Media Dinamika Global

Sabtu, 11 Oktober 2025

Sarasehan MPR RI Tekankan Pentingnya Kaderisasi Berbasis Iman dan Akhlak


Kota Bima, NTB. Media Dinamika Global.Id.— Wakil Ketua Anggaran MPR RI dari Fraksi PKS, H. Johan Rosihan, S.T., menegaskan pentingnya membangun sistem kaderisasi partai politik yang berakar pada nilai iman, takwa, dan akhlak mulia sebagai amanat konstitusi, khususnya Pasal 31 ayat (3) UUD 1945. Pesan itu disampaikan dalam kegiatan Sarasehan MPR RI yang digelar di Kota Bima, 12 Oktober 2025, 

Kegiatan ini mengangkat tema “Kaderisasi sebagai Jalan Peradaban: Meneguhkan Amanat Pasal 31 Ayat (3) UUD 1945 dalam Pendidikan Politik Islam dan Kebangsaan” dengan subjudul “Dari iman dan takwa lahir kader berilmu, berakhlak, dan berkontribusi untuk Indonesia.”

Dalam sambutannya, Johan Rosihan mengatakan bahwa pendidikan politik harus diletakkan dalam kerangka besar mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan konstitusi. Ia menilai bahwa sistem kaderisasi partai politik tidak boleh sekadar melatih keterampilan politik, tetapi harus membentuk manusia yang berkarakter, berakhlak, dan berintegritas tinggi.

“Kaderisasi adalah pendidikan politik yang menanamkan nilai iman dan akhlak. Dari sana lahir kader yang bukan hanya pandai berpolitik, tapi juga siap mengabdi dan memberi manfaat bagi bangsa,” ujar Johan di hadapan peserta sarasehan 

Sarasehan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, pembimbing kader, penggerak pendidikan, mahasiswa, serta perwakilan organisasi kepemudaan dan keagamaan. Dalam diskusi, para peserta menyoroti pentingnya membangun sistem kaderisasi yang berjenjang dan terkelola agar menjadi bagian dari pendidikan nasional yang mencetak generasi berkarakter Pancasila.

Johan menjelaskan bahwa Pasal 31 ayat (3) UUD 1945 menjadi dasar moral bagi semua lembaga, termasuk partai politik, dalam menjalankan fungsi pendidikan. Menurutnya, partai politik adalah ruang strategis untuk mendidik warga negara agar memahami hak, tanggung jawab, dan etika berpolitik dalam bingkai kebangsaan dan keimanan.

“MPR RI melalui program sosialisasi Empat Pilar terus mendorong agar pendidikan politik dihidupkan dengan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kaderisasi harus menjadi bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana cita-cita konstitusi,” tegasnya.


Kegiatan  ini juga menjadi wadah penguatan nilai kebangsaan di daerah, sekaligus meneguhkan bahwa pendidikan politik berbasis iman dan takwa dapat melahirkan pemimpin yang berilmu dan berkontribusi nyata untuk Indonesia. Johan menutup kegiatan dengan ajakan kepada seluruh peserta untuk menjadikan kaderisasi sebagai gerakan mencerdaskan bangsa yang berakar pada nilai spiritual dan moral.

“Kita ingin lahir kader yang bukan hanya cerdas berpikir, tetapi juga bersih hati dan teguh prinsip. Dari iman dan takwa, lahirlah kader yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi untuk Indonesia,” tutupnya.(Team)

HMI MPO Cabang Mataram gelar Training Jurnalistik


Mataram. Media Dinamika Global.Id.- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Mataram menggelar Training Jurnalistik bertajuk 'Jurnalistik Kaum Muda, Dari Pena HMI Untuk Pencerahan Bangsa', berlangsung di Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provin NTB, Minggu (11/10/25).

