Mataram, Media Dinamika Global.id. — Pemerintah Provinsi NTB bergerak cepat memastikan alokasi 10.000 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Pemerintah Pusat tahun 2026 segera tersalurkan.
Memimpin rapat koordinasi pada Jumat (3/7), Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri (Umi Dinda), menegaskan bahwa validitas data penerima adalah kunci utama agar bantuan ini benar-benar menghadirkan manfaat nyata dan tepat sasaran.
Umi Dinda meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk segera memutakhirkan dan menyelaraskan data guna menghindari tumpang tindih atau salah sasaran. Tidak hanya sekadar urusan administrasi, program BSPS ini juga diintegrasikan sebagai strategi besar Pemprov NTB dalam mempercepat penurunan kemiskinan ekstrem.
Poin Penting Percepatan BSPS NTB 2026:
• Sinkronisasi Total: Pemprov NTB akan segera menyandingkan data usulan kabupaten/kota melalui rakor bersama Dinas Perkim se-NTB.
• Fokus Kemiskinan Ekstrem: Kepala Bappeda NTB, Baiq Nelly Yuniarti, menyatakan verifikasi akan memprioritaskan masyarakat desil 1 dan desil 2.
• Integrasi Program: Rumah layak huni akan dipadukan dengan program pemberdayaan ekonomi agar masyarakat bisa keluar dari belenggu kemiskinan secara berkelanjutan.
Pemprov NTB berkomitmen mengawal ketat setiap tahapan—mulai dari data hingga penyaluran di lapangan—demi mewujudkan NTB yang Makmur dan Mendunia.(Sekjend MDG)
