Tender SPAM Desa Ntonggu Rp1,6 Miliar Dimulai, Apakah Kontraktor Lokal Kembali Tersisih? - Media Dinamika Global

Sabtu, 04 Juli 2026

Tender SPAM Desa Ntonggu Rp1,6 Miliar Dimulai, Apakah Kontraktor Lokal Kembali Tersisih?


Opini, Media Dinamika Global.id.– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi memulai proses tender proyek Peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan di Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo. 

Paket pekerjaan yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp1.645 miliar, dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) senilai Rp1.616 miliar.

Proyek itu bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan air minum yang layak melalui pembangunan instalasi pengolahan air serta perluasan jaringan perpipaan di Desa Ntonggu.

Pemerintah daerah menilai masih terdapat wilayah yang belum memperoleh pelayanan distribusi air bersih secara optimal sehingga pembangunan SPAM menjadi salah satu prioritas infrastruktur dasar.

Ruang lingkup pekerjaan mencakup pekerjaan persiapan, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), pembangunan intake, bak pengolah, pemasangan jaringan perpipaan beserta aksesorinya, pekerjaan perlintasan, hingga pemasangan sambungan rumah bagi masyarakat penerima manfaat.

Data pengadaan menunjukkan proses pemilihan penyedia menggunakan metode tender pascakualifikasi dengan sistem harga terendah dan sistem gugur. Hingga penutupan pemasukan dokumen penawaran, paket tersebut diminati oleh 24 peserta, menunjukkan tingginya persaingan dalam memperebutkan proyek infrastruktur air bersih ini 

Sesuai jadwal, tahapan evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga berlangsung hingga *

8 Juli 2026, yang sekaligus menjadi waktu penetapan pemenang tender.

 Apabila tidak terdapat sanggahan yang memengaruhi proses pengadaan, penandatanganan kontrak ditargetkan berlangsung pada 14–21 Juli 2026, sehingga pekerjaan fisik dapat segera dimulai.

Proyek SPAM Desa Ntonggu merupakan bagian dari pelaksanaan belanja infrastruktur Pemerintah Kabupaten Bima melalui skema tender.

 Berdasarkan Rencana Umum Pengadaan (RUP) APBD Tahun Anggaran 2026, total nilai pengadaan mencapai sekitar Rp450 miliar, dengan sekitar Rp48,7 miliar atau 13,1 persen dialokasikan melalui mekanisme tender yang terdiri atas 30 paket pekerjaan.

*Siapa Pemenang Tender?

Di sisi lain, hasil penelusuran Madisa Institut terhadap pelaksanaan tender pekerjaan konstruksi tahun 2025 menunjukkan kontraktor dari Kota Mataram dan Kota Bima masih mendominasi baik dari sisi jumlah maupun nilai proyek yang dimenangkan. Sebaliknya, perusahaan konstruksi lokal Kabupaten Bima hanya memperoleh porsi pekerjaan dengan nilai yang relatif kecil.

Kondisi tersebut menjadikan proses tender SPAM Desa Ntonggu menarik untuk dicermati. Apakah pola dominasi kontraktor luar daerah akan kembali berulang pada tahun ini, atau justru menjadi momentum bagi perusahaan lokal untuk meningkatkan daya saing dan memperoleh kepercayaan mengerjakan proyek strategis pemerintah daerah?

Proses tender SPAM Desa Ntonggu kini menjadi ujian nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bima dalam mewujudkan pengadaan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan publik. Terutama ditengah dominasi kontraktor luar daerah.

Lebih dari sekadar menentukan pemenang, proyek senilai Rp1,645 miliar ini menjadi cerminan arah kebijakan pengadaan daerah. Seluruh prosesnya layak diawasi karena setiap rupiah anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat dan harus dipertanggungjawabkan kepada publik.(Sekjend MDG)

Comments