Selasa, 21 Oktober 2025
Beri Arahan DWP, Wabup H. Irfan Minta Tingkatkan Kolaborasi
Bima,Mediadinamikaglobal.id - Ke depan, bentuk kolaborasi yang bisa dilaksanakan antara pemerintah daerah dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) dapat mencakup program strategis pemerintah daerah antara lain, isu pengentasan kemiskinan, Pemberdayaan Perempuan, kesehatan, ekonomi dan pendidikan keluarga.
Untuk mengoptimalkan dukungan dan kolaborasi, DWP akan diberikan data desa-desa mana saja yang tingkat kemiskinannya tinggi, pengangguran, taraf ekonomi rendah sebagai acuan intervensi beragam program dan kegiatan pembangunan yang menyentuh langsung permasalahan masyarakat desa".
![]() |
| Wabup Bima dr. H. Irfan Zubaidy |
Terang Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaedy yang juga Pembina DWP Selasa (21/10) saat memberikan arahan pada Pertemuan Rutin DWP Kabupaten Bima yang mengusung tema, "Peran Koperasi dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga" yang difasilitasi oleh Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.
![]() |
| Ketua DWP Kab. Bima Fitriani Adel Linggis Ardi, SE |
Wabup yang didampingi Ketua DWP Kabupaten Bima Ny. Fitriani Adel Linggi Ardi, SE, narasumber Kabid Kelembagaan dan Pemberdayaan Koperasi pada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bima M. Tohir dan unsur Ketua organisasi wanita tersebut memaparkan, "sejumlah kegiatan seperti bidang kesehatan akan dilaksanakan pada bulan November mendatang.
Terkait hal ini diharapkan keikutsertaan Dharma Wanita Persatuan untuk memberikan edukasi kepada ibu-ibu akan pentingnya mendapatkan pemahaman yang baik tentang kesehatan ibu dan anak, pola pengasuhan anak dan pencegahan penyakit. Pemeriksaan rutin kesehatan penting untuk mendeteksi lebih awal dan mencegah penyakit agar tidak berkembang".
DWP Kabupaten Bima diharapkan bisa memfasilitasi pemerintah daerah dalam mendengarkan aspirasi, harapan dan keluhan masyarakat sebagai bahan evaluasi pemerintah daerah". Imbuhnya.
Setelah memberikan arahan kepada seluruh pengurus dan anggota DWP Wakil Bupati selanjutnya meninjau lapak penjualan kuliner dari sejumlah anggota DWP OPD yang menghadiri pertemuan rutin tersebut. (Mdg05)
Kepala BAZNAS Kota Bima Beserta Tim Jajarannya Mengucapkan Selamat Hari Santri
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Hari Santri Nasional merupakan momen penting yang diperingati setiap tahun di Indonesia sebagai bentuk penghargaan BAZNAS Kota Bima, terhadap peran besar para santri dan pesantren dalam perjuangan kemerdekaan serta pembangunan bangsa.
Penetapan hari ini berawal dari peristiwa bersejarah pada 22 Oktober 1945, ketika KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama, mengeluarkan Resolusi Jihad untuk menggerakkan kaum santri dan masyarakat mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebagai bentuk pengakuan atas jasa dan semangat tersebut, pemerintah kemudian menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015.
Namun, Hari Santri bukan sekadar peringatan sejarah. Lebih dari itu, momen ini menjadi pengingat bagi generasi santri masa kini untuk melanjutkan semangat juang, nasionalisme, serta nilai-nilai keagamaan yang moderat dalam kehidupan sehari-hari.(Sekjend MDG)
Pemkot Bima Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Percepatan Realisasi Belanja Tahun 2025
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Staf Ahli Walikota Bima Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Abdul Haris, SE, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2025 dan Percepatan Realisasi Belanja untuk Menjaga Pertumbuhan Ekonomi, yang berlangsung di Aula Parenta, Senin (20/10/2025).
Rakor tersebut digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan dipimpin langsung oleh Kemendagri, Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri menekankan pentingnya optimalisasi belanja daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta mengurangi penumpukan simpanan kas pemerintah daerah di bank.
Berdasarkan laporan Kemendagri, total simpanan dana pemerintah daerah di bank tercatat sebesar Rp233 triliun, sementara realisasi pendapatan daerah secara nasional mencapai Rp949,97 triliun atau 70,27% hingga September 2025.
Pada kesempatan yang sama, Mendagri juga menyampaikan bahwa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menempati peringkat keempat nasional dalam capaian realisasi pendapatan dan belanja daerah per Oktober 2025 dengan realisasi pendapatan mencapai 77,64%.
