Media Dinamika Global: Membangun Kerjasama Dengan Masyarakat
Tampilkan postingan dengan label Membangun Kerjasama Dengan Masyarakat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Membangun Kerjasama Dengan Masyarakat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Januari 2026

Dorongan Partisipasi Publik dan Kolaborasi Strategis untuk Percepatan Pembangunan Kabupaten Bima

Ketua LSM-LPKB NTB, Burhan Metty.

Kabupaten Bima memiliki potensi sumber daya manusia yang besar dan berkualitas, baik yang berada di daerah, di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat, maupun di tingkat nasional. Potensi tersebut seharusnya menjadi kekuatan utama dalam mendorong percepatan pembangunan daerah melalui kerja nyata yang terarah dan berkelanjutan.

Pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada kepemimpinan kepala daerah semata. Bupati Kabupaten Bima membutuhkan dukungan konkret dari seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparatur pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, wartawan, aktivis, mahasiswa, hingga tokoh masyarakat, untuk bersama-sama menyusun konsep strategis, ide, dan perencanaan pembangunan yang berpihak pada kepentingan publik.

Partisipasi masyarakat dari tingkat paling bawah memiliki peran yang sangat penting. Ketua RT, Kepala Dusun, Kepala Desa, Camat, hingga masyarakat umum merupakan pihak yang paling mengetahui kondisi riil dan potensi pembangunan di wilayah masing-masing. Oleh karena itu, diperlukan ruang partisipasi dan mekanisme yang jelas agar aspirasi masyarakat dapat diserap dan diintegrasikan ke dalam kebijakan pembangunan daerah secara adil dan merata.

Pujian terhadap kepala daerah sejatinya hanya bersifat motivatif. Namun pembangunan Kabupaten Bima tidak dapat bergantung semata pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang selama ini diakui memiliki keterbatasan. Diperlukan langkah strategis berupa kolaborasi lintas sektor dan lobi anggaran, baik melalui APBD Provinsi, APBN, maupun kerja sama dengan lembaga nonpemerintah (NGO) nasional dan internasional.

Selain penguatan kolaborasi, pemerintah daerah juga perlu memberikan jaminan keamanan dan kepastian hukum bagi investor. Iklim investasi yang aman dan kondusif menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Penguatan sistem keamanan berbasis kearifan lokal, termasuk optimalisasi peran lembaga adat melalui Peraturan Bupati dan Peraturan Daerah, dapat menjadi solusi sebagaimana telah diterapkan di sejumlah daerah tujuan investasi dan pariwisata nasional.

Selama kurang lebih empat bulan, penulis telah melakukan advokasi dan investigasi lapangan di Kabupaten Bima serta menyampaikan berbagai usulan terkait potensi pembangunan dan kondisi darurat kepada pemerintah daerah. Namun sejumlah usulan tersebut belum memperoleh respons yang memadai, sementara arah pembangunan dinilai cenderung mengakomodasi kepentingan kelompok tertentu.

Dalam negara demokrasi, kritik dan masukan yang konstruktif terhadap kepala daerah merupakan hal yang wajar dan dilindungi oleh undang-undang. Kritik tidak dapat disamakan dengan penghinaan atau ujaran kebencian. Sebaliknya, menutup ruang kritik demi kepentingan proyek justru berpotensi menghambat terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik.

Ketua LSM LPKB NTB, Burhan Metty, menegaskan bahwa organisasi masyarakat sipil memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi mitra kritis dan strategis pemerintah daerah. Ia mendorong agar Pemerintah Kabupaten Bima membuka ruang dialog dan kolaborasi yang lebih luas, serta bersikap responsif terhadap aspirasi masyarakat demi terwujudnya pembangunan yang berkeadilan.

Dengan menginvestasikan ilmu, pengalaman, dan integritas seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Bima diharapkan mampu bergerak menuju arah perubahan yang nyata dan bermartabat, bukan sekadar retorika tanpa implementasi.


Penulis: Burhan Metty

Ketua LSM LPKB NTB

Jumat, 16 Januari 2026

Dinilai Peduli terhadap Kondisi Pasar, Warga Harapkan Sabaruddin Jadi Kepala UPTD Pasar Tente.

Foto/Zain, Sekretaris Uptd Pasar Tente, Sabarudin, S.Sos, saat bersama awak media.


Bima. Media Dinamika Global.Id__Warga Pasar Tente menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Bima agar mengangkat Sabaruddin, S.Sos, sebagai Kepala UPTD Pasar Tente. Harapan tersebut muncul karena Sabaruddin dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap kondisi pasar serta kesejahteraan para pedagang dan pegawai.

