Media Dinamika Global

Selasa, 17 Juni 2025

Civitas Akademik UM Bima Dengan Mahasiswa Kelas Magister di Kampus II UM Bima di Tolotongga Kelurahan Ule Kecamatan Asakota, Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) diakui sebagai Kampus “paling favorit” di Pulau Sumbawa-Nusa Tenggara Barat (NTB). Berbagai Fakultas yang disebut-sebut menjanjikan bagi keberlangsungan masa depan Sumber Daya Manusia (SDM), baik Sarjana (S1) maupun Pasca Sarjana (Magister) yang didukung penuh oleh Dosen Pengajar bergelar Doktor (S3) pun telah disiapkan di Kampus yang antara lain sangat dikenal dengan aksi sosial ini (UM Bima).

Yakni Fakultas Hukum dan Ekonomi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Fakultas Kesehatan, Fakultas Agama Islam, dan Program Pasca Sarjana (S2). Untuk Program Pasca Sarjana yakni pada Fakultas Hukum dan Fakultas Agama Islam. Karena minat masyarakat yang dinilai sangat tinggi pada tiap tahunya, pihak UM Bima harus mempersiapkan sarana dan fasilitas perkuliahan bagi Mahasiswanya yang aman dan nyaman.

Oleh sebab itu, pihak UM Bima telah menyiapkan tiga gedung perkuliahan yang di dalamnya dilengkapi dengan interior yang dinilai sangat apik dan dilengkapi dengan Air Conditioner (AC) bagi kenyamanan proses belajar mengajar. Tiga gedung tersebut yakni Kampus I yang berlokasi di wilayah Kelurahan Na’e Kecamatan rasanae Barat-Kota Bima, Kampus II yang berlokasi pada posisi strategis dengan pemandangan sangat indah yakni di Tototongga Kelurahan Ule Kecamatan Asakota-Kota Bima dan Kampus III yang berlokasi di depan Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah di Lingkungan Salama Kelurahan Na’e Kecamatan Rasanae Barat-Kota Bima.

UM Bima pun tercatat sebagai Kampus perdana di Pulau Sumbawa berstatus Universitas, dan semula berstatus Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH). Sejak perubahan itu berlangsung, UM Bima diakui telah memproduksi ribuan SDM (Alumni) sesuai disiplin ilmu yang dimilikinya. Antara lain, taj sedikit produk Akademik dari UM B ini yang beprofesi sebagai Advokat (Pengacara).

Cetak dan online, Catatan terkini Media dinamika global melaporkan, upaya konsentrasi sangat serius Akademik pada UM Bima bukan saja soal memproduksi ribuan Alumni serta menempa ribua Mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan. Tetapi juga soal peningkatan mutu dan kualitas SDM Dosen Pengajarnya. Yakni kini sedang fokus pada kelanjutan Study S3 (Doktor) bagi puluhan Dosen Pengajar.

Puluhan calon Doktor tersebut, diakui kini sedang menjalani study di dalam Negeri (Indonesia) dan di Luar Negeri (LN). Hal itu dijelaskan oleh Rektor UM Bima, Dr. Ridwan M. Said, SH, MH kepada Media ini, Senin (16/6/2025). Sosok Rektor yang dikenal sangat santai, humanis, cerdas dan tegas ini menjelaskan bahwa upaya tersebut dalam rangka mewujudkan target besar tahun 2028 sekaligus menyambut Indoinesia Emas yang yang digagas oleh Presiden RI, Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto.

“Target kami tahun 2028 yakni 80 porsen SDM Dosen yang mengajar (pengajar) harus bergelar Doktor. Dalam kaitan itu,saat ini (2025) sudah ada 35 orang Doktor (Pengajar) yang ada di UM Bima. Dan yang sedang menempuh study (kuliah) Doktor baik di dalam Negeri maupun di LN. Dalam kaitan itu pula ada sekitar 30 orang. Dan yang sudah dinyatakan sudah diterima dan yang mendaftar pada tahun 2025 ini ada sekitar 35 sampai dengan 40 orang caln Doktor, dan Insya Allah akan terus berkembang,” terang sosok Rektor yang juga dikenal tak pernah jauh dari buku ini.

Masih soal niat mewujudkan target tersebut, pihaknya bukan saja membangun komunikasi dengan berbagai Kampus besar di Indonesia. Tetapi hal yang sama dilakukan pihaknya dengan pihak Kampus ternama di LN yakni di Taiwan.

