Media Dinamika Global

Minggu, 14 September 2025

Wali Kota Bima Apresiasi Event Pacuan Kuda Wali Kota Cup Tahun 2025

 

Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana, pemilik kuda, serta seluruh masyarakat Kota Bima dan luar daerah yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan event Pacuan Kuda "Wali Kota Cup I" Tahun 2025. Apresiasi ini disampaikan pada momen penutupan kegiatan pacuan kuda yang digelar di Lapangan Pacuan Kuda Sambinae Kota Bima, Minggu (14/09).

Wali Kota Bima menekankan bahwa kerja sama, dukungan, dan partisipasi semua pihak telah membuat event ini dapat terselenggara dengan kondusif, aman, dan lancar. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang pelestarian budaya dan tradisi masyarakat Bima, tetapi juga mempererat silaturahmi sekaligus mendorong potensi pariwisata dan ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima berharap event ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan kualitas yang semakin baik, sehingga Pacuan Kuda Bima tetap menjadi kebanggaan daerah dan mampu menarik perhatian yang lebih luas di masa mendatang.

Menjelang tahun 2026, Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk menyediakan anggaran yang lebih besar guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan event Pacuan Kuda. Wali Kota Bima juga berencana untuk mengupayakan pelaksanaan event ini dua kali dalam setahun sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya serta pengembangan pariwisata dan ekonomi daerah.(Sekjend MDG)

MTsN 1 Bima Sukses Gelar Upacara Penutupan Kemah Perkajusami: Lahirkan Generasi Pramuka Tangguh



Bima,Mediadinamikaglobal.id
– Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bima di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses menggelar upacara penutupan Kemah Perkajusami yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 11-14 September 2025. 

Acara penutupan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh seluruh peserta kemah, para pembina, guru, TU MTsN 1 Bima, Kwarda, Kwara , Kepala Min 1 Bima Bismar, S. Pd., M. Pd, Kepala MTsN 1 Bima Najamuddin, S. Ag dan orang tua siswa. 

Kemah Perkajusami yang merupakan agenda tahunan MTsN 1 Bima ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian, kedisiplinan, serta keterampilan kepramukaan siswa. Tahun ini, kemah diikuti oleh siswa dari tingkatan kelas VII, VIII dan Kelas IX. 

Proses penyulutan api unggun 
Dan pensi

Kepala MTsN 1 Bima, Najamuddin, S. Ag, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini. Beliau juga menekankan pentingnya kegiatan kepramukaan dalam membentuk karakter siswa yang tangguh dan berakhlak mulia.

"Kemah Perkajusami ini bukan hanya sekadar ajang berkumpul dan bersenang-senang, tetapi juga sebagai wadah untuk melatih kemandirian, kedisiplinan, dan keterampilan siswa. Kami berharap, melalui kegiatan ini, siswa dapat menjadi generasi pramuka yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi bangsa dan negara," ujar Kepala MTsN 1 Bima pada media ini via Whatsapp, Minggu (14/09/2025) pukul 19.00 Wita

Upacara penutupan diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti penyulutan api unggun pensi, serta pada hari terakhir (tanggal 14 September 2025) operasi semut dan bersih-bersih, pengumuman dan pemberian penghargaan kepada peserta terbaik, serta pelepasan tanda peserta kemah. 

Salah seorang peserta kemah, mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini. Ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran berharga selama mengikuti kemah.

"Saya sangat senang bisa ikut kemah ini. Saya jadi lebih mandiri, disiplin, dan punya banyak teman baru. Saya juga belajar banyak tentang kepramukaan," katanya dengan antusias.