Turut hadir, sejumlah Pemateri, Feryal Mukmin Pratama selaku Ketua DPW MIO NTB, Post Kota NTB, Diwakili Redaktur Pelaksana (Redpel) media Post Kota NTB, Syafrin Salam, Detik NTB, Tribun Lombok, IJTI NTB, dan Peserta HMI se-NTB serta pastisipan.

Ketua HMI MPO Cabang Mataram, Sudirman menuturkan, pelatihan ini sebagai merupakan momentum untuk menggali potensi dan meningkatkan kemampuan jurnalistik, sebagai salah satu pilar penting dalam membangun kesadaran dan pengetahuan di masyarakat. 

Jurnalistik tidak sekadar penyampai informasi, tetapi juga merupakan bidang yang bersifat edukatif untuk perubahan. Dia berharap, para peserta dapat memahami peran penting jurnalis muda dalam menyuarakan kebenaran, sekaligus menfasilitasi diskusi yang konstruktif.

"Kami percaya bahwa dari pena HMI, lahir banyak ide dan gagasan yang dapat menerangi bangsa kita. Mari kita bersama-sama berkontribusi untuk menciptakan ruang informasi yang lebih baik dan lebih bermakna," ajaknya dengan semangat.

Sesi pertama diisi Feryal Mukmin Pratama selaku Ketua DPW MIO NTB. Dalam pemaparannya, Feryal menerangkan soal peran jurnalis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang. Khususnya diera digitalisasi.

“Di era digital, setiap individu bisa menjadi sumber informasi. Namun, kita perlu memahami etika dan teknik dalam jurnalisme agar informasi yang disampaikan bermanfaat dan tidak menyesatkan,” ujarnya.

Materi yang disampaikan pun mencakup berbagai aspek jurnalistik. Mulai dari penulisan berita, teknik wawancara, hingga penggunaan media sosial sebagai alat publikasi. Menurut Feryal, seorang jurnalis berpengalaman tentunya akan berbagi tips praktis dalam mematangkan pengetahuan.

“Jurnalis bukan hanya tentang menulis berita, tetapi juga tentang bagaimana kita mengumpulkan informasi yang akurat dan relevan,” jelas Ketua MIO NTB. 

Sedangkan Redpel media Post Kota NTB, Syafrin Salam, lebih mengulas aspek hukum sekaligus teknis dalam melaksanakan tugas peliputan, terutama untuk peliputan khusus (Investigasi). Bang Rin, sapaannya, menekankan bahwa menjalani tugas tersebut, seorang jurnalis terlebih dahulu mempersiapkan mental, serta pengetahuan. 

Selanjutnya tetap independen,  berpikiran kritis, solutif, edukatif, dan tentunya, harus mampu memastikan keberimbangan, serta kebenaran informasi, agar dapat menghasilkan berita yang berkualitas.

"Kita hidup di era informasi, di mana berita bisa menyebar dengan cepat tanpa verifikasi yang memadai. Setiap individu harus memiliki kemampuan untuk menganalisis sumber informasi, memastikan keakuratan berita, dan tidak terjebak dalam hoaks," tegasnya.

Langkah-langkah yang ditempuh diantaranya mengenali sumber berita yang terpercaya, melakukan cross-check melalui berbagai sumber, membiasakan diri untuk menggali kebenaran dari setiap informasi di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula contoh mengenai berita yang telah terbukti tidak akurat dan dampaknya terhadap masyarakat. "Jangan jadi Individu yang bersifat konsumtif. Kita harus lebih cerdas lagi ke depannya," jelasnya. 

Pewarta: Surya Ghempar.

Serka Toto Pimpin Siskamling Skala Besar di Tiga Wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae Kota Bima


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Bertempat di Mako Ramil 1608-01/Rasanae, telah berlangsung kegiatan apel pengecekan Personil dalam rangka melaksanakan Siskamling di wilayah teritorial Koramil 1608-01/Rasanae wilayah Kota Bima yang di pimpin oleh Babinsa Nitu Serka Toto dengan jumlah personil 13 orang. Sabtu, (11/10/25).