Saat ini, Sabaruddin, S.Sos, menjabat sebagai Sekretaris UPTD Pasar Tente. Selama menjalankan tugasnya, ia dikenal aktif turun langsung ke lapangan bersama para pegawai untuk melakukan gotong royong membersihkan saluran got dan sampah di area pasar demi menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Selain peduli terhadap kebersihan pasar, pria yang akrab disapa Udin ini juga dikenal memperhatikan kesejahteraan pegawai. Sikapnya yang terbuka dan humanis membuatnya dekat dengan para pedagang, pegawai pasar, serta berbagai elemen masyarakat.

Udin juga memiliki hubungan baik dengan awak media, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan tokoh masyarakat setempat, sehingga dinilai mampu menjadi jembatan komunikasi antara pengelola pasar dan masyarakat luas.

“Oleh karena itu, kami sangat berharap kepada Bupati Bima agar mengangkat Pak Udin sebagai Kepala UPTD Pasar Tente,” ungkap salah seorang warga pasar.

Warga menilai, dengan pengalaman dan kepedulian yang dimiliki, Sabaruddin diyakini mampu membawa perubahan positif serta meningkatkan tata kelola Pasar Tente ke arah yang lebih baik.(Mdg/04)

Senin, 05 Januari 2026

Forum Pasar Tente Bersama Petugas Pasar Giat Gotong Royong Bersihkan Sampah.

Giat Gotong Royong yang dilakukan oleh Forum Pasar Bersama Petugas Pasar Selasa (6/1/26).


Bima. Media Dinamika Global.Id_Forum Pasar Tente bersama petugas pasar terus menggiatkan kegiatan gotong royong membersihkan sampah yang menumpuk di saluran got area Pasar Tente. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan kelancaran sistem drainase pasar. Pada hari selasa tanggal (6/1/26).

Gotong royong difokuskan pada pembersihan sampah dan endapan lumpur yang selama ini menyumbat saluran air. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bau tidak sedap serta menghambat aliran air, terutama saat musim hujan. Dengan menggunakan peralatan sederhana, para peserta bahu-membahu mengangkat sampah dari dalam got.

Perwakilan Forum Pasar Tente, Alank Sidik, Menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan pasar. Selain menciptakan suasana pasar yang bersih dan nyaman, gotong royong ini juga bertujuan untuk mencegah genangan air serta berbagai penyakit yang dapat timbul akibat lingkungan yang kotor. Ujarnya pada media ini dilokasi kegiatan.

Sekretaris Upt Pasar Tente, Sabaruddin, S.Sos, Mengapresiasi keterlibatan aktif anggota Forum Pasar Tente dalam kegiatan tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan diiringi dengan meningkatnya kesadaran pedagang maupun pengunjung pasar untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Melalui kegiatan gotong royong ini, Forum Pasar Tente bersama petugas pasar menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan tertata dengan baik.

(Mdg/04)

Sabtu, 03 Januari 2026

Banjir Sering Melanda, Warga Desa Risa Inisiatif Pasang Talut Secara Swadaya. 

Salah satu warga yang membuat talud secara Swadaya di tebing sungai di lokasi rt 09 Dusun Dorolopi Desa Risa, Sabtu (03/01/26).

Bima, Media Dinamika Global.Id_Memasuki awal tahun 2026 bersamaan dengan datangnya musim hujan, warga Desa Risa kembali berada dalam ancaman banjir tahunan yang hingga kini belum mendapatkan penanganan serius. Setiap kali hujan deras turun, sungai meluap dan air banjir masuk ke permukiman warga, sementara tanah di sepanjang bantaran sungai terus terkikis tanpa perlindungan yang memadai.

Abrasi yang terjadi dari tahun ke tahun semakin mempersempit jarak antara aliran sungai dan rumah warga. Kondisi ini bukan lagi sekadar kekhawatiran, melainkan ancaman nyata terhadap keselamatan masyarakat. Ironisnya, di tengah minimnya kehadiran pemerintah, justru warga dengan kemampuan terbatas harus mengambil inisiatif sendiri. 

Hari ini, warga menyaksikan salah satu warga rt 09 Dusun Dorolopi Desa Risa, Sukardin, melakukan pemasangan batu di pinggir kali secara swadaya pribadi demi menahan laju kerusakan bantaran sungai.Pada hari sabtu tanggal (03/01/26)

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar terhadap peran dan tanggung jawab pemerintah. Warga Desa Risa dengan tegas menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Desa Risa, Pemerintah Daerah Kabupaten Bima, serta DPRD Kabupaten Bima Daerah Pemilihan (Dapil) 1 untuk tidak lagi menutup mata terhadap persoalan yang berulang setiap tahun ini.