“Alhamdulillah hari ini kami mendapat informasi bahwa salah satu Dosen dari UM Bima telah diterima di Pemerintah Taiwan  untuk mengukti Program Doktor. Artinya, Alhamdulillah sudah 5 orang Dosen pada UM Bima yang mengikuti Program Doktor atas beasiswa dari Pemerintah Taiwan untuk tahun 2025,” tandasnya.

Ridwan kemudian menjelaskan tentang visi UM Bima. Kampus ini djelaskanya sebagai pusat pengembangan Tekno Preseneiurship. Hal itu ujarnya, tentu saja akan segera dicapai dengan cara mengembangkan SDM pada masing-masing Fakultasnya.

“Berbarengan dengan hal itu, kami di UM Bima juga sedang mengembangkan3 gedung Kampus di 3 Lokasi. Yakni Kampus I, Kampus II dan Kampus III,” terangnya.

Ridwan kembali menjelaskan, tahun ini ada beberapa SDM Dosen pada UM Bima yang dinyatakan lulus terkait Program Doktor atas beasiswa dari pemerintah Taiwan. Salah satunya yakni Miftahul Jannah dari Program Sutdy (Prody) Komputer, Bu Kiki dari Prody Kewirausahaan pada Fakultas Hukum dan dan Ekonomi, Muhamad Akbar dari Prody Bisnis.

“Ada juga yang mendapat beasiswa Program Doktor sebelumnya yakni Fajrin Hardinandar dari Prodi Ekonomi, Muhammad Risqwan dari Prody Kewirausahaan dan Hairunnisa dari Prody Ilmu Komputer dan juga ada beberapa orang yang mendapat beasiswa kuliah Doktor di LN. Yakni Husnatul Mahmuda dan Rafiudin dari Prody Ekonomi Syari’ah,” paparnya.

Atas hal yang diakui sangat penting bagi anak Negeri tersebut, Ridwan mengaku sangat senang dan bangga. Tak hanya itu, Ridwan juga menyatakan apresiasi dan terimakasih kepada Pemerintah Taiwan.

“Atas nama Civitas Akademik pada UM Bima, perasaan kami tentu saja sangat senang dan bahagia. Yang kedua, memang Kampus ini menargetkan 80 porsen Dosen yang mengajar S3 pada tahun 2028. Program ini Insya Allah akan terus berjalan. Dan dalam kaitan itu, Dosen-Dosen kita diberikan kesempatan pada pertengahan tahun 2026. Jika tidak mendaftar pada Program Doktoral, tentu saja tidak ada akan kami berikan jabatan di Kampus ini. Sekali lagi, Reward (penghargaan) dan Panisment (hukuman) dalam kaitan itu tentu saja ada,” tegasnya.

Catatan Media ini mengungkap, soal dominan Dosen Pengajar bergelar Doktor yang dinilai paling Dominan di Pulau Sumbawa-NTB, bisa jadi hanya ada di Kampus UM Bima. Namun soal penyebutan itu, Ridwan enggan berkomentar banyak.

“Masih sulit dijumpai adanya Kampus yang memiliki prosentase SDM Dosen Pengajar sebesar 80 porsen bergelar Doktor di Pulau Sumbawa ini. Dalam kaitan itu pula, sepehamaman kami ya baru di angka 20 porsen hingga 50 porsen dan paling banter sekitar 60 porsen,” ujarnya.

Target SDM Dosen bergelar sebesar 80 porsen, dijelaskanya bersifat “semi revoluisoner”. Jika target itu tercapai paparnya, maka selanjutnya UM Bima akan menapaki fase prestasi, mutu dan rekognisi. Bahkan akan berjembang ke fase kompetitif Nasional dan Internasional.

“Oleh karena itu, UM Bima sembari menyiapkan modernisasi fasilitas dalam rangka menjemput SDM Emas Unggulan yang kita semua cita-citakan. Antara lain interior pada masing-masing ruang kelas yang nyaman dan aman bagi Mahasiswa, baik bagi calon Sarjana maupun Pasca Sarjana (Magister). Sedangkan sumber pendanaan untuk hal itu, ada juga dari pihak lain. Tetapi dominan bersumber dari Organisasi Muhammadiyah,” pungkasnya.

Selain itu, Mahasiswa dari berbagai Fakultas dari Kampus yang satu ini juga kerap dijumpai oleh Awak Media di berbagai lokasi strategis di Kota Bima dan di Kabupaten Bima. Pada moment yang bersamaan, mereka terlihat dan mengenal panasnyasengatan matahari dan dinginya hujan.

