Media Dinamika Global: Mediadinamikaglobal.id
Tampilkan postingan dengan label Mediadinamikaglobal.id. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mediadinamikaglobal.id. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Januari 2026

Propam Sigap, Piket Command Center 110 Polres Tulang Bawang Dipastikan Siaga Penuh Layani Masyarakat.


Tulang Bawang, Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme dan kesiapsiagaan pelayanan publik kembali ditegaskan. Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polres Tulang Bawang melaksanakan giat pengecekan Piket Command Center 110, Jumat 09 Januari 2026.

Kegiatan pengecekan dilaksanakan pada pukul 08.50 WIB oleh personel Sie Propam sebagai bentuk pengawasan melekat terhadap fungsi pelayanan cepat kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa personel piket Command Center 110 dalam keadaan lengkap dan siap siaga, dengan rincian sebagai berikut:

Kasi Propam Polres Tulang Bawang, AKP Abdullah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pelayanan kepolisian berjalan optimal dan sesuai dengan standar operasional prosedur.

 “Pengecekan ini merupakan bentuk pengawasan internal agar pelayanan Command Center 110 benar-benar siap memberikan respon cepat kepada masyarakat. Tidak boleh ada kelalaian, karena ini menyangkut kepercayaan publik terhadap Polri,” tegas AKP Abdullah.

Lebih lanjut, AKP Abdullah menambahkan bahwa Propam akan terus melakukan pengawasan rutin dan berkelanjutan guna memastikan seluruh personel menjalankan tugas secara disiplin, profesional, dan bertanggung jawab.

“Kami pastikan setiap personel yang bertugas berada di tempat, siap menerima laporan masyarakat, dan menjalankan tugas dengan penuh dedikasi,” imbuhnya.

Dengan pengecekan ini, Polres Tulang Bawang kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program Presisi Polri, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui Command Center 110 sebagai garda terdepan pelayanan kepolisian. (Fs/Red) 

Sembilan Pejabat Utama Dan Empat Kapolres Berganti, Kapolda Lampung Gelar Upacara Serah Terima Jabatan.

Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.id || Polda Lampung melaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Utama dan Kapolres jajaran di lingkungan Polda Lampung. Kegiatan yang berlangsung di Gedung GSG Presisi Polda Lampung pada Jumat 09 Januari 2026.

Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf dan diikuti oleh Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto, seluruh Pejabat Utama Polda Lampung, Kapolres/Ta jajaran, serta peserta upacara.

Serah terima jabatan ini sebagai langkah awal untuk terus mengoptimalkan pelayanan dan memberikan inovasi serta peyegaran di Polda Lampung. 

Pada upacara sertijab ini terdapat beberapa Pejabat Utama seperti Kombes Pol. Arief Aldi Warganegara, sebelumnya Karo SDM Polda Kep. Babel, kini menjabat sebagai Karo SDM Polda Lampung. 

DirBinmas Polda Lampung resmi dijabat oleh Kombes Pol. AF Indra Napitupulu yang sebelum nya jabat Kabid TIK Polda Kepulauan Bangka Belitung. 

Kombes Pol. Nicolas Dedy Arifianto, sebelumnya Dirsamapta Polda DIY, kini menjabat sebagai Dir Lantas Polda Lampung. Sementara AKBP Heri Rusyaman dari Wakapolresta Samarinda Polda Kaltim, kini jabat Dir Reskrimsus Polda Lampung.

Pada bidang hukum, Kombes Pol. Ahmad Sukiyatno yang sebelumnya bertugas sebagai Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Lampung, kini dipercaya sebagai Kabid Kum Polda Lampung. 

Kombes Pol. Jonner M. H. Samosir berpindah dari Dir Pamobvit Polda Riau kini dipercaya mengisi posisi Dir Pamobvit Polda Lampung. 

Di bidang Teknologi Informasi Komunikasi Kombes Pol. Budiman Sulaksono dari Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Lampung ditetapkan sebagai Kabid TIK Polda Lampung.

Untuk jajaran Resnarkoba, AKBP Adanan Mangopang yang sebelumnya menjabat Kapolres Way Kanan, kini ditugaskan sebagai Wadir Resnarkoba Polda Lampung. Posisi Kapolres Way Kanan selanjutnya diisi oleh AKBP Didik Kurnianto yang sebelumnya menjabat Kasubdit 5 Ditreskrimsus Polda Lampung.

Tiga Kapolres juga mengalami rotasi. AKBP Charles Pandapotan Tampubolon dari Kapolres Ngawi Polda Jatim ditugaskan sebagai Kapolres Lampung Tengah. AKBP Samsu Wirman sebelumnya Kasubbagmensis Korsis Sespimmen Sespim Lemdiklat Polri kini menjabat Kapolres Lampung Barat. 

