Tersangka Oleh Polda NTB : Ico Rahmawati Dugaan Pungli Tunjangan Guru Terpencil di Tambora - Media Dinamika Global

Jumat, 27 Februari 2026

Tersangka Oleh Polda NTB : Ico Rahmawati Dugaan Pungli Tunjangan Guru Terpencil di Tambora


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Penetapan Ico Rahmawati sebagai tersangka oleh Polda NTB dalam kasus dugaan pungli tunjangan guru terpencil di Kecamatan Tambora tidak boleh dibaca sebagai "oknum yang khilaf". Ini bukan cerita tentang satu orang yang tergelincir. Ini tentang sistem yang selama ini terlalu nyaman bermain di ruang gelap.

Seorang Kepala Bidang PTK di Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bima tidak bekerja sendirian. Ada berkas yang diproses, ada alur pencairan, ada verifikasi, ada rekomendasi, ada tanda tangan. Jika benar terjadi pungutan liar terhadap tunjangan guru terpencil, maka mustahil praktik itu berdiri tanpa jejaring__tanpa setidaknya pengetahuan atau pembiaran dari lingkar kekuasaan birokrasi.

Yang dirugikan bukan pejabat. Yang dirugikan adalah guru-guru yang bertugas di wilayah paling sunyi, paling jauh dari pusat, yang setiap hari menembus jarak dan keterbatasan demi anak-anak di lereng Tambora. Negara menjanjikan penghargaan dalam bentuk tunjangan khusus. Tetapi jika di tengah jalan hak itu "dipotong", maka itu bukan sekadar pelanggaran administratif__itu perampokan yang dilegalkan oleh jabatan.

Publik berhak curiga: sudah berapa lama pola ini berjalan? Siapa saja yang menikmati? Siapa yang tahu tapi memilih diam? Dalam praktik pungli, jarang ada pemain tunggal. Ada yang mengumpulkan, ada yang mengamankan, ada yang membagi, ada yang melindungi. Jika penyidikan hanya berhenti pada satu nama, maka pesan yang lahir adalah__sistem tetap aman, yang dikorbankan hanya pion.

Ini momentum untuk membongkar seluruh mata rantai__bukan sekadar memproses satu tersangka. Jika benar ada aliran dana, telusuri ke mana mengalir. Jika ada perintah, buka siapa yang memberi. Jika ada pembiaran, ungkap siapa yang menutup mata.

Jangan biarkan kasus ini selesai dengan konferensi pers dan satu berkas perkara. Sebab ketika hak guru terpencil dipungut secara ilegal, yang tercoreng bukan hanya satu instansi, tetapi wajah pendidikan Kabupaten Bima secara keseluruhan.

Jika kita serius ingin Bima bermartabat, maka bersih-bersih tidak boleh setengah hati. Korupsi di sektor pendidikan adalah pengkhianatan paling telanjang__karena ia mencuri dari mereka yang sedang membangun masa depan.(Sekjend MDG)

Comments


EmoticonEmoticon