Media Dinamika Global

Kamis, 25 September 2025

KPK, Inspektorat, BPK Audit Dana Desa Se Kabupaten Bima Kami Wartawan Sangat Setuju


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Isu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK, Inspektorat, BPK) akan mengaudit dana desa kecamatan Kabupaten Bima beredar di sosial media. memang KPK, Inspektorat BPK turun tangan.

Isu KPK harus akan turun melakukan audit dana desa se kabupaten Bima seusai terjadinya kasus pembakaran Kantor Inspektorat Kabupaten Bima yang dilakukan oleh oknum Kades berinisial RD.

Tindakan pembakaran itu setelah Inspektorat mengaudit penggunaan dana Desa. Dalam pemeriksaan ditemukan ada kejanggalan yang diduga dilakukan oleh tersangka RD (Kades Poja).

Kami wartawan menyambut gembira jika KPK akan turun tangan mengaudit penggunaan dana desa di seluruh kabupaten Bima. Pihaknya sangat terbuka jika soal itu akan dilaksanakan.

"Bagus lah, kami menyambut baik hal itu,"saat ditemui di DPRD Kabupaten Bima baru-baru ini. 

Masyarakat di Kabupaten Bima rata-rata sepakat jika ada audit dana desa yang dilakukan KPK, Inspektorat, BPK. Mereka yakin jika KPK, inspektorat, BPK yang turun langsung maka bisa memberantas dugaan penyalahgunaan termasuk anggaran ADD, BLT, PKH, KIP, PIP, BOSP, kelangkaan Gas LPG 3kg yang ada di seluruh 18 kecamatan, 191 desa.

Seperti halnya dikatakan oleh warga bernama Buhari. Dia sangat setuju KPK mengaudit seluruh kepala desa di wilayah Kabupaten Bima..

"Sangat setuju sekali untuk audit oleh KPK, Inspektorat, BPK seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Bima , dan itu suatu langkah yang cukup hebat," terang Buhari dalam momentum tersebut.(Tim MDG)

Ciptakan Kenyamanan Warga,Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling Di Wilayah Desa Melayu Kec.Lambu


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman Anggota Koramil 1608-03/Sape Serka Maskur Babinsa Desa Melayu Kecamatan Lambu beserta 1 orang anggota melaksanakan   kegiatan Patroli Siskamling dalam rangka memantau situasi wilayah dan mengantisipasi perkembangan situasi diwilayah kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu.

Pada Pukul 20.00 wita anggota Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Melayu Kec.Lambu di lanjutkan dengan Pemantauan Situasi Wilayah Sambil memberikan Himbauan kepada warga Desa Melayu Kec.Lambu agar tidak melakukan Hal-hal yang Negatif seperti Penjualan Miras, transaksi Narkoba, dan tidak boleh membawa Senjata Tajam maupun barang-barang yang di larang.

Patroli Siskamling yang dilakukan oleh Anggota Koramil 1608-03/Sape juga melibatkan Aparat pemerintah Desa Melayu,Tokoh agama,Toda dan masyarakat dalam  menjaga ketertiban yang ada khusus nya di waktu malam hari.




Kegiatan Patroli dilaksanakan  di tempat-tempat yang di anggap rawan terjadinya tindak kejahatan, seperti Fasilitas umum dan tempat-tempat yang biasa dijadikan tongkrongan anak-anak muda serta pemukiman warga yang padat penduduk dan patroli tersebut di laksanakan secara bergantian ataur bergiliran dimana warga juga turut hadir.

Danramil 1608-03/Sape Lettu Inf Ruslin saat dikonfirmasi Patroli Siskamling ini akan terus dilakukan guna untuk memastikan situasi di wilayah tetap aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat beristirahat dengan tenang, Ucapnya.

Keterlibatan Unsur terkait sangat diharapkan dalam kegiatan Patroli Siskamling ini disamping menjaga Kamtibmas di wilayah agar tercipta akan menciptakan hubungan Emosinal yang sangat erat antara TNI dengan masyarakat dan antara masyarakat dengan masyarakat itu sendiri.

Salah Satu warga yang mengikuti Patroli Siskamling menyatakan Kami sangat senang dengan ada nya kegiatan Patroli Siskamling yang di laksanakan oleh Kodim 1608/Bima melalui Koramil 1608-03/Sape khusus nya malam hari Kami merasa aman dan harapan Kami sebagai masyarakat dengan kegiatan ini tindak kejahatan seperti, pencurian, perkelahian dll dapat kita cegah sedini mungkin.

