Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. M. Fakhrunraji, M.E., melaksanakan penyambutan rombongan Mission World Bank bersama perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin, pada Selasa (21/4).
Kedatangan rombongan tersebut disambut langsung oleh Sekda Kota Bima yang didampingi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bima. Penyambutan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan program NUFReP (National Urban Flood Resilience Project) di Kota Bima.
Dalam keterangannya, Sekda Kota Bima menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan progres pelaksanaan program NUFReP yang berfokus pada penguatan ketahanan kota terhadap risiko banjir, peningkatan infrastruktur pengendalian banjir, serta penataan kawasan perkotaan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Selain itu, rangkaian kunjungan juga mencakup agenda kegiatan terkait pengelolaan risiko banjir perkotaan, meliputi peninjauan sistem drainase, infrastruktur pengendali banjir, serta upaya peningkatan kapasitas kelembagaan dan masyarakat dalam mitigasi serta penanganan bencana banjir di wilayah Kota Bima.
“Pemerintah Kota Bima menyambut baik kunjungan Mission World Bank dan Kementerian PUPR RI sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui program NUFReP yang sangat relevan dengan kebutuhan Kota Bima dalam penanganan risiko banjir,” ujarnya.
Rombongan Mission World Bank bersama Kementerian PUPR RI dijadwalkan akan melaksanakan kunjungan lapangan ke sejumlah titik lokasi program NUFRP, serta menggelar pertemuan dengan jajaran Pemerintah Kota Bima guna membahas capaian, tantangan, dan rencana tindak lanjut, termasuk strategi pengelolaan risiko banjir perkotaan secara terpadu dan berkelanjutan.
Kegiatan penyambutan berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban, mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Bima dalam memperkuat kolaborasi dengan mitra pembangunan internasional dan pemerintah pusat demi mewujudkan pembangunan kota yang tangguh, aman, dan berkelanjutan.(Redaksi Sekjend MDG)