Dengan suksesnya penyelenggaraan Kemah Perkajusami ini, MTsN 1 Bima berharap dapat terus meningkatkan kualitas kegiatan kepramukaan di madrasah. Pihak sekolah juga berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi siswa melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler lainnya. (Mdg05)  

Wujudkan Talenta Unggul ala Tulang Bawang Udang Manis, Wabup Hankam Hasan Buka Turnamen Sepak Bola Usia Dini.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.id || Wakil Bupati Tulang Bawang, Hankam Hasan, membuka secara resmi Turnamen Sepak Bola Usia 10 dan 12 Tahun yang digelar di Lapangan Persada, Unit 2 Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, Minggu 14 September 2025.

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kominfo, Plt. Kabag Umum yang mewakili, serta Camat Banjar Agung. Kehadiran pejabat daerah dan tokoh masyarakat menambah semarak pembukaan turnamen yang diinisiasi oleh GRIB Jaya Kabupaten Tulang Bawang.

Dalam sambutannya, Wabup Hankam Hasan memberikan apresiasi tinggi kepada GRIB Jaya atas inisiatifnya menyelenggarakan turnamen ini. Menurutnya, kegiatan olahraga usia dini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga berperan penting sebagai sarana pemersatu bangsa, pembentukan karakter, serta pencarian bibit pesepakbola berbakat dari Tulang Bawang.

“Saya berharap ke depan akan semakin banyak turnamen sepak bola usia dini yang digelar, baik oleh pemerintah maupun organisasi masyarakat,” ujarnya.

Wabup juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang mendukung anak-anaknya mengembangkan bakat di bidang olahraga. Ia menekankan pentingnya dukungan keluarga, kerja keras, serta peran pelatih dalam membentuk generasi pesepakbola yang berprestasi.

Kepada para peserta, Hankam Hasan berpesan agar menjadikan turnamen ini sebagai ajang belajar dan mengasah kemampuan, bukan sekadar mengejar kemenangan. 

“Bermainlah dengan hati, penuh semangat, dan junjung tinggi sportivitas. Jaga kaki kalian, karena itu adalah aset yang sangat berharga. Ingat, ini hanya pertandingan, sudah biasa ada kalah dan menang. Jangan sampai terjadi kerusuhan,” tegasnya.

Sementara itu, kepada perangkat pertandingan, khususnya wasit, ia meminta agar menjalankan tugas dengan adil, jujur, dan tegas, sehingga dapat menjadi teladan dalam menegakkan nilai-nilai integritas dan sportivitas.

Turnamen sepak bola usia dini ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta baru yang dapat membawa nama baik Tulang Bawang di masa mendatang. 

Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat pembangunan daerah berlandaskan tagline “Udang Manis” (Unggul, Damai, Aman, Nyaman, Guyub, Mandiri, Agamis, Natural, Inovatif, Sejahtera) di mana olahraga menjadi salah satu wadah untuk mencetak generasi unggul, sehat, dan berkarakter.( Fs/Red)

Nampak Terlihat Jembatan Amblas Jalur Menuju PGE Ulubelu Dari Talangpadang


Tanggamus, -Media Dinamika Global.id Jalan menju PGE Ulubelu dari kecamatan Talangpadang di jalur pekon Negeriagung, yang sekilas nampak mulus. Namun di balik itu, ada titik rawan yang disebut warga sebagai “jebakan Batman”, Minggu (14/09/25)

Dari pantauan awak media, jembatan tersebut nampak ambles sedalam kurang lebih 10 cm, yang lokasinya tidak jauh dari area pemakaman Tionghoa ( pekon Negeriagung ).

Sekilas jalan terlihat mulus, disinilah banyak pengendara terjebak, tiba-tiba permukaan jembatan menurun mendadak. Dan ini sangat berbahaya bila kondisi kendaraan dalam keadaan ngebut (red-cepat), akan membuat kendaraan hilang kendali, yang bisa saja mengakibatkan kecelakaan ( Lakalantas).

Eeng Suhendi, pedagang es yang berjualan di dekat lokasi, mengaku pernah menyaksikan pengendara terjatuh, pada saat melintasi jembatan ambles tersebut.