Hadir dalam kegiatan, Anggota Koramil 7 orang, Anggota PPM 4 orang, Anggota Komcad 2 orang 

Kali ini kegiatan Siskamling memiliki tiga sasaran di Wilayah Kota Bimal, Kel. Dara, Kel. Sambinae, Kel. Panggi

Rangkaian kegiatan :

Sekitar Pukul 21.15 Wita, Apel pengecekan Personil Siskamling di Makoramil 1608-01/Rasanae di pimpin oleh Serka Toto.

Pada kegiatan Apel Serka Toto menyampaikan, Kegiatan Siskamling yang di laksanakan malam ini dalam rangka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengaktifkan kembali Siskamling dengan tujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada Masyarakat Kota Bima, ujarnya.

Lanjutnya, Sasaran Siskamling kita adalah di Kelurahan Dara dan Kelurahan Sambinae kalau ada anak-anak muda yg nongkrong kita memberikan himbauan bahaya tentang Narkoba dan Miras.

Dalam setiap memberikan edukasi maupun himbauan terhadap masyarakat untuk selalu mengedepankan humanis, tutupnya.

Pukul 21.17 Wita, Patroli Siskamling langsung menuju sasaran yang sudah ditentukan. 

Pukul 21.29 Wita, Patroli Siskamling berangkat dari Makoramil menuju Kelurahan Dara dan memberikan himbauan kepada anak-anak muda agar mengaktifkan kembali Siskamling atau Ronda malam untuk menjaga kamtibmas dan menjauhi Narkoba dan Miras. 

Pukul 21.35 Wita Patroli Siskamling menuju Kel. Sambinae memberikan himbauan kepada warga agar dan menjaga keamanan lingkungan dan menjauhi narkoba dan miras.


Pukul 21.43 wita Patroli Siskamling menuju Kel. Panggi dan memberikan himbauan kepada anak-anak muda yang nongkrong di pinggir jalan agar menjauhi Narkoba dan Miras 

Pukul 21.51 wita, Patroli Siskamling menuju Koramil 1608-01/Rasanae untuk melaksanakan apel pengecekan selesai melaksanakan Patroli Siskamling 

Pukul 22.10 Wita, Personil Siskamling melaksanakan apel pengecekan.

Pukul 22.11 Wita, Seluruh rangkaian kegiatan Siskamling selesai berjalan dengan tertib dan aman. (Tim MDG)

Setelah 37 Tahun Berdiri, SDN 005 Pasir Luhur Akhirnya Direhab Lewat DAK Rp1,6 Miliar


ROKAN HULU, – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Tahun 2025 ini, SDN 005 Pasir Luhur, yang berlokasi di Desa Pasir Luhur, Kecamatan Kunto Darussalam, menjadi salah satu sekolah penerima program rehabilitasi besar-besaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan.

Sekolah yang berdiri sejak 1988 ini telah berusia 37 tahun, dan selama puluhan tahun menjadi saksi perjalanan pendidikan bagi ratusan anak di desa tersebut. Namun, kondisi bangunannya yang mulai rapuh dan banyak mengalami kerusakan akhirnya membuat sekolah ini masuk dalam prioritas perbaikan tahun ini.

Melalui program DAK Pendidikan, tiga unit gedung dengan total 11 ruang kelas direhabilitasi total agar kembali layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Nilai kontrak proyek ini mencapai Rp1.697.972.258 dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender.

Yang menarik, proyek ini tidak hanya dikerjakan oleh pihak kontraktor, melainkan melalui sistem P2S (Panitia Pembangunan Sekolah) — sebuah mekanisme pembangunan berbasis partisipasi masyarakat. Pihak sekolah, komite, wali murid, dan tokoh masyarakat terlibat langsung dalam pengawasan dan pelaksanaan proyek.

Kepala SDN 005 Pasir Luhur, Sunarko, S.Pd., menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan di desa mereka.