Aksi mulia yang dinilai mulia dilakukan oleh masyarakat Kampus tersebut yakni mengumpukan anggaran untuk membantu pihak-pihak yang membutuhkan sentuhan kemanusiaan, baik yang ada di Kota Bima maupun di Kabupaten Bima. Antara lain korban kebakaran, pengidap Kangker danTumor serta korban-korban dalam bentuk lagi yang sangat membutuhkan bantuan dari sesama.

Sementara terkait minat masyarakat di Pulau Sumbawa yang hingga saat ini sangat tinggi untuk melanjutkan sutudy pada Kampus UM Bima ini, berbagai pihak menjelaskan bahwa Kampus ini telah membuktikan keberhasilanya dalam upaya memberikan kontribusi terbaiknya untuk Bima. Salah satunya menahan lajunya keuangan ke daerah lain demi tumbuh dan berkembangnya Bima pula.(Sekjend MDG)

Bapenda Tuba dan Kejaksaan Sidak Pajak Air Tanah PT. SIL, Temukan Pelanggaran Water Meter dan Peruntukan SIPA.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.id || Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tulang Bawang bersama Kejaksaan Negeri Menggala, unsur PDAM, dan Kecamatan Gedung Meneng melakukan verifikasi dan validasi lapangan terhadap objek pajak air tanah milik PT. Sweet Indo Lampung (SIL).

Pemeriksaan ini menindaklanjuti data SIPA (Surat Izin Pengusahaan Air Tanah) dari DPMPTSP Provinsi Lampung, di mana PT. SIL tercatat memiliki 34 titik sumur air tanah. Tim yang dipimpin Plt. Kepala Bapenda Andin Budiman P., dan didampingi Kasi Datun Kejari Menggala, Nurhayati, berhasil memverifikasi 29 dari total 34 titik air tanah.

“Dari pengecekan langsung hari ini, ditemukan 23 titik sumur belum memiliki water meter, sementara 5 titik lainnya sudah tidak aktif. Kami minta agar perusahaan segera membuat berita acara penutupan sumur,” tegas Andin.

Tak hanya itu, tim juga menemukan penyalahgunaan peruntukan penggunaan air tanah yang tidak sesuai dengan izin SIPA. Beberapa titik air yang seharusnya digunakan untuk perumahan karyawan, justru dimanfaatkan untuk industri, dan sebaliknya. “Ini jadi perhatian serius. Jangan sampai perbedaan ini merugikan daerah,” lanjutnya.

Andin menegaskan, Bapenda Tuba akan menetapkan pajak air tanah berdasarkan volume penggunaan aktual yang wajib dicatat melalui water meter, sesuai Perbup Nomor 23 Tahun 2024 tentang Tata Cara Pengelolaan Pajak Air Tanah. Ia juga menghimbau seluruh perusahaan agar patuh memasang water meter dan tidak menghindari kewajiban pajak.

Dalam kesempatan itu, Bapenda juga mengingatkan pentingnya kepatuhan pajak kendaraan, termasuk kendaraan operasional perusahaan agar menggunakan plat Tulang Bawang. “Semua ini demi benefit daerah. Jangan biarkan potensi PAD bocor hanya karena kelalaian administratif,” ujar Andin.

Pemeriksaan dilakukan di area perkebunan tebu dan wilayah pabrik PT. SIL. Meskipun demikian, pihak perusahaan disebut cukup kooperatif dan turut mendampingi tim lapangan.

Andin mengapresiasi Kejaksaan Negeri Tulang Bawang atas pendampingan aktifnya. “Kehadiran Kejaksaan melalui Bidang Datun dan Intel bukan hanya memperkuat legalitas dan pengawasan, tapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap Bapenda,” tandasnya.

Verifikasi dan validasi pajak air tanah ini menjadi langkah awal Pemkab Tulang Bawang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak air tanah. Program ini akan terus digencarkan kepada seluruh perusahaan sebagai bagian dari reformasi tata kelola perpajakan daerah.
( Fs/Red) 

Polsek Limau Identifikasi Rumah Warga yang Ambruk Diterjang Angin Puting Beliung


Media Dinamika Global.id - Tanggamus - Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Tanggamus, Lampung. Kali ini, angin puting beliung menyebabkan sebuah rumah milik warga di Dusun Cempaka Kopong, Pekon Tanjung Jaya, Kecamatan Limau, ambruk dan mengalami kerusakan berat. Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu, 14 Juni 2025, sekitar pukul 14.30 WIB.