(Team.MDG.03)

Menuju RKPDes 2026, Pemdes Raba Resmikan Tim Sembilan Perancang Strategis

Bima, Mediadinamikaglobal.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Raba secara resmi membentuk Tim 9 yang bertugas menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) untuk tahun 2026. Pembentukan tim ini merupakan langkah strategis Pemdes Raba dalam merencanakan pembangunan desa yang terarah dan berkelanjutan.

Acara peresmian Tim 9 dilaksanakan di Aula Kantor Desa Raba, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nisa Tenggara Barat (NTB) dan dihadiri oleh Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos, Kepala Desa Raba Syamsuddin, Sekretaris Desa Raba Ibrahim, S. Sos, Ketua BPD Raba dan anggota, Bhabinkamtibmas Desa Raba Aipda Arif Rahmansyah, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan perempuan, pemuda, serta perwakilan dari setiap dusun dan RT.

Sambutan Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S. Sos, mengungkapkan bahwa musdes ini merupakan forum penting untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa. Dengan adanya Musdes, aspirasi dan kebutuhan masyarakat dapat terakomodasi dengan baik dalam RKPDes yang akan disusun.

"Saya sangat mengapresiasi Pemdes Raba yang telah melaksanakan Musdes RKPDes 2026 dengan baik, serta keterlibatan masyarakat sangat penting demi mencapai tujuan bersama untuk kedepannya," Ucapnya. 

Ia melanjutkan, pembentukan Tim 9 ini merupakan langkah yang sangat tepat. Tim ini akan menjadi motor penggerak dalam penyusunan RKPDes yang berkualitas. Saya berharap Tim 9 ini dapat bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel. Libatkan seluruh elemen masyarakat dalam proses penyusunan RKPDes, sehingga RKPDes yang dihasilkan benar-benar menjadi milik bersama dan dapat diimplementasikan dengan sukses.

"Saya berharap RKPDes Desa Raba tahun 2026 dapat menjadi dokumen perencanaan yang komprehensif, realistis, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Prioritaskan program-program yang dapat memberikan dampak positif secara langsung bagi masyarakat,"urainya.

Kepala Desa Raba, Syamsuddin, juga menyampaikan bahwa Tim 9 ini terdiri dari perwakilan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta unsur perangkat desa yang memiliki kompetensi di bidang perencanaan pembangunan.

"Kami berharap Tim 9 ini dapat bekerja secara optimal, menggali potensi desa, serta menyerap aspirasi masyarakat sehingga RKPDes 2026 yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan warga Desa Raba,"ujar Syamsuddin.

Ia menjelaskan bahwa RKPDes 2026 akan menjadi pedoman dalam melaksanakan program dan kegiatan pembangunan di Desa Raba selama satu tahun ke depan. 

Sementara itu, Ketua Tim 9, Ibrahim, S. Sos, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah yang diberikan. "Semoga program serta kegiatan yg dirancang oleh tim 9 nanti tepat sasaran untuk kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat. Serta kami akan bekerja keras, berkoordinasi dengan seluruh elemen masyarakat, serta memanfaatkan data dan informasi yang akurat untuk menghasilkan RKPDes yang berkualitas dan dapat diimplementasikan dengan baik,"tegasnya

Proses penyusunan RKPDes 2026 direncanakan akan melibatkan serangkaian kegiatan, mulai dari pengumpulan data, analisis situasi, musyawarah desa, hingga penyusunan draf RKPDes. Diharapkan, RKPDes 2026 dapat diselesaikan tepat waktu dan disahkan melalui peraturan desa.

Dengan terbentuknya Tim 9 ini, Pemdes Raba menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan pembangunan desa yang partisipatif, transparan, dan akuntabel demi kesejahteraan seluruh masyarakat Desa Raba.(Mdg05) 

Proyeksi Belanja APBD-P Kabupaten Bima Tahun 2025 Turun


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. "Setelah mencermati realisasi pelaksanaan APBD dan capaian indikator serta target kinerja program kegiatan pemerintah daerah selama semester pertama tahun 2025, tentunya perlu dilakukan upaya untuk mendorong penyerapan APBD kabupaten Bima tahun anggaran 2025 secara optimal. 

Berbagai belanja daerah yang tidak produktif dan bersifat penunjang perlu diarahkan kembali ke dalam belanja-belanja untuk mendukung peningkatan pelayanan publik, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima yang kita cintai. Penyesuaian belanja daerah dimaksud nantinya akan diakomodir dalam perubahan APBD tahun anggaran 2025.