“ Ada aja motor jatuh di situ, kayak anak - anak saat pulang sekolah itu lagi ramai - ramainya yang melintas. Ini jalan lintas sekian kecamatan bisa antar kabupaten juga, harusnya cepat diperbaiki,” ungkapnya.

Warga lain pun menambahkan, meski talud di samping jembatan sempat diperbaiki, pasca banjir dua tahun lalu, namun perbaikan tidak menyentuh bagian jembatan. Akibatnya, hingga kini bagian tengah jembatan masih amblas.

" Dulu waktu ada perbaikan jalan, cuman sisi talud serta pengaspalan yang di perbaiki, jembatan tidak, ya mungkin belum ada yang rusak saat itu," katanya.

Diduga, kerusakan karena adanya lalu lintas kendaraan besar, seperti kendaraan berat serta besar yang menuju Pertamina Geothermal Energy (PGE) Ulubelu, belum lagi truck - truck pengangkut material yang beban muatan cukup berat. Masyarakat sekitar berharap agar pihak terkait segera turun tangan, memperbaiki jembatan tersebut. Warga khawatir jika dibiarkan, kerusakan akan semakin parah.

Apalagi belum lama ini, jalan tersebut baru saja dilalui rombongan Gubernur Lampung Rahmad Mirzani Djausal pada 9 September 2025 saat kunjungan kerja ke PGE Panas Bumi Ulubelu. Besar kemungkinan, rombongan pejabat tersebut pun merasakan hentakan keras dari “jebakan Batman” ini.

Kemana Masyarakat Mengadukan Hal Ini!

Dari beberapa informasi yang kami terima, mengingat jalan ini adalah jalur yang menghubungkan ke beberapa kabupaten salah satunya kabupaten Lampung Barat, dari setelah melewati PT. PGE Panas Bumi Ulubelu lanjut menuju pekon Ulusemoung  setelah itu ambil arah kiri ke pekon Petai Kayu. Dan di nyatakan, jalan ini masuk dalam naungan pertanggung jawaban tingkat Provinsi dalam hal ini Pemda Provinsi Lampung.

Maka masyarakat, pelintas dan yang di area sis kiri dan kanan jalan tersebut, bisa menyampaikan aspirasinya melalui dewan perwakilan rakyat tingkat Provinsi juga dewan perwakilan rakyat tingkat pusat, pada saat ada reses para wakil terpilih dapil tersebut.

Atau pengajuan Corporate Social Responsibility ( CSR ). Kemana? CSR di ajukan! Tentunya ke perusahaan yang bersentuhan secara langsung dengan wilayah atau jalan tersebut, seperti Perusahaan BUMN Panas Bumi PT. Pertamina Geotermal Energy (PGE) Ulubelu yang masih beraktivitas. Disini, menurut informasi yang kami dapatkan selain masyarakat maka anggota DPRD setempat serta Pemerintahan Daerah nya lah, untuk mengajukan serta menegur di lakukannya perbaikan serta pemeliharaan jalan. 


Yunt/APPI

Soal Oknum ASN Selingkuh Istri Tetangga, Ahmad : Tidak Pernah Melakukannya dan Difitnah

Ahmad Aparatur Sipil Negara, (Ist/MDG).

Dompu, Media Dinamika Global.Id ||   Issue dugaan perselingkuhan yang sempat menghebohkan publik beberapa hari lalu, Ahmad Aparatur Sipil Negara (ASN) warga lingkungan Ginte Puncak Membantah keras dugaan tersebut. 

"Saya tidak pernah melakukan perbuatan perselingkuhan seperti yang di tunjukkan kepada saya," terang Ahmad pada media ini saat di temu di polres Dompu Sabtu kemarin (13/09/25).