Sedangkan AKBP Alvie Granito Panditha dari Kanit 1 Subdit II Dittpidsiber Bareskrim Polri, kini menjabat sebagai Kapolres Pesawaran.

Pada Satker Pelayanan Markas KaYanma Polda Lampung dijabat oleh Akbp Rinaldi Eka Saputra. 

Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf dalam amanatnya menegaskan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja institusi Polri. 

“Serah terima jabatan ini diharapkan dapat membawa energi dan inovasi baru dalam pelayanan kepada masyarakat. Kepada pejabat yang berpindah tugas, kami ucapkan terima kasih atas dedikasinya. Kepada yang baru bertugas, saya instruksikan untuk segera beradaptasi, utamakan sinergi, dan terus tingkatkan profesionalisme dalam menjaga kamtibmas di Lampung,” tegas Kapolda.

Upacara berlangsung tertib dan khidmat, menandai dimulainya tugas baru para pejabat dalam mengawal visi dan misi Polri di wilayah hukum Polda Lampung.
(Fs/Red) 

Kamis, 08 Januari 2026

Zona Ekonomi Biru Jadi Arah Baru Pembangunan Pesisir Tulang Bawang.

Tulang Bawang, Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang menetapkan pengembangan Zona Ekonomi Biru sebagai salah satu program strategis daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi pesisir. Program ini diarahkan sebagai upaya membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir.

Bupati Tulang Bawang menyampaikan, pengembangan Zona Ekonomi Biru mencakup sejumlah kecamatan pesisir, yakni Rawa Jitu Selatan, Rawa Jitu Timur, Rawa Pitu, dan Dente Teladas. Wilayah-wilayah tersebut dinilai memiliki potensi besar di sektor perikanan, kelautan, dan ekonomi turunan berbasis sumber daya alam pesisir.

“Tujuan utama dari Zona Ekonomi Biru adalah menciptakan sistem ekonomi pesisir yang terintegrasi, sehingga nilai tambah tidak keluar dari daerah, tetapi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Tulang Bawang,” ujar Bupati dalam wawancara pada momentum ulang tahunnya.

Menurutnya, pembangunan kawasan pesisir tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup penguatan rantai nilai, mulai dari pengolahan hasil, distribusi, hingga pemasaran. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah daerah berharap tercipta struktur ekonomi yang lebih berkelanjutan dan inklusif.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat lokal ditempatkan sebagai aktor utama. Pemerintah daerah menyiapkan program penguatan sumber daya manusia melalui pelatihan, pendampingan usaha, serta pengembangan kelembagaan ekonomi masyarakat.

“Kami ingin masyarakat pesisir menjadi pelaku utama, bukan sekadar penonton. Karena itu, penguatan koperasi, BUMDes, dan kemitraan dengan sektor swasta menjadi bagian dari desain program ini,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan Zona Ekonomi Biru. Pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator yang memastikan akses terhadap pelatihan, permodalan, dan jaringan usaha dapat dijangkau oleh masyarakat pesisir secara adil.

Selain aspek ekonomi, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada keberlanjutan lingkungan. Bupati menekankan bahwa konsep ekonomi biru harus berjalan seiring dengan perlindungan ekosistem pesisir.

“Pemanfaatan potensi pesisir harus dilakukan secara bijak. Prinsip keberlanjutan menjadi dasar agar manfaat ekonomi dapat dirasakan tidak hanya hari ini, tetapi juga oleh generasi mendatang,” ujarnya.

Komitmen tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang mewajibkan setiap kegiatan pembangunan memperhatikan daya dukung dan kelestarian lingkungan.

Pengembangan Zona Ekonomi Biru juga diarahkan agar selaras dengan perencanaan pembangunan daerah dan kebijakan nasional di sektor kelautan dan perikanan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang berharap kawasan pesisir dapat tumbuh sebagai pusat ekonomi baru yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan, dengan tata kelola yang mengedepankan akuntabilitas serta kepentingan masyarakat lokal.(Fs/Red) 

Qudrotul Ikhwan Bupati Tulang Bawang Serahkan SK Pengangkatan P3K Paruh Waktu, Simak Pesannya.

Tulang Bawang, Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja paruh waktu ( P3K-PW) ruang lingkup kabupaten tulang bawang akhirnya bisa bernafas lega dan suka cita mendapatkan Surat Keputusan ( SK ) pengangkatan pegawai P3K Paruh waktu yang secara langsung diberikan oleh Bupati Tulang Bawang Drs. Qudrotul Ikhwan, MM Di Halaman Kantor Bupati Tulang Bawang, Kamis 08 Januari 2026.

sebanyak dua ribu lima ratus dua puluh tujuh pegawai P3K paruh waktu menerima SK pengangkatan sesuai Surat Keputusan Bupati Tulang Bawang nomor : B/563/VI.4/HK/TB/2025.yang terdiri dari Tenaga Guru sebanyak 790 orang, tenaga teknis sebanyak 1.452 orang, tenaga kesehatan sebanyak 286 orang. 

