Media Dinamika Global: Pendidikan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 April 2026

Adhar Jadi Ketua PGRI Kabupaten Bima, Diangkat Secara Aklamasi


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.-Konferensi Kerja I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bima masa bakti XXIII Tahun 2025-2030 dengan Tema "Konferensi PGRI Menuju Indonesia Emas dan Bima Bermartabat,". Acara tersebut di gelar, Sabtu, 25/05/26 di aula PGRI Kabupaten Bima Kecamatan Belo. 

Seperti dikutip dari media lensa pos bahwa per Kecamatan diwakili 7 (tujuh) anggota untuk memilih Kepengurusan PGRI Kabupaten Bima. Pasalnya, kepengurusan lama diberhentikan dengan alasan melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PGRI Kabupaten Bima yakni bermasalah dengan hukum. 

Ketua PGRI Cabang Kecamatan Tambora, Joni, S.Pd.M.Pd yang ditemui pada hari yang sama mengatakan bahwa sebanyak 7 (tujuh) guru orang per cabang Kecamatannya sesuai dengan undangan dari panitia pemilihan Konferensi Kerja I dan Konferensi Luar Biasa (KLB), ujarnya singkat. 

Ketua Panitia KLB PGRI Kabupaten Bima, Edi Ilham syah, S.Pd mengatakan bahwa ada 4 (empat) calon yakni Ramli, S.Pd. M.Pd, Furkan, S.Pd, Dr. Juwaidin. M.Pd dan Ashar, S.Pd, ujarnya singkat. 


Salah satu calon KLB, Ramli, S.Pd mengatakan bahwa saya mengundurkan diri dengan sadar dan tidak ada paksaan dari pihak manapun, ujarnya singkat. 

Sementara Dr Juwaidin, S.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa saya belum bersedia untuk ikut calon PGRI Kabupaten Bima, ujarnya singkat. 

Pantauan media ini bahwa secara aklamasi Adhar, S.Pd menjadi Ketua PGRI Kabupaten Bima masa bakti 2025-2030.

Sabtu, 18 April 2026

Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima Beserta Seluruh Jajarannya Mengucapkan


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, Zunaidin HI, S.Sos., MM beserta jajarannya mengucapkan Selamat Selamat Hari Pendidikan Nasional 2025! Terus kobarkan semangat belajar dan membangun masa depan bangsa. (Tim)

Selasa, 07 April 2026

Diduga Oknum Kepsek SDN 31 Kota Bima Lakukan Intimidasi LSM Di Lelamase


Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.- Diduga Oknum Kepsek SDN 31 Kota Bima Lakukan Intimidasi LSM Di Lelamase Mengintimidasi Ketua Investigasi LDII. Peristiwa tersebut terjadi Pada Selasa 7 April  2026 sekitar Pukul 09.35 wita. Kegiatan itu berlangsung di Ruangan tersebut.

Sebagai Penyambung Lidah Masyarakat sekitar Ketua LSM Detektif Investigasi Indonesia terus menyuarakan aspirasi Masyarakat melalui Laporannya terkait dengan Pembangunan Gedung Sekolah dan Pagar yang tidak pernah melibatkan stakeholder seperti Komite Sekolah, Tokoh Masyarakat dan Orang Tua Murid dan lainnya.

Aris Munandar selalu Ketua LSM Detektif Investigasi Indonesia (LDII) mendatangi Oknum Kepala Sekolah SDN 31 Kota Bima yang ada di Lelamase, dengan maksud memastikan hasil laporan masyarakat Lelamase terkait pembangunan gedung sekolah dan pagar sekolah yang dianggap Inprosedural tersebut.

Namun ketika menghadap oknum kepala sekolah tersebut selalu mengelak bahkan mengintimidasi dengan mengatakan bahwa beliau adalah ketua salah satu LSM aktif di kota bima, dengan sikap arogan dan sombongnya beliau mengajak ketua Detektif investigasi Indonesia (LDII) menghadap kelurahan, untuk membantu memberikan penjelasan, 

Bahkan, yang ironisnya lagi Oknum kepala sekolah juga mengatakan dengan lantang bahwa upaya sekolah ingin memagar dengan menggunakan dana bos dari pemerintah walau tanpa koordinasi dengan siapa pun juga.