Ahmad membenarkan jika dirinya bersama empat orang lainya beberapa bulan lalu sempat duduk bersama di ruang tamu rumah milik saudari Dade, 

"Disitu kami tidak melakukan apa apa hanya saja kami duduk di ruang tamu, Saat ini selain saya, ada J istrinya Abdul Azis, Rani dan dada pemilik rumah setempat, bagai mana ceritanya saya dan J itu melakukan perbuatan semacam itu," ungkapnya.

Lanjut Ahmad mejelaskan, jika beberapa hari lalu sempat di persoalkan dan di laporkan  oleh saudari Abdul Azis suami dari J itu, lantaran kami duduk bersama saat itu.

"Tak hanya itu, ia juga mempersoalkan adanya SMS saya memintai bantuan pada j menyampaikan uang untuk membayar barang yang saya beli, tetapi itu semua sudah Klir saya sampaikan saat di pertemukan oleh babinkatimas".

Namun beberapa hari semuasai mereka di pertemuan, Ahmad pun kemudian di laporkan oleh saudari Abdul Azis ke polisi dengan perihal dugaan tersebut. 

"Tidak berhenti di situ, beberapa harinya lagi Abdul Azis bersama beberapa orang nya kemudian mencari saya dengan niat ingin mengajak saya duel, hal itu ia katakan pada anak saya, Saya tidak merespon ajakan saudari Abdul Azis," ungkapnya.

Tak hanya itu, Keesokan harinya lagi saudari Abdul Azis ini mencari nya di ruma, namun pihaknya saat itu tidak ada di rumah.

"Mungkin merasa kesal, tidak ada saya diruma, dan laporan nya di polisi tidak di respon karena bukti saya di fitnah menyelingkuhi istrinya tidak ada, Lalu Abdul ajiz ini meluangkan emosi dan main hakim sendiri merusaki ruma dan isi nya yang ada milik anak saya," bebernya.

Jika seandainya orang benar benar melakukan perihal dugaan tersebut, Ahmad mengatakan. "ngapain saya serahkan diri, mending saya menghilang kan...?

"Tetapi langkah ini saya mengambil, karena ingin membuktikan jika semua apa yang sudah mereka perbuat dan tuduhkan pada diri saya tidak benar benar terbukti," ungkapnya.

Atas peristiwa yang terjadi, pihaknya akan mengambil langkah hukum, dimana pihaknya telah benar benar di fitnah dan mencemari nama baik dirinya beserta keluarga nya.

"Saya dan keluarga besar saya akan mengambil langkah hukum atas sikap saudari Abdul Azis pada saya ini. Sekarang ia sudah di laporkan atas tindakan pidana pengerusakan yang dia lakukan," tegasnya. (Red).

Sabtu, 13 September 2025

Komitmen Menjaga Harkamtibmas, Polsek Madapangga, TNI dan Sat Pol PP Menggelar Patroli Gabungan


Kabupaten Bima, Media Dinamika Global.Id || Polsek Madapangga Polres Bima Polda NTB bersama TNI dan Sat Pol PP menggelar patroli gabungan. kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi kerawanan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Madapangga.

Kegiatan yang diawali dengan apel persiapan personel gabungan itu dipimpin oleh Kapolsek Madapangga Ipda Mujahidin pada Jum,at (12/09/25) sekira pukul 20.00.Wita di halaman Kantor Mapolsek Madapangga.

Terpisah Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K,M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan patroli yang dilaksanakan secara mobile itu merupakan wujud sinergitas antara Polri, TNI dan pemerintah dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Melalui patroli gabungan tiga pilar  Polres Bima dan Polsek jajaran berkomitmen menjaga keamanan serta memastikan situasi kamtibmas di wilayah Madapangga tetap Kondusif". Terangnya.

Adib meneruskan, dalam pelaksanaannya tim patroli menyambangi beberapa desa, ruas jalan, tempat keramaian hingga Pemukiman warga dan tempat yang dianggap rawan terjadinya berbagai Guankamtibmas.

Patroli dengan sasaran pencegahan kasus 3C, balapan liar, hingga Aksi menjurus premanisme itu berjalan dengan lancar dan aman.