Sementara itu, menurut data Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bima, hingga 17 Oktober 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bima telah mencapai 66,75%, sedangkan realisasi belanja daerah berada di angka 54,37%. Capaian ini menunjukkan kondisi inflasi Kota Bima terus membaik dibandingkan periode sebelumnya.
Staf Ahli Walikota Bima, Abdul Haris, menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan komitmen Pemkot Bima guna meningkatkan stabilitas ekonomi daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga turut hadir dan memaparkan perkembangan ekonomi nasional. Ia menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap stabil di angka 5,12% pada kuartal II tahun 2025, sementara inflasi nasional terkendali di level 2,65%, yang menandakan daya beli masyarakat masih terjaga dengan baik.
“Angka ini menunjukkan daya beli Masyarakat masih kuat, dan ini menjadi bukti bahwa kebijakan fiskal serta pengendalian inflasi berjalan dengan baik,” jelas Purbaya.
Purbaya juga mendorong pemerintah daerah untuk mengantisipasi risiko ekonomi global dan mempercepat belanja yang bersifat produktif, guna menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional.
Rakor ini turut diikuti oleh Sekretaris Diskominfotik Kota Bima, BPKAD Kota Bima, perwakilan Polres Bima Kota, serta perwakilan dinas lainnya.(Sekjend MDG)
Wali Kota Bima Terima Silaturahmi Pengurus DPM Universitas Muhammadiyah Bima
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Muhammadiyah Bima di Aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota Bima.Senin, 20 Oktober 2025.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPM UM Bima, Muhammad Fatir Farhad, menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan mereka, yakni untuk membangun hubungan yang baik dengan Pemerintah Kota Bima. Ia juga menegaskan komitmen DPM UM Bima untuk turut berkontribusi dalam mendukung berbagai program pemerintah, salah satunya program BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri).
Wali Kota Bima menyambut baik semangat dan niat baik yang disampaikan oleh para mahasiswa. Ia mengapresiasi langkah DPM UM Bima yang ingin bersinergi dengan pemerintah dalam membangun kota yang lebih baik.
“Pemerintah Kota Bima terus membuka ruang kolaborasi bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk bersama-sama menyukseskan berbagai program pembangunan. Mari kita wujudkan Kota Bima yang bersih, indah, sehat, dan asri melalui partisipasi aktif semua pihak,” ujar Wali Kota.
Turut didampingi oleh Asisten III, Kaban Kesbangpol, Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan, sebagai wujud sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mewujudkan kemajuan Kota Bima.(Sekjend MDG)
Pemkot Bima Susun Renja 2026 Bersama Tim NUFReP, Isu Pengelolaan Sampah Jadi Perhatian
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Banjir bandang yang melanda Kota Bima pada Desember 2016 silam menyisakan duka bagi masyarakat Kota Bima. Akibat banjir yang disebut sebagai banjir terparah ini menimbulkan kerugian besar. Selain rumah, banjir 2016 silam juga merusak fasilitas pemerintah, seperti perkantoran, sekolah, jalan dan jembatan, bahkan merusak lahan pertanian, termasuk hewan ternak warga.
Sebagai upaya pencegahan agar bencana serupa tidak terulang kembali, Pemerintah Kota Bima mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat melalui program National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) yang merupakan bantuan dari World Bank (Bank Dunia).
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bima, Hj. Mariamah, SH memimpin Rapat Koordinasi dan Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tim NUFReP untuk Tahun Anggaran 2026 di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Bima, pada senin, 20 Oktober 2025.
Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan infrastruktur perkotaan sekaligus mengurangi risiko banjir di wilayah Kota Bima. Program NUFReP di Kota Bima dilaksanakan hingga pada tahun 2028 dengan rincian pekerjaan meliputi normalisasi sungai, pembangunan 6 saluran drainase primer yang tersebar di 12 kelurahan dan pembangunan kolam retensi.
Tidak hanya program pembangunan pemulihan sejumlah insfrastruktur, Pemerintah Kota Bima juga tengah menyelaraskan visi Gerakan Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Asri) terhadap pengelolaan sampah. Krisis pengelolaan sampah di tanah air menjadi sumber pemicu banjir, termasuk di Kota Bima.
Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima, produksi sampah di Kota Bima yang diangkut mencapai 90 ton dalam sehari. Saat ini, pemerintah tengah gencar memberikan edukasi dan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk memilah sampah organik dan non organik dimulai dari rumah tangga, serta kampanye pengurangan sampah plastik sekali pakai.
Dalam sambutannya, Hj. Mariamah menegaskan pentingnya keberlanjutan proyek NUFReP untuk memperkuat sistem pengendalian banjir di Kota Bima. Ia mengingatkan bahwa Bima pernah mengalami banjir besar pada tahun 2016 yang berdampak luas bagi masyarakat.