“Kami sangat bersyukur atas perhatian Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas Pendidikan. Dengan sistem P2S, masyarakat turut berpartisipasi aktif sehingga hasil pembangunan lebih sesuai kebutuhan sekolah. Ini bukti nyata bahwa pendidikan dibangun bersama, bukan hanya oleh pemerintah,” ungkap Sunarko.

Apresiasi juga datang dari berbagai unsur masyarakat, seperti tokoh masyarakat Aryanto, tokoh agama KH. Syarifudin Zuhri, Ketua Komite Pujianto, Ketua BPD Susanto, serta Kepala Desa Soleman.

“Kami merasa bangga bisa ikut berperan langsung. Gotong royong ini bukan hanya membangun fisik sekolah, tapi juga semangat kebersamaan untuk memajukan pendidikan anak-anak kami di Pasir Luhur,” ujar Aryanto mewakili warga.

Sementara itu, pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hulu, Samsuardiman, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa rehabilitasi SDN 005 Pasir Luhur merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan pendidikan di wilayah pedesaan.

“DAK Pendidikan bukan sekadar memperbaiki gedung sekolah, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga fasilitas pendidikan. Harapannya, setelah direhab, SDN 005 Pasir Luhur dapat menjadi sekolah yang nyaman, aman, dan membangkitkan semangat belajar siswa,” terangnya.

Dengan wajah baru yang lebih representatif, SDN 005 Pasir Luhur diharapkan menjadi ikon sekolah berdaya gotong royong di Kecamatan Kunto Darussalam, sekaligus bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Ciptakan Rasa Aman Warga,Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling Di Wilayah Desa Rato-Lambu


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman Anggota Koramil 1608-03/Sape Sertu Wahyudin Babinsa Desa RatonKecamatan Lambu beserta 1 orang anggota melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling dalam rangka memantau situasi wilayah dan mengantisipasi perkembangan situasi diwilayah kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu.(11/10/2025)

Pada Pukul 20.00 wita anggota Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Rato Kec.Lambu di lanjutkan dengan Pemantauan Situasi Wilayah Sambil memberikan Himbauan kepada warga Desa agar tidak melakukan Hal-hal yang Negatif seperti Penjualan Miras, transaksi Narkoba, dan tidak boleh membawa Senjata Tajam maupun barang-barang yang di larang.




Patroli Siskamling yang dilakukan oleh Anggota Koramil 1608-03/Sape juga melibatkan Aparat pemerintah Desa Rato Kecamatan Lambu,Tokoh agama,Toda dan masyarakat dalam  menjaga ketertiban yang ada khusus nya di waktu malam hari.

Kegiatan Patroli dilaksanakan  di tempat-tempat yang di anggap rawan terjadinya tindak kejahatan, seperti Fasilitas umum dan tempat-tempat yang biasa dijadikan tongkrongan anak-anak muda serta pemukiman warga yang padat penduduk dan patroli tersebut di laksanakan secara bergantian ataur bergiliran dimana warga juga turut hadir.

Danramil 1608-03/Sape Lettu Inf Ruslin saat dikonfirmasi Patroli Siskamling ini akan terus dilakukan guna untuk memastikan situasi di wilayah tetap aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat beristirahat dengan tenang, Ucapnya.

Keterlibatan Unsur terkait sangat diharapkan dalam kegiatan Patroli Siskamling ini disamping menjaga Kamtibmas di wilayah agar tercipta akan menciptakan hubungan Emosinal yang sangat erat antara TNI dengan masyarakat dan antara masyarakat dengan masyarakat itu sendiri.

Salah Satu warga yang mengikuti Patroli Siskamling menyatakan Kami sangat senang dengan ada nya kegiatan Patroli Siskamling yang di laksanakan oleh Kodim 1608/Bima melalui Koramil 1608-03/Sape khusus nya malam hari Kami merasa aman dan harapan Kami sebagai masyarakat dengan kegiatan ini tindak kejahatan seperti, pencurian, perkelahian dll dapat kita cegah sedini mungkin.

