Mutasi Pejabat Pemkot Bima di Sorot Artis Nasional dalam Akun Instagramnya - Media Dinamika Global

Jumat, 03 Juli 2026

Mutasi Pejabat Pemkot Bima di Sorot Artis Nasional dalam Akun Instagramnya


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kebijakan mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bima pada Selasa (01/7) di Aula Maja Labo Dahu mendadak menjadi sorotan nasional. Perombakan posisi ini menarik perhatian artis sekaligus aktivis kemanusiaan, Melani Subono, yang secara blak-blakan menyentil dugaan praktik nepotisme dalam pelantikan tersebut.

Melalui akun Instagram pribadinya Melanie Subono, ia mengunggah sebuah tulisan yang mempertanyakan transparansi penunjukan pejabat di Kota Bima, sebagaimana terlihat dalam gambar.

"Taukah kamu kalau di BIMA, ada Walikota yang melantik SEPUPUnya, kemudian ISTRI nya menjadi Sekdis dan kemudian IPAR nya menjadi Kabag Umum ?" tulis teks dalam unggahan.

Unggahan yang dilengkapi caption sindiran "Nanya doang , kalo ga tau kan jadi tau..." ini langsung memancing reaksi keras netizen hingga mendapatkan lebih dari 30,5 ribu likes dan 3,2 ribu komentar.

Kebijakan mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bima pada Selasa (01/7) di Aula Maja Labo Dahu mendadak menjadi sorotan nasional. Perombakan posisi ini menarik perhatian artis sekaligus aktivis kemanusiaan, Melani Subono, yang secara blak-blakan menyentil dugaan praktik nepotisme dalam pelantikan tersebut.

Melalui akun Instagram pribadinya Melanie Subono, ia mengunggah sebuah tulisan yang mempertanyakan transparansi penunjukan pejabat di Kota Bima, sebagaimana terlihat dalam gambar.

"Taukah kamu kalau di BIMA, ada Walikota yang melantik SEPUPUnya, kemudian ISTRI nya menjadi Sekdis dan kemudian IPAR nya menjadi Kabag Umum ?" tulis teks dalam unggahan.

Unggahan yang dilengkapi caption sindiran "Nanya doang , kalo ga tau kan jadi tau..." ini langsung memancing reaksi keras netizen hingga mendapatkan lebih dari 30,5 ribu likes dan 3,2 ribu komentar.

Hingga kini, mutasi pejabat Pemkot Bima ini memang sedang ramai diperbincang di media sosial. Menanggapi riuh pengawasan publik tersebut, Pemkot Bima segera memberikan klarifikasi resmi pada Kamis (02/7). Juru Bicara Pemkot Bima, Dr. Muhammad Hasyim, menegaskan bahwa pelantikan dilakukan semata-mata untuk kebutuhan organisasi dan peningkatan pelayanan masyarakat melalui mekanisme kepegawaian yang berlaku, bukan atas dasar pertimbangan personal.

Hasyim menyatakan bahwa hubungan kekeluargaan tidak boleh memberikan keistimewaan, namun juga tidak boleh menghilangkan hak seorang ASN untuk promosi selama memenuhi syarat administratif, kompetensi, dan integritas berdasarkan sistem merit.

Pemkot Bima mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi kinerja para pejabat baru tersebut secara nyata. 

"Apabila dalam perjalanannya tidak mampu memenuhi target kinerja yang telah diamanatkan, tentu akan dilakukan evaluasi, dan apabila diperlukan dapat dicopot dari jabatannya sesuai mekanisme yang berlaku," tegas Hasyim. Pemkot menegaskan tetap terbuka terhadap kritik konstruktif demi birokrasi yang profesional dan akuntabel.(Sekjend MDG)

Comments