Menindaklanjuti laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Limau yang dipimpin oleh Kapolsek Iptu Dedi Yanto langsung turun ke lokasi guna melakukan identifikasi dan pendataan terhadap dampak bencana tersebut.

Rumah yang terdampak diketahui milik Hendri Setiawan (33), seorang warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Bangunan rumah semi permanen tersebut terbuat dari bata merah dan papan, serta menggunakan atap asbes.

Kapolsek Limau, Iptu Dedi Yanto mengatakan, saat kejadian, cuaca tiba-tiba berubah drastis. Awan gelap menyelimuti wilayah tersebut disertai hembusan angin kencang yang berlangsung selama beberapa menit.

“Angin puting beliung datang secara tiba-tiba dan sangat kencang. Dalam waktu singkat, rumah saudara Handri langsung ambruk dan mengalami kerusakan berat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata Iptu Dedi Yanto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Minggu 15 Juni 2025.

Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp80 juta. Selain struktur rumah yang rata dengan tanah, beberapa perabotan penting milik korban juga ikut rusak dan tidak dapat digunakan kembali.

Lokasi rumah yang terdampak berada sekitar 3,5 kilometer dari jalan raya utama. Medan yang sulit dan akses jalan yang terbatas turut memperlambat proses pendataan awal dan penyaluran bantuan. 

Meski begitu, pihak Polsek Limau bersama aparatur pekon dan warga setempat bekerja sama untuk memastikan keselamatan korban dan menjaga lingkungan sekitar dari potensi bahaya lanjutan.

“Kami telah mengamankan lokasi dan memberikan pendampingan awal kepada pemilik rumah. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti BPBD dan Dinas Sosial untuk memastikan adanya bantuan tanggap darurat,” jelas Kapolsek.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat di wilayah Tanggamus dan sekitarnya untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di masa peralihan musim seperti sekarang.

“Kami mengimbau warga untuk lebih waspada dan segera melapor apabila terjadi cuaca buruk, terutama jika tinggal di wilayah rawan bencana seperti daerah perbukitan, pesisir, maupun kawasan terbuka,” tandasnya. 

Yunt

Sinergi Kelompok Tani Kayu Hubi dan Tani Merdeka Indonesia Gotong Royong Buka Akses Jalan Penghubung Tiga Pekon


Media Dinamika Global.id - Tanggamus – Semangat gotong royong dan kemandirian petani kembali ditunjukkan di Dusun Kayu Hubi, Pekon Sumanda, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus. Pada hari ini, Senin (16 Juni 2025), puluhan warga bersama Kelompok Tani Kayu Hubi dan DPD Tani Merdeka Indonesia Tanggamus menggelar kegiatan gotong royong membuka akses jalan baru yang menghubungkan tiga pekon sekaligus: Sumanda, Gunung Kasih, dan Suka Mulya.

Kegiatan gotong royong ini bertujuan membuka jalan baru selebar kurang lebih 3 meter yang nantinya akan sangat membantu masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian seperti pisang, kopi, dan hasil bumi lainnya. Jalur ini diyakini akan menjadi akses penting untuk meningkatkan mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah pekon, kelompok tani, dan elemen masyarakat. Dipimpin langsung oleh Kepala Pekon Sumanda, Muhidin, dan digerakkan oleh Kelompok Tani Kayu Hubi yang diketuai oleh Encuk, kegiatan ini juga mendapat dorongan penuh dari Yatno, S.Sos, selaku Dewan Pakar DPD Tani Merdeka Indonesia Tanggamus.

Dalam keterangannya, Muhidin, Kepala Pekon Sumanda, mengatakan bahwa gotong royong ini adalah bentuk nyata kesadaran masyarakat dalam membangun desa dari sektor infrastruktur dasar.

> “Kami sangat berharap kepada pemerintah daerah, khususnya Pemkab Tanggamus melalui dinas terkait, agar bisa segera membangun jalan ini secara permanen. Karena jalan ini sangat vital untuk masyarakat dari tiga pekon yang selama ini kesulitan akses keluar-masuk,” ujarnya.

Sementara itu, Yatno, S.Sos, menegaskan bahwa semangat kemandirian petani harus terus dirawat melalui aksi nyata seperti ini.

