Media Dinamika Global: Mediadinamikaglobal.id
Tampilkan postingan dengan label Mediadinamikaglobal.id. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mediadinamikaglobal.id. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Desember 2025

Sekdaprov Lampung Marindo Buka Kegiatan Sosial "Khitanan Untuk Negeri Tahun 2025".


Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Gubernur Lampung yang diwakili oleh Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan, membuka kegiatan sosial "Khitanan Untuk Negeri Tahun 2025". 

Acara yang mengusung tema "Sehatkan Anak Negeri, Kuatkan Generasi" ini diselenggarakan oleh Bakrie Amanah, bertempat di Masjid Raya Al-Bakrie, Selasa 30 Desember 2025.

​Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov, Gubernur Lampung menyampaikan apresiasi kepada Bakrie Amanah.

Gubernur menilai kegiatan ini merupakan wujud kepedulian nyata yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat, sekaligus menjadi sinergi positif antara lembaga sosial dan pemerintah daerah. 

​"Kegiatan ini terlihat sederhana, namun manfaatnya sangat besar. Ini bukan hanya soal satu acara, tetapi tentang menyiapkan anak-anak kita agar tumbuh sehat dan kuat.

Selain menjalankan syariat agama, khitan mengajarkan anak-anak menjaga kebersihan yang vital bagi kesehatan dan kehidupan sehari-hari," ujar Marindo Kurniawan saat membacakan amanat Gubernur. 

​Kepada para orang tua dan peserta, Sekdaprov menginformasikan bahwa khitanan massal ini menggunakan metode modern (laser) yang dirancang untuk meminimalisir rasa sakit dan mempercepat proses penyembuhan, sehingga anak-anak dapat segera kembali bermain dan beraktivitas. 

Usai meninjau pelaksanaan khitanan massal, Sekdaprov Marindo Kurniawan mengatakan bahwa khitanan massal yang diikuti sekitar 200 anak ini memiliki dampak ganda yang positif. Dari perspektif medis, khitan merupakan upaya preventif untuk menjaga kesehatan dan kebersihan reproduksi anak sejak usia dini. 

​"Ini sebuah kegiatan positif. Bagaimana anak-anak dimulai sejak dini sudah diajarkan tentang kesehatan. Dari sisi medis, ini sangat mendukung kesehatan," jelasnya. 

​Sementara dari sisi religius, Sekdaprov menambahkan bahwa kegiatan ini membantu para orang tua dan anak-anak dalam menunaikan kewajiban syariat. 

"Kalau dari sisi Islam, ini memastikan anak-anak yang sudah pada waktunya untuk melaksanakan khitan, dapat mengikuti apa yang diajarkan dan disunnahkan oleh Rasulullah SAW," tambahnya. (Fs/Red)

Sekdaprov Lampung Marindo Buka Kegiatan Sosial "Khitanan Untuk Negeri Tahun 2025".


Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Gubernur Lampung yang diwakili oleh Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan, membuka kegiatan sosial "Khitanan Untuk Negeri Tahun 2025". 

Acara yang mengusung tema "Sehatkan Anak Negeri, Kuatkan Generasi" ini diselenggarakan oleh Bakrie Amanah, bertempat di Masjid Raya Al-Bakrie, Selasa 30 Desember 2025.

​Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov, Gubernur Lampung menyampaikan apresiasi kepada Bakrie Amanah.

Gubernur menilai kegiatan ini merupakan wujud kepedulian nyata yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat, sekaligus menjadi sinergi positif antara lembaga sosial dan pemerintah daerah. 

​"Kegiatan ini terlihat sederhana, namun manfaatnya sangat besar. Ini bukan hanya soal satu acara, tetapi tentang menyiapkan anak-anak kita agar tumbuh sehat dan kuat.

Selain menjalankan syariat agama, khitan mengajarkan anak-anak menjaga kebersihan yang vital bagi kesehatan dan kehidupan sehari-hari," ujar Marindo Kurniawan saat membacakan amanat Gubernur. 

​Kepada para orang tua dan peserta, Sekdaprov menginformasikan bahwa khitanan massal ini menggunakan metode modern (laser) yang dirancang untuk meminimalisir rasa sakit dan mempercepat proses penyembuhan, sehingga anak-anak dapat segera kembali bermain dan beraktivitas. 

Usai meninjau pelaksanaan khitanan massal, Sekdaprov Marindo Kurniawan mengatakan bahwa khitanan massal yang diikuti sekitar 200 anak ini memiliki dampak ganda yang positif. Dari perspektif medis, khitan merupakan upaya preventif untuk menjaga kesehatan dan kebersihan reproduksi anak sejak usia dini. 