Kepala sekolah mengatakan bahwa tidak takut sama siapapun bahkan LSM dan pemerintah sekalipun karna saya sudah berpengalaman mengatasi permasalah seperti ini, dan dengan entengnya lagi mengatakan persoalan kecil seperti ini

LSM Detektif Investigasi Indonesia (LDII) dan seluruh masyarakat dan orang tua murid menolak kepala sekolah SDN 31 kota bima yg sekarang berada di lelamase

Karna lapangan tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat lelamase untuk kegiatan sosial.. budaya .. dll. Pungkasnya.

Hingga Berita ini di Turunkan, para Pihak terkait belum dapat dikonfirmasi terutama Kepala Dinas terkait serta pihak lainnya. (Team).

Senin, 06 April 2026

SDN Boke Sambut Kepala Sekolah Baru, dengan Visi Misi Mewujudkan Insan yang Respek


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Bima, 06 April 2026– Dalam rangka penyegaran manajemen dan peningkatan mutu pendidikan, Sekolah Dasar Negeri Desa Boke kec, sape.  resmi melantik Bpk Syahrir Faharuddin,S. Pd sebagai kepala sekolah baru menggantikan bapak Arifin, S. Pd. Pelantikan dan serah terima jabatan ini dilaksanakan di kantor Bupati Bima pada 13 Maret 2026 bulan lalu. 

Bpk Syahrir Faharuddin,S. Pd membawa visi misi baru yang sudah disepakati bersama dewan guru-guru dan komite sekolah yaitu RESPEK ( religius, santun, berprestasi dan kolaborasi. Kepala sekolah menjelaskan kenapa religius yang pertama karena landasan dasar manusia sebagai insan yang beriman harus didasari dengan agama, sehingga kedepannya dengan agama yang kita terapkan melalui kegiatan

Imtaq ataupun kegiatan keagamaan harus dijalankan secara optimal sehingga ke depannya siswa di SDN Boke ini menjadi insan yang mulia dan memiliki akhlak yang bermartabat. 

Selanjutnya santun itu terwujud apabila religiusnya ada akan menjadi insan yang ramah sehingga Alhamdulillah pada hari ini siswa kami pada saat mereka datang sekolah, mereka tidak mencari siapa-siapa langsung  mencari guru dimana guru berada, mereka harus melakukan salaman. 

Lanjut kasek, di era perkembangan jaman ini  guru harus mampu meningkatkan mutu pendidikan agar melahirkan siswa berprestasi yang mampu bersaing dengan sekolah-sekolah yang bertaraf nasional. 

Kreatif itu muncul ketika ada kolaborasi dengan teman sejawat kolaborasi antara guru, masyarakat, dan pihak-pihak yang terlibat dalam pemangku kepentingan

Kasek juga menambahkan,dalam waktu dekat kami ingin menyelenggarakan Kegiatan ekstra kurikuler di bidang pencaksilat dimana bidang pencaksilat ini adalah murni  dari bangsa kita sendiri sehingga di dalam kegiatan pencaksilat tersebut tertanam jiwa religius, disiplin serta karakter yang tinggi. 

Dan saya patut mengapresiasi dan berterima kasih setinggi-tingginya kepada Bpk Arifin, S. Pd (Mantan kasek SDN Boke) dan Ibu Irliyana, S. Pd sebagai Pelaksana harian (Plh). yang telah menjalankan roda pendidikan sebelumnya. By. Sekjen LKPK ( E H )

Jumat, 03 April 2026

Keluarga Besar MAN 2 Mengucapkan


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.--Dengan penuh rasa bangga, keluarga besar MAN 2 Bima mengucapkan selamat kepada siswa-siswi kelas XII yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNBP 2026. Ini adalah hasil dari kerja keras, doa, dan semangat juang yang luar biasa. 

Semoga langkah awal ini menjadi pintu menuju masa depan yang gemilang. Teruslah belajar, berkarya, dan membawa nama baik almamater di manapun berada. 

Terima kasih kepada bapak/ibu guru dan orang tua yang selalu memberikan dukungan dan doa terbaik. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi adik-adik kelas X dan XI untuk terus berprestasi.

Senin, 23 Maret 2026

Insentif Tunjangan Daerah Terpencil : Dugaan Pungli di SMPN 2 Soromandi di Desa Sai Kecamatan Soromandi Kab Bima


Soromandi NTB, Media Dinamika Global.Id – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten SMPN 2 Soromandi di Sai Kecamatan Soromandi Kab. Bima, Provinsi NTB. Setelah terungkap dugaan pemotongan dana Dacil, kini sorotan tertuju pada pengelolaan dana insentif Daerah Terpencil SMPN 2 sai kecamatan Soromandi kabupaten bima (Dacil) yang sejatinya diberikan untuk meringankan beban guru di wilayah terpencil.