> “Ini bukan sekadar buka jalan, tapi juga bentuk perlawanan petani terhadap keterbatasan akses. Kami dari Tani Merdeka hadir untuk mendukung dan mendorong pemerintah agar lebih serius memperhatikan kebutuhan masyarakat di lapangan,” ucapnya.

Encuk, Ketua Kelompok Tani Kayu Hubi, menjelaskan bahwa pembukaan jalan ini sudah lama direncanakan oleh kelompok tani sebagai respons terhadap kesulitan akses angkut hasil pertanian.

> “Kami para petani ingin jalan ini bisa dimanfaatkan bersama. Supaya hasil bumi kami bisa keluar dengan mudah, dan distribusi semakin cepat sampai ke pasar,” jelasnya.

Gotong royong ini mendapat sambutan luar biasa dari warga. Dengan alat seadanya seperti cangkul, sabit, dan parang, masyarakat dari berbagai kalangan – mulai dari petani, pemuda, hingga tokoh masyarakat – ikut turun langsung dalam kegiatan ini.

Salah satu warga, Pak keli, menyampaikan rasa bangganya bisa berpartisipasi:

> “Kami siap bantu demi kemajuan desa. Harapan kami tentu pemerintah bisa cepat membangun jalan ini agar tidak hanya fungsional tapi juga layak untuk kendaraan angkut,” ujarnya.

Kegiatan gotong royong yang berlangsung di Dusun Kayu Hubi, Pekon Sumanda ini menjadi bukti kuat bahwa jika petani diberi ruang, mereka mampu menjadi motor penggerak pembangunan desa. Jalan penghubung ini bukan hanya akan mempermudah akses ekonomi, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan semangat membangun dari akar rumput.


Yunt.

Rapat Koordinasi Menuju Program Selasa Menyapa, Peringatan Hari Jadi Bima, MTQ Tingkat Kecamatan dan HUT RI Ke-80 yang Meriah

BIMA–Mediadinamikaglobal.id || Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rapat koordinasi guna menyukseskan empat agenda besar di tahun ini: Program Selasa Menyapa, Peringatan Hari Jadi Bima, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan dan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80. Rapat koordinasi yang dihadiri oleh Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos, Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo Ismail, S. Pd, Kapolsek Wawo Iptu Iksan, SH, Danramil 1608-06/Wawo Kapten Inf. Armansyah diwakili Peltu Sahlan, Ketua PKK Kecamatan Wawo Samsuriyati,S.Keb, Kupt Se-Kecamatan Wawo, Kepala desa Se-Kecamatan Wawo dan Kepala sekolah Tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA ini berlangsung di aula Kantor Camat Wawo, pada Selasa (17/06/2025) Pukul 09.30 Wita. 

Foto : Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos saat menyampaikan sambutannya. 

Dalam musyawarah tersebut, dibahas secara detail rencana pelaksanaan masing-masing agenda. Untuk Program Selasa Menyapa,  diputuskan untuk terkait rencana kegiatan,seperti pelayanan publik dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat,  mengadakan berbagai kegiatan positif, dan meningkatkan sosialisasi program. 

Hari jadi bima akan diadakan dan dimeriahkan pada tiap-tiap wilayah kecamatan, dengan rencana kegiatan partisipasi muspika, elemen masyarakat. Peringatan HUT RI ke-80 akan diramaikan dengan rencana kegiatan seperti : upacara bendera, berbagai lomba, dan kegiatan sosial. Sementara itu, MTQ tingkat kecamatan akan dilaksanakan pada pertengshan bulan Juli di Desa Raba, dengan target meningkatkan partisipasi peserta dan kualitas lomba. 

Syarifudin Bahsyar, S. Sos selaku Camat Wawo mengatakan, "Rapat ini sangat penting untuk menyelaraskan langkah dan memastikan terlaksananya ketiga agenda ini dengan sukses dan meriah.  Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dan memberikan dukungan penuh agar acara berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat."ujarnya.

Selain membahas rencana kegiatan, musyawarah juga membahas mengenai anggaran, pembagian tugas, dan penanggung jawab masing-masing kegiatan.  Semua pihak sepakat untuk bekerja sama dan saling mendukung demi tercapainya tujuan bersama. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, diharapkan ketiga agenda besar ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kecamatan Wawo. 

"Diharapkan partisipasi seluruh muspika, kepala desa Se-Kecamatan Wawo dan juga melibatkan elemen masyarakat pada desa masing-masing,"imbuhnya.