Dalam Sambutannya, Bupati Tulang Bawang Drs. Qudrotul Ikhwan menyampaikan, Selamat kepada dua ribu lima ratus dua puluh tujuh pegawai P3K Paruh waktu yang pada hari ini yang menerima SK pegawai P3K paruh waktu, semua keinginan dan doa terkabulkan dengan diangkatnya semuanya menjadi  pegawai P3K paruh waktu., ujar Bupati Qudrotul. 

Dalam kesempatan ini saya ingin berpesan, jadilah pegawai yang BerAKHLAK, siap melakukan tugas penting dalam melayani masyarakat, memiliki akuntabel rasa tanggung jawab atas tugas dan fungsinya sebagai pegawai P3K.

berkontribusi demi kemajuan pemerintah dan pembangunan daerah kabupaten tulang bawang menuju tulang bawang Udang Manis, tutup Qudrotul Ikhwan Bupati Tulang Bawang. 

Hadir Dalam kesempatan sekdakab tulang bawang Ferli yuledi, para asisten, Plt kepala BKPSDM Andi Supriadi, kepala OPD dan Staf Ahli. 

Dimomen ini, Bupati tulang bawang Qudrotul Ikhwan juga Menerima Kejutan dari para Pegawai P3K Paruh waktu ucapan selamat atas hari ulang tahun Ke-61 tahun dari seluruh pegawai P3K PW.(Fs/Red) 

Selasa, 06 Januari 2026

Pemprov Lampung Bersama Pemprov Jawa Tengah Jalin Komitmen Antarwilayah Guna Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional.


Lampung - Mediadinamikaglobal.id ||  Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempertegas komitmen sinergi antarwilayah guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 

Hal ini mengemuka dalam acara Malam Ramah Tamah antara Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Kerjasama antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, di Mahan Agung, Selasa 06 Januari 2026.

​Dalam pertemuan strategis yang juga dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, BUMD, dan asosiasi pengusaha dari kedua provinsi tersebut, tercatat capaian nilai transaksi kerja sama yang menembus angka Rp 833 Miliar. 

​Gubernur Lampung dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Ahmad Luthfi. Ia menekankan bahwa hubungan Lampung dan Jawa Tengah bukan sekadar mitra pemerintahan, melainkan memiliki ikatan emosional dan historis yang kuat melalui sejarah transmigrasi. Akulturasi budaya juga berjalan harmonis dan menjadi modal sosial yang luar biasa bagi pembangunan di Provinsi Lampung. 

​Gubernur Mirza menyoroti posisi strategis kedua daerah. Lampung sebagai gerbang Pulau Sumatera memiliki keunggulan di sektor pertanian, perkebunan, dan penyedia bahan baku. Sementara itu, Jawa Tengah dinilai telah menjadi role model nasional dalam pengembangan kawasan industri dan manufaktur. 

​Berikut 11 butir kesepakatan kerjasama antara Provinsi Lampung dan Provinsi Jawa Tengah : 

1. ​Penguatan Pendidikan Vokasi Jenjang SMK.
2. ​Fasilitasi Pengembangan Sektor Industri dan Perdagangan.
3. ​Kerjasama Pemanfaatan Gas Bumi dan Pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).
4. ​Peningkatan Kapasitas Institusi Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Maritim, dan Perikanan.
5. ​Pengembangan Wisata Religi dan Wisata Bahari (Pahawang & Karimunjawa).
6. ​Kerjasama Perdagangan Penyediaan Komoditas.
7. ​Penyediaan Bahan Pangan Komoditas Hasil Pertanian dan Perkebunan.
8. ​Kerjasama Suplai Bahan Baku Tepung Tapioka.
9. ​Kemitraan Rantai Pasok Industri dan Perdagangan (Gula Kristal, Ubi, Kopi, Bawang).
10. ​Kerjasama Perdagangan Multi Komoditas.
11. ​Penyediaan Bahan Pangan Komoditas Hasil Pertanian dan Perkebunan.(Fs/Red)

Empat Puluh Lima Tahun Satpam Mengabdi untuk Negeri! Polres Tulang Bawang Gelar Syukuran Meriah, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas.


Tulang Bawang, Lampung – Mediadinamikaglobal.id || Semangat pengabdian dan loyalitas satuan pengamanan (Satpam) kembali bergema di Kabupaten Tulang Bawang. Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Satpam ke-45 Tahun 2025, Polres Tulang Bawang menggelar syukuran penuh makna dan kebersamaan yang berlangsung khidmat, aman, dan penuh semangat persatuan.