​"Ini sebuah kegiatan positif. Bagaimana anak-anak dimulai sejak dini sudah diajarkan tentang kesehatan. Dari sisi medis, ini sangat mendukung kesehatan," jelasnya. 

​Sementara dari sisi religius, Sekdaprov menambahkan bahwa kegiatan ini membantu para orang tua dan anak-anak dalam menunaikan kewajiban syariat. 

"Kalau dari sisi Islam, ini memastikan anak-anak yang sudah pada waktunya untuk melaksanakan khitan, dapat mengikuti apa yang diajarkan dan disunnahkan oleh Rasulullah SAW," tambahnya. (Fs/Red)

Pemprov Lampung Launching Sistem Si AWAS, Inovasi Pengawasan Berbasis Digital.


Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Pemerintah Provinsi Lampung melalui Inspektorat Provinsi Lampung resmi melaunching Sistem Informasi Aparat Pengawasan (SI AWAS) sebagai inovasi pengawasan pemerintahan berbasis digital, bertempat di Balai Keratun Lantai III, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Selasa 30 Desember 2025.

Peluncuran SI AWAS ini menjadi tonggak penting dalam penguatan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sebagai pilar utama dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas di tengah tuntutan era digital. 

SI AWAS dirancang sebagai aplikasi pengawasan terpadu yang memantau seluruh program dan kegiatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Melalui aplikasi ini, data pengelolaan anggaran, sumber daya manusia, sarana prasarana, serta aset daerah yang tersebar di seluruh perangkat daerah terintegrasi dalam satu sistem, sehingga pengawasan dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, objektif, dan terukur. 

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dalam sambutannya mengapresiasi kinerja APIP di Provinsi Lampung maupun kabupaten/kota yang telah mencatat berbagai capaian positif dalam pengawasan dan tata kelola pemerintahan. Namun demikian.

ia menegaskan bahwa masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama, khususnya terkait peningkatan nilai Survei Penilaian Integritas (SPI) yang masih berada di zona merah. 

"Banyak capaian baik yang telah kita raih, tetapi kita juga tidak boleh menutup mata bahwa masih ada tantangan yang harus kita selesaikan bersama. Ini menjadi catatan dan evaluasi penting bagi kita semua," ujar Jihan. 

Menurut Wakil Gubernur, perkembangan zaman yang semakin cepat menuntut pemerintah untuk bekerja lebih efektif dan efisien, seiring dengan pengelolaan anggaran yang semakin akuntabel. Dalam konteks tersebut, kehadiran SI AWAS dipandang sebagai langkah strategis untuk mengakomodasi kerja-kerja pengawasan yang adaptif terhadap kemajuan teknologi. 

"Pengawasan tidak cukup dilakukan setelah kegiatan selesai. APIP harus hadir sejak awal, mulai dari mendampingi, mengingatkan, membantu menyelesaikan persoalan, hingga memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan baik. (Fs/Red)

Senin, 29 Desember 2025

Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tatah II Tahun Anggaran 2025 Diserah Terimakan.

Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Serah Terima Pekerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahap II Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh Balai Besar Wilayah Mesuji Sekampung (BBWMS), di Ballroom Emersia Hotel, Senin 29 Desember 2025.

Eri Setiono selaku Konsultan mengungkapkan bahwa peserta dari Dari dapil 1 dan dapil 2.
Dapil 1 Lampung Selatan, Metro, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat

Dapil 2: Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung Utara, Way Kanan, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji. 

Total tahun ini ada 176 lokasi tahap 1 dan 51 lokasi tahap 2 di
12 Kabupaten/Kota dalam bentuk pekerjaan peningkatan dan rehabilitasi saluran irigasi tersier. 

Untuk tahun ke depan kami belum tau itu ada tidaknya anggaran dari APBN, jadi nanti misalnya masih ada lagi akan ada pengusulan via online melalui program bantuan pemerintah, ingin tau cara mendaftarnya bisa melalui Balai Besar biasanya di Bulan Februari. 

PPK OP 1 SDA 1, Asnal Diansah: Kalau secara umum memang program ini Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM), pemanfaatnya ini benar benar untuk petani jadi dari 176 lokasi dan 56 lokasi di tahap dua. Kami berharap setelah serah terima ini memang betul betul dimanfaatkan dengan dipelihara, dikelola dengan sebaik baiknya untuk petani, sehingga program Asta Cita dari Pak Prabowo untuk bisa lebih ditingkatkan. 