(Team.MDG.03)

Polsek Wonosobo Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Areal Persawahan Banyu Urip


TANGGAMUS.MediadinamikaGlobal.id  Unit Reskrim Polsek Wonosobo, Polres Tanggamus, berhasil mengamankan pelaku Tindak Pidana Penganiayaan dengan Pemberatan (Anirat) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 KUHPidana.

Pelaku berinisial SA (56), warga Pekon Sinar Bangun, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, ditangkap setelah sempat melarikan diri dan berpindah-pindah tempat selama beberapa bulan pascakejadian. 

Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus, Iptu Tjasudin, S.H. mengatakan, penangkapan dilakukan pada Jumat, 10 Oktober 2025 sekira pukul 18.00 WIB.

"Tersangka ditangkap saat berada di rumah seorang temannya di Pekon Banyu Urip, Kecamatan Wonosobo," kata Iptu Tjasudin, S.H., mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.

Kapolsek menyebut, sebelum ditangkap, tersangka sempat melarikan diri dan bersembunyi di beberapa tempat. Setelah tim mendapatkan informasi yang akurat, tim langsung melakukan penangkapan tanpa perlawanan. 

"Saat ini pelaku dan barang bukti telah kami amankan di Mapolsek Wonosobo untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Kapolsek menjelaskan, peristiwa penganiayaan itu sendiri terjadi pada Rabu, 11 Juni 2025 sekitar pukul 22.00 WIB di areal persawahan Pekon Banyu Urip, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus. Korban diketahui bernama Turman (57), warga Pekon Sridadi, Kecamatan Wonosobo.

Saat kejadian, korban sedang memanen padi bersama saksi Ismiyatun (50). Tiba-tiba pelaku datang dan langsung memukul korban menggunakan sebatang kayu sepanjang sekitar satu meter ke arah wajah korban hingga korban terjatuh. 

Pelaku kemudian memukul korban secara berulang kali hingga menyebabkan luka sobek di bagian pipi kanan.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Siring Betik untuk mendapatkan pertolongan medis dan sempat menjalani perawatan selama satu hari. Setelah kejadian, korban melapor ke Polsek Wonosobo untuk diproses secara hukum.

"Kami juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat warna hijau BE 8707 Z yang digunakan pelaku saat kejadian, satu potong baju kaos lengan panjang warna kuning, satu potong celana panjang warna krem milik korban, serta satu batang kayu bulat warna coklat panjang sekitar 75 cm yang digunakan pelaku untuk memukul korban," jelasnya.

Pelaku mengakui perbuatannya dan menyebut penganiayaan tersebut, lantaran dendam permasalahan pribadi dengan korban. "Pengakuan tersangka dendam permasalahan pribadi yang sudah lama," ujarnya.

s

Kesempatan itu, Kapolsek mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan masalah dengan cara kekerasan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kamtibmas dan bila terjadi persoalan agar diselesaikan dengan kepala dingin, juga dapat menghubungi Bhabinkamtibmas sebagai penengah," imbaunya.

Saat ini, tersangka dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) KUHPidana tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat. "Ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara," tandasnya. (Umar.MDG)

YAYASAN RUMAH KONSELING MALUKU UTARA MENGUCAPKAN SELAMAT HARI JADI MALUKU UTARA YANG KE 26.Tahun

 


Sinergi Sosial dan Wisata: Baksos P2K2 KPM Desa Ntori Sambut Event Ntumbu Tuta di Kawasan Wisata Ina Hami

BIMA, Mediadinamikaglobal.id – Kelompok Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH Desa Ntori menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) yang berlokasi di kawasan wisata alam Ina Hami, Desa Ntori, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai bagian dari persiapan menyambut event Ntumbu Tuta yang akan segera digelar pada Tanggal 17-19 Oktober 2025. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota, tetapi juga sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan persiapan menyambut kegiatan event Ntumbu tuta serta memperkenal dan membudayakan Ntumbu tuta (Adu Kepala) yang dimiliki oleh Desa Ntori. 