Demikian pidato pengantar Nota KeuanganTentang Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Bima

tahun anggaran 2025 oleh Bupati Bima yang diwakili Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE dalam rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bima yang dipimpin oleh Ketua DPRD Diah Citra Pravitasari didampingi Wakil Ketua Muhammad Erwin, S.IP.,M.IP. Kamis (25/09/2025) 


 


Ranperda APBD-perubahan APBD tahun anggaran 2025 ini disusun dengan tujuan untuk menyesuaikan dan menyelaraskan kembali anggaran dengan kondisi perkembangan daerah, memenuhi kebutuhan mendesak yang tidak terduga serta mengakomodir program dan kegiatan prioritas yang belum tercakup dalam APBD murni tahun anggaran 2025.



Perda perubahan APBD tahun anggaran 2025 pada prinsipnya merupakan perbaikan serta penyempurnaan atas APBD murni yang disusun dengan memperhatikan pokok-pokok kebijakan yang tertuang dalam perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2025 yang telah disepakati bersama oleh kepala daerah dan DPRD kabupaten Bima.



"Pendapatan daerah

dalam perubahan APBD direncanakan sebesar Rp

 2.087 triliun, mengalami penurunan sebesar Rp. 41,6 milyar atau 1,96% dari target APBD sebelum perubahan sebesar Rp. 2.128 Triliun. 


Demikian halnya belanja daerah pada APBD perubahan tahun anggaran 2025 direncanakan sebesar Rp. 2.126 Triliun, mengalami penurunan sebesar Rp. 6,7 milyar atau 0,31% dari target APBD sebelum perubahan sebesar Rp 2.132 Triliun. 


Sementara, penerimaan pembiayaan daerah dalam perubahan APBD TA. 2025 direncanakan sebesar Rp. 39,9 milyar mengalami kenaikan sebesar Rp. 34,9 dari APBD sebelum perubahan sebesar Rp. 5 milyar, kenaikan pembiayaan daerah terjadi pada pos sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun 2024 berdasarkan hasil audit BPK pengeluaran pembiayaan daerah dalam perubahan APBD tahun 2025 direncanakan tetap sebesar satu milyar rupiah. Papar Sekretaris Daerah. 





Desa Riamau Gelar Lomba Penataan Lingkungan Tingkat RT: Wujudkan Lingkungan Asri dan Sehat

Bima, Mediadinamikaglobal.id – Desa Riamau, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar lomba penataan lingkungan tingkat RT (Rukun Tetangga) sebagai upaya mewujudkan lingkungan yang asri dan sehat. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan tempat tinggal.

Lomba yang diikuti oleh seluruh RT di Desa Riamau ini, dibuka secara resmi oleh Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S. Sos, pada Kamis, 25 September 2025.

Ketua RT saat menyambut tim penilai di Dusun Kalau, Desa Riamau

Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S. Sos, mengatakan bahwa sangat mengapresiasi inisiatif Desa Riamau dalam menggelar lomba penataan lingkungan tingkat RT ini. Ini adalah langkah yang sangat positif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

Camat Wawo saat memberikan sambutan kepada warga Desa Riamau

"Saya berharap lomba ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga, tidak hanya di Desa Riamau, tetapi juga di seluruh wilayah Kecamatan Wawo, untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Lingkungan yang bersih dan sehat akan berdampak positif bagi kualitas hidup kita semua.Setidaknya sangat diperlukan kerja sama dan kekompakan warga dengan pemerintah Desa, agar bukan hanya saat lomba saja akan tetapi mampu dipertahankan,"ucapnya.

Ia menambahkan, manfaatnya sangat banyak. Selain meningkatkan kebersihan dan keindahan lingkungan, lomba ini juga dapat mempererat tali silaturahmi antar warga, meningkatkan semangat gotong royong, serta menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan sehat untuk ditinggali.

"Tentu saja. Kami dari pihak kecamatan sangat mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Kami memberikan dukungan berupa bantuan teknis, koordinasi dengan pihak-pihak terkait, serta dukungan moril kepada panitia dan seluruh warga Desa Riamau," tuturnya. 

Kades Riamau saat memberikan sambutan kepada warganya. 

Kemudian, Kepala Desa Riamau, Adisan,S.Sos, menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga dalam mengikuti lomba ini. 

