Bima NTB, Media Dinamika Global.id.--Insiden kapal motor tenggalam di perairan Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Rabu (1/4), pukul 08.00 Wita. Kapal pengangkut garam tersebut tenggelam di sekitar wilayah dermaga Desa Sangiang.
Personel Polsek Wera bersama kanit intel dan regu piket SPKT yang dipimpin langsung Kapolsek Wera IPDA Muhaimin Mulawarman, S.H., langsung menuju lokasi tenggelamnya kapal.
Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Wera IPDA Muhaimin Mulawarman, S.H., menjelaskan, awalnya Minggu 29 Maret 2026 sekitar Pukul 20.00 Wita Perahu Motor DIAN LAILI PUTRI berlabu di sekitar perairan Desa Sangiang yang membuat Garam ± 50 Ton dengan tujuan ke Sulawesi.
Selanjutnya Kapten dan ABK Perahu Motor DIAN LAILI PUTRI Aswad keluar ke rumahnya untuk persiapan menuju ke Sulawesi.
Pada Selasa 31 Maret 2026 sekitar pukul 22.00 Wita, Farid Sukardin masuk menuju ke Perahu Motor dengan menggunakan Sampan untuk berjaga, disusul oleh ABK lainnya untuk persiapan berangkat menuju ke Sulawesi.
Akan tetapi ABK mendapat informasi dari Kapten Kapal, Aswad bahwa belum bisa berangkat karena Kapten merasa tidak enak badan dan sebagian lainnya juga belum ada yang ke perahu motor. Selanjutnya sekitar pukul 04.00 Wita, Farid Sukardin dan teman-temannya merasa bahwa Perahu Motor DIAN LAILI PUTRI mengalami kebocoran di bagian Dasar Perahu dan berusaha menyelamatkan diri dengan keluar dari dalam kamar tempat tidurnya.
Sekitar Pukul 05.40 Wita Korban, Farid Sukardin kembali menuju ke dalam kamar kapal yang saat itu sedang mengalami kebocoran dengan tujuan untuk mengambil kembali Handphone-nya yang tertinggal di Kamar Perahu Motor.
Namun, korban terjebak di dalam kamar akibat derasnya air laut yang masuk, hingga tenggelam bersama Perahu Motor, hingga ke dasar Laut.
Selanjutnya masyarakat melakukan pertolongan dengan cara menyelam menggunakan kompresor.
Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia, kemudian dibawa ke rumah orang tuanya di Dusun Tewo Desa Sangiang.(Sekjend MDG)