Musyawarah diakhiri dengan penandatanganan berita acara dan komitmen bersama untuk menyukseskan Program Selasa Menyapa, hari jadi bima, MTQ Tingkat kecamatan dan HUT RI ke-80.  Semoga semangat kemerdekaan dan kecintaan terhadap Al-Quran dapat terus terjaga dan tumbuh di Kecamatan Wawo. (MDG05

Wakil Bupati Tulang Bawang Sidak Lapak dan Pabrik Singkong, Pastikan Harga Stabil Sesuai Instruksi Gubernur.


Tulang Bawang -Mediadinamikaglobal.id || Wakil Bupati Tulang Bawang, Hankam Hasan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lapak dan pabrik pengolahan singkong di wilayah Kabupaten Tulang Bawang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Lampung, guna memastikan kestabilan harga singkong di tingkat petani hingga pabrik.

Dalam sidaknya, Wakil Bupati beserta rombongan meninjau langsung proses transaksi dan penentuan harga di lapangan. Salah satu lokasi yang disambangi adalah Pabrik Bumi Waras di Bujuk Agung.

"Alhamdulillah, sesuai instruksi Gubernur Lampung, hari ini kita sudah sampai di Pabrik Bumi Waras dan hasilnya cukup baik. Tidak ada persoalan dalam harga yang ditetapkan pabrik dengan ketentuan pemerintah. Semua masih dalam batas wajar," ujar Hankam Hasan.

Namun, ia juga mengungkapkan bahwa di beberapa lapak ditemukan perbedaan harga. Hal tersebut, menurutnya, dipengaruhi oleh sistem pemotongan (repacking) yang bervariasi, bergantung pada kualitas singkong yang masuk.

"Ada yang kita temukan harga Rp750 tanpa potongan 6%, ada juga yang Rp1.250 tergantung kualitas dan repacking. Tapi ini masih dalam batas normal," jelasnya.

Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemkab Tulang Bawang untuk terus mendukung keberadaan pabrik-pabrik singkong sebagai mitra strategis bagi petani. Ia berharap ke depan harga tetap stabil sesuai instruksi gubernur, yakni Rp1.350 per kilogram dengan potongan maksimal 30%.

"Keberadaan pabrik ini sangat penting untuk menjaga harga tetap berpihak pada petani. Mudah-mudahan bisa terus konsisten,” ucapnya.

Selain itu, dalam sidak ditemukan beberapa lapak yang belum memiliki izin atau tanda usaha. Pemerintah daerah akan segera melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada para pelaku usaha agar segera melengkapi administrasi usahanya.

“Alhamdulillah secara umum tidak ada pelanggaran yang berarti. Hanya sedikit penertiban lapak yang belum berizin. Ini akan kita tindaklanjuti melalui pendekatan persuasif,” tutup Wakil Bupati.. ( Fs/Red) 

Lecehkan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB di Medsos, LBH Komnas HAM Minta Kapolda Tangkap Akun FB "Abiman Abiman"


Media Dinamika Global.Id ||
Mataram, Viral di Media Sosial (Medsos) Fecebook. Pemilik akun Facebook "Abiman Abiman" diduga melakukan penghinaan atau melecehkan nama baik Gubernur dan Wakil Gubernur NTB "Iqbal-Dinda" beberapa jam lalu.

Direktur LBH Komnas HAM NTB Sudirman, SH., MH., CPM meminta Kapolda untuk segera menangkap pemilik akun Facebook "Abiman Abiman" yang diduga telah melecehkan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB di media sosial. 

"Tindakan ini dianggap sebagai bentuk penghinaan yang tidak dapat diterima dan melanggar norma-norma hukum," tegas Sudirman saat diwawancara awak media ini melalui Via WhatsAppnya. Selasa (17/06/25) (malam).

Dae Man sapaan akrabnya,  pentingnya menjaga etika berkomunikasi di dunia maya dan menegaskan bahwa tindakan pelecehan semacam ini dapat merusak reputasi individu dan institusi Pemerintah Provinsi NTB. 

"Ia berharap kepada Kapolda NTB segera memproses secara tegas agar memberi efek jera bagi pemilik akun Facebook tersebut sesuai dengan undang-undang dan mekanisme yang berlaku," tutur Dae Man berprofesi sebagai Advokat senior sekaligus selaku Direktur LBH Komnas HAM NTB yang merupakan Tim Iqbal-Dinda Pemilihan Gubernur NTB 2024-2029.