"Saya sangat bangga melihat semangat gotong royong dan kepedulian warga Desa Riamau dalam menjaga lingkungan. Lomba ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas hidup kita bersama, mari kita mulai bersama-sama membangun desa ini. Kalau bukan kita siapa lagi, ini baru permulaan. Agar kita bisa mengevaluasi kembali apa yang menjadi kekurangan kita hari, dan dapat diperbaiki kembali untuk persiapan lomba tingkat Kabupaten Bima Tahun 2026 kedepannya," ujarnya.

Kriteria penilaian lomba meliputi kebersihan, keindahan, penghijauan, pengelolaan sampah, penataan administrasi penduduk, dan penerangan/lampu malam hari, serta partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan. Tim juri yang terdiri dari unsur Kecamatan dan perangkat desa. 

Tim Penilai Lomba Penerangan/Lampu
Oleh Khairul Insan, S. Sos
Selaku Kasi Nessos Kec. Wawo

"Kami berharap lomba ini dapat memotivasi seluruh warga untuk terus menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, tidak hanya selama lomba berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari," kata Kepala Desa Riamau, Adisan, S. Sos

Ketua TP PKK Kecamatan Wawo
Samsuryati, A. Me, Keb saat meninjau kebun sehat salah satu warga di Kalate.

Lomba ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan Desa Riamau secara keseluruhan. Dengan lingkungan yang bersih, asri, dan sehat, diharapkan kualitas hidup masyarakat Desa Riamau juga akan semakin meningkat. (Mdg05)  

Polda Lampung Bongkar Penipuan Love Scamming, Empat Napi Jadi Tersangka.


Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung berhasil mengungkap dua kasus penipuan daring bermodus love scamming. Empat orang tersangka yang seluruhnya berstatus narapidana ditetapkan sebagai pelaku.

Keempatnya yakni RDP, napi di Rutan Kota Metro, serta tiga napi Lapas Kotabumi, Lampung Utara yakni MNY, S, dan RS. 

Direktur Ditreskrimsus Polda Lampung, Kombes Dery Agung Wijaya menjelaskan, modus kedua kasus tersebut serupa, yakni para pelaku berpura-pura sebagai anggota kepolisian.

“Kasus ini terungkap melalui patroli siber. Setelah ditelusuri, para pelaku diketahui menggunakan identitas palsu dengan mengambil foto anggota Polri dari internet,” kata Dery, Kamis 25 September 2025.

Menurutnya, para pelaku lebih dulu menjalin hubungan asmara dengan korban secara daring. Setelah itu, korban diarahkan melakukan panggilan video call bernuansa seksual. Rekaman tersebut kemudian dipakai untuk memeras korban.

“Para korban ini dibuat percaya, lalu diajak melakukan video call sex. Hasil rekamannya dijadikan alat untuk memeras mereka,” ujarnya.

Begitu identitas para pelaku terungkap, penyidik Polda Lampung langsung berkoordinasi dengan Kanwil Ditjenpas karena para tersangka masih menjalani masa hukuman.

“Dari dua kasus ini, total ada empat tersangka. Satu orang di Rutan Kota Metro dan tiga lainnya di Lapas Kotabumi, Lampung Utara,” jelas Dery.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa ponsel, kartu ATM, hingga kaus bertuliskan ‘Jatanras’. ( Fs/Red) 

Pengesahan PROPEMPERDA 2026, Sinergi Pemerintah Tulang Bawang dan DPRD Perkuat Arah Pembangunan Tulang Bawang.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.id || Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dan DPRD menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat fondasi pembangunan daerah melalui Rapat Paripurna DPRD yang membahas dan mengesahkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) Tahun 2026, pembicaraan Tingkat I atas sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), serta pengumuman personel Panitia Khusus (Pansus). Kamis, (25/09/2025).

Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Tulang Bawang ini dihadiri oleh Bupati Drs. Qudrotul Ikhwan, MM dan Wakil Bupati Hankam Hasan, yang sekaligus menyampaikan sambutan mewakili pemerintah daerah. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD atas penetapan PROPEMPERDA 2026 sebagai langkah strategis dalam penyusunan kebijakan daerah.

“PROPEMPERDA merupakan instrumen penting dalam merancang peraturan daerah yang terencana, terpadu, dan sistematis sebagai pijakan hukum dalam pembangunan. Pemerintah berharap seluruh Raperda yang telah ditetapkan dapat dibahas dan disahkan sesuai target,” ujar Hankam Hasan.