Redaksi _ Surya Ghempar.

PUKAD Sebut Dikbud NTB Diduga Otak-atik Sistem Tender 43 M


Mataram, Media Dinamika Global.Id || Kasus pengadaan Alat Praktek tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebesar 43 Miliar Yang bergulir di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB menjadi sorotan Publik, Bukan hanya soal keterlambatan proses, tetapi juga dugaan maladministrasi, lemahnya transparansi, hingga potensi pengaturan tender. 

Pusat Kajian Demokrasi (PUKAD NTB) pun langsung melayangkan Surat Aksi Demontrasi Di mana Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (DIKBUD NTB) - Kantor Gubernur NTB - BPKP NTB menjadi Tempat untuk menyuarakan Terkait dengan Problem yang Terjadi.

Direktur PUKAD NTB, Firmansyah, SH, menilai proses pengadaan ini penuh kejanggalan. Menurutnya, banyak hal yang harus di ungkap dihadapan Publik.

“Sistem itu dibuat untuk mengontrol proses pengadaan. Kalau data di Sistem tidak sesuai kenyataan, maka ini merupakan konspirasi yang sengaja dimainkan oleh beberapa Oknum titipan penguasa” tegas Direktur PUKAD melalui Via WhatsAppnya. Sabtu, (13/9/25).

Firmansyah juga menilai adanya permainan kotor dengan adanya dugaan pengaturan tender, mengingat nilai proyeknya besar dan terkait sektor pendidikan yang seharusnya dijaga marwahnya.

Keterlambatan kontrak berimbas langsung pada distribusi alat praktik. Padahal, siswa SMK sangat mengandalkan fasilitas ini untuk meningkatkan keterampilan mereka.

“Pengadaan alat praktik ini bukan sekedar beli barang, tapi soal masa depan generasi bangsa. Kalau terlambat, berarti kita sengaja mengorbankan generasi,” kecam Firmansyah.

Selain itu, PUKAD NTB mendesak Pemerintah Provinsi NTB dan BPKP untuk menindak tegas oknum yang coba bermain dengan nasib Anak Bangsa.

“Jangan sampai dana miliaran menjadi proyek bagi hasil yang menguntungkan beberapa pihak titipan penguasa dan mengorbankan masa Depan Anak Bangsa di Daerah Nusa Tenggara Barat Ini". Tambah Firmansyah.

Dalam Aksi Pusat Kajian Demokrasi (PUKAD NTB) menyatakan sikap :

1. Mendesak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD NTB) agar memberikan kejelasan Pada Publik terkait dengan masalah pangadaan alat praktik senilai 43 M untuk sekolah menengah kejuruan (SMK) Di Nusa Tenggara Barat.

2. Mendesak Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP NTB) untuk segera melakukan Audit Anggaran Pengadaan Alat Praktik 43 M pada DIKBUD NTB.

3. Meminta Kepada Gubernur NTB Segera Panggil dan Evaluasi Kepala DIKBUD NTB karena diduga  mengotak-atik sistem Tender dan Maladministrasi.

4. Jika tuntutan tidak ditindaklanjuti maka PUKAD NTB bersurat Resmi Ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Sementara, pihak Dikbud NTB, belum bisa dikonfirmasi, awank pun Media ini terus berupaya konfirm, hingga berita dipublikasikan. (*).

Resmi Berdiri, DPC Gemabudhi Lombok Utara Deklarasi Dukung MotoGP


Lombok Utara, Media Dinamika Global.Id || Generasi muda Buddhis di Lombok Utara kini memiliki wadah baru untuk berkarya dan bersinergi. Dewan Pimpinan Daerah Generasi Muda Buddhis Indonesia (DPD Gemabudhi) Nusa Tenggara Barat secara resmi membentuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gemabudhi Lombok Utara dalam acara yang digelar di Vihara Sangupati, Desa Tegal Maja, Kecamatan Tanjung, Sabtu (13/9/2025).

