Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Pemerintah Kota Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat melalui kegiatan Penyaluran Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang berlangsung di halaman Kantor Lurah Rite, Kecamatan Raba.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE, didampingi Asisten II, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Raba, serta Lurah Rite beserta jajaran.
Dalam laporan pengantar, Kepala Dinas Ketahanan Pangan menyampaikan bahwa bantuan beras kali ini disalurkan kepada 50 orang penerima, masing-masing memperoleh 10 kilogram, dengan total bantuan mencapai 500 kilogram. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis kepada 5 orang perwakilan penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi momen silaturahmi untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus menyampaikan perkembangan pembangunan daerah.
Ia secara terbuka mengungkapkan bahwa kondisi keuangan daerah Kota Bima tahun anggaran 2026 mengalami penurunan yang cukup signifikan. APBD Kota Bima tahun 2026 berada pada kisaran ± Rp790 miliar, menurun sekitar Rp303 miliar dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp1,093 triliun. Di sisi lain, pemerintah daerah juga menghadapi peningkatan belanja pegawai sebagai dampak dari pengangkatan PPPK tahun 2025.
“Situasi ini tentu tidak mudah. Namun pemerintah tetap berkomitmen melakukan efisiensi anggaran, pengendalian belanja, serta menetapkan prioritas pembangunan secara tepat sasaran. Keterbatasan anggaran tidak boleh menghentikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk terus bersama-sama dan saling mendoakan, karena pembangunan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah tetap berupaya menghadirkan berbagai program prioritas, di antaranya fasilitasi transportasi jemaah haji Kota Bima yang tetap menggunakan pesawat pulang-pergi, serta pemberian upah bagi RT, RW, imam, marbot, dan guru ngaji.
Di bidang kesehatan, Pemerintah Kota Bima juga terus berbenah. Saat ini tengah dilakukan pembangunan fasilitas rawat inap baru di RSUD Kota Bima dengan kapasitas sekitar 100 tempat tidur. Ke depan, RSUD Kota Bima diproyeksikan menjadi pusat layanan KJSU-KIA, yang berfokus pada penanganan penyakit prioritas seperti kanker, jantung dan pembuluh darah, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak.
“Mohon doa dan dukungan masyarakat agar seluruh program ini berjalan lancar dan manfaatnya segera dirasakan,” imbuhnya.
Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, mengedepankan semangat gotong royong, serta menghindari fitnah dan perpecahan.
Ia juga mengundang masyarakat untuk ikut memeriahkan Festival Pawai Rimpu yang akan digelar pada Sabtu, 25 April 2026, sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya dan mempererat kebersamaan masyarakat Kota Bima.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, mencerminkan semangat saling peduli antara pemerintah dan masyarakat di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.(Redaksi Sekjend MDG)