Dalam PROPEMPERDA 2026, sejumlah Raperda dari inisiatif eksekutif telah disepakati, di antaranya tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2025–2045, Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah 2025–2030, Perubahan Perda Nomor 7 Tahun 2019 tentang Kepala Kampung, Pertanggungjawaban APBD 2025, Perubahan APBD 2026, dan APBD 2027. Sementara dari inisiatif legislatif, terdapat Raperda tentang Pembinaan Ideologi Pancasila serta Corporate Social Responsibility (CSR).

Selain itu, DPRD juga mengajukan dua Raperda penting yang masuk dalam prioritas 2025, yakni Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah, sebagai dasar hukum dalam pengelolaan, pendistribusian, dan stabilitas pasokan pangan, serta Penyelenggaraan Keolahragaan yang menjadi pedoman dalam pengembangan prestasi dan pembinaan olahraga daerah. Pemerintah menyatakan siap berkolaborasi dengan Pansus DPRD dalam membahas kedua Raperda tersebut agar sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Wakil Bupati menegaskan, pembentukan peraturan daerah melalui PROPEMPERDA memiliki peran strategis dalam merumuskan arah pembangunan yang menyeluruh.

“Pembangunan adalah proses perubahan di seluruh aspek kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, perencanaan harus dilakukan secara terstruktur dan diwujudkan dalam pengelolaan keuangan daerah yang terintegrasi melalui APBD,” tegasnya. 

Dengan ditetapkannya PROPEMPERDA Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang optimistis seluruh kebijakan yang dihasilkan akan menjadi dasar hukum yang kuat untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berkeadilan. 
( Fs/Red) 

Universitas nggusuwaru Bima Melakukan Penarikan Mahasiswa KKN-PPL di Desa Tonda Kecamatan Madapangga


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.--Rektor Universitas nggusuwaru Bima Dr. Tafsir memberikan sambutan saat penarikan dan penjemputan mahasiswa KKN-PPL UNSWA bima

 Universitas nggusuwaru Bima (UNSWA) Bima melakukan penarikan dan penjemputan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), kegiatan itu dipusatkan di SMAN 2 Madapangga, Rabu (24/9/2025).

Rektor Unswa Dr. Tafsir dalam kesempatan itu mengungkapkan, KKN yang dilaksanakan Universitas nggusuwaru Bima sebagai bentuk nyata mengaplikasikan tri darma perguruan tinggi salah satunya yakni pengabdian kepada masyarakat.

"Kami akan terus mewujud nyatakan tri darma dalam pengabdian kepada masyarakat, anak-anak mahasiswa sudah melakukan semua tri darma itu dari tiap tiap prodi." kata tafsir

Rektor Dr. tafsir juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para kepala kampung desa tonda kecamatan madapangga yang senantiasa memberikan dukungan kepada mahasiswa dalam melaksanakan KKN. Dukungan itu menurutnya sangat penting guna menunjang pelaksanaan program pemerintah kampung diluar dari program rutin.

"Kami menyampaikan banyak terimakasih kepada kepala kampung tonda kecamatan madapangga, kami mendapat laporan bapak-bapak selalu aktif, rutin memantau, memberikan dorongan kepada anak-anak kami, bahkan selalu melakukan pendampingan. Bukan saja kepala kampung tapi juga Baperkam, aparat kampung tonda kecamatan madapangga, para tokoh baik secara institusi pemerintah." ujarnya

Sementara itu Ketua Lembaga Penelitian Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Penanggungjawab KKN angkatan pertama UNSWA, mengatakan, ada sejumlah program yang dilaksanakan mahasiswa selama KKN diantaranya pembuatan tapal batas antar kampung tonda kecamatan madapangga.

"Berdasarkan hasil observasi dan survei dilapangan ada beberapa program yang dilakukan yaitu yang pertama tapal batas antar kampung yang ada di Desa tonda, tanam pohon dan program program lain. Ini yang sering menjadi perdebatan antar kampung, kamudia penanda jalan atau penomoran rumah dan pembuatan gapura menyongsong HUT RI dan HUT Kabupaten serta literasi dan numerasi dan pengenalan digitalisasi bagi anak usia dini." ucap Rektor Dr. tafsir

Franklin menjelaskan, penarikan mahasiswa KKN dilakukan secara bertahap mulai dari Distrik Moswaren, Distrik Seremuk dan ditutup dengan penarikan mahasiswa KKN di Distrik Teminabuan. Jumlah mahasiswa KKN angkatan pertama sebanyak 9 orang mahasiswa yang tersebar di tiap-tiap prodi program studi.

"Kita lakukan penarikan yaitu di kampung desa tonda kecamatan madapangga, tempatnya di SMAN 2 Madapangga.