Diakhir disampaikan Dae Man, hal ini seperti berpotensi akan memicu konflik dan menciptakan instabilitas tergantung di NTB.

"Jika hal ini terus menerus dibiarkan maka akan merusak adab di NTB," pungkas Dae Man.


Reaksi _ Surya Ghempar.

Bupati dan Wakil Bupati Bima, Selasa Menyapa di Ambalawi Sasar Sejumlah Titik Pelayanan


Bima NTB. Media Dinamika Global.id. Rangkaian kegiatan Selasa Menyapa jajaran Pemerintah Kabupaten Bima di kecamatan Ambalawi yang dipimpin langsung Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr. H.Irfan Zubaidy diawali dengan menyapa warga dan berjalan kaki menuju beberapa titik pelayanan. Selasa (17/06/25) 

Bupati dan Wabup yang didampingi Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi SE, Asisten dan beberapa kepala OPD dan para pejabat eselon III terkait mulai beraktifitas jam 08.00 WITA menuju halaman kantor desa Nipa untuk melakukan penyerahan bibit tanaman produksi.

Bibit yang diperuntukkan bagi penghijauan tersebut berupa nangka, mangga dan kelengkeng sebanyak 400 pohon yang diserahkan secara simbolis kepada Kepala desa dan kepala dusun se-Desa Nipa.

Beberapa saat kemudian, rombongan bertolak menuju halaman masjid Uswatun Hasanah untuk melakukan penanaman pohon di halaman masjid, sekolah, markas Polsek Ambalawi dan lapangan desa Nipa.

Setelah merampungkan kegiatan penghijauan, Bupati dan rombongan melihat dari dekat stand beberapa layanan antara lain panggung literasi (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan), Pelayanan pajak (Bappenda), penyuluhan bahaya Narkoba dan minuman keras, Pemeriksaan kesehatan gratis dan kegiatan kelas ibu hamil di Posko kesehatan (Dikes) dan kegiatan donor darah (TP.PKK Kabupaten Bima, RSUD, IDI, IBI, PPNI, BSMI, PKM, TP PKK, GOW, Tim Desa/Kecamatan,Pelayanan pembuatan rekomendasi barcode BBM bersubsidi bagi petani (Distanbun) yang dipusatkan di MIS Nipa.

Unit kerja lain yang juga melakukan pelayanan KB dan kesehatan ibu dan anak di halaman sekolah tersebut DP3AP2KAB,  

Di tempat terpisah Bupati, Wakil Bupati dan para pejabat teras Pemerintah Kabupaten Bima melakukan kunjungan ke kandang ternak untuk melakukan vaksin dan pengelolaan pakan. 

Bupati dan rombongan juga memanfaatkan kunjungan tersebut untuk melihat dari dekat Bimtek tenaga pendidik dan kependidikan oleh Dinas Dikbudpora dan kegiatan Gotong Royong rabat gang bersama warga di Dusun Pasir Putih.

Bupati Bima dan rombongan juga berkesempatan melakukan kunjungan ke stand pelayanan pasar murah (DKP), PLN, Samsat, Perijinan di gedung Eks Pasar serta kunjungan stand layanan administrasi kependudukan (adminduk) di Aula Kantor Desa Nipa, pembinaan dan Bimbingan Teknis kepada Pengurus Bumdes se Kecamatan Ambalawi di Ruang Rapat Camat serta penyerahan bantuan Zakat, Infaq dan Sadaqah (ZIS) dan Sembako oleh Baznas dan PD. Salimah di Dusun Ujung Kalate, Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan langsung (DPMPTSP) di Kantor Desa Nipa.

Rangkaian kegiatan Selasa Menyapa di Ambalawi diakhiri dengan pemasangan prasasti Selasa Menyapa di depan kantor desa Nipa. (MDG 23)

Wali Kota Bima Tunjukkan Komitmen Sosial dalam Pembangunan Panti Asuhan Aisyiyah


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E, menghadiri sekaligus secara resmi membuka acara peletakan batu pertama pembangunan Panti Asuhan At-Thoyyibah Aisyiyah, yang berlokasi di Jalan Pati Mura, Kelurahan Pane, Kota Bima, Senin pagi (16/6).

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Bima, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Bima. Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya proses pembangunan panti asuhan yang akan menjadi tempat tinggal dan pembinaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa di wilayah Kota Bima dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan komitmen dan dukungan penuh terhadap pembangunan panti asuhan yang digagas oleh Aisyiyah. Bahkan, secara langsung beliau menyerahkan bantuan awal dari pribadi dan memberikan dorongan kepada Aisyiyah untuk menyusun proposal resmi guna memperoleh dukungan lebih lanjut dari pemerintah.