Kegiatan baksos ini meliputi pembersihan area sekitar Ina Hami, para peserta yang terdiri dari anggota P2K2 KPM Desa Ntori tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

"Pertemuan P2K2 bagi KPM PKH merupakan kegiatan Rutin yang dilaksanakan minimal 1 kali sebulan yang tujuannya memberikan edukasi dan sosialisasi kepada KPM PKH agar dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan oleh pemerintah dengan tepat guna untuk Pendidikan, Kesehatan dan kesejahteraan Sosial agar penerima manfaat bisa meningkatkan kapasitas Keluarga dan berdaya .Kami juga sangat senang bisa melaksanakan kegiatan ditempat wisata ini dengan nuansa yang berbeda dan berkontribusi membantu pemerintah dalam persiapan Event Ntumbu Tuta ini. Selain sebagai ajang promosi wisata, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi kami untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan," ujar Muhammad,S.Pd, Sebagai Pendamping PKH kementerian Sosial RI.

Selain kegiatan baksos, kelompok P2K2 Program keluarga Harapan KPM Desa Ntori juga mengadakan pertemuan rutin untuk membahas berbagai program pemberdayaan keluarga. Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula strategi untuk meningkatkan pendapatan keluarga melalui pemanfaatan potensi wisata yang ada di Desa Ntori.

Event Ntumbu Tuta (Adu Kepala) merupakan agenda tahunan yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Event ini menampilkan berbagai atraksi budaya, kuliner khas daerah, serta potensi wisata alam yang ada di Desa Ntori. Dengan adanya kegiatan baksos dan pertemuan P2K2 KPM Desa Ntori ini, diharapkan Event Ntumbu Tuta dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Kepala Desa Ntori
Algi Syarief, S. Sos

"Kami berharap, dengan adanya sinergi antara kegiatan sosial dan persiapan wisata ini, Desa Ntori dapat semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang ramah lingkungan dan memiliki masyarakat yang peduli terhadap pembangunan daerah," pungkas Kepala Desa Ntori, Algi Syarief, S. Sos.(Mdg05)

Jumat, 10 Oktober 2025

Ruangan Kelas 3 dan 4 SDN Inpres Doridungga Kabupaten Bima, Belum Ada


Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.--Kondisi SDN Inpres Doridungga Kecamatan Donggo Kabupaten Bima ini dijelaskan mengalami kerusakan teramat parah sejak 5 tahun silam yang lalu. Dan hingga kini kondisi tersebut tak kunjung diperbaiki oleh Dinas Dikpora Kabupaten Bima.

Lebih jelasnya, kondisi plafonya sangat parah dan atapnya yang sudah bocor di berbagai sudut serta jendelanya yang sangat memprihatinkan. Hasil investigasi langsung sejumlah Awak Media melaporkan, kondisi ini ditegaskan membuat Proses Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) tak nyaman.

Akibatnya, PKBM berpindah ke Musholla. Atas kondisi ini pula, sejumlah Tokoh setempat mendesak agar segera “terbukanya mata” dan hati Dinas Dikpora Kabupaten Bima. Dan kondisinya yang sangat parah terlihat pada 2 ruang kelas belum ada,  ruangan kelas 3 dan kelas 4 tersebut terlihat nyaris ambruk.

Kepala SDN Inpres Doridungga, Mutlak, S.Pd menjelaskan bahwa KBM untuk siswa-siswi bukan saja dipindahkan ke Mushola. Tetapi juga ke ruangan kelas lainya.

“Untuk kelas IV kita pindahkan ke Mushola. Sementara kelas III membagi ruangan dengan kelas VI,” saat ditemui Awak Media ini, Jumat (10/10/2025).

Upaya yang dilakukan pihaknya tersebut, diakui untuk menjaga keselamatan dan keamanan Warga Belajar (WB). Sebab, kondisi sekolah tersebut diamatinya austu waktu bakal ambruk.