“Kota Bima pernah terdampak banjir parah pada tahun 2016. Karena itu, keberadaan proyek NUFReP ini sangat dirasakan manfaatnya. Kami berterima kasih kepada pihak Bank Dunia, Balai Wilayah Sungai (BWS), serta seluruh pelaksana proyek yang telah berkontribusi besar dalam program ini,” ujarnya.
Sementara itu, Perwakilan Tim Konsultan TEPIS Gazali Fathadewang menjelaskan, pelaksanaan NUFReP berfokus pada tiga komponen utama, yakni perencanaan, dukungan kebijakan, dan peningkatan kapasitas kelembagaan daerah.
Ia menegaskan bahwa TEPIS ditugaskan untuk memberikan dukungan teknis, yang menjadi tanggung jawab NPIU Ditjen Bina Pembangunan Daerah.
Adapun ruang lingkupnya mencakup peningkatan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah, fasilitasi koordinasi antarinstansi pemerintah daerah dan dukungan teknis dalam pelaksanaan proyek NUFReP.
“Tujuan utama kami adalah memfasilitasi koordinasi antar pemangku kepentingan proyek, baik pemerintah maupun non-pemerintah. Selain itu, kami juga berupaya memperkuat kebijakan dan kelembagaan daerah melalui berbagai inisiatif peningkatan kapasitas dan penjangkauan,” jelas Gazali.
Lebih lanjut, TEPIS juga berperan dalam berpartisipasi aktif pada forum koordinasi, mendukung perencanaan RPJMD dan RKPD, serta memfasilitasi pelaksanaan Musrenbang untuk memastikan aspirasi masyarakat terkait pengelolaan risiko banjir dapat terakomodasi dengan baik.
Rakor ini dihadiri Penjabat Sekda Kota Bima, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Kominfotik Kota Bima, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait, serta Tim Technical and Program Implementation Support Consultant (TEPIS) dari Bina Bangda Kemendagri.(Sekjend MDG)
Miris Nyaris Ambruk Jembatan Penghubung Empat Pekon Di Kecamatan Pugung
Tanggamus Lampung MediadinamikaGlobal.idJalan kabupaten yang menghubungkan pekon Sumanda kepekon Sukamaju, Gadingpertiwi, dan Tamansari kecamatan pugung Kabupaten Tanggamus terancam ambruk diduga akibat derasnya arus sungai pasca hujan lebat.
Menurut keterangan warga setempat, Ambalas nya badan jalan di pekon Gadingpertiwi ini sejak selasa lalu 15/10/25, di duga akibatkan tidak mampu menampung besarnya volume air saat hujan deras.
" Selasa 15/10/25 lalu, air yang datang cukup banyak juga, menyeret tanah beserta pondasi di sekeliling gorong-gorongnya" tuturnya.
Hingga saat ini, jemabatan masih dalam keadan rusak parah, belum ada perbaikan dari pemerintah kabupaten Tanggamus.
Warga berharap, instansti terkait bisa segera memperbaiki, mengingat jalan ini sangat vital. Satu, satu nya jalan penghubung empat pekon yang ada di wilayah kecamatan pugung.
Yunt/A-PPI
Patroli Siskamling,Serda Aladin Babinsa Parangina Koramil 1608-03/Sape Himbau Masyarakat Jaga Kamtibmas
Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman Anggota Koramil 1608-03/Sape Serda Aladin Babinsa Desa Parangina Kecamatan Sape beserta 1 orang anggota melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling dalam rangka memantau situasi wilayah dan mengantisipasi perkembangan situasi diwilayah kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu.(21/10/2025)
Pada Pukul 20.00 wita anggota Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Parangina Kec.Sape di lanjutkan dengan Pemantauan Situasi Wilayah Sambil memberikan Himbauan kepada warga Desa agar tidak melakukan Hal-hal yang Negatif seperti Penjualan Miras, transaksi Narkoba, dan tidak boleh membawa Senjata Tajam maupun barang-barang yang di larang.
Patroli Siskamling yang dilakukan oleh Anggota Koramil 1608-03/Sape juga melibatkan Aparat pemerintah Desa Parangina Kecamatan Sape, Tokoh agama,Toda dan masyarakat dalam menjaga ketertiban yang ada khusus nya di waktu malam hari.
Kegiatan Patroli dilaksanakan di tempat-tempat yang di anggap rawan terjadinya tindak kejahatan, seperti Fasilitas umum dan tempat-tempat yang biasa dijadikan tongkrongan anak-anak muda serta pemukiman warga yang padat penduduk dan patroli tersebut di laksanakan secara bergantian ataur bergiliran dimana warga juga turut hadir.
Danramil 1608-03/Sape Lettu Inf Ruslin saat dikonfirmasi Patroli Siskamling ini akan terus dilakukan guna untuk memastikan situasi di wilayah tetap aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat beristirahat dengan tenang, Ucapnya.