Dalam kesempatan ini hadir pula anggota DPR RI komisi V Pak Hanan A. Rozak, Pak Mukhlis Basri, dan Pak Redi Murianda yg mewakili Pak Tamanuri. 
 (Fs/Red) 

Doa Bersama Polda Lampung, Harmoni Doa Lintas Agama Untuk Sumatera Bangkit.


Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Ratusan warga dari berbagai latar belakang agama berkumpul di halaman Mapolresta Bandar Lampung, dalam doa bersama lintas agama bertajuk “Harmoni Doa Lintas Agama dari Indonesia untuk Sumatera Bangkit.” Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan untuk menyampaikan empati dan duka mendalam bagi para korban bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, senin 29 Desember 2025.

Doa bersama tersebut dihadiri para pemuka agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Suasana khidmat menyelimuti acara sejak awal, ketika doa-doa dipanjatkan lintas keyakinan sebagai simbol solidaritas dan persatuan di tengah musibah kemanusiaan.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menyampaikan bahwa doa lintas agama ini bukan sekadar seremoni, melainkan ikhtiar batin dan spiritual seluruh elemen masyarakat Lampung untuk keselamatan dan kebangkitan bersama.

“Pada hari ini kita berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan untuk melaksanakan doa lintas agama sebagai bentuk rasa empati dan duka cita yang mendalam kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Helfi.

Ia menegaskan, kegiatan ini mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan persatuan yang menjadi fondasi bangsa Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung. Menurut dia, harmoni antarumat beragama merupakan kekuatan sosial yang harus terus dijaga, terlebih di tengah situasi krisis dan bencana.

“Kegiatan doa lintas agama ini memiliki makna yang sangat mendalam, sebagai ikhtiar batin dan spiritual dari seluruh elemen masyarakat untuk memohon keselamatan, kedamaian, dan keberkahan di tahun yang akan datang,” kata Kapolda.

Dalam amanatnya, Helfi juga menyinggung dinamika kebencanaan yang terjadi di Pulau Sumatera dalam beberapa waktu terakhir, mulai dari banjir hingga tanah longsor, yang menimbulkan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur. Atas nama Polda Lampung, ia menyampaikan empati dan dukacita kepada seluruh korban.

“Atas nama Kepolisian Daerah Lampung, saya menyampaikan rasa empati dan duka cita yang mendalam. Semoga saudara-saudara kita yang terdampak diberikan kekuatan, ketabahan, serta kemudahan dalam proses pemulihan,” tuturnya.

Menghadapi potensi bencana, khususnya di masa libur Natal dan Tahun Baru, Helfi menyatakan Polda Lampung bersama unsur Forkopimda, TNI, dan pemerintah daerah terus meningkatkan kesiapsiagaan, mulai dari pemetaan wilayah rawan bencana hingga penguatan koordinasi lintas sektor.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mitigasi bencana dengan meningkatkan kewaspadaan, mengikuti informasi resmi pemerintah, serta tidak mudah terpengaruh isu yang dapat memicu kepanikan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah bencana,” ujar Helfi.

Menjelang pergantian tahun, Kapolda Lampung turut mengimbau masyarakat agar merayakan malam tahun baru secara sederhana dan bermakna, tanpa euforia berlebihan yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan.

Doa lintas agama ini pun ditutup dengan harapan agar momentum akhir tahun menjadi ruang refleksi bersama, mempererat persaudaraan, serta meneguhkan komitmen menjaga kedamaian, keselamatan, dan kemanusiaan di tengah masyarakat.(Fs/Red)

Evaluasi Kegiatan PISEW, Serah Terima Dilaksanakan Dalam Rapat Koordinasi Balai Penataan P.embangunan Ciptakan Karya.


Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Kementrian pekerjaan umum Direktorat jenderal cipta karya balai Penataan balai bangunan, Prasarana dan kawasan Lampung melaksanakan kegiatan rapat koordinasi akhir kegiatan PISEW tingkat Provinsi Tahun Anggaran 2025, bertempat di ballroom swiss-belhotel, senin 29 Desember 2025.

Rapat Koordinasi Akhir ini berfokus pada evaluasi akhir pelaksanaan kegiatan Pembangunan konstruksi Tahap satu dan dua, kegiatan ini merupakan serah terima hasil pekerjaan ( dari KKAD ke PPK PKP), penyelesaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), dan penyusunan Rencana Pengelolaan Infrastruktur Terbangun, dengan tujuan memastikan semua target tercapai dan infrastruktur memberikan manfaat optimal bagi masyarakat desa. Kementerian Pekerjaan Umum.

Pelaksanaan rapat koordinasi ini Berdasarkan jadwal nasional, kegiatan serah terima dan evaluasi akhir berada di akhir tahun, sekitar bulan November hingga Desember 2025, bertepatan dengan akhir masa konstruksi.