Masyarakat mendesak agar segera dilakukan bronjongnisasi di sepanjang kali Desa Risa sebagai langkah nyata dan solusi jangka panjang. Penanganan darurat tanpa perencanaan yang jelas dinilai hanya akan mengulang siklus kerusakan dan penderitaan warga setiap musim hujan tiba.

Warga menegaskan bahwa keselamatan masyarakat tidak boleh terus dikorbankan oleh lambannya kebijakan dan minimnya tindakan. 

“Kalau bukan sekarang, kapan lagi. Kalau bukan kita, siapa lagi,” menjadi seruan keras warga Desa Risa agar pemerintah hadir secara nyata, bukan sekadar janji, sebelum banjir kembali memakan korban dan kerugian yang lebih besar.(Mdg/04)

Kamis, 01 Januari 2026

Dedikasi Petugas Kebersihan Pasar Tente Jaga Lingkungan Sehat di Tengah Pengorbanan Keluarga


Bima. Media Dinamika Global.Id_ Rutinitas harian petugas kebersihan Pasar Tente menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kualitas udara yang sehat bagi warga pasar dan sekitarnya. 

Di balik tugas tersebut, tersimpan tanggung jawab besar yang dijalankan dengan penuh dedikasi, meski harus mengorbankan waktu bersama keluarga.

Pada momen pergantian tahun yang seharusnya menjadi waktu berkumpul bersama orang-orang tercinta, para petugas kebersihan tetap menjalankan tugasnya.

Mereka bukan hanya pekerja, tetapi juga seorang ayah dan suami yang memiliki peran penting dalam keluarga. Keinginan untuk merayakan tahun baru bersama istri dan anak-anak kerap harus dikesampingkan demi tanggung jawab pekerjaan.

“Kami sadar tugas ini adalah amanah. Kebersihan pasar adalah kepentingan bersama,” ujar salah satu petugas kebersihan Pasar Tente.

Setiap hari, mereka bekerja sejak pagi hingga sore demi memastikan area pasar tetap bersih, nyaman, dan bebas dari sampah. Peran tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Meski jarang mendapat sorotan, pengorbanan para petugas kebersihan memiliki dampak besar bagi kehidupan sehari-hari warga. Dedikasi mereka mencerminkan ketulusan dalam bekerja demi kepentingan umum.

Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat terus memberikan apresiasi serta dukungan terhadap para petugas kebersihan yang telah berkontribusi menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan Pasar Tente.(Mdg/04).

Rabu, 31 Desember 2025

Rayakan Momen Pergantian Tahun Baru, Warga Padati Sejumlah Tempat Wisata di Kabupaten Bima dan Kota Bima.

Suasana Keindahan Tempat Wisata Lawata Kota Bima yang dipadati pengunjung yang merayakan momen pergantian Tahun Baru.Kamis (01/10/26).


Bima. Media Dinamika Global Id_ Perayaan Tahun Baru dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berlibur bersama keluarga. Sejumlah objek wisata di Kabupaten Bima dan Kota Bima tampak dipadati pengunjung sejak pagi hingga sore hari. pada Kamis tanggal (01/01/26).


Di Kabupaten Bima, salah satu destinasi yang ramai dikunjungi adalah Wisata Kalaki. Pengunjung datang dari berbagai wilayah untuk menikmati suasana alam, bersantai, serta menghabiskan waktu libur Tahun Baru. Area wisata dipenuhi kendaraan roda dua maupun roda empat, menandakan tingginya antusiasme masyarakat.


Sementara itu di Kota Bima, Wisata Lawata menjadi salah satu tujuan favorit. Keindahan pantai dan pemandangan laut menarik minat warga untuk berkumpul bersama keluarga dan teman. Aktivitas seperti berfoto, menikmati kuliner lokal, dan bersantai di tepi pantai terlihat mendominasi suasana.


Petugas keamanan dan pengelola wisata turut disiagakan di beberapa titik guna menjaga ketertiban dan keamanan pengunjung. Masyarakat diimbau tetap menjaga kebersihan serta mematuhi aturan yang berlaku agar kenyamanan bersama tetap terjaga.


Momentum libur Tahun Baru ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat lokal di Kabupaten Bima dan Kota Bima.(Mdg/04)