelibatan aktif kelompok perempuan, anak-anak muda, dan disabilitas dalam perencanaan dan pembangunan desa/kelurahan, menekan konflik antarwarga, kesiapsiagaan hadapi bencana alam, dan tantangan ekonomi lokal, serta fokus Wahid Foundation sesuai dengan visi Pemerintah Kota Bima saat ini masalah Kebersihan lingkungan.

Melansir dari wahidfoundation.org, Wahid Foundation merupakan sebuah yayasan yang bergerak dalam misi mewujudkan cita-cita intelektual mendiang Almarhum Presiden RI Ke 4 KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Cita-cita itu diteruskan oleh penerusnya yang fokus membangun kehidupan bangsa Indonesia yang sejahtera dan umat manusia yang berkeadilan sosial dengan menjunjung tinggi pluralisme, multikulturalisme, demokrasi, HAM yang diinspirasi nilai-nilai Islam.

Program Officer Wahid Foundation, Dwinda Nur Oceani mengatakan pihaknya sejak tahun 2018 sudah berkiprah di Bima dengan menggandeng dan bekerjasama dengan 2 mitra lokal yakni UN Women La Rimpu dan LP2DER.

Dwinda mengaku dalam kurun waktu 18 bulan berproses tersebut, pihaknya telah menggandeng 7 wilayah binaan baik di desa/kelurahan di Kota dan Kabupaten Bima (Kelurahan Penatoi, Paruga, Dara Kota Bima, Desa Roi, Rato, Samili dan Desa Ncera Kabupaten Bima).

"Kami dari Wahid Foundation selain fokus soal isu keterlibatan aktif kaum perempuan terhadap pembangunan, juga tengah fokus dengan penanganan isu konflik sosial yang masih terus terjadi di Bima, termasuk soal isu lingkungan hidup yang sejalan dengan fokus Pemerintah Kota Bima saat ini," ujar Dwinda.

Menanggapi hal itu, dalam arahannya, Wali Kota Bima, H. A. Rahman menyampaikan bahwa Kota Bima rentan dengan bencana, salah satunya banjir.

"Kota Bima pernah mengalami banjir besar 2 kali, hikmah nya dari bencana ini membuat Kota Bima bisa berdamai dengan bencana, dan saat ini sedang menata kembali infrastruktur perkotaan dampak dari banjir, serta menata kualitas lingkungan hidup yang lebih baik," ungkap Wali Kota.

H. A. Rahman menyebut kehadiran Wahid Foundation dan dua mitra lokal lainnya sangat bermanfaat untuk Kota Bima ditengah kondisi keterbatasan fiskal daerah akibat adanya kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat.

"Hal yang paling mendesak di Kota Bima saat ini adalah permasalahan sampah. Dari berbagai pihak tengah bekerja keras untuk mengatasi masalah sampah ini," ujarnya.

Wali Kota Bima mengaku bahwa tingkat kepedulian masyarakat soal sampah masih sangat minim. Namun, ia optimis dengan terus mengedukasi masyarakat untuk terus bergotong royong, memilah sampah organik-non organik dimulai dari rumah tangga, serta membuang sampah pada tempatnya, maka lambat laun masyarakat akan tersadarkan.

"Jika kita selalu ajak masyarakat pentingnya hidup bersih, lama-lama masyarakat juga akan sadar dan segan untuk membuang sampah sembarangan," pungkasnya.

Menanggapi isu Kamtibmas, Wali Kota Bima menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bima saat ini bersama TNI dan Polri tengah fokus menjaga situasi kamtibmas di Kota Bima selalu kondusif dan terjaga. Pemicu dari maraknya konflik sosial yang terjadi, salah satunya peredaran narkoba dan minuman keras.

"Razia gabungan pekan kemarin, Pemkot Bima bersama TNI/Polri menyita miras dan mendapati 60 orang pekerja cafe, yang sebagian besarnya perempuan berasal dari daerah pulau jawa. Semua cafe bagian utara Kota Bima tidak luput dari operasi tim satgas gabungan," bebernya.

Menurut Wali Kota, langkah ini penting dilakukan untuk meminimalisir tingkat konflik sosial yang selama ini menjadi penyumbang stigma negatif dari orang luar tentang Bima. Ia juga mengingatkan bagi pelaku usaha yang mengurus ijin usaha agar benar-benar sesuai dengan peruntukkan usahanya.

"Kota Bima adalah rumah besar kita semua, siapa lagi kalau bukan kita yang marawat dan menjaganya," pungkas Wali Kota.(Sekjend MDG)