Rapat koordinasi ini bertujuan 
evaluasi capaian kegiatan IBM PKP PISEW 2025.

Penyusunan langkah tindak lanjut untuk mencapai target, 
Penyelesaian LPJ dan serah terima aset ke PPK Cipta Karya. Membahas pengelolaan infrastruktur yang terbangun ke depannya.

Peserta rapat koordinasi terdiri dari Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Tenaga Ahli Provinsi, Fasilitator Masyarakat (FM), Camat, Kepala Desa, dan perwakilan dari Satker Pelaksana Cipta Karya Provinsi Lampung.

Kegiatan ini adalah Memastikan infrastruktur yang dibangun (jalan lingkungan, dll.) berfungsi baik, mendukung ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. 
Untuk Informasi Lebih Lanjut, 
Pantau akun resmi Dinas PUPR, Satker Pelaksanaan Cipta Karya (BPBPK) Lampung, atau Kementerian PUPR di media sosial (seperti Instagram @pu_ciptakarya_lampung) untuk pengumuman resmi jadwal dan lokasi rapat koordinasi akhir. 

Kepala Balai Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR untuk wilayah Lampung saat ini Achmad Irwan Kusuma, S.T., M.T menyampaikan, Kita berharap di 2026 keuangan ekonomi kita pulih, pada tahun 2026 bisa dua kali lipat program ini, ujarnya. 

Lampung masih cukup lumayan besar selama 37 titik dengan kondisi kita yang kita tahu bahwa hampir semua di 15 kabupaten/kota semua defisit

Kalau dulu 600 juta miliar tahun depan saya mengusulkan 1 miliar, tutup kepala balai besar, kegiatan ini lun merupakan kegiatan Serah Terima

Kegiatan ini juga di hadiri oleh anggota DPR RI Muhklis Basri dari fraksi PDIP  dan anggota DPR RI Fraksi Golkar Ir. H. Hanan A Rozak, Ms.

Minggu, 28 Desember 2025

Kaleidoskop Pembangunan Lampung 2025, Gubernur Mirza Paparkan Perjalanan Pembangunan Akhir Tahun.


Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memaparkan capaian pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung sepanjang tahun 2025 dalam kegiatan Kaleidoskop Pembangunan Provinsi Lampung 2025 yang digelar di Mahan Agung, Minggu 28 Desember 2025

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta insan pers dari berbagai media di Lampung.
Dalam paparannya, Gubernur yang akrab disapa Mirza menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan tahun pertama kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela, yang secara khusus difokuskan pada kerja nyata serta penataan fondasi pembangunan daerah. 

“Ini bukan soal capaian pribadi gubernur atau wakil gubernur. Ini adalah kerja bersama Pemerintah Provinsi Lampung yang perlu disampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” ujar Gubernur.

Mirza mengungkapkan, Lampung memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan kelautan. Namun, selama ini potensi tersebut belum memberikan nilai tambah maksimal bagi masyarakat.
Nilai komoditas Lampung disebut mencapai sekitar Rp140 triliun per tahun, namun sebagian besar masih keluar daerah dalam bentuk bahan mentah. Akibatnya, perputaran ekonomi di dalam provinsi menjadi terbatas.

“Kita kaya komoditas, tapi uangnya banyak keluar. Inilah persoalan mendasar Lampung, capital outflow,” tegasnya.
Dari total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lampung sebesar Rp483 triliun, jika dibagi rata, pendapatan per kapita seharusnya mencapai sekitar Rp4 juta per bulan. Namun faktanya, tingkat kemiskinan masih berada di kisaran 10 persen dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tergolong rendah.
Karena itu, Pemprov Lampung menetapkan 2025 sebagai tahun penataan dan penguatan pondasi pembangunan, dengan fokus pada akses, konektivitas, dan pemerataan.

Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas
Salah satu kebijakan utama yang disoroti adalah pembangunan infrastruktur jalan. Melalui program BMBK, Pemprov Lampung merekonstruksi, merehabilitasi, dan melebarkan 52 ruas jalan provinsi sepanjang 66,209 kilometer.

Selain itu, sebanyak 21 jembatan dengan total panjang 451,36 meter dibangun dan direhabilitasi. Meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan kondisi geografis, proyek tetap berjalan secara bertahap dan hati-hati. 