“Jika terjadi gempa bumi misalnya, sedikit saja ada getaran maka saya pastikan bahwa atap 2 ruangan kelas ini langsung ambruk. Kita berharap agar musibah itu tidak terjadi di saat PKBM berlangsung,” harap mutlak.

Mutlak memastikan bahwa kondisi tersebut sangat menganggu aktivitas KBM. Perpindahan siswa ke ruangan kelas lainya, diakuinya mempersempit ruangan tersebut pula. Hal yang sama juga terjadi di Musholla.

“Atas hal itu, para siswa-siswi dan guru terpaksa duduk di lantai. Musholla kita ini kan sempit. Oleh sebab itu, anak-anak harus duduk berdesakan. Sekali lagi, PKBM ini benar-benar tidak nyaman bagi guru maupun siswa-siswi,” ulas Mutlak.

Kondisi yang dinilai memprihatinkan ini, diakuinya bukan hal baru. Tetapi berlangsung sejak 5 tahun silam yang lalu, dan hingga kini belum diperhatikan oleh Dinas Dikpora Kabupaten Bima.

“Dan kondisi ini sudah beberapa kali kami sampaikan melalui laporan resmi kepada Dinas Dikpora Kabupaten Bima. Namun hingga detik ini, hal tersebut tak kunjung direspon,” beber Mutlak.

Mutlak mengharapkan, agar kondisi sekolah yang sangat memprihatikan ini bisa direspon sesegera mungkin oleh Dinas terkait. Hal tersebut diakuinya demi kelancaran, keamanan dan kenyamanan PKBM di sekolah itu pula.

“Kualitas pendidikan masa mendatang tentu tergantung hari ini. Dan kami juga berharap agar kondisi memprihatinkan ini juga bisa sampai ke telinga Komisi III, IV DPRD Kabupaten Bima.Lebih jelasnya, pihak Legislatif tidak boleh berpangku tangan terkait kondisi ini,” imbuh Mutlak. (Sekjend MDG)

Lapas Narkotika Rumbai Terus Lakukan Razia Sinergis Dengan TNI-Polri


Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai bersinergi dengan TNI dan Polri menggelar razia gabungan kamar hunian warga binaan pada hari Sabtu dini hari tepat pukul 00.00 WIB. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen melaksanakan Arahan 13 (tiga belas) Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan khususnya pada poin 1 (satu) yakni Memberantas Peredaran Narkoba dan Pelaku Penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan, Sabtu (11/10/2025).


Senada dengan itu, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan melalui Kepala Kanwil Ditjenpas Riau dalam rangka mewujudkan Lapas bebas dari narkoba, handphone, dan berbagai modus penipuan.


Dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Reinhards Indra Pitoy diwakili oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Edoward Nikelini Bangun kegiatan razia dimulai dengan melaksanakan apel di Aula Terbuka yang diikuti oleh seluruh jajaran Petugas Lapas Narkotika Rumbai serta Personel Polsek Rumbai.


Dalam pelaksanaan penggeledahan kamar hunian, Petugas Lapas Narkotika Rumbai, Personel Polsek sigap dan teliti para petugas menyisir kamar hunian agar tidak ada barang terlarang sesuai aturan yang berlaku. Dalam razia gabungan kali ini, petugas berhasil menyita barang-barang yang dilarang masuk ke dalam Lapas seperti handphone, kabel-kabel ilegal, charger, sendok, gunting dan lain-lain serta membongkar barang-barang dan peralatan yang dianggap bisa mengganggu kontrol petugas pengamanan. Kemudian, barang terlarang yang ditemukan diinventarisasi untuk kemudian dimusnahkan.


“Kami tidak pernah lelah dan terus berkomitmen penuh dalam menciptakan suasana kondusif dan membangun pembinaan yang maksimal bagi seluruh warga binaan di wilayah Riau. Kegiatan ini sebagai upaya dan tindak lanjut dalam menjalankan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan menjadi bagian penting