“Ada seratus sak semen dari pribadi saya. Yang kedua, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah silakan buatkan proposal. Yang pasti, Pemerintah akan mendukung dan membantu,” tegasnya.

Tak hanya menyatakan dukungan, Wali Kota juga menegaskan bahwa dengan kehadirannya secara langsung di lokasi, dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk turut menyelesaikan pembangunan panti tersebut hingga tuntas.

“Saya sudah hadir di sini, dan saya punya tanggung jawab untuk menyelesaikan pembangunan panti asuhan ini,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pembangunan tersebut, baik dalam bentuk doa, tenaga, maupun donasi.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai penguat solidaritas dan semangat gotong royong di tengah masyarakat kita,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan dari Pimpinan Daerah Aisyiyah menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bima atas dukungan yang diberikan. Mereka berharap pembangunan ini dapat berjalan lancar dan sesuai rencana, sehingga panti asuhan dapat segera difungsikan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak yang membutuhkan.

Acara ditutup dengan doa bersama dan peletakan batu pertama secara simbolis oleh Wali Kota Bima. Pembangunan Panti Asuhan At-Thoyyibah Aisyiyah ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam pelayanan sosial berbasis nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan di Kota Bima.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima Hadiri Penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi NTB Tahun 2025 di Kelurahan Ntobo


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wali Kota Bima, H. A.Rahman, SE, bersama Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, menghadiri kegiatan Penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2025 yang dipusatkan di Kelurahan Ntobo, Kecamatan Raba, Kota Bima. Selasa, 17 Juni 2025.

Kegiatan yang mengangkat tema “Desa dan Kelurahan Berdaya dan Tangguh Pangan Guna Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas” ini dihadiri oleh Tim Penilai dari Provinsi NTB, Sekretaris Daerah Kota Bima, para Asisten dan Staf Ahli Setda Kota Bima, Ketua Tim Penggerak PKK, Pimpinan organisasi wanita se-Kota Bima, Pimpinan OPD, Camat, Lurah, Tokoh agama, dan tokoh masyarakat Kelurahan Ntobo.

Ketua Tim Penilai Provinsi, Supri Karyadi, S.IP., dalam laporannya menyampaikan bahwa kunjungan ke Kelurahan Ntobo merupakan kunjungan keempat setelah beberapa wilayah di Pulau Lombok. Ia menjelaskan bahwa lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga ajang strategis untuk mengevaluasi perkembangan desa dan kelurahan, mulai dari evaluasi internal, tingkat kecamatan dan kabupaten/kota, hingga ke tingkat provinsi.

“Lomba ini akan menentukan perwakilan NTB untuk berlaga di tingkat nasional. Sebelumnya, Kelurahan Lewirato dari Kota Bima berhasil menjadi juara satu nasional, dan kami berharap Kelurahan Ntobo dapat mengikuti jejak tersebut,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyambut hangat kehadiran tim penilai. Ia menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak sehingga Kelurahan Ntobo dapat terpilih mewakili Kota Bima dalam lomba ini.

“Ini adalah bukti semangat masyarakat Ntobo. Kelurahan ini bukan kelurahan biasa. Ntobo memiliki dua kekuatan utama: semangat gotong royong dan potensi budaya sebagai kampung tenun. Tenun menjadi sumber penghidupan masyarakat dan bagian dari identitas budaya kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menyatakan optimisme bahwa Kelurahan Ntobo tidak hanya akan menjadi yang terbaik di tingkat provinsi, tetapi juga siap mewakili NTB di tingkat nasional.

“Yang paling penting bukan sekadar meraih juara, tetapi bagaimana penilaian ini mendorong kesadaran bersama untuk menjadi kelurahan yang tertib, sehat, bersih, dan nyaman. Saya bangga karena Kelurahan Ntobo juga menjadi bagian dari Program BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri),” tambahnya.

Wali Kota juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan menyiapkan kegiatan penilaian ini dengan baik.

“Kami berharap penilaian ini memberikan dampak positif, tidak hanya bagi Ntobo, tetapi juga bagi seluruh kelurahan di NTB. Semoga Kelurahan Ntobo menjadi juara dan menjadi teladan bagi kelurahan lainnya di tingkat nasional,” tutupnya.(Sekjend MDG)