Kegiatan yang digelar pada Selasa, 6 Januari 2026, bertempat di Aula Wira Satya Polres Tulang Bawang, dihadiri langsung oleh Wakapolres Tulang Bawang Kompol David Jeckson Sianipar, S.I.K., para Pejabat Utama Polres, pimpinan perusahaan dan instansi, serta puluhan anggota Satpam dari berbagai wilayah hukum Polres Tulang Bawang.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, hingga prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas dedikasi Satpam selama 45 tahun menjadi garda terdepan pengamanan swakarsa di Indonesia.

Wakapolres Tulang Bawang, Kompol David Jeckson Sianipar, S.I.K., dalam sambutannya yang mewakili Kapolres menegaskan bahwa Satpam memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Satpam adalah perpanjangan tangan Polri di lingkungan kerja dan masyarakat. Di usia ke-45 ini, kami berharap Satpam semakin profesional, humanis, dan mampu menjadi contoh dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,”tegas Kompol David Jeckson Sianipar, S.I.K

Momen haru dan inspiratif terlihat saat tumpeng diserahkan kepada Satpam tertua dan Satpam termuda, sebagai simbol estafet pengabdian lintas generasi yang terus berlanjut demi keamanan bangsa.

Kasat Binmas Polres Tulang Bawang, AKP Bowo Pujo Santoso, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk penghargaan atas loyalitas Satpam yang selama ini berkontribusi besar menjaga stabilitas keamanan di wilayah Tulang Bawang.

“Syukuran ini adalah wujud apresiasi Polri kepada seluruh anggota Satpam. Sinergi yang sudah terbangun dengan baik harus terus diperkuat demi keamanan lingkungan kerja, perusahaan, dan masyarakat secara luas,” ujar AKP Bowo Pujo Santoso.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, aman, tertib, dan kondusif, ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah, menandai kuatnya soliditas antara Polri dan Satpam sebagai mitra strategis menjaga keamanan daerah.

Polres Tulang Bawang berkomitmen terus mendukung peningkatan kapasitas dan profesionalisme Satpam demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan berkelanjutan. (Fs/Red) 

Senin, 05 Januari 2026

Upacara Gabungan Bersama Forkopimda Provinsi Lampung, Tahun 2026 Fokus Perbaikan ilInfrastruktur Jalan, Penguatan Pendidikan Vokasi, Dan Optimalisasi Pelayanan Publik.


Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Gubernur Lampung menetapkan tahun 2026 sebagai tahun percepatan pembangunan daerah. Fokus utama pemerintah provinsi tahun ini dititikberatkan pada perbaikan infrastruktur jalan secara terarah, penguatan pendidikan vokasi, serta optimalisasi pelayanan publik yang berdampak langsung pada masyarakat. 

​Hal tersebut disampaikan Sekdaprov Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung, saat bertindak sebagai Pembina Upacara Gabungan bersama Forkopimda Provinsi Lampung di Lapangan Korpri, Senin 05 Januari 2026.

​Dalam amanatnya, Sekdaprov Marindo menegaskan bahwa setelah melewati tahun 2025 sebagai fase peletakan fondasi dan penataan arah kebijakan, tahun 2026 adalah momentum untuk merealisasikan hasil kerja nyata bagi masyarakat. 

​"Tahun 2026 ini, pembangunan kita dorong dari hal-hal yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat. Mulai dari desa yang bergerak, pasar yang kembali hidup, sawah yang produktif, hingga pelayanan publik yang terus kita perbaiki agar semakin cepat, mudah, dan berpihak kepada rakyat," ujar Sekdaprov Marindo di hadapan peserta upacara yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan ASN. 

​Secara spesifik, Sekdaprov menyoroti isu infrastruktur jalan yang selama ini menjadi perhatian publik. Ia menegaskan bahwa pada tahun ini, perbaikan jalan akan dilakukan dengan strategi yang lebih presisi, yakni berbasis pada kepadatan penduduk dan intensitas aktivitas ekonomi warga. 

​"Pendekatan ini kita lakukan agar setiap rupiah uang daerah benar-benar kembali kepada rakyat, berputar di Lampung, dan memberi dampak nyata bagi mobilitas serta pertumbuhan ekonomi daerah," tegasnya. 

​Terkait kebijakan anggaran, Pemerintah Provinsi Lampung memastikan APBD tahun 2026 dialokasikan pada pos-pos prioritas. Selain infrastruktur, fokus anggaran diarahkan pada sektor pendidikan, khususnya pelatihan vokasi, serta program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.( Fs/Red)