Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima menggelar seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tahapan penerimaan mahasiswa baru sekaligus upaya kampus mengenali potensi dan kesiapan calon mahasiswa sebelum memulai proses perkuliahan.
Sebanyak 33 calon mahasiswa baru mengikuti proses seleksi yang berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Para peserta menjalani dua bentuk ujian, yakni tes tertulis berbasis digital dan tes lisan.
Tes tertulis dirancang untuk mengetahui kemampuan akademik dan tingkat pemahaman kognitif peserta. Sementara itu, melalui tes lisan, panitia menguji sejumlah aspek yang meliputi kemampuan Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ), pemahaman dasar-dasar keagamaan, serta wawasan kebangsaan dan kewarganegaraan.
Ketua Panitia PMB STIT Sunan Giri Bima Tahun 2026, Muhammad Irfan, M.Pd.I., mengatakan bahwa rangkaian seleksi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai proses penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi langkah awal bagi kampus untuk mengetahui kemampuan dasar calon mahasiswa yang akan menempuh pendidikan di lingkungan STIT Sunan Giri Bima.
"Tes penerimaan mahasiswa baru ini menjadi dasar bagi STIT Sunan Giri Bima untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kemampuan awal calon mahasiswa. Hasil seleksi ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses pembinaan dan pengembangan akademik selama mereka menempuh pendidikan," ujarnya.
Ia berharap mahasiswa yang nantinya diterima dan menyelesaikan pendidikan di STIT Sunan Giri Bima mampu menjadi lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga menjunjung tinggi integritas dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
"Harapannya, para lulusan STIT Sunan Giri Bima nantinya mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kompetensi, integritas, dan pengabdian yang mereka miliki," lanjutnya.
Melalui pelaksanaan seleksi yang terukur dan sistematis, STIT Sunan Giri Bima terus berupaya mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, serta memiliki kemampuan akademik dan keislaman yang relevan dengan tuntutan zaman.
Proses penerimaan mahasiswa baru STIT Sunan Giri Bima masih akan dibuka pada gelombang selanjutnya. Hal ini menjadi kesempatan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, khususnya di bidang pendidikan dan keislaman, untuk bergabung dan menempuh studi di STIT Sunan Giri Bima.(Sekjend MDG)