Acara berlangsung meriah dengan kehadiran berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, jajaran Polda NTB dan Polres Lombok Utara, hingga organisasi internal Buddhis seperti Permabudhi, Magabudhi, MBI, KBTI, serta perwakilan pemuda lintas organisasi.

Ketua DPD Gemabudhi NTB, Oky David Gandhi, menegaskan bahwa pembentukan DPC ini bukan hanya seremonial, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat kaderisasi generasi muda Buddhis di daerah.

“Kami ingin DPC Gemabudhi Lombok Utara menjadi wadah pengembangan generasi muda Buddhis. Pemuda harus hadir sebagai agen perubahan dengan membawa nilai kebersamaan, kebhinekaan, dan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujar Oky.

Apresiasi juga datang dari Ketua Komisi III DPRD Lombok Utara, Sutranto, S.H., yang sekaligus menjabat Ketua Permabudhi KLU. Ia menilai, kehadiran DPC Gemabudhi akan menjadi mitra strategis pemerintah maupun organisasi kepemudaan lainnya.

“Kami menyambut baik pembentukan DPC Gemabudhi Lombok Utara. Harapannya, pemuda Buddhis mampu tampil berintegritas, berdaya saing, dan siap bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat,” tutur Sutranto.

Selain dukungan dari organisasi keagamaan, kehadiran jajaran Polda NTB dan Polres Lombok Utara menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan ruang yang aman dan kondusif bagi perkembangan generasi muda.

Tidak hanya fokus pada penguatan internal, Gemabudhi NTB bersama Permabudhi Lombok Utara juga menyatakan dukungan penuh terhadap suksesnya event internasional MotoGP Mandalika 2025. Menurut mereka, gelaran tersebut berdampak positif pada pariwisata dan perekonomian daerah.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Buddhis di NTB, untuk bersama menjaga keamanan dan ketertiban. Kondusifitas daerah menjadi kunci, apalagi menjelang MotoGP Mandalika,” tambah Oky.

Dengan terbentuknya DPC Gemabudhi Lombok Utara, diharapkan peran pemuda Buddhis semakin nyata dalam pembangunan daerah, memperkuat persaudaraan lintas organisasi, serta ikut menjaga harmoni sosial di Nusa Tenggara Barat. (Surya Ghempar).

Jaga Sinergisitas dengan Warga, Babinsa Koramil 04/Woha Giat Sholat Subuh Berjamaah.

Babinsa Koramil 04/Woha saat melakukan Sholah Subuh berjamaah di mesjid Binaannya.


Bima. Media Dinamika Global.Id_Babinsa Koramil 04/Woha, dibawah pimpinan Danramil Woha, Kapten Cba, Iwan Susanto SH, Kembali menunjukkan kepedulian sosial dan keagamaannya dengan menggerakkan sejumlah Babinsa untuk melaksanakan giat Sholat Subuh berjamaah bersama tokoh agama dan warga masyarakat di Masjid/ Musholah di masing-masing Desa Binaan. Pada hari minggu tanggal (14/09) Subuh.


Kegiatan yang dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 04/Woha ini disambut hangat oleh jamaah masjid/mushola dan menjadi ajang silaturahmi yang penuh keakraban.


Usai menunaikan ibadah, Babinsa Koramil 04/Woha memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan komunikasi sosial ringan bersama para tokoh agama dan warga.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, mereka berdiskusi mengenai berbagai hal menyangkut keamanan lingkungan, kerukunan umat, dan peran aktif masyarakat dalam mendukung program pembangunan desa.


Danramil Woha, Kapten Cba, Iwan Susanto, SH, Mengatakan, Bahwa kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk membangun kedekatan yang alami dengan masyarakat. “Melalui momen seperti ini, kami bisa lebih memahami kondisi warga, mendengarkan keluh kesah warga dan secara tidak langsung menciptakan rasa aman serta kepercayaan di tengah masyarakat". ungkap Kapten.