Seorang guru di salah satu SMPN 2 Soromandi di Desa Sai di pelosok mengaku harus menyetor Rp4 juta setiap kali menerima insentif Dacil. Dana tersebut, menurut pengakuannya, diserahkan ke Kepala Sekolah dan selanjutnya disebut disetorkan ke salah satu staf Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten bima.

“Tolong ditelusuri. Setiap terima insentif Dacil, kami diminta setor Rp4 juta ke Kepala Sekolah. Katanya untuk staf di bidang GTK,” ungkap guru tersebut kepada tim media, dengan nada prihatin, belum lama ini.

Saat dikonfirmasi, staf Bidang GTK Dikbud Kabupaten bima, membantah keras adanya instruksi atau penerimaan dana setoran dari Kepala Sekolah atau guru.

“Tidak ada yang namanya setoran. Insentif Dacil langsung masuk ke rekening guru masing-masing. Kalau pun ada, paling hanya ucapan terima kasih dari guru, itupun tidak semua dan tidak dipaksa,” jelasnya saat ditemui sebagaimana dikutip media Dinamika global.

Dana Dacil: Hak Guru, Bukan Alat Pungutan

Insentif Dacil merupakan tunjangan yang diberikan kepada guru PNS daerah yang mengabdi di wilayah-wilayah SMP negeri 2 Soromandi di Desa sai Kecamatan Soromandi Kab. Bima dengan kondisi geografis sulit. Dana ini adalah bentuk penghargaan dan kompensasi atas tantangan besar yang mereka hadapi di lapangan.

Namun, bila benar terjadi pemotongan atau pungutan tanpa dasar hukum yang jelas, maka hal ini berpotensi masuk kategori pungli, bahkan bisa menyeret pelakunya ke ranah pidana.

Di sisi lain, bahwa ia sering mengumpul dana dari setiap guru yang menerima tunjangan khusus di sekolahnya. Dana tersebut disetorkan ke Dikbud namun ia tidak menyebutkan sama siapa yang menerima dana tersebut.

Oknum yang enggan disebutkan namanya ini juga menjelaskan setiap guru biasanya menyetor sebanyak Rp2.000.000. Namun ada juga beberapa oknum Kepala Sekolah yang menaikan tarif setoran sebanyak Rp4.000.000 setiap guru di SMPN 2 Soromandi di Desa sai kecamatan Soromandi kabupaten bima.

“Kalau sama saya yang biasa mereka setor paling Rp2.000.000 per orang, tapi ada beberapa Kepala Sekolah biasa mereka minta sampai Rp4.000.000,” jelasnya.

Diduga SMPN 2 Soromandi di Desa sai kecamatan Soromandi kabupaten bima, menjadi korban pungli oknum Dikbud Kabupaten bima, dengan alasan uang ucapan terima kasih karena sudah diurus untuk mendapatkan tunjangan khusus daerah terpencil.

Jika benar dana tersebut di setor ke salah satu oknum Dikbud Kabupaten bima, mengalir kemana dana tersebut?

Kepala Dinas (Kadis) Dikbud kabupaten bima Syahrul saat dikonfirmasi Redaksi media ini mengatakan, kasus dugaan pungli Dana Insentif Guru Daerah Terpencil saat ini tengah bergulir di Inspektorat Kabupaten bima.

Penjabat Bupati Bima Sambut 33 Kontingen PGRI Peserta Porseni Kolaboratif

“Sementara bergulir belum di periksaan oleh Inspektorat kabupaten bima. Kami masih menunggu hasilnya,” ungkap Suryadi saat dikonfirmasi via telpon selulernya, selasa 24 Maret 2026.

Catatan Redaksi:

Guru di daerah terpencil SMPN 2 Soromandi di Desa sai kecamatan Soromandi kabupaten bima sudah menghadapi tantangan berat, dari akses yang sulit hingga keterbatasan fasilitas. Ketika hak mereka ikut “dipungut” oleh sistem yang seharusnya melindungi, maka bukan hanya moralitas yang runtuh—tetapi juga kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan.(Team MDG)