Keterlibatan Unsur terkait sangat diharapkan dalam kegiatan Patroli Siskamling ini disamping menjaga Kamtibmas di wilayah agar tercipta akan menciptakan hubungan Emosinal yang sangat erat antara TNI dengan masyarakat dan antara masyarakat dengan masyarakat itu sendiri.
Salah Satu warga yang mengikuti Patroli Siskamling menyatakan Kami sangat senang dengan ada nya kegiatan Patroli Siskamling yang di laksanakan oleh Kodim 1608/Bima melalui Koramil 1608-03/Sape khusus nya malam hari Kami merasa aman dan harapan Kami sebagai masyarakat dengan kegiatan ini tindak kejahatan seperti, pencurian, perkelahian dll dapat kita cegah sedini mungkin.
(Team.MDG.03)
Jamin Keamanan dan Ketertiban Wilayah, Serka Adhar Bersama 3 Orang Anggota Gelar Patroli Siskamling
Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Bertempat di kelurahan Matakando kecamatan Mpunda Kota Bima telah berlangsung kegiatan siskamling bersama Ketua Pemuda , Ketua RT dan Tokoh Agama dalam rangka melaksanakan Siskamling di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae yang di pimpin oleh Babinsa Kel. leiwirato Serka Adhar bersama 3 orang anggota. Selasa, (21/10/25)
Adapun yang Hadir dan terlihat dalam kegiatan personil yang terlibat Siskamling, 4 Orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae, Ketua Pemuda Kel. Matakando, Ketua RW Kel. Matakando, dan Tokoh masyarakat Matakando
Rangkaian kegiatan :
Pukul 20,10 Wita, kumpul di Rumah RW 06 kelurahan matakando kediaman ketua Rt 12 untuk pengecekan anggota Siskamling dan penyampaian oleh Serka Adhar yang intinya :
Kegiatan Siskamling/Ronda malam yang di laksanakan malam ini dalam rangka Mengajak seluruh elemen masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan
Kemudian Ketertiban di wilayah masing-masing harus di perhatikan demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada Masyarakat Kota Bima.
Pukul 20.15 Wita,Pengecekan selesai dan langsung ke wilayah Melaksanakan Siskamling
Pukul 20,30 Wita, Personil Siskamling/ronda tiba di RT.12 dan di lanjutkan di RT 13 Kel. Matakando dan langsung memberikan himbauan kepada warga.
Pada Pukul 22,00 Wita Kegiatan selesai dalam keadaan aman dan tertib. (Koramil-01/Tim MDG)
Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Bima, Membangun Kesadaran Masyarakat Berzakat
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Dalam momentum Hari Santri 2025, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bima menegaskan peran strategis santri sebagai agen perubahan dalam mengkampanyekan gerakan zakat, infak, dan sedekah. Santri dinilai memiliki kapasitas keilmuan yang memadai untuk menyosialisasikan praktik filantropi Islam yang sesuai syariat.
Kepala Pelaksana Baznas Kota Bima, Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I, M.Pd, menekankan bahwa menjadi santri merupakan anugerah dan kesempatan luar biasa dalam membangun kesadaran berzakat masyarakat.
"Santri merupakan penyambung lidah yang paling penting untuk mengkampanyekan Zakat, Infak dan Sedekah di tempat yang legal yaitu Baznas karena santri bisa dipastikan yang paham syar'i, paham NKRI," tegas Rangga.
Sinergi Strategis Baznas dan Pesantren
Menurut Rangga, Baznas dengan segala program prioritasnya memberikan kesempatan luas bagi para santri untuk terlibat aktif. Berbagai program yang telah diluncurkan terbukti banyak yang berhasil mencapai target yang ditetapkan.
Semangat "Merah Putih berkibar di hati Santri, demi Indonesia sejahtera" yang mengemuka dalam perayaan Hari Santri 22 Oktober 2025 disebut sejalan dengan visi dan misi Baznas dalam menyejahterakan mustahik (penerima zakat).
"Baznas dan Santri tidak akan terpisahkan dan akan terus saling membutuhkan," ungkap Rangga menegaskan komitmen kemitraan jangka panjang.
Santri Sebagai Edukator Zakat Profesional
Kapasitas santri dalam memahami ilmu agama dan ilmu kenegaraan secara seimbang menjadikan mereka edukator yang ideal untuk mensosialisasikan tata kelola zakat modern yang akuntabel dan transparan.
Rangga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk memanfaatkan momentum Hari Santri dengan memperkuat gerakan filantropi Islam melalui channel resmi yang telah disediakan.(Sekjend MDG)