Kapten Iwan juga menekankan pentingnya peran tokoh agama dalam menjaga suasana yang sejuk dan harmonis di tengah masyarakat. “Sinergi dengan tokoh agama sangat baik. Mereka adalah panutan masyarakat. kita bisa menjaga lingkungan yang aman dan dapat menciptakan silaturahmi antar warga,” tambahnya.(Mdg/04)

Dugaan Oknum ASN Selingkuhi Istri Tetangga Berbuntut Panjang, Keluarga A Resmi Laporkan Abdul Azis ke Polisi


Dompu, Media Dinamika Global.Id ||  Tidak terima rumah beserta isinya yang ada di rusak serta di hancurkan hingga tak tersisa, Ratu Safitrianingsih Warga Lingkungan Ginte Puncak Kelurahan Kandai ll Kecamatan Woja Kabupaten Dompu di dampingi suami dan pamannya resmi melaporkan saudari Abdul Azis terduga pelaku pengerusakan ke polisi. 

Ratu selaku terlapor yang di temui oleh media ini usai memberikan keterangan di ruang Pidum Polres Dompu Sapu soreh tadi (13/09/25) Sekitar pukul 05 :23 Wita pada sejumlah media ini mengatakan, pihaknya mengambil langkah hukum dan melaporkan terduga pelaku atas nama Abdul Azis karena telah melakukan pengerusakan rumah miliknya yang sebelumnya di tempati oleh A oknum ASN di isukan selingkuhi J istrinya.

"Hari ini saya bersama keluarga secara resmi telah melaporkan saudari Abdul Azis atas dugaan tindak pidana pengerusakan yang ia lakukan terhadap rumah saya," terangnya. 

Abdul Azis dilaporkan dengan nomor Polisi (STTP)/738/lX/25/SPK/Res/Dompu/Polda/NTB., Kondisi rumah saya sudah tidak ada yang tersisa, Kulkas mesin cuci lemari kursi raja karus dan tembok ruma saya semua telah di rusak dan di hancurkan oleh saudari Abdul Azis bersama orang_orangnya," terang Ratu. 

Lanjut ratu mengatakan, di mana peristiwa itu terjadi pada hari kamis malam juma'at tanggal 11 September sekitar pukul 00:00 Wita. Pengerusakan dilakukan oleh terlapor dipicu dengan adanya dugaan perselingkuhan yang terjadi antara A ayah tirinya pelapor bersama saudari J istri Abdul Azis terlapor. Namun dua alat bukti yang mengarah pada yang disangkakan tersebut hingga kita tak terlihat. 

"Dugaan perselingkuhan tampa ada bukti itu menurut saya adalah sebuah kejahatan besar, Itu semua akan kami usut sampe tuntas, sebab akibat hal itu hingga menyebabkan terjadinya tindak pidana pengerusakan ruma saya saat ini, Selain itu, saudari Abdul Azis harus mempertanggungjawabkan perbuatan yang ia lakukan di hadapan hukum nantinya, saya dan keluarga dalam hal ini mengalami kerugian harkat dan martabat atas ulah nya," tegasnya. 

Selain itu, saudari terduga pelaku Abdul Azis ini juga diduga kuat telah menuduh dan memfitnah ayah tiri nya berselingkuh dan berzinah dengan saudari J istrinya, telah mencoreng nama baik orang tua dan keluarga besar pihaknya. 

"Semua tindakan yang diduga dilakukan itu tidak akan kami biarkan begitu saja dan kami pastikan akan melakukan perlawanan sampai tuntas,

Untuk itu, kami memberikan kepercayaan semua kepada pihak penegak hukum bekerja dengan baik atas dugaan kasus ini, Karena Kami tau menuduh dan bertindak melawan hukum tampa dua alat bukti, tentu pasti itu adalah perbuatan melawan hukum sangsinya tentu pidana,".  (Red).