Hingga akhir Desember 2025, dua jembatan masih dalam proses penyelesaian. Pemerintah memastikan keterlambatan bukan akibat penghentian proyek, melainkan demi menjaga kualitas dan keselamatan konstruksi.
Berdasarkan survei November 2025, tingkat kemantapan jalan provinsi meningkat 1,71 persen menjadi 79,79 persen, sementara tingkat degradasi jalan berhasil ditekan dari 4 persen menjadi 2,25 persen.
“Jalan bukan hanya soal ekonomi, tapi juga aktivitas sosial. Orang ke sekolah, ke pasar, ke tempat ibadah, semuanya butuh jalan yang layak,” ujar Gubernur.

Ia menargetkan pada 2027–2028, sekitar 90 persen jalan provinsi berada dalam kondisi mantap dengan mayoritas konstruksi beton untuk menopang angkutan hasil pertanian.Konektivitas Darat, Laut, dan Udara Penguatan infrastruktur juga diikuti peningkatan konektivitas darat, laut, dan udara. Jalur penyeberangan Bakauheni–Merak tetap menjadi urat nadi nasional, terutama saat arus Natal dan Tahun Baru.

Sebanyak 47 kapal disiapkan untuk melayani penyeberangan, yang dioperasikan BUMD Provinsi Lampung bersama mitra operator. Di sektor udara, Pemprov Lampung memperkuat Bandara Radin Inten II sebagai bandara internasional serta merealisasikan reaktivasi Bandara Gatot Subroto di Kabupaten Way Kanan.

Desa Kumaju dan Ekonomi Rakyat. 

Pembangunan juga menyentuh desa melalui program unggulan Desa Kumaju sebagai penguatan ekonomi rakyat berbasis potensi lokal. Program ini mencakup pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pariwisata, hingga UMKM.
Sepanjang 2025, Pemprov Lampung membangun 500 unit pusat produksi pupuk organik cair di desa-desa. Program ini menjangkau lebih dari 190.000 petani di lahan seluas 175.788 hektare dengan dampak sosial mencapai 477.000 jiwa.

Ketergantungan pupuk kimia berhasil ditekan hingga 30 persen dan produktivitas meningkat sekitar 25 persen. Selain itu, 34 unit bed dryer dibangun di 34 desa untuk mendukung hilirisasi hasil pertanian.

“Program ini bertujuan membangkitkan cara berpikir inovatif masyarakat desa agar mandiri dan berdaulat,” kata Gubernur. 

Inflasi, Pendidikan, dan Layanan Publik. 

Dalam pengendalian inflasi, Pemprov Lampung memperkuat peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melalui pemantauan harga rutin dan operasi pasar murah menjelang hari besar keagamaan. Hasilnya, inflasi Lampung hingga akhir 2025 berada pada level terkendali dan termasuk terendah secara nasional.

Disektor pendidikan, Pemprov Lampung membebaskan uang komite SMA, SMK, dan SLB Negeri melalui BOPD, menjalankan Sekolah Rakyat untuk keluarga miskin ekstrem, serta membuka program Kelas Migran Vokasi ke Jepang yang diikuti 137 siswa.

Lebih dari 23.000 ijazah siswa yang tertahan berhasil dibebaskan, membuka akses mereka ke dunia kerja dan pendidikan lanjutan.

Di bidang kesehatan, berbagai inovasi layanan diluncurkan, termasuk Klinik Berhenti Merokok, Klinik Nyeri dan Paliatif, serta penguatan penanganan tuberkulosis. RSUD Mohammad Thohir di Pesisir Barat juga resmi beroperasi sebagai rumah sakit rujukan tipe C.

Transformasi pelayanan publik diwujudkan melalui peluncuran super app “Lampung In”, yang hingga Desember 2025 telah diunduh lebih dari 14.000 kali dan menampung ratusan laporan masyarakat.

Menuju Perubahan
Menutup paparannya, Gubernur Mirza menegaskan bahwa tahun pertama kepemimpinannya bukan tentang kesempurnaan, melainkan tentang arah pembangunan yang berpihak kepada rakyat.

“Kami memilih bergerak, menata fondasi, dan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan,” tegasnya.
Pada sesi diskusi yang dipandu Sekda Marindo Kurniawan, Gubernur dan jajaran Pemprov Lampung menerima berbagai saran, kritik, dan apresiasi dari insan pers serta pegiat media.
Sekda Marindo menutup diskusi dengan menegaskan bahwa 2025 adalah tahun pondasi pembangunan Lampung.

“Pondasi telah dibangun dan arah pembangunan semakin jelas. Izinkan kami melanjutkan kerja-kerja di 2026 dan tahun-tahun berikutnya dengan memperkuat kolaborasi, khususnya bersama insan media yang selalu berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.
Lampung Maju, menuju Indonesia Emas 2045.(Fs/Red)