Melalui kegiatan KKN Unswa Bima tersebut diharapkan menambah karya inovasi mahasiswa untuk pengabdian kepada masyarakat. Selain itu kegiatan KKN selanjutnya akan dilakukan di Distrik-distrik yang lain dengan bermitra bersama pemerintah baik di tingkat Kabupaten maupun tingkat Distrik dan kampung desa tonda kecamatan madapangga.(Sekjend MDG)

Pemkab Bima Anaktirikan Tower Jaringan, dan Jalan Rusak Desa Campa


Madapangga NTB, Media Dinamika Global.id.--Prihatin dan sangat memiriskan hati. Kondisi itulah, yang dirasakan warga masyarakat Desa Campa Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima NTB.

Pasalnya, pembangunan infrastruktur jalan desa rusak parah selama beberapa tahun lamanya.

Saking menderitanya warga Campa, saat kemarau kondisi jalan berdebu, pantauan langsung Sekjend MDG Kamis 25 September 2025.

Sementara, pada musim hujan malah lebih parah lagi gegara kondisi jalan bak kubangan kerbau.

Selain, berlobang sangat dalam juga becek dan berlumpur sehingga sulit dilintasi kendaraan roda dua (motor) maupun roda empat (mobil).

Padahal, jika Pemkab Bima peduli dan serius memberi perhatian  memperbaiki jalan Desa Campa yang sudah bertahun-tahun terkesan adanya pembiaran,  maka tidak akan menghambat akses transportasi untuk mengangkut hasil bumi dan perekonomian masyarakat.

“Bagaimana rakyat bisa beraktivitas dan sejahtera hidupmya, kalau sarana jalan rusak begini tidak diperbaiki. Desa inipunya potensi SDA yang bisa menghidupi masyarakat. Kita semua resah, seakan infrastruktur jalan disini ‘dianak-tirikan’ dibanding desa-desa lainnya yang ada di Bima,” sorot warga, yang enggan ditulis namanya.


Menyikapi akses kerusakan jalan di Desa Campa dan sekitarnya, Politisi PAN Aminullah, pun ikut merasa prihatin.

“Kita berupaya memperjuangkan untuk perbaikan. Tapi, mungkin baru bisa terealisasi nanti pada Tahun Anggaran  2026-2027. Pasalnya, untuk dimasukkan di anggaran pokok APBD 2025, sepertinya terlambat karena sudah diketok. Artinya, keresahan warga Desa Campa ini mesti diperjuangkan dan patut dirioritaskan.

“Insya Allah, saya akan bicarakan dengan Bupati dan  Wakil Bupati Bima setelah dilantik. Juga,  anggota DPRD Provinsi dan Anggota DPR RI dari PAN,” janji Maman, panggilan akrab Aminullah.(Tim MDG)

Rabu, 24 September 2025

Berikan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Serka MujahidinPimpin Kegiatan Siskamling.


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Dalam rangka menciptakan wilayah teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, Serka Mujahidin pimpin kegiatan Siskamling bertempat di Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima. Rabu, (24/09/25)

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama dengan 10 orang Personil.

Adapun Personil yang terlibat Siskamling dalam kegiatan tersebut adalah, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae 3 orang, Ketua LPM, Ketua Rumah Aspirasi, Ketua RT / RW, Ketua Karang taruna, beserta Tokoh masyarakat 

Rangkaian kegiatan pada Pukul 08.40 Wita, Personil Siskamling di Rt 02 Rw 01 di pimpin oleh yang tertua.

Pada kegiatan tersebut ada beberapa hal yang disampaikan sebelum melaksanakan Siskamling.

Serka Mujahidin menjelaskan, kegiatan patroli Siskamling pada Siang ini yang kita laksanakan merupakan tugas kita bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat guna mengurangi terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama, ujarnya.

Lanjutnya, maka dalam hal ini bangun komunikasi yang yang Humanis dengan masyarakat, hindari perkataan maupun tindakan atau hal-hal lain yang tidak baik, harapnya.

Pukul 08.50 Wita, Personil yang terlibat Siskamling menuju sasaran yang sudah di tentukan memberikan penekanan kepada warga yang sedang nongkrong di pos ronda agar jangan keluar rumah terlalu malam.

Usai melaksanakan kegiatan Siskamling sekitar Pukul 09.20 Wita, kegiatan siskamling pun selesai dengan tertib aman dan kondusif. (Koramil-01/Tim MDG)