STRUKTUR PENGURUS HAI
Total: 17 Orang Periode: 2026 - 2031
1. DEWAN KEHORMATAN : 3 Orang
Badan pengawas. Isinya pendiri/senior yang disegani.
1. Ketua Dewan Kehormatan
2. Sekretaris Dewan Kehormatan
3. Anggota Dewan Kehormatan
Tugas: Jaga etika, Kode Etik, dan jadi hakim etik kalau ada pelanggaran.
2. DEWAN PIMPINAN PUSAT / DPP HAI : 14 Orang
A. Pimpinan Inti : 4 Orang - Wajib ada di Akta
1. Ketua Umum
2. Sekretaris Jenderal
3. Bendahara Umum
4. Wakil Ketua Umum
B. Bidang-Bidang Fungsional : 10 Orang - Dirangkap biar ramping
5. Kepala Bidang Pendidikan, Ujian & Litbang : Urus PKPA + riset hukum + teknologi. `Wajib UU`
6. Kepala Bidang Organisasi, Keanggotaan & Kaderisasi : Urus KTA, DPC/DPD, advokat muda. `Ciri Khas HAI`
7. Kepala Bidang Bantuan Hukum & Advokasi: Urus pro bono, posbakum. `Wajib UU`
8. Kepala Bidang Hukum, Etik & Disiplin : Eksekutor Dewan Kehormatan. `Wajib UU`
9. Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga & Humas: Urus ke MA, Kemenkumham, media. `Penting untuk pengakuan`
10. Staf Ahli/Sekretariat Bidang : 5 orang. Jadi tangan kanan tiap Kepala Bidang. Bisa diisi advokat muda.
Kenapa struktur ini cocok buat HAI merintis?
Masalah Organisasi Baru Solusi di Struktur Ini
Gak cukup orang 1 Kepala Bidang pegang 2 fungsi yang nyambung. Misal: Pendidikan + Litbang
Butuh cepat urus pengakuan : Ada Bidang 9 khusus buat lobi ke MA & Kemenkumham
Visi HAI = "Rumah & Berdaya"Bidang 6 dikuatkan. Fokus ke advokat daerah & pemula
Syarat Notaris/Kemenkumham : Sudah ada Ketua, Sekjen, Bendahara + struktur bidang lengkap
Catatan buat Akta Notaris:
1. Yang dicantumkan di Akta cukup: Ketua Umum, Sekjen, Bendahara, dan "Susunan Pengurus Lengkap" dilampirkan.
2. Nama Bidang di AD/ART: Tulis 5 nama bidang di atas. Jangan cuma "Bidang I, II, III" biar keliatan profesional.
3. Fleksibel: Tambahkan pasal: "DPP berwenang membentuk dan membubarkan departemen/departemen di bawah bidang sesuai kebutuhan."
Langkah selanjutnya: Struktur ini tinggal kamu isi nama orangnya. Usahakan tiap provinsi/daerah ada 1 orang biar HAI langsung berasa nasional.
